SATUAN ACARA PENYULUHAN
Di RSD Gunungjati Cirebon
Disusun Oleh :
EVIANI OKTAVIA (24149011028)
PENDIDIKAN PROFESI NERS
UNIVERSITAS YPIB MAJALENGKA
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Terapi ROM
Sub topik : manfaat terapi ROM
Hari / Tanggal : Rabu, 6 november 2024
Waktu : 09.00 WIB
Sasaran : Tn.S
Tempat : Ruang Stroke Unit RSD Gunungjati Cirebon
I. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan keluarga pasien mengerti tentang terapi ROM
II. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan keluarga pasien dapat mengetahui apa itu terapi ROM, dan
manfaatnya
III. Sasaran
Sasaran dari penyuluhan ini adalah kelurga Tn.S
IV. Materi
(Terlampir)
V. Metode
1. Penyuluhan
2. Tanya jawab
VI. Media
Leaflet
VII. Pengorganisasian
Pelaksanaan penyuluhan : Eviani Oktavia
VIII. Kegiatan Penyuluhan
No Kegiatan Respon pasien Waktu
1. Pendahuluan a. Membalas salam 7 menit
a. Penyampaian salam b. Memperhatikan
b. Perkenalan c. Memperhatikan
c. Menjelaskan topic d. Memperhatikan
d. Menjelaskan waktu pelaksanaan e. memperhatikan
2. Penyampaian materi a. Memperhatikan 10 menit
1. Materi penjelasan
Pengertian b. Bertanya
Tujuan c. Memperhatikan
Manfaat jawaban
2. Tanya jawab
Memberikan kesempatan
bertanya
Menjawab pertanyaan
3. Penutupan a. Memperhatikan 5 menit
a. Menyimpulkan hasil penyuluhan b. Menjawab salam
b. Mengakhiri dengan salam
IX. Evaluasi
1. Dari penyuluhan yang kami sampaikan, apakah pasien bisa mengerti ?
2. Perawat memeberi motivasi kepada klien
3. Pasien menerapkan teknik terapi ROM
MATERI
A. Pengertian
Latihan Gerak Aktif dan Pasif atau Range Of Motion ( ROM ) adalah
tindakan atau latihan otot atau persendian yang di berikan kepada pasien yang
mobilitas sendinya terbatas karena penyakit,diabilitas atau trauma. Pergerakan
(ROM) meliputi:
1. Aktif
Yaitu latihan pada tulang dan sendi yang dapat dilakukan sendiri tanpa
bantuan perawat atau keluarga
2. Pasif
Mobilisasi pasif adalah latihan yang diberikan pada klien yang mengalami
kelemahan otot lengan maupun otot kaki berupa latihan pada tulang dan sendi
dimana klien tidak dapat melakukannya sendiri, sehingga klien memerlukan
bantuan perawat atau keluarga. Mobilisasi Pasif ini sebaiknya dilakukan sejak
hari pertama klien tidak diperkenankan meninggalkan tempat tidur atau klien
yang jarang bergerak sehingga terjadi kekakuan pada otot, maka dalam hal ini
dilakukan mobilisasi pasif
B. Tujuan
Untuk mengurangi kekakuan pada sendi dan kelemahan pada otot yang
dapat di lakukan aktif maupun pasif tergantung dengan keadaan pasien.
C. Manfaat Pergerakan (Range Of Motion ( ROM )
1. Memelihara kelenturan dari tulang dan sendi
2. Menjaga agar tidak terjadi kerapuhan tulang
3. Meningkatkan kekuatan otot
4. Menjaga agar peredaran darah lancar
D. Hal – Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pergerakan (ROM)
1. Perhatikan keadaan umum penderita, apakah merasa kelelahan, pusing atau
kecapaian
2. Pastikan pakaian dalam keadaan longgar
3. Jangan lakukan pada penderita patah tulang
4. Jangan lakukan latihan fisik segera setelah penderita makan
5. Gunakan gerakan badan yang benar untuk menghindari ketegangan / luka
pada penderita
6. Gunakan kekuatan dengan pegangan yang nyaman ketika melakukan latihan
7. Gerakan bagian tubuh dengan lancar, pelan dan berirama
8. Hindari gerakan yang terlalu sulit
9. Jika kejang pada saat latihan, hentikan
10. Jika terjadi kekakuan tekan pada daerah yang kaku, teruskan latihan dengan
perlahan
E. Prosedur ROM aktif Latihan Gerakan ROM aktif
1. Latihan aktif anggota gerak atas dan bawah
a. Latihan I
1) Angkat tangan yang kontraktur menggunakan tangan yang sehat ke
atas
2) Letakan kedua tangan diatas kepala
3) Kembalikan tangan ke posisi semula
b. Latihan II
1) Tekuk siku yang kontraktur mengunakan tangan yang sehat
2) Luruskan siku kemudian angkat ketas
3) Letakan kembali tangan yang kontraktur ditempat tidur.
c. Latihan III
1) Pegang pergelangan tangan yang kontraktur mengunakan tangan yang
sehat angkat keatas dada
2) Putar pengelangan tangan ke arah dalam dan ke arah luar
d. Latihan IV
1) Tekuk jari-jari yang kontraktur dengan tangan yang sehat kemudian
luruskan
2) Putar ibu jari yang lemah
e. Latihan V
1) Angkat kedua kaki ke atas sekitar 30cm kemudian turunkan pelan-
pelan
f. Latihan VI
1) Anjurkan pasien untuk menekuk lututnya
g. Latihan VII
1) Anjurkan pasien untuk memutar pergelangan kaki nya