0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan9 halaman

Pelatihan Manajemen Integritas Pipa

Diunggah oleh

Dony Ardian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan9 halaman

Pelatihan Manajemen Integritas Pipa

Diunggah oleh

Dony Ardian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Tanggal :

Departemen :
Perusahaan :

PRE TEST

a) Pipeline Integrity Management (PIM)

1. Dari mana sistem manajemen integritas dimulai?


a) Tindak lanjut / rekomendasi dari hasil risk assessment
b) Kebijakan oleh Direksi
c) Supervisi dari masing-masing Kepala Bidang / Departemen
d) Inisiatif dan kejujuran staf operasional

2. Pilih yang paling tepat, aktivitas PIM sebaiknya dilakukan mulai dari tahap berikut
ini :
a) Operasi – Inspeksi – Maintenance - Repair
b) Konstruksi - Operasi – Inspeksi – Maintenance - Repair
c) Manufaktur – Konstruksi - Operasi – Inspeksi – Maintenance - Repair
d) Desain – Manufaktur – Konstruksi - Operasi – Inspeksi – Maintenance - Repair
3. Komponen dibawah ini merupakan bagian dari PIMS kecuali:
a) Communication
b) Management of Change
c) HAZOP dan HAZID
d) Risk Assessment
4. Komponen dibawah ini merupakan bagian dari PIMS kecuali:
a) Failure Analysis dan Integrity Assessment
b) Inspection dan Maintenance Plan
c) Pembuatan Manual dan SOP/IK untuk pipeline repair
d) Accident Analysis dan Failure Analysis
5. Pihak mana yang paling responsible untuk memberikan rekomendasi repair pipeline
yang rusak ?
a) Departemen Operasi dan Pemeliharaan
b) Departemen Integritas Jaringan dan K3PL
c) Departemen Enjiniring dan Pembangunan
d) Departemen Logistik dan Administrasi Umum
6. Pihak mana yang paling responsible untuk pekerjaan repair pipeline yang rusak ?
a) Departemen Operasi dan Pemeliharaan
b) Departemen Integritas Jaringan dan K3PL
c) Departemen Enjiniring dan Pembangunan
d) Departemen Logistik dan Administrasi Umum

Training PIMS Page 1 of 9


7. Dalam PIMS setelah dilakukan risk assessment, langkah apa yang kemudian
seterusnya diambil ?
a) Integrity Assessment
b) Inspection and Maintenance
c) Repair Actions
d) Risk Mitigation
8. Jika ada rencana pasokan gas baru dengan tekanan 2 x dari existing pipeline, aktivitas
berikut ini biasa dilakukan, kecuali;
a) Perhitungan MOP dari semua jaringan pipa terpengaruh
b) Perhitungan Umur Sisa dari semua jaringan pipa terpengaruh
c) Perhitungan Gas Hydraulics dari semua jaringan pipa terpengaruh
d) Perhitungan ke Ekonomian dari semua jaringan pipa terpengaruh
9. Life cycle cost (LCC) merupakan metoda analisis cost berbasis risiko. Mana yang
terbaik dari pilihan berikut ini ?
a) LCC yang tinggi, Availability yang tinggi
b) LCC yang tinggi, Availability yang rendah
c) LCC yang rendah, Availability yang tinggi
d) LCC yang rendah, Availability yang rendah
10. Hasil yang diterima setelah menjalankan PIMS ?
a) Memiliki system pengoperasian dan pengendalian pipeline yang terintegrasi,
sehingga kehandalannya dapat dipertanggung jawabkan
b) Mematuhi regulasi/peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah
c) Memiliki pengetahuan dan kualifikasi PIMS bagi personel yang terlibat
d) Membawa perusahaan menjadi perusahaan terbaik dalam bidang usaha serupa

b) Pipeline System - Design Basic

11. Tekanan maksimum pipa yang diijinkan pada pipa yang dioperasikan dengan merujuk
code yang berlaku (mis: ASME B31.8) disebut :
a) MAOP
b) POP
c) MOP
d) PDesign
12. Batas luluh minimal dari pipa baja yang digunakan sebagai kriteria disain dan
spesifikasi produk pipeline adalah :
a) SMYS
b) UTS
c) Fracture Strength
d) Fatigue Strength

Training PIMS Page 2 of 9


13. Tekakan disain pipa gas sangat bergantung berbagai faktor, dibawah ini semua faktor
yang menentukan kecuali :
a) SMYS
b) UTS
c) Faktor Populasi
d) Diameter dan Tebal Pipa
14. Jika tekanan gas menghasilkan tegangan pada dinding pipa sebesar 52,000 psi.
Material apa yang cocok digunakan pada pipa ?
a) API 5L Gr B
b) API 5L X42
c) API 5L X54
d) API 5L X60

15. Dari faktor disain pipa gas berikut ini, mana yang sangat menentukan tekanan disain
yang diijinkan ?
a) F
b) E
c) T
d) OD
16. Apa yang dimaksud Allowable Stress menurut ASME B31.8?
a. Tegangan tarik maksimum
b. Tegangan yang diijinkan mengenai pipa
c. Tegangan luluh yang diijinkan
d. Tegangan akibat tekanan dalam pipa yang aman

17. Pada kelas pipeline 4, berapakah jarak maksimum pemasangan antara block valve
yang diijinkan : (lihat di ASME 31.8)
a) 5 Miles
b) 10 Miles
c) 15 Miles
d) 20 Miles
18. Berdasarkan 300K (regulasi MIGAS), Pipa Transmisi Gas dan Pipa Induk yang
digelar di daratan wajib ditanam, dengan kedalaman minimum :
a) 2.5 meter dari permukaan tanah.
b) 2 meter dari permukaan tanah
c) 1.5 meter dari permukaan tanah.
d) 1 meter dari permukaan tanah
19. Pertimbangan perlintasan sungai diletakkan dibawah dasar, ditetapkan minimum :
(Regulasi MIGAS 300K)
a) 1 meter dibawah dasar normalisasi sungai
b) 2 meter dibawah permukaan sungai
c) 2 meter dibawah dasar normalisasi sungai
d) 3 meter dibawah permukaan sungai

Training PIMS Page 3 of 9


20. Penentuan loop horizontal dan vertical ditentukan berdasarkan factor :
a) Pressure
b) Temperature
c) Pressure & Temperature
d) Pressure, Temperature, Kontur Lahan

c) Damage Mechanism and Failure Mode

21. Kemampuan pipeline menahan tekanan gas tanpa mengalami kebocoran atau pecah
disebut dengan
a) Kehandalan,
b) Integritas,
c) Kualitas,
d) Kelayakan.
22. Apa contoh pernyataan pipa dikatakan handal ?
a) Dapat mengalirkan gas
b) Tidak ada yang berkarat/cacat
c) Didesain dan dikonstruksi sudah sesuai sebagaimana mestinya
d) Beroperasi sebagaimana mestinya

23. Kegagalan pipa akibat beban impak excavator biasanya berbentuk:


a) Bending
b) Plastic collapse,
c) Buckling
d) Denting.
24. Pipa dikatakan gagal bila:
a) Bocor atau pecah
b) Penyok atau bengkok / tidak lurus lagi
c) Digergaji atau dirusak
d) Dibiarkan hingga berkarat

25. Faktor yang paling berperan dalam laju korosi CO2 didalam pipeline adalah :
a) Tekanan dan Volume CO2
b) Tekanan dan Flow rate CO2
c) Volume dan Flowrate CO2
d) Tekanan dan pH CO2
26. Terdapat persilangan pipa antara pipa air (tidak terproteksi) dan pipa gas (arus paksa),
kerusakan yang mungkin terjadi pada pipa air akibat interferensi proteksi katodik
adalah :
a) Stray current corrosion
b) MIC corrosion
c) External corrosion
d) Internal corrosion

Training PIMS Page 4 of 9


d) Risk, Reliability and Safety

27. Peluang sebuah sistem, sub sistem atau komponen pipeline melakukan fungsi yang
dibutuhkan dalam kondisi dan waktu tertentu disebut dengan :
a) Kehandalan
b) Integritas
c) Kualitas
d) Kelayakan

28. Inspeksi yang digunakan untuk pressurized vessel dan piping system, dimana
perencanaan jadwal inspeksi, metode, dan effektifitasnya diatur sesuai dengan
peringkat risiko (atau tingkat kekritisan) peralatan yang ada disebut dengan:
a) QRA
b) RBI
c) PIMS
d) HAZOP
29. Tingkat keparahan komponen atau peralatan pipeline ditinjau dari peluang kegagalan
dan dampak negatif, masing-masing yang dihasilkan disebut dengan.
a) Severity dan Criticality
b) Critical dan Severity
c) Fatality dan Criticality
d) Flammability dan Severity
30. Untuk melakukan mitigasi risiko banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya
adalah dengan menurunkan peluang kegagalan operasi pipeline, hal tersebut termasuk
wilayah siapa ?
a) Bagian Operasi dan Pemeliharaan
b) Bagian HSE
c) Bagian Engineering
d) Bagian Integrity
31. Jika system pengaman (katup pengaman, block valve, etc) pada pipeline tidak
berfungsi sebagaimana mestinya dalam menangani suatu resiko, maka hal tersebut
menjadi tanggung jawab :
a) Bagian Operasi dan Pemeliharaan
b) Bagian HSE
c) Bagian Engineering
d) Bagian Integrity

Training PIMS Page 5 of 9


e) Inspection and Testing

32. Inspeksi adalah pemeriksaan, pengukuran, pengamatan, pengujian karakteristik fisik,


geometrik yang relevan dari parameter pipeline dan komponennya. Umumnya ini
dilakukan tanpa membongkar objek yang diperiksa. Untuk pipeline biasa mengacu
pada standar berikut ini kecuali:
a) API 510, API 579
b) API 570, API 510
c) API 580, API 653
d) API 581, API 510
33. Teknik inspeksi yang meliputi pengukuran di atas tanah dari potensial pipa terhadap
tanah yang diambil dengan jarak interval tertentu misalnya setiap 0.5 m sepanjang
pipeline yang digunakan untuk menyediakan informasi tentang efektivitas sistem
proteksi katodik disebut dengan :
a) Direct Curent Voltage Gradient (DCVG)
b) Close Interval Potential Survey (CIPS).
c) Pipeline Current Mapping (PCM)
d) External Direct Corrosion Assessment (ECDA)
34. Teknik inspeksi yang meliputi pengukuran perbedaan potensial pipa dengan arus
searah yang diambil dengan jarak interval tertentu misalnya setiap 0.5 m sepanjang
pipeline yang digunakan untuk menyediakan informasi tentang tingkat keparahan
(severity level) kerusakan coating disebut dengan:
a) Direct Curent Voltage Gradient (DCVG)
b) Close Interval Potential Survey (CIPS).
c) Pipeline Current Mapping (PCM)
d) External Direct Corrosion Assessment (ECDA)
35. Pengujian kekuatan pipa dengan menggunakan tekanan suatu fluida tertentu yang
digunakan untuk memvalidasi integritas dan mendeteksi cacat konstruksi dan cacat
material adalah :
a) Leak Test
b) Rupture Test .
c) Hydro Test
d) Holiday Test
36. Observasi baik dilakukan secara manual, visual atau otomatis / elektonik untuk
memastikan bahwa semua parameter operasi pipeline berada pada spesifikasi yang
telah ditentukan yang berkaitan aktivitas serangan korosi disebut:
a) Corrosion Monitoring
b) Corrosion Inspection .
c) Corrosion Controlling
d) Corrosion Excution

Training PIMS Page 6 of 9


37. Fungsi utama dari dilakukannya patroli jalur pipa adalah :
a) Mengetahui perubahan – perubahan yang terjadi pada jalur pipa yang dapat
mengakibatkan naiknya resiko dari fasilitas tersebut dan atau terjadi
kerusakan
b) Bersosialisasi dengan masyarakat setempat
c) Memperbaiki patok – patok dan atau tanda – tanda keberadaan pipeline
d) Memenuhi perintah dari integrity pipeline

38. Pada lokasi bell hole pemilihan metode NDT yang tepat dibawah ini, adalah :
a) Point Thickness Meter (PTM)
b) Holiday, UT Flaw Detection, PTM, Magnetic Particle
c) Magnetic Particle, PTM, Holiday Test
d) UT Flaw Detection

39. Bagaimana cara memprediksi grade pipa di lapangan?


a) Potong pipa dan uji ke lab
b) Visual dan lihat tekanan desain pipa
c) Ukur tebal pipa dan cek MAOP
d) Lakukan in-situ test yang relevan

f) Failure Analysis and Integrity Assessment


40. Proses terstruktur dan sistematis untuk menentukan penyebab kegagalan pipa
disebut dengan :
a) Failure Analysis
b) Accident Investigation
c) Integrity Assessment
d) Risk Analysis
41. Kajian mekanik untuk menentukan tekanan maksimum yang diizinkan untuk pipa
yang mengalami metal loss akibat korosi biasa menggunakan standard berikut ini,
kecuali:
a) ASME B31.G dan RStrength
b) ASME B31.G dan API 579
c) ASME B31.8 dan API 510
d) API 570 dan RStrength

42. Bila cacat pada pipa telah dideteksi, mana yang bukan termasuk penilaian integritas :
a) Menghitung area dampak kebocoran gas
b) Menghitung umur lelah pipa
c) Menghitung umur dari penipisan seragam
d) Menghitung kekuatan sisa dari pipa yang mengalami korosi sumuran/pitting

Training PIMS Page 7 of 9


43. Informasi apa yang tidak diperlukan ketika akan menentukan integritas / kapasitas
mekanik sebuah pipa yang mengalami penyok akibat terkena excavator yang
disebabkan oleh akitivitas pihak ketiga :
a) Tekanan gas dan dimensi pipa
b) Ukuran /dimensi penyok dan sifat mekanik pipa
c) Berat dan laju beban impak yang terjadi
d) Tebal pipa dan tekanan gas dalam pipa
44. Setelah mengetahui root cause dari suatu kegagalan fasilitas, apakah yang seharusnya
dilakukan :
a) Melakukan mitigasi sehingga kegagalan fasilitas yang terjadi tidak berulang
dengan root cause yang sama
b) Root cause dipergunakan untuk mencari penanggung jawab dari kegagalan
yang terjadi
c) Membuat database root cause, karena hal tersebut merupakan informasi
berharga dalam memahami suatu kegagalan fasilitas
d) Membuat penjelasan kepada pihak- pihak terkait berkenaan dengan root cause
dari kegagalan fasilitas yang terjadi

G. Repair and Maintenance


45. Pilih kondisi terbaik sistem proteksi katodik agar pipa terhindar dari serangan korosi
luar:
a) – 750 mV s/d – 850 mV
b) – 850 mV s/d – 950 mV
c) – 850 mV s./d – 1200 mV
d) – 850 mV s/d – 1400 mV
46. Jika suatu segmen pipa dalam diketahui mengalami penipisan sampai 75% tebal
awal sepanjang 4 m, metoda atau jenis repair apa yang harus dilakukan ?
a) Mechanical Clamp
b) Welding Sleve Jenis B
c) Komposit Material
d) Sebaiknya dipotong dan diganti dengan yang baru.
47. Jika suatu segmen pipa dibawah air dan diketahui mengalami penipisan sampai 75%
tebal awal sepanjang 40 cm, metoda atau jenis repair apa yang harus dilakukan ?
a) Mechanical Clamp
b) Welding Sleve Jenis A
c) Komposit Material
d) Sebaiknya dipotong dan diganti dengan yang baru.
48. Sebutkan urutan mulai dari yang paling effective sampai yang tidak efektif langkah
dalam mitigasi risko pigbale pipeline dari ancaman serangan korosi dalam
a) ILI – Cleaning Pigging – Corrosion Inhibitor – Corrosion Coupon
b) Cleaning Pigging – Corrosion Inhibitor – ILI - Corrosion Coupon
c) Cleaning Pigging – Corrosion Inhibitor – Corrosion Coupon - ILI
d) Cleaning Pigging – ILI - Corrosion Inhibitor – Corrosion Coupon

Training PIMS Page 8 of 9


49. Jika ditemui jalur pipa yang mengalami penipisan dari internal dengan tingkat
kehilangan ketebalan mencapai 20% per 6 bulan. Metode apa yang dipergunakan
untuk mempertahankan jalur pipa hingga bulan ke 36 :
a) Welding Sleve Jenis A
b) Welding Sleve Jenis B
c) Corrosion inhibitor + Mechanical Clamp
d) Sebaiknya dipotong dan diganti dengan yang baru
50. Suatu jalur pipa pada mulanya dibangun pada lokasi kelas 1, setelah beberapa tahun
terjadi perubahan lokasi kelas menjadi kelas 4, hal yang perlu dipertimbangkan
adalah :
a) Perubahan parameter operasi jalur pipa yang disesuaikan dengan parameter
baru dan penyesuaian terhadap pengoperasian dan pemeliharaan
b) Perubahan terhadap metode pemeliharaan, mengikuti kondisi kelas jalur pipa
terakhir
c) Melakukan penurunan temperatur operasi
d) Tidak diperlukan perubahan dan atau investigasi lebih lanjut terkait perubahan
yang kelas lokasi jalur pipa

Training PIMS Page 9 of 9

Anda mungkin juga menyukai