Chapter 3
The Equations of Change for
Isothermal Systems
Re-written by Hesti Wijayanti
Source:Bird 2nd ed, 2002
Introduction
Chapter 2 sebelumnya menunjukkan bagaimana
menurunkan velocity profiles untuk laminar flows fluida
dalam aliran yang sederhana dengan menggunakan
viscosity, molecular and convective momentum fluxes
(sudah dipelajari di Chapter 1) dengan konsep momentum
balance (neraca momentum).
Chapter 3 ini akan menggunakan general mass balance dan
momentum balance yang dapat digunakan untuk
menyelesaikan semua problem tanpa harus menyusun
momentum balance seperti di Chapter 2
Dua persamaaan yang diturunkan disebut equation of
continuity (for the mass balance) dan equation of motion
(for the momentum balance)
Sistematika chapter 3
3.1 Development equation of continuity
menggunakan mass balance
3.2 Development equation of motion
menggunakan momentum balance
3.3, 3.4, 3.5 di skip
3.6 Penyelesaian problem dengan
menggunakan equation of continuity dan
motion
Element of volume through which the fluid is flowing
3.1 Development equation of continuity menggunakan mass
balance
• Bila diubah dalam persamaan matematika
menggunakan Fig. 3.1-1:
3.1 .... lanjutan
• Bila diubah dalam persamaan matematika
men. 3.1-1:
Persamaan kontinuitas bisa dilihat pada Appendix B
3.2 Development equation of motion menggunakan
momentum balance
3.2 ... lanjutan
3.2 ... lanjutan
3.2 ... lanjutan
3.2 ... lanjutan
3.6 Use of the equations of change to solve flow problems
Persamaan gerak (Appendix B) untuk ζ
Persamaan gerak (Appendix B) untuk ρ dan μ konstan
(incompressible fluid)
Example 3.6-1 (Re-work Example 2.3-1)
CONTOH: ALIRAN FLUIDA MELALUI PIPA SILINDER (Example 3.6-1)
Kerjakan kembali masalah aliran-tabung pada Contoh 2.3-1
menggunakan persamaan kontinuitas dan gerak.
Persamaan kontinuitas pada koordinat silinder
………..(1)
Persamaan gerak pada koordinat silinder
Vr=0 Vθ=0
Steady =0 =0
state
………..(2)
Persamaan (1) dan (2) menjadi:
Penyelesaian:
1) 2)
Co, C1, C2, C3 dicari dengan kondisi batas
Kondisi batas/ Boundary Condition (BC):
Hasilnya:
Example 3.6-2 (Re-work Example 2.2-2)
Asumsi:
steady state
Vr=0; vz= 0
……………(1)
……………(2)
……………(3)
Persamaan (2):
……………(4)
BC:
C1 dan C2 dicari dengan BC
Hasil akhir:
11
Bagaimana hasilnya jika silinder bagian dalam diputar, sedangkan yang bagian luar tetap???