PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 2 NGANTANG
Jalan Raya Lajo RT. 19 RW. 03 Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
email:sspenda@[Link]
KODE POS 65392
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL) BIMBINGAN DAN KONSELING
SMP NEGERI 2 NGANTANG
SPESIFIKASI Komponen Layanan dasar (Bimbingan Klasikal)
Topik Layanan Mencegah dan Mengatasi Bahaya Rokok Bidang Sosial
Sasaran Siswa kelas VII Sem/TP 1 / 2024-2025
Metode/teknik Experiental Learning,Curah pendapat , Tanya Media / Kartu literasi, Kartu kuis bahaya
jawab, kerja kelompok, presentasi,penugasan Alat rokok, gambar , LCD, Laptop, HP
Tujuan Capaian Layanan : 3. Kematangan Emosi.
Tahap Tindakan : Peserta didik mampu mengekspresikan perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka
Layanan
tanpa menimbulkan konflik serta memiliki sikap postif, inisiatif, tangguh, dan disiplin
Pengenalan Akomodasi Tindakan
1. Peserta didik (PD) mengidentifikasikan kandungan zat 4. PD dapat 5. PD dapat
berbahaya dalam rokok. menolak menentukan langkah-
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi penyebab Orang merokok perilaku langkah mencegah
3. Peserta didik dapat memerinci dampak Rokok Merokok Bahaya Rokok.
LANGKAH KEGIATAN
Kegiatan 1. Mengucapkan salam dan mengajak berdoa
Awal 2. Menanyakan kegiatan sebelumnya, kesehatan dan kondisi peserta didik
3. Mengabsen dan Mengapresiasikan kehadiran .
4. Guru menyampaikan tujuan layanan
5. Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan dan cakupan materi layanan
6. Memotivasi peserta didik dengan ice breking/ permainan
Kegiatan Apersepsi : Guru membantu kesiapan murid dan melakukan tanya jawab tentang bahaya rokok yang sudah
Inti diketahui, sebagai bahan untuk mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang bahaya rokok
a. Pengalaman Konkrit (Concrete Experience)
Curah pendapat tentang pengalaman peserta didik mengenal orang merokok, mencoba rokok, melihat
iklan rokok
b. Observasi (Reflective Observation)
Peserta didik diminta memilih dan mengambil 1 lembar kartu (isi kartu nya : Pengertian Rokok,
Jenis-Jenis Perokok, Zat berbahaya dalam rokok, penyebab perilaku merokok, dampak merokok,
cara mencegah bahaya merokok)
Setiap Peserta didik diminta membacakan kartu urut dari nomor 1 sampai nomor terakhir
Tiap selesai membaca 1 kartu peserta didik diajak curah pendapat tentang penyebab dan dampak
orang merokok.
Kegiatan dilanjutkan sampai semua kartu terbahas/
c. Konseptualisasi (Abstract Conceptualization)
Peserta didik bermain kartu kuis tentang bahaya rokok untuk memperdalam pemahaman
konsepnya. Dan sebagai bahan mengerjakan tugas berikutnya.
Peserta didik diberi tugas membuat bahan kampanye menolak Bahaya Rokok dan langkah-langkah
mencegah Bahaya Rokok dalam bentuk mind map/poster/video/ mading
d. Rencana tindakan (Active Experimentation)
Peserta didik diminta melakukan kampanye tentang bahaya rokok di social media dengan
mengupload mind map/poster/video/ mading.
Kegiatan 1. Peserta didik menyimpulkan kegiatan bersama
Penutup 2. Peserta didik merefleksi kegiatan
3. Guru menyampaikan pengumuman tentang tugas dan kegiatan minggu depan
4. Guru menutup kegiatan dengan mengajak peserta didik bersyukur dan mengucapkan salam
PENILAIAN
1. Penilaian Proses Antusiasme peserta didik, Kesesuaian program, Ketersediaan sarana prasarana
2. Penilaian Hasil Understanding, Comfortable, Action
3. Tindak Lanjut Memberi tugas kepada peserta didik membaca kartu literasi sehari 1 kartu, untuk mengingatkan
tentang bahaya rokok.
Ngantang, 18 Juli 2024
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Bimbingan dan Konseling
Ninit Hartini, [Link] Dwi Pebrianti, [Link]
NIP. 196802022008012022 NIP. 199202102023212031
“Yes No”
1. Peserta didik menjawab dengan suara lantang Yes atau No jika :
Yes = kalau peserta didik setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Guru BK
No = kalau peserta didik tidak setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh
Guru BK.
2. Berikut kalimat pernyataanya:
a. 1 batang rokok mengandung banyak sekali zat berbahaya bagi tubuh.
b. Rokok elektrik itu tidak berbahaya.
c. Rokok mengandung suatu zat yang namanya nikotin.
d. Anak usia SMP boleh-boleh saja merokok.
B. Tujuan Ice Breaking disesuaikan dengan topik layanan yaitu untuk membuka
pemahaman awal peserta didik tentang bahaya merokok
Lampiran 2. Materi
MATERI
Kenapa Merokok Berbahaya
a. Pengertian Rokok
Menurut Wikipedia, Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120
mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau
yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya
dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat
dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan- bungkusan
tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya
kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung
(walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
b. Jenis-jenis Perokok
Berdasarkan jenisnya perokok dibedakan menjadi :
1. Perokok aktif
Mereka telah terbiasa dan nyata menghisap rokok dan menanggung sendiri akibatnya.
2. Perokok pasif
Mereka sebenarnya tidak merokok namun karena ada orang lain yang merokok didekatnya
maka ia terpaksa harus ikut menghisap asap rokok dengan segala akibatnya.
Berdasarkan jumlahnya perokok dibagi menjadi :
1. Perokok ringan.
Perokok yang merokok atau menghabiskan sekitar 1-10 batang rokok per hari.
2. Perokok sedang.
Perokok yang menghabiskan sekitar 10-20 batang rokok per hari.
3. Perokok berat.
Perokok yang menghabiskan lebih dari 20 batang rokok per hari.
c. Zat yang terkandung dalam rokok
[Link]
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Menyebabkan kecanduan atau ketergantungan merusak jaringan otak
Menyebabkan darah cepat membeku
Mengeraskan dinding arteri
2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi
bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia:
Membunuh sel dalam saluran darah
Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
Menyebabkan kanker paru-paru
3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
menghalangi transportasi dalam darah
4. Benzena
Benzena dapat ditemukan di dalam bahan bakar minyak (bensin):
meningkatkan risiko terjadinya leukimia dan kondisi kelainan darah lainnya
5. Zat Iritan
Pengaruh bagi tubuh manusia
Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
Menyebabkan batuk.
6. Hidrogen sianida
Mencegah tubuh menggunakan oksigen dengan baik dan dapat membahayakan otak, jantung,
pembuluh darah, dan paru-paru. Efeknya dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan
mual, hingga kehilangan kesadaran.
Sebagaimana kita ketahui zat-zat asing berbahaya yang dihisap oleh perokok tersebut adalah zat yang
terkandung dalam dalam asap rokok dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang rokok, 40
diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium,
dan karbon monoksida (CO).
d. Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja
Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa banyak remaja terlibat dalam perilaku merokok.
1. Tekanan Sosial
Remaja sering merasa tekanan dari teman-teman sebayanya untuk mencoba merokok. Merokok bisa
dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kemandirian, menyesuaikan diri dengan kelompok teman,
atau bahkan sebagai tindakan yang keren atau dewasa.
2. Faktor Genetik dan Psikologis
Beberapa remaja mungkin memiliki predisposisi genetik yang membuat mereka lebih rentan terhadap
kecanduan nikotin. Selain itu, faktor psikologis seperti rasa ingin tahu, pencarian sensasi, atau
ketidakmampuan untuk mengatasi stres dapat mendorong mereka untuk mencoba merokok.
3. Iklan dan Media
Iklan rokok dan penggambaran merokok dalam media dapat memengaruhi persepsi remaja terhadap
merokok. Ketika merokok digambarkan sebagai sesuatu yang menarik, kuat, atau berkelas, remaja
mungkin merasa tertarik untuk mencoba.
4. Aksesibilitas
Ketersediaan rokok juga merupakan faktor penting. Jika remaja mudah mendapatkan akses ke rokok,
baik melalui teman-teman, saudara kandung, atau toko yang tidak mematuhi peraturan usia, mereka
lebih mungkin mencobanya.
5. Kurangnya Kesadaran tentang Risiko Kesehatan
Beberapa remaja mungkin kurang menyadari risiko kesehatan yang terkait dengan merokok. Mereka
mungkin merasa bahwa mereka masih muda dan tidak akan merasakan dampak buruknya dalam jangka
pendek.
6. Pengaruh Keluarga
Jika anggota keluarga dekat merokok, remaja memiliki risiko lebih tinggi untuk mencoba merokok.
Keluarga yang merokok bisa memberikan contoh yang memengaruhi perilaku anak-anak mereka.
7. Gengsi Sosial
Merokok kadang-kadang dianggap sebagai tindakan yang menunjukkan kedewasaan atau status sosial
yang lebih tinggi. Ini bisa membuat beberapa remaja mencoba merokok untuk merasa "dewasa" atau
"berkelas."
8. Kurangnya Pengetahuan Tentang Penghentian Merokok
Remaja mungkin kurang tahu tentang seberapa sulit menghentikan kebiasaan merokok jika sudah
terlanjur mencoba. Mereka mungkin tidak menyadari betapa adiktifnya nikotin.
e. Dampak Merokok
Besarnya bahaya merokok sebenarnya bukan tidak disadari oleh para perokok, karena pada
setiap bungkus rokok kini terdapat peringatan wajib dari pemerintah yang berbunyi: “MEROKOK
DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN
KEHAMILAN DAN JANIN.” Tetapi, seringkali kuatnya ketergantungan terhadap rokok membuat
orang tidak mau berhenti mengisapnya. Menurut penelitian, ternyata yang akan menerima efek negatif
dari rokok tersebut bukan hanya perokok aktif saja, akan tetapi perokok pasif pun akan menerima
akibat negatif dari rokok tersebut. Dan justru efek yang diterima oleh perokok pasif akan jauh lebih
berbahaya lagi ketimbang perokok aktifnya.
1. Dampak bagi perokok pasif
Angina
Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung
Asma
Mengalami kesulitan bernafas
Alergi
Iritasi akibat asap rokok antara lain
Iritasimata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.
Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap
rokok kepada janin yang di kandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan
denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang
diterima 9 janin.
2. Dampak Negatif Rokok Pada Perokok Aktif
pusing,
kepala terasa berputar,
halusinasi ringan,
mual,
muntah,
gangguan fungsi paru, liver dan jantung.
Tingkat Kronis akan mengalami kerusakan fungsi intelektual.
Kanker paru-paru, penyakit jantung sampai pada kematian
f. Cara Mencegah Bahaya Merokok
Beberapa cara mencegah bahaya merokok di kalangan remaja, antara lain:
Hindari berkumpul dengan teman-teman yang sedang merokok
Yakinlah bahwa rokok bukan satu-satunya sarana pergaulan
Jangan malu mengatakan bahwa diri kita bukan perokok
Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok
Hindari sesuatu yang terkait dengan rokok (sponsor, iklan, poster, rokok gratis)
Lakukan hal-hal positif lainnya seperti olahraga, membaca dan lainnya yang menyehatkan.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
TOPIK : Mencegah dan Mengatasi Bahaya Rokok
1. Amati orang orang yang merokok disekitarmu, dan catatlah dampak apa yang terjadi baik pada orang
yang merokok maupun diluar orang yang merokok.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Amatilah gambar, video , atau searching di website tentangbahaya rokok, dan identifikasikan apa saja
yang menjadi penyebab orang merokok.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
3. Buatlah usulan program untuk mencegah dan mengatasi bahaya rokok.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
4. Carilah sumber yang memuat kebijakan pemerintah tentang rokok, seperti PP no 29 tahun 2012,
lakukan evaluasi yang sudah berjalan positif yang mana, dan yang belum yang mana. Kemudian buatlah
beberapa catatan dari peraturan itu pasal-pasal mana yang mudah untuk kamu patuhi.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
5. Buatlah poster untuk kapanye mencegah bahaya rokok menggunakan kertas A-3 , berwarna, boleh
dibuat manual dengan pensil warna, boleh menggunakan computer
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ASSESTMEN /EVALUASI
UNDERSTANDING
1. Ketika seseorang merokok, dampak apa yang mungkin dia alami, dan dampak negative apa bagi orang-
orang disekitarnya.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Menurut pengamatan dan pengalamanmu, apa saja sih sebab-sebab orang merokok.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
COMFORTABLE
1. Menurut pendapatmu apakah kebijakan pemerintah tentang pencegahan bahaya rokok sudah tepat,
jika sudah apa alasanmu, jika belum apa usulanmu. Kemudian bagian mana dari aturan itu yang mudah
untuk kalian patuhi.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Ketika ada teman yang merokok sikap apa yang akan kamu tunjukan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
3. Ketika kamu diajak merokok, sikap apa yang akan kamu tunjukan, jelaskan apa alasanmu.
--------------------------------------------------------------------------------------------
ACTION
Buatlah program kampanye anti merokok, yang mungkin bisa dipraktikan di sekolah
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
INSTRUMEN PENILAIAN PROSES
HASIL
NO PROSES YANG DINILAI PENGAMATAN KET
YA TIDAK
A Keterlaksanaan program
1. Program layanan terlaksana sesuai dengan RPL
2. Waktu pelaksanaan sesuai dengan RPL
3. Metode yang digunakan variatif dan menarik
4. Menggunakan media layanan BK
5. RPL minimal terdiri dari Tujuan, Materi Layanan, Kegiatan,
Sumber, Bahan dan Alat, Penilaian
B Perolehan Siswa Pasca Layanan
Peserta didik memperoleh pemahaman baru
1. Peserta didik mempunyai perasaan positif
2. Peserta didik berkurang masalahnya
3. Peserta didik terentaskan masalahannya
4. Berkembangnya PTSDL
C Perhatian Peserta Didik
1. Peserta didik antusias mengikuti materi layanan BK
2. Peserta didik aktif bertanya
3. Peserta didik aktif menjawab
4. Peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan konselor
5. Peserta didik hadir semua
D Kesesuaiaan Program
1. Program disusun sesuai dengan kebutuhan peserta didik
2. Materi layanan sesuaikebutuhan peserta didik
3. Materi layanan sesuai tugas perkembangan peserta didik
4. Materi layanan mengacu pada sumber yang jelas
5. Program dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan
Ngantang, 18 Juli 2024
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Bimbingan dan Konseling
Ninit Hartini, [Link] Dwi Pebrianti, [Link]
NIP. 196802022008012022 NIP. 199202102023212031
PENGERTIAN JENIS – JENIS
ROKOK PEROKOK
ZAT PENYEBAB
BERBAHAYA PERILAKU
MEROKOK
DALAM PADA
ROKOK REMAJA
CARA
DAMPAK
MENCEGAH
NEGATIF
PERILAKU
MEROKOK
MEROKOK