Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
NAMA SISWA :
KELAS :
[Link] :
A. Tujuan Pembelajaran
setelah melakukan kegiatan pembelajaran 1 ini ,
peserta didik diharapkan mampu :
1. Menjelaskan perbedaan pertumbuhan dan
perkembangan,
2. Menganalisis faktor- faktor yang
mempemgaruhi pertumbuhan dan Gambar : Pertumbuhan dan perkembangan pada
perkembangan tumbuhan tumbuhan
3. Menjelaskan macam-macam perkecambahan
pada biji juga PERTUMBUHAN DAN
4. Menjelaskan tahap pertumbuhan primer dn
sekunder
PERKEMBANGAN PADA
5. Menyusun laporan hasil percobaan tentang TUMBUHAN
pengaruh faktor eksternal terhadap proses
pertumbuhan dan perkembangan tanaman Pertumbuhan dan perkembangan pada
tumbuhan tingkat tinggi diawali dari biji yang
B. Uraian Materi tumbuh menjadi zigot kemudian menjadi embrio
yang dilengkapi cadangan makanan (endosperma).
Pertumbuhan
Pertumbuhan merupakan proses Struktur Biji terdiri dari :
bertambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh 1. Testa, yaitu suatu selubung biji kuat yang
pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif (bisa berasal dari dinding bakal biji.
diukur dan dihitung dengan angka). berfungsi sebagai kulit biji
Proses pertambahan biomassa atau ukuran 2. Plumula ; Bakal Daun
(berat, volume, atau jumlah) yang sifatnya tetap 3. Radikula :bakal akar
dan irreversible (tidak dapat balik ke kondisi 4. Epikotil : ruas batang di atas kotiledon
semula) Pertumbuhan ini bisa dilihat dengan 5. Hipokotil : ruas batang di dalam kotiledon
melihat tampilan fisik makhluk hidup tersebut. 6. Endosperm : Cadangan makanan ada yang
Contohnya: Bertambahnya tinggi suatu terdapat pada, yaitu jaringan yang
tanaman. mengelilingi embrio, atau terdapat di dalam
kotiledon.
Perkembangan 7. Kotiledon: Daun lembaga
Perkembangan merupakan suatu proses 8. Skutelum berfungsi sebagai alat penyerap
menuju tercapainya kedewasaan. Perkembangan makanan yang terdapat di dalam
tidak dapat di ukur secara kuantitatif, tetapi dapat endosperma, sedangkan
dinyatakan secara kualitatif (tidak dapat dituliskan 9. Koleoptil berfungsi melindungi plumula.
dengan angka) 10. Koleoriza yang berfungsi melindungi
Perkembangan tidak terbatas pada usia, ini radikula.
berarti makhluk hidup akan terus berkembang
seiring pertambahan usianya Proses Pertumbuhan dan Perkembangan
Walaupun berbeda dari segi pengertian,
Tumbuhan
namun kedua proses ini, pertumbuhan dan
perkembangan berjalan secara simultan atau pada
waktu yang bersamaan dan saling terkait. a. Perkecambahan.
Proses pertumbuhan dan perkembangan Perkecambahan merupakan berakhirnya masa
dipengaruhi factor internal (dari organisme itu dormansi biji. Masa dormansi biji adalah masa
sendiri) dan eksternal (dari lingkungan). Pengaruh ketika sel- sel penyusunnya tidak aktif membelah
faktor internal dan eksternal saling berinteraksi, atau tidak tumbuh, tetapi sel tersebut tidak mati.
sehingga sulit untuk menentukan mana yang Pengakhiran masa dormansi biji memerlukan
paling berpengaruh kondisi lingkungan tertentu, misalnya biji tumbuhan
gurun hanya akan berkecambah setelah curah hujan
memadai.
Berakhirnya masa dormansi biji ditandai
dengan terserapnya air ke dalam sel- sel biji. Hal ini
menyebabkan berat biji menjadi bertambah. Proses
ini disebut dengan proses imbibisi. Pertambahan
berat biji yang siap berkecambah pada kacang kira-
kira 1,5 kali berat biji semula. Embrio
menyekresikan hormon giberelin. Giberelin
Gambar : pertumbuhan dan perkembangan pada merangsang aleuron (lapisan tipis di bagian luar
manusia endosperma) untuk mensintesis dan mengeluarkan
enzim. Contohnya : amilase dan protease
1
Hasil proses perkecambahan berupa tumbuh Proses pertumbuhan ini disebut dengan
dan berkembangnya plumula menjadi batang dan pertumbuhan primer.
daun serta perkembangan radikula menjadi akar. Tumbuhan memiliki dua titik pertumbuhan
Embrio yang baru tumbuh belum memiliki klorofil primer yaitu titik tumbuh pada akar dan titik
sehingga belum dapat melakukan fotosintesis untuk tumbuh pada batang.
menghasilkan makanan sendiri. Makanan untuk 1) Titik tumbuh akar
embrio di peroleh dari cadangan makanan Titik tumbuh akar merupakan bagian jaringan
(endosperma). meristem akar yang dilindungi oleh tudung akar
Proses perkecambahan dipengaruhi oleh (kaliptra). Berdasarkan aktivitas sel dan struktur
beberapa faktor, yaitu air, oksigen, suhu, dan jaringannya, titik tumbuh akar dibagi menjadi tiga
cahaya. Air diperlukan dalam perkecambahan untuk daerah yaitu zona pembelahan sel, zona
mengaktifkan enzim- enzim. Oksigen diperlukan pemanjangan sel, dan zona diferensiasi.
dalam proses oksidasi sel untuk menghasilkan 1. Daerah pembelahan : Sel-sel di daerah ini aktif
energi. Suhu yang optimum digunakan untuk membelah (meristematik)
menunjang kerja enzim. Selain itu perkecambahan 2. Daerah pemanjangan: Berada di belakang daerah
juga membutuhkan hormon pertumbuhan auksin. pembelahan, sel- selnya memanjang sampai
Hormon ini sangat mudah mengalami kerusakan berukuran sepuluh kali panjang semula.
jika terkena cahaya yang terlalu tinggi. Dengan kata 3. Daerah diferensiasi : sel menunjukkan perbedaan
lain perkecambahan akan berlangsung lebih cepat bentuk dan ukuran sel- sel yang semakin jelas.
jika kondisi tidak ada cahaya atau dalam kondisi Jaringan primer akar terbentuk dari ketiga jenis
gelap. jaringan meristem primer sebagai berikut :
a) Protoderm, yaitu meristem primer yang terletak
Tipe Perkecambahan paling luar dan akan membentuk epidermis
1. Perkecambahan Hipogeal b) Prokambium, terletak di bagian paling dalam
akan menjadi stele (silinder pusat) yang terdiri
atas perisikel , berkas pembuluh angkut xilem
dan floem. Dari lapisan sel- sel perisikel dapat
tumbuh akar lateral (akar samping)
c) Meristem dasar, terletak di antara protoderm
dan prokambium akan membentuk jaringan
dasar yaitu sel- sel parenkim pengisi korteks
Diferensiasi
b. Pertumbuhan Primer
Setelah biji berkecambah, selanjutnya akan
membentuk akar, batang dan daun. Pada bagian
ujung akar dan ujung batang terdapat jaringan yang
sel- selnya aktif membelah secara mitosis yang
disebut meristem primer. Aktivitas sel- sel jaringan
meristem primer menyebabkan pertumbuhan Gambar Irisan membujur ujung batang
memanjang pada bagian ujung akar dan batang.
2
Pertumbuhan Sekunder Peran suhu terhadap transpirasi, jika suhu naik,
Coba anak- anak perhatikan secara cermat transpirasi meningkat, sehingga tanaman
bagaimana pertumbuhan batang- batang tumbuhan kekurangan air dan hal ini akan mengganggu
dari hari ke hari ? pertumbuhan
Jika kita cermati, pertumbuhan batang
tumbuhan bukan hanya semakin tinggi, tetapi juga d. Kelembaban
semakin lebar diameter batangnya. Berpengaruh terhadap laju penguapan atau
Batang tumbuhan menjadi lebar karena transpirasi, Jika kelembapan rendah, laju transpirasi
mengalami pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan meningkat sehingga penyerapan air dan zatzat
sekunder merupakan hasil aktivitas sel-sel jaringan mineral juga meningkat, Hal itu akan meningkatkan
meristem sekunder yaitu kambium pembuluh dan ketersediaan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman
kambium gabus (felogen). Pertumbuhan ini
dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae e. Aerasi
dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) Kandungan oksigen di dalam tanah, dipergunakan
batang tumbuhan. untuk aerasi pada akar, jika kandungan oksigen
cukup maka aerasinya baik dan hal ini bermanfaat
Faktor-faktor yang Mempengaruhi dalam perkembangan selsel akar dan juga berguna
untuk membantu penyerapan nutrisi
Pertumbuhan
Ada 2 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan, yaitu faktor eksternal dan Faktor dalam (internal)
faktor internal. Yuk, kita pelajari lebih lanjut Faktor dalam (internal) yang mempengaruhi
mengenai faktor-faktor pertumbuhan dan pertumbuhan tanaman meliputi faktor genetis dan
perkembangan tumbuhan! fitohormon. Gen merupakan faktor hereditas atau
pembawa sifat yang terdapat dalam tubuh tanaman.
Faktor Luar (eksternal) Faktor ini sangat berperanan dalam mengatur
pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari Selain faktor genetis, faktor internal yang
luar tubuh tumbuhan. Faktor eksternal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
antara lain nutrisi , air, cahaya, suhu, perkembangan tanaman adalah zat pengatur tumbuh
kelembapan dan aerasi. yang disebut fitohormon. Hormon pertumbuhan
merupakan zat organik yang dihasilkan oleh
a. Nutrisi jaringan tertentu dan diedarkan ke jaringan lainnya,
yang dalam jumlah sedikit dapat mempengaruhi
Nutrisi adalah unsur makronutrien dan
pertumbuhan tumbuhan. Fitohormon adalah
mikronutrien yang dibutuhkan oleh tumbuhan.
sekumpulan zat yang membantu pertumbuhan,
Nutrisi diperlukan sebagai sumber energi dan
sebagai penyusun komponenkomponen sel bagi sering disebut sebagai zat penumbuh atau hormon
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. pertumbuhan. Hormon pertumbuhan pada
Unsur- unsur penting (esensial) yang tumbuhan ada bermacam-macam
dibutuhkan tumbuhan dapat menjadi dua kelompok, diantaranya (1) auksin; (2) giberelin
yaitu unsur makro dan unsur mikro. Unsur makro (3)sitokinin; (4) asam absisat, (5) etilen
merupakan unsur yang diperlukan oleh tumbuhan
dalam jumlah banyak, yaitu C, H, O, N, S, P, K, Ca Hormon pertumbuhan
dan Mg. Sementara itu unsur mikro merupakan Hormon pertumbuhan bertugas memacu atau
unsur yang diperlukan oleh tumbuhan dalam jumlah merangsang bagian tertentu untuk melakukan
sedikit, yaitu Fe, B, Mn, Zn, Cu, Ni, Cl dan Co pembelahan sel agar tumbuhan semakin besar.
Hormon yang utama yaitu :
g. Asam traumalin :
Batang atau akar tumbuhan dapat mengalami
luka.
Tumbuhan memiliki kemampuan untuk
memperbaiki bagian yang luka, disebut daya
restitusi atau regenerasi.
Gambar ; Tanaman pot sebelah kanan yang diberi Peristiwa ini terjadi dengan bantuan hormon
hormon giberelin luka atau kambium luka atau asam traumalin.
Lukaluka yang terjadi dapat tertutup kembali
c. Sitokinin dengan membentuk jaringan kalus dan jaringan
yang rusak dapat diganti dengan yang baru.
Dinamakan sitokinin karena memacu Bahkan dari luka pada bagian tertentu dari
sitokinesis (Pembelahan sel), dan fungsi yang lain tubuh tumbuhan dapat tumbuh tunas baru.
dari sitokinin adalah sebagai berikut :
• merangsang diferensiasi sel sel yang dihasilkan
dalam meristem
• Menunda penuaan bagian tubuh tumbuhan
• Menunda pengguguran daun
• Memperkecil dominasi apikal sehingga
mendorong pertumbuhan tunas samping dan
perluasan daun
• Merangsang pembentukan pucuk dan mampu
memecah masa istirahat biji
4
Latihan Soal
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 6. Etiolasi adalah pertumbuhan yang ….
A. Tidak dipengaruhi cahaya
1. Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat B. Lambat jika ada cahaya
kuantitatif sehingga dapat diamati dengan C. Sangat cepat jika ada cahaya
mudah. Gejala berikut ini yang tidak D. Lambat dalam kondisi gelap
menunjukkan gejala pertumbuhan adalah ... E. Sangat cepat dalam kondisi gelap
A. Batang bertambah panjang
B. Tumbuh bunga
7. Seseorang menginginkan pohon jambu di
C. Akar bertambah banyak
depan rumahnya rimbun sehingga membuat
D. Buah membesar
E. Daun melebar teduh. Cara yang harus dilakukan untuk
merangsang tumbuhan seperti yang diharapkan
2. Perhatikan peristiwa- peristiwa berikut: adalah ...
1) Bertambahnya tinggi batang suatu tanaman a. Menyiram dengan jumlah air yang berlebih
menjadi 15 cm b. Menggores-gores batang
2) Munculnya biji tanaman setelah berbunga c. Menyemprot ujung batang dengan auksin
3) Jumlah daun suatu tanaman bertambah d. Mencangkul tanah disekitarnya
menjadi 10 daun e. Memotong ujung batang tanaman
4) Terbentuknya akar, batang dan daun dari
perkecambahan biji 8. Hormon kalin yang berperan dalam
Peristiwa yang menunjukkan adanya membentuk organ tumbuhan berupa bunga
perkembangan terdapat pada nomor.... adalah ...
a. 1 dan 2 d. 2 dan 3 a. Antokalin
b. 1 dan 3 e. 2 dan 4 b. Filokalin
c. 1 dan 4 c. ABA
d. kaulokalin
3. Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan e. rizokalin
tanaman adalah ...
a. Suhu, jenis tanaman, kelembapan, hormone 9. Perhatikan gambar anatomi batang berikut!
b. Suhu, cahaya, kelembapan, hormone
c. Suhu, pupuk, jenis tanaman, hormone
d. Tanah, jenis tanaman, kelembapan, suhu
e. Cahaya, pupuk, jenis tanaman, hormone
A. Sitokinin
B. Auksin
C. Giberelin
D. Asam Absisat
.
E. Gas etilen
5
a. Plumula muncul ke permukaan tanah,
kotiledon tetap berada dalam tanah
b. Kotiledon muncul ke permukaan tanah,
plumula tetap berada dalam tanah
c. Plumula dan kotiledon muncul ke
permukaan tanah
d. Plumula dan kotiledon tetap di dalam Simpulan dari percobaan tersebut adalah...
tanah a. Pertumbuhan kecambah berbanding lurus
e. Kotiledon ada yang muncul ke permukaan dengan kenaikan intensitas cahaya
tanah dan ada yang tetap di dalam tanah b. Cahaya tidak terlalu mempengaruhi
pertumbuhan kecambah kacang
12. Pertumbuhan primer yang terjadi pada akar dan c. Intensitas cahaya semakin rendah,
batang terdiri dari 3 tahapan. Ke tiga tahapan pertumbuhan kecambah kacang makin cepat
tersebut secara beraturan adalah... d. Pertumbuhan kecambah kacang tidak
A. Pembelahan, diferensisi dan pemanjangan membutuhkan cahaya
e. Intensitas cahaya semakin tinggi,
B. Pemnajangan, pelebaran dan diferensisasi
pertumbuhan kecambah kacang semakin
C. Pemanjangan, diferensiasi dan
cepat
pembelahan
D. Pembelahan , pemanjangan dan 18. Berikut ini data pertumbuhan biji kacang hijau
diferensiasi selama tujuh hari pengamatan.
E. Pelebaran pembelahan dan pemanjangan
6
SIFAT ENZIM
RESPIRASI AEROB
8
selanjutnya masuk ke katabolisme
karbohidrat.
2) Amonia (NH3) yang selanjutnya diubah
menjadi urea untuk dibuang melalui sistem
ekskresi.
Katabolisme protein menghasilkan ATP
sejumlah katabolisme karbohidrat, yaitu 38
ATP.
B. ANABOLISME
KATABOLISME LEMAK DAN PROTEIN
Anabolisme adalah proses pembentukan
Tahapan katabolisme lemak:
Katabolisme asam lemak senyawa kompleks dari senyawa sederhana
Anabolisme terdiri dari:
1. Reaksi β-oksidasi : 1) Fotosintesis (anabolisme karbohidrat),
Asam lemak bebas diaktifkan dulu adalah proses anabolisme yang
menjadi asam lemak palmitat-KoA menggunakan cahaya sebagai sumber energi.
(asil-KoA), dengan menggunakan 2 2) Kemosintesis, adalah proses anabolisme
ATP. yang menggunakan senyawa kimia sebagai
Asil-KoA akan dibawa menuju mitokondria sumber energi.
sel dan dioksidasi menjadi asetil-KoA ATP (adenosin trifosfat) adalah bentuk energi
2. Siklus Kreb yang digunakan oleh makhluk hidup untuk
Dalam siklus Kreb, asetil-KoA akan melakukan aktivitas tingkat sel.
dioksidasi menjadi CO2. Energi ATP berasal dari proton (H+) dan
elektron yang berada di dalamnya.
Katabolisme gliserol
1) Gliserol akan diubah menjadi gliseraldehida 3- Energi ATP pada anabolisme dibawa oleh
fosfat (PGAL). NADP+ (nikotinamid adenin dinukleotida
2) Gliseraldehida 3-fosfat selanjutnya masuk ke fosfat).
katabolisme karbohidrat. ATP pada fotosintesis dibentuk dari
fotofosforilasi.
Katabolisme lemak menghasilkan ATP Komponen yang melakukan reaksi fotosintesis
sejumlah: adalah kloroplas yang mengandung pigmen
fotosintetik yang menyerap cahaya tampak
Tahapan +ATP -ATP
dengan λ = 400-700 nm (kecuali warna hijau
Reaksi β-oksidasi 35 ATP 2 ATP
dan kuning).
Siklus Kreb 96 ATP - Pigmen fotosintetik pada kloroplas:
Total 129 ATP 1) Klorofil a (hijau), mampu menyerap cahaya
Tahapan katabolisme protein dilakukan biru, ungu, dan merah.
2) Klorofil b (hijau kebiruan), mampu
melalui transminasi (pemindahan gugus NH2)
menyerap cahaya biru dan jingga.
atau deaminasi (pembuangan gugus NH2).
3) Karotenoid (kuning), mampu menyerap
Transminasi dan deaminasi menghasilkan:
cahaya biru.
1) Rantai atom karbon berupa asam piruvat,
asetil-KoA, oksaloasetat, dll. yang
9
Struktur kloroplas: REAKSI GELAP (CALVIN-BENSON)
membran dalam tilakoid
membran Reaksi gelap adalah reaksi yang tidak
stroma
lua bergantung pada cahaya dan terjadi di stroma
r kloroplas
Reaksi gelap terjadi setelah reaksi terang
Skema reaksi gelap :
grana lamella
10
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat ! A. Pada suhu di bawah 35˚C dan pH di bawah
1. Seluruh reaksi yang terjadi dalam tubuh 8 enzim tidak bekerja
makhluk hidup menggunakan sumber energi B. Enzim tersebut hanya aktif pada suhu dan
yang berupa .... pH yang tinggi
A. protein C. Pada suhu di atas 35˚C substrat telah habis
B. lemak bereaksi
C. glukosa D. Hasil reaksi yang optimum berada pada suhu
D. enzim di bawah 35˚C dan pH di bawah 8
E. ATP E. Enzim tersebut hanya bekerja optimum pada
rentang pH 6 – 8 dan suhu sekitar 350 C
2. Salah satu hal yang terjadi pada proses
kehidupan adalah penyusunan senyawa yang 7. Perhatikan tabel hasil percobaan enzim katalase
sederhana menjadi yang lebih kompleks. Proses menggunakan ekstrak hati dan H2O2 di bawah
tersebut dinamakan… ini !
A. Metabolisme
B. Dekomposisi
C. Asimilasi
D. Anabolisme
E. Katabolisme
6. Seorang siswa melakukan percobaan untuk 10. Katabolisme karbohidrat mengalami sejumlah
mengetahui pengaruh suhu dan pH terhadap tahapan, di antaranya yaitu transfer elektron
reaksi kimia yang melibatkan enzim tertentu. yang terjadi dalam ....
Dia mengamati hasil reaksi yang terjadi pada pH A. lisosom
dan suhu yang berbeda. Dari hasil B. badan golgi
percobaannya, dia membuat grafik berikut : C. mitokondria
D. sitoplasma
E. ribosom
12
homolog sesamanya, artinya keduanya mempunyai
bentuk yang sama dan lokus gen-gen yang
bersesuaian. Gen-gen yang terdapat pada lokus yang
bersesuaian ini disebut alel.
13
a) Gugus gula = DEOKSIRIBOSA (gula dengan RNA dibentuk oleh DNA di dalam nukleus,
lima atom karbon (C5) atau GULA PENTOSA) melalui proses transkripsi DNA. Hasil transkripsi
b) Gugus asam fosfat (fosfat terikat pada C kelima digunakan RNA untuk sintesis protein dalam
dari gula) sitoplasma sel.
c) Gugus basa nitrogen (gugus ini terikat pada C
pertama dari gula) Berdasarkan letak dan fungsinya, RNA dibedakan
Basa nitrogen dapat digolongkan menjadi menjadi tiga macam, yaitu:
dua, yaitu basa purin dan basa pirimidin. Basa a) RNA duta (RNA-d) atau m RNA(messanger
purin terdiri atas adenin (A) dan Guanin (G), RNA)
sedangkan basa pirimidin terdiri atas sitosin (S) dan RNA duta adalah RNA rantai tunggal yang
timin (T). dibentuk oleh salah satu rantai DNA melalui proses
IKATAN Gula dengan basa (TANPA transkripsi yang terjadi di dalam inti sel (nukleus).
FOSFAT) membentuk ikatan disebut Basa- basa nitrogen di sepanjang rantai
NUKLEOSIDA mRNA merupakan kode genetik yang di sebut
KODON. mRNA berfungsi sebagai pembawa kode
Molekul DNA mempunyai CIRI, antara lain: genetik (kodon) dari inti sel menuju ke sitoplasma.
CIRI DNA : b) RNA transfer (RNA-t)
1. RANTAI DNA : PANJANG DOUBLE HELIX / RNA-t mempunyai fungsi menerjemahkan
GANDA BERPILIN , ANTI PARALEL kodon yang terdapat pada RNA-d menjadi satu jenis
(RANTAI 3’-5’ DISEBUT RANTAI SENSE, asam amino. Kemampuan menerjemahkan ini,
RANTAI 5’-3’ DISEBUT ANTISENSE) disebabkan oleh adanya anti kodon yang merupakan
2. KADAR DNA : TETAP komplemen dari kodon RNA-d. RNA-t juga
3. LETAK : DI DALAM NUKLEUS, berfungsi mengangkut asam amino ke permukaan
KLOROPLAS, MITOKONDRIA ribosom pada saat translasi. Translasi adalah
4. FUNGSI : UNTUK PENURUNAN SIFAT penerjemahan urutan nukleotida RNA-d menjadi
DAN SINTESIS PROTEN urutan asam amino polipeptida.
c) RNA ribosom (RNA-r)
RNA-r merupakan RNA terbanyak, sekitar
83% dari RNA yang dikandung oleh suatu sel. RNA-
r berperan dalam sintesis rantai protein sebagai
tempat pertemuan RNA-d dan RNA-t.
RNA dan DNA memiliki perbedaan.
Cermati perbedaan- nya pada Tabel 3.1 di bawah
ini.
SINTESIS PROTEIN
15
Dari gambar struktur DNA di atas, komponen
nukleotida DNA brturut- turut ditunjukkan oleh
nomor...
A. 1,2,3
B. 2,3,4
C. 2,6,7
D. 3,4,5
E. 4,5,6
1) mRNA lalu keluar dari inti sel dan berikatan
dengan rRNA pada ribosom. 2. Perhatikan gambar struktur model DNA di bawah
2) tRNA lalu mencari start kodon (AUG) pada ini !
mRNA untuk memulai translasi.
Pada start kodon:
a. Unit ribosom kecil dan besar bergabung.
b. AUG mengkode metionin (Met), sehingga
setiap protein pasti mengandung metionin.
Selama translasi:
a. tRNA mengenali kodon menggunakan
antikodon (lawan kodon).
b. Asam amino yang dikode tRNA lalu Susunan basa nitogen 1, 2, 3, dan 4 secara
dibentuk oleh rRNA, lalu diikatkan dengan beurutan adalah....
tRNA menggunakan aminoasiltRNA A. Timin, sitosin, sitosin, timin
sintetase. B. Timin, guanin, guanin, timin
3) Peptidil transferase mengikat asam amino yang C. Guanin, sitosin, sitosin, guanin
dihasilkan tiap triplet kodon menjadi rantai D. Sitosin, sitosin, timin, timin
polipeptida. E. Timin, sitosin,guanin, timin
4) tRNA berhenti menerjemahkan setelah
mencapai stop kodon (UAA/UAG/UGA).
3. Perhatikan gambar tipe kromoson berikut ini!
Mikrosporogenesis
Gametogenesis pada alat kelamin jantan
tumbuhan dinamakan mikrosporogenesis.
Mikrosporogenesis adalah proses pembentukan
mikrospora (serbuk sari). Mikrosporogenesis
dimulai dari sel induk mikrospora yang membelah
melalui meiosis I dan meiosis II, serta menghasilkan
empat mikrospora .Masing-masing mikrospora akan
berkembang terpisah satu sama lain menjadi butir
serbuk sari (polen). Pada tiap serbuk sari, intinya
20
Mendell mengemukakan 2 hukum yang terkait
Pola Hereditas dengan hereditas yaitu:
Istilah dalam Pewarisan Sifat :
a. Parental: induk atau orang tua atau tetua. A. Hukum Mendell
Parental disingkat P. Hukum Mendell I (segregasi) dalam
b. Filial: keturunan yang diperoleh sebagai proses gametogenesis pada individu heterozigot
hasil dari perkawinan parental. Keturunan akan terjadi pemisahan gen secara bebas.
pertama disingkat F1, keturunan kedua Hukum ini diperoleh pada persilangan genotip
disingkat F2, keturunan ketiga disingkat F3, monohibrid.
dan seterusnya. Misalnya, pada individu dengan genotip Bb
c. Dominan: sifat yang dapat mengalahkan akan menghasilkan gamet B dan b saat
sifat pasangannya. (MENANG) gametogenesis.
b. Gen dominan: gen yang dapat mengalahkan Hukum Mendell II (asortasi), gen-gen
atau menutupi gen lain yang merupakan dari sepasang alela akan memisah selama
pasangan alelnya dan memakai simbol meiosis dan akan membentuk gamet kembali
huruf besar. secara bebas.
a. Resesif: sifat ini dapat dikalahkan oleh sifat Misalnya, pada individu dengan genotip BbKk
pasangannya. B --->K = BK
c. Gen resesif: gen yang dikalahkan atau
ditutupi oleh gen lain yang merupakan B ---> k = Bk
pasangan alelnya dan memakai simbol
huruf kecil. b ---> K = bK
a. Genotip: Sifat yang tak tampak, berupa
simbol simbol gen b ---> k = bk
b. Fenotip: sifat yang tampak (dapat diamati) . Hukum Mendell II diperoleh pada persilangan
contoh : tinggi, pendek, keriting, bunga genotip dihibrid.
merah, dll Dari hukum Mendell diatas sifat
c. Alel: anggota pasangan gen yang dominan akan menutupi terhadap sifat resesif
mempunyai sifat alternatif sesamanya. Gen- ketika terjadi persilangan (hibrid). Disamping
gen ini terletak pada lokus yang bersesuaian itu dalam persilangan organisme terjadi
dari suatu kromosom yang homolog. beberapa penyimpangan dari hukum Mendell
d. Homozigot: pasangan alel dengan gen yang yang biasanya dikenal dengan penyimpangan
sama, keduanya gen dominan atau resesif. semu hukum Mendell.
e. Heterozigot: pasangan alel dengan gen yang
tidak sama, yang satu gen dominan dan B. Penyimpangan Semu Hukum Mendell
lainnya gen resesif. Peristiwa yang termasuk di dalam
f. Pembastaran: perkawinan antara dua penyimpangan semu hukum Mendell antara
individu yang mempunyai sifat beda. lain:
a. Epistasis dan hipostasis dimana salah satu
Pada dasarnya prinsip pewarisan sifat gen menutupi/ ditutupi oleh gen lain. Gen
dari induk pada filial/keturunannya pertama kali yang menutupi bersifat epistasis dan yang
dikemukakan oleh percobaan dengan Pisum tertutupi bersifat hipostasis. Hasil
sativum (ercis) oleh Mendell (1822-1884). persilangan ini akan menghasilkan
21
perbandingan fenotip 12 : 3 : 1. Contoh: antarkedua gen, semakin besar kemungkinan
warna gandum bulu ayam, warna tubuh terjadinya pindah silang. Nilai pindah silang
mencit, dll. (NPS) dapat dihitung dengan rumus:
b. Kriptomeri yaitu munculnya karakter
tertentu (fenotipe) jika dua gen dominan
bertemu. Hasil persilangan seperti ini akan
memiliki perbandingan fenotip 9: 3 : 4.
Contoh: Hasil persilangan oleh Correns D. Tautan Sex (Sex linkage)
(1912) pada bunga Linaria maroccana. Pertama kali dikemukakan oleh T. H.
c. Atavisme terjadi karena interaksi saling Morgan (1901) yang menyimpulkan bahwa dari
mempengaruhi antara 2 pasang gen atau percobaan dengan D. melanogaster gen warna
lebih sehingga memunculkan karakter yang mata tertaut pada kromosom X dan warna
baru Contoh: pial (jengger) pada ayam. merah dominan terhadap putih. Contoh gen
d. Gen Komplementer terjadi akibat interaksi yang tertaut pada kromosom Y adalah penyakit
antar gen yang saling melengkapi dan Hypertrichosis.
apabila salah satu gen tidak muncul, maka E. Gagal berpisah Non disjunction)
ekspresi statu karakter akan hilang. Calvin B. Bridge kelompok dari Morgan
Perbandingan fenotip hasil persilangan ini 9 memberikan suatu kesimpulan bahwa pada saat
: 7. Contoh: bisu tuli pada manusia, pigmen pembentukan sel kelamin kadang-kadang
pada kacang Manis (Lathyrus odoratus). kromosom kelamin tidak memisah secara bebas
dan tetap tidak memisah bersama-sama. Akibat
peristiwa ini pada manusia muncul sindrom
C. Tautan/Pautan serta Pindah Silang turner, klinefelter, wanita super, pria XYY.
(Crossing over)
Peristiwa tautan dikemukakan oleh F. Gen Letal
Sutton dimana dia berpendapat bahwa jika ada Gen dominan ataupun resesif dalam
gen –gen yang mengendalikan dua sifat beda keadaan homozigot akan menyebabkan
berada pada kromosom yang sama maka gen- kematian individu. Contoh gen letal dominan à
gen tersebut tidak dapat memisah secara bebas. Brakifalangi, Huntington Disease HD, gen A*
Disamping itu untuk gen-gen yang berdekatan pada tikus. Sedangkan gen letal resesif à gen
lokusnya akan cenderung memisah bersama- ictyosis congenita, gen m pada sapi, gen g pada
sama à disebut linkage (tautan). Kondisi tautan jagung.
dapat diuji dengan tes cross dihibrid. Jika;
1. gen bebas (tidak ada tautan) à perbandingan
Hereditas Pada Manusia
fenotip F2 = 1 : 1 : 1 : 1
Cacat bawaan dan penyakit menurun
2. Pautan sempurna à jika KP (kombinasi
pada manusia dibedakan menjadi 2 yaitu yang
parental) : RK (rekombinan)
terpaut pada autosom dan terpaut pada sex
Pindah silang akan menghasilkan keturunan
kromosom.
yang terdiri atas kombinasi parental (KP) dan
a. Penyakit menurun yang terpaut autosom
rekombinan (RK).
(kromosom tubuh)
Nilai pindah silang adalah angka yang
Albino, disebabkan ketidakmampuan tubuh
menunjukkan persentase rekombinasi dari hasil-
membentuk enzim pengubah tirosin menjadi
hasil persilangan. Semakin jauh jarak
pigmen melanin yang dikendalikan oleh gen
22
resesif a. Orang normal memiliki genotip 2. Gen-gen abnormal terpaut kromosom X
AA dan normal carier Aa. Seorang albino antara lain:
dapat lahir dari pasangan yang keduanya Hemofilia, penyakit genetik dimana darah
carier. sukar membeku pada saat terjadi luka.
Polidaktili, merupakan kelainan bawaan Tubuh mengalami kegagalan dalam
dalam autosom yang dibawa oleh gen pembentukan enzim tromboplastin (enzim
dominan. Penderita dapat dilahirkan dari pembeku darah) sehingga penderita akan
pasangan orang tua yang sama-sama sering mengalami pendarahan. Gen ini
polidaktili heterozigot (Pp), atau dari bersifat resesif yang terkandung dalam
pasangan yang salah satu polidaktili (PP) kromosom X. Oleh karena itu, genotip
dan yang lainnya normal (pp). penderitanya menjadi XhXh (letal), dan XhY,
Brakidaktili, merupakan kelainan yang sementara wanita carier adalah XHXh.
berupa memendeknya jari-jari akibat ruas- Wanita hemofilia hanya ada secara teori,
ruas jarinya pendek. Kelainan ini sebab akan mati pada saat embrio.
dikendalikan oleh gen dominan (B) yang Buta Warna (Colour Blind), kelainan pada
bersifat letal. Dengan demikian, keadaan retina mata seseorang, yaitu pada sel
dominan homozigot (BB) akan kerucutnya tidak peka terhadap cahaya yang
menyebabkan kematian, genotip heterozigot berwarna. Jika buta warna dibawa oleh gen
(Bb) akan menyebabkan brakidaktili, dan resesif cb yang terpaut pada kromosom X,
homozigot resesif (bb) normal. maka penderitanya adalah X cbXcb dan XcbY,
sementara XCBXcb adalah wanita carier.
b. Penyakit menurun yang Terpaut pada Anenamel (Gigi Tak Beremail), kelainan
Kromosom Seks Manusia ini dibawa oleh gen yang bersifat dominan
1. Gen-gen abnormal terpaut kromosom Y pada kromosom X. Gen g menentukan gigi
antara lain: normal, sementara gen G anenamel. Ciri-
webbed toes, merupakan kelainan sifat yang cirinya antara lain gigi kekurangan lapisan
ditandai dengan pertumbuhan selaput email sehingga giginya berwarna coklat dan
diantara jari-jari, seperti halnya kaki bebek lebih cepat rusak. Penderita bergenotip XGY,
atau kaki katak. Sifat tersebut dikendalikan XGXG, dan XGXg. sementara genotip
oleh resesif (wt) sedangkan gen dominan Wt normalnya adalah XgY dan XgXg.
menentukan keadaan normal. Anodontia, kelainan yang dibawa oleh
hyserix gravior, merupakan kelainan yang kromosom X dan muncul dalam keadaan
ditandai dengan pertumbuhan rambut yang resesif. Ciri-cirinya antara lain tidak
kasar dan panjang, mirip duri landak. Sifat memiliki gigi sehingga tampak ompong.
rambut ini dikendalikan oleh gen resesif Kelainan ini lebih sering dijumpai pada pria
(hg). Gen Hg mengekspresikan sebab seorang pria yang mengandung satu
pertumbuhan rambut normal. gen a (gen anodontia) sudah menampakkan
hypertrikosis, merupakan kelainan yang gejalanya (XaY), sementara pada wanita
ditandai dengan pertumbuhan rambut yang baru menampakkan sebagai penderita jika
berlebihan pada tubuh. Sifat ini dikendalikan genotipnya XaXa.
oleh gen resesif (ht). Gen H menyebabkan
keadaan normal. c. Golongan darah
1. Sistem A B O oleh Karl Landsteiner (1900)
23
Golongan darah A : homozigot (IAIA), 4. Diketahui warna merah dominan terhadap
warna putih. Tanaman berbunga merah
heterozigot (IAIO) homozigot disilangkan dengan tanaman
Golongan darah B : homozigot ( IBIB), berbunga putih menghasilkan F1 yang
berbunga merah semua. Apabila F1
heterozigot (IBIO) disilangkan dengan sesamanya, maka
Golongan darah AB : bergenotip (IAIB) perbandingan fenotif pada F2 yaitu ....
24
1. Sepasang Suami istri normal carrier albino
ingin mempunyai 4 orang anak. Berapa
kemungkinan keturunan mereka yang normal
dan albino….%
2. Sepasang suami istri mempunyai kelainan
polidaktili heterozigot. Kemungkinan
keturunannya yang mempunyai jari normal
yaitu….. %
3. Seorang perempuan normal kawin dengan
laki- laki buta warna. Dapat dipastikan anak
perempuan mereka bersifat….
4. Seorang perempuan karier hemofilia
menikah dengan lelaki normal. Kemungkinan
anak lelaki mereka yang menderita hemofilia
adalah….
5. Seorang laki- laki hemofilia menikah dengan
perempuan normal yang ayahnya kemofilia.
Kemungkinan keturunan mereka adalah ….
GOLONGAN DARAH
Tentukan kemungkinan jenis golongan darah
yang terbentuk dari persilangan di dawah ini !
1. A heterozigot X B homozigot
2. B heterozigot X A homozigot
3. AB X A heterozigot
4. AB X B heterozigot
5. O X AB
25
EVOLUSI
Omne ovum ex vivo : telur dari makhluk hidup
Omne vivum ex vivo : makhluk hidup dari
makhluk hidup
A. DEFINISI
Berasal dari kata evole (bahasa inggris), kata 3. NATURALISTIK / NEOABIOGENESIS
evolut (latin) : menggulir
perubahan-perubahan yang dialami oleh a. TEORI EVOLUSI KIMIA
makhluk hidup secara perlahan–lahan dalam Kehidupan pertama terjadi di Udara
waktu yang lama sehingga terbentuk spesies Tokoh:
baru. a. Oparin : berhipotesis bahwa atmosfer bumi
purba terdapat senyawa anorganik seperti :
B. ASAL USUL KEHIDUPAN - Amoniak ( NH3)
1. TEORI ABIOGENESIS (GENERATIO - Metana (CH4)
SPONTANEA) - Uap air (H2O)
Teori ini berpendapat bahwa : Makhluk hidup - Gas hidrogen ( H2)
berasal dari makhluk tak hidup (benda mati Kemudian dengan bantuan energi alam
Tokoh: seperti sinar kosmis dan halilintar senyawa
1) Aristoteles tersebut berubah menjadi molekul organik
2) Anthonie Van Leeuwenhoek sederhana ( asam amino). Asam amino ini
3) John Nedham merupakan senyawa pembentuk asam
nukleat (DNA/RNA) yang menyusun tubuh
makhluk hidup.
2. TEORI BIOGENESIS
b. Harold Urey
Teori: Makhluk hidup dari makhluk hidup c. Stanley Miller (membuat eksperimen
Tokoh: dengan meniru kondisi di atmosfer untuk
1. Fransisco Redi membuktika hipotesis oparin)
Bahan: daging segar,kain kassa, stoples
Perangkat percobaan :
Hasil:
Stoples 1: + belatung
Stoples 2: + belatung di kassa dan daging
Stoples 3: - belatung
2. Lazzaro Spallanzani
Bahan: air kaldu, tabung Erlenmeyer,
penutup Miller dan Urey memasukkan senyawa
Perangkat percobaan : ANorganik seperti metana (CH4), hidrogen
(H2), uap air (H2O), Amonia (NH3) ke
dalam suatu alat yang diberi loncatan listrik.
Setelah diamati, ternyata produk dari
percobaan tersebut menghasilkan senyawa-
senyawa organik sederhana (Asam Amino)
Senyawa organik itulah yang merupakan
komponen dasar mahkluk hidup
28
d. Mikroba dalam air kaldu berasal dari partikel 6. Homologi berbeda dengan analogi. Pernyataan
hidup yang terdapat di dalam udara di bawah ini yang benar berkaitan dengan
e. Mikroba berasal dari air kaldu yang dibiarkan homologi atau analogi adalah....
terbuka a. Homologi adalah ilmu yang mempelajari
organ- organ tubuh yang berasal dari jaringan
3. Perhatikan perangkat percobaan Francisco Redi dasar yang sama, kemudian berkembang
berikut ini! menjadi organ- organ dengan fungsi yang
sama
b. Analogi adalah ilmu yang mempelajari
organ- organ tubuh yang sama, kemudian
bentuknya berbeda- beda sesuai dengan
Kesimpulan percobaan Francisco Redi mengenai fungsinya
asal usul kehidupan adalah.... c. Homologi adalah ilmu yang mempelajari
a. Pada tabung B tidak diumpai belatung organ- organ tubuh yang fungsinya sama
b. Pada tabung B dijumpai belatung yang tanpa memperhatikan asal- usul nya
berasal dari daging yang membusuk d. Analogi adalah ilmu yang mempelajari
c. Pada tabung B dijumpai belatung yang perkembangan organ dengan memperhatikan
berasal dari telur lalat yang menetas asal- usulnya
d. Pada tabung A dijumpai belatung yang e. Analogi adalah ilmu yang mempelajari
berasal dari daging yang membusuk organ-organ tubuh yang fungsinya sama
e. Pada tabung A dijumpai belatung yang tanpa memperhatikan asal-usul embrionya.
berasal dari udara
7. Perhatikan organ di bawah ini !
3. Evolusi merupakan sebuah perjalanan panjang 1. Apendiks (umbai cacing)
yang menyebabkan banyak perubahan yang 2. Rambut kepala
signifikan dalam kehidupan. Berikut ini yang 3. Rambut dada
bukan merupakan bukti- bukti adanya evolusi 4. Tulang ekor
adalah... 5. Bulu mata
a. Adanya variasi di antara individu dalam satu Petunjuk evolusi dari alat tubuh yang tersisa
keturunan pada manusia adalah...
b. Adanya homologi antar organ sistem pada a. 1 dan 2 d. 3 dan 4
makhluk hidup b. 4 dan 5 e. 2 dan 3
c. Ditemukannya fosil- fosil di berbagai lapisan c. 2 dan 3
bumi yang menunjukkan adanya perubahan
d. Tidak adanya hasil studi komparatif 10. Perhatikan gambar di bawah ini !
perkembangan embrio
e. Adanya pengaruh penyebaran geografis
30
2. Paruh burung menjadi lebih pendek karena
mencari biji di antara batuan
3. Ditemukan lebih banyak belalang hijau di
lapangan rumput
4. Kaki kuda bertambah panjang karena
digunakan untuk berlari
5. Jerapah berleher panjang tetap lestari karena
mampu beradaptasi dengan alam sedangkan
jerapah berleher pendek punah
Kejadian yang merupakan hasil dari proses
seleksi alam sesuai dengan teori yang telah di
sampaikan oleh Darwin adalah...
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1 dan 4
d. 2 dan 4
e. 3 dan 5
31