0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan38 halaman

RPP IPA Kelas VII: Suhu dan Pemuaian

Suhu dan Perubahannya

Diunggah oleh

ninayulianacms
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan38 halaman

RPP IPA Kelas VII: Suhu dan Pemuaian

Suhu dan Perubahannya

Diunggah oleh

ninayulianacms
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP SATU ATAP 1 Cipaku


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VII/Ganjil
Materi Pokok : Suhu dan Perubahannya
Alokasi Waktu : 13 Jam Pelajaran @40 Menit

A. Kompetensi Inti

KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran,
gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektifdengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI-3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
KI-4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia
dan hewan
4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda
serta perpindahan kalor

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.4.1 Menjelaskan definisi suhu.
3.4.2 Menjelaskan berbagai jenis termometer.
3.4.3 Menentukan skala suhu dengan melakukan pengukuran suhu dengan menggunakan
thermometer.
3.4.4 Menentukan skala thermometer tak berskala dengan membandingkan dengan
temometer berskala.
3.4.5 Menjelaskan definisi pemuaian.
4.4.1 Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan
hasil penyelidikannya tentang fungsi perasa sebagai pengukur suhu melalui percobaan
4.4.2 Peserta didik dapat membuat skala suhu, melakukan pengukuran suhu dengan
termometer skalanya, serta membandingkannya secara pengukuran dengan termometer
skala suhu yang telah kenali.
4.4.3 Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan
hasil penyelidikannya tentang energi panas benda.
4.4.4 Peserta didik dapat menyelidiki karakteristik suhu benda pada saat benda mengalami
perubahan wujud.

NILAI KARAKTER :

No BUTIR SIKAP
(Disesuaikan dengan KI 1 dan KI 2 serta aspek sikap dalam PPK)
1 Sikap Religius:
• Mengucapkan salam sebelum/sesudah melakukan presentasi dalam pembelajaran.
• Melakukan tadarus/literasi sebelum kegiatan belajar jam pertama dimulai.
• Berdoa sebelum dan sesudah melakukan aktivitas dalam pembelajaran.
2 Sikap Nasionalis
• Menyanyikan lagu Indonesia Raya (khusus pada jam pertama)
• Menyanyikan lagu wajib nasional/lagu daerah (setelah jam terakhir)
3 Sikap Kemandirian
• Mengerjakan tugas individu berdasarkan kemampuan sendiri, serta percaya diri
• Mengerjakan soal dalam kegiatan Penilaian dan Ujian berdasarkan kemampuan
sendiri
4 Sikap Gotong-royong
• Memelihara kebersihan/keindahan/ketertiban kelas/sekolah secara gotong-royong
• Mengerjakan tugas kelompok secara gotong-royong
5 Sikap Integritas
• Tidak menjiplak/menyontek dalam mengerjakan tugas atau penilaian/ujian
• Menghargai perbedaan kemampuan individu
• Menghargai ide/imajinasi orang lain serta martabat individu
Sumber:
Permendikbud No.23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.
Peraturan Prersiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan definisi suhu.
2. Menjelaskan berbagai jenis termometer.
3. Menentukan skala suhu dengan melakukan pengukuran suhu dengan menggunakan
thermometer.
4. Menentukan skala thermometer tak berskala dengan membandingkan dengan
temometer berskala.
5. Menjelaskan definisi pemuaian.
6. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan
hasil penyelidikannya tentang fungsi perasa sebagai pengukur suhu melalui
percobaan
7. Peserta didik dapat membuat skala suhu, melakukan pengukuran suhu dengan
termometer skalanya, serta membandingkannya secara pengukuran dengan
termometer skala suhu yang telah kenali.
8. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan
hasil penyelidikannya tentang energi panas benda.
9. Peserta didik dapat menyelidiki karakteristik suhu benda pada saat benda mengalami
perubahan wujud.

E. Materi Pembelajaran
Materi Reguler
1. Definisi suhu.
Pengukuran suhu dengan termometer memanfaatkan prinsip kesetimbangan termal:
energi panas akan pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, hingga
tingkat panaskeduanya sama (berada pada kesetimbangan termal).
Pertemuan I dimaksudkan untuk menumbuhkan pemahaman kepada peserta didik tentang
suhu sebagai tingkat panas benda dan indra perasa bukan pengukur suhu yang handal.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
1) Suhu menyatakan derajat panas benda.
2) Secara mikroskopik, suhu berkaitan dengan gerak partikel-partikel penyusun benda.
Untuk benda padat, berupa getaran atom-atom/ molekul-molekul penyusun benda.
Semakin cepat getaran partikel- partikel benda, berarti suhu benda semakin tinggi, dan
sebaliknya.
3) Pengukuran suhu dengan termometer memanfaatkan prinsip kesetimbangan termal:
energi panas akan pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, hingga
tingkat panas keduanya sama (berada pada kesetimbangan termal).
4) Termometer memanfaatkan sifat fisis bahan yang berubah secara linear karena
perubahan suhu. Perubahan ini meliputi:
Perubahan ukuran (benda mengalami pemuaian jika suhu naik, dan mengalami
penyusutan jika suhu turun), misalnya: termometer zat cair.
a) Perubahan ukuran (benda mengalami pemuaian jika suhu naik, dan mengalami
penyusutan jika suhu turun), misalnya: termometer zat cair.
b) Perubahan volume gas pada tekanan tetap. Ingat hukum Boyle- Gay Lussac:
Jadi, jika suhu naik, maka volume gas akan naik asalkan tekanan tetap. Digunakan
untuk termometer gas.
c) Perubahan resistivitas: secara umum, semakin tinggi suhu benda maka hambatan
listriknya semakin besar. Digunakan untuk termometer hambatan listrik.
d) Perubahan warna kristal cair tertentu: jika suhu berubah, warna kristal berubah.
Digunakan untuk termometer suhu badan yang lebih praktis.
e) Perubahan warna benda pijar: semakin panas, warna akan bergeser ke arah ungu.
Digunakan untuk pirometer optis.
Miskonsepsi tentang suhu:
1) Mempertukarkan pemahaman tentang suhu dan kalor, anggapan peserta didik
(yang salah): segelas besar air 80oC dituang ke dalam 2 gelas kecil, banyak peserta
didik berpikir, suhu di masing-masing gelas 40oC. Demikian juga sebaliknya.
2) Salah paham tentang esensi skala suhu: suatu benda yang diukur dengan
termometer skala C, F, dan R ternyata menghasilkan angka yang berbeda; banyak
peserta didik berpikir tingkat panas benda itu pasti berbeda (padahal perbedaan itu
hanya karena skala suhunya berbeda).
2. Skala Suhu
Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap: titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali
kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala
yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0 0C dan titik tetap
atas 100 0C (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat
skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, 0 K artinya tidak ada energi panas
sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadap yang
lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi
yang mendekati 0 K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 K.
3. Skala Suhu dan Mengamati Pemuaian
1) Konversi skala suhu didasarkan atas asumsi bahwa perubahan sifat fisis benda
yang digunakan untuk termometer berlangsung linear untuk berbagai skala.
2) Perubahan tekanan, volume, dan temperatur erat kaitannya dengan proses
termodinamik yang dimanfaatkan pada berbagai mesin.

Materi Pembelajaran Remidial


1. Energi dalam Sistem Kehidupan

Materi Pembelajaran Pengayaan


2. Soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan yang lebih fenomenal dan inovatif
atau aktivitas lain yang relevan dengan topik pembelajaran “Energi dalam Sistem
Kehidupan”.
F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Eksperimen
3. Model : Discovery Learning

G. Media Pembelajaran
 Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 Laboratorium IPA sekolah
 Perpustakaan sekolah

 Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus
 Slide presentasi (ppt)

H. Sumber Belajar
 Buku IPA Kls VII Kemdikbud
 Buku lain yang menunjang
 Multimedia interaktif dan Internet

I. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Klasifikasi Materi dan Perubahannya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti (100 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
(stimullasi/ pada topik materi Pengertian Suhu dan Termometer dengan cara :
pemberian  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Pengertian Suhu dan
Termometer.
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
 Mengamati
 Lembar kerja materi Pengertian Suhu dan Termometer.
 Pemberian contoh-contoh materi Pengertian Suhu dan Termometer
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Pengertian Suhu dan
Termometer.
 Mendengar
Pemberian materi Pengertian Suhu dan Termometer oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
identifikasi  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah)  Pengertian Suhu dan Termometer
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
collection pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan  Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Pengertian Suhu dan Termometer
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Pengertian
Suhu dan Termometer yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Pengertian Suhu dan Termometer yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pengertian Suhu
dan Termometer yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada
guru.
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Pengertian Suhu dan Termometer.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pengertian Suhu dan
Termometer yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan
yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
materi Pengertian Suhu dan Termometer sesuai dengan
pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan  Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data)  Pengertian Suhu dan Termometer
 Mengolah informasi dari materi Pengertian Suhu dan Termometer
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya
mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pengertian
Suhu dan Termometer.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pengertian Suhu dan
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
kesimpulan) Termometer berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Pengertian Suhu dan Termometer dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Pengertian Suhu dan
Termometer yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Pengertian Suhu dan Termometer
 Menjawab pertanyaan tentang materi Pengertian Suhu dan
Termometer yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Pengertian
Suhu dan Termometer yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pengertian Suhu dan
Termometer yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Pengertian Suhu dan Termometer berlangsung, guru mengamati sikap
siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur,
tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (10 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Pengertian Suhu dan Termometer yang
baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pengertian Suhu dan
Termometer yang baru diselesaikan.
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Pengertian Suhu dan Termometer.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Pengertian Suhu dan
Termometer.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pengertian Suhu dan Termometer
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Pengertian Suhu dan Termometer
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti (60 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
(stimullasi/ pada topik materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) dengan cara :
pemberian  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Skala Suhu I
(membuat skala suhu).
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
 Mengamati
 Lembar kerja materi Skala Suhu I (membuat skala suhu).
 Pemberian contoh-contoh materi Skala Suhu I (membuat skala
suhu) untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Skala Suhu I (membuat skala
suhu).
 Mendengar
Pemberian materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
identifikasi  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah)  Skala Suhu I (membuat skala suhu)
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
collection pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan  Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Skala Suhu I (membuat skala suhu)
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Skala Suhu I
(membuat skala suhu) yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Skala Suhu I
(membuat skala suhu) yang telah disusun dalam daftar pertanyaan
kepada guru.
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Skala Suhu I (membuat skala suhu).
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Skala Suhu I (membuat skala
suhu) yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi
dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) sesuai dengan
pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan  Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data)  Skala Suhu I (membuat skala suhu)
 Mengolah informasi dari materi Skala Suhu I (membuat skala suhu)
yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya
mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Skala Suhu I
(membuat skala suhu).
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Skala Suhu I (membuat
kesimpulan) skala suhu) berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)
materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Skala Suhu I (membuat skala
suhu) yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
 Menjawab pertanyaan tentang materi Skala Suhu I (membuat skala
suhu) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Skala Suhu
I (membuat skala suhu) yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Skala Suhu I (membuat
skala suhu) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Skala Suhu I (membuat skala suhu) berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (10 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Skala Suhu I (membuat skala suhu) yang
baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Skala Suhu I (membuat skala
suhu) yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Skala Suhu I (membuat skala suhu).
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Skala Suhu I (membuat
2. Pertemuan Ke-2 (2 x 40 Menit)
skala suhu).
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Skala Suhu I (membuat skala suhu)
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Skala Suhu I (membuat skala suhu)
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti (150 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
(stimullasi/ pada topik materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
pemberian dengan cara :
rangsangan)  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Skala Suhu II (skala
suhu dan mengamati pemuaian).
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
 Mengamati
 Lembar kerja materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati
pemuaian).
 Pemberian contoh-contoh materi Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) untuk dapat dikembangkan peserta didik,
dari media interaktif, dsb
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Skala Suhu II (skala suhu
dan mengamati pemuaian).
 Mendengar
Pemberian materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
identifikasi  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah)  Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
collection pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
(pengumpulan  Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Skala Suhu II
(skala suhu dan mengamati pemuaian) yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati
pemuaian) yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Skala Suhu II (skala
suhu dan mengamati pemuaian) yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati
pemuaian).
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Skala Suhu II (skala suhu
dan mengamati pemuaian) yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian) sesuai
dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan  Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data)  Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
 Mengolah informasi dari materi Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Skala Suhu
II (skala suhu dan mengamati pemuaian).
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Skala Suhu II (skala suhu
kesimpulan) dan mengamati pemuaian) berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian) dan
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
 Menjawab pertanyaan tentang materi Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Skala Suhu
II (skala suhu dan mengamati pemuaian) yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Skala Suhu II (skala suhu
dan mengamati pemuaian) yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian) berlangsung,
guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya
diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli
lingkungan)
Kegiatan Penutup (10 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati
pemuaian) yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian).
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Skala Suhu II (skala suhu
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
dan mengamati pemuaian).
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Skala Suhu II (skala suhu dan
mengamati pemuaian) kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.

4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti (150 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
(stimullasi/ pada topik materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume dengan cara :
pemberian  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Pemuaian Panjang,
Luas, dan Volume.
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”

 Mengamati
 Lembar kerja materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume.
 Pemberian contoh-contoh materi Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Pemuaian Panjang, Luas,
dan Volume.
 Mendengar
Pemberian materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
identifikasi  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah)  Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
collection pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan  Mengamati obyek/kejadian
4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)
data) Mengamati dengan seksama materi Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Pemuaian
Panjang, Luas, dan Volume yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pemuaian Panjang,
Luas, dan Volume yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada
guru.
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pemuaian Panjang, Luas,
dan Volume yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan
yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume sesuai dengan
pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)
Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan  Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data)  Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
 Mengolah informasi dari materi Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pemuaian
Panjang, Luas, dan Volume.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pemuaian Panjang, Luas,
kesimpulan) dan Volume berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
 Menjawab pertanyaan tentang materi Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Pemuaian
Panjang, Luas, dan Volume yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pemuaian Panjang, Luas,
dan Volume yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)

Kegiatan Penutup (10 Menit)


Peserta didik :
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Pemuaian Panjang, Luas,
dan Volume.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pemuaian Panjang, Luas, dan
Volume kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Pemuaian Panjang, Luas, dan Volume
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti (150 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
(stimullasi/ pada topik materi Pemuaian pada Zat Cair dengan cara :
pemberian  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Pemuaian pada Zat
Cair.
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
 Mengamati
 Lembar kerja materi Pemuaian pada Zat Cair.
 Pemberian contoh-contoh materi Pemuaian pada Zat Cair untuk
dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Pemuaian pada Zat Cair.
 Mendengar
Pemberian materi Pemuaian pada Zat Cair oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
identifikasi  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
masalah)  Pemuaian pada Zat Cair
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
collection pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
(pengumpulan  Mengamati obyek/kejadian
data) Mengamati dengan seksama materi Pemuaian pada Zat Cair yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Pemuaian
pada Zat Cair yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Pemuaian pada Zat Cair yang sedang
dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pemuaian pada Zat
Cair yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Pemuaian pada Zat Cair.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pemuaian pada Zat Cair
yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi Pemuaian pada Zat Cair sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan  Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data)  Pemuaian pada Zat Cair
 Mengolah informasi dari materi Pemuaian pada Zat Cair yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil
dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang
sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pemuaian
pada Zat Cair.
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pemuaian pada Zat Cair
kesimpulan) berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Pemuaian pada Zat Cair dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Pemuaian pada Zat Cair yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Pemuaian pada Zat Cair
 Menjawab pertanyaan tentang materi Pemuaian pada Zat Cair yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Pemuaian
pada Zat Cair yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pemuaian pada Zat Cair
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja
yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan
siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Pemuaian pada Zat Cair berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur,
tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (10 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Pemuaian pada Zat Cair yang baru
dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pemuaian pada Zat Cair yang
baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Pemuaian pada Zat Cair.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Pemuaian pada Zat Cair.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pemuaian pada Zat Cair kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian, Pembelajaran dan Pengayaan


Penilaian Reguler
1. Teknik Penilaian (terlampir):
a. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala
N Jumla Skor Kode
Aspek yang Dinilai 10
o 25 50 75 h Skor Sikap Nilai
0
1 Intonasi
2 Pelafalan
Skala
N Jumla Skor Kode
Aspek yang Dinilai 10
o 25 50 75 h Skor Sikap Nilai
0
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah
mengerjakan tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan
untuk mendapatkan penilaian.

b. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian
ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:
Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
Kesesuaian respon dengan
1
pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor
maksimal dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)
- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR,
dll
Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian (terlampir)


a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga
d. Pertemuan Keempat
e. Pertemuan Kelima

Penilaian Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan
dijelaskan kembali oleh guru materi “Suhu dan Perubahannya”. Guru melakukan
penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau memberikan tugas individu terkait
dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu
yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar
jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

CONTOH PROGRAM REMIDI


Sekolah : ........................
Kelas/Semester : ........................
Mat Pelajaran : ........................
Ulangan Harian Ke : ........................
Tanggal Ulangan Harian : ........................
Bentuk Ulangan Harian : ........................
Materi Ulangan Harian : ........................
(KD/Indikator : ........................
KKM : ........................

Nama Indikator Bentuk Nilai


Nilai
No Peserta yang Belum Tindakan Setelah Ket.
Ulangan
Didik Dikuasai Remedial Remedial
1
2
3
4
dst,

Penilaian Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum
waktu yang telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-
pertanyaan yang lebih fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan
dengan topik pembelajaran “Suhu dan Perubahannya”. Dalam kegiatan ini, guru
dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil
dalam pengayaan.

Mengetahui : Cipaku, Juli 2018


Kepala Sekolah SMP Satu Atap 1 Cipaku Guru Mata Pelajaran
ENJING, [Link]., [Link] ATIK ATIKAH, [Link].
NIP. 19670114 199003 1 001 NIP. 19690827 200801 2 011

Catatan Kepala Sekolah


............................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................

Lampiran 1. Materi Pembelajaran


SUHU DAN PERUBAHANNYA
Pengukuran suhu dengan termometer memanfaatkan prinsip kesetimbangan termal: energi
panas akan pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, hingga tingkat
panaskeduanya sama (berada pada kesetimbangan termal).
Pertemuan I dimaksudkan untuk menumbuhkan pemahaman kepada peserta didik tentang
suhu sebagai tingkat panas benda dan indra perasa bukan pengukur suhu yang handal.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
1) Suhu menyatakan derajat panas benda.
2) Secara mikroskopik, suhu berkaitan dengan gerak partikel-partikel penyusun benda.
Untuk benda padat, berupa getaran atom-atom/ molekul-molekul penyusun benda.
Semakin cepat getaran partikel- partikel benda, berarti suhu benda semakin tinggi, dan
sebaliknya.
3) Pengukuran suhu dengan termometer memanfaatkan prinsip kesetimbangan termal: energi
panas akan pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, hingga tingkat
panas keduanya sama (berada pada kesetimbangan termal).
4) Termometer memanfaatkan sifat fisis bahan yang berubah secara linear karena
perubahan suhu. Perubahan ini meliputi:

Perubahan ukuran (benda mengalami pemuaian jika suhu naik, dan mengalami penyusutan
jika suhu turun), misalnya: termometer zat cair.
a) Perubahan ukuran (benda mengalami pemuaian jika suhu naik, dan mengalami penyusutan
jika suhu turun), misalnya: termometer zat cair.
b) Perubahan volume gas pada tekanan tetap. Ingat hukum Boyle- Gay Lussac:
Jadi, jika suhu naik, maka volume gas akan naik asalkan tekanan tetap. Digunakan untuk
termometer gas.
c) Perubahan resistivitas: secara umum, semakin tinggi suhu benda maka hambatan
listriknya semakin besar. Digunakan untuk termometer hambatan listrik.
d) Perubahan warna kristal cair tertentu: jika suhu berubah, warna kristal berubah.
Digunakan untuk termometer suhu badan yang lebih praktis.
e) Perubahan warna benda pijar: semakin panas, warna akan bergeser ke arah ungu.
Digunakan untuk pirometer optis.
Miskonsepsi tentang suhu:
1) Mempertukarkan pemahaman tentang suhu dan kalor, anggapan peserta didik (yang
salah): segelas besar air 80oC dituang ke dalam 2 gelas kecil, banyak peserta didik
berpikir, suhu di masing-masing gelas 40oC. Demikian juga sebaliknya.
2) Salah paham tentang esensi skala suhu: suatu benda yang diukur dengan termometer skala
C, F, dan R ternyata menghasilkan angka yang berbeda; banyak peserta didik berpikir
tingkat panas benda itu pasti berbeda (padahal perbedaan itu hanya karena skala suhunya
berbeda).

Skala Suhu
Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap: titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua
titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak
sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0 0C dan titik tetap atas 100 0C
(antara keduanya ada rentang 100 derajat).
Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala
suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, 0 K artinya tidak ada energi panas sama
sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadap yang lain,
sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang
mendekati 0 K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 K.

Skala Suhu dan Mengamati Pemuaian


1) Konversi skala suhu didasarkan atas asumsi bahwa perubahan sifat fisis benda yang
digunakan untuk termometer berlangsung linear untuk berbagai skala.
2) Dengan persamaan garis linear:

dan titik tetap yang diketahui, maka persamaan konversi suhu dapat ditemukan.
a) Titik tetap skala suhu:

b) Dengan menerapkan persamaan garis di atas, maka konversi dapat ditentukan. Misal,
dari C ke F:

c) Perhatikan: salah paham tentang esensi skala suhu. Suatu benda yang diukur dengan
termometer skala C, F, dan R ternyata menghasilkan angka yang berbeda, banyak peserta
didik berpikir tingkat panas benda itu pasti berbeda (padahal perbedaan itu hanya karena
skala suhunya berbeda).
d) Pada peristiwa pemuaian, ukuran benda bertambah, namun jumlah partikel benda
tetap.
e) Benda yang berbeda memiliki koefisien muai yang berbeda pula.
f) Pada bimetal, jika suhu naikbimetal melengkung atau (menggulung) ke arah logam yang
koefisien muainya kecil dan sebaliknya.

Pemuaian Panjang, Luas dan Volume


Pertemuan IV dimaksudkan untuk melatih pemahaman fisis dan matematis tentang
pemuaian panjang. Sebagai standar minimal, untuk pemuaian luas dan volume tidak sampai
pada persamaan matematis, namun hanya menekankan pada perubahan harga koefieien muai
dan pemanfaatannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
1) Penurunan persamaan muai panjang dapat dilihat pada buku siswa.
2) Untuk muai luas dan volume, persamaan muai panjang dapat digunakan dengan
mengganti panjang dengan luas atau volume, dan α dengan 2α (untuk luas) dan 3α (untuk
volume).

Pemuaian Zat Cair dan Gas


Pertemuan ini dimaksudkan untuk memahami gejala pemuaian pada zat cair dan gas, serta
mendorong ide-ide pemanfaatan gejala ini (selain untuk termometer). Beberapa hal yang
perlu diperhatikan oleh guru:
1) Berbeda dengan zat cair dan zat padat, pemuaian pada gas melibatkan faktor tekanan.
Sekali lagi, periksa hukum Boyle- Gay Lussac.
2) Perubahan tekanan, volume, dan temperatur erat kaitannya dengan proses termodinamik
yang dimanfaatkan pada berbagai mesin.

Jika labu kaca dipegang beberapa saat, ketinggian cairan dalam pipet berubah. Saat
dipegang, suhu gas dalam labu naik hingga mendekati suhu tubuh, lebih besar dari suhu
ruang. Gas memuai.

Saat labu dipanasi, gas memuai, timbul gelembung (gunakan labu kaca Pyrex).

Bila botol plastik dimasukkan ke dalam air panas, udara di dalam botol mengembang, balon
membesar (bisa dijadikan percobaan, misalnya menguji pengaruh perubahan suhu terhadap
ukuran pengembangan balon, tetapi balonnya harus dikontrol, yakni menggunakan balon
yang sama).
Bila balon disiram air panas, ukurannya (misalnya dengan mengukur lingkar balon)
bertambah. Bisa dijadikan percobaan, misalnya menguji pengaruh perubahan suhu terhadap
perubahan volume balon.
1) Anomali air: pemuaian air tidak linear, tetapi air memiliki volume terkecil pada suhu 4oC.
Lebih kecil dari itu air akan memuai, lebih besar dari itu air juga akan memuai; lihat
grafik V terhadap T pada air berikut.

2) Salah satu akibat anomali air (akibat yang menunjukkan kebesaran Tuhan): pada musim
dingin, sungai/laut hanya membeku pada permukaannya, sedangkan bagian dalam tidak
beku, sehingga ikan dan berbagai biotanya tetap bertahan di musim dingin.

Anda mungkin juga menyukai