AD/ART Kelompok Tani Aren Bersama
AD/ART Kelompok Tani Aren Bersama
(AD)
ANGGARAN DASAR
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN, DAN RUANG LINGKUP
Pasal 1
2) Dalam Anggaran Dasar ini disebut: Kelompok Tani “Aren Bersama ” Yang berkedudukan di:
a) Dusun : Pancuran
b) Desa : Terong
c) Kecamatan : Deli Tua
d) Kabupaten : Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara
3) Ruang Lingkup Kelompok Tani Tani “ Aren Bersama” meliputi :petani yang berdomisil di Dusun
Pancuran.
BAB II
AZAS,TUJUAN, DAN LANDASAN
Pasal 2
1) Kelompok Tani Tani “ Aren Bersama” ber-azaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2) Tujuan :
e) Menggalang persatuan dan kesatuan Petani Memperkuat posisi tawar dan jaringan
komunikasi anggota.
3) Landasan
Untuk mencapai tujuan diatas, maka Kelompok Tani “ Aren Bersama” menyelenggarakan kegiatan
usaha sebagai berikut :
a. Mengusahakan pemupukan modal yang berasal dari simpanan anggota dan usaha lain yang sah
dan tidak bertentangan dengan tujuan Kelompok Tani .
b. Memberikan pelayanan pembiayaan kepada anggota untuk kegiatan–kegiatan produktif
melalui pelayanan yang cepat, layak dan tepat sasaran.
c. Mengusahakan program pelatihan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan anggota.
d. Menjalin kerjasama/kemitraan dengan pihak ketiga.
BAB IV
FUNGSI DAN PERAN KELOMPOK TANI
Pasal 4
b) Membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki anggota yang membawa dampak
positif untuk meningkatkan usaha dan pendapatan.
BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 5
1) Anggota Kelompok Tani adalah merupakan pemillik dan sebagai pengguna kegiatan serta usaha
yang dijalankan Kelompok
3) Yang dapat diterima menjadi anggota Kelompok adalah mereka (para petani) yang mempunyai
kegiatan usaha tani on farm (budidaya) maupun off farm (pengolahan) di wilayah dusun Pancuran
yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
b) Telah menyetujui isi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga yang telah disepakati dalam
Rapat Anggota.
4) Keanggotaan didasarkan atas kesadaran, kerelaan dan kesungguhan untuk ikut berperan aktif
dalam kegiatan Kelompok Tani.
5) Penerimaan dan pemberhentian anggota Kelompok ditentukan oleh Rapat Anggota Kelompok
dan rapat-rapat khusus yang diselenggarakan dengan memperhatikan usul dan saran dari
penasehat dan Pembina.
6) Mulai dan berakhirnya keanggotaan Kelompok berlaku dan hanya dapat dibuktikan dengan
catatan dalam buku daftar anggota.
Pasal 6
1) Keanggotaan Kelompok Tani Sipatuo melekat pada diri anggota (kelompok tani) dan tidak bisa
dipindah tangankan kepada orang lain dengan dalih apapun.
2) Anggota yang diberhentikan berhak memperoleh kembali simpanan pokok dan simpanan wajib,
sesuai dengan simpanan yang terdaftar di dalam Kelompok Tani
3) Anggota yang melanggar ketentuan anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan hasil rapat
anggota dapat diberhentikan atas persetujuan rapat pengurus Kelompok Tani dan dinyatakan
secara tertulis.
4) Anggota yang telah mengundurkan diri dari keanggotaan Kelompok Tani dapat diterima kembali
atas persetujuan pengurus Kelompok Tani
5) Anggota yang telah diberhentikan berdasarkan keputusan rapat pengurus tidak dapat diterima
kembali menjadi anggota Kelompok Tani
6) Yang disebut anggota aktif adalah anggota yang melaksanakan keputusan hasil rapat.
BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 7
Setiap anggota mempunyai hak :
d) Memahami dan mengetahui pembukuan Kelompok pada setiap saat atau pada saat Rapat
Anggota.
e) Mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang sama dari kegiatan usaha yang dijalankan Kelompok.
f) Mendapatkan SHU (Sisa Hasil Usaha) sesuai dengan aktivitas kegiatan yang dilakukan anggota
Kelompok (proporsional).
g) Mendapat sisa hasil penyelesaian apabila Kelompok dibubarkan atau berhenti dari keanggotaan.
Pasal 8
b) Mematuhi ketentuan yang ada dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Keputusan-
keputusan rapat serta peraturan khusus yang telah disepakati dalam rapat anggota.
d). Menyetorkan simpanan pokok dan simpanan wajib yang besarannya telah disepakati bersama
kepada Kelompok Tani yang menjadi kelompoknya
e) Membayar simpanan iuran kelompok yang telah disepakati terhitung mulai terdaftar sebagai
anggota
g) Setiap anggota Kelompok Tani berhak Menghadiri, menyampaikan pendapat dan memberi suara
dalam rapat anggota Memilih dan dipilih menjadi anggota pengurus Mengemukakan pendapat
atau saran kepada pengurus Mendapat pelayanan dari pengurus.
Pasal 9
Berakhirnya keanggotaan bilamana :
a) Kelompok dibubarkan.
BAB VI
MUSYAWARAH ANGGOTA
Pasal 10
1) Musyawarah anggota adalah rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota kelompok dan merupakan
kekuasaan tertinggi dalam Kelompok.
2) Musyawarah Anggota dilakukan secara teratur paling sedikit satu kali dalam setahun dan jika
diperlukan dapat dilakukan Musyawarah Anggota Luar Biasa.
4) Setiap keputusan yang diambil dalam Musyawarah anggota sejauh mungkin diambil secara
musyawarah untuk mufakat. Jika tidak dapat tercapai mufakat, maka keputusan diambil
berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang hadir dan memiliki hak suara di dalam rapat.
a) Atas permintaan tertulis sekurang-kurangnya 1/10 (satu per sepuluh) jumlah anggota.
Pasal 11
1) Musyawarah Anggota dikatakan sah jika dihadiri oleh lebih dari separuh anggota yang memiliki
hak suara (50%+satu).
2) Jika Musyawarah Anggota tidak berlangsung karena tidak memenuhi kuorum sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1). pasal ini, maka Musyawarah Anggota ditunda untuk paling lama 7
(tujuh) hari atau berdasarkan hasil keputusan pengurus.
3) Anggota yang tidak hadir dalam Musyawarah Anggota tidak dapat mewakilkan hak suara kepada
anggota lain.
BAB VII
PENGURUS
Pasal 12
2) Yang dapat dipilih menjadi pengurus Kelompok adalah yang memenuhi syarat-syarat sebagai
berikut :
a) Memiliki sifat jujur, aktif, terampil bekerja, dan berdedikasi terhadap kelompok.
c) Mempunyai pengetahuan dan wawasan yang cukup baik terhadap kelompok dan tata
laksana kelompok.
Pasal 13
1) Masa jabatan pengurus yaitu 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali berdasarkan keputusan
Musyawarah Anggota.
3) Bilamana seorang pengurus berhenti sebelum masa jabatan habis, maka Musyawarah Anggota
dapat memilih dan mengangkat penggantinya.
Pasal 14
a) Meninggal dunia.
BAB VIII
TUGAS,KEWAJIBAN, DAN HAK PENGURUS
Pasal 15
1) Pengurus bertugas untuk :
d) Membuat laporan pembukuan dan pengadministrasian yang rapi dan dapat dipahami oleh
anggota.
e) Membuat usulan-usulan kegiatan program dan proyeksi usaha yang akan dijalankan oleh
kelompok.
f) Setiap anggota pengurus kelompok diwajibkan menanggung segala kerugian yang disertai
oleh kelompok yang diakibatkan oleh kelalaiannya dalam melakukan tugas.
c) Karyawan dapat diberikan imbalan yang layak sesuai dengan kemampuan kelompok.
BAB IX
KAS KELOMPOK
Pasal 16
1) Kas kelompok bersumber dari :
BAB X
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 17
1) Ketentuan perubahan terhadap Anggaran Dasar ini hanya dapat dilakukan apabila mendapat
sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) suara dari jumlah anggota yang hadir dan memiliki suara
dalam Musyawarah Anggota.
2) Bilamana terjadi perubahan terhadap Anggaran Dasar ini, maka perlu dibuatkan catatan
perubahan Anggaran Dasar dan disampaikan kepada seluruh anggota.
BAB XI
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 18
Bilamana ada keputusan-keputusan yang baru disepakati oleh Musyawarah Anggota, maka
keputusan tersebut dimasukkan sebagai aturan tambahan yang juga harus dipatuhi oleh seluruh
anggota.
BAB XII
PENUTUP
Pasal 19
1) Ketentuan-ketentuan yang ada dalam Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak ditetapkan oleh
Musyawarah Anggota.
2) Hal-hal yang bersifat lebih operasional akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
Mengetahui,
Mengetahui
Kepala BPP Kec. Tanralili
BAB I
PRINSIP ORGANISASI
Pasal 1
Sebagai suatu organisasi Kelompok Tani yang bergerak dibidang pertanian, perikanan, peternakan
dan perkebunan dibentuk atas kesadaran, keinginan dan I’tikad dari para petani, peternak dan
pekebun yang bertempat di Desa ….. Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang Propinsi
Sumatera Utara. Selaku Kelompok Tani selalu berusaha meningkatkan mutu dan hasil petanian
dengan teknologi-teknologi yang diberikan dan dibina oleh pemerintah. Secara aktif berpartisipasi
turut membantu usaha pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang pertanian,
perikanan, peternakan dan perkebunan. Sebagai kelompok tani mempunyai Badan Pengurus yang
mengerti dan bertangung jawab serta senantiasa dapat bekerja sama dengan pemerintah guna
memelihara persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara.
BAB II
SEKRETARIAT,CAP DAN WILAYAH KERJA
Pasal 2
1) Sekretariat Kelompok Tani ” Aren Bersama” bertempat di Dusun Pancuran Desa Terong
Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara .
2) Kelompok Tani ”Aren Bersama” dapat membuka tempat- tempat pelayanan sehingga mudah
dijangkau oleh anggota dan memudahkan anggota untuk mendapatkan pelayanan.
3) Kelompok Tani “Aren Bersama” mempunyai cap yang menunjukan oranisasi dan tempat
Kelompok Tani “Tani Makmur”
4) Ketentuan mengenai cap sebagaimana dimaksud dalam ayat 3 pasal ini serta penggunaannya
diatur dalam peraturan khusus Kelompok Tani ” Aren Bersama ”.
5) Wilayah kerja Kelompok Tani ” Aren Bersama ” meliputi area Dusun Pancuran .
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 3
Anggota kelompok tani merupakan petani yang sedang melakukan kegiatan usaha tani diwilayah
kelompok, yang bersedia bergabung secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan serta mematuhi
AD/ART kelompok tani.
Pasal 4
3). Memiliki lahan pertanian yang sedang diusahakan diwilayah kelompok tani.
4). Sanggup melaksanakan dan mentaati ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kelompok Tani
5). Sanggup membayar lunas simpanan Pokok dan simpanan wajib serta iuran kas yang besarnya
ditetapkan dalam musyawarah kelompok.
6). Keanggotaan Kelompok tani harus tercatat dalam daftar buku keanggotaan
BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 5
3). Mengembangkan dan memelihara kebersamaan dalam pelaksanaan organisasi dan usaha
kelompok tani berdasarkan azas kekeluargaan.
4). Membayar simpanan pokok sebesar Rp 5.000.-,/orang dan simpanan wajib Rp.1.000.-/
orang/lapan (40 hari sekali)
Pasal 6
1). Menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota
2). Memilih dan atau dipilih menjadi pengurus Kelompok Tani ” Aren Bersama ”
4). Mengemukakan pendapat atau saran kepada pengurus di luar rapat, baik diminta maupun tidak
6). Mendapat keterangan mengenai perkembangan Kelompok Tani ” Aren Bersama ” menurut
ketentuan yang berlaku
7). Melakukan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha Kelompok Tani ” Aren Bersama ”
menurut ketentuan yang berlaku
Pasal 7
a. Melanggar ketentuan atau menyimpang dari ketentuan yang telah disepakati dalam rapat
anggota.
– Tidak menghadiri rapat sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa pemberitahuan resmi.
5) Anggota berhenti berdasarkan alasan sebagaimana yang termaktub dalam pasal 7 Bab IV dicoret
dari buku daftar anggota dan keanggotaannya dihapus sejak tanggal pencoretan.
6). Anggota yang berhenti wajib segera menyelesaikan hutang-piutangnya dan tidak dibenarkan lagi
hadir atau memberikan suara dalam rapat anggota.
BAB V
RAPAT ANGGOTA
Pasal 8
1) Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kelompok tani
2) Dalam rapat anggota, tiap anggota mempunyai hak suara yang sama yaitu, satu anggota satu
suara.
3) Rapat anggota di adakan sekurang-kurangnya 1 (satu ) kali dalam setahun dan setiap waktu juga
dapat mengadakan rapat jika dipandang perlu.
4) Syahnya rapat anggota dan syahnya keputusan rapat anggota ditentukan oleh quorum yang
ditentukan oleh rapat anggota yang dihadiri minimal dua per tiga dari anggota yang hadir.
5) Dalam hal rapat anggota tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi quorum yang
ditetapkan maka dapat ditetapkan bahwa rapat anggota tersebut ditunda dengan batas waktu
penundaan tersebut dapat ditetapkan sendiri oleh rapat anggota.
6) Keputusan rapat anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat. Dan untuk
mencapai kata mufakat maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dari jumlah
anggota yang hadir.
BAB VI
TUGAS, FUNGSI DAN WEWENANG
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN DAN RAPAT ANGGOTA LUARA BIASA
Pasal 9
Tugas, fungsi dan wewenang rapat anggota tahunan antara lain menetapkan :
1) Rencana kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja serta pengesahan laporan
keuangan.
2) Kewenangan pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
Pasal 10
1) Kewenangan untuk menetapkan pinjaman kredit yang melebihi kewenangan yang telah
diputuskan rapat anggota sebelumnya.
2) Menetapkan perluasan usaha.
3) Memberi penyuluhan terkait masalah pertanian.
4) Memberhentikan sementara pengurus dan atau anggota atas tindakan yang menyalahi Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) atau keputusan rapat anggota dan sekaligus
mengangkat caretaker atau pengganti sementara pengurus.
BAB VI
PENGATURAN RAPAT ANGGOTA
Pasal 11
Dalam pengaturan rapat anggota perlu diatur ketentuan mengenai :
1) Undangan Rapat
2) Acara Rapat
3) Waktu Rapat
4) Notulen Rapat
5) Semua keputusan rapat anggota harus dibuat dalam berita acara rapat anggota dan disyahkan
oleh rapat anggota.
6) Untuk undangan dan kehadiran anggota dalam rapat anggota harus tertulis.
BAB VII
PENGURUS
Pasal 12
1) Pengurus Kelompok Tani Sipatuo dipilih dari dan oleh rapat anggota atau rapat pengurus.
2) Yang dapat dipilih sebagai pengurus Kelompok Tani adalah yang memenuhi syarat :
a. Tercatat sebagai anggota kelompok tani mengacu pada bab IV pasal 5 dan 6 Anggaran
Dasar ini.
b. Jujur, aktif, terampil, berdedikasi dan memiliki kemampuan dalam mengelola dan
memajukan Kelompok Tani
c Dipilih menjadi pengurus dalam rapat anggota atau rapat pengurus Kelompok Tani dengan
jumlah suara lebih dari 2/3 dari jumlah suara keseluruhan.
3). Pengurus melaksanakan segala ketentuan yang tercantum dalam AD/ART, Peraturan
Khusus,Keputusan rapat pengurus dan Keputusan Rapat Anggota Kelompok Tani ‘Aren
Bersama”
4). Disahkan dengan Berita Acara dan penandatanganan Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus
Kelompok Tani .
Pasal 13
1) Masa jabatan pengurus berlangsung selama 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali maksimal 3
kali masa jabatan.
2) Setelah masa jabatan pengurus selesai, pengurus dapat dipilih kembali berdasarkan hasil rapat
anggota atau rapat pengurus.
3) Apabila pengurus mengundurkan diri sebelum masa jabatannya selesai maka penggantian
pengurus dilakukan selambat – lambatnya 1 (satu) bulan dan pemilihannya didasarkan pada bab
V pasal 7 Anggaran dasar ini.
Pasal 14
1). Kewajiban pengurus :
a. Memimpin organisasi Kelompok Tani Sipatuo
b. Menyelenggarakan rapat anggota, rapat pengurus dan rapat – rapat lain.
c. Melaksanakan hasil keputusan rapat anggota, rapat pengurus dan rapat – rapat lain.
b. Mengadakan hubungan langsung dengan pihak ketiga.
c. Menyelenggarakan administrasi organisasi dan keuangan dengan tertib.
d. Publikasi kegiatan organisasi.
2). Hak Pengurus :
a. Melakukan tindakan hukum untuk dan atas nama Kelompok Tani
b. Menerima uang kehormatan sesuai dengan keputusan hasil rapat anggota.
c. Mengusulkan rapat anggota luar biasa.
BAB VIII
PENGAWAS
Pasal 15
1) Pengawas Kelompok Tani ” Aren Bersama ” sekurang-kurangnya terdiri dari 1 (satu) orang ketua
dan 1 (satu) orang anggota.
2) Sebelum melaksanakan tugasnya, pengawas Kelompok Tani ” Aren Bersama ” harus
mengucapkan sumpah dan janji.
3) Pengucapan sumpah dan janji pengurus dilaksanakan di depan musyawarah anggota Kelompok
Tani Aren Bersama dan disaksikan oleh pimpinan rapat.
4) Setiap pengawas setelah mengucapkan sumpah dan janji, termasuk saksi-saksi harus
menandatangani berita acara pengucapan janji.
5) Serah terima jabatan pengawas lama kepada pengawas baru selambat lambatnya 1 (satu) bulan
setelah dipilih.
BAB IX
ADMINISTRASI
Pasal 16
1) Kelompok Tani “ Aren Bersama” menyelenggarakan pembukuan organisasi.
(2) Tahun buku Kelompok Tani “ Aren Bersama” berjalan dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31
Desember. Tahun berjalan.
BAB X
PERTEMUAN ANGGOTA, RAPAT PENGURUS, RAPAT ANGGOTA
Pasal 17
(1) Pertemuan anggota adalah pertemuan Kelompok Tani (dihadiri oleh anggota yang tergabung
dalam kelompok tani)
(2) Rapat pengurus Kelompok Tani “ Aren Bersama” adalah Rapat pengurus yang dihadiri oleh
pengurus Kelompok Tani “ Aren Bersama
(3) Rapat pengurus pada pasal 14 ayat 2 dilakukan 1 kali dalam 1 (satu) bulan yang tanggalnya
disepakati oleh pengurus.
(4) Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam Kelompok Tani “ Aren
Bersama”
(5) Setiap anggota mempunyai satu suara dalam rapat anggota.
(6) Rapat anggota diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun.
(7) Rapat anggota luar biasa dapat diadakan, bilamana :
a. Atas kehendak pengurus.
b. Atas permintaan tertulis dari 1/10 jumlah anggota.
(8) Tanggal dan tempat serta acara rapat anggota harus diberitahukan sekurang-kurangnya 3 hari
sebelum rapat dilaksanakan.
(9) Undangan rapat anggota disertai dengan laporan keuangan.
(10) Satu undangan rapat anggota, hanya berlaku untuk satu orang.
Pasal 18
(1) Rapat anggota dianggap sah, apabila dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota.
(2) Jika rapat anggota tidak dapat berlangsung karena tidak memenuhi ketentuan pada ayat 1,
maka rapat anggota dapat ditunda.
(3) Rapat anggota kedua dilaksanakan maksimum 3 bulan setelah penundaan rapat anggota.
(4) Apabila rapat anggota kedua tidak dapat dilaksanakan karena tidak mencapai quorum, maka
diadakan rapat anggota luar biasa.
(5) Keputusan rapat anggota diambil berdasarkan hikmah kebijaksanaan dalam musyawarah.
(6) Apabila tidak tercapai kata mufakat, maka keputusan rapat diambil berdasarkan suara
terbanyak dari anggota yang hadir.
(7) Anggota yang tidak hadir, tidak dapat mewakilkan suaranya kepada anggota yang lain.
Pasal 19
Untuk mengubah anggaran dasar harus diadakan rapat anggota khusus yang dihadiri 2/3 dari jumlah
anggota dan keputusan harus disetujui dengan suara terbanyak dari jumlah anggota yang hadir.
BAB XI
KEUANGAN ORGANISASI
Pasal 20
Keuangan organisasi kelompok tani bersumber dari simpanan pokok anggota, sumbangan lain yang
syah, dan usaha kelompok tani yang syah yang tidak bertentangan dengan peraturan Pemerintah
Republik Indonesia.
1) Sisa Hasil Usaha (SHU) merupakan pendapatan Kelompok Tani yang diperoleh dalam satu
tahun tutup buku, setelah dikurangi pajak dan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam satu tahun
berjalan.
2) Pembagian SHU digunakan untuk :
a. Anggota sesuai dengan jasanya
b. Anggota sesuai dengan simpanannya
c. Cadangan modal
d. Dana pengurus dan pengawas
e. Dana sosial.
f. Perhitungan besarnya pembagian SHU diatur lebih lanjut dalam
b. Anggaran Rumah Tangga (ART) Kelompok Tani ‘’ Aren Bersama”
BAB XII
PEMBUBARAN DAN PENYELESAIAN
Pasal 22
(1) Dalam keadaan darurat, seperti pada pasal 19 ayat 2 sampai dengan 4 anggaran dasar ini, maka
pemerintah dapat mengangkat seseorang atau beberapa orang penyelesai yang mempunyai
hak, wewenang dan kewajiban sebagai berikut :
a. Melakukan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama Kelompok Tani “Aren Bersama “
serta mewakilinya di depan pengadilan.
b. Mewujudkan segala keterangan yang diperlukan.
c. Memanggil pengurus, anggota dan bekas anggota, baik satu persatu maupun bersama
untuk dimintai keterangan.
d. Mempergunakan sisa kekayaan Kelompo Tani “Aren Bersama “ untuk menyelesaikan sisa
kewajiban Kelompok “Aren Bersama “
e. Menetapkan penyimpanan dan penggunaan segala arsip Kelompok “Aren Bersama “ .
f. Menetapkan pembayaran biaya penyelesaian yang dilakukan oleh pemerintah, maka
penyelesai membuat berita acara tentang penyelesaian itu.
g. Setelah berakhir penyelesaian menurut jangka waktu yang ditetapkan oleh pemerintah,
maka penyelesai membuat berita acara tentang penyelesaian itu.
(2) Pembayaran biaya penyelesaian didahulukan daripada pembayaran hutang lainnya.
BAB XIII
ANGGARAN RUMAH TANGGA DAN PERATURAN KHUSUS
Pasal 24
(1) Rapat anggota menetapkan ART (Anggaran Rumah Tangga) dan atau peraturan khusus, yang
memuat peraturan pelaksanaan dari pada ketentuan anggaran dasar dan tidak boleh
bertentangan dengan anggaran dasar ini.
(2) Penetapan perubahan ART (Anggaran Rumah Tangga) dan peraturan khusus dinyatakan syah
apabila disetujui oleh lebih dari 50 % peserta yang hadir dalam rapat anggota.
BAB XIV
MUSYAWARAH ANGGOTA
Pasal 25
1) Pengurus Kelompok Tani ” Aren Bersama ” dapat membentuk panitia, 1 (satu) bulan sebelum
musyawarah anggota dilaksanakan.
2) Pemilihan pengurus sebelumnya dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Apabila belum ada
kata mufakat, dapat dilakukan pengambilan suara terbanyak. Apabila ada dua calon pengurus
atau lebih, dan ada suara yang sama, dapat diulangi kembali kecuali salah satu ada yang
mengundurkan diri.
Pasal 26
BAB XV
SISA HASIL USAHA
Pasal 27
BAB XVI
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 28
1) Perubahan terhadap ART (Anggaran Rumah Tangga) dapat diputuskan oleh 50 % + 1 dari
anggota yang hadir dalam musyawarah anggota, setelah memenuhi quorum sesuai dengan
ketentuan anggaran dasar.
2) Salinan perubahan yang akan diajukan beserta pemberitahuan secara tertulis mengenai rapat
yang akan diadakan harus disampaikan kepada anggota sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari
sebelum musyawarah.
3) Perubahan terhadap ART (Anggaran Rumah Tangga) dilakukan sepanjang tidak bertentangan
dengan :
a) UUD 1945
b) Anggaran Dasar Kelompok Tani ” Aren Bersama ”
c) Prinsip – prinsip dan standar organisasi Kelompok Tani ” Aren Bersama ”
BAB XVII
P E N U T U P
Pasal 29
1) Setiap perubahan atau penyempurnaan ART (Anggaran Rumah Tangga) ini harus diputuskan
dalam musyawarah anggota.
2) Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran rumah tangga ini akan diatur kemudian dalam
peraturan khusus Kelompok Tani ” Aren Bersama ”.
3) ART (Anggaran Rumah Tangga Kelompok) Tani “Tani Makmur” ini berlaku sejak ditetapkan.
Mengetahui,
Mengetahui
Kepala BPP Kec. Tanralili