0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan4 halaman

Bab 4 Pembuatan Shampo

Diunggah oleh

Nurindah Ma'Ruf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan4 halaman

Bab 4 Pembuatan Shampo

Diunggah oleh

Nurindah Ma'Ruf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB IV

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Pengamatan

4.1.1. Formula Asli Dibuat Dalam 100 ml

No Nama Bahan Jumlah

1 Kemiri 5 gram

2 HPMC 2%

3 Natrium Lauryl Sulvat 10 %

4 Dinatrium EDTA 0,1 %

5 Metyl paraben 0,18 %

6 propilenglikol 5%

7 Propil paraben 0,02 %

8. Peg-40 0,25 %

9. Tween-80 8 ml

10. Span-80 5 ml

11. Asam sitrat Ad PH 6,3

12. Aquadest Ad 100 ml

4.1.2 Formula Yang Dibuat

No Nama Bahan Jumlah Fungsi

1 Kemiri 25 gram Zat aktif

2 SLS 15 % Surfaktan

3 As. Sitrat 10 % Acidifying agent

4 Propil paraben 15% Pengawet


5 Na CMC 5% Pengental

6 Lidah Buaya q.s Penyegar

7 Aquadest q.s Pelarut

4.2 Perhitungan

1. Kemiri : 25 x 100 = 75 gram


300

2. SLS : 15
x 100 = 45 gram
300

3. As. Sitrat : 10
x 100 = 30 gram
300

4. Propil paraben : 15
x 100 = 45 gram
300

5. Na CMC : 5
x 100 = 15 gram
100

6. Lidah buaya : q.s

7. Aquadest : q.s

4.3 Pembahasan

Shampo adalah sabun cair yang digunakan untuk mencuci

rambut dan kulit kepala yang terbuat dari campuran bahan-bahan

alami (tumbuhan) atau zat-zat kimia. Pengertian lain shampoo yaitu

sediaan yang mengandung surfaktan dalam bentuk yang cocok

berguna untuk menghilangkan kotoran dan lemak yang melekat pada


rambut dan kulit kepala yang tidak dapat membahayakan rambut, kulit

kepala, dan kesehatan penggunaannya (Joni, 2024).

Pada pembuatan shampo minyak kemiri pertama-tama

menyiapkan alat dan bahan, kemudian Membuat HPMC (campuran A)

HPMC didisper*si sedikit demi sedikit dalam air panas 60-70° c diaduk

dengan mixer dengan kecepatan 1000 ppm selama 60 menit sesuai

konsentrasi dan didinginkan 20-25° c sehingga menghasilkan

hydroproxypropyl methylcellulose. Fase air terdiri dari natri laury sulfat

sebanyak 70 gr,metil praben 0,54 gr, dinatrium EDTA 0,3 gr, dan

tween 24 ml, yang dilarutkan dengan 300 ml air hangat dihomogenkan

dengan menggunakan mixer, kemudiaan ditambahkan ekstrak kemiri

sebanyak 15 gr sedikit diaduk dengan mixer hingga semua homogen..

Pembuatan Fase minyak terdiri dari propilenglikol sebanyak 15 ml,

propil paraben 0,06 gr, dan span 80 sebanyak 15 ml, yang dilarutkan

dengan mixer hingga homogen, didiamkan hingga berbentuk dua

fase, fase air dibuang. kedua fase diatas dicampur yaitu fase air

dimasukan sedikit demi sedikit kedalam fase minyak sambal

dihomogenkan dengan menggunakan mixer sehingga terbentuk fase

emulsi kental, lalu ditambahkan pewangi. Selanjutnya dilakukan

pembuatan shampo Campuran A dimixer Kembali hingga terbentuk

busa lembut kemudiaan campuran B dimasukan sedikit demi sedikit

sambal dimixer kedalam campuran A hingga homogen dan


membentuk massa sampo. Setelah itu melakukan pengemasan

primer dan sekunder.

Hasil yang didapatkan pada percobaan pembuatan shampo

minyak kemiri yaitu berwarna putih sebelum ditambahkan pewarna,

berbau khas kemiri sebelum ditambahkan lidah buaya, bentuk

shampo berupa cairan kental dan berbusa. Hal ini sesuai dengan

literatur yang menyatakan bahwa shampo hasil formulasi berwarna

sama dengan warna ekstrak herbal yang digunakan disertai bau khas

ekstrak shampo tidak ditambahkan zat pewangi. Manfaat shampoo

minyak kemiri adalah untuk mengatasi rambut rontok, menumbuhkan

rambut, menghilangkan ketombe, melembabkan dan melembutkan

rambut, mengurangi kerusakan rambut akibat sinar matahari dan

membuat rambut lebih tebal dan hitam berkilau (Rasyid, 2019).

Hubungan farmasi dengan pembuatan shampo yaitu agar

seorang mahasiswa dapat mengetahui bagiamana cara pembuatan

shampo yang baik dan benar, serta manfaat dari shampo itu sendiri

(Devita, 2019).

Anda mungkin juga menyukai