0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan4 halaman

Kelas dan Fungsi IP Address dalam Jaringan

ip addres

Diunggah oleh

dini nur ridha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan4 halaman

Kelas dan Fungsi IP Address dalam Jaringan

ip addres

Diunggah oleh

dini nur ridha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

IP Address [Internet Protokol Address] merupakan salah satu

hal penting dalam jaringan komputer. IP Address sendiri


merupakan metode yang digunakan untuk memberikan
penomoran untuk jaringan. Baik untuk yang sifatnya private
[jaringan intranet] maupun publik [internet].

IP Address ini dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, B, C, D


dan kelas E. Di mana perbedaan tiap kelas terletak pada
ukuran dan jumlah jaringan.

Kebanyakan IP Address kelas A digunakan untuk membangun


jaringan yang memiliki banyak host. Untuk kelas B, digunakan
untuk jaringan besar dan medium. Sementara kelas C
digunakan untuk pembagian jaringan yang banyak tetapi
memiliki jumlah host yang sedikit.

Sementara untuk kelas D dan E sangat jarang digunakan


karena kelas-kelas ini diperuntukkan bagi jaringan multicast
dan eksperimental [riset].

Untuk format penomoran alamat IP menggunakan bilangan


biner 32 bit di mana setiap 8 bit-nya dipisahkan oleh tanda titik.
Setiap 8 bit-nya juga disebut sebagai 1 oktet.

Contoh : 11000000.00001010.00011110.00000010

Setiap alamat IP memiliki 2 field, yaitu :

1) Field Net ID (Network ID)

Alamat jaringan logika untuk mengidentifikasikan sebuah area


network.

2) Field Host ID

Alamat devices logical yang secara khusus digunakan untuk


mengidentifikasikan host pada jaringan.
-Pembagian Kelas IP Address

1. IP Address kelas A
 Terdiri dari 26.777.214 host
 Format :
[Link]
H (N : Net ID, H : Host ID)
 Bit pertama bernilai 0, di mana 8 bit pertama (1 oktet)
sebagai Net ID dan 24 bit (3 oktet) sebagai Host ID
 Oktet pertama berkisar antara 0 – 127
 Memiliki 126 jaringan kelas A
 Range IP Address = [Link]
sampai dengan [Link]

2. IP address kelas B
 Terdiri dari 65.532 host
 Format :
[Link]
(N : Net ID, H : Host ID)
 Bit pertama bernilai 10, di mana 16 bit pertama (2
oktet) sebagai Net ID dan 16 bit (2 oktet) sebagai Host ID
 Oktet pertama berkisar antara 128 - 191
 Memiliki 16.384 jaringan kelas B
 Range IP Address = [Link]
sampai dengan [Link]

3. IP Address kelas C
 Masing-masing jaringan mendukung 256 host
 Format :
[Link]
(N : Net ID, H : Host ID)
 Bit pertama bernilai 110, di mana 24 bit pertama (3
oktet) sebagai Net ID dan 8 bit (1 oktet) sebagai Host ID
 Oktet pertama berkisar antara 192 - 223
 Memiliki 2.097.152 jaringan kelas C
 Range IP Address = [Link] sampai
dengan [Link]

- Subnet Mask

Setiap jaringan TCP/IP memerlukan nilai subnetmask untuk


menentukan jaringan yang dimaksud adalah jaringan lokal atau
jaringan nonlokal.

Untuk jaringan nonlokal berarti harus mentransmisikan paket


data melalui router.

Subnetmask juga berfungsi untuk menyaring IP Address dan


paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.

Masing-masing subnetmask merupakan bitgroup dari semua


Host ID dari porsi IP Address yang ditunjukkan dengan nilai 0.

Contoh : Alamat IP Kelas C [Link], bilangan binernya


11111111.11111111.11111111.00000000 atau bisa ditulis
dengan bilangan desimal [Link]

Berikut merupakan subnetmask untuk setiap kelas IP :

IP
Bit Subnet Subnet Mask
Address
11111111.00000000.00000000.0000000
Kelas A [Link]
0
11111111.11111111.00000000.0000000
Kelas B [Link]
0
11111111.11111111.11111111.0000000 255.255.255.
Kelas C
0 0

- Network Address
Network Address digunakan untuk mengenali suatu network
pada jaringan internet. Untuk menentukan suatu network
address, cukup dengan mengubah bit Host ID ke angka nol (0)
dalam bilangan binernya.

- Broadcast Address

Broadcast digunakan untuk mengirim atau menerima informasi


yang diketahui oleh seluruh host pada jaringan.

Selain IP Address, host juga memiliki IP Broadcast untuk


menerima paket data.

Nilai Broadcast Address ini bisa diperoleh dengan mengubah


bit-bit Host ID menjadi angka 1 semua (dalam bilangan biner).

Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan contoh di bawah ini :

IP Address : [Link] (kelas B)


Dinyatakan dalam biner :
10110110.00001110.00000101.00000111
Host ID : 5.7
Network ID : 182.14
Subnet Mask : [Link]
Network Address : [Link] [diperoleh dengan cara
mengubah seluruh angka host ID menjadi 0 -
10110110.00001110.00000000.00000000]
Broadcast Address : [Link] [diperoleh dengan cara
mengubah seluruh angka host ID menjadi 1 -
10110110.00001110.11111111.11111111]

Anda mungkin juga menyukai