TUGAS 1
MAKALAH
PROGRAM DINAMIS
PENELITIAN OPRASIONAL
Nama Kelompok : RENDY ARDHANA ULATH 202272103
AGLIN SIPAHELUT 202272105
202372043
Kelompok : 10 (Sepuluh)
Dosen Mata Kuliah :
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS P ATTIMURA
AMBON
2024
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pemrograman
Lanjut.
Makalah ini membahas tentang konsep program dinamis, yang merupakan salah satu paradigma pemrograman yang
sangat penting dalam ilmu komputer. Program dinamis adalah pendekatan pemrograman yang menggunakan solusi
subproblema yang telah dihitung sebelumnya untuk memecahkan masalah yang lebih besar. Metode ini efisien
karena menghindari penghitungan ulang subproblema yang sama.
Dalam makalah ini, kami akan membahas mengenai definisi, karakteristik, dan contoh implementasi program
dinamis. Kami berharap makalah ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep program
dinamis dan penerapannya dalam pengembangan perangkat lunak.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun
sangat kami harapkan demi perbaikan dan pengembangan makal ah ini lebih lanjut. Akhir kata, semoga makalah ini
bermanfaat bagi kita semua.
DAFTAR IS
KATA PENGANTAR...................................................................................................................................................................................... 2
BAB I.............................................................................................................................................................................................................. 4
PENDAHULUAN............................................................................................................................................................................................ 4
1.1 Latar belakang........................................................................................................................................................................................ 4
BAB II............................................................................................................................................................................................................. 5
PEMBAH ASAN............................................................................................................................................................................................ 5
2.1 Definisi Program Dinamis...................................................................................................................................................................5
2.2 Istilah yang Digunakan dalam Program Dinamis Deterministik......................................................................................................5
2.3 Model Optimasi Dinamik Deterministik.............................................................................................................................................6
2.4 Permasalahan pada Program Dinamis................................................................................................................................................6
2.5 Struktur Dasar...................................................................................................................................................................................... 7
BAB IV.......................................................................................................................................................................................................... 8
KESIMPULAN.............................................................................................................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................................................................................9
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Produksi dalam sebuah perusahaan keramik di lokasi yang
berbeda akan menghasilkan jumlah produksi yang berbeda pula
bergantung pada kondisi lingkungan. Dalam meningkatkan jumlah
produksi di setiap lokasi agar produksi tersebut naik diperlukan
suatu model. Model pada pemrograman dinamis me wakili
hubungan rekursif yang tujuannya menentukan kombinasi keputusan
optimal secara bertahap mengenai jumlah dan waktu produksi. Model
dalam permasalahan ini disusun berdasarkan karakteristik ko ndisi
operasional secara normal pada sebuah perusahaan, dengan
memperhitungkan jumlah tim yang akan dialokasikan dan jumlah
produksi maksimum pada suatu lokasi. Fungsi rekursif yang
dibentuk berdasarkan pada tujuan perusahaan adalah banyaknya
jumlah tim yang dialokasikan dan jumlah produksi maksimum pada
setiap lokasi. Pengerjaan model dengan pendekatan pemrograman
dinamis ini dilakukan untuk memperoleh jumlah tim produksi pada
masing-masing lokasi sebaiknya dioperasikan agar didapatkan
produksi keramik setiap bulannya maksimum dan banyaknya jumlah
produksi.
Program dinamis adalah suatu teknik matematis yang biasanya
digunakan untuk membuat suatu keputusan dari serangkaian
keputusan yang saling berkaitan. Dalam hal ini program dinamis
menyediakan prosedur sistematis untuk menentukan kombinasi
keputusan yang optimal. Tujuan utama mo del ini ialah untuk
mempermudah penyelesaian persoalan optimasi yang mempunyai
karakteristik tertentu. Tidak seperti pemrograman linier, tidak ada
bentuk matematis standar untuk perumusan pemrograman dinamis.
Akan tetapi, pemrograman dinamis adalah pendekatan umum untuk
pemecahan masalah dan persamaan tertentu yang digunakan di
dalamnya harus dibentuk sesuai dengan situasi masalah yang
dihadapi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Program Dinamis
Program dinamis adalah suatu teknik matematis yang biasanya
digunakan untuk membuat suatu keputusan dari serangkaian
keputusan yang saling berkaitan. Dalam hal ini program dinamis
menyediakan prosedur sistematis untuk menentukan kombinasi
keputusan yang optimal. Tujuan utama model ini ialah untuk
mempermudah penyelesaian persoalan optimasi yang me mpunyai
karakteristik tertentu.
Tidak seperti pemrograman linier, tidak ada bentuk matematis
standar untuk perumusan pemrograman dinamis. Akan tetapi,
pemrograman dinamis adalah pendekatan umum untuk pemecahan
masalah dan persamaan tertentu yang digunakan di dalamnya harus
dibentuk sesuai dengan situasi masalah yang
dihadapi.
Program dinamis deterministik sendiri dicirikan dimana,
keadaan pada tahap berikutnya ditentukan sepenuhnya oleh keadaan
dan keputusan pada tahap sekarang. Masalah deterministik dapat
dibedakan antara kasus maksimum dan minimum.
2.2 Istilah yang Digunakan dalam Program Dinamis Deterministi k
Istilah yang biasa digunakan antara lain:
a. Stage (tahap) adalah bagian persoalan yang mengandung decision variable.
b. Alternatif, pada setiap stage terdapat decision variable dan
fungsi tujuan yang menentukan besarnya nilai setiap
alternative.
c. State, state menunjukkan kaitan satu stage dengan stage
lainnya, sedemikian serupa sehingga setiap stage dapat
dioptimisasikan secara terpisah sehingga hasil optimasi layak
untuk seluruh persoalan.
2.3 Model Optimasi Dinami k Deterministik
Istiarto 1992, dalam perkembangannya program dinamik dapat
dikategorikan sebagai program dinamik deterministic dan
program dinamik stokastik. Program dinamik deterministic
memperlakukan fenomena yang terjadi sebagai suatu yang bersifat
pasti. Sedangkan program dinamis stokastik memperhitungkan sifat
ketidak pastian ke dalam masukan utamanya yang berupa aliran.
2.4 Permasalahan pada Program Dinamis
Permasalahan dapat dibagi dalam tahap-tahap dengan suatu
keputusan kebijakan (policy decision) diperlukan di setiap tahap
d. Setiap tahap memiliki sejumlah keadaan (state) yang bersesuaian
e. Pengaruh keputusan pada setiap tahap adalah untuk
merubah keadaan sekarang menjadi keadaan yang berkaitan
dengan tahap berikutnya
f. Prosedur penyelesaian dirancang untuk menemukan
kebijakan optimal keseluruhan masalah, melalui keputusan
optimal pada setiap tahap
g. Bila diketahui keadaan sekarang optimal, untuk tahap yang
tersisa adalah bebas terhadap kebijakan yang dipakai pada
tahap- tahap sebelumnya
h. Prosedur penyelesaian dimulai dengan menentukan
kebijakan optimal untuk tahap terakhir
i. Tersedia hubungan rekursif yang menyediakan kebijakan
optimal pada tahap n, bila diketahui kebijakan optimal untuk
tahap.
2.5 Struktur Dasar
Pada Programa Deterministik:
i. State pada stage berikunya sepenuhnya ditentukan oleh state dan
keputusan pada stage
saat ini.
Stage +1
St
a
g
e
State:
Kontribusi dari xn
fn(Sn,xn) f* n+1 (Sn+1)
ii. Pada stage n, prosesnya akan berada pada state Sn.
iii. Pada state ini dibuat keputusan xn.
iv. Kemudian proses bergerak ke state Sn+1 pada stage
(n+1), dari titik ini bergerak ke depan.
v. Pada setiap state, nilai fungsi tujuan untuk keputusan
optimumnya telah terlebih dahulu dihitung sebelum
bergerak ke state selanjutnya, yaitu: f* n+1 (Sn+1)
vi. Keputusan memilih xn juga memberikan kontribusi
terhadap fungsi tujuan. Dengan menggabungkan kedua
besaran ini akan diperoleh nilai fungsi tujuan fn*(Sn,xn)
Pengambilan keputusan secara keseluruhan diawali dari
perhitungan yang terakhir.
BAB IV
KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat diperoleh kesimpulan sebagai
berikut.
1. Program dinamis adalah suatu teknik matematis yang biasanya
digunakan untuk membuat suatu keputusan dari serangkaian
keputusan yang saling berkaitan.
2. Program dinamis dibedakan menjadi program dinamis
deterministik dan probabilistik.
3. Program dinamik deterministik memperlakukan fenomena
yang terjadi sebagai suatu yang bersifat pasti.
4. Tujuan utama model deterministik ialah untuk mempermudah
penyelesaian persoalan optimasi yang mempunyai karakteristik tertentu.
5. Langkah optimum dalam membagi tim penyuluh dari kota 1
sampai kota 3 ialah 1-3-1 dengan total pertambahan gabah
sebesar 170 ton
DAFTAR PUSTAKA
Pangestu S., Marwan A, T. Hani Handoko. 2000. Gasar-Gasar
@pfrati`ns [fsfarje. BPFF Togyakarta: Togyakarta.