0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Persyaratan RPH di Medan yang Wajib Dipenuhi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Persyaratan RPH di Medan yang Wajib Dipenuhi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS

KELOMPOK

NAMA :MAHESA PRATAMA SIAHAAN (22400011)


YERICO BARRERA PADANG (19400041)
MATKUL :ABATOIR DAN PENGOLAHAN HASIL TERNAK
TUGAS : PERSYARATAN RPH DI MEDAN

Persyaratan Rumah Potong Hewan (RPH) di Medan

Membangun Rumah Potong Hewan (RPH) di Medan memerlukan pemenuhan persyaratan


yang ketat untuk memastikan higiene, keamanan, dan kesejahteraan hewan. Berikut adalah
beberapa persyaratan umum yang perlu dipenuhi:

Persyaratan Administrasi:
- Surat Permohonan Izin Penyelenggaraan RPH: Surat permohonan resmi diajukan kepada
Walikota Medan melalui Kepala Dinas Perizinan[4] .
- Surat Rekomendasi: Surat rekomendasi dari Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan,
Perkebunan, dan Peternakan (atau dinas terkait) diperlukan[4] .
- Data RPH: Data lengkap mengenai RPH harus disertakan, termasuk:
- Jenis ternak yang akan dipotong[4] .
- Lokasi RPH[4] .
- Luas tanah dan bangunan[4] .
- Status hak tanah[4] .
- Surat pernyataan dari pemilik tanah jika tanah bukan milik pribadi[4] .
Persyaratan Teknis dan Higiene:
- SNI No. 01-6159-1999: RPH harus memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) untuk
RPH, yang mencakup persyaratan lokasi, sarana, bangunan, peralatan, higiene karyawan,
pengawasan kesehatan masyarakat veteriner, kendaraan pengangkut daging, ruang pendingin,
ruang pembeku, ruang pembagian karkas, pengemasan daging, dan laboratorium.
- Pintu Masuk dan Keluar: Pintu masuk hewan potong harus terpisah dari pintu keluar
daging
- Pemisahan Kompleks: Kompleks RPH babi harus dipisahkan dari kompleks RPH lain
dengan jarak yang cukup jauh atau dibatasi dengan pagar minimal 3 meter.
- Sistem Pengeluaran Darah: Sistem pengeluaran darah harus didesain agar darah dapat
ditampung dengan baik.
- Metode Penyembelihan: Metode penyembelihan harus sesuai dengan kaidah Islam untuk
sapi dan kambing, dengan pemotongan pada leher yang memotong saluran pernafasan,
saluran makanan dan minuman, pembuluh darah arteri dan vena.

Persyaratan Operasional:
- Pelatihan Karyawan: Semua karyawan RPH harus dilatih dalam teknik pemotongan yang
benar, praktik higiene, dan kesejahteraan hewan[2] .
- Inspeksi Daging: Inspektur daging yang disetujui pemerintah harus hadir selama proses
pemotongan dan inspeksi daging[2] .
- Kendaraan Pengangkut Daging: Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut daging
harus memenuhi standar higiene dan dipelihara dengan baik[2] .
- Penyimpanan dan Penanganan: RPH harus memiliki fasilitas yang memadai untuk
menyimpan dan menangani produk daging, termasuk peralatan pendingin dan
pembekuan[2] .

Persyaratan Tambahan:
- Dampak Lingkungan: RPH harus memiliki rencana untuk mengelola limbah dan
meminimalkan dampak lingkungan.
- Keterlibatan Masyarakat: Penting untuk melibatkan masyarakat setempat dan mengatasi
kekhawatiran mereka mengenai operasi RPH.
Kesimpulan:
Membangun RPH di Medan memerlukan proses yang kompleks dan pemenuhan persyaratan
yang ketat. Penting untuk berkonsultasi dengan pihak berwenang di Medan untuk
mendapatkan informasi terkini dan spesifik mengenai peraturan RPH.

Anda mungkin juga menyukai