ANGGARAN DASAR (AD)
ROHANI ISLAM (ROHIS)
SMK DARUSSALAM MAKASSAR
MUQADDIMAH
"Hendaklah ada diantara kamu sekelompok umat menyeru kepada kebajikan, menyuruh
kapada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka inilah orang-orang yang
beruntung." (Ali – Imran : 104)
"Dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia,
dan janganlah kalian megikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan
kalian dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepada kalian agar kalian
bertaqwa." (Al-An'am: 153)
"Dan berjihadlah kalian di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya." (Al-Hajj:
78)
Pemuda sebagai agent of change mempunyai andil besar dalam mengusung sebuah
'perubahan'. Untuk itu, diperlukan suatu tatanan dan barisan yang rapi dalam mengaktualisasikan
perannya itu.
Mengingat peranan pemuda sangat strategis dalam upaya pembentukan sumber daya
yang berpotensi dan berbudi pekerti luhur maka perlu diadakan suatu tatanan yang rapi sebagai
wahana aktualisasi para pemuda.
Siswa/i SMK Darussalam Makassar sebagai bagian dari pemuda dibutuhkan untuk turut serta
membangun generasi aktif, kreatif, ilmiah, dan religius. Dengan semangat yang tinggi, berbakal
iman dan taqwa serta kepercayaan akan kebersamaan Allah diantara orang-orang yang berbuat
kebaikan maka kami pengurus ROHIS SMK Darussalam Makassar membentuk suatu wadah
untuk memakmurkan Islam di Lingkungan Darussalam School.
BAB I
NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
NAMA
Organisasi ini bernama ROHIS (Rohani Islam) SMK Darussalam
Pasal 2
WAKTU
ROHIS SMK Darussalam Makassar didirikan pada tanggal untuk batas waktu yang tidak
ditentukan.
Pasal 3
ROHIS adalah organisasi keislaman yang berkedudukan di SMK Darussalam Makassar
BAB II
ASAS DAN TUJUAN
Pasal 4
ASAS
Organisasi ini berasaskan Islam dengan berpedoman kepada Alquran dan As Sunnah.
Pasal 5
TUJUAN
1. Tujuan umum
ROHIS sebagai wadah aktivitas dakwah yang berada di lingkungan SMK Darussalam
Makassar yang bertujuan mengupayakan terwujudnya Sekolah yang edukatif, ilmiah, dan
religius.
2. Tujuan Khusus
1) Meningkatkan pemahaman tentang dinul Islam sehingga terbentuk pribadi yang
berakidah kuat, berakhlak mulia, dan berintelektual tinggi.
2) Terbentuknya pribadi muslim yang dapat berperan sebagai inovator, motivator, serta
dinamisator umat.
3) Berperan aktif dalam dunia kemahasiswaan, perguruan tinggi, dan kepemudaan.
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 6
Anggota ROHIS terdiri atas :
1. Anggota biasa, adalah siswa/i SMK Darussalam makassar yang beragama Islam dan
tercatat dalam SK Rohis.
2. Anggota inti, adalah Siswa/i yang namanya tercantum dalam struktur kepengurusan
Rohis SMK Darussalam Makassar.
BAB IV
KEPENGURUSAN
Pasal 7
Kepengurusan ROHIS SMK Darusslam Makassar diatur dalam Anggaran Rumah Tangga
(ART).
BAB V
MAJELIS PERTIMBANGAN PENGURUS (MPP)
Pasal 8
Majelis Pertimbangan Pengurus diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART)
BAB VI
KEUANGAN
Pasal 9
Keuangan ROHIS SMK Darussalam Makassar diperoleh dari:
1. Celengan Kotak Amal
2. Infak Jurusan
3. Usaha-usaha yang halal dan tidak mengikat.
BAB VII
PENINJAUAN ANGGARAN DASAR
Pasal 10
1. Peninjauan AD dilakukan sekali dalam satu periode kepengurusan.
2. Peninjauan tahunan dilakukan atas kesepakatan peserta MUBES ROHIS SMK
Darussalam Makassar.
BAB VIII
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 11
Hal-hal yang belum diatur dalan Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut dalam
Anggaran Rumah Tangga (ART) atau kesepakatan lain yang tidak bertentangan dengan
Anggaran Dasar ini.
BAB X
KHOTIMAH
Pasal 12
Anggaran dasar ini berlaku sejak ditetapkan
Ditetapkan di :
Pada tanggal :
Waktu : – WIB
Pemimpin Sidang
Presidium I Presidium II Presidium III
KETETAPAN MUBES ROHIS SMK DARUSSALAM
Nomor : 001/MUBES/RI/SKADARS/XI/2024
Tentang
ANGGARAN DASAR (AD)
ROHANI ISLAM SMK DARUSSALAM
Bismillahirrohmaanirrohim
Dengan rahmat dan ridho serta hidayah Allah SWT dengan ini MUBES ROHIS SMK
Darussalam Makassar :
Menimbang :
1. Bahwa untuk melanjutkan perjuangan Kepemimpinan Organisasi ROHIS diperlukan adanya
kepemimpinan dalam organisasi.
2. Untuk merespon perkembangan kondisi lingkungan Sekolah dan Sekitar.
Memperhatikan :
Hasil pembahasan MUBES ROHIS SMK Darussalam Makassar Tahun 2024 tentang Anggaran Dasar
(AD)
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Anggaran Dasar (AD) setelah ditinjau berdasarkan masukan dan persetujuan peserta.
Ditetapkan di :
Pada :
Waktu : – WIB
Pemimpin Sidang
Presidium I Presidium II Presidium III
ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
ROHANI ISLAM (ROHIS)
SMK DARUSSALAM MAKASSAR
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Anggaran Rumah Tangga (ART) adalah perincian dari Anggaran Dasar (AD) sebagai
petunjuk bagi langkah-langkah kerja ROHIS.
BAB II
KEANGGOTAAN
Pasal 2
Keanggotaan ROHIS SMK Darussalam sebagaimana yang tercantum dalam AD, maka
Siswa/i muslim SMK Darussalam Makassar Yang memiliki SK secara langsung menjadi anggota
biasa ROHIS
Pasal 3
Keanggotaan ROHIS berakhir apabila anggota telah lulus, keluar, atau meninggal dunia.
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 4
HAK ANGGOTA
Hak anggota Linguabase BEM FBS yaitu:
Hak anggota biasa.
1. Mengikuti kegiatan yang diadakan oleh ROHIS.
2. Mengajukan pendapat dan usul secara tertulis maupun secara lisan.
Hak anggota inti.
1. Mengikuti kegiatan yang diadakan oleh ROHIS.
2. Mengajukan pendapat dan usul secara tertulis maupun secara lisan.
3. Mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari MPP dalam menjalankan amanah dalam
kepengurusan ROHIS.
Pasal 5
KEWAJIBAN ANGGOTA
Kewajiban anggota biasa:
1. Menjalankan syariat islam berdasarkan Alquran dan As Sunnah sesuai kemampuannya.
Kewajiban anggota Inti:
1. Menjalankan syariat islam berdasarkan Alquran dan As Sunnah sesuai kemampuannya.
2. Mematuhi AD/ART.
3. Mengikuti kegiatan yang diadakan ROHIS SMK Darussalam
4. Turut berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh ROHIS.
5. Menjaga nama baik ROHIS SMK Darussalam Makassar.
BAB IV
MAJELIS PERTIMBANGAN PENGURUS
Pasal 6
1. Majelis Pertimbangan Pengurus adalah badan yang berfungsi sebagai pengarah dan
konselor organisasi yang selanjutnya disingkat MPP.
2. MPP beranggotakan pengurus pada periode sebelumnya
Pasal 7
HAK DAN KEWAJIBAN MPP
1. MPP berhak mengajukan saran dan kritik terhadap organisasi.
2. MPP berhak mengajukan pertimbangan kepada ketua terpilih dalam membentuk
kepengurusan baru.
3. MPP berkewajiban membina kelangsungan dan kemajuan organisasi.
4. MPP berkewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban dalam Musyawarah
Anggota secara lisan dan tertulis.
BAB V
KEPENGURUSAN
Pasal 8
Kepengurusan dipilih oleh Ketua umum terpilih dengan pertimbangan MPP.
Pasal 9
Syarat-syarat menjadi pengurus :
1. SISWA SMK DARUSSALAM MAKASSAR yang beragama Islam.
2. Bersedia mematuhi AD/ART.
3. Bersedia dan ikhlas menjalankan tugas yang diamanahkan oleh organisasi.
Pasal 10
PERIODE KEPENGURUSAN
Masa kepengurusan ROHIS SMK Darussalam Makassar adalah satu periode terhitung
sejak pelantikan atau serah terima jabatan.
Pasal 11
Status sebagai pegurus ROHIS SMK Darussalam Makassar berakhir apabila:
1. Mengundurkan diri dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
2. Meninggal dunia
3. Tidak berstatus lagi sebagai siswa karena suatu hal.
4. Melanggar AD/ART.
BAB VI
KESEKRETARIATAN DAN LAMBANG
A. KESEKRETARIATAN
1. SEKRETARIAT
a. Sekretariat adalah satuan organisasi yang melaksanakan rangkaian kegiatan penataan
terhadap pekerjaan perkantoran dan bantuan lainnya, yang dilaksanakan sebagai kegiatan
penunjang supaya tujuan organisasi dapat dicapai dengan baik dan lancer.
b. Fungsi sekretariat adalah sebagai satuan organisasi yang merupakan tempat sekretaris
dan pembantunya melaksanakan rangkaian kegiatan demi menunjang pelaksanaan tugas
pokok organisasi.
2. KESEKRETARIATAN
a. Kesekretariatan adalah keseluruhan proses pelaksanaan rangkaian kegiatan penataan
terhadap pekerjaan perkantoran dan tugas-tugas bantuan lainnya, dalam rangka
menunjang kelancaran pencapaian tujuan organisasi.
b. Fungsi kesekretaritan adalah:
1). Mengadakan pencatatan dari semua kegiatan manajemen sesuai dengan sistem yang
telah
ditentukan untuk alat pertanggungjawaban dan sebagai sumber informasi.
2). Sebagai alat pelaksanaan pusat ketatausahaan.
3). Sebagai alat komunikasi.
4). Sebagai alat pelaksana pemengang penuh.
5). Sebagai dokumentasi.
c. Tujuan kesekretariatan adalah:
1). Memperlancar distribusi informasi segala pihak baik intern maupun ekstern.
2). Mengamankan rahasia organisasi.
3). Mengelola dan memelihara seluruh dokumentasi organisai yang berguna bagi
kelancaran
pelaksanaan fungsi manajemen.
B. LAMBANG
1. Bentuk
2. Makna
BAB VII
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 12
HAK
Hak Pengurus:
1. Mengambil kebijakan yang dianggap perlu bagi kepentingan organisasi sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan yang berlaku.
2. Mengadakan rapat pleno untuk hal-hal yang bersifat istimewa.
Pasal 13
KEWAJIBAN
Kewajiban pengurus:
1. Melaksanakan keputusan Musyawarah besar Anggota ROHIS
2. Menyusun dan melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan.
3. Menjalankan semua keputusan yang dihasilkan dalam rapat pleno.
4. Mengadakan evaluasi setiap akhir kegiatan.
5. Menyusun dan menyampaikan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban).
BAB VIII
PERMUSYAWARATAN
Pasal 15
MUSYAWARAH BESAR
1. Musyawarah besar merupakan forum pemegang kekuasaan tertinggi di ROHIS.
2. Musyawarah Besar terdiri atas anggota dan peninjau.
3. Agenda Musyawarah anggota antara lain:
a. Meminta laporan pertanggungjawaban pengurus ROHIS.
b. Meninjau dan menetapkan AD/ART.
c. Meninjau dan menetapkan GBHO.
[Link] dan menetapkan ketua umum ROHIS
[Link] dan menyempurnakan keputusan musyawarah anggota sebelumnya apabila
dipandang perlu.
4. Pengurus ROHIS adalah penanggungjawab penyelenggaraan musyawarah besar.
5. Musyawarah besar diselenggarakan satu kali di akhir periode kepengurusan.
BAB IX
PENINJAUAN PERUBAHAN
ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 16
Peninjauan Anggaran Rumah Tangga.
1. Peninjauan ART dilakukan minimal sekali dalam satu periode kepengurusan.
2. Peninjauan tahunan dilakukan atas kesepakatan peserta musyawarah
BAB X
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 17
Hal-hal yang belum diatur dalam ART ini akan diatur lebih lanjut dalam musyawarah pleno
atau ketetapan lain yang tidak bertentangan dengan ART ini.
BAB XI
KHOTIMAH
Pasal 18
Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan
Ditetapkan di :
Pada :
Waktu :
Pemimpin Sidang
Presidium I Presidium II Presidium III