Perubahan
Patologis Pada
Nifas
[Link]
Dosen Pembimbing :
Tirta Anggraini, SST., [Link]
Disusun Oleh :
Kelompok 5
1. Partiwi 22.01.2184
2. Elsa Febrianti 22.01.2172
3. Rita diana putri pratama 22.01.2190
[Link]
4. Rizka Desi Fitriyana 22.01.2191
PENGERTIAN MASA NIFAS
Masa nifas (puerpurium) dimulai sejak plasenta lahir dan
berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan
sebelum hamil. Masa nifas berlangsung kira-kira 6 minggu.
Puerperium (nifas) berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari,
merupakan waktu yang diperlukan untuk pulihnya alat kandungan
pada keadaan yang normal (Ambarwati dan Wulandari, 2010).
[Link]
TAHAPAN MASA NIFAS
Tahapan masa nifas adalah sebagai berikut:
a. Puerperium Dini
Kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-
jalan. Dalam agama Islam dianggap bersih dan boleh bekerja
setelah 40 hari
b. Puerperium Intermedial
Kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya 6-8
minggu.
c. Remote Puerperium
Waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna
terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai
komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna bisa berminggu-minggu,
bulanan, tahunan (Anggraeni, 2010).
[Link]
PERUBAHAN FISIOLOGIS MASA NIFAS
Perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi pada ibu
masa nifas menurut Maritalia (2012) dan Walyani (2017)
yaitu:
a. Uterus
Uterus merupakan organ reproduksi interna yang
berongga dan berotot, berbentuk seperti buah alpukat yang sedikit
gepeng dan berukuran sebesar telur ayam. Panjang uterus sekitar 7-
8 cm, lebar sekitar 5-5.5 cm dan tebal sekitar 2, 5 cm. Letak uterus
secara fisiologis adalah anteversiofleksio. Uterus terbagi dari 3
bagian yaitu fundus uteri, korpus uteri, dan serviks uteri.
[Link]
b. Serviks
Serviks merupakan bagian dasar dari uterus yang
bentuknya menyempit sehingga disebut juga sebagai leher rahim.
Serviks menghubungkan uterus dengan saluran vagina dan sebagai
jalan keluarnya janin dan uterus menuju saluran vagina pada saat
persalinan. Segera setelah persalinan, bentuk serviks akan menganga
seperti corong. Hal ini disebabkan oleh korpus uteri yang
berkontraksi sedangkan serviks tidak berkontraksi. Warna serviks
berubah menjadi merah kehitaman karena mengandung banyak
pembuluh darah dengan konsistensi lunak.
[Link]
PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA MASA NIFAS
Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu masa nifas menurut Maritalia (2012)
yaitu:
a. Adaptasi psikologis ibu dalam masa nifas
b. Postpartum blues (Baby blues)
c. Depresi postpartum
d. Respon antara ibu dan bayi setelah persalinan
[Link]
KESIMPULAN
Masa nifas (puerpurium) dimulai sejak plasenta lahir dan berakhir ketika alat-
alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung
kira-kira 6 minggu. Puerperium (nifas) berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari,
merupakan waktu yang diperlukan untuk pulihnya alat kandungan pada keadaan
yang normal (Ambarwati dan Wulandari, 2010).
Ibu dalam masa nifas mengalami perubahan fisiologis. Setelah keluarnya
plasenta, kadar sirkulasi hormon HCG (human chorionic gonadotropin), human
plasental lactogen, estrogen dan progesteron menurun. Human plasental lactogen
akan menghilang dari peredaran darah ibu dalam 2 hari dan HCG dalam 2 mingu
setelah melahirkan. Kadar estrogen dan progesteron hampir sama dengan kadar
[Link]
yang ditemukan pada fase follikuler dari siklus menstruasi berturut-turut sekitar 3
dan 7 hari.
THANK
YOU!!
[Link]