0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan36 halaman

Profil Kinerja UPTD Puskesmas Bendo 2023

Diunggah oleh

wandaeka123456
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan36 halaman

Profil Kinerja UPTD Puskesmas Bendo 2023

Diunggah oleh

wandaeka123456
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN KOMUNITAS

PROFIL KINERJA DAN PROGRAM POKOK UPTD PUSKESMAS


BENDO KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI

OLEH :

MAHASISWA TK 4 SEMESTER VII

KELOMPOK :
1. Cindy Maya Nuari 202001013

2. Erma Riatussaadah Farias Tutik 202001022

3. Febry Eka Ardian Prastiwi 202001024

4. Grafindi Sepfyanola Alfatik 202001025

5. Nikke Claudia Wati 202001039

6. Novriska Aiko Adista 202001041

7. Nur Rahma Putri 202001042

8. Nurwanda Eka Febriani 202001046

9. Rama Meiki Pamungkas 202001049

10. Revi Bintang Gustaman 202001050

11. Selvi Meila Agustina 202001052

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES KARYA HUSADA KEDIRI

2023
Kata Pengantar
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Program praktek klinik keperawatan komunitas merupakan suatu proses
pembelajaran yang menerapkan semua ilmu keperawatan komunitas yang
telah didapat mahasiswa dalam bentuk praktik klinik keperawatan di
puskesmas sebelum dilaksanakan langsung di masyarakat. Praktik di
puskesmas dapat menjadi bekal mahasiswa di masyarakat karena di
puskesmas lebih ditekankan pada pelayanan langsung kepada masyarakat,
sehingga puskesmas lebih mengetahui apa permasalahan yang terjadi di
masyarakat.
Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan
kesehatan, bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi
masyarakat. Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang
menyelenggarakan upaya kesehatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan
(promotif), pencegahan penyakit (prefentif), pengobatan penyakit (kuratif) dan
(rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan
berkesinambungan. Konsep kesatuan upaya kesehatan ini menjadi pedoman
dan pegangan bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia termasuk
Puskesmas (Permenkes. 2016).
Puskesmas ………… merupakan Puskesmas Perawatan di wilayah kecamatan
……….. kabupaten Kediri, dalam melaksanakan pembangunan Kesehatan
khususnya di Kecamatan ……….. sesuai dengan Visi Departemen Kesehatan
"Masyarakat Yang Mandiri Untuk Hidup Sehat dan Misinya "Membuat
Rakyat Sehat serta untuk mengukur keberhasilan Pembangunan kesehatan di
Puskesmas …………, maka perlu dibuat pengolahan data tentang hasil-hasil
kegiatan yang telah dilakukan dengan indikator Indonesia Sehat 2025 dan
indikator kinerja Standar Pelayanan Minimal yang meliputi: (1) Indikator
Derajat Kesehatan yang terdiri atas indikator-indikator untuk Mortalitas,
Morbiditas, dan Status Gizi; (2) Indikator -indikator untuk Keadaan
Lingkungan, Perilaku Hidup. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan; serta (3)
Indikator-indikator untuk Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Kesehatan,
Manajemen Kesehatan, dan Kontribusi Sektor Terkait.
Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat dan
mempunyai wilayah kerja tertentu merupakan tempat yang tepat untuk
mahasiswa melakukan kegiatan praktek belajar lapangan. Puskesmas
mempunyai kegiatan-kegiatan pokok perawatan komunitas yang ditunjang
oleh peran profesi keperawatan. Sebagai seorang calon perawat, mahasiswa
perlu dibekali dengan pengalaman belajar praktik klinik di puskesmas, sesuai
dengan peran dan fungsi yang dituntut dalam hubungannya dengan asuhan
keperawatan komunitas.

1.2 Rumusan Masalah


Bagaimana gambaran dari Puskesmas …………… ?

1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Penyusunan
Tujuan penyusunan profil puskesmas …………Tahun 2023 yaitu :
A. Tujuan Umum
1. Untuk memberikan gambaran tentang Puskesmas …… secara
lengkap baik dari segi sistem pelayanan, manajemen, fisik,
program, hasil kegaiatan
2. Sebagai salah satu bahan pertimbangan dan promosi dalam rangka
peningkatan mutu pelayanan Puskesmas
B. Tujuan Khusus
1. Mengetahui program apa saja yang telah tercapai
2. Mengetahui program apa saja yang belum tercapai
3. Mengetahui program-program di setiap unit puskesmas
4. Mengetahui tingkat kunjungan pasien di setiap unit puskesmas
5. Mengetahui hambatan apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan
program
BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1 Data Umum
2.1.1 Identitas Puskesmas
Nama Puskesmas : UPTD Puskesmas ……………
Tipe Puskesmas : Non Perawatan / Perawatan
Nomor Kode Puskesmas : …………………………………
Alamat : …………………………………
Kecamatan : ………………………………….
Kabupaten : Kediri
Propinsi : Jawa Timur
No. Telp : ………………………………….
E-mail : ………………………………….
Website :-
Pimpinan : ………………………………….
Tahun Berdiri : ………………………………….

2.2 Keadaan Geografis


UPTD Puskesmas …………. Kabupaten Kediri mempuyai luas
wilayah …………. km2 dan terdiri dari …… Desa Wilayah
Kerja
Tabel 1. Desa Wilayah Kerja UPTD Puskesmas …………

No Desa Luas Wilayah


1
2
3
4
5 Dst

UPTD Puskesmas ……………..Kabupaten Kediri delilingi oleh


………. Kecamatan di wilayah Kabupaten Kediri, yaitu :
Sebelah utara : Desa ………………..
Sebelah selatan : Desa ……………….
Sebelah Timur : Desa ………………..
Sebelah barat : Desa ……………….

Gambar 1. Peta Wilayah UPTD Puskesmas ………………. Kabupaten Kediri

2.3 Data Kependudukan


Dalam penyusunan Profil Kesehatan UPTD Puskesmas
…………… Kabupaten Kediri Tahun 2023 jumlah penduduk
yang digunakan adalah berdasarkan hasil Sensus Penduduk
oleh BPS Jatim Tahun ……. Proyeksi Penduduk Tahun 2023
sejumlah ………………. jiwa dengan komposisi laki-laki
………….. jiwa dan perempuan ………………. jiwa.

Tabel 2. Jumlah Penduduk Wilayah Kerja UPTD Puskesmas ………………..

No Desa Jumlah Penduduk


1
2
3
4
5
JUMLAH
Tabel 3. Jumlah Jiwa Menurut Kelompok Usia Wilayah Kerja UPTD Puskesmas
……………

No Desa Jumlah Jiwa Menurut Kelompok Usia Total

0-1 2-4 5-6 7-14 15-64 >65


1
2
3
4
5
JUMLAH

2.4 Sarana dan Prasarana


Sarana pelayanan kesehatan yang ada di UPTD Puskesmas
………… adalah :

1 Unit …………………….. 7 Unit …………………….


2 Unit …………………….. 8 Unit ………………………
3 Unit …………………….. 9 Unit ………………………
4 Unit …………………….. 10 Unit ………………………
5 Unit ……………………. 11 Unit ………………………
6 Unit ……………………. 12 Unit ………………………
Sarana pelayanan kesehatan atau fasilitas kesehatan baik
pemerintah maupun swasta yang ada di UPTD Puskesmas
…………..Kabupaten Kediri pada tahun 2023 meliputi :

1. Puskesmas Pembantu :
2. Puskesmas Keliling :
3. Poskesdes :
4. Polindes :
5. Poliklinik :
6. Dokter Umum Praktek Swasta :
7. Dokter Gigi Praktek Swasta :
8. Bidan Praktek Swasta :
9. Pengobat tradisional :
10. Apotek :

Sarana kesehatan berbasis masyarakat yang ada di UPTD Puskesmas


……………… adalah sebagai berikut :

1. Posyandu Balita :
2. Posyandu lansia :
3. Posbindu PTM :
4. Polindes :
5. Poskesdes :
6. Taman Posyandu :
7. Poskestren :
8. Saka Bakti Husada :
9. Desa Siaga :

Prasarana yang dimiliki puskesmas dan jaringannya adalah sebagai


berikut :

1. Prasarana Pelayanan Kesehatan Perorangan (UKP)


a. Unit gigi : Dental kit, emergensi set
b. Unit KIA : ANC kit, Partus Kit, Nifas Kit,
Paket kelas ibu hamil
c. Unit KB Kespro : IUD kit, Implant kit, alat dteksi Ca
Cervix dan Payudara, obat
emergency, cryo therapy
d. Unit MTBS / Anak : Paket MTBS, Paket SDIDTK,
emergenci set
e. Unit Lansia : Paket pemeriksaan kesehatan lansia
f. Unit Tindakan : Heacting kit, kit tindakan pra
rujukan (infus set, emergency set)

2.5 Visi dan Misi


Visi :

“………………………………………………………………”

Misi :

1. ……………………………………………………………
2. …………………………………………………………..
3. Dst

2.6 Motto
“…………………………………………………………..”
2.7 Janji Layanan / Kebijakan Mutu
“Puskesmas …………………… Bertekat Memberikan
Pelayanan Yang Terbaik Dan Professional Demi Kepuasaan
Pelanggan”

2.8 Tata Nilai Puskesmas ………………………


BAB III
GAMBARAN UMUM PUSKESMAS
3.1 Data Kependudukan
3.1.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
Jumlah penduduk pada wilayah kerja puskesmas …………….. bulan
Januari sampai Desember tahun 2023 sejumlah …………. jiwa dengan
komposisi laki-laki ……………. jiwa dan perempuan …………. jiwa.
Jumlah dan distribusi penduduk di wilayah kerja puskesmas …………..
dapat dilihat pada table di bawah.

No Desa Jumlah Penduduk


1
2
3
4
5
JUMLAH

3.2 Tugas Pokok dan Fungsi


Tugas pokok dan fungsi kelompok jabatan fungsional UPTD Puskesmas
………………..dapat dilihat pada tabel 3.1 berikut

Jabatan
No Uraian Tugas
Fungsional
1 Dokter 1. Membantu kepala puskesmas dalam
menyelenggarakan fungsi-fungsi puskesmas
2. Memberikan bimbingan teknis dan rujukan
medik serta kesehatan kepada staf
puskesmas
3. Mengkoordinir dan membimbing peran serta
masyarakat dan penyuluh kesehatan
masyarakat oleh staf puskesmas
4. Melakukan pemeriksaan dan pengobatan
penderita sesuai jadwal dan pemeriksaan
rujukan medis gawat darurat
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
2 Dokter Gigi 1. Penggerak pembangunan berwawasan
kesehatan melalui advokasi kesehatan gigi,
kampanye kesehatan gigi
2. Pemberdayaan masyarakat dengan promosi
kesehatan gigi, pembentukan UKGMD, serta
pemberdayaan UKGS
3. Pelayanan kesehatan yang meliputi
konsultasi kesehatan gigi, ekstrasi gigi anak,
ekstrasi gigi dewasa, pengobatan jaringan
lunak, tumpatan gigi dasar, perawatan pulpa,
scalling sederhana, insisi abses
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
3 Bidan 1. Melaksanakan pelayanan KIA serta KB
sesuai dengan standar yang ditetapkan
2. Mencatan kegiatan pada kartu ibu, KMS ibu
hamil, kartu anak, KMS balita, dan kartu KB
3. Mencatan pada register kunjungan dan
register kohort KIA dan KB
4. Memberikan imunisasi TT pada ibu hamil
5. Memasang / melepas IUD dan memberikan
pil serta kontrasepsi lainnya
6. Memasang / melepas implant dibawah
pengawasan dokter puskesmas
7. Merujuk ibu hamil dengan resiko kepada
dokter puskesmas
8. Merujuk kelainan pada balita dan akseptor
KB pada dokter puskesmas
9. Menyusun laporan bulanan kegiatan KIA
dan KB
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
4 Bidan Desa 1. Melaksanakan kegiatan puskesmas di desa
wilayah kerjanya berdasarkan urutan
prioritas masalah kesehatan yang dihadapi,
sesuai dengan kewenangan yang dimiliki
dan diberikan
2. Menggerakkan dan membina masyarakat
desa di wilayah kerjanya agar tumbuh
kesadarannya untuk dapat berperilaku hidup
sehat
3. Memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat di rumah-rumah, menangani
persalinan, pelayanan keluarga berencana,
dan pengayoman medis kontrasepsi
4. Menggerakkan dan membina peran serta
masyarakat dalam bidang kesehatan dengan
melakukan penyuluhan kesehatan yang
sesuai dengan permasalahan kesehatan
setempat
5. Membina dan memberikan bimbingan teknis
kepada kader serta dukun bayi
6. Melakukan rujukan medis maupun rujukan
kesehatan ke puskesmas kecuali dalam
keadaan darurat harus dirujuk ke fasilitas
kesehatan lainnya
7. Mendeteksi secara dini adanya efek samping
dan komplikasi pemakaian kontrasepsi serta
adanya penyakit-penyakit lain dan berusaha
mengatasi sesuai dengan kemampuan
8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang - undangan
5 Perawat 1. Menyiapkan klinik pengobatan umum
termasuk cedera karena kecelakaan
2. Menyiapkan kebersihan dan semua
kebutuhan pelayanan di poliklinik serta
mensterilkan alat kedokteran yang
diperlukan
3. Melakukan anamnesa dan mencatat pada
kartu pasien dan register pengobatan serta
memanggil pasien sesuai urutan untuk
diperiksa dan diobati oleh dokter. Apabila
dokter tidak ada di tempat, sesuai perintah
dokter dapat melakukan pemeriksaan dan
pengobatan orang sakit
4. Melakukan perawatan kepada penderita
sesuai dengan kebutuhan
5. Memberikan suntikan kepada penderita
sesuai perintah dokter dengan spuit jarum
yang steril. Sedangkan spuit dan jarum yang
telah dipakai tidak boleh dipakai untuk
penderita lain
6. Mencatat semua kegiatan yang dilakukan
dan dilaporkan kepada atasannya
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
6 Petugas 1. Advokasi program kesehatan kepada camat
dan dinas terkait
penyuluh
2. Melalui camat, TP, PKK, dan ormas yang
kesehatan ada di kecamatan melakukan penggerakan
kampanye PHBS
masyarakat
3. Revitalisasi posyandu, mendorong
dibentuknya polindes oleh masyarakat dan
pemanfaatannya
4. Membimbing LSM / ORMAS untuk ikut
aktif berperan dalam promkes
5. Melatih kader posyandu untuk
meningkatkan PHBS
6. Menyusun materi penyuluhan atas indikasi
masalah kesehatan prioritas dan potensi
setempat
7. Penyuluhan terhadap pengunjung
puskesmas, dinas terkait, dan ORMAS
8. Penyuluhan individu, kelompok di luar
gedung puskesmas dalam kaitannya dengan
program prioritas puskesmas
9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
7 Petugas 1. Menggerakkan masyarakat dan lintas
sektoral terkait dalam pemantauan kualitas
sanitarian
air bersih
(kesling) 2. Menggerakkan masyarakat / LSM / dinas
terkait dan ORMAS dalam penyehatan
perumahan dan pemukiman
3. Mendorong masyarakat dan dinas terkait
dalam gerakan DPKL
4. Melatih kader dalm membina kelompok
masyarakat dalam penyehatan air,
perumahan, jamban keluarga, dan SPAL
5. Pelatihan masyarakat dalam upaya kesehatan
lingkungan
6. Kemitraan dengan LSM untuk pembangunan
dan rehabilitasi serta pengembangan
tehnologi tepat guna sarana sanitasi secara
mandiri
7. Mengambil sampel air bersih dari keluarga
rawan kesling untuk diperiksa di
laboratorium
8. Pemeriksaan HS TTU secara berkala
9. Memberikan konsultasi sanitasi kepada
masyarakat / menyelenggarakan klinik
sanitasi
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
8 Petugas 1. Mendorong masyarakat dan lintas sektoral
nutrisionist dalam program UPGK (Usaha Perbaikan
Gizi Keluarga)
(Gizi)
2. Pemantauan status gizi oleh kader dan
dianalisis secara lintas sektoral dalam rangka
UPGK (Usaha Perbaikan Gizi Keluarga)
3. Mengembangkan SKPG (Sistem
Kewaspadaan Pangan dan Gizi) untuk
mencegah dan menanggulangi masalah gizi
di kecamatan
4. Melatih kader dalam penemuan, mengelola,
dan memberikan PMT serta merujuk kasus
KEP ke puskesmas
5. Melatih kader dalam membina keluarga
dalam pola menu seimbang
6. Melatih kader dalam revitalisasi posyandu
7. Pemberian tablet besi untuk ibu hamil
8. Pemeriksaan pelayanan dan rujukan ibu
hamil KEP dan KEK
9. Pelayanan konsultasi gizi
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
9 Petugas 1. Melaksanakan pemeriksaan laboratorium
sesuai dengan permintaan dari dokter / BP /
laboratorium
KIA
2. Menyusun rencana kebutuhan reagen setiap
tahun
3. Melaksanakan pemeriksaan BTA pada
sputum tersangka TBC
4. Melakukan pencatatan semua kegiatan untuk
dilaporkan pada atasannya setiap bulan
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
10 Petugas 1. Menyusun rencana kebutuhan obat setiap
tahun
pengelola obat
2. Mengajukan permintaan obat ke Gudang
Farmasi melalui Kepala UPTD Puskesmas
setiap bulan
3. Membuat pembukuan obat
4. Melayani pendistribusian obat
5. Meracik obat sesuai dengan resep dokter
untuk diberikan kepada pasien
6. Memberikan penyuluhan cara meminum
obat kepada pasien
7. Menyusun laporan pemakaian obat sesuai
buku petunjuk
8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
Tugas pokok dan fungsi staf UPTD Puskesmas ………………. dapat dilihat pada
tabel III.2 berikut ini.

Tabel 3. Tugas Pokok dan Fungsi Staf UPTD Puskesmas …………………………

No Jabatan Uraian Tugas


1 Bendahara 1. Menyelenggarakan tata usaha administrasi
keuangan UPTD Puskesmas
2. Menyusun laporan keuangan UPTD
Puskesmas
3. Bertanggung jawab terhadap keluar masuk
keuangan UPTD Puskesmas
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
2 Petugas Administrasi 1. Melaksanakan tugas pengetik surat
Umum dan Administrasi 2. Menyelenggarakan tugas sebagai caraka
Kepegawaian 3. Membantu protokoler
4. Menyusun, menyimpan, dan menyediakan
arsip kepegawaian puskesmas
5. Menyusun, menyimpan, dan menyediakan
DP3 pegawai UPTD Puskesmas
6. Membuat dan menyediakan daftar hadir
pegawai UPTD Puskesmas
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
3 Petugas Agenda 1. Menyelenggarakan pencatatan agenda
surat keluar, surat masuk sesuai nomor
agenda surat
2. Mendistribusikan surat keluar dan surat
masuk sesuai disposisi
3. Mengendalikan nomor agenda surat keluar
dan surat masuk
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
4 Petugas Arsip 1. Menyelenggarakan kendali surat keluar,
surat masuk
2. Menyimpan arsip surat keluar maupun
surat masuk
3. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
5 Pengurus dan 1. Menyelenggarakan administrasi asset
Penyimpan UPTD Puskesmas
Barang 2. Menyusun laporan aset UPTD Puskesmas
3. Menyusun kartu inventaris ruangan
4. Mencatat barang masuk dan barang keluar
sesuai disposisi
5. Mendistribusikan barang UPTD
Puskesmas
6. Menyimpan barang UPTD Puskesmas
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
6 Petugas Loket 1. Menyelenggarakan tata usaha pendaftaran
pengunjung puskesmas
2. Merujuk pengunjung ke petugas yang
melaksanakan tindak lanjut penanganan
pengunjung
3. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
7 Petugas 1. Melaksanakan kebersihan UPTD
Kebersihan Puskesmas
2. Bertanggung jawab dan memelihara
terhadap kebersihan UPTD Puskesmas
3. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
8 Penjaga Malam 1. Melaksanakan jaga malam keamanan
UPTD Puskesmas
2. Bertanggung jawab terhadap keamanan
UPTD Puskesmas
3. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan

3.3 Jenis Pelayanan


3.3.1 Program Kerja Puskesmas …………………….
A. Pelayanan UKPP (Pelayanan Kesehatan Perorangan dan
Penunjang) :
1. Pelayanan Pemeriksaan Umum (Poli Umum)
2. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut (Poli Gigi)
3. Pelayanan KIA-KB
4. Pelayanan Gawat Darurat
5. Pelayanan Kefarmasian
6. Pelayanan Laboratorium
7. Pelayanan TB – Paru
8. Konseling Gizi
9. Konseling Kesehatan Lingkungan
10. Konseling Penyakit Menular
B. Pelayanan UKM Esensial :
1. Pelayanan Promosi Kesehatan
2. Pelayanan Kesehatan lingkungan 3. Pelayanan KIA-KB yang
bersifat UKM
3. Pelayanan Gizi yang bersifat UKM
4. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P )
5. Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat
C. UKM Pengembangan
1. Pelayanan Kesehatan Jiwa
2. Pelayanan Kesehatan Gigi Masyarakat
3. Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer
4. Pelayanan Kesehatan Olahraga
5. Pelayanan Kesehatan Indera
6. Pelayanan Kesehatan Lansia
7. Pelayanan Kesehatan Kerja
8. Pelayanan Kesehatan Anak Sekolah (UKS)

3.3.2 Program Kerja Puskesmas ………………Bersama


Masyarakat Desa ……………………
A. Posyandu Balita
Posyandu balita adalah kegiatan yang dilakukan untuk
memantau dan meningkatkan kesehatan anak balita (usia 0-59
bulan) serta memberikan pendidikan kesehatan kepada orang
tua atau wali. Berikut adalah beberapa kegiatan yang dilakukan
di posyandu balita:
1. Pemeriksaan Kesehatan: Di posyandu, anak balita akan
diperiksa secara berkala untuk memantau pertumbuhan dan
perkembangannya. Pemeriksaan ini meliputi pengukuran
berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta pengecekan
kondisi fisik dan kesehatan umum lainnya.
2. Imunisasi: Posyandu balita juga merupakan tempat di mana
anak-anak dapat menerima imunisasi secara gratis.
Imunisasi ini melindungi anak dari penyakit-penyakit
menular yang berbahaya.
3. Pemberian Makanan Tambahan: Posyandu juga
memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya
memberikan makanan tambahan yang bergizi kepada anak.
Orang tua akan diberikan informasi mengenai jenis
makanan yang sehat dan bagaimana cara
mempersiapkannya.
4. Penyuluhan Kesehatan: Posyandu sering kali mengadakan
sesi penyuluhan kesehatan kepada orang tua atau wali anak.
Topik yang dibahas dapat meliputi perawatan bayi, gizi
seimbang, praktik kebersihan, dan tanda-tanda penyakit
pada anak.
5. Pemberian Suplemen dan Vitamin: Dalam beberapa
posyandu, anak-anak balita juga diberikan suplemen
vitamin A dan zat besi untuk membantu meningkatkan
kekebalan tubuh dan mencegah anemia.
6. Pemantauan Pertumbuhan: Data pertumbuhan anak balita
akan dicatat dan dipantau secara teratur. Hal ini
memungkinkan petugas posyandu dan tenaga kesehatan
untuk mengidentifikasi perubahan yang tidak normal dan
memberikan intervensi yang diperlukan.
7. Konseling dan Bimbingan: Orang tua atau wali anak dapat
berkonsultasi dengan petugas posyandu mengenai
pertumbuhan, perkembangan, pola makan, dan masalah
kesehatan lainnya yang berhubungan dengan anak mereka.
Posyandu balita biasanya diadakan secara rutin, seperti bulanan
atau triwulanan, di setiap desa atau kelurahan. Kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak balita dan
memberikan dukungan kepada orang tua dalam merawat anak-
anak mereka.

B. Posbindu
Posbindu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu
program desa yang bekerjasama dengan puskesmas
……………., yang bertujuan untuk mendeteksi penyakit tidak
menular yang sasarannya adalah usia 15 tahun sampai 49
tahun. Posbindu adalah kegiatan yang bertujuan untuk
memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu kepada
masyarakat, terutama dalam hal deteksi dini penyakit dan
pemantauan kesehatan secara umum. Berikut adalah beberapa
kegiatan yang dilakukan di posbindu:
1. Pemeriksaan Kesehatan: Posbindu menyediakan
pemeriksaan kesehatan rutin kepada masyarakat.
Pemeriksaan ini meliputi pengukuran tekanan darah, gula
darah, kolesterol, dan penyakit lainnya yang umumnya
terkait dengan gaya hidup dan faktor risiko penyakit
tertentu.
2. Deteksi Dini dan Skrining Penyakit: Posbindu juga
dilengkapi dengan fasilitas untuk melakukan deteksi dini
penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, kanker, atau
penyakit jantung. Skrining ini bertujuan untuk menemukan
kasus penyakit secara dini sehingga dapat dilakukan
tindakan pencegahan atau pengobatan yang lebih efektif.
3. Pemberian Imunisasi: Posbindu juga sering kali
menyediakan layanan imunisasi kepada masyarakat.
Imunisasi ini meliputi vaksinasi rutin untuk anak-anak dan
dewasa, seperti vaksin hepatitis, polio, campak, dan lain-
lain.
4. Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan: Posbindu memberikan
penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai
berbagai aspek kesehatan, seperti pola makan sehat,
pentingnya olahraga, kebersihan diri, dan cara mencegah
penyakit tertentu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan mendorong
adopsi gaya hidup sehat.
5. Pembagian Obat dan Suplemen: Beberapa posbindu juga
menyediakan obat-obatan umum dan suplemen kesehatan
kepada masyarakat. Obat-obatan ini biasanya bersifat
generik dan digunakan untuk mengatasi penyakit ringan
atau gejala umum.
6. Konseling dan Rujukan: Petugas posbindu juga
memberikan konseling kesehatan kepada masyarakat yang
membutuhkan, termasuk memberikan informasi mengenai
pengobatan yang tepat dan memberikan rujukan ke fasilitas
kesehatan yang lebih spesifik jika diperlukan.

Kegiatan posbindu biasanya diadakan secara rutin di tempat-


tempat yang telah ditentukan, seperti puskesmas, balai desa,
atau tempat umum lainnya. Kegiatan ini membantu masyarakat
dalam memantau dan menjaga kesehatan mereka secara
terpadu dan terjangkau.

C. Posyandu Lansia
Posyandu lansia merupakan program desa yang bermitra
dengan puskesmas bendo. Kegiatan ini berfungsi mendeteksi
dini penyakit lansia dan mensejahterakan lansia sehat maupun
sakit. Kegiatan rutin dilakukan setiap satu bulan sekali.
Posyandu Lansia adalah kegiatan yang ditujukan untuk
memberikan pelayanan kesehatan dan sosial kepada lansia
(usia 60 tahun ke atas). Tujuan dari posyandu lansia adalah
untuk mempromosikan kesehatan dan meningkatkan kualitas
hidup lansia. Berikut adalah beberapa kegiatan yang umum
dilakukan di posyandu lansia:
1. Pemeriksaan Kesehatan: Posyandu lansia menyediakan
pemeriksaan kesehatan rutin kepada lansia. Pemeriksaan
ini meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar
gula darah, evaluasi fungsi organ tubuh, dan pemantauan
kesehatan secara umum.
2. Penyuluhan Kesehatan: Posyandu lansia memberikan
penyuluhan kesehatan kepada lansia dan keluarga mereka.
Topik yang dibahas meliputi gaya hidup sehat, pola makan
yang baik, olahraga yang sesuai, manajemen stres, dan
pencegahan penyakit tertentu yang umum pada lansia.
3. Penanganan Penyakit Kronis: Posyandu lansia dapat
memberikan informasi dan dukungan kepada lansia yang
memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi,
penyakit jantung, atau osteoporosis. Petugas posyandu
dapat membantu dalam pemantauan kondisi kesehatan,
memberikan edukasi tentang pengelolaan penyakit, dan
mengingatkan tentang pentingnya pengobatan yang teratur.
4. Kegiatan Fisik dan Olahraga: Posyandu lansia juga
menyelenggarakan kegiatan fisik dan olahraga yang sesuai
dengan kondisi lansia. Kegiatan ini dapat meliputi senam,
jalan pagi, atau latihan ringan lainnya yang dapat
meningkatkan kebugaran fisik dan kesejahteraan lansia.
5. Kegiatan Sosial dan Keterlibatan Komunitas: Posyandu
lansia juga mengadakan kegiatan sosial dan memfasilitasi
keterlibatan komunitas bagi lansia. Ini dapat termasuk
kegiatan seperti pertemuan rutin, kegiatan seni dan budaya,
program sukarelawan, atau kunjungan ke tempat-tempat
wisata.
6. Pemberian Suplemen dan Obat: Posyandu lansia dapat
memberikan suplemen kesehatan yang sesuai dan obat-
obatan umum kepada lansia. Hal ini bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi dan kesehatan mereka.
7. Pemantauan dan Perawatan Diri: Petugas posyandu
membantu lansia dalam pemantauan dan perawatan diri
mereka sendiri. Mereka memberikan bimbingan tentang
tanda-tanda perubahan kesehatan yang perlu diperhatikan,
memberikan informasi tentang perawatan diri harian, dan
membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.

Kegiatan posyandu lansia biasanya diadakan secara rutin di


tempat-tempat yang telah ditentukan, seperti puskesmas atau
tempat yang mudah diakses oleh lansia

D. Posyandu Jiwa
Posyandu Jiwa atau Posyandu Kesehatan Jiwa adalah program
kesehatan yang ditujukan untuk memantau dan memberikan
layanan kesehatan jiwa kepada individu dengan gangguan
mental, gangguan jiwa, atau masalah psikologis. Kegiatan
Posyandu Jiwa bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat tentang kesehatan jiwa, memberikan dukungan,
serta membantu dalam pencegahan, deteksi dini, dan
pengobatan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan posyandu jiwa
di desa darungan yang bermitra dengan puskesmas bendo
dilakukan setiap bulan sekali. Berikut adalah beberapa
kegiatan yang dilakukan di Posyandu Jiwa:
1. Konseling dan Terapi: Posyandu Jiwa menyediakan
layanan konseling dan terapi kepada individu dengan
masalah kesehatan jiwa. Konseling dapat meliputi
konseling individu, keluarga, atau kelompok yang
bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis,
membantu pemahaman kondisi, dan mengembangkan
strategi pengelolaan masalah.
2. Deteksi Dini dan Evaluasi: Posyandu Jiwa melakukan
deteksi dini dan evaluasi terhadap individu yang
memungkinkan menderita gangguan kesehatan jiwa. Hal
ini dilakukan melalui wawancara, skrining, atau alat
evaluasi yang sesuai. Deteksi dini penting untuk
mengidentifikasi masalah kesehatan jiwa sejak dini dan
memberikan intervensi yang tepat.
3. Edukasi dan Penyuluhan: Posyandu Jiwa memberikan
edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai
kesehatan jiwa, termasuk pemahaman tentang berbagai
gangguan jiwa, pentingnya perawatan kesehatan jiwa,
mengurangi stigma terhadap masalah jiwa, dan strategi
pemeliharaan kesehatan jiwa yang baik.
4. Pengobatan dan Pengelolaan Masalah Jiwa: Posyandu Jiwa
bekerja sama dengan profesional kesehatan jiwa, seperti
psikolog atau psikiater, untuk memberikan pengobatan dan
pengelolaan masalah jiwa. Ini dapat meliputi pengobatan
farmakologis, terapi perilaku kognitif, terapi kelompok,
atau terapi lain yang sesuai dengan kondisi individu.
5. Pemberdayaan Masyarakat: Posyandu Jiwa juga berfokus
pada pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah
kesehatan jiwa. Ini dapat meliputi program pelatihan
keterampilan, dukungan kelompok, atau pengembangan
sumber daya lokal yang membantu individu dengan
masalah jiwa untuk mencapai dan mempertahankan
kehidupan yang bermakna.
6. Rujukan dan Koordinasi: Posyandu Jiwa bekerja sama
dengan jaringan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih luas
untuk memberikan rujukan yang tepat jika diperlukan.
Mereka juga membantu dalam koordinasi layanan dan
menghubungkan individu dengan sumber daya dan
dukungan yang relevan.
Kegiatan Posyandu Jiwa di puskesmas ………….. biasanya
dilakukan di fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, klinik
kesehatan jiwa, ataudi kantor Desa ………………….

3.4 Jam Pelayanan


Jam pelayanan Puskesmas :

1. Senin – Kamis : …………………………………..


2. Jumat : …………………………………..
3. Sabtu : …………………………………..

3.5 Data Kesehatan 10 Penyakit Terbanyak


No Penyakit Jumlah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

3.6 Hasil Kinerja Puskesmas


No Indikator Target Capaian Masalah
UKM ESENSIAL
1 PROMKES
A. Rumah tangga ………% ……….% Banyak yang tidak
yang dikaji mengisi link survey
dan tidak ada
sosialisasi pengiisan
link survey,
sehingga belum
mencapai/ belum
memenuhi target
B. Rumah tangga ……..% ……….% Masih banyak rt
sehat yang yang merokok, tidak
memenuhi 10 melakukan aktifitas
indikator phbs fisik, dan jarang
mengkonsumsi
buah&sayur,
sehingga belum
memenuhi target
C. Kegiatan ……..% ………..% Tidak dilakukan
intervensi pada penyuluhan
kelompok rumah seluruhnya hanya
tangga rumah tangga saja
yang memiliki
masalah kesehatan.
Sebagian target
sudah memenuhi
D. Posyandu ……..% ………..% Administrasi dan
balita puri peralatan di
(purnama posyandu sudah
mandiri) lengkap dan
psyandu sudah
dibuka kembali
Setelah pandemi.
[Link]/kelurahan ………% ………..% Desa sudah
siaga aktif puri menjalankan
(purnama kegiatan.
mandiri) Sehingga target
terpenuhi
2 Kesehatan Lingkungan
a. ……..% ……..% Dana bansos ditarik
Desa/kelurahan oleh dinas
yang sudah ODF kesehatan. Sehingga
target belum
terpenuhi
3 KIA
a. Pelayanan …..% ……..% Pendataan sasaran
Kesehatan untuk Ibu kurang optimal,
Hamil beberapa sebagian
status kependudukan
tidak sama
dikarenakan belum
adanya perubahan
KK dan KTP serta
tempat domisili.
Sehingga target
sebagian terpenuhi.
b. Pelayanan …..% ……..% Laporan terlambat
Persalinan oleh penyebab pulang
Tenaga Kesehatan melahirkan ke
di Fasilitas daerah asal (rumah
Kesehatan orang tua/luar
wilayah),
ketidaktahuan atau
lupa HPHT
sehingga kesulitan
menghitung
perkiraan
persalinan.
Sehingga target
belum terpenuhi.
d. Pelayanan Nifas …..% ……..% Terdapat beberapa
oleh Tenaga laporan terlambat
Kesehatan dilaporkan,
dikarenakan
penyebab pulang
melahirkan ke
daerah asal (rumah
orang tua/luar
wilayah),
ketidaktahuan atau
lupa HPHT
sehingga kesulitan
menghitung
perkiraan
persalinan.
Sehingga target
belum terpenuhi
maksimal
e. Penanganan …..% ………% Target terpenuhi
Komplikasi
Kebidanan
f. Pelayanan …..% ………% pelaporan dan
Keseshatan kunjungan
g. Pelayanan …..% ……….% Terlambat
Kesehatan pelaporan dan
Neonatus 0-28 hari kunjungan yang
belum maksimal.
Sehingga belum
memenuhi target
h. Penanganan …..% ………% Terlambat
Komplikasi pelaporan,
Neonatus kunjungan yang
belum optimal.
Sehingga belum
memenuhi target
i. Pelayanan …..% ………% Sasaran sekolah di
kesehatan bayi 29 luar wilayah, bila
hari - 11 bulan sudah masuk
sekolah
(PAUD/TK) tetap
dibawa Posyandu.
Memenuhi target.

j. Pelayanan …..% ……….% Sasaran sekolah di


Kesehatan Balita luar wilayah, bila
(0-59 bln) sudah masuk
sekolah
(PAUD/TK) tidak
dibawa Posyandu.
Sehingga target
terpenuhi
k. Pelayanan …..% ………% Belum memenuhi
kesehatan target
Anak pra
sekolah (60 -
72 bulan)
l. KB Aktif (CPR) …..% ……….% Memenuhi target
m. PUS dengan 4T …..% ………% Kesadaran ibu ber
ber KB KB meningkat
meskipun belum
maksimal.
Sehingga target
4 GIZI
a. Pemberian 90 …….% ……….% Bumil yang
Tablet Besi pada ditemukan (K1)
Ibu Hamil belum terkomulatif,
ada bumil yang
tidak melapor
karena alasan
tertentu, misalnya
pernikahan dibawah
umur dan kehamilan
yang tidak
diinginkan (under
reported). Sehingga
belum memenuhi
target
b. Penimbangan ……..% ……..% Sasaran balita tidak
balita D/S semua datang ke
Posyandu karena
adanya pandemi,
posyandu tutup,
Kesibukan ibu
balita, kesadaran
masyarakat rendah
dan sasaran TK
tidak tercover.
Sehingga belum
memenuhi target
c. Balita ……..% ……….% Asupan Gizi yang
ditimbang naik tidak adekuat,
Berat badannya Sasaran balita tidak
(N/D) semua datang ke
Posyandu karena
adanya pandemi,
posyandu tutup.
Sehingga target
belum terpenuhi
d. Rumah tangga ……..% ………% Kurangnya
mengkonsumsi pengetahuan
garam masyarakat

e. Bayi usia 6 ……..% ……….% Sasaran ibu


bulan mendapat menyusui tidak
ASI Ekslusif semua yang datang
posyandu,
sedangkan ibu
yang tidak datang
posyandu belum
tersurvei,
kesadaran untuk
memberikan ASI
Eksklusif kurang,
kurangnya
dukungan dari
keluarga,
kesibukan ibu
bekerja. Sehingga
belum memenuhi
terget
5. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
a. Pelaksanaan …….% ………% Kegiatan ini baru
kegiatan Layanan mulai dilakukan,
Rehidrasi Oral sehingga
Aktif (LROA) pelaksanaan belum
optimal dan target
belum terpenuhi.
b. Kasus TBC ……% ……….% Kurangnya
yang ditemukan kesadaran penderita,
dan diobati pelaporan yang
belum optimal.
Sehingga belum
memenuhi target.

c. Presentase ……..% ……….% Penemuan kasus


pelayanan orang masih kurang dari
terduga TBC target, sehingga
yang target belum
mendapatkan terpenuhi secara
pelayanan TBC maksimal
sesuai standar
d. Orang yang …….% ……….% Belum memenuhi
beresiko target
terinfeksi HIV
mendapatkan
pemeriksaan HIV
e. Angka Bebas ………% ………..% Penerapan 3M
Jentik (ABJ) Plus masih
belum maksimal.
Sehingga target
belum terpenuhi
dengan maksimal
f. Pelayanan …….% ………..% Skrining tidak
Kesehatan Usia dilakukan secara
Produktif menyeluruh hanya
dilakukan di dalam
gedung, selain itu
kegiatyan posyandu
dan posbindu tidak
aktif. Sehingga
target belum
terpenuhi.
[Link] ………% ……….% Skrinning belum
kesehatan ODGJ dilakukan secara
berat menyeluruh dan
penderita odgj tidak
mengkonsumsi obat
secara teratur
UKP
1 a. Rasio Rujukan …….% ……….% Sarana dan
Non Spesialistik Prasarana kurang
( RRNS ) memadai. Sehingga
belum memenuhi
target
b. Pelayanan ……..% ……….% Kurang koordinasi
Kesehatan antara kader
Penderita
Hipertensi kesehatan desa dan
bidan desa,
kurangnya
kesadaran
masyarakat
terhadap keluhan
yang di rasakan.
Sehingga target
belum terpenuhi
maksimal
c. Bumil yang ……….% …………..% Setelah pandemi
mendapat sudah
pelayanan diperbolehkan
kesehatan gigi untuk melakukan
tindakan aerosol,
sehingga target
MUTU
1. Indeks Kepuasan ………% ………..% Dalam Katergori
Masyarakat Baik
(IKM)
2. Survey Kepuasan ………% ………..% Memenuhi Target
Pasien
ADMINISTRASI
Target Capaian Keterangan
DAN MANAJEMEN
1 Lokakarya Mini Dilakukan setiap
Bulanan (Lokmin bulan sekali
bulanan)
2 Lokakarya Mini Dilakukan setiap
Tribulanan 3 bulan sekali
(Lokmin
tribulanan)
3 Survey Mawas -
Diri (SMD)
4 Data Sarana -
Prasarana,
analisa, rencana
tindak lanjut,
tindak lanjut dan
evaluasi
5 Penilaian Kinerja Dilakukan
Pegawai penilaian tiap
semester
Survei Keluarga Sehat
Indikator Keluarga Target Realisasi Keterangan
Sehat (%)
Keluarga mengikuti Beberapa orang
Program KB belum mengikuti
program KB
Persalinan ibu di Masih ada
fasilitas pelayanan beberapa orang
kesehatan yang tidak
melakukan
persalinan di
faskes
Bayi mendapatkan Sebagian besar
imunisasi dasar bayi sudah
lengkap mendapat IDL
Bayi mendapatkan Masih ada
ASI Eksklusif beberapa bayi yang
tidak mendapat
ASI Eksklusif

Balita dipantau Masih ada


pertumbuhannya beberapa balita
yang tidak
terpantau
pertumbuhannya
Penderita TB Paru Beberapa orang
yang berobat sesuai tidak melakukan
standard pengobatan sesuai
standar
Penderita HT yang Mayoritas
berobat teratur penderita HT tidak
minum obat
(berobat secara
teratur)
Penderita gangguan Penderita
jiwa berat, diobati dan gangguan jiwa
tidak ditelantarkan berat tidak minum
obat teratur
Anggota keluarga Banyak anggota
tidak ada yang rumah tangga yang
merokok merokok
Keluarga sudah Mayoritas
menjadi anggota JKN masyarakat di
wilayah puskesmas
belum menjadi
anggota JKN
Keluarga memiliki Masyarakat masih
akses/menggunakan ada yang belum
sarana air bersih menggunakan SAB
Keluarga memiliki Ada beberapa
akses/menggunakan keluarga yang
jamban keluarga belum
mempunyai
jamban, tidak
menerapkan BAB

Hasil Survey Mawas Diri (SMD)


Pelayanan Harapan Kenyataan Keterangan
Merokok Masih banyak
anggota rumah
tangga yang masih
merokok
ASI Eksklusif Masih ada
beberapa bayi yang
tidak mendapat
ASI Eksklusif
Konsumsi Buah dan Masih ada
Sayur beberapa rumah
tangga yang jarang
mengkonsumsi
buah dan sayur

Hasil Indeks Kepuasan Masyarakat ( IKM)


Unsur Yang Dinilai Target Nilai IKM Kategori
Tahun setiap
2023 unsur
Tahun
2023
Persyaratan Pelayanan 3.92 3.14 Baik
Prosedur Pelayanan 4.00 3.20 Sangat Baik
Maklumat Pelayanan 3.78 3.02 Baik
Kecepatan Petugas 3.84 3.07 Baik
Loket dalam
pelayanan
Kecepatan Petugas 3.78 3.02 Baik
Apotek dalam
Pelayanan
Kewajaran Biaya/ 4.03 3.22 Sangat Baik
Tarif
Kesesuaian Produk 3.81 3.05 Sangat Baik
Pelayanan
Kompetensi Pelaksana 3.87 3.10 Sangat Baik
Pelayanan Petugas
Loket
Kompetensi Pelaksana 4.10 3.28 Sangat Baik
Pelayanan Petugas
Dokter
Kompetensi Pelaksana 4.00 3.20 Sangat Baik
Pelayanan Petugas
Perawat
Kompetensi Pelaksana 4.10 3.28 Sangat Baik
Pelayanan Petugas
Bidan
Kompetensi Pelaksana 3.98 3.19 Sangat Baik
Pelayanan Petugas
Apotek
Kompetensi Pelaksana Sangat Baik
Pelayanan Petugas
3.98 3.19
Laboratorium
Keberadaan Petugas Sangat Baik
Medis (Dokter,
4.04 3.23
Perawat, Bidan)
dalam Pelayanan
Keramahan dan Sangat Baik
Kesopanan Petugas
(Loket, Medis, Apotek 4.10 3.28
dan Laboratorium)
dalam pelayanan
Penanganan 4.66 3.73 Sangat Baik
Pengaduan Pengguana
Layanan
Kualitas Sarana 4.18 3.35 Sangat Baik
Prasarana
Ketersediaan Sarpras Sangat Baik
Layanan Untuk
3.77 3.01
Masyarakat
Berkebutuhan Khusus
Ketersediaan Fasilitas 3.70 2.96 Baik
Untuk Kesetaraan
Gender
Kenyamanan 3.97 3.17 Sangat Baik
Lingkungan kantor

Data Epidemiologi (KLB, DBD, Bencana


Penderita DBD ………% ……….% Dalam Kategori
Baik
PE Kasus DBD ………% ……….% Dalam Kategori
Baik
Angka Bebas Jentik ………% ………..% Belum meratanya
kader jumantik
dan petugas yang
keliling
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Penyusunan profil kesehatan UPTD Puskesmas ………….. sebagai salah satu
instrumen dalam Sistem Informasi Kesehatan Daerah disadari maupun tidak
memegang peran penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan.
Hal ini karena data dan informasi merupakan sumber daya strategis bagi
organisasi maupun individu dalam menjalankan sistem manajemen yaitu
dalam proses perencanaan sampai dengan pengambilan keputusan. Keputusan
yang baik dapat dihasilkan apabila ditunjang dengan data yang akurat dan
validitasnya tidak diragukan.
Sangat disadari bahwa butuh perjuangan lebih untuk dapat memenuhi
kebutuhan akan data dan informasi kesehatan agar dapat diperoleh potret
terinci dari situasi kesehatan di suatu wilayah, akan tetapi dari seluruh
pemaparan dalam profil ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran secara
umum akan situasi dan kondisi pembangunan kesehatan di UPTD Puskesmas
………………. selama tahun 2023. Implikasi yang diharapkan setelah
mengetahui gambaran umum situasi kesehatan di UPTD Puskesmas
………………., dapat dipergunakan sebagai masukan terutama bagi pembuat
kebijakan untuk menyusun perencanaan yang lebih tepat sasaran sehingga
pencapaian pembangunan kesehatan di tahun-tahun mendatang dapat lebih
baik dari pencapaian sebelumnya.

4.2 Saran
Hal-hal yang masih perlu mendapat perhatian dari pencapaian pembangunan
kesehatan pada tahun 2023 diantaranya adalah perlunya peningkatan
koordinassi lintas program dan lintas sektor untuk mempercepat pencapaian
tujuan pembangunan kesehatan serta advokasi yang ditujukan kepada
pemerintah Kabupaten Kediri terkait pembiayaan kesehatan agar dapat lebih
ditingkatkan. Selain itu, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di
bidang kesehatan juga masih sangat perlu ditingkatkan pelaksanaannya.
Berangkat dari permasalahan yang dihadapi dari penyusunan Profil Kesehatan
UPTD Puskesmas ……………..Kabupaten Kediri tahun 2023 ini, diharapkan
kesadaran dan peran serta aktif dari semua pihak untuk membenahi sistem
manajemen data agar kinerja dari masing-masing bidang dapat lebih terukur
dan memberikan gambaran yang lebih rinci dari pencapaian masing-masing
program serta kontribusinya bagi pencapaian visi dan misi dalam
pembangunan kesehatan di Kabupaten Kediri khususnya pada UPTD
Puskesmas …………….. Kabupaten Kediri.
DAFTAR PUSTAKA

Anda mungkin juga menyukai