0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Strategi Pembelajaran Menarik Bu Salsa

Diunggah oleh

Alvy Nurhaliza1211
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Strategi Pembelajaran Menarik Bu Salsa

Diunggah oleh

Alvy Nurhaliza1211
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Alvi Nurhaliza

Kelompok 3

A. Pertanyaan :

1. Dalam melakukan persiapan untuk mengajar, Bu Salsa mencoba melakukan refleksi


terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya. Kemukakanlah
temuan-temuan yang diperoleh Bu Salsa ketika melakukan refleksi tersebut !

2. Selama pembelajaran dari kegiatan awal sampai menutup pelajaran, banyak tindakan
yang telah dilakukan sehingga pembelajaran menjadi menarik dan menambah
semangat para siswa. Identifikasikan 5 (lima) tindakan yang dilakukan Bu salsa
sehingga dapat menyebabkan pembelajaran menjadi lebih menarik dan berikan alas
an mengapa hal itu anda sebut menarik.

JAWAB

Bu Salsa menemukan beberapa kelemahan dalam pembelajaran sebelumnya:

Kesulitan Siswa dalam Perkalian Bilangan Besar: Banyak siswa belum lancar dalam
melakukan perkalian bilangan besar, baik dengan metode bersusun maupun cara
pendek.

- Kebosanan dalam Pembelajaran: Siswa merasa bosan karena metode yang digunakan
monoton dan tidak menarik.

- Kurangnya Pemahaman Konsep: Banyak siswa yang belum memahami konsep dasar
perkalian dengan baik.

- Perlunya Pendekatan yang Lebih Interaktif: Bu Salsa menyadari bahwa pembelajaran


yang lebih aktif dan melibatkan siswa dapat meningkatkan pemahaman.

2. Tindakan Menarik yang Dilakukan Bu Salsa

1. Penggunaan Alat Peraga Model Matriks:

- Alasan: Alat peraga ini membuat konsep perkalian bilangan besar lebih visual dan
mudah dipahami, sehingga siswa tidak merasa bingung saat mengerjakan.

2. Melibatkan Siswa dalam Tanya Jawab:

- Alasan: Dengan melibatkan siswa melalui pertanyaan, Bu Salsa menciptakan interaksi


yang aktif, yang dapat meningkatkan keterlibatan dan minat siswa.

3. Membagi Siswa ke Dalam Kelompok:


- Alasan: Pembelajaran kooperatif mendorong siswa untuk saling membantu dan
berbagi pengetahuan, menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan
kolaboratif.

4. Membuat Kompetisi di Kelas:

- Alasan: Kompetisi dapat memicu semangat dan motivasi siswa untuk belajar lebih
baik, serta membuat suasana kelas menjadi lebih dinamis dan menarik.

5. Memberikan Tugas Rumah yang Relevan:

- Alasan: Tugas rumah yang sesuai dengan pelajaran memberikan kesempatan bagi
siswa untuk berlatih lebih lanjut, memastikan mereka dapat menerapkan apa yang
telah dipelajari secara mandiri.

Dengan tindakan-tindakan tersebut, Bu Salsa berhasil membuat pembelajaran


matematika menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.
Jawaban Tugas 4 Tutorial 5

Setelah anda analisis dengan seksama kasus diatas,

4. Coba anda tuliskan 3 kelebihan dan 3 kekurangan dalam pembelajaran yang dilakukan
Pak Darwo beserta alasannya.

5. Coba anda jawab soal yang diberikan Pak Darwo kepada siswa tersebut.

6. Berdasarkan pembelajaran yang dilaksanakan Pak Darwo di atas, rancanglah kegiatan


inti pembelajaran yang menggunakan pendekatan EKSPLORASI (meliputi
sekurangnya 4 kegiatan yang dilakukan siswa dan atau guru), ELABORASI (meliputi
sekurangnya 5 kegiatan yang dilakukan siswa dan atau guru), dan KONFIRMASI
(meliputi sekurangnya 2 kegiatan yang dilakukan guru dan atau siswa)

JAWAB :

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Pak Darwo

Kelebihan:

1. Interaktif dan pastisipatif : pak jarwo melibatkan siswa dalam Tanya jawab, sehingga
siswa lebih aktif berpartisipasi dalam hal pembelajaran. Hal ini meningkatkan
pemahaman dan minat meraka terhadap materi.

2. Pujian dan motivasi : dengan memberikan pujian kepada siswa yang dapat menjawab
pertanyaan, pak jarwo menciptakan suasana positif yang mendorong siswa untuk
lebih percaya diri dan termotivasi.

3. Penerapan konsep praktis : pembelajaran menggunakan peta dan skala memberikan


siswa pengalaman praktis yang langsung sehari-hari, membantu meraka memahami
pentingnya keterampilan ini.

Kekurangan:

1. Waktu terbatas untuk diskusi : meskipun ada Tanya jawab, waktu yang terbatas
mengurangi kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi konsep lebih dalam. Hal
ini bias membatasi pemahaman meraka terhadap materi yang lebih kompleks.

2. Variasi kemampuan siswa : tidak semua siswa memliki tingkat pemahaman yang
sama. Beberapa siswa mungkin tertinggal dalam pemahaman, materi, terutama pada
konsep yang lebih abstrak seperti skala.
3. ketergantungan pada buku paket : pembelajaran yang terlalu mengandalkan buku
paket dapat membatasi kreativitas dan eksplorasi siswa. Siswa mungkin tidak
terstimulasi untuk mencarai informasi lebih jauh dari sumber.

5. Menjawab Soal yang Diberikan Pak Darwo

Diberikan skala peta 1:1.350.000 dan jarak yang diukur pada peta adalah 5 cm. untuk
menghitung jarak sebenarnya antara kota taliwang dan kota sumbawa besar :

1. Konversi ukuran peta ke jarak sebenarnya:

 Jarak sebenarnya = jarak peta x Skala

 Jarak sebenarnya = 5 cm x 1.350.000

2. Menghitung :

 Jarak sebenarnya = 5 x 1.350.000 cm

 Jarak sebenarnya = 6.750.000 cm

3. Mengubah ke kilometer :

 1 km = 100.000 cm

 Jarak sebenarnya = 6.750.000 cm + 100.000 cm/km = 67,5 km

Jadi, jarak sebenarnya anatar kota taliwang dan kota sumbawa besar adalah 67,5 km.

6. Rancangan kegiatan ini pembelajaran

Pendekatan Eksplorasi :

1. Mengamati peta : siswa mengamati berbagai jenis peta yang ada di kelas dan
mencatat komponen-komponen yang terlihat.

2. Diskusi kelompok : siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mendidkusikan


fungsi dari setiap komponen peta yang telah dipelajari.

3. penggunaan aplikasi peta digital : menggunakan aplikasi peta digita untuk


menemukan jarak antara dua lokasi dan membandingkan dengan pengukuran manual.

4. Penugasan mandiri : siswa mencari peta lain dirumah (misalnya peta daerah atau peta
wisata) dan mencata skala serta komponen peta tersebut.

Pendekatan Elaborasi :

1. Presentasi hasil diskusi : setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka


mengenai komponen peta kepada kelas.
2. Simulasi menghitung jarak : siswa melakukan simulasi menghitung jarak dnegan
skala berbeda menggunakan peta yang disediakan.

3. Pembuatan peta mini : siswa bekerja dalam kelompok untuk membuat peta mini
menggunakan skala yang telah mereka pelajari.

4. Tanya jawab : siswa mengajukan pertanyaan terkait kesulitan yang dihadapi saat
melakukan pengukuran dan perhtungan skala.

5. Refleksi pembelajaran : siswa menuliskan kesimpulan dari pembelajaran hari itu dan
mendiskusikannya dengan teman sebangku.

Pendekatan Konfirmasi :

1. Uji pemahaman : guru memberikan kuis singkat tentang komponen peta dan cara
menghitung jarak menggunakan skala untuk mengonfirmasi pemahaman siswa.

2. Tanya jawab penutupb : guru membuka sesi Tanya jawab di akhir pelajaran untuk
menjawab pertanyaan yang mungkin belum terjawab oleh siswa selama
pembelajaran.

Anda mungkin juga menyukai