0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan9 halaman

Panduan Lengkap Teks Recount

Materi ajar

Diunggah oleh

wildan baok
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan9 halaman

Panduan Lengkap Teks Recount

Materi ajar

Diunggah oleh

wildan baok
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RECOUNT TEXTS

Recount text

Kamu hobi bercerita tentang pengalaman masa lalu? Sudah tahu belum, kalau ternyata hobi
tersebut bisa jadi sebuah cerita dalam bentuk recount text? Hmm, apa tuh recount text? Yuk,
simak penjelasannya di artikel ini!

Guys, jenis teks dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia ternyata cukup banyak, lo.
Kamu masih ingat nggak? Di English Academy, kita sudah pernah membahas beberapa macam
teks. Mulai dari teks eksplanasi, narrative text, dan juga descriptive text.

Kali ini, materi bahasa Inggris yang akan dikupas tuntas adalah mengenai recount text. Buat
kamu yang masih duduk di bangku sekolah, pasti familiar dengan jenis teks yang satu ini, kan?

Itu lo, teks yang erat hubungannya sama pengalaman seseorang. Mari, scroll sampai bawah
untuk pembahasan lebih lanjut, mulai dari pengertian hingga contohnya!

Apa yang Dimaksud dengan Recount Text? (What is Recount Text)


Apa pengertian recount text? Definisi recount text adalah jenis teks bahasa Inggris yang
menceritakan kembali kejadian atau peristiwa di masa lampau. Cerita tersebut dapat berupa
aksi atau aktivitas sebelum seseorang menuliskan teks.

Kalau dalam bahasa Inggris, recount text is a text which retells events or experiences in the
past. Tanpa disadari, kita pasti sering menceritakan pengalaman lampau dalam kehidupan
sehari-hari.

Misal, bercerita tentang aktivitas berlibur seperti di artikel 11 Cerita Liburan Bahasa Inggris
Singkat dan Artinya, mengikuti perlombaan, sampai cerita saat momen perayaan ulang tahun.

Tujuan Recount Text (Purpose of Recount Text)


Ada beberapa tujuan dari teks recount, yaitu:

1. Memberikan informasi pada pembaca


Recount text dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang suatu kejadian atau
pengalaman di masa lalu pada orang lain. Dalam hal ini, informasi tersebut bisa berupa laporan
perjalanan, pengalaman pribadi, atau laporan tentang suatu acara.

2. Menghibur pembaca
Seperti kebanyakan teks lain, recount text juga berfungsi untuk menghibur pembaca. Pasalnya,
jenis teks bahasa Inggris yang satu ini umumnya ditulis untuk menceritakan sesuatu yang
menyenangkan.

3. Merefleksikan suatu hal

Dalam beberapa kasus, teks recount bisa dijadikan sebagai media untuk merefleksikan dan
menganalisis peristiwa atau pengalaman tertentu. Inilah alasan mengapa diary dan jurnal
pribadi termasuk sebagai recount text.

4. Mendokumentasikan pengalaman penting


Selain melalui foto dan video, kamu juga dapat mengabadikan pengalaman penting di masa lalu
melalui teks recount.

5. Mempelajari sejarah
Dalam konteks pendidikan, recount text sering digunakan untuk mempelajari dan memahami
peristiwa sejarah.

Generic Structure of Recount Text (Struktur Recount Text)


Guys, perlu kita ketahui bahwa teks apapun umumnya memiliki struktur penulisan. Pada teks
recount pun tentu ada struktur yang harus kita ikuti.

Generic structure of recount text

Generic structure of recount text ada tiga, yaitu orientation berupa pengenalan, series of event
yang berisi rangkaian cerita, serta re-orientation yang menuangkan rangkuman dan ending dari
keseluruhan isi cerita.

Ayo simak pembahasan struktur dan contoh teks recount dengan saksama!

1. Orientation
Kamu sadar nggak, kalau sebagian besar teks akan diawali dengan orientation. Dalam bahasa
Indonesia, artinya orientasi alias pengenalan. Sudah pasti, isi dari orientation adalah informasi
mengenai tokoh atau karakter, lokasi, waktu kejadian, etc.

Melalui orientation, harapannya pembaca dapat memahami jalan/alur cerita dari penulis.
Contoh orientation dalam recount text:

A few years ago, I had the opportunity to go on a vacation to one of my dream countries,
Turkey. I went there with my husband. We departed from Soekarno-Hatta Airport in Tangerang.
We had a very long flight for around 12 hours by Turkish Airlines and we landed at Istanbul
Airport, Istanbul.

Beberapa tahun lalu, aku berkesempatan untuk pergi berlibur ke salah satu negara impian
saya, Turki. Aku pergi ke sana dengan suamiku. Kami berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta
di Tangerang. Kami memiliki penerbangan yang sangat panjang selama sekitar 12 jam dengan
Turkish Airlines dan kami mendarat di Bandara Istanbul, Istanbul.

Dapat kita lihat dari potongan paragraf di atas, bahwa penulis mengenalkan tokoh, lokasi, dan
juga waktu peristiwa yang akan diceritakan.

2. Series of Events
Kamu familiar dengan kata events? Yes, event adalah kejadian, sedangkan series berarti
rangkaian. Dalam bagian ini, penulis akan menuliskan rangkaian mengenai peristiwa/kejadian
yang mereka alami (inti dari recount text).

Selain itu, biasanya para author mengungkapkan personal remarks on the events, alias
pernyataan pribadi mengenai cerita yang ditulis. Contoh paragrafnya seperti ini:

On the first day, due to exhaustion, we just stayed at the hotel near Hagia Sophia to rest. The
next day, we left for Taksim to visit one of the popular destinations, Galata Tower. We saw a lot
of shopping centers and local authentic cafes there. After that, we visited one of the Malaysian
restaurants that I really wanted to visit in the Blue Mosque area.

Pada hari pertama, karena kelelahan, kami hanya menginap di hotel dekat Hagia Sophia untuk
beristirahat. Keesokan harinya, kami berangkat menuju Taksim untuk mengunjungi salah satu
destinasi populer, Galata Tower. Kami melihat banyak pusat perbelanjaan dan kafe otentik lokal
di sana. Setelah itu, kami mengunjungi salah satu Restoran Malaysia yang sangat ingin kami
kunjungi di area Blue Mosque.

3. Re-orientation
Dalam membuat recount text, akhir dari sebuah cerita disebut dengan reorientation. Pada
bagian ini, penulis akan menuangkan rangkuman dan kesimpulan dari keseluruhan cerita
sekaligus memberitahu ending-nya (sad/happy). Jika ada, author juga akan menambahkan
kesan dan pesan untuk pembaca. Contoh sederhana dari reorientation:

A trip to Turkey a few years ago was an experience I will never forget for the rest of my life. The
bonus, two weeks after arriving in Indonesia, God trusts us to have the child. We think that
having quality time with a partner is very important.

Perjalanan ke Turki beberapa tahun yang lalu adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya
lupakan seumur hidup. Bonusnya, dua minggu setelah tiba di Indonesia, Tuhan
mempercayakan kami untuk memiliki anak. Kami berpikir bahwa memiliki waktu yang
berkualitas dengan pasangan sangat penting.

Ciri-ciri Recount Text (Characteristics of Recount Text)


Recount text memiliki dua ciri utama, yaitu:

1. Dalam recount text tidak ada konflik yang diceritakan oleh penulis, berbeda dengan teks
naratif bahasa Inggris yang memiliki conflict pada strukturnya.

2. Selalu ada urutan cerita secara kronologis, misal ada cerita di hari pertama, hari kedua, dan
seterusnya.

Language Features of Recount Text (Kaidah Kebahasaan Recount Text)


Saat akan membuat recount text, tentu ada beberapa kaidah kebahasaan yang perlu kamu
perhatikan. Hal ini bertujuan untuk membedakan recount text dengan jenis teks yang lain.

Language features of recount text


Mengutip dari berbagai sumber, terdapat 10 language features of recount text:

1. Using simple past tense


Kamu masih ingat dengan tenses ini, kan? Yap, dalam recount text bahasa inggris, sebagian
besar cerita diisi menggunakan kalimat simple past tense untuk menunjukkan aktivitas di masa
lampau.

Pola kalimatnya terbagi menjadi dua, yaitu ada verbal sentence dengan rumus subject + verb 2
+ complement dan nominal sentence yang rumusnya subject + be + complement. Kalau lupa,
cek lagi artikel Simple Past Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimat ya! Ini
contoh kalimatnya:

Last week, my friends and I went to Jogja.


(Minggu lalu, saya dan teman-teman pergi ke Jogja.)

Went merupakan bentuk simple past tense dari go.

2. Using specific participant


Recount text juga erat hubungannya dengan specific participant, yaitu sesuatu yang memiliki
objek tertentu, tidak bersifat umum, dan unik (hanya ada satu). Contohnya antara lain Istanbul
Airport, Borobudur Temple, Muara Angke, Geusan Ulun Museum, etc.

3. Using personal participant


Personal participant contohnya seperti I, my group, my friends, my husband, etc. Dalam recount
text, biasanya personal participant akan muncul di bagian orientation sebagai pengenalan tokoh
ataupun karakter dalam cerita.

4. Using action verb


Mengutip dari artikel 11 Tipe Kata Kerja Bahasa Inggris (Verb) Beserta Contohnya, action verb
adalah kata kerja yang merujuk pada tindakan yang kamu lakukan dan bisa terlihat oleh orang
lain. Verb ini dikenal juga dengan dynamic verb. Contoh kalimatnya:

First, we visited Parangtritis beach.


(Pertama, kami mengunjungi pantai Parangtritis.)

Visited adalah kata kerja yang bisa terlihat oleh orang lain.

5. Using linking verb


Masih soal kata kerja, sebagai teks yang menceritakan rangkaian peristiwa tentu tak lepas dari
linking verb, yaitu kata kerja yang menghubungkan antara subjek dan keterangan.

Tapi, yang harus digarisbawahi adalah, linking verb digunakan untuk memberi keterangan
deskriptif dan identitas dari subjek. Jadi, bukan merujuk pada tindakan yang dilakukan oleh
subjek.

Beberapa contoh yang termasuk linking verb adalah be, become, seem, appear, grow. Be terdiri
dari is, am, dan are untuk simple present tense. Sementara itu, yang berlaku pada recount text
adalah bentuk simple past tense–nya, yaitu was dan were. Contoh kalimatnya:

Yesterday, I was busy towards the end of the month and I had to work late.
(Kemarin, saya sibuk menjelang akhir bulan dan saya harus bekerja lembur.)

Di sana, was berfungsi untuk menghubungkan antara I dan busy towards the end of the month.

6. Using chronological connection/sequence connective


Chronological connection atau yang dikenal juga sebagai chronological connector/connector of
sequence adalah kata sambung yang digunakan untuk menyatakan urutan terjadinya peristiwa.
Tentunya kaidah ini sejalan dengan definisi dari recount text itu sendiri.

Chronological connector berguna untuk menyatakan aktivitas yang terjadi lebih dulu dan mana
yang terjadi selanjutnya. Kata sambung ini memudahkan pembaca untuk memahami urutan
peristiwa secara keseluruhan. Contoh chronological connector adalah then, next, in the end, in
addition, dan lain sebagainya. Perhatikan contoh berikut ini:

We looked around in that Zoo, and also took pictures of those animals. Then, we felt hungry, so
we went to a restaurant.
(Kami melihat-lihat di Kebun Binatang itu, dan juga memotret binatang-binatang itu. Kemudian,
kami merasa lapar, jadi kami pergi ke restoran.)

7. Using conjunction
Conjunction adalah bagian dari part of speech yang tugasnya adalah menghubungkan dua
kata, frasa, atau kalimat. Contoh-contoh conjunction dalam recount text adalah and, or, until,
although, while, but, and many more. Begini jika diaplikasikan dalam kalimat:

One of my friends warned me that Samyang was very spicy, but I didn’t want to listen to her.
(Salah satu teman saya memperingatkan saya bahwa Samyang sangat pedas, tetapi saya tidak
mau mendengarkannya.)

8. Using adverbs
Secara sederhana, adverbs adalah kata keterangan. Ia memberikan lebih banyak informasi
atau mendeskripsikan lebih detail dari kata kerja, kata sifat, dan kata lainnya. Contoh extremely,
carefully, slowly, etc. Kalau dalam kalimat, contohnya adalah:

She walked carefully.


(Dia berjalan dengan hati-hati.)

Carefully berperan untuk menerangkan kata kerja walked.

9. Using adverb(ial) phrase


Lo, apa bedanya adverbial phrase dan adverb? Sekilas memang sulit untuk membedakannya,
guys. Adverbial phrase adalah frasa yang bersifat adverb, alias frasa yang fungsinya
menjelaskan. Kalau adverb adalah bagian kalimat yang fungsinya menjelaskan keseluruhan
kalimat, verb, adjective, atau adverb lain.

Nah, adverbial phrase adalah bagian dari adverb, tapi nggak selalu satu kata dan biasanya
merupakan bagian dari klausa atau frasa. Adverbial phrase itu sendiri jenisnya beragam, tapi
yang paling banyak digunakan dalam teks recount adalah adverb phrase of time dan adverb
phrase of place yang berfungsi untuk menerangkan waktu dan tempat kejadian. Yuk, simak
baik-baik contoh di bawah ini:

Adverb phrase of time: Camelia found her book in the classroom. (Camelia menemukan
bukunya di kelas.)
Adverb phrase of place: My team won the volleyball tournament last week. (Tim saya
memenangkan turnamen bola voli minggu lalu.)
10. Using time connectives and sequence connective
Jadi guys, connectives ini adalah kata atau frasa yang menghubungkan bagian kata, frasa,
klausa atau kalimat. Kalau kamu lihat lagi di point nomor 6 dan 7, mereka adalah bagian dari
connectives. Adapun time connectives contohnya adalah in the meantime, the next day, dsb.

Selain itu, ada juga sequence connective untuk mengurutkan sebuah informasi berdasarkan
langkahnya. Contoh: before, after, then, first, second, third, finally, at last.

Macam-macam Recount Text (Types of Recount Text)


Selanjutnya yang perlu diketahui adalah recount memiliki beberapa jenis, nih.

Macam-macam recount text

Jenis recount text terdiri dari personal recount, factual recount, imaginative recount, serta
historical recount. Berikut penjelasannya:

1. Personal Recount Text


Personal recount text adalah salah satu jenis teks yang bertujuan untuk menceritakan
mengenai pengalaman pribadi penulis. Personal recount adalah jenis paling umum yang sering
ditemukan dalam penulisan recount.

2. Factual Recount Text


Sudah pernah dengar jenis teks ini? Factual recount text merupakan cerita untuk menyajikan
laporan terkait peristiwa yang terjadi berdasarkan fakta (benar-benar terjadi).

Jadi, ini tidak terpaku pada kejadian personal, bisa juga kejadian orang lain. Contohnya seperti
laporan mengenai percobaan sains a.k.a ilmu pengetahuan ataupun laporan kepolisian.

3. Imaginative Recount Text


Bukan cuma teks naratif, recount text juga memiliki jenis imaginative. Imaginative recount
adalah teks yang biasa digunakan seseorang sebagai cerita dari peristiwa imajinatif yang
dialami oleh seseorang. Contohnya recount text yang menceritakan pengalaman penulis
mengenai khayalan yang ia dapat dari mimpi.

4. Historical Recount Text


Historical recount text adalah bentuk recount text yang isinya menceritakan peristiwa sejarah.
Intinya, teks ini adalah cerita sejarah dalam bahasa Inggris. Eits, tapi bedakan dengan narrative
ya.
Kalau di narrative, sifatnya adalah khayalan. Sementara itu dalam recount text, sejarah yang
diceritakan memang benar-benar terjadi di masa lampau. Contohnya tentang proklamasi
kemerdekaan Indonesia.

Contoh Recount Text dalam Bahasa Inggris


Berikut berbagai contoh teks recount:

Summer Vacation in Bali


My First Time Riding a Bike
Experience in an English Debate Competition
An Amazing Journey to the Summit of Everest
When I Met My Idol
Valuable Lessons from My First Business Failure
First Day of School in America
Memorable Moments at a Rock Music Concert
Scuba Diving Experience in Raja Ampat Island
A Spiritual Journey to Mecca for Hajj

Examples of Recount Text (Contoh Recount Text)


Last but not least, ini dia beberapa contoh teks recount bahasa Inggris yang bisa kamu baca
dan pelajari dengan lebih detail:

Contoh Personal Recount Text Singkat Tentang Liburan

A Trip to the National Zoo and Aquarium

Yesterday, my family and I went to the National Zoo and Aquarium to visit the new Snow Cubs
and the other animals. In the morning, when we got to the Zoo and Aquarium there was a great
big line, so we had to wait awhile to get in.

After we entered the zoo, we went straight to the enclosure for the Snow Cubs. My brother and I
were so excited to see them. They were so cute and playful. At lunchtime Dad decided to cook
a bbq. He cooked sausages so we could have sausage sandwiches. My Mom forgot the tomato
sauce so we had to eat them plain. In the afternoon, we visited the aquarium. My brother was
excited to see the sharks and the tropical fish. At the end of the day when we left we were going
to go and get ice cream but we decided we were too tired so we drove straight home, but of
course I was very happy.

Personal Recount Text Mengikuti Lomba

A Memorable Choir Competition in Thailand

Last year, my school choir team and I had an unforgettable opportunity to participate in an
international choir competition held in Bangkok, Thailand. It was a thrilling experience that I will
always cherish.

We began our journey with rigorous training and rehearsals in our school for months. Under the
guidance of our dedicated choir master, we improved our vocal abilities and learned a wide
range of songs in various languages, including a beautiful traditional Thai song.

Upon arriving in Bangkok, we were captivated by the city’s vibrant culture and welcoming
people. Despite the nerves, we managed to enjoy sightseeing and tasting delicious Thai cuisine.

The competition day was intense. Choirs from various countries showcased their talent, and the
level of competition was high. The grand auditorium was filled with anticipation and the
harmonious melodies of different songs echoed throughout the room.

When it was our turn, I remember feeling a mix of excitement and nervousness. We walked on
the stage, took a deep breath, and began to sing. Our voices soared through the auditorium,
harmonizing and hitting every note perfectly. The Thai song we had practiced so diligently was
met with applause and appreciation from the audience.

Although we didn’t win the first prize, the experience was rewarding. We received commendable
feedback from the judges and a thunderous applause from the audience. The trip taught us
about teamwork, resilience, and the beauty of music that transcends language barriers.
Participating in the choir competition in Thailand was truly a memorable experience.

Contoh Factual Recount Text

Empowering Underprivileged Children Through Technology on Children’s Day 1999

On Children’s Day in 1999, a technology company treated more than 200 underprivileged
children to a ‘high-tech’ experience. They were given training on information technology. The
company wanted to provide opportunities for these children to learn more about the Internet and
the latest technology. They wanted to help the less fortunate in the community.

The children had an enjoyable and educational experience that day. They were exposed to the
new technology for the first time and they were very interested. The company hoped to conduct
many more such training sessions for these children. They felt that the skills the children had
would be useful to them when they grew up.

The company was very active in caring for the less fortunate. They even put aside one day a
year for their employees to do volunteer work to help the needy. They also donated money to
many charitable organizations. Many people had benefited from their efforts. Many also praised
the company for being so generous towards the needy.

Contoh Imaginative Recount Text

Being a Spiderman

I dreamed of being a superhero when I was a teenager. I imagined myself as Spiderman.

One day, when I was fishing at the river I was bitten by a spider and luckily I was not dying. At
first I felt cold for 24 hours and I was alone in my room. Nobody knew about it. I didn’t tell my
family because I was afraid they would be angry with me. After that, something had happened in
my body and I still did not recognize it. I lived as I did usually, went to school, went home, ate,
did some activities and so on.

I realized at the first time that I had a superpower was when I

Anda mungkin juga menyukai