PROGRAM EKSTRAKURIKULER
BACA TULIS AL QUR’AN (BTQ)
Tahun Pelajaran 2023/2024
NAMA SEKOLAH : SD NEGERI WONOSARI I
NOMOR STATISTIK SEKOLAH : 101040301001
ALAMAT SEKOLAH : JL. BRIGJEND KATAMSO 11
DESA : WONOSARI
KECAMATAN : WONOSARI
KABUPATEN : GUNUNGKIDUL
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KORWIL BIDIKCAM KECAMATAN WONOSARI
KABUPATEN GUNUNGKIDUL
PROGRAM EKSTRAKURIKULER
BACA TULIS AL QUR’AN (BTQ)
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
SDN WONOSARI 1
I. PENDAHULUAN
Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan manusia. Agama menjadi
pemandu dalam upaya mewujudkan kehidupan yang bermakna, dan bermartabat. Menyadari
betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai nilai
agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui
pendidikan baik pendidikan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Pendidikan agama dimaksud untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta
berakhlakul karimah. Akhlak mulia meliputi etika, budi pekerti dan moral sebagai substansi
karakter seorang muslim serta sebagai hasil proses dari manifestasi pendidikan agama. Hal ini
sejalan dengan Undang Undang N0. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa
pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa memiliki
tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.
Untuk mencapai tujuan dan fungsi Pendidikan Nasional maka ditetapkan Pendidikan Agama
sebagai mata pelajaran wajib diikuti oleh peserta didik. Aspek al Qur’an menjadi aspek prioritas
karena itu pembelajaran aspek ini meliputi membaca, menulis dan menghafal al Qur’an
dipandang perlu dipertajam dalam pembelajaran PAI di sekolah. Mengingat hal itu disusun
program pembelajaran ekstrakurikuler al Qur’an dalam program Bimbingan Baca Tulis al
Qur’an (BTQ).
II. LANDASAN
1. Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. PP Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan
4. Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 44 A dan
124, tanggal 13Mei 1982 tentang Usaha Peningkatan Kemampuan Bimbingan Baca Tulis al
Qur’an bagi umat Islam dalam rangka peningkatan penghayatan dan pengamalan al Qur’an
dalam kehidupan sehari-hari
5. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor Dj.I/12A
Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam di
sekolah
6. Rapat Sekolah
III. TUJUAN
1. Memperkokoh akidah melalui pemberian, pemupukan dan pengembangan pengetahuan,
penghayatan, pengamalan, pembiasaan melalui kajian al Qur’an
2. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan peserta didik tentang agama Islam sehingga
menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah
SWT.
3. Meningkatkan kompetensi membaca, menulis dan menghafal al Qur’an.
4. Menumbuhkan peserta didik untuk gemar membaca al Qur’an
5. Memberikan habituasi kepada peserta didik untuk mengamalkan isi kandungan al Qur’an
IV. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup program BTQ Pendidikan Agama Islam meliputi aspek kompetensi sebagai
berikut :
1. Standar Kompetensi
Kompetensi (competency) menurut bahasa adalah kemampuan atau kecakapan. Menurut
istilah artinya seperangkat pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan perilaku yang harus
dimiliki, dihayati, dikuasai oleh seseorang dalam melaksanakan tugasnya.
Kompetensi yang dimaksud dalam BTQ adalah kemampuan, keterampilan dan perilaku yang
harus dikuasai, dihayati oleh peserta didik dalam membaca, menulis dan menghafal al
Qur’an.
a. Kompetensi Membaca
Adapun rumusan kompetensi aspek membaca adalah : “ peserta didik mengenal huruf
hijaiyah”. Kompetensi tersebut secara gradual dimulai dari :
1) Mengenal huruf hijaiyah meliputi huruf tunggal dan huruf sambung yang berada di
awal ditengah dan diakhir dalam rangkaian kalimat (kata) dan jumlah kalimat.
2) Penguasaan makhorijul huruf yakni bagaimana cara mengucapkan dan mengeluarkan
bunyi huruf hijaiyah dengan benar.
3) Penguasaan ilmu tajwid, yaitu kemampuan membaca al Qur’an yang sesuai dengan
kaidah kaidah membaca al Qur’an yang dicontohkan Rasulullah SAW.
b. Kompetensi Menulis
Kompetensi yang dikembangkan adalah peserta didik mengenal bentuk bentuk huruf
hijaiyah dan mampu menjelaskannya dalam rangkaian kalimat atau ayat al Qur’an sesuai
kaidah penulisan huruf Arab atau kaligrafi. Adapun langkah langkah yang harus dikuasai
secara gradual dimulai dari :
1) Menulis huruf tunggal
2) Menulis huruf berharakat
3) Menuliskan huruf sambung terdiri dari beberapa huruf, kalimat (kata) dan beberapa
kalimat
4) Menyalin ayat al Qur’an dengan melihat teks al Qur’an maupun dilakukan secara
imla atau dikte.
c. Kompetensi Menghafal
kompetensi ini diharapkan peserta didik dikemudian hari mampu menjadi imam dalam
ibadah shalat berjamaah. Kompetensi ini meliputi :
1) Kelas 1 : menghafal surah An Nas s/d Al Fil
2) Kelas 2 : menghafal surah An Nas s/d At-Takasur
3) Kelas 3 : menghafal surah An Nas s/d Al Zalzalah
4) Kelas 4 : menghafal surah An Nas s/d At Tin
5) Kelas 5 : menghafal surah An Nas s/d Al Lail
6) Kelas 6 : menghafal surah An Nas s/d Al Balad
7) Kelas Tahfidz : Juz 30
d. Kompetensi Ibadah
1) Wudhu
Peserta didik diharapkan mampu membaca doa wudhu dan mampu berwudhu sesuai
dengan tata cara yang benar
2) Shalat
Peserta diharapkan mampu melaksanakan shalat secara tertib dan mampu
melaksanakan shalat dengan benar.
2. Program Pengembangan
Peserta didik yang telah mampu mencapai target kompetensi dapat dilakukan pengembangan
(pengayaan) seperti :
a) Khatamul Qur’an
b) Tahsin al Qur’an
c) Bimbingan menulis al Qur’an
d) Bimbingan tahfidz al Qur’an
V. PENYELENGGARAAN
Pola Penyelenggaraan
Pelaksanaan pembinaan BTQ dilaksanakan secara tatap muka pada hari Senin kelas 1 s/d 3 dan
Rabu kelas 4 s/d 6.
VI. SARANA DAN INSTRUMEN
Sarana yang diperlukan dalam menunjang kegiatan BTQ diantaranya :
ϖ Panduan belajar al Qur’an (seperti Iqra)
ϖ Mushaf al Qur’an
ϖ Alat tulis lengkap
ϖ Lekar/alas mushaf
ϖ Papan tulis, spidol boarmarker
ϖ Infocus dan layar screen (bila diperlukan)
Adapun instrumen pendukung lainnya yang diperlukan seperti :
ϖ Daftar hadir peserta didik
ϖ Daftar hadir pembimbing
ϖ Daftar nilai
VII. PENILAIAN DAN PELAPORAN
Penilaian yang dimaksud yakni upaya mengumpulkan serangkaian informasi secara
berkesinambungan dan menyeluruh dari proses dan hasil belajar peserta didik yang dapat
dijadikan dasar untuk pencapaian kompetensi. Penilaian ini pun dapat dijadikan patokan atau
tolok ukur untuk perlakuan bimbingan Bimbingan Baca Tulis al Qur’an selanjutnya.
Tujuan :
1) Untuk mengetahui tingkat kemajuan membaca, menulis dan menghafal peserta didik
2) Untuk mengetahui tingkat usaha peserta didik dalam belajar menuis, membaca dan
menghafal al qur’an
3) Utuk mengetahui daya guna dan hasil guna dari proses pelaksanaan BTQ
4) Sebagai evaluasi peserta didik dalam menentukan kenaikan kelompok belajar (kenaikan
kelas) kepada jenjang, kelompok atau kelas yang lebih tinggi.
a. Proses Penilaian
Evaluasi mencakup penilaian proses dan penilaian hasil proses. Penilaian proses yang dimaksud
yakni pelaksanaan pengamatan (observasi) terhadap aktivitas belajar peserta didik dalam
membaca, menulis dan menghafal al Qur’an. Sedangkan penilaian hasil proses dilakukan
dengan uji kompetensi seperti ujian/ulangan tengah semester dan akhir semester. Dari hasil
evaluasi ini peserta didik dapat dilihat dan diputuskan naik tidaknya kepada kelompok atau
kelas yang lebih tinggi.
b. Tehnik Penilaian
Adapun teknik penilaiannya mencakup tes lisan (praktek membaca al Qur’an), tes tulisan
(menulis al Qur’an) dan tes penugasan atau portofolio.
c. Pelaporan
Pelaporan adalah proses pemberian hasil penilaian berupa sertifikasi atau raport kemampuan
membaca, menulis dan menghafal al Qur’an kepada peserta didik yang telah dinyatakan lulus
dan memiliki kompetensi yang ditargetkan atau telah mencapai standar kompetensi lulusan
BTQ. Pada raport tersebut mencantumkan nilai kuantitatif sebagai hasil proses belajar dan
ditandatangani oleh guru pembimbing/guru mata pelajaran BTQ/GPAI dan Kepala Satuan
Pendidikan/Kepala Sekolah.
VIII. PENUTUP
Penyelenggaraan bimbingan tuntas membaca, menulis dan menghafal al Qur’an (BTQ) adalah
bagian dari kegiatan pembelajaran intrakurikuler Pendidikan Agama Islam yang wajib
dilaksanakan di sekolah sebagai upaya mendukung, menambah dan penguatan pembelajaran PAI
aspek Al Qur’an pada jam intrakurikuler yang memiliki keterbatasan waktu jam tatap muka.
Mengetahui: Wonosari, ……………………
Kepala Sekolah Ketua Pembimbing Ekstra
Eni Indarwati, M. Pd Nanik Hayatun, [Link].I
NIP. 19720225 199203 2 006 NIP. 19780417 200801 2 034