Kode:
[Link].10.1
MODUL AJAR
Pendidkan Agama
Islam dan Budi
Pekerti
SMA / SMK Kelas X
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN
TEKNOLOGI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN
PERBUKUAN
PUSAT ASESMEN DAN
PEMBELAJARAN 2021
Informasi Umum
Nama Penyusun : Ahmad Taufik, [Link].I.,[Link]
Institusi : SMA Negeri 1 Karangtengah
Tahun Penyusunan : 2021
Jenjang Sekolah : SMA
Kelas :X
Alokasi Waktu : 3 Jp (135 menit)
Tujuan Pembelajaran
Fase : E
Elemen : Al-Qur’an
Tujuan PembelajaranPeserta
: didik dapat membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9:
Peserta didik dapat menganalisis hukum tajwid Q.S. al- Maidah/5: 48; dan Q
Kata Kunci : al-Qur’an, hadis, tajwid, kompetisi dalam kebaikan, etos kerja
Pertanyaan inti :
Mengapa sikap berkompetisi dalam kebaikan dan etos sangat diperlukan dal
Bagaimana cara menerapkan sikap kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
Apakah manfaat yang diperoleh dengan menerapkan sikap kompetisi dala
Kompetensi Awal :
Siswa telah memiliki kemampuan awal dalam membaca al-Qur’an dan hadis. Serta
memiliki pemahaman tentang ilmu tajwid.
PPrrooffililPPeelalajajarrPPaannccaassiliala: :
Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
SSaarraannaaddaannPPrraassaarraannaa: :
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan diantaranya LCD Projector, multimedia
pembelajaran interaktif, mushaf al-Qur’an, kitab tajwid, kitab tafsir al-Qur’an,
komputer/laptop, printer, alat pengeras suara, jaringan internet. Sarana dan prasarana
ini bisa disesuaikan dengan kondisi di sekolah masing-masing.
Target Siswa :
Kategori siswa dalam proses pembelajaran ini adalah siswa regular/tipikal
Jumlah siswa : Maksimum 36 siswa
Ketersediaan
Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk siswa yang sulit
memaMhaamteirki o: nsep.
Moda pembelajaran :
Tatap muka
MMataetreiraijaajra, ra,laaltadt adnanbabhaahna:n:
Materi atau sumber pembelajaran yang utama: Buku Teks PAI dan Budi Pekerti SMA
(Kemdikbud Tahun 2021). Adapun sumber pembelajaran dari internet diantaranya :
[Link]
[Link]
1. Alat dan bahan yang diperlukan : papan tulis, spidol, alat tulis
2. Perkiraan biaya : Rp. 50.000 (bisa berubah sesuai kondisi masing-masing daerah)
Kegiatan pembelajaran utama:
Pengaturan siswa:
Individu
Berpasangan
Metode:
Diskusi
Demonstrasi
Talaqqi
Make a match
AAsseessmmeenn::
1. Asesmen dilakukan melalui asesmen individu dan kelompok
2. Jenis asesmen:
Performa (praktik)
Observasi
PPeerrssiaiappaannppeemmbbeelalajajarraann::((55mmeenniti)t)
1. Guru memeriksa dan memastikan semua sarana dan prasarana yang diperlukan
tersedia.
2. Memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman
3. Menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif
UUrruutatannkkeeggiaiatatannppeemmbbeelalajajarraann: :
Pendahuluan ( 15 menit )
1. Siswa berdoa secara bersama-sama dan melakukan tadarus Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105
2. Guru menyapa setiap siswa dengan kontak mata dan menanyakan kondisi masing-
masing dan menyampaikan apersepsi.
3. Guru membagi siswa secara berpasangan untuk melakukan mengidentifikasi tajwid
yang ada dalam Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105..
4. Guru menjelaskan bahwa para siswa (sesuai pasangannya) akan saling membantu
untuk mengidentifikasi tajwid yang ada dalam Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-
Taubah /9: 105.
Kegiatan Pembelajaran Inti ( 105 menit)
5. Guru menampilkan video seorang remaja yang gigih dalam belajar al-Qur’an.
6. Para siswa membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105 dan hadis
terkait secara bersama-sama dipimpin oleh guru.
7. Guru meminta salah satu siswa untuk membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S.
at-Taubah /9: 105 dan hadis terkait
8. Secara bergiliran dengan metode talaqqi, siswa membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105 dan hadis langsung dihadapan guru.
9. Guru memberikan koreksi atau penekanan terhadap bacaan siswa.
10. Secara berpasangan dengan metode make a match siswa mengidentifikasi
hukum bacaan tajwid dalam Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
11. Siswa menerima kartu berisi lafaz al-Qur’an dan hukum tajwid dari guru.
12. Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya,
yakni lafaz al-Qur’an dan hukum tajwid.
13. Siswa yang berhasil mencocokan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
oleh guru.
14. Setelah satu babak selesai, kartu dikocok lagi agar setiap siswa mendapat kartu
yang berbeda dengan sebelumnya.
15. Siswa menuliskan hasil identifikasi tajwid Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-
Taubah /9: 105 dibuku masing-masing.
Penutup Pembelajaran ( 10 menit )
16. Guru meminta salah satu siswa untuk mereview kegiatan pembelajaran hari ini,
sebagai bentuk refleksi akhir. Setelah selesai, siswa tersebut kemudian memimpin
doa selesai kegiatan.
17. Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama-sama.
DDifiefreernensisaisais:i:
Untuk siswa yang berminat belajar dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh,
disarankan untuk membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
sesuai dengan bacaan qira’ah sab’ah (qira’ah yang dinisbahkan kepada tujuh
imam qiraat yang terkemuka) dan menguraikan hukum tajwid secara lebih
rinci.
Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai
dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih
menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa
tercapai.
Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar
membaca al-Qur’an pada pembelajaran di luar kelas sesuai kesepataan antara
guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar membaca al-Qur’an
kepada teman sebaya atau belajar kepada ustadz di lingkungan tempat tinggal
masing-masing.
Refleksi Guru:
Refleksi Guru
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di
kelas, misalnya:
1. Apakah semua siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran?
2. Kesulitan apa yang dialami?
3. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
4. Apakah kegiatan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis
pada diri siswa?
5. Apakah kegiatan pembelajaran ini bisa membangun kesadaran siswa tentang
pentingnya akhlak terhadap sesama untuk saling menghargai dan menyayangi?
AAsessemsmenen: :
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan
pertanyaan:
Jawaban
Pertanya
y tidak
an
a
1. Apakah sudah bisa membaca al-Quran dengan
lancar dan fasih ?
2. Apakah kalian rutin membaca al-Qur’an setiap hari?
3. Apakah kalian sudah hafal surat – surat pendek
dalam
2. Asesmen al-Qur’an?
Formatif ( Selama Proses Pembelajaran)
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
a. Asesmen saat talaqqi
Asesmen ini dilakukan ketika siswa membaca al-Qur’an secara langsung
dihadapan guru.
Rubrik Penilaian membaca al-Qur’an:
Pedoman penilaian membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-
Taubah /9: 105
Aspek
Indikator kemampuan Nila Paraf
yang
i Guru
dinilai
1. Kelancaran Membaca dengan lancar
dalam Tidak melakukan kesalahan 100
membaca ayat tajwid dan makhraj
Al-Qur’an dan Membaca dengan lancar
hadits Melakukan 1-5 kesalahan tajwid 90
2. Tajwid dan makhraj
3. Makhraj Melakukan 6-10 kesalahan tajwid
80
dan mahraj
Melakukan 11-15 kesalahan tajwid
70
dan makhraj
Melakukan 16-20 kesalahan tajwid
60
dan makhraj
Melakukan lebih dari 20 kesalahan
50
tajwid dan makhraj
b. Asesmen selama proses mengidentifikasi tajwid secara berpasangan
Siswa juga dinilai berdasarkan hasil pengamatan saat proses mengidentifikasi
tajwid secara berpasangan Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
secara berpasangan, dengan lembar kerja :
Lembar kerja pengamatan kegiatan mengidentifikasi tajwid secara berpasangan
Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
Aspek yang diamati Skor
N Nama
aktif kerjasa disiplin 1 2 3 4
o Siswa ma
1. Andi
2. Ari
Nilai = skor x 2,5
RReefflleekkssiiuunnttuukkSSiisswwaa:
Nama Siswa : ..................
Kelas : ..................
Pertanyaan refleksi Jawaban Refleksi
1. Bagian manakah yang menurutmu
paling sulit dari pelajaran ini?
2. Apa yang akan kamu lakukan untuk
memperbaiki hasil belajarmu?
3. Kepada siapa kamu akan meminta
bantuan untuk memahami pelajaran ini?
4. Jika kamu diminta untuk memberikan
bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan
kamu berikan pada usaha yang telah
kamu lakukan?
Daffttarr Pusttaka:
1. Al-Quran dan Terjemahannya, oleh Kementerian Agama RI
2. Kitab Hadits Shahih Bukhari dan Muslim
3. Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati. 2021. PAI dan Budi Pekerti Kelas
X SMA, Jakarta: Kemdikbud RI
LLeemmbbaarr KKeerrjajaSSisiwswa:a
Nama Siswa : ...........................
Kelas : ...........................
Tahapan Kegiatan Siswa/ Pertanyaan Catatan Hasil
Kegiatan
Stimulasi Siswa mengamati tayangan tentang
remaja yang gemar membaca, mahir, dan
hafal al-Qur’an melalui youtube atau
media lain.
Identifikasi 1. Faktor apa saja yang
Masalah mempengaruhi seseorang mudah
membaca al- Qur’an dengan fasih
dan lancar?
2. Apakah ada hubungannya antara
dosa dengan kemampuan
membaca al-Qur’an?
3. Apa saja usaha yang dapat dilakukan
untuk membaca al-Qur’an dengan fasih
dan lancar?
Mengumpulk Kumpulkan informasi sebanyak mungkin
an informasi terkait dengan cara membaca al-Qur’an
dengan fasih dan lancar sesuai kaidah
tajwid dan makharijul huruf
Mengolah Catat dan klasifikasikan informasi yang
informasi diperoleh untuk kemudian dijadikan
dasar untuk menjawab persoalan
Verifikasi dan Lakukan verifikasi hasil olah data,
presentasi pastikan temuan kalian sudah benar dan
hasil kemudian presentasikan
Generalisasi Buatlah kesimpulan dari hasil kajian
kelompok kalian.
BBaahhaannBBaacacannSSisiwswaa:
a. [Link]
b. [Link]
BBaahhaann BBaaccaaaannGGuurur:u
Kitab Tafsir al-Misbah
Kitab Hadis Shahih Bukhari Muslim
Materi Pengayaan dan Remedial:
Materi Pengayaan:
Siswa yang memperoleh capaian tinggi akan diberikan pengayaan berupa kegiatan
tambahan terkait dengan kajian topik. Siswa belajar membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105 sesuai dengan qira’ah sab’ah dan mengidentifikasi tajwid secara
lebih mendalam, kemudian menelaah terjemah dan kandungan ayat.
Sedangkan siswa yang menemukan kesulitan akan memperoleh pendampingan dari guru
berupa bimbingan personal atau kelompok dengan langkah-langkah kegiatan yang lebih
sederhana. Siswa diminta mengulang-ulang bacaan Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-
Taubah /9: 105 dan mengidentifikasi tajwid, yakni hukum nun sukun/tanwin dan
hukum mim sukun.
Q.S. al-Maidah/5: 48
Artinya: “Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu
(Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab
yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara
mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau
mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah
datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan
dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-
Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia
yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba- lombalah berbuat
kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-
Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan”. (Q.S. al-
Maidah/5: 48)
Q.S. at-Taubah /9: 105
Artinya: “Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat
pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu
akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang
nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”
(Q.S. at-Taubah /9: 105)
Kandungan Q.S. al-Maidah/5: 48:
Q.S. al-Maidah/5: 48 mengandung pesan-pesan mulia sebagai berikut:
1. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran)
2. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya.
3. Kitab suci Al-Qur’an juga menjadi pengawas, pemelihara, penjaga kitab-kitab
terdahulu. Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang
bersifat universal (kully) dan mengandung kemashlahatan abadi bagi umat
manusia sepanjang masa.
4. Allah Swt. memerintahkan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
5. Tiap-tiap umat memiliki aturan (syariat) yang akan menuntunnya menuju
kebahagiaan abadi.
6. Allah Swt. telah menjadikan syariat Nabi Muhammad Saw. sebagai
penyempurna syariat para nabi terdahulu serta membatalkan syariat
sebelumnya.
7. Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh-sungguh
dalam berbuat kebaikan.
Kandungan Q.S at-Taubah/9 ayat 105:
Q.S at-Taubah/9 ayat 105 mengandung pesan-pesan mulia sebagai berikut:
1. Allah Swt. memerintahkan untuk beramal shaleh hingga manfaatnya bisa
dirasakan oleh diri sendiri maupun masyarakat luas.
2. Setiap amal akan dilihat oleh Allah Swt., Rasulullah Saw. dan mukminin di
akhirat kelak.
3. Menumbuhkan inisatif untuk melakukan amal shaleh sehingga orang lain
ikut tergerak untuk melakukannya.
4. Setiap manusia akan kembali ke kampung akhirat, dan menerima balasan
amal perbuatannya.