RENCANA KERJA TAHUNAN
(RKT)
SMAN 1 LUNANG
Alamat: Nagari Lunang Kec. Lunang Kabupaten Pesisir Selatan. Kode Pos 25674
E-mail: smansatulunang@[Link]
DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI SUMATERA BARAT
2020
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perencanaan yang baik pada suatu kegiatan adalah awal dalam meraih sebuah
kesuksesan. Pada saat mulai menyusun perencanaan sebuah kegiatan, berarti telah
menciptakan banyak peluang untuk menuju keberhasilan. Peraturan Pemerintah, Peraturan
Menteri, dan ketentuan lain yang menunjang telah dibuat sebagai landasan dalam
penyusunan rencana kerja sekolah. Kesemuanya ini menunjukkan betapa pentingnya
sebuah perencanaan yang baik.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
menjelaskan bahwa:
1. Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) menggambarkan tujuan yang akan dicapai
dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin
dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan.
2. Rencana Kerja Tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran
Sekolah (RKAS) dilaksanakan berdasarkan rencana kerja jangka menengah.
Rencana Kerja Sekolah (RKS) akan memberikan banyak peluang bagi Kepala
Sekolah dalam mengelola segala sumber daya yang ada di sekolah dengan cara yang
terbaik, efektif dan efisien, untuk mendapatkan prestasi terbaik, memberikan
pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik.
RKJM dan RKAS juga akan menjadi panduan bagi para pendidik dan tenaga
kependidikan di sekolah dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Perencanaan yang baik
dan matang akan menghasilkan kinerja yang berkualitas pula. RKJM dan RKAS yang
ideal membutuhkan tim pengembang yang kompak, maka Kepala Sekolah perlu
menyamakan persepsi di lingkungan tempat kerja agar proses penyusunan sesuai dengan
yang diharapkan.
Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945
mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan. Pendidikan
nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional tersebut diperlukan profil
kualifikasi kemampuan lulusan yang dituangkan dalam standar kompetensi lulusan.
Dalam penjelasan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa
standar kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup
sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik yang harus dipenuhinya atau
dicapainya dari suatu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Implementasi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional dijabarkan ke dalam sejumlah peraturan, di antaranya adalah Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015
tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Pemerintah tersebut memberikan arahan tentang
perlunya disusun dan dilaksanakan delapan standar nasional pendidikan, yaitu: standar isi,
standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar
penilaian pendidikan.
Dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional tersebut telah ditetapkan
Standar Kompetensi Lulusan yang merupakan kriteria mengenai kualifikasi kemampuan
lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Untuk mencapai
kompetensi lulusan tersebut perlu ditetapkan Standar Isi yang merupakan kriteria
mengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi peserta didik untuk mencapai
kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Untuk memenuhi kebutuhan masa depan dan menyongsong generasi emas
Indonesia Tahun 2045, telah ditetapkan Standar Kompetensi Lulusan yang berbasis pada
Kompetensi Abad XXI, bonus demografi Indonesia, dan potensi Indonesia menjadi
kelompok 7 negara ekonomi terbesar dunia, dan sekaligus memperkuat kontribusi
Indonesia terhadap pembangunan peradaban dunia.
Dalam kerangka otonomi pemerintah daerah, kebijakan pembangunan pendidikan
dasar dan menengah Provinsi Sumatera Barat diarahkan pada mewujudkan masyarakat
berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah
Pancasila dengan memperkuat jati diri dan karakter bangsa melalui pendidikan yang
bertujuan membentuk manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi
aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antarumat beragama, melaksanakan
interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial, menerapkan nilai-nilai luhur budaya
bangsa, dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sebagai landasan spiritual,
moral, dan etika pembangunan bangsa.
Pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan dan Provinsi
Sumatera Barat secara umum diarahkan untuk meningkatkan kualitas SDM, relevansi
pendidikan berbasis keunggulan lokal dan didukung manajemen pelayanan pendidikan
yang makin efisien dan efektif. Sasaran bidang pendidikan yaitu penuntasan Program
Wajib Belajar Dua Belas Tahun melalui peningkatan Indeks Pendidikan.
Sesuai dengan ketentuan dalam Permendiknas No 19 Tahun 2007 pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan pada sekolah harus dirumuskan dalam dokumen perencanaan
jangka menengah. Rencana Kerja Jangka Menengah SMAN 1 Lunang Tahun 2018 - 2022
merupakan perencanaan dan pengembangan sekolah jangka menengah yang disusun
selama empat tahun sebagai dokumen yang menjadi patokan dalam melaksanakan
program dan kegiatan sekolah serta mewujudkan visi dan misi sekolah.
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai suatu model manajemen yang
memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan
partisipatif yang melibatkan secara langsung semua warga sekolah (guru, siswa, kepala
sekolah, karyawan, orang tua siswa dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu sekolah
berdasarkan kebijakan pendidikan nasional.
Dengan otonomi yang lebih besar, maka sekolah memiliki kewenangan yang lebih
luas dalam mengelola sekolahnya, sehingga sekolah lebih mandiri. Dengan
kemandiriannya, sekolah lebih berdaya dalam mengembangkan program-program yang
tentu saja lebih sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimilikinya.
Untuk mengimplementasikan manajemen berbasis sekolah, perencanaan jangka
menengah sekolah sangat penting untuk melaksanakan seluruh program yang
direncanakan. Pendidikan yang baik harus dilaksanakan secara terarah, sistematis sesuai
dengan tujuan yang telah direncanakan serta mengacu pada kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi yang juga dilandasi dengan keimanan dan ketaqwaan. Perencanaan
pendidikan memiliki posisi yang cukup strategis dalam keseluruhan proses pendidikan.
Perencanaan merupakan kegiatan yang berorientasi ke depan, dimana masa depan
merupakan peluang dan tantangan yang memerlukan pengelolaan secara kreatif,
profesional, efektif dan efisien.
Manajemen berbasis sekolah strategik merupakan arus keputusan dan tindakan yang
mengarah pada perkembangan suatu strategi atau startegi-strategi yang efektif untuk
membantu mencapai sasaran. Proses manajemen berbasis sekolah strategi adalah suatu
cara dengan jalan bagaimana para perencana strategi menentukan sasaran dan membuat
kesimpulan strategi.
Dalam perkembangan dewasa ini, SMAN 1 Lunang memfokuskan rencana
pembangunan sekolah jangka menengah dengan melihat isu strategis dan permasalahan
terbaru yang menjadi peluang keunggulan sekolah serta perbaikan sekolah menuju
pemenuhan Standar pelayanan Minimal, Standar Nasional Pendidikan, Program Sekolah
Model, Penguatan Pendidikan Karakter dan Kurikulum 2013.
Sekolah sebagai organisasi (institusi) pelaksana teknis penyelenggaraan pendidikan,
jati dirinya terbentuk oleh budaya kerja. Bentuk budaya kerja yang tumbuh dan
berkembang di sekolah dipengaruhi oleh pola dan gaya kepemimpinan yang ada di
dalamnya, yang sekaligus merupakan bagian dari budaya kerja itu sendiri. Dengan
demikian baik atau tidaknya mutu dan pengelolaan suatu sekolah akan sangat ditentukan
oleh budaya kerja manusia di dalamnya.
Dalam konteks sekolah, budaya kerja sekolah banyak berkaitan dengan pola pikir
dan perilaku guru, kepala sekolah, dan peserta didik serta aparat sekolah lainnya.
Beberapa hal yang berkaitan dengan budaya kerja sekolah, antara lain adalah pola pikir
pendidik dan tenaga kependidikan yang berkaitan dengan konsep kebersihan, konsep
pembelajaran dan pengajaran, pandangan terhadap karakteristik peserta didik, pandangan
terhadap sekolah dan guru efektif, kebiasaan, sikap, perilaku guru dan kepala sekolah
dalam memperlakukan peserta didik di kelas, dalam merancang dan mengembangkan
bahan ajar, atau menciptakan organisasi kelas dan kondisi sekolah yang kondusif untuk
pengembangan kreativitas peserta didik.
Dalam mengembangkan budaya kerja sekolah ada tujuh ciri sekolah efektif yaitu:
(1) visi yang menjawab tantangan masa depan dan misi sekolah jelas; (2) kriteria
kesuksesan dengan standar tinggi; (3) kepala sekolah memiliki keterampilan
kepemimpinan profesional, khusus yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran; (4)
banyak peluang belajar dengan persentase ‘time on-task’ tinggi; (5) lingkungan sekolah
yang aman dan bersih; (6) jejaring dan kemitraan sekolah terbangun; dan (7) ketersediaan
sistem monitoring keberhasilan siswa secara individual.
Peningkatan mutu di sekolah sangat penting untuk menciptakan generasi emas yang
mendukung peningkatan daya saing masyarakat menuju bangsa Indonesia yang mandiri,
maju, adil dan makmur. Oleh karena itu diperlukan satuan pendidikan yang memiliki
mutu layanan pendidikan yang unggul, berstandar, dan berbudaya mutu serta menjamin
lulusan yang berkualitas.
Budaya mutu sekolah, secara umum dapat diartikan sebagai kondisi dinamis yang
berhubungan dengan proses dan hasil belajar yang memenuhi atau melebihi standar,
sehingga berdampak pada kepuasan pelanggannya, khususnya siswa dan orang tua.
Dengan kata lain sekolah yang bermutu adalah sekolah yang sesuai kriteria standar,
seperti yang tercantum dalam SPM dan SNP, sehingga dapat memuaskan pelanggannya,
baik pelanggan internal maupun eksternal. Sedangkan, budaya dapat diartikan sebagai
pikiran, adat istiadat, suatu yang sudah berkembang, sesuatu yang menjadi kebiasaan yang
sukar diubah. Dengan demikain budaya mutu sekolah dapat diartikan sebagai sekolah
yang memiliki adat istiadat atau kebiasaan memenuhi atau melebihi standar dalam
pelaksanaan proses dan hasil belajar. Budaya mutu tidak lahir tiba-tiba tapi harus melalui
proses pengembangan yang sistematis dan terarah.
Salah satu proses budaya mutu yaitu melalui pemanfaatan hasil EDS dalam rencana
pengembangan sekolah atau rencana kerja sekolah. Proses pengembangan budaya mutu di
sekolah ini paling tidak dilakukan melalui tiga tahapan pokok, yaitu tahap konsolidasi,
tahap implementasi, dan tahap penguatan. Dalam tahap konsolidasi sekolah melakukan
pengembangan program kerja dan pengembangan unit atau dokumen mutu. Sementara
dalam tahap implementasi sekolah melakukan proses pemenuhan mutu dan pendampingan
pemenuhan mutu. Hal ini akan lebih baik lagi jika dilakukan evaluasi internal maupun
eksternal. Sedangkan, tahap penguatan merupakan peningkatan standar mutu, pemenuhan
mutu, pendampingan pemenuhan mutu dan evaluasi eksternal. Ketiga tahapan tersebut
dapat dirancang dalam kurun waktu tertentu, sesuai dengan kondisi nyata sekolah. Untuk
mendukung proses dan langkah-langkah dalam mengembangkan budaya mutu sekolah,
pengawas sekolah dan kepala sekolah dituntut untuk terus mengadakan perbaikan mutu
pendidikan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
Perencanaan Jangka Menengah berfungsi sebagai pedoman perencanaan jangka
menengah sekaligus indikator pengukuran kinerja selama empat tahun bagi sekolah,
sehingga penting bagi SMAN 1 Lunang, untuk menyusun RKJM Tahun 2018-2022 agar
pencapaian terhadap visi dan misi sekolah menjadi terarah, jelas, fokus dan sesuai dengan
harapan.
B. Landasan Hukum
Landasan Hukum Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMAN 1 Lunang
Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2018 – 2022 adalah sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2003, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4586);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5410);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
6. Permendiknas No. 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan
7. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
10. Permendiknas No 69 Tahun 2009 tentang Standar Biaya Pendidikan
11. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5157);
12. Permendikbud No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan
13. Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi
14. Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses
15. Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian
16. Permendikbud No. 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks dan Buku Panduan Guru
17. Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum 2013
18. Permendikbud No. 59 Tahun 2014 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum 2013
19. Permendikbud No. 160 Tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum 2006 dan
Kurikulum 2016
20. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan
Menengah
21. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan
Menengah
22. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan
23. Permendikbud No 37 tahun 2018 perubahan atas Permendikbud No. 24 Tahun
2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013
24. Pemendikbud No 20 Tahun 2016 Tentang standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.
25. Permendikbud no 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah
26. Permendikbud No. 15 Tahun 2018 tentang Beban Kerja Guru/Kepala Sekolah dan
Pengawas
C. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Rencana Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMAN 1
Lunang Tahun 2018-2022, ini adalah tersedianya dan tersusunnya dokumen perencanaan
jangka menengah sekolah selama empat tahun. Sedangkan tujuan penyusunan Rencana
Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMAN 1 Lunang Tahun 2018-2022 ini adalah:
1. Mendiskripsikan arah kebijakan, strategi sekaligus menformulasikan program dan
kegiatan sekolah dalam kurun waktu empat tahun 2018 -2022.
2. Menyediakan sebuah dokumen yang strategik dan komprehensif yang menjamin adanya
konsistensi perumusan kondisi dan masalah sekolah, perencanaan arah kebijakan,
pembuatan strategi hingga pemilihan program strategis yang sesuai dengan kebutuhan
sekolah dalam rangka pencapaian visi dan misi sekolah.
3. Memberikan gambaran akhir tujuan sekolah yang akan dicapai.
D. Manfaat
Dengan semakin majunya sekolah pada khususnya dan majunya dunia pendidikan pada
umumnya, menyusun perencanaan/program sekolah untuk jangka waktu yang akan datang
merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, untuk hal tersebut sekolah
mencoba menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah, dengan harapan kegiatan-kegiatan
rutin sekolah dan kegiatan-kegiatan pengembangan sekolah dapat lebih terprogram dan
jelas arah tujuannya .
Secara rinci manfaat dari menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahunan
adalah:
1. Pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan sekolah/madrasah;
2. Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah.
3. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang
diperlukan untuk pengembangan sekolah.
4. Sebagai acuan bagi sekolah untuk untuk mencapai target-target peningkatan kualitas
pendidikan dalam kurun waktu tertentu.
5. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi
pendidikan baik yang berasal dari pemerintah maupun dari non pemerintah.
6. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam meningkatkan kualitas
pendidikan dan pembelajaran,dan
7. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program peningkatan
mutu pendidikan disekolah.
E. Ruang lingkup
Ruang lingkup penyususan RKJM SMAN 1 Lunang mengacu pada 8 standar Nasional
Pendidikan, yaitu :
1. Standar Kompetensi Lulusan
2. Standar Isi
3. Standar Proses
4. Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan
5. Standar Sarana dan Prasarana
6. Standar Pengelolaan
7. Standar Pembiayaan Pendidikan
8. Standar Penilaian Pendidikan
F. Hubungan RKJM dengan Dokumen Perencanaan Strategis Pembangunan
Pendidikan Daerah/Nasional
Keterkaitan antara Rencana Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMAN 1
Lunang Tahun 2018-2022 dengan dokumen perencanaan strategis pembangunan
pendidikan daerah/nasional adalah sebagai berikut:
1. Rencana Strategis Pendidikan Nasional
2. Rencana Strategis Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
3. Peraturan Gubernur Sumatera Barat no 33 tahun 2018 dana pendidikan dari partisipasi
masyrakat
4. Rencana Strategis Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2020
5. Rencana Kerja Jangka Menengah SMAN 1 Lunang Tahun 2018-2022 diarahkan pada
Pendidikan Karakter bangsa, yang menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak
mulia.
6. Menerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM pendidikan) merupakan acuan dalam
perencanaan program dan penganggaran pencapaian target masing-masing daerah
kabupaten/kota sesuai dengan pedoman/standar teknis yang ditetapkan.
7. Penerapan Penguatan Pendidikan Karakter
Dengan demikian visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan
kegiatan dalam perencanaan starategis pembangunan pendidikan daerah dan nasional
selaras dan berkesesuaian dengan arah dan kebijakan strategis sekolah yang tertuang
dalam Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMAN 1 Lunang Tahun 2018-2022
BAB II
PROFIL SEKOLAH
A. Sejarah Sekolah
Awal tahun delapan puluhan di Kota Solok hanya baru ada 1 buah SMA Negeri (SMA
Negeri 1 Solok sekarang), sedangkan di Kabupaten Pesisir Selatan hanya baru ada 2 buah
SMA Negeri yaitu: SMA Negeri Muara Labuh (SMA Negeri 1 Sungai Pagu sekarang)
untuk daerah Kabupaten Pesisir Selatan bagian Selatan dan SMA Negeri (SMA Negeri 1
X Koto Singkarak sekarang) untuk daerah Kabupaten Pesisir Selatan bagian utara. Oleh
sebab itu para peserta didik tamatan SMP Cupak dan sekitarnya melanjutkan sekolah ke
SMA Negeri 1 Solok. Dengan bertambahnya beberapa SMP baru, maka semakin kecil
kesempatan peserta didik dari Cupak dan sekitarnya dapat diterima di SMA Negeri 1
Solok tersebut. Berdasarkan kenyataan tersebut, sudah memungkinkan adanya sebuah
SMA di bagian Tengah Kabupaten Pesisir Selatan yang peserta didiknya berasal dari
Kecamatan Gunung Talang, Kecamatan Lembang jaya, Kecamatan Bukit Sundi dan
Kecamatan Kubung.
Maka berdasarkan pantauan tempat/lokasi sekolah yang dianggap paling strategis
maka Unit Gedung Baru (UGB) ini berdiri di Desa Pasar Usang melalui Proyek
Peningkatan SMA Propinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 1982/1983. Sebelum UGB
ada, awal tahun pelajaran 1982/1983 SMA Cupak merupakan kelas jauh dari SMA Negeri
1 Solok dengan 115 orang peserta didik yang untuk sementara tempat belajar di gedung
bekas SD No.1 Cupak (MTs Muhamadiyah Cupak sekarang) selama 1 tahun dan sebagai
Kepala Sekolah adalah Drs. Nazir Bustami (Kepala SMA 1 Solok), sedangkan Pelaksana
Harian ditugaskan kepada Sudirman (Guru SMA 1 Solok)
B. Gegrafis Sekolah
SMAN 1 Lunang merupakan Sekolah Menengah Atas Negeri dan pernah menjadi
sekolah rujukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Sekolah yang berdiri sejak Tahun 1984 dan
berkedudukan di JL. Raya Solok- Padang Km 10 Cupak Kecamatan Gunung Talang
Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, dengan NPSN: 10301592.
Gedung sekolah ini berdiri diatas sebidang tanah seluas lebih kurang 16.450 M2 di
Desa Pasar Usang Kenagarian Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Pesisir
Selatan. Lokasi sekolah berada di pinggir jalan raya Solok – Padang yang berjarak lebih
kurang 10 Km dari pusat Kota Solok dan 5 Km dari Pusat Kota Kabupaten Pesisir Selatan
(Aro Suka) sehingga SMAN 1 Lunang merupakan salah satu andalan oleh Pemerintah
Daerah Kabupaten Pesisir Selatan terutama untuk kegiatan hari besar nasional. Tanah
sekolah awalnya diserahkan oleh Walinagari Cupak yang ditanda-tangani Yusuf Aty
sebagai Walinagari dan Muslim Jamil sebagai Sekretaris Nagari pada tahun 1983, dengan
gantibrugi lebih kurang Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah) yang bersumber dari
swadaya masyarakat dengan mendapat pinjaman BPD Cabang Solok.
Tanah tersebut berasal dari tanah kaum atas nama :
5 Arnilis Suku Piliang seluas + 11.000 M2
1. Ramli Poni Kayo Suku Piliang seluas + 1.450 M2
2. Karana Suku Sikumbang seluas + 4.000 M2
Jumlah + 16.450 M2
Dengan batas :
Utara dengan Tanah Arnailis ( Kebun ), Selatan dengan Tanah Arnailis ( Sawah ),Timur
dengan Jalan Raya Solok – Padang, Barat dengan Tanah Arnailis ( Sawah ), Tanah yang
diserahkan oleh Walinagari tersebut, oleh sekolah telah disertifikatkan dengan Nomor:
AE. 440456.[Link].00002 tertanggal 18 Oktober 1994 (Asli disimpan di Kanwil
Depdiknas Provinsi Sumatera Barat).
C. Gambaran Umum Sekolah
1. Logo Sekolah
a. Gunung
1) Menggambarkan back ground letak dan nama SMA yaitu Gunung Talang
2) Menggambarkan keteguhan, kemampuan, kualitas dan semangat
b. Buku
1) Tempat yang harus diisi dengan ilmu pengetahuan
2) Gambaran tentang dunia pendidikan yang harus dilaksanakan
c. Pena
1) Gambaran tentang dunia pendidikan
2) Alat untuk menulis, untuk belajar dalam pendidikan
d. Padi
1) Lambang kemakmuran
2) Hasil yang harus dicapai untuk kemakmuran masyarakat
3) Hasil utama dari letak geografis masyarakat Gunung Talang
e. Talang
1) Gambaran tentang alam dan nama daerah Gunung Talang
2) Tumbuhan yang punya ruas, semakin tinggi ruasnya semakin kecil, sehingga
bubungan semakin sedikit
f. Pita Bertuliskan Alam Takambang Dan Bakambang
1) Menggambarkan Pita atau tali pengikat untuk perkembangan pendidikan
2) Alam takambang merupakan makna alam yang menjadi tempat pengalaman (alam
takambang jadi guru) dalam mengasah kecerdasan anak didik dalam menuntut ilmu
3) Bakambang, adalah makna bahwa dunia pendidikan ini dinamis, berkembang
sesuai perkembangan zaman.
g. SMAN 1 Gunung Talang
Melambangkan lembaga atau sekolah
h. Kabupaten Pesisir Selatan
Letak lembaga atau sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan
i. Segi Lima
1) Pancasila
2) Tut Wuri Handayani
3) Dasar lambang Depdiknas, sebagai citra pendidikan di Indonesia
j. Warna Dasar Biru Muda
1) Melambangkan Ilmu Pengetahuan bagi generasi penerus bangsa
2) Generasi penerus yang memiliki kemajuan dalam menunjang ilmu pengetahuan
k. Warna putih
Melambangkan sifat kesucian.
l. Warna kuning emas
Warna Kuning Emas melingkari warna putih pada hakekatnya merupakan suatu
rumusan kata-kata yang menyiratkan pertalian makna warna putih dan warna kuning
emas yang berarti kemurnian kesucian adalah jalan kenyataan. Warna Hitam berarti
tahan uji, warna Hijau berarti kedamaian jiwa, mengandung harapan masa depan yang
lebih baik dan warna Merah berarti keberanian menegakkan kebenaran dan keadilan.
2. Kepemimpinan Sekolah
Pada awal berdirinya, pengelolaan sekolah dilaksanakan oleh SMA Negeri 1
Solok dengan Nota Tugas dari Kakanwil Depdikbud Provinsi Sumatera Barat kepada
Drs. Nazir Bustami (Kepala SMA Negeri 1 Solok), sebagai pelaksana harian SMA
Cupak (SMAN 1 Lunang) terhitung mulai Tanggal 18 juli 1983 sampai dengan 28 Juli
1984 dengan dibantu oleh guru–guru. Kemudian pada tahun pelajaran 1984/1985
diangkat kepala SMAN 1 Lunang yang definitif yaitu Anizar Jambak (29 Juni 1984
sampai dengan 14 November 1989) yang sebelumnya wakil Guru SMA (SMA Negeri
1 Solok), terhitung Tanggal 15 November 1989 (serah terima 14 November 1989
kepala SMAN 1 Lunang dijabat Oleh Darlius Kalik pindahan dari SMU Negeri 2
Painan (Kepala), menggantikan Anizar Jambak yang dipindahkan sebagai kepala
(Kepala SMA Negeri 1 Sawah Lunto). Mulai Tanggal 19 September 1997 (serah
terima 10 September 1997) kepala SMAN 1 Lunang dijabat oleh Drs. Yefnizal
pindahan dari SMA Negeri 1 Kubung (menggantikan H. Darlius Kalik yang pindah
sebagai anggota Legislatif DPRD Kabupaten Pesisir Selatan hasil Pemilu 1997)
sampai dengan 31 Desember 2000.
Kemudian dilanjutkan oleh Drs. Ridwan pindahan dari SMU Negeri 1 X Koto
Singkarak (Kepala) terhitung 01 Januari 2001 sampai dengan 31 Desember 2001.
Seterusnya Drs. Emrizal pindahan dari SMU Negeri X Koto Singkarak (Kepala)
terhitung 02 Januari 2002 sampai dengan 09 Juli 2003. Setelah itu SMU Negeri 1
Gunung Talang dipimpin oleh Syahrison, [Link],MM pindahan dari SMU Negeri 1
Kubung (Kepala) terhitung mulai 10 Juli 2003 sampai bulan Juli 2008, dari tanggal 25
Juli 2008 sampai 22 Februari 2011 dipimpin oleh Drs. Asrijal, MM pindahan dari
SMA N 1 X Singkarak dan dari tanggal 23 Februari 2011 sampai 2o Agustus 2016
dipimpin oleh Milbusri, [Link] pindahan dari Kepala SMAN 1 Lembah Gumanti.
Namun sejak 20 Agustus 2016 tampuk kepemimpinan SMAN 1 Gunung Talang
beralih kepada Bapak Marlis, [Link] yang sebelumnya menjabat Kepala Sekolah SMAN
1 X Koto Diatas.
Setelah berpindahnya pengelolaan SMA dari Kabupaten Pesisir Selatan ke
Provinsi Sumatera Barat. Maka Sejak Mei 2017 Kepala Sekolah beralih kepada
Patrismon, [Link] yang juga merupakan Almuni Gunung Talang.
3. Profil Singkat Kepala Sekolah
Nama : Patrismon, [Link]
NIP : 19720930 200003 1 003
Pangkat/ Golongan : Pembina/ IV/ a
Unit Kerja : SMAN 1 Lunang Kabupaten Pesisir Selatan
Tempat/ tgl Lahir : Batu Bajanjang, 30 September 1972
Pendidikan S1 : Program Studi Pendidikan Matematika
Alamat Rumah : Simpang Rumbio Kota Solok
Telepon Rumah/HP : 085274121584/082170430006
Kantor : 0755-7333270
4. Profil Sekolah
a. Nama Sekolah : SMAN 1 Lunang
b. Status : Negeri–Sekolah Rujukan Tahun 2016
c. Alamat Sekolah : Jl. Pasar Usang Cupak
Kabupaten Pesisir SelatanSumatera Barat
d. Telepon/ Fax : 0755 7333270 dan Fax. 0755 7333270
e. Email : [Link]@[Link]
sman1_guntal@[Link]
f. Kode Pos : 27364
g. [Link] Sekolah : 301080405004
h. Pimpinan Sekolah
1) Kepala Sekolah : Patrismon, [Link]
2) Wk. Kurikulum : Yuni Harnita, S,Si
3) Wk. Kepeserta didikan : Lista Yosefa, [Link]
4) Wk. Sarana : Harnizon, [Link]
5) Wk. Humas : Kascendrawati, [Link]
6) Kepala TAS : Oksrinola Putrilia,SE
i. Jumlah Peserta didik : 1078 orang
j. Jumlah Rom. Belajar : 32
k. Jumlah Guru : 66 orang
l. Jumlah Pegawai TU : 14 orang
m. Luas Tanah Lokasi : 16.400 M²
5. Sarana Prasarana
No Bangunan/ Ruang Luas Jlh Ket
1 Ruang belajar kelas 8x8M 30 Perlu perbaikan ringan
2 Labor IPA 8 x 12 M 3 Labor Biologi sedang dibangun
Alat-alat belum lengkap
3 Ruang Labor Bahasa 9 x 16 M 1 Ruang baik,alat blm lengkap
4 Ruang wakil kepala 3,5 x 7,5M 1 Sempit
sekolah
5 Ruang majelis Guru 7,5 x 10 M 1 Sempit
6 Ruang kepala sekolah 7x4M 1 Sempit
7 Ruang Tata Usaha 7x4M 1 Sempit
8 Ruang Komputer Tu 4 x 3,5 M 1 Baik
9 Gudang TU 4 x 3,5 M 1 Baik
10 Ruang TI 8x8 M 1 Baik
11 Ruang Multi Media 24 x 8 M 1 Baik
12 Musalla( ruang Ibadah ) 8 x 12 M 1 Perlu perluasan dan perbaikan
13 Kafetaria 4x6 M 3 Baik
15 Perpustakaan 8 x 12 M 1 Baik ( Sempit )
16 Ruang UKS 4x8M 1 Baik (sempit)
17 Ruang BK 4x8M 1 Baik
18 Ruang Osis 3x8M 1 Baik
19 Ruang KPN 3x4M 1 Baik
20 Toko Kopsis 4x8M 1 Baik
21 Kamar Mandi WC Guru 3x6M 2 Perbaikan ringan
22 Kamar mandi WC 6x6M 3 Perbaikan ringan
peserta didik
23 Parkir kendaraan honda 8x4M 2 Baik
24 Lapangan Basket 20 x 35 M 1 Baik
25 Lapangan Volly 13 X 22 M 1 Baik
26 Lapangan Takraw 15,6 x 8,10 1 Baik
M
27 Lapangan Bulu Tangkis 15,6 x 8,10 1 Baik
M
28 Taman Kelas 4x8 M 20 Baik
39 Taman Kantor 4 x 10 M 2 Baik
30 Taman Kolam 25 x 20 M 1 Baik / terawat
31 Jalan Masuk ( Gang ) 4 x 30 M 2 Baik dan terawat
32 Ruang Tamu ( Kaca ) 3x8M 1 Baik
33 Lbg. Pembuangan 8x6M 1 Baik
sampah akhir
Luas Lahan Yang digunakan 5.458,97 M²
Luas Lahan Kosong 10.967,03 M²
6. Peserta Didik
SMAN 1 Lunang merupakan Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Pesisir Selatan
yang berdiri sejak Tahun 1984. SMAN 1 Lunang termasuk sekolah terbesar di Kabupaten
Pesisir Selatan dan dalam sejarah perkembangannya sudah banyak meraih prestasi di
tingkat Kabupaten, Provinsi dan bahkan Nasional.
Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 SMAN 1 Lunang memiliki jumlah
rombel sebanyak 32, dengan uraian sebagai berikut :
Tabel 1. Jumlah Rombel SMAN 1 Lunang
Tingkat Jumlah Siswa
No Nama Rombel
Kelas L P Total
1 X IPS 1 10 18 18 36
2 X IPS 2 10 19 16 35
3 X IPS 3 10 15 20 35
4 X IPS 4 10 16 18 34
5 X IPS 5 10 20 15 35
6 X MIPA 1 10 14 21 35
7 X MIPA 2 10 10 26 36
8 X MIPA 3 10 12 24 36
9 X MIPA 4 10 14 22 36
10 X MIPA 5 10 14 22 36
11 X MIPA 6 10 16 20 36
12 XI IPS 1 11 11 24 35
13 XI IPS 2 11 18 16 34
14 XI IPS 3 11 15 18 33
15 XI IPS 4 11 19 14 33
16 XI IPS 5 11 17 17 34
17 XI MIPA 1 11 16 20 36
18 XI MIPA 2 11 17 19 36
19 XI MIPA 3 11 10 24 34
20 XI MIPA 4 11 12 23 35
21 XI MIPA 5 11 12 23 35
22 XII IPS 1 12 15 17 32
23 XII IPS 2 12 15 18 33
24 XII IPS 3 12 13 18 31
25 XII IPS 4 12 16 15 31
26 XII IPS 5 12 6 19 25
27 XII IPS 6 12 13 14 27
28 XII MIPA 1 12 10 20 30
29 XII MIPA 2 12 13 18 31
30 XII MIPA 3 12 10 22 32
31 XII MIPA 4 12 8 26 34
32 XII MIPA 5 12 7 28 35
JUMLA 441 637 1078
D. Visi, Misi dan Tujuan
1. Visi Sekolah
Mewujudkan masyarakat sekolah yang sehat, berwawasan lingkungan,
berkarakter, cerdas dan kompetitif.
2. Misi sekolah
1) Menciptakan pembelajaran berwawasan ICT menantang, kreatif dan inovatif.
2) Menciptakan guru yang profesional sejahtera dan bermartabat, pegawai yang
cekatan, rajin dan sungguh-sungguh.
3) Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan menyenangkan yang dilandasi
dengan nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
4) Mewujudkan manajemen sekolah yang transparan dan akuntabel.
3. Tujuan sekolah
1) Lengkapnya sarana pembelajaran yang berwawasan ICT
2) Menciptakan peserta didik yang cerdas, kreatif, inovatif, berkarakter, dan mampu
90 % tamatannya bersaing memasuki perguruan tinggi terkemuka
3) Mewujudkan 50 % guru berkualifikasi s 2
4) Menciptakan guru yang mampu berbahasa inggris
5) Menciptakan 80% guru yang mampu mengembangkan kurikulum sendiri
6) Menciptakan 80% guru yang mampu menggunakan ict
7) Menciptakan pegawai yang melaksanakan tertib administrasi, disiplin dan tepat
waktu
8) Tewujudnya sekolah sehat, asri dan menyenangkan
9) Tertatanya pengelolaan administrasi sekolah yang benar sesuai dengan aturan
10) Tertatanya struktur organisasi sekolah beserta uraian tugas masing-masing
11) Tersusun nya laporan setiap kegiatan sekolah yang bisa dipertanggung jawabkan
4. Motto Sekolah : Gali potensi,raih prestasi,sukses
5. Strategi
1) Peningkatan kemapuan profesional guru
2) Peningkatan jumlah peserta didik yang diterima diperguruan tinggi
3) Peningkatan animo peserta didik dibidang Bahasa Inggris dan Sains
4) Peningkatan penerapan nilai-nilai karakter bangsa
5) Peningkatan sarana dan prasarana
6) Peningkatan fungsi laboratorium sebagai penyelenggara kreativitas peserta didik
7) Peningkatan suasana sekolah yang kondusif
8) Peningkatan kualitas sarana pelaksanaan keagamaan
9) Peningkatan prestasi dibidang non akademik
10) Peningkatan penerapan budaya alam minangkabau
6. Sasaran Mutu
1) Guru berkualifikasi pendidikan S2 50% tahun 2020/2021
2) Melaksanakan proses pembelajaran dengan pendekatan quantum teaching melalui
pemanafaatan teknologi informasi
3) Melaksanakan kompetisi peserta didik Tingkat Provinsi minimal 2 kali setahun
4) Tingkat kelulusan mencapai 100 % tahun 2018/2019
5) Nilai Ujian Nasional ≥ 70 untuk 85 % tahun 2018/2019
E. Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi
1. Struktur Organisasi Sekolah
a. Kepala Sekolah
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Menjabarkan visi ke dalam target mutu.
2) Merumuskan tujuan dan target mutu yang akan di capai.
3) Menganalisis tantangan, peluang, keutamaan, dan kelemahan sekolah.
4) Membuat rencana strategis dan rencana kerja tahunan untuk peningkatan mutu.
5) Bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah.
6) Melibatkan guru, komite sekolah dalam pengambilan keputusan anggaran
sekolah.
7) Berkomunikasi untuk menciptakan dukungan insentif dari orang tua murid dan
masyarakat.
8) Menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi siswa.
9) Menjaga dan meningkatkan motifasi kerja tenaga pendidik dan kependidikan
dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi
atas pelanggaran peraturan dan kode etik.
10) Bertanggungn jawab atas perencanaan yang efektif bagi siswa.
11) Melaksanakan dan merumuskan program supervisi untuk meningkatkan
kurikulum.
12) Meningkatkan mutu pendidikan.
13) Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga.
14) Memfasilitasi mengembangkan, penyebarluasan dan pelaksanaan visi
pembelajaran dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas
sekolah.
15) Membantu membina dan mempertahankan lingkungan sekolah dalam program
pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar siswa dan pertumbuhan
professional guru dan tenaga kependidikan.
16) Menjamin managemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah
untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat dan efisien serta
efektif.
17) Menjalin kerjasama dengan orang tua siswa dan masyarakat dan komite
sekolah menanggapi pentingnya kebutuhan komunitas yang seragam, dan
memobilisasi sumber daya masyarakat.
18) Memberi contoh atau teladan atau tindakan yang bertanggungjawab.
b. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Penetapkan kebijakan mutu dalam standar SKL isi, proses, dan penilaian.
2) Menyusun program, mengatur pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran
3) Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran;
4) Mengelola informasi bidang peningkatan mutu pembelajaran
5) Menyusun jadwal dan pelaksanaan ulangan harian, ulangan tengah semester,
ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas serta ujian akhir sekolah &
nasional
6) Menyusun anggaran kegiatan
7) Menerapkan kriteria persyaratan naik/tidak naik dan kriteria penjurusan serta
kriteria kelulusan;
8) Mengatur jadwal penerimaan buku Laporan Penilaian Hasil Belajar dan Ijazah;
9) Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan administrasi guru;
10) Membina kegiatan MGMP;
11) Melaksanakan pemilihan guru teladan;
12) Membina kegiatan lomba-lomba bidang akademis, seperti : LPIR, LKIR, OSN,
TOFI, mengarang dan lain-lain.
13) Melaksanakan dan menyusun jadwal pelajaran tambahan.
14) Melaporkan persentase ketidak hadiran guru dalam PBM
15) Membuat jadwal pelaksanaan pembagian rapor
16) Mengkoordiasikan Penyusunan dan Revisi Kurikulum
17) Memberikan pelayanan klinik akademik kepada para siswa sesuai
kebutuhannya dengan jadwal yang disepakati diluar jam pelajaran
18) Berkoordinasi dengan Wakabid yang relevan
19) Melaksanakan pelaporan pelaksanaan program secara berkala kepada kepala
sekolah
20) Melaporkan hasil dan target kelulusan kepada kepala sekolah
c. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan
1) Membuat dan menyusun program kerja kegiatan sekolah di bidang kesiswaan
(bulanan, semester,tahunan),mengoordinasi, dan mengawasi pelaksanaannya.
2) Mengawasi pelaksanaan tata tertib siswa.
3) Menyusun program kegiatan K7, mengoordinasi, dan mengawasi
pelaksanaannya.
4) Melakukan koordinasi dengan para wakil kepala sekolah lain dan atau pihak
lain dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan.
5) Mengoordinasi kegiatan studi banding atau karyawisata siswa.
6) Mengoordinasi pelaksaaan upacara di sekolah.
7) Menyusun program jadwal pembinaan terhadap siswa secara berkala dan
mengoordinasi serta mengawasi pelaksanaannya.
8) Mengadakan dan melaksanakan pemilihan siswa teladan dan berkoordinasi
dengan wakasek dan guru BK/BP.
9) Melakukan pembinaan terhadap pengurus OSIS dalam berorganisasi.
10) Mendokumentasikan data dan informasi yang berhubungan dengan kegiatan
pembinaan kesiswaan.
11) Membuat laporan mengenai pelaksanaan tugasnya kepada kepala sekolah
secara berkala.
12) Mengoordinasikan rencana kebutuhan penunjang kegiatan OSIS, kegiatan
ektrakurikuler dan wawasan wiyata mandala.
13) Melakukan kajian/analisis atas hasil evaluasi kegiatan kesiswaan serta
membuat usulan rencana tindakan perbaikan selanjutnya.
14) Melaksanakan peraturan dan prosedur administrasi sekolah yang berlaku di
lingkungan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dalam batas
wewenang yang diberikan oleh kepala sekolah.
15) Menyusun laporan kegiatan kesiswaan.
16) Mengoordinasi pelaksanaan PSB.
d. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana
1) Membuat dan menyusun program kerja tahunan kegiatan sekolah di bidang sarana
dan prasarana dan mengkoordinir serta mengawasi pelaksanaannya.
2) Melakukan inventarisasi dan menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana baik
yang berhubungan langsung dengan kelancaran KBM atau yang bersifat
mendukung KBM.
3) Melakukan inventarisasi terhadap keberadaan sarana dan prasarana secara berkala
untuk kemudian dilakukan pemilahan apakah barang itu layak pakai, habis pakai,
dsb.
4) Menyiapkan perencanaan pengadaan sarana dan prasarana sekolah
5) Melakukan koordinasi dengan para wakil kepala sekolah,unit organisasi/kerja dan
atau pihak lain dalam rangka pelaksanaan kegiatan sekolah di bidang sarana dan
prasarana.
6) Bekerja sama dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan mengkoordinir
pelaksanaan K 7.
7) Merencanakan dan mengatur pelaksanaan rehabilitasi atau pemeliharaan
gedung,ruangan, halaman, mebeler, dll.
8) Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan komite sekolah dalam rangka
pelaksanaan tugas-tugas bidang sarana.
e. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Mengadakan kerjasama dengan komite sekolah atau orang tua/wali siswa
2) Membantu wilayah lingkungan sekolah dalam kegiatan social dan kegiatan-
kegiatan lainya
3) Menjalin kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka pelaksanaan
kegiatan intra dan ekstra kurikuler
4) Menginformasikan prestasi yang diraih keluarga besar sekolah melalui media
masa
5) Menampilkan profil sekolah melalui media internet
6) Mengkoordinasikan kegiatan koperasi sekolah, dharma wanita serta
kelompok usaha lain yang ada disekolah
7) Mengkoordinasikan penyelenggraaan kegiatan HUT sekolah
8) Melaksanakan tugas lainya yang bersifat positif yang ditugasi oleh kepala
sekolah.
f. Guru Mata Pelajaran
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Merencanakan pembelajaran, melaksanakan Pembelajaran , menilai hasil
belajar siswa dan menindaklanjuti hasil belajar siswa,
2) Membina siswa dalam kegiatan extrakurikuler.
3) Membimbing siswa dalam perbaikan dan pengayaan
4) Menganalisis hasis pembelajaran.
5) Berinisiatif dalam mengembangkan pendidikan
6) Melaksanakan dan memberikan contoh pendidikan karakter.
g. Tenaga Kependidikan
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Membantu tugas administrasi Kepala Sekolah
2) Mengarsipkan dan mendokumentasikan kegiatan sekolah
3) Mengurus mengadministrasikan Dapodik.
4) Berinisiatis dalam mengembangkan pendidikan
5) Melaksanakan dan memberikan contoh pendidikan karakter.
h. Tenaga Perpustakaan
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Membantu tugas administrasi Kepala Sekolah
2) Mengarsipkan dan mendokumentasikan kegiatan sekolah
3) Mengurus mengadministrasikan Dapodik.
4) Berinisiatif dalam mengembangkan pendidikan
5) Melaksanakan dan memberikan contoh pendidikan karakter.
6) Menginfentarisasikan aset perpustakaan.
7) Melayani siswa memenuhi buku referensi
i. Penjaga Sekolah
Mempunyai tugas dan fungsi:
1) Menjaga Kebersihan dan keindahan sekolah.
2) Menjaga Keamanan Sekolah.
3) Membuat situasi lingkungan sekolah yang sejuk.
4) Membantu pengadaan sarpras.
5) Merawat sarpras.
6) Membuka dan menutup tempat belajar sesuai dengan jadwal KBM.
2. Struktur Organisasi Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah
Agar tidak terjadi tumpang-tindih peranan antara kelembagaan sekolah yang
dipimpin oleh Kepala Sekolah dengan kelembagaan Tim Penjaminan Mutu
Pendidikan Sekolah, dilakukan pembagian peranan sebagai berikut:
a. Tugas Kelembagaan Sekolah :
1) Merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengembangkan Sistem
Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
2) Menyusun dokumen SPMI.
3) Membuat perencanaan peningkatan mutu yang dituangkan dalam Rencana
Kerja Sekolah
4) Melaksanakan pemenuhan mutu baik dalam pengelolaan satuan pendidikan
maupun proses pembelajaran
5) Menetapkan standar baru dan menyusun strategi peningkatan mutu
berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi
6) Membentuk unit penjaminan mutu pada satuan pendidikan; dan
7) Mengelola data mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan
b. Tugas Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah :
1) Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat satuan
pendidikan
2) Melakukan pembinaan, pembimbingan, pendampingan, dan supervisi terhadap
pelaku pendidikan di satuan pendidikan dalam pengembangan penjaminan
mutu pendidikan;
3) Melaksanakan pemetaan mutu pendidikan berdasarkan data mutu pendidikan
di satuan pendidikan;
4) Melakukan monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan pemenuhan mutu yang
telah dilakukan; dan
5) Memberikan rekomendasi strategi peningkatan mutu berdasarkan hasil
monitoring dan evaluasi.
F. Kondisi Pendanaan Sekolah
SMAN 1 Gunung Talang adalah sekolah dibawah pembinaan Pemerintah Provinsi
Sumatera Barat yang sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Provinsi
Sumatera Barat tentang Fasilitasi Pendanaan Pendidikan, mempunyai sumber pendapatan
sekolah yang terdiri dari:
1) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara berupa Bantuan Operasional Sekolah
(BOS) sebesar Rp. 1.400.000 /tahun / siswa
2) Anggaran Belanja APBD Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp 400.000,00 /siswa
/tahun.
3) Dana Partisipasi orang tua/wali murid.
G. Kinerja Pelayanan Sekolah
Selama kurun waktu tahun 5 tahun terakhir (2012 – 2016) SMAN 1 Gunung Talang
telah mencapai beberapa prestasi dan keberhasilan yang meliputi:
1. Prestasi Akademik
a. Hasil USBN yang relatif meningkat
b. Kelulusan UN 100 %
c. Hasil rata-rata perolehan daya serap meningkat
d. 75 % diterima diperguruan tinggi negeri
2. Prestasi Non Akademik
a. Pengembangan Minat dan Bakat siswa melalui kegiatan Ekstrakurikuler yang
terencana
b. Pelaksanaan Pengembangan Diri siswa terprogram secara efektif.
c. Juara Umum SAMARA tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017
d. Juara II Lomba Pekan Konstitusi tahun 2017 di Universitas Andalas
e. Juara III Lomba Pekan Konstitusi tahun 2017 di Universitas Andalas
f. Juara Umum SAMARA 4 tingkat provinsi Sumatera Barat
g. Juara II Pekan Kontitusi LCC Hukum dan Konstitusi tahun 2017
h. Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah pada Pekan Konstitusi Tk Sumatera Barat
2017
i. Juara II Basketbal Disnatalies SMAN 4 Kota Solok
j. Juara I lomba Olimpiade Sejarah di UNP Tk. Sumatera Barat Tahun 2017
k. Peringkat 4 Lomba Lari 10 K an. Gifty Virgio Reagusta dan peringkat 8 Hariken
Marta Tahun 2017
l. Peringkat III Lomba Lari 10 K Pariaman an. Gifty Virgio Reagusta dan Peringkat
Harapan III an. Hariken Marta tahun 2017
m. LCC MPR RI tk Sumatera Barat tahun 2017 Juara I
n. Juara I Bintang Saints a.n Latifa Husna Tahun 2017
o. Juara II Bulu Tangkis Putra A.n Fatih Haydar M tahun 2017
p. Juara I Lomba LCC 4 Pilar Tk Sumatera bulan Nopember 2018
H. Tantangan dan Peluang Pengembangan Sekolah
Melihat Kondisi Umum dan Kinerja Pelayanan SMAN 1 Gunung Talang dapat
dilihat beberapa tantangan dan peluang pengembangan sekolah yang meliputi kondisi
lingkungan internal dan eksternal sekolah yang meliputi:
1. Kondisi Lingkungan Internal
a. Kekuatan
1) Adanya jumlah siswa yang cukup banyak.
2) Memiliki potensi kecakapan siswa yang mampu bersaing.
3) Dukungan Wali murid dan lingkungan masyarakat yang sangat positf.
b. Kelemahan
1) Sarana prasarana yang masih kurang memadai
2) Media pembelajaran yang masih mendukung.
3) Belum optimalnya usaha pendidik dan tenaga kependidikan.
4) Terbatasnya sarana yang di gunakan dalam pengembangan pendidikan.
5) Belum terpenuhinya biaya untuk merealisasikan 8 standar pendidikan.
2. Kondisi Lingkungan Eksternal
a. Peluang
1) Komitmen Pemerintah Pusat memberikan kesempatan untuk mengembangkan
diri.
2) Kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan dana khusus
untuk pengembangan pendidikan.
3) Dukungan masyarakat dilingkungan yang sangat positif
b. Ancaman
1) Adanya sekolah yang kekurangan guru yang berstatus negeri.
2) Kondisi sekolah yang ditepi jalan utama menyebabkan sekolah banyak
polusi.
BAB III
PROSES PENYUSUSNAN RKJM
A. Analisa Evaluasi Diri Sekolah
Berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah (EDS) di SMAN 1 Gunung Talang Jika
dibandingkan dengan SNP maka kondisi saat ini dapat dideskripsikan sebagai berikut
1. Evaluasi Standar Isi
Yang sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) apabila telah
memenuhi nilai 2
Gambar 2.1 Analisis standar isi
Berdasarkan gambar 2.1 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar isi
masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 2,88. Aspek-aspek yang
perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu pada aspek pengaturan waktu dan
pengembanagan rencana, struktur kurikulum dan pengembangan kurikulum.
2. Evaluasi Standar Proses
Gambar 2.2 Analisis Standar Proses
Berdasarkan gambar 2.2 sebagian besar pemenuhan komponen standar proses
belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 2.5 poin. Aspek-aspek yang perlu
peningkatan agar memenuhi SNP yaitu pada aspek supervisi pembelajaran,
pelaksanaan pembelajaran, kualitas pengelolaan kelas, sumber belajar, kualitas RPP,
perencanaan proses pembelajaran.
3. Evaluasi Standar Kelulusan
Gambar 2.3. Analisis Standar Kelulusan
Berdasarkan gambar 2.3 pemenuhan standar kelulusan masih sangat jauh dari
harapan untuk dapat memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 2,57 poin. Semua aspek
perlu peningkatan untuk memenuhi SNP , karena yang baru memenuhi SNP baru satu
aspek berprestasi.
4. Evaluasi Standar PTK
Gambar 2.4. Analisis Standar PTK
Berdasarkan gambar 2.4 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar
PTK masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 2,75 poin. Aspek-
aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu guru.
5. Evaluasi Standar Sarana dan Prasarana
Gambar 2.5. Analisis Standar Sarana dan Prasarana
Berdasarkan gambar 2.5 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen rata-rata
2,50 poin. Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah
laboratorium Kimia, Biologi, TIK dan bahasa, UKS, Tempat ibadah, ruang guru,
ruang pimpinan, laboratorium IPA.
6. Evaluasi Standar Pengelolaan
Gambar 2.6. Analisisi Standar Pengelolaan
Berdasarkan gambar 2.6 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar
sarana dan prasarana masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata
3.00 poin.
7. Standar Pembiayaan
Gambar 2.7. Analisisi Standar Pembiayaan
Berdasarkan gambar 2.7 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar
Pembiayaan masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,82 poin.
Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu penyusunan sumber
dana dari pemerintah,pusat dan sarana dan prasarana.
8. Standar Penilaian
Gambar 2.8 Analisis Standar Penilaian
Berdasarkan gambar 2.8 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar
penilaian masih banyak yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 2,75 poin.
Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah penilaian oleh
pemerintah, penilaian oleh pendidik, teknik penilaian, penilaian secara menyeluruh
dan obyektif.
B. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan
1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan
a. Evaluasi Standar Isi
1) Sekolah harus membuat kalender pendidikan sekolah, guru juga membuat
kalender pendidikan guru mapel.
2) Sekolah harus membuat pengaturan libur sesuai dengan kondisi dan tetap
berpedoman kalender pendidikan sekolah.
b. Evaluasi Standar Proses.
1) Guru harus menyiapakan prasyarat pelaksanaan proses pembelajaran
2) Guru memperbaiki dan mengembangkan pendekatan, model, teknik dan
srategi pembelajaran.
3) Guru menyempurnakan penilaian proses pembelajaran
4) Guru harus meningkatkan pemantauan proses pembelajaran
5) Sekolah berusaha meningkatkan frekwensi dan hasil supervisi
6) Guru dan Supervisor meningkatkan komunikasi setelah melaksanakan
supervisi.
c. Evaluasi Standar Kelulusan.
1) Prilaku mencerminkan sikap orang yang berilmu, percaya diri.
2) Keterampilan mengolah data, menalar, mengevaluasi, dan menciptakan.
d. Evaluasi Standar Pendidik dan Kependidikan.
1) Guru – guru meningkatkan kualifikasi pendidikannya.
2) Memperbaiki kompetensi profesional pendidik
3) Memperbaiki kompetensi supervisi Kepala Sekolah .
e. Evaluasi Standar Sarana dan Prasarana
1) Memperbaiki dan merenovasi bangunan fisik sekolah .
2) Memperbaiki, merenovasi dan membangun bangunan labor Bahasa, fisika,
kimia, Biologi , TIK sekolah.
3) Membangun bangunan labor Bahasa
4) Memperbaiki dan merenovasi ruang pimpinan, guru, TU, Ibadah, UKS,
Konseling , OSIS dan ruang sirkulasi yang lebih refrentatif .
f. Evaluasi Standar Pengelolaan
1) Meningkatkan peran serta kemitraaan masyarakat dengan lingkungan.
g. Evaluasi Standar Pembiayaan
1) Meningkatkan pendapatan dari dana masyarakat selain orang tua siswa
Contoh : Alumni, tokoh masyarakat di rantau.
2) Meningkatkan dana BOS untuk mutu pembelajaran
h. Evaluasi Standar Penilaian Pendidikan
1) Pendidik mereviuw instrumen penilaian kompetensi sikap
2) Melaksanakan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik proyek,
produk, portofolio
3) Pendidik memperbaiki dan dokumentasi penilaian projek.
4) Pendidik memperbaiki dan dokumentasi penilaian produk.
5) Pendidik memperbaiki dan dokumentasi penilaian portofolio.
6) Pendidik memperbaiki dan dokumentasi penilaian di laboratorium
7) Pendidik melakukan analisis terhadap penilaian sikap peserta didik.
8) Pendidik memperbaiki model pelaporan penilaian sikap.
C. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 23 Tahun 2013 tengan Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Dalam Permendiknas Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Standar Pelayanan Minimal
Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota, terdapat 10 indikator pemenuhan SPM yang
merupakan tanggung jawab sekolah/madrasah tentang Standar Pelayanan Minimal
Pendidikan Dasar, identifikasi permasalahan yang ada pada SMAN 1 Gunung Talang
Provinsi Sumatera Barat dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan
Menengah Atas.
Adapun Indikator Pencapaian Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Menengah
Atas terdiri dari yang dipaparkan berikut :
1. 90 persen anak dalam kelompok usia 16 -18 tahun bersekolah di SMA/MA dan SMK;
2. Angka Putus Sekolah (APS) tidak melebihi 1 persen dari jumlah siswa yang
bersekolah.
3. 90 persen sekolah memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis
yang ditetap-kan secara nasional.
4. 80 persen sekolah memiliki tenaga kependidikan non guru untuk melaksanakan tugas
administrasi dan kegiatan non mengajar lainnya.
5. 90 persen dari jumlah guru SMA/MA yang diperlukan terpenuhi.
6. 90 persen guru SMA/MA memiliki kualifikasi sesuai dengan kompetensi yang
ditetapkan secara nasional.
7. 100 persen siswa memiliki buku pelajaran yang lengkap setiap mata pelajaran.
8. Jumlah siswa SMA/MA per kelas antara 30 – 36 siswa.
9. 90 persen dari siswa yang mengikuti uji sampel mutu standar nasional mencapai nilai
“memuaskan” dalam mata pelajaran UN untuk kelas I dan II
10. 75 persen dari lulusan SMA/ MA melanjutkan ke perguruan tinggi yang ter-akreditasi
D. Penentuan Isu, Asumsi dan Prioritas Sekolah
Prioritas pengembangan jangka menengah yang dapat dilakukan oleh SMAN 1
GunungTalang Provinsi Sumatera Barat adalah sebagai berikut:
1. Standar Isi
a. Penyusunan Tim Pengembang Kurikulum
b. Penyusunan Naskah Program Kerja
c. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan (dengan berbagai jenis muatan
kurikulum sesuai dengan ketentuan SNP);
d. Mengembangkan kurikulum dengan melibatkan berbagai pihak
e. Menyusun program pengembangan diri
f. Penyusunan kalender pendidikan dan beban belajar;
g. Pengembangan sistem penilaian untuk semua mata pelajaran;
h. Penyusunan beban belajar
2. Standar Proses
a. Pemenuhan Silabus oleh setiap guru mapel
b. Penyusunan RPP oleh semua Guru dan Bahan Ajar untuk semua Mapel
c. Pemenuhan persyaratan pelaksanaaan proses, dan metode pembelajaran
d. Pengembangan dan inovasi-inovasi metode pengajaran pada semua mata pelajaran,
khususnya penerapan metode atau strategi pembelajaran kontekstual atau CTL
(Contextual Teaching and Learning);
e. Pengembangan dan inovasi-inovasi bahan dan sumber pembelajaran
f. Pengembangan dan inovasi-inovasi model-model pengelolaan atau manajemen
kelas dan sebagainya
g. Peningkatan kompetensi pengelolaan kelas
h. Mengikutsertakan guru dalam diklat yang relevan sesuai kebutuhan guru
i. Pelaksanaan PBM sesuai standar Proses (pendahuluan, pelaksanaan, penutup)
j. Pemenuhan Pelaksanaan penilaian hasil belajar
k. Pemenuhan pelaksanaan pemantauan,supervisi, evaluasi, pelaporan dan tindak
lanjut
3. Standar Kompetensi Lulusan
a. Pengembangan nilai kelulusan;
b. Pengembangan standar pencapaian ketuntasan kompetensi pada tiap tahun atau
semester;
c. Pengembangan kejuaraan lomba-lomba bidang akademik;
d. Pengembangan kejuaraan lomba-lomba bidang non akademik;
e. Pengembangan Pendidikan Karakter;
f. Pengembangan Program Matrikulasi;
g. Pengembangan pengamalan ajaran agama;
h. Pengembangan kegemaran membaca dan menulis;
i. Pengembangan sikap percaya diri;
j. Pengembangan pemanfaatan lingkungan;
k. Pengembangan karya seni dan budaya nasional;
l. Pengembangan Pendidikan Hidup Bersih Sehat
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Meningkatkan kualifikasi akademik
b. Penyesuaian latar belakang pendidikan dg tugas guru
c. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani
d. Meningkatkan ketrampilan Guru dlam merencanakan pembelajaran
e. Meningkatkan ketrampilan Guru Pelaks-anaan pembelajaran
f. Meningkatkan ketrampilan Guru dalam mengevaluasi pembe-lajaran
g. Penanaman karakter guru aspek kepriba-dian
h. Pembinaan kompetensi sosial semua guru
i. Pembinaan guru dalm meningkatkan kompe-tensi profesional
j. Pemenuhan kepemilikan sertifikasi guru, dan kepala sekolah
k. Meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun RKS/RKAS
l. Pengembangan kegiatan kewirausahaan di sekolah
m. Peningakatan Kompetensi dalam melakukan penga-wasan ( supervisi dan
monitoring)
n. Meningkatkan kualifikasi akademik kepala administrasi
o. Meningkatkan kesesuaian latar belakang pendidikan dengan bdg tugas
5. Standar Sarana dan prasarana
a. Optimalisasi pemanfaatan lahan sekolah;
b. Peningkatan keamanan, dan kenyamanan sekolah
c. Pengembangan bangunan sekolah
d. Peningkatan keselamatan dan kesehatan bangunan
e. Pengadaan sarana kenyamanan bangunan
f. Peningkatan kuantitas sarpras
g. Pengembangan kelengkapan sarpras sekolah
h. Pengembangan ruang kelas
i. Pengembangan ruang perpustakaan
j. Pengembangan lab IPA
k. Pengembangan ruang pimpinan
l. Pengembangan ruang guru
m. Pengembangan ruang TU
n. Pengembangan tempat ibadah
o. Pengembangan ruang UKS
p. Pengembangan kantin sekolah
q. Pengembangan Gudang
r. Pengembangan ruang sirkulasi
s. Pengembangan tempat bermain/berolahraga
6. Standar Pengelolaan
a. Penyeseuaian dan Reviu Visi, misi dan Tujuan Sekolah
b. Sosialisasi Visi, misi dan Tujuan Sekolah
c. Penyusunan RKS dan RKAS
d. Perencanaan kegiatan bidang kesiswaan
e. Perencanaan kegiatan bidang pengembangan kurikulum dan pembelajaran,
menghasilkan
f. Perencanaan kegiatan bidang pengelolaan pendayagunaan pendidik dan tenaga
kependidikan
g. Perencanaan penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang
kondusif
h. Perencanaan melibatkan masyarakat pendukung dan membangun kemitraan
dengan lembaga lain yang relevan
i. Perencanaan kegiatan evaluasi diri, melalui pengajian analisis : kekuatan,
kelemahan, peluang, dan ancaman
j. Perencanaan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan
k. Perencanaan kegiatan persiapan bahan yang diperlukan untuk akreditasi sekolah
oleh BAN
l. Pengembangan Struktur organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah
m. Penilaian Kinerja Guru (PKB)
7. Standar Pembiayaan
a. Pelibatan Stake Holder pendidikan
b. Pembuatan catatan aset/buku inventaris
c. Pengembangan SDM PTK
d. Pemenuhan biaya modal kerja
e. Pemenuhan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan
f. Pemenuhan dana untuk kegiatan kesiswaan
g. Pemenuhan biaya pengadaan alat tulis
h. Pemenuhan biaya pengadaan bahan habis pakai
i. Pemenuhan biaya pengadaan alat habis pakai
j. Pemenuhan biaya pengadaan kegiatan rapat
k. Pemenuhan biaya penggandaan soal-soal ujian
l. Pemenuhan biaya pengadaan daya dan jasa
m. Pemenuhan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung
n. Penetapan sumbangan pendidikan
o. Penggalangan kerja sama dengan komite sekolah
p. Manajemen Keuangan terbuka
q. Pemenuhan pedoman pengelolaan keuangan 4 tahunan
r. Penertiban Pembukuan biaya opersional
s. Pelaporan /pertang-gungjawaban Keuangan
8. Standar Penilaian
a. Pemenuhan penginformasian silabus semua mata pelajaran kepada siswa
b. Pemenuhan pengembangan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian
c. Pemenuhan pengembangan instrumen dan pedoman penilaian
d. Pemenuhan pelaksanaan Tes, pengamatan, penugasan dan bentuk penilaian yang
diperlukan
e. Pelaksanaan Pengolahan hasil penilaian untuk mengetahui hasil belajar dan
kesulitan belajar siswa
f. Pendokumentasian sampel hasil pemeriksaan pekerjaan siswa
g. Pemenuhan pemanfaatan hasil penilaian untuk perbaikan penilaian dan
pembelajaran
h. Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran
i. Pemenuhan pelaporan hasil penilaian akhlak mulia dan kepribadian
j. Rapat Koordinasi Evaluasi Sekolah
k. Penentuan kriteria Kenaikan Kelas
l. Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak
mulia,kewarganegaraan dan kepribadian,iptek, estetika, serta jasmani, olahraga,
dan kesehatan
m. Penyelenggaraan ujian sekolah dan menentukan kelulusan siswa dari ujian sekolah
n. Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran
pada setiap akhir semester
o. Pelaporan pencapaian hasil belajar
p. Penentuan kelulusan siswa
q. Penerbitan ijazah
BAB IV
PROGRAM KERJA SEKOLAH
Target
No Sasaran Program Indikator Kegiatan
2018-2022
1. Mewujudkan Program 1. Naskah Program 100% 1. Rapat Kerja
Standar Isi yang Peningkatan Pengembangan diri Sekolah
refresentatif Standar Isi dan kegiatan 2. Workshop
Ekstrakurikuler 3. IHT
2. Finalisasi
Kurikulum 2013
3. Tersusunnya
Program
Penguatan
Pendidikan
Karakter
2 Mewujudkan proses Program 1. Penyususnan 100% 1. Pelatihan
pembelajaran yang Pengembangan program supervisi Penyusunan RPP
aktif, kreatif, efektif Standar Proses 2. Guru Menyusun 2. Melakukan dikusi
dan menyenangkan RPP pada forum
3. Penerapan KKG
Pendidikan
Karakter ke dalam
RPP
4. Optimalisasi
Gerakan Literasi
Sekolah
5. Guru Membuat
alat peraga
6. Penyusunan
Instrumen
Penilaian
4 Mewujudkan Program a. Proses 100% Pengadaan Laptop
pembelajaran Pengembangan Pembelajaran dan LCD untuk 3
berbasis IT dengan Standar Sarana Menggunakan IT kelas
menyediakan Prasarana b. Pembangunan
perangkat laptop dan Pagar
LCD c. Pengadaan labor
Kimia
d. Pembenahan
Ruangan UKS
e. Rehab Ruang Guru
3 Mewujudkan lulusan Pengembangan a. Siswa mampu 341 Orang Pesantren Kilat,
yang beriman dan pendidikan berpuasa senin siswa Rohis, Tahfiz, Forum
bertaqwa karakter kamis Annisa
b. Siswa mampu
melakukan sholat
tepat waktu
c. Siswa mampu
membaca dan
menghafal ayat
alqur’an
4 Mewujudkan Pengembangan a. Pemantapan UN Siswa Semua Pentas Seni,
peningkatan Hasil standar b. Try Out UN kelas Olimpiade, dan
UN dan jumlah kelulusan c. Pengadaan Buku- FL2SN
kelulusan 100% Buku soal UN
d. Koordinasi dan
pertemuan
dengan orang tua
Target
No Sasaran Program Indikator Kegiatan
2018-2022
5 Mewujutkan siswa Pengembangan a. Disiplin siwa Siswa Senam pagi
yang berkarakter disiplin dan b. Lingkungan disiplin dan Kerja bhakti
bangsa kepedulian sekolah yang peduli
lingkungan bersih lingkungan
Lingukungan
sekolah yang
asri
6 Mewujudkan siswa Menyelenggara a. Prestasi Lomba Siswa Latihan pramuka,
memiliki keahlian kan pembinaan akademik Guru Popda, Mapsi, cerdas
dan keterampilan ekstrakurikuler b. Prestasi non cermat
akademik
c. Memiliki
keahlian dan
kecakapan hidup
8 Mengembangkan Sekolah Model a. Terpenuhinya 2020
Sekolah Model Standar nasional menjadi
Pendidikan sekolah
model
BAB VI
PAGU RENCANA ANGGARAN SEKOLAH
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
2018/2019 2019/2020 2020/2021 2021/2022 BOP, BOS, Komite
1 STANDAR ISI 7.635.000 7.855.000 7.855.000 7.855.000-
1.1 Penyusunan Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan - - -
1.1.1 Lembur Penyusunan Draf Dokumen Kurikulum Tugas satuan Pendidi 7.200.000 7.500.000 7.500.000 7.500.000
1.1.2 Finalisasi Dokumen KTSP - - - -
1.1.3 Penggandaan dan penjilidan Dokumen/K 13 435.000 455.000 455.000 455.000
2 STANDAR PENGELOLAAN 154.907.000 154.907.000 154.907.000 154.907.000
2.1 Penyusunan Dokumen Rencana Kerja/Kegiatan sekolah - - -
2.1.1 Pelaksanaan Lokakarya - - -
[Link] Konsumsi Peserta 5.610.000 5.610.000 5.610.000 5.610.000
[Link] Pengadaan penyusunan EDS (Evaluasi Diri Sekolah) 3.600.000 3.600.000 3.600.000 3.600.000
[Link] Pengadaan penyusunan RKJM 3.600.000 3.600.000 3.600.000 3.600.000
[Link] Pengadaan penyusunan RKT dan RKAS 2.700.000 2.700.000 2.700.000 2.700.000
[Link] Pengadaan Papan data/struktur organisasi 1.800.000 1.800.000 1.800.000 1.800.000
[Link] Pengadaan Papan data (DUK,Bezeting, data sekolah) 1.920.000 1.920.000 1.920.000 1.920.000
[Link] Pengadaan papan neon box sekolah (rehab) 3.500.000 3.500.000 3.500.000 3.500.000
[Link] Pengadaan Baliho/spanduk Kegiatan Jadwal Ekskul dan Tambahan 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
[Link] Pengadaan acrylic sekolah (perbaikan) 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000
2.3 Rapat-rapat Dinas - - - -
2.3.1 Rapat dinas bulanan 9.180.000 9.180.000 9.180.000 9.180.000
2.3.2 Rapat Unsur Pimpinan 2.430.000 2.430.000 2.430.000 2.430.000
2.3.3 Rapat-rapat dengan Walas , guru dan tu 2.052.000 2.052.000 2.052.000 2.052.000
2.3.4 Rapat penyusunan program BOS 800.000 800.000 800.000 800.000
2.3.5 Rapat- sosialisasi Program BOS 3.200.000 3.200.000 3.200.000 3.200.000
2.3.6 Rapat- rapat penentuan Lulus 1.530.000 1.530.000 1.530.000 1.530.000
2.3.7 Rapat- rapat semester ganjil dan kenaikan kelas 3.060.000 3.060.000 3.060.000 3.060.000
2.3.8 Rapat kordinasi dan soisalisasi persiapan pelaksanaan SMA Rujukan -
2.4. Komite Sekolah - - - -
2.4.1 Konsumsi Rapat rutin Komite 4.900.000 4.900.000 4.900.000 4.900.000
2.4.2 Biaya konsumsi Rapat Paripurna 7.500.000 7.500.000 7.500.000 7.500.000
2.4.3 Biaya penggandan laporan Rapat Paripurna 1.125.000 1.125.000 1.125.000 1.125.000
2.4.4 Transport Rapat Komite 29.400.000 29.400.000 29.400.000 29.400.000
2.4.5 Studi Banding 25.000.000 - - -
2.4.6 Pengelola keuangan komite 36.000.000 36.000.000 36.000.000 36.000.000
3 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 603.197.750 603.197.750 603.197.750 603.197.750 -
3.1 Kegiatan Kesiswaan -
3.1.1 Penerimaan Peserta Didik Baru -
[Link] penggandaan formulir, biodata, model pakaianadm ppdb dll 2.086.950 2.086.950 2.086.950 2.086.950
[Link] Tes Penempatan/Replacement test (IQ)( tambahan) 35.400.000 35.400.000 35.400.000 35.400.000
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
[Link] Lembur Panitia PPDB 18.458.000 18.458.000 18.458.000 18.458.000
3.1.2 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
[Link] Transport penyuluh POLANTAS 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] transport tim ESQ 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
[Link] Lembur Panitia MPLS 2.700.000 2.700.000 2.700.000 2.700.000
[Link] Hadiah Peserta terbaik MPLS 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] Cetak Buku 5.400.000 5.400.000 5.400.000 5.400.000
[Link] Cetak Spanduk 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000
3.1.2 Pembinaan Iman Dan taqwa -
[Link] Pesantren Kilat -
[Link].1 Konsumsi pembina dan narasumber -
[Link].2 Insentif narasumber 4.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
[Link] Forum Annisa - - - -
[Link].1 Konsumsi - - - -
[Link].2 Insentif narasumber 3.750.000 3.750.000 3.750.000 3.750.000
[Link] ROHIS - - - -
[Link].1 Konsumsi Kajian Rutin - - - -
[Link].2 Insentif nara sumber 4.500.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link].3 Kegiatan Photo dan Poem Creative 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000
[Link].4 Semarak 1 Muharam 15.000.000 15.000.000 15.000.000 15.000.000
[Link] TAHFIZ - - - -
[Link].1 Konsumsi Kajian Rutin 1.800.000 1.800.000 1.800.000 1.800.000
[Link].2 Insentif mentor 4.500.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link] RADAR (Tranning Dasar 1)
[Link].1 Konsumsi 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000
[Link].2 Transportasi Peserta 2.100.000 2.100.000 2.100.000 2.100.000
[Link].3 Tiket masuk 900.000 900.000 900.000 900.000
[Link].4 Perlengkapan Out Bond 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] RADAR (Tranning Dasar 2)
3.2 Pembinaan OSN (Mat, Kim, Fis, Bio, Eko,Geo, Kebum, Astro,TIK) - - - -
3.2.1 Pelatihan tk sekolah - - - -
3.2.2. Lomba Tingkat Kabupaten - - - -
[Link] Makan dan Snack Pembina 14.400.000 14.400.000 14.400.000 14.400.000
[Link] Makan peserta 45.000.000 45.000.000 45.000.000 45.000.000
3.2.3 Lomba Tingkat Propinsi
[Link] Makan Peserta 1.575.000 1.575.000 1.575.000 1.575.000
[Link] Biaya pembinaan peserta OSN 21.060.000 21.060.000 21.060.000 21.060.000
3.3 Lomba Mapel TK Propinsi (B. Indo, Eko,Bio,Geo,Fis,Kim,Sosio)
[Link] Transport peserta lomba 9.800.000 9.800.000 9.800.000 9.800.000
[Link] Konsumsi peserta lomba 3.500.000 3.500.000 3.500.000 3.500.000
[Link] Konsumsi Guru pendamping 1.400.000 1.400.000 1.400.000 1.400.000
[Link] Insert lomba 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
[Link] Transport Lomba 81.000.000 81.000.000 81.000.000 81.000.000
[Link] Motivasi Guru pendamping 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
[Link] Motivasi siswa 1.225.000 1.225.000 1.225.000 1.225.000
3.4 Kegiatan tingkat nasional dan internasional 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000
3.5 Pengadaan Bahan Ajar
3.5.5. Pengadaan buku pegangan guru dan siswa
[Link] Pembelian buku referensi 283.842.800 283.842.800 283.842.800 283.842.800
[Link] Pengaandaan Soal UH
[Link] Remedial - - - -
[Link] Pengayaan - - - -
3.5.6 Penyelenggaraan Sekolah Aman
4 STANDAR PENILAIAN 562.345.750 562.345.750 562.345.750 562.345.750
4.1. Penyusunan Rancangan Penilaian
4.1.1 Pelaksanaan penilaian Pembelajaran
4.2.1. Tes diagnostik
4.2 Ujian dan Ulangan
4.2.1 Try Out Kls XII
[Link] Penggandaan Soal 12.566.400 12.566.400 12.566.400 12.566.400
[Link] Tambahan dana pengandaan soal - - - -
[Link] Pelaksanaan: - - - -
[Link].1 Konsumsi Pengawas dan Panitia 3.250.000 3.250.000 3.250.000 3.250.000
[Link].2 Uang Motivasi Pengawas - - - -
[Link].3 Uang lembur Panitia 2.520.000 2.520.000 2.520.000 2.520.000
[Link].4 Konsumsi pengawas dan panitia - - - -
4.2.2 Ulangan Harian - - - -
4.2.3 Ujian Tengah semester Ganjil - - - -
[Link] Pelaksanan ujian 7.875.000 7.875.000 7.875.000 7.875.000
[Link] Cetak soal 18.392.500 18.392.500 18.392.500 18.392.500
[Link] Biaya penggandaan Tengah Semester - - - -
[Link] Biaya Pelaksanaan:
[Link].1 Konsumsi Pengawas dan Panitia - - - -
[Link].2 Lembur Panitia 6.576.000 6.576.000 6.576.000 6.576.000
4.2.5 Ujian semester Ganjil - - - -
[Link] Pelaksanan ujian 7.875.000 7.875.000 7.875.000 7.875.000
[Link] Cetak soal 18.392.500 18.392.500 18.392.500 18.392.500
[Link] Biaya penggandaan Ujian Semester - - - -
[Link] Biaya Pelaksanaan: - - - -
[Link].1 Konsumsi Pengawas dan Panitia - - - -
[Link].2 Lembur Panitia 6.720.000 6.720.000 6.720.000 6.720.000
4.2.4. Ujian Tengah semester Genap - - - -
[Link] Pelaksanan ujian - - -
[Link] Cetak soal 17.465.000 17.465.000 17.465.000 27.495.100 27.495.100
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
[Link] Biaya penggandaan Tengah Semester - - 26.259.000 26.259.000
[Link] Biaya Pelaksanaan: - -
- -
[Link].1 Konsumsi Pengawas dan Panitia - -
18.900.000 18.900.000
[Link].2 Lembur Panitia 6.720.000 6.720.000 6.720.000
7.326.500 7.326.500
4.2.6. Ujian semester Genap - - -
1.900.000 1.900.000
[Link] Pelaksanan ujian - - -
45.549.500 45.549.500
[Link] Cetak soal 12.075.000 12.075.000 12.075.000
64.770.750 64.770.750
[Link] Biaya Pelaksanaan: - - -
6.810.000 6.810.000
[Link].1 Konsumsi Pengawas dan Panitia - - -
- -
[Link].2 Lembur Panitia 6.720.000 6.720.000 6.720.000
15.250.000 15.250.000
[Link].3 Uang Motivasi Pengawas - - -
4.2.7 Ujian Tingkat Kompetensi - - -
7.700.000 7.700.000
[Link] Lembur Panitia 5.280.000 5.280.000 5.280.000
3.750.000 3.750.000
4.2.8 Pelaksanaan Simulasi I UNBK
3.885.000 3.885.000
[Link] Honor Proktor dan Teknisi 4.800.000 4.800.000 4.800.000
1.200.000 1.200.000
[Link] Lembur Panitia 5.550.000 5.550.000 5.550.000
2.052.000 2.052.000
[Link] Konsumsi proktor, pengawas, panitia 5.860.000 5.860.000 5.860.000
4.2.9 Pelaksanaan Simulasi II UNBK
[Link] Honor Proktor dan Teknisi 4.800.000 4.800.000 4.800.000
[Link] Lembur Panitia 5.550.000 5.550.000 5.550.000 3.264.000 3.264.000
[Link] Konsumsi proktor, pengawas, panitia 5.860.000 5.860.000 5.860.000 2.244.000 2.244.000
4.2.10 Pelaksanaan Simulasi III UNBK 2.142.000 2.142.000
[Link] Honor Proktor dan Teknisi 2.400.000 2.400.000 2.400.000 3.264.000 3.264.000
[Link] Lembur Panitia 2.775.000 2.775.000 2.775.000
[Link] Konsumsi proktor, pengawas, panitia 2.980.000 2.980.000 2.980.000 2.244.000 2.244.000
4.2.11 Pra UNBK - - - 2.142.000 2.142.000
[Link] Pelaksanan ujian - - -
[Link] Setoran Sub Rayon 4.617.000 4.617.000 4.617.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Pengolahan nilai - - - 2.142.000 2.142.000
[Link] Biaya Pelaksanaan: 4.488.000 4.488.000
[Link] Konsumsi Pengawas dan Panitia 7.500.000 7.500.000 7.500.000
[Link] Lembur Panitia 3.360.000 3.360.000 3.360.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Transport Pengawas Silang - - - - -
4.2.12 Ujian Sekolah (US dan USBN ) - - - - -
[Link] Setoran Sub Rayon 8.550.000 8.550.000 8.550.000 8.550.000 8.550.000
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
[Link] Cetak soal 10.780.000 10.780.000 10.780.000 10.780.000 10.780.000
[Link] Biaya Pelaksanaan: 26.740.500 26.740.500 26.740.500 26.740.500 26.740.500
[Link] Konsumsi Pengawas dan Panitia 14.300.000 14.300.000 14.300.000 14.300.000 14.300.000
[Link] Konsumsi korektor 1.680.000 1.680.000 1.680.000 1.680.000 1.680.000
[Link] Lembur Panitia 6.720.000 6.720.000 6.720.000 6.720.000 6.720.000
[Link] Transport Pengawas - - -
[Link] Bahan habis pakai Praktek IPA 26.259.000 26.259.000 26.259.000 26.259.000
[Link] Alat Pratikum IPS - - - -
[Link] Alat Pratikum Bahasa - - - -
[Link] Alat Praktek Kesenian 18.900.000 18.900.000 18.900.000 18.900.000
[Link] Bahan Praktek kesenian 7.326.500 7.326.500 7.326.500 7.326.500
[Link] Alat Praktek Keterampilan 1.900.000 1.900.000 1.900.000 1.900.000
[Link] Alat Praktek Olahraga 45.549.500 45.549.500 45.549.500 45.549.500
[Link] Bahan Praktek Olahraga 64.770.750 64.770.750 64.770.750 64.770.750
[Link] Bahan Pembelajaran prakarya dan kewirausahaan 6.810.000 6.810.000 6.810.000 6.810.000
4.2.14 Ujian Nasional Berbasis Komputer - - - -
[Link] Pencerahan/Pembekalan UN 15.250.000 15.250.000 15.250.000 15.250.000
[Link] Pelaksanaan UNBK
[Link] Konsumsi Pengawas, proktor, teknisi dan Panitia 7.700.000 7.700.000 7.700.000 7.700.000
[Link] Honorarium proktor dan Teknisi 3.750.000 3.750.000 3.750.000 3.750.000
[Link] Lembur Panitia 3.885.000 3.885.000 3.885.000 3.885.000
[Link] Transpor Pengawas Silang 1.200.000 1.200.000 1.200.000 1.200.000
[Link] Foto kopy soal-soal siswa persiapan UNBK 2.052.000 2.052.000 2.052.000 2.052.000
4.3 Pengolahan Nilai
4.3.1 Pengolahan nilai Mid Semester I
[Link] Pegolahan nilai Mid semester I 3.264.000 3.264.000 3.264.000 3.264.000
[Link] Pengolahan nilai Mid Semester I kelas XII 2.244.000 2.244.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Pengolahan nilai Mid Semester I kelas X, XI ( E- Raport ) 2.142.000 2.142.000 2.142.000 2.142.000
4.3.2 Pengolahan nilai Semester I 3.264.000 3.264.000 3.264.000 3.264.000
[Link] Pegolahan nilai semester I
[Link] Pengolahan nilai Semester I kelas XII 2.244.000 2.244.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Pengolahan nilai Semester I kelas X, XI ( E- Raport ) 2.142.000 2.142.000 2.142.000 2.142.000
4.3.3. Pengolahan nilai Mid Semester II
[Link] Pegolahan nilai Mid semester II 2.244.000 2.244.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Pengolahan nilai Mid Semester II kelas XII 2.142.000 2.142.000 2.142.000 2.142.000
[Link] Pengolahan nilai Mid Semester II kelas X, XI ( E- Raport ) 4.488.000 4.488.000 4.488.000 4.488.000
4.3.4 Pengolahan nilai semester II
[Link] Pengolahan nilai Semester II kelas XII 2.244.000 2.244.000 2.244.000 2.244.000
[Link] Pengolahan nilai Semester I I kelas X, XI ( E- Raport ) 2.142.000 2.142.000 2.142.000 2.142.000
[Link] Pengolahan nilai Kelas XII (PDSS) 4.488.000 4.488.000 4.488.000 4.488.000
4.4. Pelaporan Penilaian
4.4.1 Cetak Blangko Rapor 12.500.000 12.500.000- 12.500.000- 12.500.000-
4.4.2 Album rapor siswa kls X 26.700.000 26.700.000 26.700.000 26.700.000
No Program dan Kegiatan Pagu Anggaran Sumber Dana
5 STANDAR KELULUSAN 520.698.500 520.698.500 520.698.500 520.698.500
5.1 Mengikuti Lomba Akademik & Non-Akademik
5.1.1 Kegiatan LCC Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara -
[Link] Tingkat Kabupaten -
[Link].1 Konsumsi Pelatihan Peserta 8.000.000 8.000.000 8.000.000 8.000.000
[Link].2 Konsumsi pembina 1.600.000 1.600.000 1.600.000 1.600.000
[Link] Tingkat Propinsi - - - -
[Link].1 Konsumsi Pelatihan Peserta - - - -
[Link].2 Konsumsi pembina 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] Tingkat Nasional - - - -
[Link].1 Uang Motivasi Siswa 2.750.000 2.750.000 2.750.000 2.750.000
[Link].2 Uang harian Guru Pendamping 5.500.000 5.500.000 5.500.000 5.500.000
[Link].3 Konsumsi L0mba 4.808.000 4.808.000 4.808.000 4.808.000
[Link].4 Lembur Pelatih - - -
[Link].5 Bantuan Transpor pesawat Pendamping - - - -
[Link].6 Baju Seragam Lomba 12.300.000 12.300.000 12.300.000 12.300.000
[Link].7 Transportasi dan akomudasi 9.057.000 9.057.000 9.057.000 9.057.000
[Link].8 Kegiatan pentas seni 1.420.000 1.420.000 1.420.000 1.420.000
[Link] Konsumsi peserta -
[Link] Konsumsi Pembina 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] Honor Pelatih 1.200.000 1.200.000 1.200.000 1.200.000
[Link] Konsumsi Lomba 25.000 25.000 25.000 25.000
5.1.3 Kegiatan Turnamen Sepak Bola - - - -
[Link] Tingkat Kabupaten - - - -
[Link].1 Bantuan Transport - - - -
[Link].2 Konsumsi 500.000 500.000 500.000 500.000
5.1.4 LPI
[Link] Uang motivasi siswa 600.000 600.000 600.000 600.000
[Link] Pengadaan baju peserta dan pelatih dan Pembina (LPI) 4.180.000 4.180.000 4.180.000 4.180.000
5.1.5 Kegiatan Turnamen Basket -
[Link] Tingkat Kabupaten -
5..[Link] Konsumsi Peserta 1.000.000
5..[Link] Konsumsi Pelatih -
5..[Link] Obat2an -
5..[Link] Honor Pelatih 600.000 - - -
[Link] Tingkat Propinsi - - - -
5.1.6 Kegiatan Turnamen Futsal - - - -
[Link] Tingkat Kabupaten - - - -
[Link] Tingkat Propinsi - - - -
5.1.7 Kegiatan Turnamen Silat - - - -
[Link] Tingkat Kabupaten - - - -
[Link].1 Konsumsi Peserta 500.000 500.000 500.000 500.000
[Link] Tingkat Propinsi - - - -
5.1.8 Kegiatan Lomba Musikalisasi Puisi - - - -
[Link] Tingkat Kabupaten - - - -
[Link].1 Konsumsi Latihan 500.000 500.000 500.000 500.000
5.1.9 Kegiatan Lomba Konstitusi UUD - - - -
[Link] Tingkat Propinsi - - - -
[Link].1 Konsumsi pelatihan Peserta 500.000 500.000 500.000 500.000
5.1.10 Kegiatan Lomba Karya Ilmiah - - - -
5.2 Kegiatan Lomba2 O2SN
5.2.1 Seleksi Tingkat Sekolah - - - -
[Link] Cabang pencak silat 4.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
[Link] Cabang karate 4.500.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link] Cabang Bulu tangkis
[Link] Konsumsi 4.500.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link] Sewa Lapangan 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
[Link] Cabang atletik
[Link] Konsumsi atlit 4.500.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link] Honor Pelatih 600.000 600.000 600.000 600.000
[Link] Cabang Tenis meja - - - -
[Link] Cabang Catur - - - -
[Link] Cabang Renang
[Link] Konsumsi 4.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
[Link] Sewa Kolam 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
[Link] Cabang Takraw - - - -
[Link] Konsumsi pelatih 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
5.2.2 Tingkat Kabupaten - - - -
[Link] Uang Lembur Pelatih dan motivasi 800.000 800.000 800.000 800.000
5.3 Kegiatan Lomba FL2SN - - - -
5.3.1 Konsumsi peserta (8cabang) dan pelatih 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
5.3.2 Transpor - - - -
1 2 5 6 7 8 9
5.3.3 Honor Pelatih - - - -
5.3.4 Konsumsi Guru pendamping - - - -
5.3.5 Lembur Pembina 12.500.000 - - -
5.3.6 Transportasi dan akomudasi 4.192.000 - - -
- - -
5.4 Biaya Konsultan -
- - -
5.4.1 Konsultan Sekolah -
500.000 500.000 500.000
5.5. Pelaksanaan Ujian - - - -
5.5.1 Penerbitan SKHUN/Ijazah 6.840.000 - - -
5.5.2 Penerbitan Transkrip nilai & kel baik 5.130.000 - - -
5.5.3 Sampul Ijazah/Fotocopy 8.550.000 500.000 500.000 500.000
5.5.4 Piagam penghargaan dan medali siswa - - - -
5.5.5 Penerbitan Ijazah dan SKHUN Sementara 3.762.000 - - -
5.5.6 Penerbitan buku induk kelas XII 4.488.000 500.000 500.000 500.000
- - -
5.6 Pembinaan Prestasi Bidang Non akademik
5.6.1
[Link] Bantuan Transport Pelatih Profesional 11.400.000 - - -
[Link] Konsumsi 86.473.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
[Link] Honor pelatih drum band 1.200.000 4.500.000 4.500.000 4.500.000
5.6.2
(Seni Lukis dan Gambar Poster, Bola Volley, Disain Grafis dan - 4.500.000 4.500.000 4.500.000
[Link] Konsumsi 8.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
[Link] ADM dan Kelengkapan latihan -
4.500.000 4.500.000 4.500.000
Pe
600.000 600.000 600.000
5.7 Pembinaan Pramuka
5.7.1 transportasi dan akomudasi 11.756.000 11.756.000 11.756.000 11.756.000
5.7.2 Pengadaan baju seragam pembinaan EKSKUL PRAMUKA wajib 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
- - -
5.8 Kegiatan OSIS
5.8.1 Pembentukan dan pembubaran Pengurus OSIS 3.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
5.8.2 Pelantikan OSIS 1.870.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
5.8.3 Rapat Paripurna/penyusunan Program OSIS 1.000.000 - - -
5.8.4 Rapat evaluasi program 1.800.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
5.8.5 Latihan kepemimpinan OSIS 3.000.000 - - -
5.8.6 Class metting 6.000.000 800.000 800.000 800.000
5.8.7 Kegiatan OSIS CUP 7.500.000 7.500.000 7.500.000 7.500.000
5.8.8 GESIT 15.000.000 15.000.000 15.000.000 15.000.000
5.8.9 Turnamen Basket 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000
5.8.10 Kegiatan HUTRI 21.890.000 21.890.000 21.890.000 21.890.000
5.8.11 Kegiatan Sumpah Pemuda 4.857.500 4.857.500 4.857.500 4.857.500
5.8.12 Kegiatan peringatan hari guru 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
5.8.13 Kegiatan Paskibraka - - - -
5.8.14 Bantuan kegiatan perpisahan kelas XII TP 2017/2018 34.200.000 34.200.000 34.200.000 34.200.000
5.8.15 Reward Kelas Terbaik / minggu 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000
5.8.16 Majalah OSIS - - - -
5.9 Penyusunan proposal dan pelaporan kegiatan - - -
5.9.1 Biaya Penyusunan Proposal - - -
5.9.2 Konsumsi penyusunan Laporan 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
5.9.3 Biaya Manajemen Pengelolaan 6.560.000 6.560.000 6.560.000 6.560.000
5.9.4 Biaya Transportasi pembelian alat 10.600.000 10.600.000 10.600.000 10.600.000
5.9.5 persiapan dan Koordinasi
[Link] ATK 800.000 800.000 800.000 800.000
[Link] Konsumsi 360.000 360.000 360.000 360.000
[Link] Transport Lokal 200.000 200.000 200.000 200.000
5.9.6 Penyusunan pelaporan kegiatan
[Link] Penggandaan 290.000 290.000 290.000 290.000
[Link] Dokumentasi dan Publikasi 300.000 300.000 300.000 300.000
[Link] Pengiriman Laporan 200.000 200.000 200.000 200.000
5.10 Perjalanan Dinas - - - -
5.10.1 Dalam Kecamatan - - - -
5.10.2 Dalam Kabupaten - - - -
[Link] Golongan II 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
[Link] Golongan III 8.300.000 8.300.000 8.300.000 8.300.000
[Link] Golongan IV 4.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
5.10.3 Luar Kabupaten Dalam Propinsi - - - -
[Link] Golongan II, III 35.460.000 35.460.000 35.460.000 35.460.000
[Link] Golongan IV 27.000.000 27.000.000 27.000.000 27.000.000
[Link] Transpor 17.180.000 17.180.000 17.180.000 17.180.000
5.10.4 Luar Kabupaten Luar Propinsi - - - -
[Link] Golongan III - - - -
[Link] Golongan IV - - - -
5.11 Kegiatan MGMP Guru
5.11.1 Kegiatan MGMP Guru 28.000.000 28.000.000 28.000.000 28.000.000
5.11.2 Bantuan Operasional sanggar MGMP 12.600.000 12.600.000 12.600.000 12.600.000
782.760.0
6 STANDAR PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN 00 782.760.000 782.760.000 782.760.000
6.1. Peningkatan Kompetensi Tenaga pendidik dan Tenaga Kependidikan
6.1.1 Kegiatan MKKS SMA Kab. Solok 3.600.000 3.600.000 3.600.000 3.600.000
6.1.2 Kegiatan MKTAS SMA/SMK Kab solok - - - -
6.1.3 - -
[Link] Tingkat propinsi 9.140.000 9.140.000 9.140.000 9.140.000
[Link] Tingkat Kabupaten - - -
6.1.4 Workshop Sosialisasi program SMA Rujukan - - -
6.1.5 IHT Analisis Silabus dan Pengembangan RPP
6.1.6 Workshop Implementasi E-Raport
6.1.7 Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi
6.1.9 Sosialisasi pendidikan keluarga
[Link] Transport Nara sumber 400.000 400.000 400.000 400.000
[Link] Transport peserta 2.900.000 2.900.000 2.900.000 2.900.000
[Link] Konsumsi 2.360.000 2.360.000 2.360.000 2.360.000
6.1.10 Menyelenggarakan Kelas Orang Tua dg tema Pengasuhan Positif
[Link] Transport Nara sumber 400.000 400.000 400.000 400.000
[Link] Transport peserta 2.950.000 2.950.000 2.950.000 2.950.000
[Link] Konsumsi 2.360.000 2.360.000 2.360.000 2.360.000
6.1.11
[Link] Transport Nara sumber 400.000 400.000 400.000 400.000
[Link] Transport peserta 3.300.000 3.300.000 3.300.000 3.300.000
[Link] Konsumsi 2.640.000 2.640.000 2.640.000 2.640.000
6.1.12 Menyelenggarakan Kelas Inspirasi
[Link] Transport Nara sumber 400.000 400.000 400.000 400.000
[Link] Konsumsi 3.240.000 3.240.000 3.240.000 3.240.000
[Link] Pameran Parya dan pentas seni Akhir tahun 6.000.000 6.000.000 6.000.000 6.000.000
[Link] Insentif Panitia 5.500.000 5.500.000 5.500.000 5.500.000
6.2. Belanja Pegawai
124.800.00
6.2.1 Honor PTT (8 orang ) 0 124.800.000 124.800.000 124.800.000
6.2.2 Honor Petugas penjaga sekolah dan K3 (3 orang ) 42.600.000 42.600.000 42.600.000 42.600.000
6.2.2 Honor Petugas penjaga sekolah dan K3 (3 orang ) 42.600.000 42.600.000 42.600.000 42.600.000
312.000.00
6.2.3 Honor GTT 0 312.000.000 312.000.000 312.000.000
6.2.4 Honor Petugas UKS ( 1 orang ) 8.400.000 8.400.000 8.400.000 8.400.000
6.2.5 Honor Sopir Bus Sekolah ( 1 orang ) 12.000.000 12.000.000 12.000.000 12.000.000
6.2.6 Lembur unsur pimpinan 61.200.000 61.200.000 61.200.000 61.200.000
6.2.7 Insentif KTU 10.200.000 10.200.000 10.200.000 10.200.000
6.2.7 Insentif staf TU ( 2 orang) 11.400.000 11.400.000 11.400.000 11.400.000
6.2.7 Lembur Wali Kelas 69.120.000 69.120.000 69.120.000 69.120.000
6.2.10 Lembur kepala Perpustakaan 3.600.000 3.600.000 3.600.000 3.600.000
6.2.12 Honor laboran bahasa 5.400.000 5.400.000 5.400.000 5.400.000
6.2.13 Honor laboran IPA 5.400.000 5.400.000 5.400.000 5.400.000
6.2.14 Lembur Pegawai 8.000.000 8.000.000 8.000.000 8.000.000
6.2.15 Belanja Honorarium PNS
[Link] Honorarium PPTK 5.700.000 5.700.000 5.700.000 5.700.000
[Link] Honorarium BPP 3.900.000 3.900.000 3.900.000 3.900.000
[Link] Honorarium Pengurus Barang Pembantu 3.600.000 3.600.000 3.600.000 3.600.000
6.2.16 Reward - - - -
[Link] Tingkat Provinsi 5.250.000 5.250.000 5.250.000 5.250.000
[Link] Tingkat Nasional 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
6.2.16 Bantuan transportasi PTT (11 0rg) - - - -
6.2.17 Bantuan transportasi GTT - - - -
7 STANDAR SARANA DAN PRASARANA 873.260.600 873.260.600 873.260.600 873.260.600
7.1 Pembiayaan Investasi
7.1.1 Pembangunan RKB 280.000.000 280.000.000 280.000.000 280.000.000
7.1.2 Pengadaan meja dan kursi kayu siswa - - - -
7.1.3 Pengadaan Baju drum Band - - - -
7.1.4 Pengadaan tambahan aksesoris Baju drum Band 5.060.000 5.060.000 5.060.000 5.060.000
7.1.5 Pengadaan Baju drum Band (mayoret ) - - - -
7.1.6 Pengadaan komputer siswa (PC) UNBK 330.000.000 330.000.000 330.000.000 330.000.000
7.1.7 Pengadaan Kursi lipat belajar siswa - - - -
7.1.8 Pengadaan Server UNBK 72.000.000 72.000.000 72.000.000 72.000.000
7.1.9 Pengadaan Headphone 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
7.1.10 Pengadaan UPS - - - -
7.1.11 Pengadaan peralatan pendukung UNBK dan intalasi LAN -
7.1.12 Pengadaan Piala peringkat kelas 10.730.000 10.730.000 10.730.000 10.730.000
7.1.16 Pengadaan Alat drumband 750.000 750.000 750.000 750.000
7.2 Perawatan/ rehab
7.2.1 Perawatan Taman dan halaman sekolah 18.902.000 18.902.000 18.902.000 18.902.000
7.2.2 Perbaikan saluran pembuangan saluran air 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
7.2.3 Perbaikan pagar samping sekolah 2.500.000 2.500.000 2.500.000 2.500.000
7.2.4 Perawatan gedung sekolah untuk pengecatan 49.500.000 49.500.000 49.500.000 49.500.000
7.2.8 Rehab Parkir kendaraan mobil dan motor 50.400.000 50.400.000 50.400.000 50.400.000
7.2.15 perbaikan Papan Tulis 2.400.000 2.400.000 2.400.000 2.400.000
1 2 5 6 7 8 9
7.2.16 Perawatan sarana olah raga
[Link] lapangan Basket 7.500.000 7.500.000 7.500.000 7.500.000
[Link] Pembuatan roda ring basket 1.600.000 1.600.000 1.600.000 1.600.000
7.2.18 BBM Mobil Komite (Solar) 3.083.600 3.083.600 3.083.600 3.083.600
7.2.19 Pajak Bus Komite 2016-2017 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
7.2.20 BBM Mesin Potong Rumput 5.200.000 5.200.000 5.200.000 5.200.000
7.2.21 Bantuan pembangunan pentas - - - -
7.3 Biaya asuransi keamanan dan keselamatan sekolah - - -
7.3.1 Asuransi Gedung Sekolah 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000
7.3.2 Bencana alam - - -
7.4 -
7.4.1 Transport Operator Dapodik 2.500.000 2.500.000 2.500.000 2.500.000
7.4.2 Konsumsi Operator 12.760.000 12.760.000 12.760.000 12.760.000
7.4.3 Aplikasi school media - - - -
7.4.4 Pembelian pulsa modem 375.000 375.000 375.000 375.000
7.4.5 pengembangan Website 4.000.000 4.000.000 4.000.000 4.000.000
7.5 Program pengelolaan lingkungan - - -
7.6 Pembinaan prestasi seni - - -
- - -
8 Barang & Jasa 640.817.430 640.817.430 640.817.430 640.817.430
8.1 Belanja Jasa Kantor
8.1.1 Pembiayaan Listrik 72.000.000 72.000.000 72.000.000 72.000.000
8.1.2 Pembiayaan PDAM 24.000.000 24.000.000 24.000.000 24.000.000
8.1.3 Pembiayaan Jaringan telpon 5.400.000 5.400.000 5.400.000 5.400.000
8.1.4 Pembiayaan Jaringan Internet (indihome) 32.814.000 32.814.000 32.814.000 32.814.000
8.2 Belanja Perangko, Materai dan benda Pos - - - -
8.2.1 Pengadaan perangko, materai dan jasa pos 3.780.000 3.780.000 3.780.000 3.780.000
8.3 Belanja Bahan Habis Pakai - - - -
8.3.1 Pengadaan ATK 162.538.500 162.538.500 162.538.500 162.538.500
8.3.2 Pengadaan alat dan bahan Kebersihan 48.235.750 48.235.750 48.235.750 48.235.750
8.3.3 Pengadaan peralatan kesehatan dan keselamatan 3.090.000 3.090.000 3.090.000 3.090.000
8.4 Belanja Cetak dan Penggandaan
8.4.1 Biaya Foto copy 40.143.380 40.143.380 40.143.380 40.143.380
8.4.2 Cetak 8.750.000 8.750.000 8.750.000 8.750.000
8.5 Belanja Alat Listrik dan elektronik
8.5.1 Pengadaan Alat Listrik 11.396.900 11.396.900 11.396.900 11.396.900
8.6 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
8.6.1 Pengadaan komputer PC , 25.000.000 25.000.000 25.000.000 25.000.000
8.6.2 Pengadaan laptop 9.450.500 9.450.500 9.450.500 9.450.500
8.6.3 Pengadaan Printer - - - -
8.6.3 Pengadaan lcd proyektor 16.071.000 16.071.000 16.071.000 16.071.000
8.7 Belanja makanan dan Minuman - - - -
8.7.1 Makan Minum Tamu 16.832.400 16.832.400 16.832.400 16.832.400 -
8.7.2 Makan Minum Rapat 80.960.000 80.960.000 80.960.000 80.960.000 -
8.8 Belanja Bahan Suku Cadang dan service
8.8.1 Perbaikan instalasi listrik (Tambah daya) 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000
8.8.2 Perbaikan Mesin kantor 650.000 650.000 650.000 650.000
8.8.3 Pemeliharaan Komputer
[Link] Pemeliharaan Komputer siswa 20.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000
[Link] Service dan perawatan Printer 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
[Link] Batery Laptop 1.775.000 1.775.000 1.775.000 1.775.000
[Link] Hardisk External - - - -
[Link] Modem flash - - - -
8.8.4 Perawatan Peralatan Kantor 5.210.000 5.210.000 5.210.000 5.210.000
8.8.5 Service Mobil Komite 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000
8.8.6 Service CCTV - - - -
8.8.7 Service dan bongkar pasang AC, Listrik 250.000 250.000 250.000 250.000
8.8.8 Perawatan dan perbaikan bel listrik - - - -
8.8.9 Pengembangan SDM - - - -
8.8.10 Humas dan Sosial - - - -
[Link] Kegiatan Publikasi/Dokumentasi - - - -
[Link] Langganan Koran harian 1.320.000 1.320.000 1.320.000 1.320.000
[Link] Langganan Majalah Mingguan 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000
[Link] Promosi Prestasi sekolah 7.650.000 7.650.000 7.650.000 7.650.000
[Link] Dokumentasi kegiatan sekolah - - - -
[Link] Kegiatan Sosial Sekolah - - - -
[Link].1 Ucapan Selamat/dan duka cita 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000
[Link].2 Honor Ustadz Wirid Bulanan 3.000.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000
[Link].3 Tunjangan lebaran (utk GTT/PTT) 14.000.000 14.000.000 14.000.000 14.000.000
8.8.11 Kegiatan Pengembangan Radio Sekolah - - - -
9 STANDAR ADIWIYATA 15.620.000 15.620.000 15.620.000 15.620.000 15.620.000
9.1 Kegiatan Sekolah Sehat
9.1.1 Persiapan penilaian Sekolah sehat - -
9.1.2 Kegiatan Polisi Sekolah 12.950.000 12.950.000 12.950.000 12.950.000
9.1.3 Kegiatan Palang Merah Remaja/PKS - - -
9.1.4 Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000
9.1.5 Lomba Kelas Teladan - - - -
9.1.8 Biaya (upah) Pengangkutan pembuangan sampah 1.670.000 1.670.000 1.670.000 1.670.000
JUMLAH PENGELUARAN [Link] 4.087.365.00035 [Link] [Link]
BAB VII
PENUTUP
Rencana Kerja Jangka Menengah SMAN 1 Gunung Talang merupakan dokumen perencanaan
jangka menengah yang disusun dengan berpedoman pada hasil Analisis Evaluasi Diri Sekolah
Demikian, dengan ditetapkannya visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, program dan kegiatan yang
sudah diharmonisasikan dengan kebijakan perencanaan pendidikan di Provinsi Sumatera Barat dan
kebijakan pembangunan pendidikan nasional, diharapkan menjadi acuan pelaksanaan pengelolaan dan
penyelenggaraan sekolah selama empat tahun ke depan, sehingga dapat mewujudkan tujuan
pendidikan nasional.
Lunang, Juli 2020
Kepala Sekolah,
SRI LESTARI, [Link]
NIP. 19770215 200502 2 002