Laporan Praktek Kerja Industri 2021
Laporan Praktek Kerja Industri 2021
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
PERIODE JULI-SEPTEMBER 2021
DI
UIN RADEN FATAH PALEMBANG FAKULTAS
ADAB DAN HUMANIORA
DISUSUN OLEH:
NIS : 22230048
Kelas : XII
i
YAYASAN PENDIDIKAN BISNIS INDUSTRI TEKNOLOGI MEKANIK
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TEKNOLOGI INFORMASI &
BISNIS PALEMBANG
( SMK TI & B. INDOSAINS PALEMBANG )
Status Terakreditasi No. [Link].0009.06/[Link].0010.06
Alamat: Jln. Kol. Animan Achyad ( Sukabangun II ) N0. 1446 B Km. 6 (Simpang Soak
Palembang 0711 418 024
LEMBAR PENGESAHAN
Mengetahui,
Kepala SMK TI & B. INDOSAINS
ii
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN………………………………………………………………………………………………………..ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………………………………….iii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………………………………….iv
BAB I.……………………………………………………………………………………………………………………………………1
PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………………………………………….1
[Link] BELAKANG…………………………………………………………………………………………………………….1
[Link] ORGANISASI……………………………………………………………………………………………………7
[Link] PERUSAHAAN……………………………………………………………………………………………………8.9
BAB II………………………………………………………………………………………………………………………………….13
KEGIATAN KEILMUAAN……………………………………………………………………………………………………….13
iii
[Link] tamu kantor……………………………………………………………………………………………….33
D. Pengarsipan surat
[Link] pengarsipan………………………………………………………………………………………………..56
[Link] pengarsipan………………………………………………………………………………………………………55
BAB III…………………………………………………………………………………………………………………………………44
BAB IV………………………………………………………………………………………………………………………………..99
PENUTUP……………………………………………………………………………………………………………………………44
[Link]…………………………………………………………………………………………………………………….44
iv
[Link].……………………………………………………………………………………………………………………………..99
`DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………………………………99
LAMPIRAN-LAMPIRAN……………………………………………………………………………………………………….99
[Link]…………………………………………………………………………………………………………………………99
[Link] harian…………………………………………………………………………………………………………….99
v
KATA PENGANTAR
Nessa lorenza
NIS: 22230048
A.
vi
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Kegiatan praktek kerja merupakan kurikulum pendidikan Sekolah
menengah Kejuruan yang mendukung kegiatan belajar mengajar siswa melalui
kegiatan praktek kerja secara langsung di dunia kerja sesuai dengan program
studi tertentu untuk mencapai keahlian kerja sebagai bekal untuk bekerja secara
profesional. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka diterapakan suatu
sistem pendidikan yang dikenal dengan istilah “Praktek Kerja Instansi
(PRAKERIN)” atau disebut juga dengan “Pendidikan Sistem Ganda (PSG)”.
Sistem ini merupakan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian
profesional yang memadukan secara sistematis program pendidikan di sekolah
dengan program penguasaan keahlian melalui kegiatan bekerja secara langsung
dan terarah untuk mencapai tingkat keahlian profesional tertentu. Keahlian
profesional hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan langsung pekerjaan
pada bidang profesi yang ada dalam dunia kerja. Sehubungan dengan itu, maka
siswa SMK pada jenjang tertentu diwajibkan mengikuti kegiatan praktek kerja
secara langsung.
1
dapat dikuasai melalui proses pengerjaan langsung pekerjaan pada idang itu
sendiri.
Pendidikan Sistem Ganda dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga
kerja yang profesional dibidangnya. Melalui PSG diharapkan dapat
menciptakan tenaga kerja yang profesional. Dimana para siswa yang
melaksanakan pendidikan tersebut diharapkan dapat menerapkan ilmu yang
didapat dan sekaligus mepelajari dunia profesi.
Tanpa diadakannya PSG ini kita tidak dapat langsung terjun kedunia profesi
karena kita belum mengetahui situasi dan kondisi lingkungan kerja. Selain itu
perusahaan tidak dapat mengetahui mana tenaga kerja yang profesional dan
yang tidak. PSG memang harus dilaksanakan karena dapat menguntungkan
semua pihak yang melaksanakan.
2
E. SEJARAH SINGKAT FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA
UIN RADEN FATAH PALEMBANG
Ide atau gagasan pembukaan Fakultas Adab di lingkungan IAIN Raden Fatah
muncul ketika penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) IAI N Raden
Fatah 1994-1999. Dalam action plan RIP diusulkan bahwa Fakultas Adab akan
didirikan pada Tahun Ajaran 1996/1997. Setelah penyusunan RIP selesai langkah
konkrit yang dilakukan untuk realisasi gagasan tersebut adalah penyusunan
kurikulum unsur Muatan Lokal untuk Fakultas Adab guna melengkapai Kurikulum
Nasional IAIN Raden Fatah 1995. Untuk penyusunan Kurikulum Muatan Lokal
tersebut dipercayakan kepada Dr.J. Suyuthi Pulungan, MA dan Drs, Duani Sya’ari,
MA berdasarkan SK. Rektor Tahun 1994.
3
sebagaimana telah tertuang dalam action plan RIP IAIN Raden Fatah 1994-1999,
digulirkan dari Fakultas Tarbiyah dengan memasukkannya dalam RIP Fakultas
Tarbiyah dengan langkah konkrit, yaitu menyelenggarakan Program Studi Bahasa
dan Sastra Arab (BSA) dan Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI)
dengan cara dititipkan pada Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas
Tarbiyah, sebagai embrio bagi pembukaan Fakultas Adab. TIM menyepakati usul
yang arif ini. Karena itu dalam action plan RIP tersebut disebutkan bahwa kedua
program studi mulai menerima mahaiswa pada Tahun Akademik 1995/1996.
Usulan tersebut diterima oleh peserta sidang secara aklamasi dan juga sepakat
untuk membentuk TIM Persdiapan Pembukaan Fakultas Adab dan Fakultas
Dakwah. Susunan persolnalia TIM terdiri dari: Drs. H. M. Yamin Maris sebagai
Ketua dan Drs. H. Ali Ahmad Zen sebagai Sekretaris dan anggota terdiri dari: Dr.J.
Suyuthi Pulungan, MA, Drs. Syaifullah Rasyid, MA dan Drs. Komaruddin Sahar.
TIM bertugas mengadakan studi kelayakan mengenai Pembukaan Fakultas Adab
dan Fakultas Dakwah. Hasil studi kelayakan dijadikan dasar penyusunan Proposal
untuk Fakultas Adab yang disusun dan ditulis oleh Dr.J. Suyuthi Pulungan, MA.
Berdasarkan keputusan Senat IAIN Raden Fatah tersebut di atas, maka pada
Tahun Akademik 1995/1996 Fakultas Tarbiyah membuka Program Studi BSA dan
Program Studi SKI yang ditandai dengan membuka pendaftaran calon mahasiswa.
Program Studi BSA memperoleh mahasiswa 42 orang yang berasal dari Pesantren,
MANPK, MAN dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) dan mendaftar ulang
(registrasi) 37 orang, kemudian pindah jurusan 6 orang. Sedangkan Program Studi
SKI juga memperoleh mahasiswa 42 orang yang berasal dari MAN, MAS dan SMA
dan yang melakukan registrasi 38 orang.
4
Nomor:B/II-i/UP/302 tanggal 2 September 1995 dan Skretaris dipercayakan kepada
Drs. Zulkipli, MA berdasarkan SK Rektor IAIN Raden Fatah Tahun 1996.
5
Tahun 1998 tanggal 27 Pebruari 1998 yang ditanda tangani oleh Menteri Agama
Dr. H. Tarmizi Tahe
6
F. STRUKTUR ORGANISASI
7
G. PROFIL PERUSAHAAN
Media cetak Harian Sumatera Ekspres memiliki profil sebagai berikut:
1. Universitas : Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang
2. Fakultas : Adan dan Humaniora
3. Pemilik : Di bawah naugan kementrian agama
4. Didirikan : 1964
5. Pusat : Palembang
6. Situs Web : [Link]
8
• Ekonomi dan Bisnis Islam
• Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
• Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
• Ushuluddin dan Pemikiran Islam
• Sains dan Teknologi
• Adab dan Humaniora
• Psikologi
• Dakwah dan Komunikasi
I. TUJUAN
Tujuan didirikannya Fakultas Adab dan Humaniora di UIN adalah untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan dan kajian budaya, sejarah, bahasa,
serta peradaban manusia, khususnya yang berkaitan dengan Islam.
Fakultas ini bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu memahami,
melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan dan
kebudayaan dalam konteks keislaman, serta berkontribusi dalam
membangun masyarakat yang beradab dan berbudaya.
J. VISI
Menjadi pusat kajian ilmu-ilmu Adab dan Humaniora yang berbasis kajian
Melayu Islam berstandar Internasional, berwawasan Kebangsaan, dan
berkarakter Islami pada tahun 2025.
9
K. MISI
10
BAB II
KEGIATAN KEILMUAN
11
menemukan informasi atau sumber daya tertentu yang diperlukan untuk
penelitian atau pembelajaran. Petugas perpustakaan akan membantu
mencarikan sumber-sumber yang relevan sesuai kebutuhan pengguna.
12
b. Reliability (keandalan), yaitu kemampuan memberikan pelayanan yang
dijanjikan segera, akurat dan memuaskan. Kinerja harus sesuai dengan
harapan pelanggan yang berarti ketepatan waktu, pelayanan yang sama
untuk semua pelanggan tanpa kesalahan.
c. Responsiveness (ketanggapan), yaitu suatu kemauan untuk membantu
dan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada pelanggan
dengan penyampaian informasi yang jelas.
d. Assurance (jaminan), yaitu mencakup pengetahuan, kesopansantunan
dan kemampuan sifat dapat dipercaya yang dimiliki oleh para karyawan,
bebas dari bahaya, resiko atau keragu-raguan untuk menumbuhkan rasa
percaya para pelanggan kepada perusahaan. Assurance terdiri dari
beberapa komponen antara lain komunikasi (communication),
kredibilitas (credibility), keamanan (security), kompetensi (competence)
dan sopan- santun (courtesy).
e. Empaty (kepedulian), yaitu memberikan perhatian yang tulus dan
bersifat individual antar pribadi yang diberikan kepada para pelanggan
dengan berupaya memahami keinginan konsumen. Dimana suatu
perusahaan diharapkan memiliki pengertian dan pengetahuan tentang
pelanggaan, memahami kebutuhan pelanggan secara spesifik serta
memiliki waktu pengoperasian yang nyaman bagi pelanggan. Yang
diperlukan untuk menciptakan kenyamanan bagi pelanggan
13
1. Pengertian Tamu Kantor
Tamu kantor adalah seseorang atau kelompok yang datang kesebuah
perusahaan untuk kepentingan tertentu.
2. Etika dan aturan dalam melayani tamu
a. Berpakaian rapi dan sopan saat menerima tamu
b. Gunakan senyum salam sapa untuk menyambut tamu
c. Memahami tata cara menerima dan melayani tamu
d. Memepatkan orang yang berkompeten di bagian penerimaan tamu dan
mempunyai cukup pengetahuan tentang struktur organisasi dan hal
penting tentang perkantoran tempatnya bekerja.
3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerima tamu
a. Mengutamakan prioritas apabila perjanjian ada waktu makka harus
tepat waktu, apabila ada kendala kegiatan lain harus diebri kabar jauh
hari
b. Apabila tamu masuk, hendaknya berdiri, tersenyum, dan bersalaman.
c. Berikan sapaan ramah kepada tamu.
4. Tata cara mengantar dan menyambut tamu
a. memakai pakaian rapi dan sopan
tujuan memakai pakaian rapi dan sopann adalah agar tamu terkesan
kepada kita pada awal kedatangan
b. tujuan kedatangan
Tanyakan
14
mencatat surat-surat tersebut disebut agendaris atau mail [Link] surat
masuk dan surat keluar menggunakan buku agenda memiliki beberapa manfaat, di
antaranya:
Pengelolaan surat keluar bisa ditentukan oleh besar kecilnya suatu perusahaan
atau organisasi
Foto 3. Menyalin surat masuk dan surat keluar ke dalam buku agenda
15
pengelolaan surat masuk secara tepat, sehingga kegiatan institusi atau perusahaan
bisa terlaksana secara maksimal.
16
perusahaan atau instansi dengan pihak lainnya. Berikut ini adalah
beberapa fungsi dan tujuan secara umum dari surat keluar, diantaranya
yaitu:
a. Sebagai alat tata usaha
b. Sebagai wakil penulis
c. Sebagai media komunikasi tertulis
d. Sebagai alat bukti tertulis
e. Sebagai alat ukur kemajuan suatu perusahaan atau instansi
4. Manfaat Mengelola Surat Masuk dan Keluar
Setiap sebuah perusahaan atau lembaga lainnya pasti memerlukan
sistem pengelolaan terkait surat masuk dan surat keluar. Pengelolaan
sendiri dilakukan agar kegiatan atau aktivitas dari sebuah perusahaan
atau lembaga bisa berlangsung secara optimal sehingga mampu
mencapai tujuan yang telah [Link] mengelola surat
masuk dan surat keluar secara optimal, maka suatu perusahaan atau
lembaga bisa memiliki kinerja yang optimal dan cenderung
meningkat. Hal ini dikarenakan sistem komunikasi yang telah diatur
sehingga penyebaran surat menjadi lebih cepat dan tepat.
➢ beberapa manfaat mengelola surat masuk dan surat keluar secara optimal
yang perlu diperhatikan yaitu, sebagai berikut:
• Surat masuk dan surat keluar akan tercatat dengan baik
• Prosedur penanganan surat jelas dan dapat dijalankan dengan baik
• Surat masuk akan disimpan dan dikelola dengan baik sehingga
mudah ditemukan ketika diperlukan.
• Seringkali ada surat masuk yang sifatnya rahasia. Dengan
penanganan surat yang baik maka kerahasiaan akan tetap terjaga.
17
✓ Penerimaan surat
Pola pengelolaan atau nerimaan surat masuk di setiap kantor pada
dasarnya berbeda-beda. Khusus pengelolaan sistem buku agenda,
penerimaan surat dilakukan oleh Tata Usaha.
✓ Penyortiran surat
Surat yang telah diterima oleh bagian tata usaha atau bagian
administrasi akan dilakukan pemisahan atau penyortiran.
✓ Pembukaan surat
Surat dibuka menggunakan peralatan yang sesuai, yaitu mesin
pembuka surat atau pisau pembuka surat. Kemudian, Kamu dapat
melakukan pencocokan alamat surat dengan alamat pada amplopnya.
Jika terdapat perbedaan data antara alamat amplop dengan isi surat,
maka amplop dapat disatukan dibelakang surat dengan stapler.
Namun, apabila ada kesamaan data antara alamat tujuan pada amplop
dengan alamat pada kertas surat, maka amplop tidak perlu disatukan.
✓ Pencatatan atau registrasi
Pencatatan surat dapat dikerjakan dengan memakai buku agenda.
Pencatatan sendiri sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bisa
digunakan untuk mengetahui volume surat yang masuk, dalam kurun
waktu harian, mingguan, bulanan, bahkan juga tahunan.
18
Berikutnya, surat bisa didistribusikan oleh unit tata usaha kepada unit
pengolah atau unit kerja sehingga bisa segera diproses lebih lanjut.
✓ Klasifikasi surat
Cara untuk mengetahui klasifikasi surat, staf administrasi kantor atau
sekretaris dalam unit pengolah atau unit kerja harus membaca beberapa
surat yang telah dilakukan penyortiran.
✓ Penyampaian surat
Kemudian, beberapa surat yang ada di secretaries desk file dapat segera
disampaikan kepada atasan atau pimpinan. Hal ini dapat membuat ia
dapat memberikan disposisi surat.
✓ Tindak lanjut surat pasca dari pimpinan
Setelah pimpinan atau atasan sudah menuliskan disposisi surat, ada tiga
hal yang bisa ditindaklanjuti dari disposisi surat. Tiga hal itu, yakni
surat diedarkan, surat dibalas, atau surat disimpan.
6. Tahapan Pengelolaan Surat Keluar
Pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada dasarnya berbeda.
Berikut ini adalah beberapa tahapan pengelolaan surat keluar yang
perlu diperhatikan, diantaranya yaitu:
✓ Pembuatan konsep surat
Konsep surat bisa disebut juga dengan istilah draft. Pembuatan
konsep surat dapat disusun dan dibuat sesuai bentuk surat yang benar
atau yang sesuai dengan keinginan pimpinan. Oleh karena itu, dalam
sebuah surat harus memiliki konsepnya
✓ Pengetikan
Apabila konsep surat telah disetujui dan diberi kode atau nomor surat,
surat dapat langsung diserahkan kepada unit pengolah. Setelah itu,
seorang kepala unit pengolah harus memiliki tekun dan teliti pada
saat melakukan pemeriksaan pada hasil pengetikan konsep surat
tersebut. Setelah melalui koreksi, maka konsep surat tersebut telah
memiliki bentuk surat yang sesuai dengan ketentuan yang ada.
✓ Mengetik surat dalam bentuk akhir
19
Kemudian, konsep yang telah disetujui oleh pimpinan tersebut dapat
dilakukan pengetikan dalam bentuk akhir pada kertas, tentu saja
dengan kepala surat atau kop surat.
✓ Penandatanganan
Selanjutnya, surat yang telah diketik di kertas dapat diserahkan
kepada pimpinan atau pihak yang memiliki wewenang untuk
memberikan tanda tangan.
✓ Pencatatan
Dalam proses melakukan pencatatan, beberapa kegiatan yang perlu
dilakukan yaitu, sebagai berikut:
a. Surat yang telah diberi tanda tangan, di stempel serta kelengkapan
yang lain, seperti lampiran dan amplop.
b. Surat dinas resmi ini perlu dicatat terlebih dahulu dalam agenda
oleh petugas yang disebut agendaris.
c. Surat dinas yang telah selesai dilakukan pencatatan dalam buku
agenda telah siap dikirim kepada pihak yang dituju.
✓ Pengiriman surat
Untuk pengiriman surat sendiri bisa dikerjakan dengan dua macam
cara, yaitu dikirim secara langsung atau melalui pos.
✓ Penyimpanan surat
Pada saat mengatur surat keluar, lembar utama dikirim ke alamat yang
dituju, sementara lembar yang kedua bisa disimpan dengan
menggunakan sistem kearsipan. Sistem kearsipan setiap organisasi
atau perusahaan biasanya berbeda.
20
Kartu kendali bisa juga digunakan untuk menjadi pengganti dari buku
agenda. Hal ini dikarenakan buku agenda bisa jadi akan mempersulit
jurnal dalam penemuan informasi suatu surat masuk dan surat keluar
secara cepat.
Sementara itu, kartu kendali bisa diartikan sebagai prosedur pencatatan
dan pengendalian surat. Hal ini bisa menjadi kontrol terhadap suatu surat
masuk dan surat keluar sejak masuk sampai disimpan.
Kartu kendali sangat mempermudah untuk menemukan informasi
daripada buku agenda. Kartu kendali memiliki susunan yang lebih
sistematis berupa kotak, sedangkan buku agenda susunannya kronologis.
✓ Lembar disposisi
Lembar disposisi dapat dipahami sebagai lembaran untuk menuliskan
disposisi suatu surat, entah untuk diberikan oleh atasan kepada bawahan
maupun sebaliknya. Lembar disposisi biasanya dipakai untuk melakukan
pencatatan pendapat singkat dari pimpinan mengenai suatu surat.
Oleh karena itu, surat tidak perlu digandakan walaupun pemrosesan
melalui lebih dari satu unit kerja. Lembar disposisi juga dapat disiapkan
oleh petugas tata usaha bagian satuan kerja pengarah sehingga pimpinan
hanya perlu mengisi kolom isi disposisi serta penentuan penerusannya.
Lembar disposisi bisa dibuat berukuran setengah kuarto.
✓ Folder
Folder merupakan semacam map, tetapi tidak dengan daun penutup.
Dalam folder biasanya berisi tab, tab sendiri yaitu bagian yang menonjol
pada sisi atas untuk menampilkan judul dari file yang bersangkutan.
Lipatan pada dasar folder dapat disusun bebas sehingga bisa membuat
daya muat dokumen.
Folder biasnaya terbuat dari kertas manila dengan panjang 35 cm, lebar
24 cm. Sementara itu, ukuran panjang tab yaitu 8-9 cm dengan lebar
hanya 2 cm. Folder diisi dengan dokumen atau arsip sehingga merupakan
bagian terkecil dalam klasifikasi suatu masalah.
✓ Guide (penunjuk atau pemisah)
21
Guide dapat diartikan sebagai penunjuk tempat berbagai berkas itu
disimpan. Guide juga memiliki fungsi sebagai pemisah antara beberapa
berkas tersebut. Guide sendiri memiliki bentuk berupa segi panjang dan
terbuat dari kertas setebal 1 cm, panjang 33-35 cm dan tinggi 23-24 cm.
Guide juga memiliki mempunyai tab atau bagian yang menonjol di
atasnya, hal ini membuat guide dapat berguna untuk menempatkan atau
mencantumkan kode klasifikasi dan disusun secara berdiri.
✓ Tickler File (berkas pengingat)
Tickler file dapat diartikan sebagai suatu alat yang berbentuk seperti
kotak. Alat ini memiliki fungsi untuk menyimpan kartu kendali atau
kartu pinjam arsip.
✓ Filling Cabinet
Filling cabinet merupakan alat yang biasa digunakan untuk melakukan
penyimpan terhadap folder yang telah berisi berbagai lembaran arsip
sekaligus beberapa guidenya. Filling cabinet sendiri memiliki bentuk laci
empat dan terbuat dari logam yang kuat, tahan air, tahan panas serta
praktis.
✓ Buku agenda
Buku agenda merupakan buku yang memiliki isi kolom-kolom
keterangan atau data dari surat yang dicatat. Buku agenda sendiri bisa
dipakai sebagai alat bantu untuk menemukan suatu surat yang
sebelumnya disimpan di file. Buku agenda juga bisa menjadi referensi
pertama untuk mencari surat.
22
dikirimkan oleh suatu pihak, baik itu perorangan maupun
perusahaan atau lembaga yang lain.
✓ Surat Dinas
Surat dinas merupakan surat resmi yang ditujukan kepada suatu
instansi atau organisasi untuk keperluan administrasi. Surat dines
sendiri ada beberapa jenis, yaitu:
• Surat dinas rutin/ biasa
• Surat dinas penting
• Surat dinas rahasia
• Surat Niaga
✓ Surat niaga adalah surat yang ditulis dan dikirim oleh badan-badan
usaha atau perusahaan yang mengandung kepentingan tentang suatu
bisnis.
D. PENGERTIAN PENGARSIPAN
[Link] pengarsipan
Pengarsipan adalah proses menyimpan dan mengelola dokumen arsip
berdasarkan sistem tertentu. Pengarsipan merupakan kegiatan yang
dilakukan oleh badan usaha, baik pemerintahan maupun swasta.
➢ Pengarsipan meliputi beberapa tahapan, yaitu: Penciptaan, Penerimaan,
Pengumpulan, Pengaturan, Pengendalian, Pemeliharaan, Perawatan,
Penyiapan.
➢ Tujuan pengarsipan adalah untuk: Menjamin keselamatan bahan
pertanggungjawaban nasional,Menyediakan bahan-bahan
pertanggungjawaban bagi pemerintah.
Sistem pengarsipan yang baik akan memudahkan penemuan dokumen
yang disimpan, sehingga dokumen dapat digunakan dengan cepat saat
dibutuhkan. Sistem pengarsipan dapat menggunakan abjad, numerik,
huruf, atau kombinasi huruf dan nomor sebagai identitas arsip.
23
b. beberapa jenis pengarsipan, di antaranya:
• Berdasarkan keasliannya: Arsip dibedakan menjadi arsip asli, arsip
salinan, dan arsip tembusan.
• Berdasarkan fungsinya: Arsip dibedakan menjadi arsip aktif, arsip inaktif,
dan arsip statis.
• Berdasarkan bentuknya: Arsip dibedakan menjadi arsip berbentuk
lembaran dan arsip yang tidak berbentuk lembaran.
• Berdasarkan masalahnya: Arsip dibedakan menjadi financial record,
inventory record, personal record, sales record, dan production record.
• Berdasarkan sifatnya: Arsip dibedakan menjadi arsip rahasia, arsip sangat
penting, dan arsip tidak penting.
• Sistem penyimpanan arsip: Arsip dibedakan menjadi sistem abjad, sistem
subjek, sistem kronologis, sistem nomor, dan sistem wilayah.
c. Pengarsipan memiliki banyak manfaat, di antaranya:
• Sumber informasi: Arsip merupakan sumber informasi penting yang
dapat digunakan untuk menyusun rencana program kegiatan,
pengambilan keputusan, dan alat bukti.
• Efisiensi kerja: Arsip dapat membantu mencegah duplikasi pekerjaan dan
salah komunikasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja.
• Menjaga kerahasiaan: Arsip dapat menjaga kerahasiaan informasi yang
disimpan.
• Menghemat tempat: Arsip dapat menghemat tempat penyimpanan karena
dapat disusun dengan rapi.
• Mudah pencarian: Arsip yang disimpan dengan baik dapat memudahkan
pencarian ketika dibutuhkan.
• Mudah perawatan: Arsip yang disimpan dengan baik dapat memudahkan
perawatan dan penyusutan.
• Menjaga arsip penting: Arsip penting dapat terjaga dan terselamatkan
sebagai memori dan bukti sejarah.
24
Untuk menjaga keamanan arsip, dokumen yang diarsipkan harus
disimpan di tempat yang aman dan terhindar dari risiko hilang atau rusak.
Selain itu, sebaiknya lakukan backup pada dokumen yang disimpan agar
dapat diakses kembali jika terjadi masalah.
[Link] kelola pengarsipan
Tata kelola pengarsipan adalah kegiatan pengelolaan arsip sejak diterima,
diciptakan, diproses, disimpan, hingga disusutkan. Tata kelola
pengarsipan yang baik dan efisien dapat membantu melestarikan nilai
guna arsip sebagai sumber informasi yang sah.
➢ Berikut adalah beberapa tahapan dalam tata kelola pengarsipan:
• Pemeriksaan data
Tahap awal dalam penyusunan arsip adalah memeriksa data secara
manual untuk memastikan dokumen dapat disimpan dan tidak terdapat
duplikasi data.
• Indeks data arsip
Penyusunan indeks data arsip bertujuan untuk memudahkan proses
pencarian arsip.
• Pemberian tanda
Pemberian tanda atau pengkodean bertujuan untuk memudahkan proses
penyortiran arsip.
• Pengelompokan arsip
Penyortiran arsip berguna untuk mengelompokkan dokumen sehingga
memudahkan petugas arsip dalam menempatkan dokumen.
• Penyimpanan arsip
Dokumen yang telah dikelompokkan sesuai kategorinya masing-masing
disimpan pada tempat yang tersedia.
➢ Tata kelola arsip juga dapat dilakukan secara digital, seperti dengan cara:
• Menyiapkan surat/naskah dinas yang akan dialihmedia.
• Melakukan scanning terhadap naskah/surat.
25
• Membuat folder-folder pada komputer untuk menyimpan surat atau
naskah dinas yang telah di-scan.
• Membuat hyperlink untuk menghubungkan antara daftar arsip dengan
arsip hasil scan.
[Link] pengarsipan
Kriteria pengarsipan meliputi:
➢ Syarat arsip
Dokumen dapat dikatakan sebagai arsip jika memenuhi syarat-syarat
berikut:
• Merupakan kumpulan warkat
• Disimpan menurut sistem tertentu
• Mempunyai nilai kegunaan
➢ Karakteristik arsip
Arsip harus memiliki ciri-ciri khusus, seperti:
• Autentik dan tepercaya sebagai alat bukti yang sah
• Informasinya utuh
• Berdasarkan asas asal-usul (principle of provenance) dan aturan asli
(principle of original order)
26
➢ Kriteria arsip yang dimusnahkan
Arsip dapat dimusnahkan jika:
• Sudah tidak memiliki nilai guna baik primer maupun skunder
• Telah habis masa retensinya
• Tidak ada peraturan yang melarang
• Tidak dalam proses suatu perkara
[Link]-nilai pengarsipan atau nilai guna arsip
nilai kegunaan yang terkandung dalam arsip, yang didasarkan pada
kepentingan pengguna arsip.
-Nilai-nilai pengarsipan, atau nilai guna arsip, di antaranya:
➢ Nilai guna primer
Nilai guna arsip yang didasarkan pada kegunaan untuk pelaksanaan tugas
dan fungsi lembaga/instansi pencipta arsip. Nilai guna primer arsip di
antaranya:
• Nilai guna administrasi
• Nilai guna legalitas
• Nilai guna keuangan
• Nilai guna penelitian
• Nilai guna pendidikan
• Nilai guna dokumentasi
• Nilai guna sekunder
➢ Nilai guna arsip yang didasarkan pada kegunaan arsip bagi kepentingan
lembaga/instansi lain dan/atau kepentingan umum di luar lembaga/instansi
pencipta arsip. Nilai guna sekunder arsip di antaranya:
➢ Nilai guna kebuktian
➢ Nilai guna informasional
27
Foto 4. Pengarsipan surat berdasarkan jenis surat nya
28
BAB III
ANALISA PERMASALAHAN DAN PENYELESAIANNYA
29
b. Penyelesaian
1) Sering Terlambat
Datang tepat waktu sesuai jadwal jangan banyak membuat
alasan
2) Susah fokus dalam mengerjakan pekerjaan
Jangan memikirkan hal-hal yang diluar pekerjaan
3) Sering dimarahi
Harus disiplin dan taat aturan
30
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kegiatan Praktek Kerja Industri merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi
siswa dan siswi, dan dapat mengenal lebih jauh bagaimana cara bekerja
dilapangan sesuai keahlian masing-masing siswa. Sehingga siswa dapat melihat
gambaran mengenai kagiatan bidang usaha dimasa yang akan datang, serta siswa-
siswi mengetahui standar kompetensi yang akan dijadikan peluang kerja dan
kesempatan kerja.
Dan para siswa siswi dapat merasakan juga dunia perkantoran terkhhusnya di
bidang administrasi ataupun pelayan
B. Saran
Pembimbingan sebaiknya dilakukan semingggu sekali sehingga bapak ibu guru
pembimbing mengetahui dengan jelas perkembangan Siswa siswinya.
Sebaiknya terdapat kerjasama antara sekolah dengan industri sehingga
hubungan antara DU/DI tetap terjaga dan saling bekerjasama untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan yang selaras dengan perkembangan dunia
industri.
Dan saran saya ujntuk meningkatkan minat mahasiswa di perpustakaan agar
diesediakan tempat yang lebih leluasa dan menyidiakan novel yang kekinian
tak hanya untuk pelajaran saja
31
LAMPIRAN LAMPIRAN
32
Lampiran 1. Laporan Kegiatan Harian
Nama DU/DI : UIN Raden Fatah Palembang FK. Adab dan Humaniora
33
Kamis,18 Juli 2024 07:30 04:00
Jumat,19 Juli 2024 07:30 04:30
Senin,22 Juli 2024 07:00 04:00
Selasa,23 Juli 2024 07:30 04:00
Rabu,24 Juli 2024 07:30 04:00
Jumat,26 Juli 2024 07:30 04:30
Senin,29 Juli 2024 07:00 04:00
Selasa,30 Juli 2024 07:30 04:00
Rabu,31 Juli 2024 07:30 04:00
34
Jumat,30 Agustus 2024 07:30 04:30
NO Hari/Tanggal Keterangan
1 Senin,12 Agustus 2024 Izin
35
2 Senin,2 September 2024 Izin
3 Selasa,3 September 2024 Izin
4 Selasa,17 September 2024 Izin
36
• Dokumentasi Kegiata Lomba Memperingati Hari Kemerdekaan RI
[Link]
• Dokumentasi Kegiatan Yudisium XXXIV Fakultas Adab dan Humaniora
[Link]
qoyBro?usp=drive_link
37
• Domentasi Penyerahan Cindramata/Simbolis Selesainya Kegiatan
Prakering Magang dan Pernyerahan Sertifikat Kepada Siswi Yang Telah
Selesai Melaksanakan Prakering Magang di Fakultas Adab dan Humaniora
38
DAFTAR PUSTAKA
[Link]
EDI, Ansyah. Laporan Penelitian: LAPORAN PENELITIAN KOLABORASI
PERGURUAN TINGGI STUDI DIAGNOSTIK TRANSFORMASI
MAGANG KEPENDIDIKAN DI TIGA UNIVERSITAS ISLAM
NEGERI DI INDONESIA.
Suryanto, A., & Baydhowi, M. (2022). Sistem Informasi Penerimaan Tamu
Berbasis Website Pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan
Persandian Kota Bekasi. INFORMATION MANAGEMENT FOR
EDUCATORS AND PROFESSIONALS: Journal of Information
Management, 6(2), 153-162.
Putri, R. E., & Anshory, I. H. (2019). Sistem Penerima Tamu Otomatis Pada
Resepsi. JITCE (Journal of Information Technology and Computer
Engineering), 3(02), 104-111.
Saputra, R. (2023). SEJARAH MASUKNYA PERGERAKAN MAHASISWA
ISLAM INDONESIA DI UIN RADEN FATAH PALEMBANG. Tanjak:
Sejarah dan Peradaban Islam, 3(2), 202-214.
Dewi, D. P., & Octavia, L. (2018). Peran Sekretaris Dalam Mengelola Surat
Masuk Dan Surat Keluar Pada Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota
Tangerang Selatan. Jurnal Sekretari Universitas Pamulang, 4(2), 20.
Teddy Wahyudin, S. (2018). Proses Pengelolaan Arsip Dinamis Pada Sub Bidang
Pembinaan Kearsipan Dan Sumber Daya Manusia Kearsipan Di Badan
Perpustakaan Dan Arsip Daerah Diy.
39