0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Strategi Intervensi Isolasi Sosial Klien

Diunggah oleh

rimaputrirsmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Strategi Intervensi Isolasi Sosial Klien

Diunggah oleh

rimaputrirsmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STRATEGI PELAKSANAAN 5

Nama : Wira Handika Permana

NIM : 2024206203149P

Pertemuan : SP.5

1. Proses keperawatan

a. Kondisi klien

Data subjektif

 Klien mengatakan sudah mau berinteraksi dengan orang lain

 Klien mengatakan mamapu berinteraksi dengan oranglain

Data objektif

 Klien bisa melakukan aktivitas ruangan

b. Diagnosis

 Isolasi sosial

c. Tujuan

Klien mampu melakukan kegiatan secara mandiri

d. Intervensi

 Evaluasi kegiatan latihan berkenalan, berbicara saat melakukan harian dan


sosialisasi

 Latih kegiatan harian

 Nilai kemampuan yang telah mandiri

 Nilai apakah isolasi sosial teratasi

2. Strategi pelaksanaan

A. Orientasi
a. Salam

“ Assalamualikum, selamat pagi bu. Perkenalkan saya perawat D dari Universitas


Mitra Indonesia. Ibu masih ingat dengan saya? ”

b. Evaluasi/validasi

“ Bagaimana perasaan ibu hari ini? Apakah masih ada rasa canggung berbicara
dengan orang lain? Bagaimana dengan kegiatan hariannya sudah dilakukan? apa
saja yang sudah ibu lakukan?”

Kontrak : topik, waktu, tempat

Topik : “ saya ingin mengobrol dengan ibu, saya akan menanyakan


mengenai latihan yang telah kita lakukan kemarin, dan saya
akan mengajarkan latihan lain yang dapat ibu lakukan, apakah
ibu bersedia ? ”

Waktu : “ kita ngobrolnya sebentar saja sekitar 15 menit ya, apakah ibu
bersedia? ”

Tempat : “ ibu mau kita ngobrol dimana? Atau mau disini saja?

3. Fase kerja

09.00 WIB

“ bagaimana dengan kegiatan harian kemarin? Apakah sudah dilakukan? Bagus sekali.
Coba ibu sebutkan apa saja kegiatan latihan kemarin? Coba bagaimana cara berkenalan
dengan orang lain, apakah ibu sudah berkenalan? Bagus sekali ibuu. Apakah ibu sudah
bercakap cakap dengan teman yang lain saat melakukan kegiatan harian?. Sudah berapa
orang yang ibu ajak bicara..? wah banyak ya temannya . bagus sekali ibu.. ibu hebat yaa..”

“ Nah selain itu, masih banyak kegiatan yang dapat dilakukan seperti melakukan kegiatan
merapikan ruangan ( perawat mengajarkan dan mencontohkan, pasien mendemonstrasikan
cara melakukan merapikan ruangan setelah perawat mengajarkan). Wahh hebat yaa ibu
mampu melakukannya”
Baik bu, ibu bagus sekali sudah dapat melakukan apa yang saya ajarkan Saya lihat
kegiatan yang lainnya juga sudah ibu lakukan secara mandiri yaa, bagus sekali ibu ada
peningkatan dari hari ke hari dan ibu juga sudah bisa menerapkannya dan sudah
mempunyai banyak teman yaa...”

4. Terminasi

Evaluasi subyektif : “Bagaimana perasaan ibu setelah kita latihan tadi? ”

Evaluasi objektif : “Jadi sudah berapa cara kegiatan yang sudah diajarkan? Coba
ibu sebutkan. Bagus sekali bu..”

Rencana tindak lanjut : “Baiklah selanjutnya coba ibu praktikan cara yang kita
diskusikan tadi dan jangan lupa untuk berbincang bincang
dengan banyak orang dan berkenalan “

Kontrak yang akan datang : “Ibu nanti kita jadwalkan kembali untuk waktunya bersama
tim kesehatan lainnya untuk ibu konsultasi dan tempatnya nanti
bisa disini saja serta bisa direncanakan kembali perihal masalah
ibu ”

“Bagus sekali ibu hari ini kerjasamanya”

“wassalamualaikum Bu ”

Anda mungkin juga menyukai