MODUL AJAR
A. IDENTITAS SEKOLAH
Satuan Pendidikan SMK N 1 Timpeh
Mata Pelaara Pendidikan Bahasa Indonesia
Kelas/Semester VIII / 1
Fase D
Elemen Membaca dan memirsa
Capaian Pembelajaran Peserta didik memahami informasi beberapa gagasan,
pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis
teks misalnya teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan
eksposisi dari teks visual dan audiovisual untuk
menemukan makna yang tersurat dan tersirat
Tujuan Pembelajaran Siswa
Alokasi Waktu 2 JP
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kreatif Dapat bergerak dengan cepat lihai dan benar
D. SARANA DAN PRASARANA
Media Bola Plastik dan Tongkat Pemukul
Sumber Belajar laman e-learning,e-book,buku bacaan,Youtube dsb.
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Reguler
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model : Problem Based Learning
Pendekatan : saintifik
Metode : Tanya jawab,diskusi,penugasan., praktek
A. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
Guru menyiapkan buku guru dan buku peserta didik bahasa Indonesia kelas 3
kurikulum merdeka.
Guru menyiapkan sarana prasarana pembelajaran yang dibutuhkan selama kegiatan
pembelajaran.
Guru mengingatkan siswa untuk mempersiapkan buku tulis, alat tulis dan alat warna.
B. KEGIATANPEMBELAJARAN
Pendahuluan Mengucap salam, mengajak berdoa
Mengecek kehadiran dan mengondisikan peserta
didik.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan
menjelaskan kegiatan selama dilapangan
Inti Guru memerintahkan peserta didik pemanasan
Pembagian peserta didik menjadi 4 kelompok
Guru menjelaskan teknik lemparan
Peserta didik diperintahkan mempraktekan
Guru menjelaskan teknik tangkapan
Peserta didik mempraktekan
guru menjelaskan teknik pukulan
peserta didik mempraktekan
guru bersama peserta didik mempersiapkan
permainan bola kasti
guru bermain bola kasti sesuai arahan guru
Penutup guru bersama siswa berbaris
guru dan peserta didik berdoa.
G. ASESMEN
Asesmen Formatif Tugas kelompok dan praktek
Asesmen Sumatif Praktek
a. Komptensi yang dinilai
Kompetensi sikap yang menunjukkan kreativitas dan kesopanan peserta didik dalam
pembelajaran
Kompetensi pengetahuan: Kemampuan peserta didik untuk memahami dan mempraktekkan
gerakan dengan benar
b) Bagaimana assesmen dilakukan
1) Penilaian sikap dilakukan dengan teknik observasi/ mengamati sikap peserta didik dalam
kegiatan pembelajaran.
2) Penilaian pengetahuan melalui tes tertulis
c. Kriteria Penilaian
1) Penilaian Sikap
Kriteria Skor 5 Skor 4 (Baik) Skor 3 Skor 2 Skor 1 (Tidak
Sikap (Sangat Baik) (Cukup) (Kurang) Memadai)
Kesopana Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
n selalu men- sering me- kadangkadan jarang me- tidak menun-
unjukkan si- nunjukkan si- g nunjukkan si- jukkan sikap
kap dan tin- kap dan tin- menunjukkan kap dan tin- atau tindakan
dakan yang dakan yang sikap dan tin- dakan yang yang men-
mencerminka mencerminka dakan yang mencerminka cerminkan
n kesopanan n kesopanan mencerminka n kesopanan kesopanan
n kesopanan
Kreatif Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
pemikiran pemikiran pemikiran pemikiran pemikiran
kreatif dan kreatif dalam cukup kreatif kurang kreatif sangat kurang
inovatif menyelesaika dalam dalam kreatif dalam
dalam n masalah menyelesaika menyelesaika menyelesaika
menyelesaika n masalah n masalah n masalah
n masalah
Pedoman Penskoran:
5= sangat baik
4 = baik
3 = cukup
2 = kurang
1 = sangat kurang
C. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang menguasai materi dengan sangat baik,yaitu
dengan cara memberikan ragam soal yang tingkatannya lebih tinggi.
Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum menguasai materi dengan baik, yaitu
dengan cara memberikan pengulangan materi dasar serta materi spesifik yang kurang dikuasai
dan menurut tingkat kesukaran dari pertanyaan yang diberikan oleh peserta didik.
0 - 40% (Belum mencapai, remedial diseluruh bagian)
41 – 65% (belum mencapai ketuntasan, remedial se bagian yang diperlukan)
66 – 85% (Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial)
86 – 100% (Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih)
D. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU
REFLEKSI PESERTA
Apakah Ananda merasakan manfaat dalam pembelajaran hari ini?
Pada bagian mana dari materi ini yang mudah Ananda pahami?
Pada bagian mana dari materi ini yang Ananda rasakan masih sulit?
Hal apa yang akan Ananda lakukan untuk memperbaiki hasil belajar?
REFLEKSI GURU
Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?
Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan antusias?
Kesulitan apa yang dialami?
Langkah apa yang diperlukan untuk memperbaiki proses belajar?
H. GLOSARIUM
Peraturan adalah suatu kaidah atau larangan yang harus ditaati oleh semua orang.
E. LAMPIRAN
A. Lembar Kerja Peserta Didik
Terlampir
B. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
Terlampir
C. Lembar Penilaian Guru
Terlampi
Bukittinggi, 1 November 2024
Mahasiswa PPL Guru Mata Pelajaran
Titi Mulia Sari Abditia Teguh Pratama, S. Pd
Mengetahui:
Guru Pamong
Sastri Nella, S. Pd. I
BAHAN AJAR
[Link] melempar bola kasti Teknik lemparan menyusur tanah
bertujuan mengirim bola kepada
Ada empat teknik yang digunakan dalam
teman yang dekat. Arah bola bawah
melempar bola kasti, yaitu teknik melempar
menyusur tanah sehingga posisi
bola bawah, mendatar, melambung, dan
badan ketika melemparnya adalah
memantul tanah.
agak membungkuk.
Teknik lemparan bola lurus atau Teknik menangkap bola
mendatar digunakan untuk melempar menggelinding dilakukan sesuai
lawan yang berlari. Kecepatan dan dengan arah datangnya bola yang
arah bola harus tepat mengenai menyusur tanah. Posisi badan
lawan yang berlari. Sasaran yang jongkok dan sedikit membungkuk,
diincar adalah punggung atau kaki. kemudian jari-jari kedua tangan
Teknik lemparan bola lambung dibuka lebar.
merupakan teknik untuk mengirim
3. Teknik memukul bola
bola operan kepada teman yang agak
jauh. Lemparan ini digunakan oleh Terdapat tiga teknik memukul bola
pelambung. kasti, yaitu lurus, menyamping, dan
Teknik lemparan rendah dilakukan lambung.
dengan tangan diayun ke belakang, Teknik pukulan bola lurus ini paling
serta posisi badan agak condong ke sering dilakukan oleh pemain kasti
depan. karena yang paling mudah. Caranya
dengan sedikit membuka kaki, badan
[Link] menangkap bola
tegak, lalu ayunkan pemukul tepat
Ada tiga teknik menangkap bola kasti, yaitu mengenai bola supaya meluncur
menangkap bola mendatar, melambung, dan lurus ke depan.
menggelinding. Teknik pukulan bola rendah
digunakan saat ingin mengarahkan
Teknik menangkap bola mendatar
bola dengan cepat dan memantul
dilakukan sesuai arah datangnya bola
tanah sehingga tidak mudah untuk
tepat di depan dada. Saat
ditangkap lawan.
bolatertangkap, tutup atau eratkan
Teknik pukulan bola lambung
jari-jari dan kedua tangan ditarik ke
digunakan untuk mengarahkan bola
belakang agar bola tidak lepas.
agar melambung tinggi ke udara.
Teknik menangkap bola lambung
Caranya sikap badan menyamping,
atau parabol dilakukan dengan posisi
kemudian ayunkan pemukul dalam
badan tegak dan kedua tangan siap
posisi menyerong.
menerima bola lambung dari atas.
4. Teknik berlari di permainan kasti
Meski sepele, tapi pemain perlu tahu cara
berlari di permainan bola kasti. Pemain kasti
dapat berlari secara lurus atau zig-zag
(berbelok-belok).
Selain itu, pemain harus berlari secepat
mungkin, memahami rute, dan mampu
membaca situasi. Tujuannya agar tidak
terkena lemparan bola oleh penjaga.