0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Asesmen Kognitif dan Afektif Siswa

Diunggah oleh

winarni991
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Asesmen Kognitif dan Afektif Siswa

Diunggah oleh

winarni991
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASESMEN PENILAIAN

1. Asesmen Diasnoik
a. Diagnotis Non –Kognitif
Mengeathui keaktifan peserta didik melalui observasi dan wawancara singkat
b. Diagnotis kognitif
1. Apa yang dimaksud dengan interaksi sosial ? berikan contoh pada kehidupan sehari hari
Tujuan: Mengukur pemahaman dasar tentang definisi dan contoh interaksi sosial.
2. Jelaskan perbedaan antara interaksi sosial asosiatif dan sesosiatif
Tujuan: Menilai pemahaman siswa tentang dua kategori besar interaksi sosial.
3. Apa yang dimaksud dengan akomodasi dalam interaksi sosial? Berikan contoh situasi di mana
akomodasi terjadi.
Tujuan: Memastikan siswa memahami konsep akomodasi dalam interaksi sosial.
(Diagnosis ini digunakan untuk mengatahui kemampuan awal peserta didik )
2. Asesmen Formatif
 LKPD
 Persentasi Unjuk Kerja

1. Perangkat Asesmen
Rublik Penilaian LKPD
Tingkat Pemahaman Ciri Jawaban siswa Nilai
Paham Selurhnya (P) Jawaban benar dan mengandung 100
seluruh konsep
Paham sebagaian (PS) Jawaban benar dan mengandung 80
paling sedkit satu konsep serta
tidak mengandung suatu kesalahan
konsep
Miskonsepsi Sebagian Jawaban memberikan sebagian 70
(MS) informasi yang benar tetapi juga
menunjukkan adanya kesalahan
konsep dalam menjelaskan
Miskonsepsi (M) Jawaban menunjukkan kesalahan 60
pemahaman yang mendasar tentang
konsep yang dipelajari
Tidak Paham (TP) Jawaban salah , tidak relavan,hanya 50
mmengulang pertanyaan serta
jawaban kosong
No Aspek yang dinilai SB B C K
1 Penguasan Materi
2 Kemampuan
mengkomunikasikan
3 Kemampuan menjawab
pertanyaan

Rublik Persentasi
Indikator
a. Penguasaan Materi
 Sesuai dengan rublik LKPD
b. Kemampuan mengkomunikasikan
 Siswa persentasi dengan membaca keseluruhan dan menghindari kontak mata dengan
audien (,70)
 Siswa persentasi dengan memadukan membaca dan menjelaskan dengan tidak
menghindari lkontak mata dengan audien (71-85)
 Siswa persentasi tanpa membaca dan menunjukkan rasa kepercayaan diri dengan tidak
menghindari konak mata dengan audien (86-100)
c. Kemampuan menjawab pertanyaaan
 Siswa menanggapi pertanyaan dari kelompok lain tanpa menggunakan konsep yang
dipelajari
 Siswa menanggapi pertanyaan dari kelompok lain dengan menggunakan konsep yang
dipelajari (71-85)
 Siswa menanggapi pertanyaan dari kelompok lain dengan menngnakan konsep yang
dipelajari dan mengaitkan dengan pengalaman nyata (86-100)
Ketentuan penilaian :
SB : Sangat Baik (Pin nilai 90-100)
B: Baik (Poin Nilai 80-89)
C: Cukup (Poin nilai 70- 79)
K: Kurang (Poin nilai <70)
Pedoman Skor
Jmlah toral ; 4 : NIlai

Rublik Penilaian Afaktif

No Sikap Kriteria Penilian skor Strategi penilaian


Deskripsi
1 mandiri Peseta didik memiliki kesadaran akan diri
dan situasi yang dihadapai serta regulasi
diri
1. Selalu Pengamatan aktivitas
peserta diddik dalam
diskusi , pengumpulan
tugas dan kehadiran
2. Sering
3. jarang
4. Sangat Jarang
Bernalar Peserta didik memiliki Pengamatan aktivitas
kritis kemampuan peserta didik dalam
memperoleh ,memproses diskusi , bertanya dan
informasi dan gagaasan , menjawab pertanyaan dan
menganalisis dan mengevaluasi mempersentasikan hasil
penalaran, merefleksikan
pemikian dan memproses berfikir
dan mengambil keputusan
1. Selalu
2. Sering
3. Jarang
4 sangat jarang

Instrument observasi

NO Nama Pengamatan Sikap


Mandiri Kritis Catatan
1
2
3
4
5
6

Common questions

Didukung oleh AI

The criteria used to assess communicative abilities during presentations include the ability to maintain eye contact with the audience, the integration of reading and explaining, the level of confidence displayed, and the avoidance of completely reading the presentation material . These criteria are part of ensuring that students can effectively communicate their understanding and engage with the audience .

Associative social interactions involve cooperative and constructive behaviors, such as collaboration among colleagues on a project. In contrast, dissociative interactions are characterized by opposition and conflict, such as a debate where participants hold opposing views . Associative interactions build relationships, whereas dissociative interactions may involve competition or conflict resolution .

Critical reasoning is crucial because it enables students to acquire, process information, and formulate ideas, analyze and evaluate reasoning, reflect on thinking processes, and make informed decisions. This skill is assessed through observations of students’ participation in discussions, question responses, and presentations, ensuring they can apply a reasoned approach to tackling challenges .

A rubric provides a standardized framework for evaluating students' mastery of material by outlining specific criteria and performance levels such as 'understanding entirely,' 'partial understanding,' 'misconceptions,' and 'complete lack of understanding' . It ensures consistent and objective assessment of students' knowledge and facilitates feedback that can guide students in improving their comprehension and addressing learning gaps .

Formative assessment plays a vital role by providing ongoing feedback that helps students improve their presentation skills. It evaluates students' abilities to communicate concepts clearly, engage with the audience, and answer questions effectively . It guides the development of these skills by highlighting strengths and areas for improvement, thus enhancing overall communicative competence .

The assessment of non-cognitive skills is beneficial as it helps educators understand students' engagement, motivation, and attitudes, which are crucial for overall learning success . For example, observing students' interactions and participation in class discussions can reveal their level of engagement and active listening skills, which are critical for effective learning and collaboration .

Collaborative work serves as an indicator of students' social interaction capabilities by revealing how well they can cooperate, communicate, and resolve conflicts within a group setting . Assessing their ability to contribute to collective tasks, share ideas, and support peers reflects their proficiency in associative social interactions, thereby providing insight into their teamwork and social skills .

The main objectives of conducting a diagnostic cognitive assessment in social interaction learning are to measure the basic understanding of definitions and examples of social interactions, assess students' comprehension of the two major categories of social interaction (associative and dissociative), and ensure students understand concepts like accommodation within social interactions . This assessment aims to ascertain the initial capabilities of learners .

Accommodation in social interactions refers to the process of individuals or groups adjusting to each other to resolve conflicts or cooperate. An example could be a workplace scenario where team members compromise on different opinions to achieve a common goal, such as agreeing on meeting times that suit most participants' schedules .

Observational instruments are used to assess student independence and critical thinking by monitoring students' participation in discussions, tasks, and presentations. They track how often students exhibit these behaviors, classifying observations as 'always,' 'often,' 'rarely,' or 'very rarely' . This method helps educators understand students' self-awareness, situational regulation, and logical reasoning capabilities .

Anda mungkin juga menyukai