Kurikulum KSP KB Utrujah Pamekasan 2024/2025
Kurikulum KSP KB Utrujah Pamekasan 2024/2025
KB UTRUJAH PAMEKASAN
KECAMATAN PADEMAWU
TAHUN PELAJARAN 2024/2025
SURAT KEPUTUSAN
KEPALA KB UTRUJAH PAMEKASAN
NOMOR
HALAMAN SK PENETAPAN KOSP
TENTANG
PENETAPAN KURIKULUM TAMAN KANAK-KANAK PAUD
TAHUN PELAJARAN 2024/2025
ii
Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) KB UTRUJAH
PAMEKASAN sesuai Sistematika Susunan Dokumen
sebagaimana pada Lampiran II Surat Keputusan ini.
Ketiga : Tim Pengembang Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun
Pelajaran 2024/2025 melaporkan hasil kajian Dokumen
Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) kepada kepala sekolah.
Keempat : Semua biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini,
dibebankan pada anggaran yang sesuai dan apabila terdapat
kekeliruan dalam keputusan ini, akan direvisi sebagaiamana
mestinya.
Ditetapkan di : Pamekasan
Pada tanggal : …………….2024
SAMI MAULANA
Tembusan:
1. UPT Pengawas KB Kecamatan Pamekasan
2. Arsip
iii
HALAMAN PENGESAHAN
DISAHKAN OLEH
HUSNUL KHOTIMAH
SAMI MAULANA
DISETUJUI OLEH
________________________ ________________________
NIP. NIP.
iv
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah. Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan atas limpahan
karunia kepada seluruh makhluk-Nya. Salawat serta Salam semoga tetap tercurah atas
junjungan Rasulullah Muhammad SAW.
Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) KB UTRUJAH PAMEKASAN Tapel 2024/2025
adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh KB UTRUJAH
PAMEKASAN yang secara khusus diberlakukan tahun pelajaran 20234/2025. KOSP
mencerminkan merdeka belajar dan pengimplementasian Profil Pelajar Pancasila. Kurikulum
ini memuat karakteristik satuan pendidikan, profil pembelajar, struktur kurikulum dan
rancangan pembelajaran.
Ucapan terima kasih dan penghargaan kami sampaikan atas dukungan pemikiran dari
berbagai pihak yang telah membantu dan memberikan data, informasi yang terkait dalam
penyusunan Kurikulum KB UTRUJAH PAMEKASAN Tapel 2024/2025 :
1. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang
2. Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pamekasan
3. Pengawas PAUD Kecamatan Pamekasan
4. Pendidik dan Tenaga Kependidikan KB UTRUJAH PAMEKASAN
Akhirnya kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak , baik yang terlibat
langsung ataupun tidak langsung dalam penyusunan Kurikulum Satuan PAUD [Link]
Allah SWT tetap memberikan petunjuk terhadap upaya yang telah, sedang dan akan kita
lakukan untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya KB UTRUJAH PAMEKASAN I
Kecamatan Pademawu
v
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL i
HALAMAN SK PENETAPAN KSP ii
HALAMAN PENGESAHAN iv
KATA PENGANTAR v
DAFTAR ISI vi
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Karakteristik KB UTRUJAH PAMEKASAN 1
B Landasan Pengembangan Kurikulum 1
1 Landasan Yuridis 1
2 Landasan Sosiologis 3
3 Landasan Pedagogis 3
BAB II VISI MISI DAN TUJUAN 4
A. Visi Satuan Pendidikan 4
B. Misi Satuan Pendidikan 4
C. Tujuan Satuan Pendidikan 4
BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN 5
A. Struktur Kurikulum 5
B. Kalender Pendidikan 8
C. Pendekatan Pembelajaran 14
BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN 16
A. Rencana Pembelajaran 16
B. Pelaksanaan Pembelajaran 17
C. Asesmen Pembelajaran 19
BAB V PENDAMPINGAN, EVALUASI, & PENGEMBANGAN PROFESIONAL21
A. Pendapingan 21
B. Evaluasi 21
C. Pengembangan Profesional 22
BAB VI PENUTUP 24
DAFTAR PUSTAKA 25
LAMPIRAN 26
vi
BAB I
PENDAHULUAN
1
e. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82
Tahun 2015 Tentang Pencegahan Tindak Kekerasan
f. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18
Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.
g. Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan
Karakter
h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6
Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah
i. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15
Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan
Pengawas Sekolah
j. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1
Tahun 2021 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-
Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas,
dan Sekolah Menengah Kejuruan.
k. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah
l. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Standar Isi Pada Pendidikan Anak
Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
m. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian Pendidikan Pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah
n. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses Pada Pendidikan
Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan
Menengah
o. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 262/M/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 56/M/2022 Tentang
Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran
2
2. Landasan Sosiologis
Sekolah, sebagai suatu lembaga pendidikan yang bertanggung jawab terhadap
proses belajar siswa, memiliki tujuan yang mulia dalam mengembangkan
pendidikan anak – anak Indonesia di lingkungannya. Sebagai bangsa Indonesia,
pendidikan yang mereka dapatkan berlandaskan pada agama dan nilai – nilai luhur
yang dianut oleh bangsa serta tidak melupakan akar budaya dalam perjalanan
belajar mereka. Siswa Indonesia diharapkan menjadi warga negara yang mandiri
dan bertanggung jawab, menghargai kebhinekaan, mengedepankan berpikir
positif dan kritis, serta mampu berkolaborasi. Hal tersebut bertujuan untuk
melahirkan generasi pelurus yang tangguh.
3. Landasan pedagogis
Taman Kanak-Kanak (TK) adalah suatu lembaga yang terdiri atas siswa yang
memiliki karakteristik unik, mereka masih memahami cara berpikir konkret.
Landasan pedagogis merupakan landasan yang digunakan untuk mengubah
perilaku sesorang untuk menjadi lebih baik dengan bimbingan orang yang lebih
dewasa kepada orang yang sedang belajar. Landasan pegagogis yang dilakukan
dalam pembelajaran di KB UTRUJAH PAMEKASAN berupa pembelajaran abad
21, yaitu pembelajaran yang memanfatkaan teknologi yang dapat diperoleh secara
cepat dan tepat dalam dunia pendidikan dan pembelajaran, yaitu pembelajaran
yang lebih menekankan peserta didik untuk belajar secara aktif yang sesuai dengan
topik.
Pengalaman belajar yang beragam dan kontekstual akan membantu siswa
memahami konsep yang diberikan. Belajar bagi siswa harus menyenangkan,
bermakna, sekaligus menantang. Kesempatan untuk bereksplorasi membantu
siswa menumbuhkan rasa ingin tahu. Keberhasilan proses belajar setiap siswa
akan tercapai dengan dukungan dari semua pihak. Manajemen sekolah yang
responsif, guru yang memahami kebutuhan siswa, serta dukungan positif dari
orang tua akan membantu setiap anak memaksimalkan potensinya.
3
BAB II
VISI, MISI &TUJUAN
A. VISI
“Terbentuknya generasi yang cerdas, sehat dan berakhlaqul karimah”
B. MISI
1. Menstimulus kecerdasan dan aspek perkembangan anak melalui
pembelajaran berbasis proyek
2. Membiasakan anak berperilaku sehat
3. Menanamkan Pendidikan anak berakhlaqul karimah pada pembiasaan
setiap hari dan bertaqwa kepada Allah
C. TUJUAN
1. Terwujudnya anak didik yang kreatif dan inovatif
2. Terwujudnya anak yang sehat jasmani dan Rohani
3. Terwujudnya anak didik yang religius baik pemahaman maupun
pengamalannya
4
BAB III
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
A. Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum Satuan Pendidikan Pada Taman Kanak-kanak terdiri dari kegiatan
pembelajaran intrakulikuler, Kokurikuler/Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila serta
ekstrakulikuler. Kegiatan intrakulikuler di KB UTRUJAH PAMEKASAN dirancang
agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam Capaian Pembelajaran
meliputi tiga elemen Capaian Pembelajaran yaitu: Nilai agama dan budi pekerti, jati diri,
dasar-dasar literasi dan STEAM. Sedangkan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila bertujuan untuk memperkuat upaya pencapaian Profil Pelajar Pancasila yang
mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Dan kegiatan
ekstrakulikuler diselenggarakan sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengeksplorasi
dan melatih keterampilan sesuai minat dan bakat peserta didik sesuai dengan visi dan
misi KB UTRUJAH PAMEKASAN Kecamatan Pamekasan.
1. Intrakulikurel
PROGRAM PEMBELAJARAN ALOKASI
NO STRUKTUR
Topik Sub Topik WAKTU
1 Intrakulikuler Diriku • Identitas diri Semester I
• Tubuhku 17 minggu
Negaraku • Identitas NKRI
• Hari Kemerdekaan
• Kebudayaan
Lingkunganku • Desaku
• Rumahku
• Masjid tempat
ibadahku
• Sekolahku
Tumbuhan • Tanaman pokok
• Tanamn Buah
• Tanaman Sayur
• Tanaman hias
• Tanaman Obat
Binatang • Binatang halal & haram
• Binatang peliharaan
• Binatang ternak
Alam Semesta • Angkasa yang luas Semester II
• Fenomena alam 17 minggu
• Sumber daya alam
kebutuhan manusia
5
Rekreasi • Jalan jalan dikota
• Kendaraan tradisional
di kota
• Kendaraan dilangit
• Bersuka ria di pantai
• Kendaraan di laut
Asyiknya bermain • TV sikotak Ajaib
digital • HP yang pintar
• Laptop yang hebat
• Mari bertanya di
internet
Projek Penguatan Tema : • Gerakan lingkungan Semester 1
Profil Pelajar Aku Sayang Bumi hijau 2 minggu
Pancasila
II & Tema : • Senangnya berbagi Semester 2
Profil Pelajar Kita semua 2 minggu
Rahmatan Lil bersaudara
Alamin
• Bimbingan mewarnai Semester I-II
III Ekstrakulikuler
Catatan:
• Topik pembelajaran masih dapat disesuaikan dengan minat anak yang
muncul dan mempertimbangkan isu atau topik yang terjadi disekitar
• Tujuan pembelajaran masih dapat disesuaikan dengan minat anak yang
muncul dan mempertimbangkan hasil evaluasi pembelajaran
• Durasi pelaksanaan setiap topik pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan
anak
Ekstrakulikuler
Kelompok Program Mingguan Semester Tahun
6
TK A • Bimbingan Jumlah JP 30 Jumlah JP 17 Jumlah JP 2
RTKA B mewarnai menit minggu x 30 semester x 510
(dilaksanakn menit = 510 menit = 1.020
setiap hari jum’at) menit menit
7
Proyek ini akan dilaksanakan di semester 1 tahun pelajaran 2024-2025.
Dimensi Gotong Royong yang dikembangkan adalah Elemen kolaborasi,
dengan maksud peserta didik memilik kesadaran dan pembiasaan untuk
berkolaborasi. Sedangkan Sub elemen untuk dimensi gotong royong adalah
kerja sama. Dengan harapan peserta didik dapat memiliki kerja sama dalam
menjaga lingkungan, peduli atas keindahan lingkungan sekolahnya dan menjaga
keindahan alam sekitar.
Adapun terkait dengan perencanaan proyek semester 2 ditampilkan dalam
tabel sebagai berikut :
B. Kalender Pendidikan
Kalender Pendidikan KB UTRUJAH PAMEKASAN disusun dengan
berpedoman kepada kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau
Provinsi yang disesuaikan dengan program sekolah. Pengembangan Kalender Pendidikan
mengacu pada rambu-rambu sebagai berikut:
1. Permulaan Tahun Ajaran
8
Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada
awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan, yaitu pada tanggal 15 bulan
Juli tahun 2024.
2. Minggu Efektif Belajar
Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap
tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Waktu pembelajaran efektif
adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam
pembelajaran untuk seluruh pembelajaran Intrakurikuler, Kokurikuler dan
Ekstrakurikuler. Perhitungan minggu efektif belajar di KB UTRUJAH
PAMEKASAN pada tahun pelajaran 2024-2025 dapat dilihat pada tabel berikut
ini:
Analisis Minggu Efektif Belajar Semester I dan II Tahun Pelajaran 2024-2025
Minggu
Jumlah Minggu
Semester Bulan Tidak Ket.
Minggu Efektif
Efektif
I Juli 2024 5 2 3
Agustus 2024 4 4 0
September 2024 5 5 0
Oktober 2024 4 4 0
November 2024 4 4 0
Desember 2024 5 2 3
Jumlah 27 21 6
II Januari 2025 4 4 0
Pebruari 2025 4 4 0
Maret 2025 5 3 2
April 2025 4 4 0
Mei 2025 4 4 0
Juni 2025 5 2 3
Jumlah 26 21 5
9
MPLS (Masa
14 15 16 17 18 19 20 15-20 Pengenalan Lingkungan
Sekolah)
Topik Diriku (Identitas
21 22 23 24 25 26 27 22-27
diri)
28 29 30 31 26 DDTK & PHBS
Total Hari : 31
29-31
Hari Efektif : 15 Sub topic Tubuhku
10
Sub Topik Tanaman
13 14 15 16 17 18 19 14-19
Sayur
20 21 22 23 24 25 26 21-26 Sub Topik Tanaman hias
27 28 29 30 31
25 DDTK&PHBS
Sayur mayur
membuat
tubuhku
sehat
Total Hari : 31
Hari Efektif : 27
11
Hari Efektif : 20
12
1 1-8 Libur Awal Puasa
P5&P2RA Tema Kita
2 3 4 5 6 7 8 10-22
Semua Bersaudara
Libur Sekitar Hari Raya
9 10 11 12 13 14 15 24-31
Idul Fitri
16 17 18 19 20 21 22 29 Libur Hari Raya Nyepi
Libur Hari Raya Idul
23 24 25 26 27 28 29 31
Fitri 1446 H
30 31
Total Hari : 31
Hari Efektif : 18
13
Sub Topik Mari bertanya
26-31
di Internet
Total Hari : 31 Libur Kenaikan Isa
29
Hari Efektif : 19 Almasih
C. Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan dalam pembelajaran dilakukan oleh KB UTRUJAH
PAMEKASANsebagai perencanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum.
Pendekatan yang bisa dilakukan yakni pendekatan saintifik dan tematik terintegratif.
Kedua pendekatan ini sangat cocok diterapkan untuk anak usia dini, karena akan
membangun cara berpikir anak. Anak akan memiliki kemampuan menalar yang
diperoleh melalui proses mengamati sampai pada mengkomunikasikan hasil pikirannya.
Berikut tahapan-tahapan untuk menerapkan pendekatan ini,
1. Tema dan program pengembangan Tema yang dikembangkan dalam pembelajaran
harus dapat membangun program pengembangan nilai agama dan moral, nilai
Pancasila, fisik motorik ,kognitif, bahasa, dan sosial emosional.
2. Pengaturan ruang kelas Ruang kelas perlu ditata dan disesuaikan dengan tema.
Susunan bangku dapat diubah-ubah, memanfaatkan dinding kelas, alat, sarana, dan
sumber belajar yang mudah digunakan dan disimpan anak kembali.
3. Pemilihan materi Memilih materi yang sederhana, mudah dipahami, dan bermanfaat
untuk anak.
14
4. Pemilihan metode Pembelajaran dilakukan dengan berbagai metode. Seperti
percobaan, eksperimen, bermain peran, tanya jawab, demonstrasi dan bercakap-
cakap. Pembelajaran bisa dilakukan di dalam ataupun di luar kelas.
5. Pemilihan media Media disesuaikan dengan tema kegiatan yang mudah digunakan
dan memiliki manfaat untuk mengembangkan aspek perkembangan anak.
Pendekatan pembelajaran yang digunakan harus menempatkan peserta didik
sebagai orientasi utama.
15
BAB IV
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A. Rencana Pembelajaran
Perencanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka dimulai dengan menjabarkan
capaian pembelajaran (CP) menjadi tujuan pembelajaran. CP dianalisis kompetensi dan
kontennya untuk menentukan tujuan pembelajaran. Untuk memudahkan penjabaran CP
menjadi tujuan pembelajaran.
Dalam menyusun perencanaan pembelajaran, satuan pendidikan memperhatikan
beberapa hal sebagai berikut:
Memahami
Merumuskan Menyusun alur
Capaian Merancang
Pembelajaran tujuan tujuan
pembelajaran
(CP) pembelajaran pembelajaran
16
Proses merancang pembelajaran meliputi tujuan pembelajaran yang telah dibuat
sebelumnya, langkah-langkah pembelajaran, dan asesmen pembelajaran yang disusun dalam
bentuk dokumen yang fleksibel, sederhana, dan kontekstual. Dokumen tersebut digunakan
oleh pendidik dalam upaya mencapai profil pelajar Pancasila dan Capaian Pembelajaran.
Dalam proses merancang pembelajaran, pendidik dapat mengembangkan alur tujuan
pembelajaran dan rencana pembelajaran secara mandiri.
Dokumen ATP memiliki fungsi seperti silabus, dimana komponennya terdiri dari
capaian pembelajaran mata pelajaran, capaian pembelajaran elemen, tujuan pembelajaran,
lingkup materi, ATP kelas, dan ketercapaian tujuan pembelajaran (ATP). Dokumen sederhana
tetapi memenuhi unsur keterbacaan dan dapat dipertanggungjawabkan.
B. Pelaksanaan Pembelajaran
Dalam melaksanakan pembelajaran, KB UTRUJAH PAMEKASAN memiliki beberapa
strategi yang diterapkan oleh sekolah maupun guru. Strategi yang dilakukan berdasarkan
prinsip pembelajaran paradigma baru antara lain:
1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat
pencapaian peserta didik saat ini, sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan
karakteristik dan perkembangan peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran
menjadi bermakna dan menyenangkan;
2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi
pembelajar sepanjang hayat;
3. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik
secara holistik;
4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks,
lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai
mitra;
5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
17
terhadap jalanya proses pembelajaran, agar berjalan secara efektif dan sesuai dengan
silabus.
2. Prosedur
Untuk prosedur pelaksanaan pembelajaran dalam 1 kali pertemuan standarnya
adalah terdiri dari kegiatan Pembuka, Inti dan Penutup. Setiap kegiatan memiliki
komponen minimal yang harus dilaksanakan oleh guru namun guru diperbolehkan
untuk menambah variasi agar pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan menarik
selama tetap memperhatikan ketercukupan waktu pertemuan.
Tabel Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan Komponen Minimal
1 Pembuka (circle time) 1. Menyiapkan kondisi fisik dan psikis peserta
didik
2. Menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Memberikan apersepsi
2 Inti 1. Melaksanakan pembelajaran sesuai model
pembelajaran yang dipilih
2. Melakukan integrasi ketrampilan literasi, 4C
(communication, collaboration, critical
thinking and Problem Solving, creativity
thinking and innovation)
3 Penutup (recalling) 1. Melakukan refleksi
2. Menyampaikan rencana tindak lanjut
3. Model Pembelajaran
Standar model pembelajaran yang dipergunakan oleh KB UTRUJAH
PAMEKASAN dipilih berdasar kebutuhan untuk memberikan pembelajaran yang
bersifat inkuiri dan kontekstual dalam kegiatan inti pembelajaran yang diberikan pada
pelajar. Standar model pembelajaran KB UTRUJAH PAMEKASAN tersebut adalah:
a. Problem Based Learning
b. Project Based Learning
c. Cooperative Learning
d. Discovery Learning
4. Media Pembelajaran
Sebagai alat bantu proses pembelajaran, KB UTRUJAH PAMEKASAN
menggunakan berbagai bentuk media pembelajaran, baik media yang berupa IT atau
media lainnya. Media pembelajaran tersebut berupa laptop, konten-konter
pembelajaran, alat permainan edukatif, objek langsung, papan tulis, internet, dsb.
18
C. Asesmen Pembelajaran
19
BAB V
PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL
A. Pendampingan
Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional KB UTRUJAH
PAMEKASAN dilakukan secara internal oleh satuan pendidikan untuk memastikan
pembelajaran berjalan sesuai rencana untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Proses ini
dikelola oleh Kepala Sekolah dan/atau guru yang dianggap sudah mampu untuk
melakukan peran ini. Evaluasi, pendampingan dan pengembangan profesional dilakukan
secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas secara berkelanjutan di
satuan pendidikan, sesuai dengan kemampuan satuan pendidikan
Dalam melakukan pendampingan dan pengembangan profesional ditekankan pada
prinsip reflektif dan pengembangan diri bagi guru, serta menggunakan alat penilaian
yang jelas dan terukur. Proses pendampingan dirancang sesuai kebutuhan dan dilakukan
oleh Kepala Sekolah dan/atau guru yang berkompetensi berdasarkan hasil pengamatan
atau evaluasi. Proses pendampingan dan pengembangan professional ini dilakukan
melalui;
1. Program Regular Supervisi Sekolah, yang dilakukan minimal dua kali dalam satu
semester oleh Kepala Sekolah.
2. Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) di KB UTRUJAH PAMEKASANdilakukan
1 bulan sekali, yang dilaksanakan sesuai program kerja KKG secara reguler, seperti
kegiatan mingguan untuk pendampingan penyusunan atau revisi alur tujuan
pembelajaran dan modul ajar. Kegiatan ini merupakan pendampingan oleh Kepala
Sekolah dan guru yang berkompetensi.
3. Pelaksanaan In-House Training (IHT) atau Focus Group Discussion (FGD),
dilakukan minimal enam bulan sekali atau sesuai kebutuhan dengan mengundang
narasumber yang berkompeten, instansi terkait dan praktisi pendidikan.
B. Evaluasi
20
1. Evaluasi Harian, dilakukan secara individual oleh guru setelah pembelajaran
berdasarkan catatan anekdotal selama proses pembelajaran, penilaian dan refleksi
ketercapaian tujuan pembelajaran. Hasil evaluasi ini digunakan untuk perbaikan
rencana pembelajaran atau RPP pada hari berikutnya.
2. Evaluasi Per Unit Belajar, dilakukan secara kelompok (team teaching) setelah satu
unit pembelajaran atau tema selesai. Hasil ini digunakan untuk merefleksikan proses
belajar, ketercapaian tujuan dan melakukan perbaikan maupun penyesuaian terhadap
proses belajar dan perangkat ajar, yaitu alur tujuan pembelajaran dan modul ajar.
3. Evaluasi Per Semester, dilakukan secara kelompok (team teaching) setelah satu
semester selesai. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan refleksi pembelajaran dan hasil
asesmen peserta didik yang telah disampaikan pada laporan hasil belajar peserta
didik.
4. Evaluasi Per Tahun, merupakan refleksi ketercapaian profil lulusan, tujuan sekolah,
misi dan visi sekolah.
C. Pengembangan Profesional
21
pengembangan profesionalitas KB UTRUJAH PAMEKASAN. Dilakukan melalui
beberapa kegiatan sebagai berikut:
Tabel Pengembangan Profesional
No Bentuk Jenis Kegiatan Pelaksanaan
1 Coaching, 1. Pendampingan Setiap satu
pembelajaran bulan sekali
Proses pendampingan untuk 2. Pendampingan individu
mencapai tujuan dengan
menggali pemikiran-pemikiran
seseorang
2 Mentoring, 1. Supervisi klinis KS Satu bulan
sekali
Proses pendampingan 2. Supervisi klinis Dua bulan
Dengan berbagi pengawas sekolah sekali
pengalaman/mengatasi suatu
kendala
3 Pelatihan, 1. Pelatihan Juni 2024
pengembangan CP
Proses pendampingan dengan menjadi ATP
menguatkan pengetahuan dan 2. Pengembangan modul Juli 2024
keterampilan yang berkaitan ajar
dengan kinerja, dengan 3. Pengembangan modul Agustus
narasumber internal atau proyek 2024
eksternal 4. Pelatihan penilaian Oktober
dalam lembaga 2024
22
BAB VI
PENUTUP
23
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi. 2022. Panduan Pembelajaran
dan Asesmen: Jakarta
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi. 2022. Panduan Proyek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Jakarta
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi. 2022. Panduan Kurikulum
Operasional Satuan Pendidikan: Jakarta
Keputusan Menteri Nomor 56 Tahun 2020 tentang Panduan Kurikulum Keputusan Menteri
Nomor 719 Tahun 2020 Pedoman Kurikulum Kondisi Khusus
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 9 Tahun 2022
tentang Dimensi PPP
Keputusan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan nomor 33
Tahun 2022 tentang Capaian Pembelajaran Dikdas (perubahan atas Kep KBSKAP Nomor
8 Tahun 2022)
Umami, Nurhikmah 2022 PAUD Jateng Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia
Dini [Link]
Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 21 tahun 2016
tentang Standar Isi
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 5 tahun 2022 tentang
Standar Kompetensi Lulusan
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 7 tahun 2022 tentang
Standar Isi
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 16 tahun 2022
tentang Standar proses
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 21 tahun 2022
tentang Standar Penilaian
Surat Edaran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 14
Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Komponen RPP
Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 15 Tahun 2020
tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran
Coronavirus Covid 19.
LAMPIRAN