Profil Kinerja UPTD Puskesmas Bendo 2023
Profil Kinerja UPTD Puskesmas Bendo 2023
OLEH :
KELOMPOK :
1. Cindy Maya Nuari 202001013
2023
Kata Pengantar
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Program praktek klinik keperawatan komunitas merupakan suatu proses
pembelajaran yang menerapkan semua ilmu keperawatan komunitas yang
telah didapat mahasiswa dalam bentuk praktik klinik keperawatan di
puskesmas sebelum dilaksanakan langsung di masyarakat. Praktik di
puskesmas dapat menjadi bekal mahasiswa di masyarakat karena di
puskesmas lebih ditekankan pada pelayanan langsung kepada masyarakat,
sehingga puskesmas lebih mengetahui apa permasalahan yang terjadi di
masyarakat.
Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan
kesehatan, bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi
masyarakat. Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang
menyelenggarakan upaya kesehatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan
(promotif), pencegahan penyakit (prefentif), pengobatan penyakit (kuratif) dan
(rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan
berkesinambungan. Konsep kesatuan upaya kesehatan ini menjadi pedoman
dan pegangan bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia termasuk
Puskesmas (Permenkes. 2016).
Puskesmas ………… merupakan Puskesmas Perawatan di wilayah kecamatan
……….. kabupaten Kediri, dalam melaksanakan pembangunan Kesehatan
khususnya di Kecamatan ……….. sesuai dengan Visi Departemen Kesehatan
"Masyarakat Yang Mandiri Untuk Hidup Sehat dan Misinya "Membuat
Rakyat Sehat serta untuk mengukur keberhasilan Pembangunan kesehatan di
Puskesmas …………, maka perlu dibuat pengolahan data tentang hasil-hasil
kegiatan yang telah dilakukan dengan indikator Indonesia Sehat 2025 dan
indikator kinerja Standar Pelayanan Minimal yang meliputi: (1) Indikator
Derajat Kesehatan yang terdiri atas indikator-indikator untuk Mortalitas,
Morbiditas, dan Status Gizi; (2) Indikator -indikator untuk Keadaan
Lingkungan, Perilaku Hidup. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan; serta (3)
Indikator-indikator untuk Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Kesehatan,
Manajemen Kesehatan, dan Kontribusi Sektor Terkait.
Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat dan
mempunyai wilayah kerja tertentu merupakan tempat yang tepat untuk
mahasiswa melakukan kegiatan praktek belajar lapangan. Puskesmas
mempunyai kegiatan-kegiatan pokok perawatan komunitas yang ditunjang
oleh peran profesi keperawatan. Sebagai seorang calon perawat, mahasiswa
perlu dibekali dengan pengalaman belajar praktik klinik di puskesmas, sesuai
dengan peran dan fungsi yang dituntut dalam hubungannya dengan asuhan
keperawatan komunitas.
1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Penyusunan
Tujuan penyusunan profil puskesmas …………Tahun 2023 yaitu :
A. Tujuan Umum
1. Untuk memberikan gambaran tentang Puskesmas …… secara
lengkap baik dari segi sistem pelayanan, manajemen, fisik,
program, hasil kegaiatan
2. Sebagai salah satu bahan pertimbangan dan promosi dalam rangka
peningkatan mutu pelayanan Puskesmas
B. Tujuan Khusus
1. Mengetahui program apa saja yang telah tercapai
2. Mengetahui program apa saja yang belum tercapai
3. Mengetahui program-program di setiap unit puskesmas
4. Mengetahui tingkat kunjungan pasien di setiap unit puskesmas
5. Mengetahui hambatan apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan
program
BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1 Data Umum
2.1.1 Identitas Puskesmas
Nama Puskesmas : UPTD Puskesmas ……………
Tipe Puskesmas : Non Perawatan / Perawatan
Nomor Kode Puskesmas : …………………………………
Alamat : …………………………………
Kecamatan : ………………………………….
Kabupaten : Kediri
Propinsi : Jawa Timur
No. Telp : ………………………………….
E-mail : ………………………………….
Website :-
Pimpinan : ………………………………….
Tahun Berdiri : ………………………………….
1. Puskesmas Pembantu :
2. Puskesmas Keliling :
3. Poskesdes :
4. Polindes :
5. Poliklinik :
6. Dokter Umum Praktek Swasta :
7. Dokter Gigi Praktek Swasta :
8. Bidan Praktek Swasta :
9. Pengobat tradisional :
10. Apotek :
1. Posyandu Balita :
2. Posyandu lansia :
3. Posbindu PTM :
4. Polindes :
5. Poskesdes :
6. Taman Posyandu :
7. Poskestren :
8. Saka Bakti Husada :
9. Desa Siaga :
“………………………………………………………………”
Misi :
1. ……………………………………………………………
2. …………………………………………………………..
3. Dst
2.6 Motto
“…………………………………………………………..”
2.7 Janji Layanan / Kebijakan Mutu
“Puskesmas …………………… Bertekat Memberikan
Pelayanan Yang Terbaik Dan Professional Demi Kepuasaan
Pelanggan”
Jabatan
No Uraian Tugas
Fungsional
1 Dokter 1. Membantu kepala puskesmas dalam
menyelenggarakan fungsi-fungsi puskesmas
2. Memberikan bimbingan teknis dan rujukan
medik serta kesehatan kepada staf
puskesmas
3. Mengkoordinir dan membimbing peran serta
masyarakat dan penyuluh kesehatan
masyarakat oleh staf puskesmas
4. Melakukan pemeriksaan dan pengobatan
penderita sesuai jadwal dan pemeriksaan
rujukan medis gawat darurat
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
2 Dokter Gigi 1. Penggerak pembangunan berwawasan
kesehatan melalui advokasi kesehatan gigi,
kampanye kesehatan gigi
2. Pemberdayaan masyarakat dengan promosi
kesehatan gigi, pembentukan UKGMD, serta
pemberdayaan UKGS
3. Pelayanan kesehatan yang meliputi
konsultasi kesehatan gigi, ekstrasi gigi anak,
ekstrasi gigi dewasa, pengobatan jaringan
lunak, tumpatan gigi dasar, perawatan pulpa,
scalling sederhana, insisi abses
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
3 Bidan 1. Melaksanakan pelayanan KIA serta KB
sesuai dengan standar yang ditetapkan
2. Mencatan kegiatan pada kartu ibu, KMS ibu
hamil, kartu anak, KMS balita, dan kartu KB
3. Mencatan pada register kunjungan dan
register kohort KIA dan KB
4. Memberikan imunisasi TT pada ibu hamil
5. Memasang / melepas IUD dan memberikan
pil serta kontrasepsi lainnya
6. Memasang / melepas implant dibawah
pengawasan dokter puskesmas
7. Merujuk ibu hamil dengan resiko kepada
dokter puskesmas
8. Merujuk kelainan pada balita dan akseptor
KB pada dokter puskesmas
9. Menyusun laporan bulanan kegiatan KIA
dan KB
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
4 Bidan Desa 1. Melaksanakan kegiatan puskesmas di desa
wilayah kerjanya berdasarkan urutan
prioritas masalah kesehatan yang dihadapi,
sesuai dengan kewenangan yang dimiliki
dan diberikan
2. Menggerakkan dan membina masyarakat
desa di wilayah kerjanya agar tumbuh
kesadarannya untuk dapat berperilaku hidup
sehat
3. Memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat di rumah-rumah, menangani
persalinan, pelayanan keluarga berencana,
dan pengayoman medis kontrasepsi
4. Menggerakkan dan membina peran serta
masyarakat dalam bidang kesehatan dengan
melakukan penyuluhan kesehatan yang
sesuai dengan permasalahan kesehatan
setempat
5. Membina dan memberikan bimbingan teknis
kepada kader serta dukun bayi
6. Melakukan rujukan medis maupun rujukan
kesehatan ke puskesmas kecuali dalam
keadaan darurat harus dirujuk ke fasilitas
kesehatan lainnya
7. Mendeteksi secara dini adanya efek samping
dan komplikasi pemakaian kontrasepsi serta
adanya penyakit-penyakit lain dan berusaha
mengatasi sesuai dengan kemampuan
8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang - undangan
5 Perawat 1. Menyiapkan klinik pengobatan umum
termasuk cedera karena kecelakaan
2. Menyiapkan kebersihan dan semua
kebutuhan pelayanan di poliklinik serta
mensterilkan alat kedokteran yang
diperlukan
3. Melakukan anamnesa dan mencatat pada
kartu pasien dan register pengobatan serta
memanggil pasien sesuai urutan untuk
diperiksa dan diobati oleh dokter. Apabila
dokter tidak ada di tempat, sesuai perintah
dokter dapat melakukan pemeriksaan dan
pengobatan orang sakit
4. Melakukan perawatan kepada penderita
sesuai dengan kebutuhan
5. Memberikan suntikan kepada penderita
sesuai perintah dokter dengan spuit jarum
yang steril. Sedangkan spuit dan jarum yang
telah dipakai tidak boleh dipakai untuk
penderita lain
6. Mencatat semua kegiatan yang dilakukan
dan dilaporkan kepada atasannya
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
6 Petugas 1. Advokasi program kesehatan kepada camat
dan dinas terkait
penyuluh
2. Melalui camat, TP, PKK, dan ormas yang
kesehatan ada di kecamatan melakukan penggerakan
kampanye PHBS
masyarakat
3. Revitalisasi posyandu, mendorong
dibentuknya polindes oleh masyarakat dan
pemanfaatannya
4. Membimbing LSM / ORMAS untuk ikut
aktif berperan dalam promkes
5. Melatih kader posyandu untuk
meningkatkan PHBS
6. Menyusun materi penyuluhan atas indikasi
masalah kesehatan prioritas dan potensi
setempat
7. Penyuluhan terhadap pengunjung
puskesmas, dinas terkait, dan ORMAS
8. Penyuluhan individu, kelompok di luar
gedung puskesmas dalam kaitannya dengan
program prioritas puskesmas
9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
7 Petugas 1. Menggerakkan masyarakat dan lintas
sektoral terkait dalam pemantauan kualitas
sanitarian
air bersih
(kesling) 2. Menggerakkan masyarakat / LSM / dinas
terkait dan ORMAS dalam penyehatan
perumahan dan pemukiman
3. Mendorong masyarakat dan dinas terkait
dalam gerakan DPKL
4. Melatih kader dalm membina kelompok
masyarakat dalam penyehatan air,
perumahan, jamban keluarga, dan SPAL
5. Pelatihan masyarakat dalam upaya kesehatan
lingkungan
6. Kemitraan dengan LSM untuk pembangunan
dan rehabilitasi serta pengembangan
tehnologi tepat guna sarana sanitasi secara
mandiri
7. Mengambil sampel air bersih dari keluarga
rawan kesling untuk diperiksa di
laboratorium
8. Pemeriksaan HS TTU secara berkala
9. Memberikan konsultasi sanitasi kepada
masyarakat / menyelenggarakan klinik
sanitasi
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
8 Petugas 1. Mendorong masyarakat dan lintas sektoral
nutrisionist dalam program UPGK (Usaha Perbaikan
Gizi Keluarga)
(Gizi)
2. Pemantauan status gizi oleh kader dan
dianalisis secara lintas sektoral dalam rangka
UPGK (Usaha Perbaikan Gizi Keluarga)
3. Mengembangkan SKPG (Sistem
Kewaspadaan Pangan dan Gizi) untuk
mencegah dan menanggulangi masalah gizi
di kecamatan
4. Melatih kader dalam penemuan, mengelola,
dan memberikan PMT serta merujuk kasus
KEP ke puskesmas
5. Melatih kader dalam membina keluarga
dalam pola menu seimbang
6. Melatih kader dalam revitalisasi posyandu
7. Pemberian tablet besi untuk ibu hamil
8. Pemeriksaan pelayanan dan rujukan ibu
hamil KEP dan KEK
9. Pelayanan konsultasi gizi
10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
9 Petugas 1. Melaksanakan pemeriksaan laboratorium
sesuai dengan permintaan dari dokter / BP /
laboratorium
KIA
2. Menyusun rencana kebutuhan reagen setiap
tahun
3. Melaksanakan pemeriksaan BTA pada
sputum tersangka TBC
4. Melakukan pencatatan semua kegiatan untuk
dilaporkan pada atasannya setiap bulan
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
10 Petugas 1. Menyusun rencana kebutuhan obat setiap
tahun
pengelola obat
2. Mengajukan permintaan obat ke Gudang
Farmasi melalui Kepala UPTD Puskesmas
setiap bulan
3. Membuat pembukuan obat
4. Melayani pendistribusian obat
5. Meracik obat sesuai dengan resep dokter
untuk diberikan kepada pasien
6. Memberikan penyuluhan cara meminum
obat kepada pasien
7. Menyusun laporan pemakaian obat sesuai
buku petunjuk
8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
atasan langsung sesuai dengan peraturan
perundang – undangan
Tugas pokok dan fungsi staf UPTD Puskesmas ………………. dapat dilihat pada
tabel III.2 berikut ini.
B. Posbindu
Posbindu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu
program desa yang bekerjasama dengan puskesmas
……………., yang bertujuan untuk mendeteksi penyakit tidak
menular yang sasarannya adalah usia 15 tahun sampai 49
tahun. Posbindu adalah kegiatan yang bertujuan untuk
memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu kepada
masyarakat, terutama dalam hal deteksi dini penyakit dan
pemantauan kesehatan secara umum. Berikut adalah beberapa
kegiatan yang dilakukan di posbindu:
1. Pemeriksaan Kesehatan: Posbindu menyediakan
pemeriksaan kesehatan rutin kepada masyarakat.
Pemeriksaan ini meliputi pengukuran tekanan darah, gula
darah, kolesterol, dan penyakit lainnya yang umumnya
terkait dengan gaya hidup dan faktor risiko penyakit
tertentu.
2. Deteksi Dini dan Skrining Penyakit: Posbindu juga
dilengkapi dengan fasilitas untuk melakukan deteksi dini
penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, kanker, atau
penyakit jantung. Skrining ini bertujuan untuk menemukan
kasus penyakit secara dini sehingga dapat dilakukan
tindakan pencegahan atau pengobatan yang lebih efektif.
3. Pemberian Imunisasi: Posbindu juga sering kali
menyediakan layanan imunisasi kepada masyarakat.
Imunisasi ini meliputi vaksinasi rutin untuk anak-anak dan
dewasa, seperti vaksin hepatitis, polio, campak, dan lain-
lain.
4. Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan: Posbindu memberikan
penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai
berbagai aspek kesehatan, seperti pola makan sehat,
pentingnya olahraga, kebersihan diri, dan cara mencegah
penyakit tertentu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan mendorong
adopsi gaya hidup sehat.
5. Pembagian Obat dan Suplemen: Beberapa posbindu juga
menyediakan obat-obatan umum dan suplemen kesehatan
kepada masyarakat. Obat-obatan ini biasanya bersifat
generik dan digunakan untuk mengatasi penyakit ringan
atau gejala umum.
6. Konseling dan Rujukan: Petugas posbindu juga
memberikan konseling kesehatan kepada masyarakat yang
membutuhkan, termasuk memberikan informasi mengenai
pengobatan yang tepat dan memberikan rujukan ke fasilitas
kesehatan yang lebih spesifik jika diperlukan.
C. Posyandu Lansia
Posyandu lansia merupakan program desa yang bermitra
dengan puskesmas bendo. Kegiatan ini berfungsi mendeteksi
dini penyakit lansia dan mensejahterakan lansia sehat maupun
sakit. Kegiatan rutin dilakukan setiap satu bulan sekali.
Posyandu Lansia adalah kegiatan yang ditujukan untuk
memberikan pelayanan kesehatan dan sosial kepada lansia
(usia 60 tahun ke atas). Tujuan dari posyandu lansia adalah
untuk mempromosikan kesehatan dan meningkatkan kualitas
hidup lansia. Berikut adalah beberapa kegiatan yang umum
dilakukan di posyandu lansia:
1. Pemeriksaan Kesehatan: Posyandu lansia menyediakan
pemeriksaan kesehatan rutin kepada lansia. Pemeriksaan
ini meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar
gula darah, evaluasi fungsi organ tubuh, dan pemantauan
kesehatan secara umum.
2. Penyuluhan Kesehatan: Posyandu lansia memberikan
penyuluhan kesehatan kepada lansia dan keluarga mereka.
Topik yang dibahas meliputi gaya hidup sehat, pola makan
yang baik, olahraga yang sesuai, manajemen stres, dan
pencegahan penyakit tertentu yang umum pada lansia.
3. Penanganan Penyakit Kronis: Posyandu lansia dapat
memberikan informasi dan dukungan kepada lansia yang
memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi,
penyakit jantung, atau osteoporosis. Petugas posyandu
dapat membantu dalam pemantauan kondisi kesehatan,
memberikan edukasi tentang pengelolaan penyakit, dan
mengingatkan tentang pentingnya pengobatan yang teratur.
4. Kegiatan Fisik dan Olahraga: Posyandu lansia juga
menyelenggarakan kegiatan fisik dan olahraga yang sesuai
dengan kondisi lansia. Kegiatan ini dapat meliputi senam,
jalan pagi, atau latihan ringan lainnya yang dapat
meningkatkan kebugaran fisik dan kesejahteraan lansia.
5. Kegiatan Sosial dan Keterlibatan Komunitas: Posyandu
lansia juga mengadakan kegiatan sosial dan memfasilitasi
keterlibatan komunitas bagi lansia. Ini dapat termasuk
kegiatan seperti pertemuan rutin, kegiatan seni dan budaya,
program sukarelawan, atau kunjungan ke tempat-tempat
wisata.
6. Pemberian Suplemen dan Obat: Posyandu lansia dapat
memberikan suplemen kesehatan yang sesuai dan obat-
obatan umum kepada lansia. Hal ini bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi dan kesehatan mereka.
7. Pemantauan dan Perawatan Diri: Petugas posyandu
membantu lansia dalam pemantauan dan perawatan diri
mereka sendiri. Mereka memberikan bimbingan tentang
tanda-tanda perubahan kesehatan yang perlu diperhatikan,
memberikan informasi tentang perawatan diri harian, dan
membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
D. Posyandu Jiwa
Posyandu Jiwa atau Posyandu Kesehatan Jiwa adalah program
kesehatan yang ditujukan untuk memantau dan memberikan
layanan kesehatan jiwa kepada individu dengan gangguan
mental, gangguan jiwa, atau masalah psikologis. Kegiatan
Posyandu Jiwa bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat tentang kesehatan jiwa, memberikan dukungan,
serta membantu dalam pencegahan, deteksi dini, dan
pengobatan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan posyandu jiwa
di desa darungan yang bermitra dengan puskesmas bendo
dilakukan setiap bulan sekali. Berikut adalah beberapa
kegiatan yang dilakukan di Posyandu Jiwa:
1. Konseling dan Terapi: Posyandu Jiwa menyediakan
layanan konseling dan terapi kepada individu dengan
masalah kesehatan jiwa. Konseling dapat meliputi
konseling individu, keluarga, atau kelompok yang
bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis,
membantu pemahaman kondisi, dan mengembangkan
strategi pengelolaan masalah.
2. Deteksi Dini dan Evaluasi: Posyandu Jiwa melakukan
deteksi dini dan evaluasi terhadap individu yang
memungkinkan menderita gangguan kesehatan jiwa. Hal
ini dilakukan melalui wawancara, skrining, atau alat
evaluasi yang sesuai. Deteksi dini penting untuk
mengidentifikasi masalah kesehatan jiwa sejak dini dan
memberikan intervensi yang tepat.
3. Edukasi dan Penyuluhan: Posyandu Jiwa memberikan
edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai
kesehatan jiwa, termasuk pemahaman tentang berbagai
gangguan jiwa, pentingnya perawatan kesehatan jiwa,
mengurangi stigma terhadap masalah jiwa, dan strategi
pemeliharaan kesehatan jiwa yang baik.
4. Pengobatan dan Pengelolaan Masalah Jiwa: Posyandu Jiwa
bekerja sama dengan profesional kesehatan jiwa, seperti
psikolog atau psikiater, untuk memberikan pengobatan dan
pengelolaan masalah jiwa. Ini dapat meliputi pengobatan
farmakologis, terapi perilaku kognitif, terapi kelompok,
atau terapi lain yang sesuai dengan kondisi individu.
5. Pemberdayaan Masyarakat: Posyandu Jiwa juga berfokus
pada pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah
kesehatan jiwa. Ini dapat meliputi program pelatihan
keterampilan, dukungan kelompok, atau pengembangan
sumber daya lokal yang membantu individu dengan
masalah jiwa untuk mencapai dan mempertahankan
kehidupan yang bermakna.
6. Rujukan dan Koordinasi: Posyandu Jiwa bekerja sama
dengan jaringan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih luas
untuk memberikan rujukan yang tepat jika diperlukan.
Mereka juga membantu dalam koordinasi layanan dan
menghubungkan individu dengan sumber daya dan
dukungan yang relevan.
Kegiatan Posyandu Jiwa di puskesmas ………….. biasanya
dilakukan di fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, klinik
kesehatan jiwa, ataudi kantor Desa ………………….
4.2 Saran
Hal-hal yang masih perlu mendapat perhatian dari pencapaian pembangunan
kesehatan pada tahun 2023 diantaranya adalah perlunya peningkatan
koordinassi lintas program dan lintas sektor untuk mempercepat pencapaian
tujuan pembangunan kesehatan serta advokasi yang ditujukan kepada
pemerintah Kabupaten Kediri terkait pembiayaan kesehatan agar dapat lebih
ditingkatkan. Selain itu, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di
bidang kesehatan juga masih sangat perlu ditingkatkan pelaksanaannya.
Berangkat dari permasalahan yang dihadapi dari penyusunan Profil Kesehatan
UPTD Puskesmas ……………..Kabupaten Kediri tahun 2023 ini, diharapkan
kesadaran dan peran serta aktif dari semua pihak untuk membenahi sistem
manajemen data agar kinerja dari masing-masing bidang dapat lebih terukur
dan memberikan gambaran yang lebih rinci dari pencapaian masing-masing
program serta kontribusinya bagi pencapaian visi dan misi dalam
pembangunan kesehatan di Kabupaten Kediri khususnya pada UPTD
Puskesmas …………….. Kabupaten Kediri.
DAFTAR PUSTAKA