KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat
dan izinNyalah penyusun dapat menyelesaikan sebuah Program Kerja Kepala
Laboratorium IPA yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan tugas
tambahan sebagai guru IPAdi SMPN 7 Kubung.
Adapun Rencana Kerja Laboratorium tahun ini akan lebih diarahkan pada
peningkatan tata kelola dan penambahan terhadap alat/bahan di laboratorium guna
memberikan pelayanan terhadap siswa dan guru sebagai pengguna laboratorium . Hal
ini akan memberikan sebuah motivasi siswa untuk belajar dalam pembuktian teori
melalui percobaan / demonstrasi untuk menjadi kenyataan. Selanjutnya untuk lebih
berkembangnya peran laboratorium tak terlepas dari kerja sama dari berbagai pihak
seperti peran kepala sekolah, wakil sarana/prasana dan guru-guru bidang studi yang
terkait serta seluruh komunitas sekolah.
Penyusunan Program Kerja Laboratorium IPA ini tidak terlepas dari bantuan
berbagai pihak yang telah memberikan masukan dalam penyusunan program ini, oleh
karena itu penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama kepada :
1. Bapak Kepala SMPN 7 Kubung
2. Bapak Wakil Kepala SMPN 7 Kubung
3. Bapak dan ibu guru SMPN 7 Kubung
4. Bapak dan ibu Tata Usaha SMPN 7 Kubung
Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa Program Kerja ini masih banyak
kekurangan dan kelemahannya yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan
pengalaman penyusun, untuk itu kritikan dan saran dari berbagai pihak sangat
diharapkan untuk kesempurnaan Program Kerja Laboratorium IPA ini. Akhir kata
semoga program ini bermanfaat bagi pendidikan IPA khususnya bagi rekan-rekan guru
IPA.
Mengetahui Lurah Nan Tigo, Juli 2017
Kepala SMPN 7 Kubung Penyusun
Drs. Nofri Anten, [Link] Erlina Yaman, [Link]
NIP. 196711101994121003 NIP. 197107141999032006
PROGRAM KERJA KEPALA LABORATORIUM IPA
A. PENDAHULUAN
Batanghari, Juli 2011
Penyusun
Minggu, 22 Juli 2012
PROGRAM KERJA LABORATORIUM IPA TAHUN AJARAN 2012-2013
PROGRAM KERJA LABORATORIUM
ILMU PENGETAHUAN ALAM
SMP NEGERI 3 PANGGANG
Tahun Ajaran 2012-2013
Disusun oleh:
DEWI SETYA WULANDARI, [Link]
NIP. 19800115 200903 2 001
lembar pengesahan
program kerja laboratorium ilmu pengetahuan alam (ipa)
smp negeri 3 panggang
Berdasarkan Surat
Keputusan Kepala sekolah SMP N 3 Panggang No 800/ 106/ 2012
tentang pembagian tugas guru dalam proses belajar mengajar atau
bimbingan dan penyuluhan semester I tahun pelajaran 2012/2013,
maka disusunlah program kerja laboratorium ilmu pengetahuan
alam (IPA) sebagai sebuah pedoman dalam mengelola laboratorium
sekaligus sebagai sarana komunikasi baik dengan guru mata
pelajaran maupun berbagai pihak yang terkait dalam kegiatan
pembelajaran dengan menggunakan fasilitas dari laboratorium IPA.
Dengan adanya program kerja laboratorium IPA diharapkan proses
belajar mengajar di laboratorium bisa tertib dan terkoordinir
dengan baik sehingga tujuan pemberian pelayanan prima kepada
peserta didik dapat tercapai.
Program kerja ini meliputi struktur organisasi laboratorium dan
tugas pokok organisator laboratorium, sasaran, desain ruangan
laboratorium, rencana kegiatan praktikum IPA, daftar piket, tata
tertib laboratorium, usulan pengadaan alat dan bahan
laboratorium, pembiayaan, serta check list untuk mengkontrol
pelaksanaan kegiatan laboratorium.
dasar hukum
1. Pasal 35 ayat (1) UU No 20 Tahun 23 tentang Sistem
PendidikanNasional
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 26 Tahun 2008, tentang Standar Tenaga Laboratorium
Sekolah/Madrasah
3. Surat Keputusan Kepala sekolah SMP N 3 Panggang No 800/ 106/
2012 tentang pembagian tugas guru dalam proses belajar mengajar
atau bimbingan dan penyuluhan semester I tahun pelajaran
2012/2013
bab I. pendahuluan
latar belakang
SMP N 3 Panggang adalah sebuah institusi pendidikan yang dalam
pencapaian tujuannya sangat membutuhkan dukungan dari
berbagai komponen. Salah komponen tersebut adalah
Laboratorium IPA. Pembelajaran IPA sangat tergantung pada
Laboratorium IPA untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih
baik. Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan
cara mencari pengetahun tentang alam secara sistematis melalui
proses penemuan (inquiri) yang menekankan pemberian
pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan
keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa yangbermuara pada
pembelajaran Work-Based experimen (belajar sambil bekerja).
Pengelolaan Laboratorium IPA perlu didukung oleh program kerja
yang baik dan koordinasi agar jelas langkah-langkah dan tolok ukur
keberhasilan dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta
didik maupun untuk pengembangan dan pemeliharaan
Laboratorium IPA ke depan.
Untuk menindak lanjuti Surat Keputusan Kepala SMP Negeri 3
Panggang Nomor : 800/134/2011 tentang pembagian tugas guru
dalan kegiatan proses belajar mengajar atau bimbingan dan
penyuluhan Semester 1 tahun pelajaran 2011/2012 yang ditetapkan
tanggal 2 Juli 2012, maka disusunlah program kerja laboratorium
IPA tahun ajaran 2012-2013.
Program kerja laboratorium IPA tahun ajaran 2012-2013 pada
dasarnya melanjutkan program kerja laboratorium IPA tahun ajaran
2011-2012 dengan menyempurnakan dan menambahkan beberapa
program tambahan.
VISI
Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang
bermartabat dan bertanggungjawab sehingga mampu bersaing
sehat di dunia global
MISI
Memberikan pelayanan prima kepada peserta didik dalam
mendukung dan mengoptimalkan kegiatan pembelajaran
khususnya mata pelajaran IPA dan mata pelajaran lain yang terkait
TUJUAN
1. Sebagai bahan acuan bagi Pengelola Laboratorium IPA untuk
menjalankan tugasnya
2. Melalui Program Kerja Laboratorium IPA ini diharapkan alat dan
bahan yang ada di Laboratorium ini bisa terkelola, terinventarisir,
serta berdaya guna dengan baik.
3. Program Kerja Laboratorium IPA ini diharapkan dapat
meningkatkan antusiasme peserta didik SMP N 3 Panggang untuk
melakukan eksperimen- eksperimen di dalam Laboratorium IPA
sebagai bekal keahlian sehingga kelak mampu menggunakan
laboratorium alam.
sasaran
Guru, peserta didik, dan laboran.
a. Peserta : Peserta adalah seluruh siswa/i SMP Negeri 3 Panggang
kelas VII, VIII, IX
Kelas Jumlah siswa
(orang)
VII A 20
VII B 20
VIII A 18
VIII B 17
IX A 18
IX B 18
b. Guru :
Guru Mata Pelajaran IPA/Fisika :
1. Samiarso, [Link]
2. Imam Wicaksono, [Link] ( Ijin Tugas Belajar Menempuh
S2 ,Program Peningkatan Kualifikasi Guru SMP P2TK Kemdikbud )
Guru Mata Pelajaran IPA/Biologi :
Dewi Setya Wulandari, [Link]
c. Laboran:
1. Nurvita Fajarini, [Link]
2. Ambar Lestari, [Link]
bab II. struktur organisasi, tanggung jawab, wewenang, dan tugas
pokok
Laboratorium IPA adalah suatu organisasi dengan sistem kerja
sama dari kelompok orang, barang, atau unit tertentu tentang
laboratorium IPA, untuk mencapai tujuan. Mengorganisasikan
laboratorium IPA berarti menyusun sekelompok orang atau petugas
dan sumber daya untuk melaksanakan suatu rencana atau program
guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang
paling berdaya guna terhadap laboratorium IPA.
Struktur organisasi laboratorium IPA dan tanggung jawab,
wewenang dan tugas pokok unsur didalamnya adalah sebagai
berikut:
Kepala sekolah
a. Memberi tugas kepada personil-personil yang menjadi
tanggungjawabnya.
b. Mengesahkan program kerja laboratorium dan mendisposisikan
program yang dapat dilaksanakan dan tidak dapat dilaksanakan
dengan memberikan masukan dan pertimbangan terhadap program
yang diajukan.
c. Memberi bimbingan, motifasi, pemantauan dan evaluasi kinerja
kepala laboratorium, guru mata pelajaran, dan laboran
d. Membantu pengalokasian dana operasional untuk kegiatan
laboratorium sesuai dengan program kerja yang telah disusun
kepala laboratorium
Kepala laboratorium berwenang dan bertanggung jawab untuk
merencanakan, melaksanakan, mengembangkan, mengevaluasi dan
menindaklanjuti seluruh kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan
Laboratorium IPA
Tugas Pokok kepala laboratorium:
I. Perencanaan dan Pengembangan Laboratorium
1. Menyusun Rencana Pengembangan Laboratorium
2. Merencanakan Pengelolaan Laboratorium
3. Mengembangkan Sistem Administrasi Laboratorium
4. Menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) Kerja
Laboratorium yang terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan
kerja serta penanganan bahan berbahaya dan beracun
[Link] Kegiatan Laboratorium
1. Mengkoordinasikan kegiatan praktikum dengan guru mata
pelajaran IPA untuk menyusun buku pedoman pelaksanaan
praktikum, ataupun membuat publikasi karya ilmiah
2. Menyusun jadwal kegiatan laboratorium
3. Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium
4. Mengevaluasi kegiatan laboratorium
5. Menyusun laporan kegiatan laboratorium
III. Pembagian tugas teknisi dan laboran Laboratorium
1. Merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran
2. Menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran
3. Mensupervisi teknisi dan laboran
4. Membuat laporan secara periodik (tiap semester)
IV. Memantau Sarana dan Prasarana Laboratorium
1. Memantau kondisi dan keamanan bahan serta alat laboratorium
2. Memantau kondisi keamanan bangunan laboratorium
3. Mendesain ruangan laboratorium
4. Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk pengadaan alat dan
bahan praktek
V. Mengevaluasi kinerja teknisi dan laboran dalam kegiatan
laboratorium
1. Menilai kinerja teknisi dan laboran laboratorium
2. Menilai hasil kerja teknisi dan laboran
3. Menilai kegiatan laboratorium
4. Mengevaluasi program laboratorium untuk perbaikan selanjutnya
GURU MATA PELAJARAN IPA
Berwenan
g dan bertanggung jawab secara teknis dalam pemanfaatan
peralatan laboratorium.
I. Merencanakan pemanfaatan laboratorium sekolah
1. Membuat daftar dan merencanakan kebutuhan bahan peralatan
dan suku cadang laboratorium
2. Memanfaatkan katalog sebagai acuan dalam merencanakan bahan,
peralatan, dan suku cadang laboratorium
II. Mengatur Penyimpanan bahan, peralatan perkakas dan suku
cadang laboratorium
1. Mencatat bahan, peralatan, dan fasilitas laboratorium dengan
memanfaatkan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
2. Mengatur tata letak bahan, peralatan, dan fasilitas laboratorium
IPA
[Link] penuntun kegiatan praktikum
[Link] dengan laboran untuk menyiapkan paket bahan dan
rangkaian peralatan yang siap pakai untuk kegiatan praktikum
V. Bersama laboran mengkoordinir penataan ruang laboratorium IPA
berdasarkan desain yang dibuat kepala laboratorium
laboran
Berwenang dan bertanggung jawab secara teknis dalam penyiapan
praktikum, penyimpanan, pemeliharaan dan perawatan alat dan
bahan Laboratorium IPA
Tugas Pokok
I. Menginventaris bahan dan peralatan praktikum
1. Mencatat dan mengklasifikasikan bahan dan peralatan
laboratorium
2. Mencatat penggunaan bahan dan peralatan laboratorium
3. Melaporkan penggunaan bahan dan peralatan laboratorium
II. Mencatat kegiatan Praktikum
1. Mencatat kehadiran guru dan peserta didik
2. Mencatat penggunaan alat dan bahan laboratorium IPA
3. Mencatat kerusakan alat
4. Melaporkan keseluruhan kegiatan praktikum secara periodik
III. Berkoordinasi bersama guru mata pelajaran IPA menata ruang
laboratorium berdasarkan desain yang dibuat oleh kepala
laboratorium
IV. Menyiapkan bahan dan peralatan yang sesuai dengan penuntun
praktikum
V. Melayani guru dan peserta didik dalam pelaksanaan praktikum
VI. Mengisi buku administrasi laboratorium
VII. Menangani limbah laboratorium sesuai dengan prosedur yang
berlaku
VIII. Memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan
bab III. rencana kegiatan
perencanaan dan pengembangan laboratorium ipa
Menyusun rencana pengembangan laboratorium
1. Pengelolaan harian laboratorium
Pengelolaan sehari-hari berkaitan dengan kegiatan praktikum
dengan alur pengelolaan sebagai berikut:
2. Pengelolaan bulanan
Pengelolaan bulanan berkaitan dengan pengecekan alat dan bahan
dengan alur sebagai berikut:
3. Pengelolaan Tiap semester
Setiap semester kepala laboratorium IPA membuat laporan evaluasi
tentang pengoptimalan pelayanan laboratorium kepada peserta
didik dan melaporkan kepada kepala sekolah. Hasil evaluasi ini
sebagai perbaikan dalam pelayanan di semester yang akan datang
4. Pengelolaan Tahunan
Pada akhir tahun pelajaran, kepala laboratorium membuat laporan
pertanggung jawaban kepada kepala sekolah, dimana pada laporan
tersebut akan diketahui kondisi laboratorium pada akhir tahun,
baik kondisi alat dan bahan, maupun kondisi ruangan. Saran dalam
laporan akhir tahun dapat diambil sebagai masukan untuk
pembuatan program kerja tahun ajaran selanjutnya.
Mengembangkan Sistem Administrasi Laboratorium
Sistem Administrasi Laboratorium berupa:
1. Buku inventaris (hard copy dan soft copy)
2. Kartu stok
3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan
4. Buku catatan harian kegiatan praktik
5. Kartu alat/bahan yang rusak
6. Kartu reparasi
7. Format label
8. Buku petunjuk praktikum dari Guru Mata Pelajaran IPA (bisa
berupa LKS)
9. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS
10. Program semester kegiatan laboratorium
11. Jadwal kegiatan laboratorium
Menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) Kerja Laboratorium
yang terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan kerja serta
penanganan bahan berbahaya dan beracun
Berupa tata tertib laboratorium (Terlampir)
pengelolaan kegiatan laboratorium ipa
Mengkoordinasikan kegiatan praktikum dengan guru mata
pelajaran IPA untuk menyusun buku pedoman pelaksanaan
praktikum, ataupun membuat publikasi karya ilmiah
1. Setiap awal semester, kepala laboratorium meminta salinan
petunjuk praktikum yang akan digunakan untuk semester tersebut
kepada guru mata pelajaran. Guru mata pelajaran memberikan
petunjuk tersebut disertai dengan daftar alat dan bahan serta
rencana pelaksanaan kegiatan praktikum selama satu semester.
2. Mengkoordinasikan penulisan karya ilmiah apabila memungkinkan
Menyusun jadwal kegiatan laboratorium
Jadwal kegiatan laboratorium adalah sebagai berikut:
WAKT SENI SELA RAB KAM JUM’A
U N SA U IS T
VIII
07.00 IX B
A IX A VII A
- (FIS
(BIO (FIS) (BIO)
08.20 )
)
VIII
08.20
B VII A
-
(BIO (FIS)
09.55
)
VII
09.55 IX B
VIII B B VII B
- (BIO
(FIS) (BIO (FIS)
11.15 )
)
11.30 VIII
IX A
- A
(BIO)
12.50 (FIS)
Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium
Kepala laboratorium memantau tidak langsung pelaksanaan
kegiatan laboratorium melalui administrasi laboratorium dan
memantau langsung pada saat koordinasi dengan guru mata
pelajaran ataupun laboran.
pembagian tugas teknisi dan
laboran
Merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran
Penjelasan pada tugas pokok laboran BAB II, dibuat berdasarkan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor
26 Tahun 2008, tentang standar Tenaga Laboratorium
sekolah/madrasah.
Menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran
Jadwal kerja teknisi dan laboran menyesuaikan jadwal praktikum
dan jadwal piket laboratorium.
Mensupervisi teknisi dan laboran
Supervisi teknisi dan laboran dilakukan sejalan dengan program
Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium.
Membuat laporan secara periodik (tiap semester)
Laporan periodik harian, bulanan, semester, dan akhir tahun sesuai
dengan pengelolaan laboratoriu yang dilakukan.
memantau sarana dan prasarana laboratorium
Memantau kondisi dan keamanan bahan serta alat laboratorium
dan Memantau kondisi keamanan bangunan laboratorium
Dilakukan setiap saat dan dilaporkan pada saat laporan semester
dan akhir tahun
Mendesain ruangan laboratorium
Usulan pengadaan alat dan bahan praktek
Alat pendukung praktik dan administrasi
1. Kran air dan bak cuci sebagai standar minimal laboratorium untuk
memudahkan saat pemberian P3K jika terjadi kecelakaan kerja
yang berhubungan dengan bahan kimia dan untuk memudahkan
kegiatan praktikum dan mempermudah perawatan alat-alat
laboratorium
2. Buku besar folio bergaris untuk pencatatan administrasi harian
dan daftar penggunaan alat bahan (2 buah)
3. Kertas A4 1 rim
4. Kertas manila warna terang (4 lembar) untuk pembuatan kartu
stock, kartu permintaan/ peminjaman alat/bahan, kartu alat/bahan
yang rusak, kartu reparasi
5. Kartu label ukuran 3 x 5 cm (1 bendel)
6. Kartu label ukuran 1 x 0,5 cm (I bendel)
7. Kertas alumunium foil 1 pak
8. Kertas lakmus
9. Pipet tetes (10 buah)
10. Kertas tisu 6 gulung
11. Masker wajah 5 buah
12. Sarung tangan karet 2 pasang
Bahan yang dibutuhkan untuk kegiatan praktikum
1. Formalin 70% untuk pembuatan preparat praktikum standar
kompetensi 6
2. Aquadest 1 liter digunakan untuk pengenceran bahan dan
pengamatan mikroskopis preparat segar
3. Biuret, larutan Fehling A, Fehling B, lugol, untuk percobaan
sistem ekskresi, pengujian bahan makanan, dan fotosintesis
4. Botol kultur jaringan siap tanam (2 buah) untuk ujian praktik
kelas IX
5. Cairan pembersih lensa
MENGEVALUASI KINERJA TEKNISI DAN LABORAN DALAM KEGIATAN
LABORATORIUM
Menilai kinerja teknisi dan laboran
Kinerja teknisi dan laboran dinilai berdasarkan keteraturan
administrasi dan pelayanan untuk pelaksanaan praktikum
Menilai kegiatan laboratorium
Kegiatan laboratorium dinilai berdasarkan target pencapaian
pelaksanaan praktikum dan keberhasilan pelayanan berbagai unit
kerja terhadap peserta didik
Mengevaluasi program laboratorium untuk perbaikan selanjutnya
Program laboratorium dievaluasi berdasarkan evaluasi diri kepala
laboratorium dalam mengkoordinasikan unsur-unsur pendukung
laboratorium, penilaian kinerja guru mata pelajaran dalam
menyiapkan petunjuk praktikum dan pengawasan saat pelaksanaan
praktikum, penilaian kinerja teknisi dan laboran berkaitan dengan
administrasi dan persiapan praktikum, dan perawatan alat dan
bahan, dan penilaian kegiatan laboratorium.
check list usulan alat dan bahan praktikum
no pengajuan alat dan bahan rekomendasi
1 Kran air dan bak cuci
2 Aquadest 1 liter
3 Biuret 100 ml
4 larutan Fehling A 100 ml
5 Fehling B 100 ml
6 Lugol 100 ml
7 Kultur jaringan siap tanam (2
botol)
8 Buku besar folio bergaris (2
buah)
9 Kertas A4 1 rim
10 Kertas manila warna terang
(4 lembar)
11 Kartu label ukuran 3 x 5 cm
(1 bendel)
12 Kartu label ukuran 1 x 0,5 cm
(I bendel)
13 Kertas alumunium foil 1 pak
14 Kertas tisu 6 gulung
15 Masker wajah 5 buah
16 Sarung tangan karet 2
pasang
17 Formalin 70% 1 liter
18 Kertas lakmus ( 1 pak)
19 Pipet tetes (10 buah)
20 Pembersih lensa
bab IV. penutup
kesimpulan
Pelaksanaan program kerja Laboratorium IPA di SMP N 3 panggang
dengan optimal dan terkoordinir dengan baik mutlak diperlukan
dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta didik untuk
tercapainya visi, misi, serta tujuan program.
saran
Struktur organisasi yang solid, koordinasi dan komunikasi yang
bagus dan elegan diantara unsur didalam organisaasi sangat
diperlukan untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan
menyenangkan. Dengan terciptanya suasana nyaman, maka
diharapkan segala potensi yang tertanam dalam setiap pribadi
mampu diwujudkan untuk membantu mempercepat kemajuan
SMPN 3 Panggang dimasa yang akan datang, sehingga mampu
bersaing di Gunungkidul dan segera mampu berkiprah di Provinsi
Yogyakarta, secara nasional maupun internasional.
LAMPIRAN
tata tertib laboratorium
1. Tidak diperkenankan
memasuki ruang laboratorium tanpa seizin pengawas/guru
pembimbing.
2. Memasuki ruang laboratorium dengan tertib dan sopan
3. Menjaga kebersihan dan ketertiban
4. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan fungsi dan tujuan kegiatan
5. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsi dan tujuan
kegiatan
6. Menjaga keselamatan kerja dan alat
7. Membersihkan semua alat yang telah digunakan kemudian
mengembalikannya ke tempat semula
8. Keluar dari ruangan setelah mendapat izin dari pengawas/guru
pembimbing dengan tertib dan tenang.
9. Wajib mentaati semua tata tertib yang berlaku
10. Pelanggaran terhadap tata tertib dikenai sanksi
Sanksi Terhadap Pelanggaran
a. Pelanggaran terhadap tata tertib nomor 1, 2, 3, 4 , 5 dan 8
dikenakan sanksi berupa teguran atau dikeluarkan dari ruangan
hingga tidak boleh mengikuti kegiatan selanjutnya.
b. Pelanggaran terhadap tata tertib nomor 6 ( merusakkan alat),
harus mengganti secara individu atau kelompok.
c. Bila membahayakan keselamatan diri sendiri atau orang lain
akan mendapat teguran dan atau dikeluarkan dari ruangan dan
harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
d. Pelanggaran
terhadap peraturan lain akan ditentukan kemudian sesuai dengan
jenis pelanggaran yang dilakukan
DAFTAR ISI halaman
LEMBAR PENGESAHAN
……………………………………………………………….. i
KATA PENGANTAR ……………..
……………………………………………………… ii
DAFTAR ISI
……………………………………………………………………………… iii
BAB I PENDAHULUAN …………….
…………………………………………………… 1
BAB II RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM FISIKA………………… 2
A. Penataan Ruang Laboratorium ……………………………….. ………………… 2
B. Penataan Alat dan Bahan ……………………………………………….……………
3
C. Pengadministrasian Alat dan Bahan ……………………………………………… 3
D. Pengadaan Alat dan Bahan …………………………………………………..…….. 4
E. Tata Tertib Laboratorium Kimia …………………………………….……………… 4
BAB III ORGANISASI LABORATORIUM FISIKA…………………………… 6
BAB IV PENUTUP …………………………………………………………………
9
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
MAN 1 Metro adalah sebuah institusi pendidikan dalam pencapaian tujuannya sangat
didukung oleh berbagai komponen. Salah satunya
adalah Laboratorium FISIKA . Lebih dari itu LaboratoriumFISIKA adalah hal yang
sangat mendasar dalam terlaksananya suatu proses pendidikan untuk mencapai hasil
pembelajaran yang lebih baik. Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA
dengan cara mencari pengetahun tentang alam secara sistematis melalui proses
penemuan ( inquiri ) yang menekankan pemberian pengalaman langsung dalam
penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa,yang
bermuara pada pembelajaran Work-Based experimen ( belajar sambil bekerja ).
Keberadaan Laboratorium FISIKA juga perlu didukung oleh berbagai program yang
baik agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan dan mengacu kepada Visi dan Misi
MAN 1 Metro. Penyusunan program yang baik dan terencana akan menciptakan suatu
pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium FISIKA ke depan. Hal ini akan
mendukung tingkat keberhasilan Program yang ingin dicapai sekaligus memberikan
tingkat ketercapaian Visi dan Misi MAN 1 Metro
2. Dasar Pemikiran
a. Pasal 12 ayat (1) dan Pasal 30 UU No 20 Tahun 23 tentang Sistem Pendidikan
Nasional
b. Visi dan Misi serta Program Kerja Kemenag Lampung Timur
c. Visi dan Misi serta Program
d. Program Kerja Laboratorium FISIKA MAN 1 Metro
[Link]
a. Tujuan dari Program Kerja Pengelola Laboratorium ini adalah sebagai guru yang
diberi tugas agar mengarah kepada guru yang Propesional dan diharapkan
hasil yang maksimal
b. Sebagai bahan acuan bagi Pengelola Laboratorium FISIKA untuk menjalankan
tugasnya.
BAB II
RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM IPA
A. Penataan Ruang Laboratorium
Denah Ruang Laboratorium FISIKA (MENYUSUL)
B. Penataan Alat dan Bahan
Penataan alat dan bahan praktik FISIKA sangat bergantung kepada fasilitas yang
ada di laboratorium dan kepentingan pemakai laboratorium. Fasilitas yang dimaksud
dalam hal ini adalah adanya ruang penyimpanan khusus (gudang), ruang persiapan,
dan tempat-tempat penyimpanan seperti lemari, kabinet, dan rak-rak.
Untuk menata alat dan bahan praktik FISIKA ada beberapa hal yang perlu
dikerjakan terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut:
1. Membersihkan ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan
bahan yang tersedia, misalnya lemari, laci, dan rak.
2. Mendata dan memeriksa alat dan bahan dalam hal macamnya, jumlahnya, sifat
fisiknya, harganya, dan sebagainya.
3. Mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata pelajaran
(fisika, biologi, kimia, dan biologi) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.
C. Pengadministrasian Alat dan Bahan
Untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan, dan
terutama pertanggungjawaban, semua fasilitas dan alat-alat/bahan di laboratorium
harus diadministrasikan. Pengertian pengadministrasian disini adalah pencatatan
nama alat/bahan, jumlahnya, ukurannya, mereknya, nomor kodenya, dan tempat
penyimpanannya.
Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini diperlukan format
atau buku perangkat administrasi yang meliputi:
1. Buku inventaris
2. Kartu stok
3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan
4. Buku catatan harian
5. Kartu alat/bahan yang rusak
6. Kartu reparasi
7. Format label
Buku lainnya yang dapat melengkapi perangkat administrasi di atas antara
lain:
1. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS
2. Program semester kegiatan laboratorium
3. Jadwal kegiatan laboratorium
D. Pengadaan Alat dan Bahan
Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang, atau
habis dipakai diperlukan pengadaan. Sebelum pengusulan pengadaan alat dan bahan
dipikirkan hal-hal berikut:
a. Percobaan apa yang akan dilakukan
b. Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas)
c. Apakah dana tersedia
d. Prosedur pembelian
e. Pelaksanaan pembelian
Prosedur pengadaan alat dan bahan biasnya dimulai dengan penyusunan
daftar alat dan bahan yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari usulan
masing-masing guru IPA yang dikoordinasikan oleh penanggung jawab laboratorium.
Daftar alat dan bahan yang akan dibeli dibuat berdasarkan program
semester/program kegiatan laboratorium atau berdasarkan analisis LKS.
Daftar alat dan bahan yang dibeli harus dilengkapi dengan spesifikasi alat dan
bahan, kemudian alat dan bahan disusun berdasarkan prioritas, artinya tentukan alat
dan bahan yang terlebih dahulu yang akan digunakan . Daftar alat yang akan dibeli
dipisahkan dari daftar bahan. Setelah selesai penyusunan daftar alat/bahan, daftar ini
diserahkan oleh penanggung jawab laboratorium kepada kepala sekolah.
E. Tata tertib Laboratorium IPA
1. Siswa tidak dibenarkan masuk kedalam Lab tanpa izin Guru Pembimbing.
2. Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan memakai sepatu.
3. Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan membawa makanan.
4. Siswa diwajibkan menempati tempat yang sudah ditentukan sesuai kelompok kerja.
5. Alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan petunjuk Praktikum .
6. Jika ada alat-alat yang rusak siswa segera melaporkan kepada guru pem bimmbing.
7. Jika terjadi kecelakaan dalam Praktikum segera melaporkan kepada guru
pembimbing.
8. Setelah melakukan Praktikum siswa harus mengembalikan Alat/bahan ketempat
semula dalam keadan bersih.
9. Laboraratorium harus dalam keadaan bersih setelah selesai kegiatan
10. Kerusakan atau kehilangan alat terjadi akibat kelalaian siswa, siswa atau
kelompok kerjanya harus menggantinya.
11. Siswa yang tidak mengindahkan tata tertib dapat diberi sangsi /dikeluarkan dari
Laboratorium.
CATATAN: Jam-jam yang bertabrakan diadakan penyesuaian dengan materi yang
dipraktikumkan atau Demonstrasi
BAB III
ORGANISASI LABORATORIUM FISIKA
Organisasi laboratorium FISIKA adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok
orang, barang, atau unit tertentu tentang laboratorium FISIKA, untuk mencapai tujuan.
Mengorganisasikan laboratorium FISIKA berarti menyusun sekelompok orang atau
petugas dan sumberdaya yang lain untuk melaksanakan suatu rencana ata program
guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang paling berdaya guna
terhadap laboratorium FISIKA.
Orang-orang atau petugas yang terlibat langsung dalam organisasi
laboratorium FISIKA adalah sebagai berikut:
1. Kepala Sekolah
Tugas Kepala Sekolah
a. Memberi tugas kepada penangung jawab teknis laboratorium IPA,
penanggung jawab mata pelajaran (fisika, kimia, dan biologi), dan laboran
b. Memberikan bimbingan, motivasi, pemantauan, dan evaluasi kepada petugaspetugas
laboratorium IPA
c. Memberikan motivasi kepada guru-guru IPA dalam hal kegiatan laboratorium IPA
d. Menyediakan dana keperluan operasional laboratorium
2. Kepala laboratorium
Tugas Kepala laboratorium:
a. Bertanggung jawab atas kelengkapan administrasi laboratorium
b. Bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan laboratorium FISIKA
c. Mengusulkan kepada kepala sekolah tentang pengadaan alat/bahan laboratorium
d. Bertanggung jawab tentang kebersihan, penyimpanan, perawatan, dan
perbaikan alat. Mengkoordinasikan guru mata pelajaran FISIKA
e. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
f. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
g. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
h. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium
i. Inventarisasi dan pengadministrasian peminjaman alat-alat laboratorium
j. Menyusun laporan pelaksanaan kegiaan laboratorium
3. Laboran
Tugas laboran adalah:
a. Mengerjakan administrasi laboratorium FISIKA
b. Mempersiapkan dan menyiapkan alat/bahan yang digunakan dalam praktek belajar
mengajar (PBM)
c. Bertanggung jawab atas kebersihan alat dan ruang laboratorium beserta
perlengkapannya
Struktur Organisasi Laboratorium FISIKA
Kepala Sekolah
Wakasek Ur. Kurikulum
Kepala Laboratorium
Guru Mata Pelajaran Fisika
Siswa – Siswi
STRUKTUR ORGANISAS LAB FISIKA
BAB IV
PENUTUP
1. Kesimpulan
Pelaksanaan program kerja Laboratorium FISIKA MAN 1 Metro ini diharapkan
menjadi solusi dalam menyiasati besarnya tanggung jawab yang diemban oleh mata
pelajaran FISIKA di Madrasah /Ssekolah. Dengan adanya pelaksanaan program kerja
ini
sebagai agenda rutin di MAN 1 Metro, diharapkan nilai-nilai sains yang telah dipelajari
oleh siswa tidak hanya sekedar menjadi pengetahuan atau hapalan tetapi hendaknya
menjadi suatu bekal di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.
2. Saran
Laboratorium FISIKA sebagai sarana sumber belajar yang nyata untuk siswa
belajar perlu dipelihara kebersihan dan kenyamanannya. Untuk itu laboratorium
FISIKA
tidak hanya dikelola oleh Kepala laboratorium IPAFISIKA saja tetapi diperlukan juga
seorang laboran yang siap setiap saat membantu guru FISIKA menyelenggarakan
praktikum di laboratorium.
Dengan keterbatasan tenaga dan waktu, koordinator laboratorium juga sangat
memerlukan tenga kebersihan yang rutin untuk membersihkan ruang laboratorium,
sehingga ruangan selalu dalam keadaan bersih dan siap pakai.
Demikian kiranya saran yang dapat diberikan kepada pihak sekolah untuk
ditindaklanjuti