Pengertian Explanation Text
What is explanation text? Explanation text is a text which explains how and why a phenomenon
happens. It includes both natural and social phenomena.
explanation text adalah sebuah teks yang menjelaskan bagaimana dan mengapa sesuatu bisa terjadi,
baik berupa fenomena alam maupun sosial.
Jenis-Jenis Explanation Text
1. Sequential Explanation Text
Teks ini menjelaskan tentang suatu proses berdasarkan urutan dan waktu.
Contoh: How seawater becomes salty. (Bagaimana air laut bisa asin.)
2. Cause and Effect Explanation Text
Teks ini menjelaskan sebab akibat terjadinya fenomena.
Contoh: Why people feel sleepy after a meal. (Mengapa seseorang merasa ngantuk setelah makan.)
Struktur Explanation Text
1. Title
Struktur yang pertama adalah title atau judul. Judul teks memberika gambaran tentang dari isi teks.
2. General Statement
Pada bagian kedua, yaitu general statement, akan dijelaskan tentang gambaran umum mengenai hal
yang dijelaskan pada teks.
3. Explanation
Selanjutnya, ada bagian explanation. Bagian ini memberikan rangkaian proses tentang bagaimana
dan
mengapa sesuatu terjadi atau sebab akibat yang dijelaskan melalui urutan kejadian. FYI, bagian
explanation ini bisa terdiri lebih dari satu paragraf, loh.
4. Conclusion
Terakhir, ada bagian conclusion, yang berisi kesimpulan dari seluruh proses yang sudah dijelaskan
sebelumnya.
Kaidah Kebahasaan Explanation Text
1. Simple Present Tense
Kenapa sih explanation text menggunakan simple present tense? Jawabannya berkaitan sama tujuan
dari teks ini, guys, yaitu untuk menjelaskan bagaimana dan mengapa sesuatu bisa terjadi. Nah, yang
namanya proses, pasti kejadiannya berupa fakta. Maka dari itu, tenses yang digunakan harus
menunjukkan fakta, yaitu simple present tense.
Seperti apa sih pola simple present tense? Ini rumusnya!
Subject + Verb 1 (-s/-es) atau to be + Object
Untuk rumus yang menggunakan Verb 1 (-s/-es), kamu bisa lihat detailnya pada tabel berikut ini.
Subject
Verb 1 (-s/-es) Object
I, You, They, We
Plural Subject
Verb 1
He, She, It
Singular Subject
Verb 1 -s/-es
Selain menggunakan Verb 1, simple present tense juga bisa menggunakan to be. Berikut polanya.
Subject
Be Compliment
I am ,You are They are, We are
Plural Subject
He is She is It is
2. Passive Voice
Passive voice digunakan untuk menekankan bahwa seseorang atau suatu objek mengalami sesuatu.
Kaidah kebahasaan ini juga digunakan saat pelaku tidak diketahui dan saat pelaku tidak penting
untuk
diketahui.
Terus, kenapa passive voice digunakan dalam explanation text? Jadi, explanation text itu
menekankan
pada objek yang dijelaskan, tanpa tahu siapa yang mengerjakan. Maka dari itu, explanation text
sering
menggunakan passive voice.
Sesuai dengan tense yang digunakan dalam explanation text, passive voice yang digunakan juga
dalam
simple present tense. Ini polanya.
3. Connective Words
Sesuai namanya, connective words adalah kata-kata penghubung antar ide. Dalam explanation text,
connective words dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
A. Sequential Connective Words
Sequential Connective Words adalah kata penghubung berdasarkan urutan atau waktu. Contohnya
seperti:
Then (Kemudian)
After that (Setelah itu)
However (Akan tetapi)
Although (Meskipun)
In addition (Selain itu)
Moreover (Selain itu)
B. Cause and Effect Connective Words
Cause and Effect Connective Words adalah kata penghubung yang menunjukkan sebab akibat.
Contohnya seperti:
Because (Karena)
Since (Karena)
As (Karena)
Because of (Oleh sebab)
So (Jadi)
Therefore (Oleh karena itu)
Caused by (Disebabkan oleh)
Due to (Disebabkan oleh)
4. Technical Terms
Technical terms artinya adalah istilah-istilah teknis yang berkaitan dengan fenomena yang dibahas.