0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan64 halaman

Dasar-Dasar Teknik Otomotif Kelas X

Diunggah oleh

Gunawan Wawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan64 halaman

Dasar-Dasar Teknik Otomotif Kelas X

Diunggah oleh

Gunawan Wawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

DASAR-DASAR OTOMOTIF
KELAS X
ELEMEN:
PROFESI DAN
KEWIRAUSAHAAN BIDANG
OTOMOTIF

Pada akhir fase E, peserta didik mampu


memahami teknik dasar bidang otomotif melalui
pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat
ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan
body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat
berat, dump-truck, dan sejenisnya.

1
Andi Roboy Setiawan,
S.T.

2
MODUL AJAR DASAR-DASAR
OTOMOTIF

1. Informasi Umum
a. Identitas
Nama : Andi Roboy Setiawan, S.T.
Penyusun : SMK Negeri 7 Baleendah
Sekolah : 2022
Tahun : SMK
Jenjang : X Teknik Otomotif
SekolahKel : 12 JP (12 x 45 menit)
as Alokasi : 5 Pertemuan @ 12 JP
Waktu
Jumlah Pertemuan
b. Kompetensi Awal Memahami penggunaan alat ukur

c. Profil Pelajar Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan


Pancasila Yang Maha Esadan Berahlak
Mulia,
Kreatif, Bernalar Kritis,
Berkebhinekaan Global, Mandiri, Bergotong
royong
d. Sarana dan Buku Teks, PPT, Google Meet, Grup
Prasarana WhatsApp,
Laptop, HP Android, Internet, LCD Projector
e. Target Peserta Didik Modul ini dapat digunakan oleh siswa
reguler,
f. Model Pembelajaran Tatap Muka

2. Komponen Inti
a. Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat memahami
penggunaan alat ukur dengan benar
2. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat memahami
pemeliharaan kendaraan
bermotor dengan tepat
3. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat
memahami alat perbaikan
3
kendaraan bermotor dengan
benar
4. Setelah mengikuti
proses pembelajaran,
peserta didik
diharapkan dapat memahami alat

4
pembentukan bodi kendaraan
dengan benar
5. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat memahami
alat perakitan komponen
otomotifdengan benar
6. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat memahami
jenis-
jenis alat-alat berat dengan tepat
b. Pemahaman Pemahaman tentang. teknik dasar
Bermakna bidang otomotif melalui
pengenalan dan praktik singkat

c. Pertanyaan Pemantik 1. Bagaimana cara pemeliharaan alat


otomotif?
2. Bagaimana cara menggunakan
alat ukur otomotif?
3. Pernahkan menggunakan alat
untuk memperbaiki kendaraan
bermotor
4. Pernahkah menggunakan alat
pembentukan bodi kendaraan
5. Pernahkan melakukan perakitan
komponen
otomotif dengan alat-alat otomotif
d. Kegiatan Pertemuan 1
Pembelajaran a) Pembukaan
(1)Guru mengucapkan
salam mengecek
kehadiran
(2)Guru dan siswa berdoa bersama
(3)Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran dan
garis besar kegiatan
pembelajaran dan teknik
penilaian
(4)Apersepsi dengan
memberikan pertanyaan
pertanyaan pemantik

5
b) Kegiatan Inti
(5)Mulai Dari Diri : Guru
mengajukan pertanyaan
pemantik. Siswa menjawab
pertanyaan pemantik yang
disampaikan olehguru. Guru
memberikan gambaran materi
pembelajaran secara umum
tentang jenis penggunaan alat
ukur bidang otomotif.
(6)Ruang Kolaborasi: Guru
membentuk kelompok siswa,
setiap kelompok
mendiskusikan tentang
penggunaan alat ukur
(7)Elaborasi Pemahaman:
Setiap
kelompokmempresentasikan
hasil diskusi.
(8)Koneksi Antar Materi: setiap
kelompok menyusun laporan
hasil diskusi dengan
menghubungkan beberapa
materi yang sudahmereka
pelajari.
(9) Aksi Nyata : Peserta didik
mengumpulkan laporan hasil
diskusi ke pada guru

c) Kegiatan Penutup:
(10) Memberikan kesimpulan
dari serangkaiankegiatan
(11) Refleksi terhadap
pembelajaran
yangdilakukan
(12) Memberikan informasi
Penugasan

6
Pertemuan 2
a) Pembukaan
(1)Guru mengucapkan
salam mengecek
kehadiran
(2)Guru dan siswa berdoa bersama
(3)Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran dan
garis besar kegiatan
pembelajaran dan teknik
penilaian
(4)Apersepsi dengan
memberikan pertanyaan
pertanyaan pemantik

b) Kegiatan Inti
(5)Mulai Dari Diri : Guru
mengajukan pertanyaan
pemantik. Siswa menjawab
pertanyaan pemantik yang
disampaikan oleh guru. Guru
memberikan gambaran materi
pembelajaran pemeliharaan
kendaraan bermotor
(6)Ruang Kolaborasi: Guru
meminta siswauntuk
mempresentasikan hasil
penugasan
(7)Elaborasi Pemahaman:
siswa lain diberikesempatan
mengajukan pertanyaan ke
kelompok yang melakukan
presentasi.
(8)Koneksi Antar Materi:
setiap kelompok
memperbaiki
laporan/makalah

berdasarkan masukan masukan


dari hasil diskusi..
(9) Aksi Nyata : Peserta didik
mengumpulkan laporan hasil
diskusi ke pada guru

c)Penutup:
(10)Memberikan kesimpulan
dari
serangkaiankegiatan
(11)Refleksi terhadap
pembelajaran
yangdilakukan
(12) Memberikan informasi materi
yang akandipelajari
7
selanjutnya.

Pertemuan 3
a) Pembukaan
(1)Guru mengucapkan
salam mengecek
kehadiran
(2)Guru dan siswa berdoa bersama
(3)Guru menyampaikan tujuan

8
pembelajaran dan garis
besar kegiatan
pembelajaran dan teknik
penilaian
(4) Apersepsi dengan
memberikan pertanyaan
pertanyaan pemantik

b) Kegiatan Inti
(5) Mulai Dari Diri : Guru
mengajukan pertanyaan
pemantik. Siswa menjawab
pertanyaan pemantik yang
disampaikan olehguru. Guru
memberikan gambaran materi
pembelajaran secara umum
alat perbaikan kendaraan
bidang otomotif
(6)Ruang Kolaborasi: Guru
meminta siswau ntuk
mempresentasikan hasil
penugasan
(7)Elaborasi Pemahaman:
siswa lain diberikesempatan
mengajukan pertanyaan ke
kelompok yang melakukan
presentasi.
(8)Koneksi Antar Materi:
setiap kelompok
memperbaiki
laporan/makalah

berdasarkan masukan masukan


dari hasil diskusi..
(9) Aksi Nyata : Peserta didik
mengumpulkan laporan hasil
diskusi ke pada guru

C). Penutup:
(10)Memberikan kesimpulan
dari
serangkaiankegiatan
(11)Refleksi terhadap
pembelajaran
yangdilakukan
(12) Memberikan informasi materi
yang akandipelajari
selanjutnya.

Pertemuan 4
a) Pembukaan
(1)Guru mengucapkan
salam mengecek
9
kehadiran
(2)Guru dan siswa berdoa bersama
(3)Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran dan
garis besar kegiatan
pembelajaran dan teknik
penilaian
(4)Apersepsi dengan
memberikan pertanyaan
pertanyaan pemantik

1
c) Kegiatan Inti
(5) Mulai Dari Diri : Guru
mengajukan pertanyaan
pemantik. Siswa menjawab
pertanyaan pemantik yang
disampaikan olehguru. Guru
memberikan gambaran materi
pembelajaran alat
pembentukan bodi kendaraan
(6)Ruang Kolaborasi: Guru
meminta siswauntuk
mempresentasikan hasil
penugasan
(7)Elaborasi Pemahaman:
siswa lain diberikesempatan
mengajukan pertanyaan ke
kelompok yang melakukan
presentasi.
(8)Koneksi Antar Materi:
setiap kelompok
memperbaiki
laporan/makalah

berdasarkan masukan masukan


dari hasil diskusi..
(9) Aksi Nyata : Peserta didik
mengumpulkan laporan hasil
diskusi ke pada guru

C). Penutup:
(10)Memberikan kesimpulan
dari
serangkaiankegiatan
(11)Refleksi terhadap
pembelajaran
yangdilakukan
(12) Memberikan informasi materi
yang akandipelajari
selanjutnya.

Pertemuan 5
b) Pembukaan
(1)Guru mengucapkan
salam mengecek
kehadiran
(2)Guru dan siswa berdoa bersama
(3)Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran dan
garis besar kegiatan
pembelajaran dan teknik
penilaian
1
(4)Apersepsi dengan
memberikan pertanyaan
pertanyaan pemantik

d) Kegiatan Inti
(5) Mulai Dari Diri : Guru
mengajukan pertanyaan
pemantik. Siswa menjawab
pertanyaan pemantik
yang disampaikan olehguru. Guru

1
memberikan gambaran
materi alat perakitan
komponen otomotif
(6)Ruang Kolaborasi: Guru
meminta siswauntuk
mempresentasikan hasil
penugasan
(7)Elaborasi Pemahaman:
siswa lain diberikesempatan
mengajukan pertanyaan ke
kelompok yang melakukan
presentasi.
(8)Koneksi Antar Materi:
setiap kelompok
memperbaiki
laporan/makalah

berdasarkan masukan masukan


dari hasil diskusi..
(9) Aksi Nyata : Peserta didik
mengumpulkan laporan hasil
diskusi ke pada guru

C). Penutup:
(10)Memberikan kesimpulan
dari
serangkaiankegiatan
(11)Refleksi terhadap
pembelajaran
yangdilakukan
(12) Memberikan informasi materi
yang akandipelajari
selanjutnya.

1
1
1
e. Asesmen Jenis:
Asesmen
Diagnostik
Asesmen
Formatif
Asesmen
Sumatif
Teknik:
Observa
si
Penugas
a n Tes
Tertulis
Instrum
e n:
Lembar Observasi/catatan
anekdotLembar Kerja
Peserta Didik
Soal Uraian
f. Pengayaan dan Memberikan Bimbingan bagi siswa yang
Remidial belum memahami materi.
Dan Pengayaan informasi bagi siswa
yang sudah
memahami materi.
g. Refleksi  Materi pembelajaran atau
topik mana yang menurut
kalian paling sulit
dipahami? Jelaskan!
 Materi pembelajaran atau
topik mana yang paling
kalian suka? Sebutkan
alasanya!

Mengetahui : Bandung, Juli 2022


Kepala SMK N 7 Baleendah Guru Mapel

Heris Herdina, [Link].,M.M. Andi Roboy Setiawan,


S.T.,Gr
NIP 197106012000031005 NIPPPK. 197305232022211004

1
1
LAMPIRAN

B. PEMELIHARAAN OTOMOTIF

Pemeliharaan otomotif atau sering disebut


perawatan berkala pada kendaraan adalah
kegiatan merawat, menyetel, memperbaiki,
mengganti komponen yang dilakukan dengan
kurun waktu tertentu untuk mendapatkan performa
kinerja mesin mendekati spesifikasi semula (masih
baru).
Kendaraan bermotor sangat banyak jenis dan
merknya dimana setiap jenis dan merk memiliki
ratusan komponen yang berbeda setiap komponen
dalam penggunaanya akan mendapatkan berbagai
kondisi beban seperti beban panas, beban tekanan,
beban benturan, beban putaran, beban kimia dan
lain sebagainya.
Komponen tersebut semakin lama digunakan
akan aus, longgar, tidak presisi dan mengalami
penurunan kinerja sehingga akan mengurangi
performa mesin kendaraan, oleh sebab itu perlu
adanya perawatan berkala.
Perbedaan antara kendaraan yang melakukan
perawatan rutin dengan kendaraan yang tidak
melakukan perwatan akan terlihat pada performa
dan kondisi mesin yang berbeda.
Gambar 4.2 Perawatan kendaraan
Sumber :
[Link]
ujuan- [Link]

Perawatan pada kendaraan terdapat dua jenis


yaitu perawatan terencana dan tidak terencana,
contoh jadwal perawatan terencana :
Tabel 4.1 Jadwal perawatan berkala

Sumber :
[Link]
ujuan- [Link]
namun kerusakan tersebuttidak terjadi secara tiba-
tiba kecuali terjadi insiden. Kerusakan yang terjadi
bukan karena insiden biasanya terlihat
atau terasa gejala-gejala
[Link] pemilik kendaraan
atau pengemudi perlu mengetahuigejala kerusakan
dan cara penangananya.
Sebagian pengemudi melakukan pengecekan
kendaraan sebelum digunakan untuk mencegah
insiden atau kerusakan yang berat, pemeriksaan
rutin (sebelum kendaraan dipakai) yang dilakukan
pengemudi antara lain :
 Pemeriksaan baterai
Periksa kondisi baterai dari terminal baterai,
kotak baterai dan jumlah air baterai (jika
menggunakan accu basah).
 Pemeriksaan sistem pendingin
Pemeriksaan volume air pada radiator dan
reservoir radiator
 Pemeriksaan tekanan ban
 Pemeriksaan lampu dan klakson, dan lain
sebagainya. Service / perbaikan kendaraan yang
mengalami kerusakan harus di perbaiki oleh
seorang ahli mekanik atau montir di bengkel
dengan peralatan yang lengkap. Kerusakan yang
terjadi biasanya dapat dirasakan oleh
pengendaradengan indera manusia,
seperti indera penciuman, pengamatan,
pendengaran dan perabaan
rasa gerakan. Contoh :
 Asap Knalpot yang banyak dan berwarna
putih (penglihatan).

 Suara komponen mesin yang berisik
(pendengaran).
 Suara berdecit saat pengeraman
atau
saatmmengopling
(pendengaran).
 Saat mobil jalan terjadi geteran yang
berlebih (Perabaan)
 Pada saat pengereman mobil cenderung
berbelok kesalah satu arah (perabaan),
dan lain sebagainya.
Setelah mengetahui bagian yang
mengalami masalah maka perlu dilakukan
perbaiakan, untuk dapat melakukan perbaikan
diperlukan alat yang sesuai dan seseorang
dengan pengetahuan tentang mekanisme cara
pembongkaran dan pemasangan komponen yang
benar, menggunakan peralatan dengan baik.

C. DASAR-DASAR PERBAIKAN

Perbaikan sering disebut dengan istilah servis


(perbaikan jasa) yaitu segala kegiatan atau usaha
untuk mengembalikan fungsi dan kondisi dari
benda, alat atau mesin yang rusak baik akibat dari
proses pemakaian atau hal lain yang menyebabkan
kerusakan. Proses perbaikan terkadang tidak
mampu mengembalikan kondisi seperti semula
namun mengutamakan pada alat tersebut dapat
digunakan kembali sebagaimana fungsinya.
Perbaiakan/service tidaklah mudah setiap
orang yang melakukan service harus memiliki
keterampilan khusus,
keterampilan ini digunakan untuk mendiagnosa
(mencari bagian yang rusak) dengan tepat, apakah
bagian tersebut harus di ganti, di stel atau hanya
pemeriksaan dan pembersihan komponen saja.
Seorang yang mempunyai keahlian khusus
untuk melakukan perbaiakan/service sering disebut
teknisi, seorang teknisi dalam memperbaiki benda,
alat atau mesin sering dihadapkan dengan
penggantian suku cadang (spare part), namun di
pasaran tidak tersedia atau mendekati harga baru
dari alat tersebut, hal ini memungkinkan pelanggan
untuk membeli satu unit mesin/alat tersebut.
Perbaikan/service di tinjau dari tingkat
kerumitan dan kecanggihan teknologi yang
digunakan pada mesin/alat membuat service ini
dibedakan menjadi tiga jenis yaitu service ringan,
service sedang dan service berat.
Service merupakan bagian penting dalam
dunia bisnis, karena service merupakan layanan
penghargaan kepada
konsumen, apabila pelayanan service yang baik
maka akan menentukan seseorang dalam membeli
produk atau menggunakan produk dari perusahaan
yang lain.

D. PERBAIKAN OTOMOTIF

1. Jenis Perbaikan Otomotif.


Perbaiakan/service pada otomotif sangat
banyak jenis dan macamnya mengingat dunia
otomotif dalam penggunaanya pada kendaraan
seperti sepeda motor, mobil, alat angkutan,
alat berat dan lain sbagainya. Dalam perbaikan
otomotif secara garis besar dapat digolongkan
menjadi beberapa bagian yaitu perbaikan
mesin (Engine), perbaikan pemindah tenaga
(Powertrain), perbaikan sasis (Chasis),
perbaikan kelistrikan (Electrical), perbaikan
bodi (Body).
a.
b.
c. Perbaikan Mesin (Engine).
Perbaikan Mesin (Engine) meliputi
berbagai aspek pendukung dalam
pengkonversian energi baik konversi dari
bahan bakar menjadi gerak atau konversi
energi listrik menjadi gerak antara lain :
mekanisme engine, sistem bahan bakar
(konvensional/Electronic Fuel
Injection/common rail)
, sistem pelumasan, sistem pendingin
dan lain sebagainya.
d. Perbaikan Pemindah Tenaga (Power
train) Perbaikan Pemindah Tenaga
(Power train)
merupakan perbaikan pada sistem yang
mengolah
proses pemindahan tenaga yang di
hasilkan mesin sampai keroda. Contoh
perbaiakan pemindah tenaga antara lain
sistem kopling, sistem transmisi, sistem
differential, poros/sumbu roda, roda dan
ban.
e. Perbaikan Sasis (Chasis)
Perbaikan Sasis (Chasis) yaitu
perbaikan pada bagian kendaraan yang
berhubungan dengankondisi jalan seperti :
rangka, sistem rem, sistem suspensi,
sistem kemudi dan lain sebgainya.
f. Perbaikan Kelistrikan (Electrical)
Perbaikan Kelistrikan (Electrical) yaitu
perbaikan yang meliputi sistem
penerangan, assesoris (audio dan lampu),
sistem starter, sistem pengapian, sistem
pengisian baterai, sistem pengkondisian
udara (Air Conditioner), sistem pengaman
dan lain sebagainya.
g. Perbaikan Bodi (Body)
Penggunaan kendaraan di jalan raya
sangat rentan terhadap kecelakaan akibat
banyaknya kendaraan yang tidak di
imbangi dengan pembangunan jalan raya,
kecelakaan yang umum terjadi karena
adanya persinggungan, senggolan dan
saling tabrak antar satu kendaraan dengan
kendaraan lainya.
Kecelakaan yang terjadi
mengakibatkan beberapa kerusakan pada
body luar kendaraan
seperti baret dan penyok. Untuk mengatasi
kerusakan tersebut terdapat beberapa
teknik untukmemperbaikinya antara lain :
1. Teknik vacum cup
Teknik yang digunakan untuk
memperbaiki plat body dengan
kerusakan masih dalam batas
elastisitasnya, apabila kerusakan plat
melebihi batas elastisitas (plat
membentuk sudut) akan sulit untuk
memperbaiki dengan hasil maksimal
jika menggunakan alat ini.

Gambar 4.3 Teknik vacum


Sumber :
[Link]
[Link] g

2. Teknik penarikan batang


Kerusakan plat body tidak
beratudan dan bahkan membentuk
sudut, teknik ini lebih dianjurkan untuk
perbaikan, ada dua cara dalam teknik
ini yaitu dengan membuat lubang dan
memasang ring pengait pada palat
body yang rusak. Setelah selaesai
perbaiakn plat baru dilakukan
penambalan atau perataan pada plat yang
berlubang tadi.
3. Teknik press hidraulic
Teknik ini digunakan pada saat
memerlukan penekanan atau
penarikan yang kuat pada plat mobil.

Gambar 4.4 Perbaikan dengan alat


hidrolik

4. Teknik palu on dolly


Yaitu perbaikan dengan cara
pemukulan pada plat body dengan
menggunakan palu dan dolly
Teknik palu on-dolly dilakukan
dengan cara memukulkan palu pada
bagian plat yang rusak, sedangkan
pada bagian bawahnya dilandasi
dengan dolly. Pemilihan dolly
tergantung tingkat kerusakanya.

Gambar 4.5 Teknik on dolly


5. Teknik palu off dolly
Teknik palu-off-dolly dilakukan
dengan cara memukulkan palu pada
bagian sekitar plat yang rusak, atau
tidak tepat pada dolly nya.

Gambar 4.6 Teknik palu off dolly

6. Teknik pengikiran
Teknik untuk meratakan plat yang
sedikit bersudut, kadang dalam teknik
pengikiran saat ini kebanyakan
menggunakan gerinda tangan dan
amplas untuk mempercepat
prosesperataan.
7. Teknik hot shringking
Teknik ini digunakan pada plat
dengan memanfaatkan sifat logam
yang dipanaskan akan memuai dan
bila didinginkan akan mengkerut,
proses perbaikan plat dengan
memanaskan plat sampai merah
kemudian didinginkan secara kejut
dengaanmenggunakan air.
Pada komponen body kendaraan
saat ini banyak yang menggunakan
plastik bukan plat logam, cara ini juga
dapat digunakan proses pemanasan.
8. Teknik pendempulan
Sebelum melakukan pengecetan
untuk menyempurnakan permukaan
sesuai bentuk aslinya maka digunakan
pelapisan dempul.

Gambar 4.7 Proses


pendempulan Sumber :
[Link]
9. Teknik pemotongan dan penggantian body
Dengan mempertimbangkan biaya
perbaikan pada plat body yang rusak
parah maka lebih baik melakukan
pemotongan bagian body dan
menggantinya dengan yang baru.
10. Teknik painting dan finishing
Yaitu proses pelapisan cat sesuai
dengan warna aslinya.
Gambar 4.8 Proses pengecatan
Sumber :
[Link]
ault.j pg

Proses painting atau


pengecetan biasanya
terdapat beberapa
tahapan dari
pengamplasan, pelapisan cat dasar
atau cat epoxy, pengamplasan
halus, pengecatan
warna dan pengecatan varnish atau
clear kemudian langkah
terakhir adalah
pemolesan.

2. Langkah-langkah perbaikan
Langkah -langkah perbaikan pada
kendaraan dilakukan setelah mendapatkan
keluhan dari pelanggan tentang gejala yang
timbul saat berkendara. Langkah perbaikan
dilakukan menurut prosedur operasional
standar yang berlaku, namun terkadang setiap
individu bengkel memiliki prosedur yang
berbeda-beda tergantung dari tingkat
kerusakan pada kendaraan tersebut. Secara
garis
besar langkah-langkah perbaikan adalah
sebagai berikut :
a. Diagnosa kerusakan
Sebuah kendaraan apabila mengalami
kerusakan maka untuk melakukan
perbaikan di butuhkan analisa perkiraan
kerusakan terlebih dahulu, hal ini dilakukan
untuk estimasi biaya, waktu yang
diperlukan untuk perbaikan dan untuk
menentukan kemungkinan penggantian
pada suku cadang.
b. Langkah Persiapan
Langkah ini merupakan langkah awal
perbaikan dimana seorang teknisi harus
mempersiapkan segala sesuatu yang di
butuhkan dalam perbaikan. Langkah
persiapan yang di lakukan antara lain :
1) Persiapan tempat kerja
Yaitu mempersiapkan area tempat
kerja dari kemungkinan kotor, terdapat
oli atau benda lainya yang
memungkinkan mengakibatkan
kerusakan dan kecelakaan saat
bekerja.
2) Persiapan unit kendaraan
Persiapkan unit kendaraan dengan
memastikan bahwa kendaraan siap di
lakukan pekerjaan perbaikan dan
memeriksa kendaraan dari gejala
kerusakan lainya di luarkeluhan
pelanggan.
3) Persiapan alat
Persiapan alat merupakan persiapan
untuk menentukan alat apa saja yang
digunakan dalam proses perbaikan
sehingga pekerjaan akan lebih cepat
dan efisien. Alat-alat yang di gunakan
dalam perbaikan antara lain :
a) Alat pelindung
Merupakan alat yang digunakan
untuk melindungi kalian dan unit
yang akan di perbaiki, pada
perbaikan kendaraan alat yang
digunakan untuk melindungi
kendaraan seperti fender covers,
grill covers, floor covers streer
cover dan lain sebagainya.
Sedangkan alat pelindung pada
pekerja dikenal dengan Alat
Perlindungan Diri (APD) antara
lain sepatu, baju praktek, masker,
kacamata, helm, sarung tangan
dan lain sebagainya.
b) Alat tangan
Alat tangan merupakan alat yang
digunakan untuk memudahkan
dalam
pekerjaan pembongkaran dan
pemasangan komponen. Alat
tangan sering di sebut dengan
hand tool set perlatangan tangan
lengkap antara lain
: kunci-kunci (kunci pass, kunci
ring, kunci L kunci inggris dan lain-
lain), tang, palu dan lain
sebagainya.

Gambar 4.9 Hand tools set


Sumber : [Link]
id=OIP.6_dqN52Fa x
dS9AfYy_6FTQHaHa&pid=Api&P=0&w=300
&h=3 0 0

c) Power tools
perlatan yang digunakan untuk
memudahkan dalam
pembongkaran dan pemasangan
komponen otomotif dengan
menggunakan tenaga dari luar.
Contoh : mesin bor , mesin
gerinda, mesin press dan lain
sebagainya.
Gambar 4.10 Power tools
Sumber :
[Link]
-

d) Special service tools


di gunakan pada saat pekerjaan
service dengan tingkat kesulitan
tertentu atau tidak dapat di
gunakan dengan hand tools atau
power tools. Penggunaan alat ini
untuk mempermudah,
mempercepat dan lebih efisien
karena tidak merusak bagian-
bagian yang dikerjakan
e) Workshop equipment
Yaitu peralatan tambahan yang
memungkinkan dibutuhkan pada
saat perbaikan kendaraan, seperti
dongkrak, jack stand, part washer
dan lain sebagianya
f) Alat ukur
Alat yang di gunakan untuk
pengukuran bagian/komponen
mesin. Dengan
perbandingan hasil ukur
spesifikasinya maka dapat di
simpulkan untuk melakukan
penggantian atau
penyetelan pada bagian/komponen
mesin tersebut. Alatukur
yang
umum di gunakan dalam
perbaikan otomotif antara lain :
jangka sorong, mikro meter,
hydrometer, avo
meter (multy tester),
dial indicator dan
lain sebagainya.

Gambar 4.11 Alat ukur


Sumber : [Link]
content/uploads/2019/11/macam-macam-
alat- [Link]
c. Langkah kerja
Langkah kerja dalam perbaikan
otomotif biasanya dilakukan dengan
beberapa tahapan antara lain
pembongkaran, pemeriksaan, penyetelan
pergantian komponen dan
pemasangan/perakitan. Dalam melakukan
kegiatan dari awal pembongkaran sampai
pemasangan/perakitan harus sesua
dengan buku petunjuk service.
Penggunaan buku pentunjuk
service ini sangat penting karena apabila
dalam
langkah kerja tidak sesuai maka dapat
mengakibatkan kerusakan dan kerugian
bagi pelanggan.
d. Pengujian
Setelah melakukan perbaikan sesuai
dengan prosedur pada buku pentunjuk
service maka kendaraan sudah dapat
digunakan dengan baik, namun untuk
memastikan bahwa apa yang di perbaiki
sudah benar, maka perlu dilakukan
pengujian (test drive).
e. Langkah akhir
Langkah akhir yaitu langkah perwatan
kebersihan tempat kerja, perawatan
kebersihan alat dan pengecekan akhir
pada unit/kendaraan setelah di lakukan
pengujian.
3
LEMBAR KERJA PESERTA
DIDIK

1. Setiap pembelian kendaraan akan dilengkapi buku petunjuk perawatan. Carilah buku pera

2 .Presentasikanlah di depan teman dan guru tentang perawatan pada kendaraan tersebut!

3
RUBRIK PENILAIAN
INSTRUMEN PENILAIAN: PROSES
DAN
PRODUK

ASPEK Belum Kompeten (0- Cukup Kompeten Kompeten (80- Sangat


60) (61- 90) Kompeten
79) (100)
Proses Peserta didik tidak Peserta didik Peserta didik Peserta didik
presentasi mampu mampu mampu mampu
mempresentasikan mempresentasika mempresentasika mempresentasika
hasil observasi n hasilobservasi n hasilobservasi n hasilobservasi
namun dengan sikap dengan sikap
kurangdipahami yang baik dan yang baik,
audien dipahami oleh dipahami audiens
audiens. dan mampu
berdiskusi
Laporan Peserta didik tidak Peserta didik Peserta didik Peserta didik
hasil menyusunlaporan mampu menyusun mampu menyusun mampu mampu
observa hasil observasi laporan hasil laporan hasil menyusun laporan
si observasi namun observasi secara hasil observasi
kuranglengkap lengkap secara lengkap dan
memenuhi tatatulis
penyusunan
laporan
hasil observasi
LEMBAR OBSERVASI/CATATAN
ANEKDOT

No Hari/Tanggal Catatan Solusi/Tindak Lanjut


Kejadia
n

8
ASESMEN DIAGNOSTIK

Jenjang/ Kelas SMK/ X Otomotif

Mata Pelajaran Dasar-Dasar Otomotif

Capaian Pembelajaran Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang
otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan,
perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat,
dump-truck, dan sejenisnya.

Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat Memahami penggunaan alat ukur


2. Siswa dapat Memahami pemeliharaan kendaraan bermotor
3. Siswa dapat Memahami alat perbaikan kendaraan bermotor
4. Siswa dapat Mamahami alat pembentukan bodi kendaraan
5. Siswa dapat Memahami alat perakitan komponen otomotif
6. Siswa dapat Memahami jenis-jenis alat-alat berat

A. Asesmen Non-Kognitif

Informasi apa saja yang ingin digali? Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan
Aktivitas peserta didik selama belajar 1. Lakukan pengamatan dibengkel
terdekat atau melihatvideo lewat
internet tentang teknik perbaikan pada
bidang otomotif.
2. Carilah jenis alat tangan (hand tools) dan
alat bertenaga
(power tools) dengan cara :
• pengamatan langsung di bengkel
Informasi apa saja yang ingin digali? Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan
Aktivitas di rumah mendukung minat dan bakat 1. Apak hobimu?
peserta didik 2. Apakah hobimu berkaitan dengan program
keahlian yang dipilih(Teknik Otomotif) ?
3. Apakah kamu pernah ke AHASS atau bengkel
umum untukmemperbaiki sepeda motormu
yang rusak?

Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan? Alat bantu apa yang dibutuhkan?
Persiapan Link Google Form
1. Menyiapkan panduan pertanyaan
2. Menyusun pertanyaan kunci
Pelaksanaan -
1. Siswa mengisi link yang sudah dishare guru
2. Beri waktu peserta didik untuk menjawab pertanyaan
3. Siswa membimbing siswa, jika siswa merasa
kesulitan untukmemahami pertanyaan.
4. Berikan penguatan dan umpan balik bagi
siswa yang sudahmenjawab pertanyaan.
Tindak lanjut -
1. Analisa hasil isian peserta didik
2. Jika peserta didik menyampaikan masalah, ajak
berdikusi untukmenentukan penyelesaiannya
3. Jika diperlukan komunikasikan permasalahan
tersebut denganorang tua
4. Lakukan asesmen diagnostik non kognitif secara
berkala sesuai kebutuhan

1
B. Asesmen Kognitif

Waktu Awal Kegiatan Pembelajaran Durasi 15 menit


Asesme Asesmen
n

Identifikasi materi yang Pertanyaan Kemung- Skor Rencana Tindak


akandiujikan kinan (Katego Lanjut
Jawaba r i)
n
Siswa dapat menggunakan 1. Menurut kalian 1. Penting, karena Paham Pembelajaran
alat alat ukur di bidang apakah penting dengan utuh dapat dilanjutkan
otomotif dan dapat sebuah kendaraan perawatan ke materi
melaksanakan melakukan perawatan berkala akan berikutnya
pemeliharaan alat dan berkala? Jelaskan! menghasilkan sesuai ATP
dapat memahami 2. Apa saja jenis kerja
perbaikan kendaraan jenis perawatan mesin menjadi
yang kamu stabil
ketahui? 2. Perawatan pada Paham Pembelajaran
accu, pada sebagi dengan diberikan
sistem an pendampingan
3. Berikan contoh rem dan
pekerjaan pada
perawatan kelistrikan
kendaraan secara 3. Ganti oli Pembelajaran dapat
berkala! dilanjutkan ke
mesin Ganti
materi berikutnya
kampas rem sesuai ATP

1
4. Apabila Ganti ban
kendaraan tidak Paha
melakukan m
perawatan berkala 4. Akan terjadi utuh
apa yang akan kerusakan pada
terjadi? sepead motor
dan performa
mesin akan
rendah

1
Langkah-langkah apa saja yang Alat bantu apa yang dibutuhkan?
akan dilakukan?
Persiapan dan pelaksanaan : Link Google Form
1. Menyusun jadwal pelaksanaan
2. Mengidentifikasi materi uji yang mewakili
keseluruhan materi pembelajaran
3. Menyusun 2 pertanyaan sederhana sesuai kelasnya
4. Asesmen diberikan seluruh peserta didik baik daring maupun
luring.
Tindak lanjut :
1. Melakukan pengolahan hasil asesmen dan hitung rata-rata
kelas
2. Bagi peserta didik yang memperoleh nilai rata-
rata akan mengikuti pembelajaran unit
berikutnya
3. Bagi peserta didik yang memperoleh nilai
dibawah rata- rata akanmemperoleh
pendampingan/ bantuan dari guru
4. Bagi siswa yang memperoleh nilai di atas rata-
rata akan memperolehpengayaan
dari guru.
5. Ulangi proses asesmen diagnosis ini sesuai dengan
kebutuhan di kelas.

1
ASESMEN SUMATIF

No So Rubrik Sko
a Jawaba r
l n
1. Apa yang kalian ppahami Segala kegiatan yang dilakukan untuk
tentang merawat, menjaga dan memelihara
Pemeliharaan/perawatan
(maintenance) peralatan, mesin dan fasilaitas lainya 10
supaya tetap dalam keadaan siap pakai
secara efektif dan efisien.
2. Perawatan terncana yaitu a. Perawatan pencegahan (Preventive maintenance) 20
kegiatan perawatan
yangdilakukan berdasarkan Perawatan ini dilakukan dengan kriteria tertentu pada
perencanaan yang sudah tahapan proses produksi guna mencegah kerusakan
ditetapkan atau di jadwalkan
mengacu pada proses yang lebih besar. Sehingga produk yang dihasilkan
penggunaan. Sebutkan 3 saja cepat tepat dan baik kualitas produknya.
dan jelaskan b. Perawatan terjadwal (Scheduled maintenance)
Perawatanyangdilakukansecarateratur dan periodik

dalam kurun waktu yang ditentukan berdasar


berbagai
rekaman data masa lalu. Perawatan terjadwal
biasanya mengacu pada rekomendasi dari
produsen pembuatnya.
c. Perawatan prediktif (Prediktive maintenance)
Perawatan prediktif adalah perawatan yang dilakukan
berdasarkan kondisi alat atau mesin itu sendiri
(condition based), penentuan kondisi mesin biasanya
dilakukan dengan memeriksa alat atau mesin secara
rutin sebelum digunakan dan sesudah digunakan
sehingga dapatdiketahui keadaan mesin masih layak
digunakan dan keselamatan kerja terjamin.

1
3. Apa saja yang dilakukan untuk  Pemeriksaan baterai
pemeriksaan rutin (sebelum Periksa kondisi baterai dari terminal 30
kendaraan dipakai) yang baterai, kotak baterai dan jumlah air
dilakukan pengemudi baterai (jika menggunakan accu
basah).
 Pemeriksaan sistem pendingin
Pemeriksaan volume air
pada radiator dan reservoir radiator
 Pemeriksaan tekanan ban

1
Pemeriksaan lampu dan klakson, dan lain
sebagainya

4. Perbaikan/service pada otomotif perbaikan mesin (Engine), perbaikan


sangat banyakjenis dan macamnya
mengingat dunia otomotif dalam pemindah tenaga (Powertrain), perbaikan
penggunaanya pada kendaraan sasis (Chasis), perbaikan kelistrikan 20
seperti sepeda motor, mobil, alat (Electrical), perbaikan bodi (Body).
angkutan, alat berat dan lain
sbagainya.
Dalam perbaikan otomotif secara
garis besar dapat digolongkan
menjadi beberapa
bagian sebutkan
5. Teknik vacum cup
Teknik perbaikan body kendaraan
antara lain : Teknik penarikan 20
batang Press hidrolik
Teknik on
dolly Teknik
off dolly
Pengikiran
Teknik hot
shringking Teknik
pendempulan
Teknik pemotongan dan penggantian
body Teknik painting dan finishing
Skor 10
M al 0
aksim
Nilai = Perolehan Skor/Skor maksimal x 100
= .......................

1
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA
DIDIK

1. Teknik Perawatan dan Perbaikan Otomotif

2. Teknologi Dasar Otomotif 1, Kementerian Pendidikan


& Kebudayaan-Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu
Pendidik & Tenaga Kependidikan, Jakarta

1
GLOSARIUM
Service : Perbaikan
Engine : mesin
Powertrain : pemindah tenaga
Chasis: sasis
Electrical:
kelistrikan Body:
bodi
planned maintenance = porses pemeliharaan yang diatur
dan
diorganisasikan untuk mengantisipasi perubahan
yang terjadi
terhadap peralatan di waktu yang akan datang
x emergency maintenance = pemeliharaan yang
dilakukan secara tiba-tiba karena suatu alat atau
peralatan akan segera digunakan x perawatan preventif
= perawatan untuk menjaga keadaan peralatan sebelum
peralatan itu menjadi rusak
x Perawatan korektif = perawatan yang dilakukan setelah
terjadinya suatu kerusakan atau
kelainan
x Standard Operational Procedur (SOP) = buku
manual/instruksi kerja yang sesuai
x Caddy tool = trolly
peralatan x tool box =
kotak peralatan
x Hand Tools = peralatan
tangan x Machine Tools =
Alat mesin
x Power Tools = alat
tenaga x File = kikir
x open ended spanner = kunci pas
x ended ring/box spanner = kunci
ring
x combination spanner = kunci
kombinasi x socket wrences = kunci
sok
x extension = perpanjangan
x Handle = Pemegang,
pemutar x speed brace =
penguat cepat x Ratchet =
roda bergigi searah
x Sliding Handle = pemegang yang dapat digeser-
geser

1
x Torque Wrench = kunci momen
x AdjustableTorque Wrench = Kunci momen yang dapat
disetel pengencangannya.
x Non-adjustableTorque Wrench = Kunci momen yang tidak
dapat disetel pengencangannya
x Allen key = Kunci L

1
x Hexagonal = segi enam
x Adjustable Wrench = Kunci yang ukurannya dapat
disetel x Combination Pliers = Tang
kombinasi
x Needle nose pliers = Tang
jumput x Cutting pliers = Tang
potong
x Circlip Pliers = Tang pengunci
cirklip

2
DAFTAR
PUSTAKA

Fahrul., A., dkk. (2021). Dasar-Dasar Otomotif I untuk


SMK/MAK Kelas X semester I,Jakarta. Kemendikbudristek.
Buku Teknik Otomotif SMK Kurikulum 2013 Lengkap ([Link])

[Link]
[Link]
perawatan-dan- perbaikan-otomotif-1-kelas-11-smk-
[Link]

Anda mungkin juga menyukai