0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan18 halaman

Rencana Pembelajaran Tematik Kebersihan

Diunggah oleh

Danu Budi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan18 halaman

Rencana Pembelajaran Tematik Kebersihan

Diunggah oleh

Danu Budi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU

MODEL IMMERSED DAN MODEL NETWORKED

Makalah ini Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas Mata


Kuliah Pembelajaran Terpadu dan Tematik

Dosen Pengampu:
Mutiara Dana Elita M. Pd

Disusun oleh :
Dhenist Amelia Putri Maharani 2252000145

PROGAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEGURUAN
UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA
SUKOHARJO
2023 / 2024
RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

TEMATIK TERPADU MODEL IMMERSED

I. Identitas

Nama Sekolah : SD N II Mekarsari

Kelas/Semester : II/1

Tema : Lingkungan Sekitar / Subtema : Hidup Bersih dan

Sehat Fokus Pembelajaran : Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit

II. Bagan Peta Konsep

 Mengidentifikasi Lingkungan
 Menulis Pengalaman

 Mengamati Karakteristik Lingkungan  Memahami nilai gotong-royong


 Memahami Pentingnya  Menunjukkan sikap cinta kebersihan
Menjaga Kebersihan

III. Kompetensi Inti


a. Kompetensi Inti 1 (KI-1): Sikap Spiritual
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianut
dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sebagai wujud
syukur terhadap anugerah Tuhan.
b. Kompetensi Inti 2 (KI-2): Sikap Sosial
Menunjukkan sikap tanggung jawab, gotong royong, dan
kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari
cinta kebersihan dan rasa peduli terhadap sesama.
c. Kompetensi Inti 3 (KI-3): Pengetahuan
Memahami konsep lingkungan sehat dan bersih serta pentingnya
menjaga kebersihan lingkungan sekolah, termasuk mengenal
perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
d. Kompetensi Inti 4 (KI-4): Keterampilan
Mampu mengamati, mengidentifikasi, dan melaporkan keadaan
lingkungan sekitar serta menerapkan perilaku hidup bersih dan
sehat di lingkungan sekolah dengan terlibat dalam kegiatan
menjaga kebersihan bersama.
IV. Media dan Sumber Belajar
a. Lingkungan Sekitar
b. Video tentang hidup sehat
c. Papan tulis
d. Alat tulis
V. Materi Pembelajaran
a. Pengertian lingkungan bersih dan sehat
b. Cara menjaga kebersihan lingkungan
c. Perilaku hidup bersih
VI. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
 Pendekatan : Pendekatan Saintifik (scientific approach)
 Model : Immersed
 Metode Pembelajaran : Diskusi, Observasi, dan Demostrasi
VII. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
a) Bahasa Indonesia
 KD 3.2 : Mengidentifikasi informasi dari teks laporan
pengamatan sederhana tentang lingkungan sekitar.
IPK :
 Siswa dapat mengamati dan mencatat informasi tentang kondisi
kebersihan di lingkungan sekolah.
 Siswa dapat menuliskan hasil pengamatan tentang lingkungan yang
bersih dan tidak bersih di sekitar sekolah.

 KD 4.2 : Menyampaikan laporan hasil pengamatan secara lisan tentang


lingkungan sekitar dengan bahasa yang sederhana.
IPK :
 Siswa dapat menyampaikan hasil pengamatan lingkungan secara
lisan di depan kelas.
 Siswa dapat menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan di
lingkungan sekolah.

b) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)


 KD 3.2 : Memahami nilai-nilai gotong royong dalam kehidupan
sehari-hari.
IPK :
- Siswa dapat menjelaskan nilai gotong royong dalam menjaga
kebersihan lingkungan sekolah.
- Siswa dapat menyebutkan cara-cara menjaga kebersihan
lingkungan dengan kerja sama bersama teman-teman.

 KD 4.2 : Menunjukkan sikap gotong royong dalam kehidupan


sehari-hari di lingkungan sekolah.
IPK :
 Siswa dapat terlibat aktif dalam kegiatan membersihkan
lingkungan sekitar sekolah.
 Siswa dapat menunjukkan perilaku cinta kebersihan dengan
membuang sampah pada tempatnya.
c) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
 KD 3.1 : Mengenal lingkungan hidup dan manfaatnya untuk
kesehatan.
IPK :
- Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri lingkungan yang sehat.
- Siswa dapat memahami hubungan antara lingkungan bersih
dengan kesehatan tubuh.

 KD 4.1 : Melakukan pengamatan sederhana tentang lingkungan


sehat di sekitar sekolah.
IPK :
- Siswa dapat melakukan pengamatan langsung tentang kebersihan
dan kesehatan lingkungan sekolah.
- Siswa dapat membuat catatan sederhana tentang hasil pengamatan
lingkungan sehat di sekitar sekolah.
VIII. Keterampilan Yang Akan Dipadukan
Keterampilan yang dipadukan mencakup keterampilan observasi,
komunikasi, kerja sama, dan keterampilan berpikir kritis.
IX. Tujuan Pembelajaran
1) Siswa mampu mengidentifikasi lingkungan bersih dan sehat di
sekitar sekolah.
2) Siswa memahami cara menjaga kebersihan lingkungan secara tepat.
3) Siswa menunjukkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan
sekolah.
X. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Orientasi Awal
Guru mengucapkan salam, mengajak siswa berdoa bersama, dan mengecek
kehadiran siswa.
Motivasi dan Apersepsi
Guru bertanya kepada siswa tentang pengalaman mereka dalam menjaga
kebersihan di rumah atau sekolah.
Contoh pertanyaan:
"Siapa yang sudah membuang sampah pada tempatnya hari ini?" atau "Apa
yang kamu lakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan?"

Penyampaian Tujuan Pembelajaran


Guru memberikan penjelasan singkat tentang kegiatan observasi lingkungan
sekolah yang akan dilakukan, serta aturan dan hal-hal yang harus
diperhatikan selama kegiatan.
Kegiatan Inti (45 menit)
Mengamati (Observasi Lapangan)
 Immersed Activity: Guru membawa siswa ke luar kelas untuk
mengamati lingkungan sekitar sekolah, seperti taman, halaman, dan
kantin.
 Siswa diminta memperhatikan area yang bersih dan area yang
tampak kurang bersih. Mereka mencatat pengamatan pada buku tulis,
seperti tempat-tempat yang kotor atau bersih, benda-benda yang
perlu dibersihkan, dll.

Menanya
 Setelah kembali ke kelas, guru memfasilitasi sesi tanya jawab. Guru
mengajukan pertanyaan reflektif, seperti:
o "Mengapa kita perlu menjaga kebersihan di lingkungan
sekolah?"
o "Apa dampaknya jika lingkungan kita kotor?"
 Siswa dipersilakan mengajukan pertanyaan terkait kebersihan dan
kesehatan lingkungan.
Mengumpulkan Informasi (Diskusi Kelompok)
 Siswa dibagi dalam kelompok kecil dan berdiskusi tentang hasil
observasi. Mereka berbagi temuan dan mendiskusikan cara-cara
menjaga kebersihan.
 Setiap kelompok menyusun daftar tindakan yang bisa dilakukan
untuk menjaga kebersihan sekolah.

Mengasosiasi (Menyimpulkan dan Mengaitkan)


 Siswa bersama guru membuat kesimpulan dari diskusi tentang
pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.
 Guru menunjukkan video pendek atau gambar ilustrasi yang
berkaitan dengan dampak lingkungan kotor pada kesehatan.

Mengomunikasikan (Presentasi Kelompok)


 Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan
kelas, menyampaikan temuan dan gagasan mereka tentang upaya
menjaga kebersihan lingkungan.
 Guru memberikan umpan balik dan melengkapi informasi sesuai
kebutuhan.

Kegiatan Penutup (10 menit)


Refleksi Pembelajaran
 Guru dan siswa bersama-sama melakukan refleksi. Guru bertanya,
“Apa yang kamu pelajari hari ini?” dan “Bagaimana perasaanmu
setelah belajar tentang pentingnya kebersihan lingkungan?”

Rangkuman dan Penguatan


 Guru merangkum inti pembelajaran tentang lingkungan bersih dan
sehat, pentingnya perilaku hidup bersih, serta dampak positif
kebersihan pada kesehatan.
Pemberian Tugas Mandiri (Jika diperlukan)
 Guru memberikan tugas kecil untuk mencatat kondisi kebersihan di
rumah dan bagaimana siswa membantu menjaga kebersihan di sana.

XI. Instrumen Penilaian


1. Penilaian Pengetahuan
NO Soal Skor
1. Mengapa penting menjaga kebersihan di lingkungan 25
sekolah?
2. Sebutkan 2 cara yang dapat dilakukan untuk menjaga 25
kebersihan di sekolah!
3. Apa saja dampak buruk dari lingkungan yang kotor? 25
4. Apa manfaat menjaga kebersihan sekolah? 25
Total Skor Maksimum : 100

Kriteria Penilaian:

 Nilai 90-100 = Sangat Baik

 Nilai 80-89 = Baik

 Nilai 70-79 = Cukup

 Nilai <70 = Perlu Bimbingan

2. Penilaian Keterampilan
Lembar Observasi Keterampilan Presentasi dan Diskusi
Kelompok
No Aspek yang dinilai Skor Skor Skor Skor
1 2 3 4
1 Menyampaikan hasil pengamatan
dengan jelas
2 Mampu bekerja sama dalam
kelompok
3 Berani bertanya dan mengemukakan
pendapat
4 Memberikan saran konstruktif
selama diskusi

Kriteria Skor:

A. Skor 4 = Sangat Baik

B. Skor 3 = Baik

C. Skor 2 = Cukup

D. Skor 1 = Perlu Bimbingan

Total Skor Maksimum: 16

3. Penilaian Sikap
Lembar Observasi Sikap (Kepedulian, Tanggung Jawab,
Kerja Sama)
No Aspek Sikap Deskripsi Indikator Skor Skor Skor Skor
1 2 3 4
1 Kepedulian Selalu menjaga
terhadap kebersihan dan
kebersihan membuang sampah pada
tempatnya
2 Tanggung Bertanggung jawab atas
jawab tugas dalam kegiatan
menjaga kebersihan
3 Kerjasama Mampu bekerja sama
dalam membersihkan
lingkungan
Kriteria Skor:
 Skor 4 = Sangat Baik (Selalu ditunjukkan tanpa bimbingan)
 Skor 3 = Baik (Sering ditunjukkan dengan sedikit bimbingan)
 Skor 2 = Cukup (Kadang-kadang ditunjukkan dengan
bimbingan)
 Skor 1 = Perlu Bimbingan (Jarang ditunjukkan)
Total Skor Maksimum: 12
RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

TEMATIK TERPADU MODEL NETWORKED

A. Identitas

Nama Sekolah : SD N II Mekarsari

Kelas/Semester : V/1

Tema : Lingkungan Sehat / Subtema : Menjaga Kebersihan


Lingkungan

Fokus Pembelajaran : Menjaga Kebersihan Lingkungan

Sekitar Alokasi Waktu : 3 x 40 menit

B. Bagan Peta Konsep

 Berisi Kompetensi Dasar


(KD) yang terkait dengan

 Pendahulan  Diskusi kelompok


 Kegiatan Inti  Observasi
 Penutup  Presentasi
 Laporan tertulis
C. Kompetensi Inti
a. KI 1 : Sikap Spiritual
KD 1.1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama dalam menjaga
kebersihan.
b. KI 2: Sikap sosial
KD 2.1: Menunjukkan sikap kerjasama dalam menjaga kebersihan
lingkungan.
c. KI 3: Pengetahuan
KD 3.1: Memahami pengertian lingkungan bersih dan sehat.
KD 3.2: Menyebutkan cara menjaga kebersihan lingkungan.
d. KI 4: Keterampilan
KD 4.1: Melakukan pengamatan terhadap kebersihan lingkungan.
KD 4.2: Membuat laporan hasil pengamatan.
D. Media dan Sumber Belajar
 Buku teks pendidikan lingkungan.
 Lembar kerja siswa.
 Alat tulis dan alat pengamatan (seperti kamera atau alat tulis
untuk mencatat).
E. Materi Pembelajaran
1) Konsep Lingkungan Sehat: Pengertian lingkungan bersih,
dampak lingkungan kotor.
2) Praktik Menjaga Kebersihan: Cara-cara menjaga kebersihan
di sekolah dan rumah.
3) Kegiatan Pengamatan: Observasi lingkungan sekitar sekolah.
F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
 Pendekatan : Tematik integratif
 Model : Networked
 Metode Pembelajaran : Diskusi, Observasi, Presentasi, dan
Laporan Tertulis
G. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar :
 KD 1.1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama dalam
menjaga kebersihan.
 KD 2.1: Menunjukkan sikap kerjasama dalam menjaga
kebersihan lingkungan.
 KD 3.1: Memahami pengertian lingkungan bersih dan sehat.
 KD 3.2: Menyebutkan cara menjaga kebersihan lingkungan.
 KD 4.1: Melakukan pengamatan terhadap kebersihan lingkungan.
 KD 4.2: Membuat laporan hasil pengamatan.
Indikator Pencapaian Kompetensi :

1. Menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


2. Mengidentifikasi bagian-bagian lingkungan yang bersih dan
kotor.
3. Mampu berpartisipasi dalam kegiatan menjaga kebersihan
lingkungan.
4. Menyampaikan hasil pengamatan secara lisan dan tulisan.

H. Keterampilan Yang Akan Dipadukan


1. Keterampilan Observasi:
Siswa melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi
kebersihan lingkungan di sekitar sekolah. Keterampilan ini
meliputi kemampuan untuk melihat, mencatat, dan menganalisis
informasi yang ditemukan selama observasi.
2. Keterampilan Berkomunikasi:
Siswa dilatih untuk menyampaikan hasil pengamatan dan diskusi
mereka kepada teman-teman dalam kelompok, serta saat presentasi
di depan kelas. Ini mencakup keterampilan berbicara dan
mendengarkan secara efektif.
3. Keterampilan Kerja Sama (Kolaborasi):
Pembelajaran berbasis kelompok mendorong siswa untuk bekerja
sama, saling berbagi ide, dan menyusun laporan bersama.
Keterampilan ini sangat penting untuk mengembangkan rasa
tanggung jawab dan sikap saling menghargai di antara siswa.
4. Keterampilan Berpikir Kritis dan Analitis:
Siswa diajak untuk berpikir kritis mengenai isu-isu kebersihan
lingkungan dan dampaknya terhadap kesehatan. Mereka perlu
menganalisis situasi yang diobservasi dan menarik kesimpulan dari
hasil diskusi.
5. Keterampilan Menulis:
Dalam penyusunan laporan hasil pengamatan, siswa
mengembangkan keterampilan menulis dengan menyusun kalimat
dan paragraf yang jelas, serta mengorganisir informasi dengan baik.
6. Keterampilan Pemecahan Masalah:
Siswa diajak untuk mencari solusi terkait masalah kebersihan yang
mereka temui selama observasi. Ini mengembangkan kemampuan
mereka dalam mengidentifikasi masalah dan merancang langkah-
langkah perbaikan.
7. Keterampilan Refleksi:
Melalui kegiatan refleksi di akhir pembelajaran, siswa belajar
untuk mengevaluasi pengalaman belajar mereka sendiri dan
menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami dan menjelaskan pentingnya
lingkungan yang bersih dan sehat.
2. Siswa dapat mengamati dan mengidentifikasi kondisi
kebersihan lingkungan sekolah.
3. Siswa dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan
menjaga kebersihan lingkungan.
4. Siswa dapat menyusun laporan hasil pengamatan lingkungan.
J. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Menyiapkan Siswa:
Menyapa siswa dengan ramah dan mengajak mereka untuk berdoa
bersama sebelum memulai pelajaran.
Menyampaikan Tujuan Pembelajaran:
Menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu untuk memahami
pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara melakukannya.

Mengaitkan Pembelajaran dengan Pengalaman Siswa:


Mengajak siswa berdiskusi singkat tentang kebersihan di lingkungan
sekitar mereka. Tanyakan kepada siswa tentang pengalaman mereka
terkait dengan kebersihan di rumah atau sekolah.

Kegiatan Inti (60 menit)


Diskusi Kelompok (20 menit):
 Pembagian Kelompok: Membagi siswa ke dalam kelompok kecil
(4- 5 siswa per kelompok).
 Pemberian Tugas: Setiap kelompok mendiskusikan pentingnya
kebersihan lingkungan dan cara-cara menjaga kebersihan.
 Pengarahan: Memberikan beberapa pertanyaan pemandu, seperti:
- Mengapa kebersihan lingkungan itu penting?
- Apa saja dampak dari lingkungan yang kotor?

Pengamatan (25 menit):


 Aktivitas Pengamatan: Mengajak siswa keluar kelas untuk
melakukan pengamatan terhadap kebersihan lingkungan sekitar
sekolah.
 Pencatatan Temuan: Setiap kelompok mencatat area yang bersih
dan area yang kotor serta faktor-faktor yang mempengaruhi
kebersihan di lingkungan tersebut.

Presentasi (15 menit):


 Sesi Presentasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil
pengamatan dan diskusi mereka di depan kelas.
 Tanya Jawab: Mengajak siswa lain untuk memberikan tanggapan
atau pertanyaan setelah presentasi.
Kegiatan Penutup (15 menit)
Refleksi:
 Mengajak siswa untuk merefleksikan apa yang mereka pelajari hari
ini mengenai kebersihan lingkungan.
 Diskusikan pertanyaan seperti:
- Apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga kebersihan
lingkungan kita?
- Mengapa tindakan kita penting untuk kesehatan bersama?

Menyusun Laporan:
 Siswa diberi waktu untuk menyusun laporan hasil pengamatan
mereka secara tertulis berdasarkan diskusi dan observasi yang telah
dilakukan.

Menutup Pembelajaran:
 Mengingatkan siswa akan pentingnya menerapkan perilaku hidup
bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
 Menyampaikan pesan motivasi dan menutup pelajaran dengan doa
bersama.

K. Instrumen Penilaian
1. Penilaian Pengetahuan
NO Soal Skor
1. Jelaskan mengapa penting menjaga kebersihan 25
lingkungan!
2. Sebutkan 3 cara yang dapat dilakukan untuk menjaga 25
kebersihan lingkungan di sekolah!
3. Apa saja dampak buruk dari lingkungan yang kotor? 25
4. Apa 2 manfaat dari lingkungan yang bersih? 25
Total Skor Maksimum : 100

Kriteria Penilaian:

 Nilai 90-100 = Sangat Baik

 Nilai 80-89 = Baik

 Nilai 70-79 = Cukup

 Nilai <70 = Perlu Bimbingan

4. Penilaian Keterampilan
Lembar Observasi Keterampilan Presentasi dan Diskusi
Kelompok
No Aspek yang dinilai Skor Skor Skor Skor
1 2 3 4
1 Menyampaikan hasil pengamatan
dengan jelas
2 Mampu bekerja sama dalam
kelompok
3 Berani bertanya dan mengemukakan
pendapat
4 Memberikan saran konstruktif
selama diskusi
5 Menggunakan alat bantu presentasi
dengan baik

Kriteria Skor:

 Skor 4 = Sangat Baik

 Skor 3 = Baik
 Skor 2 = Cukup

 Skor 1 = Perlu Bimbingan

Total Skor Maksimum: 20

5. Penilaian Sikap
Lembar Observasi Sikap (Kepedulian, Tanggung Jawab,
Kerja Sama)
No Aspek Sikap Deskripsi Indikator Skor Skor Skor Skor
1 2 3 4
1 Kepedulian Selalu menjaga
terhadap kebersihan dan
kebersihan membuang sampah pada
tempatnya
2 Tanggung Bertanggung jawab atas
jawab tugas dalam kegiatan
menjaga kebersihan
3 Kerjasama Mampu bekerja sama
dalam membersihkan
lingkungan
4 Menghargai Menghargai dan
pendapat mendengarkan pendapat
teman teman selama diskusi
Kriteria Skor:
 Skor 4 = Sangat Baik (Selalu ditunjukkan tanpa bimbingan)
 Skor 3 = Baik (Sering ditunjukkan dengan sedikit bimbingan)
 Skor 2 = Cukup (Kadang-kadang ditunjukkan dengan
bimbingan)
 Skor 1 = Perlu Bimbingan (Jarang ditunjukkan)
Total Skor Maksimum: 16

Anda mungkin juga menyukai