Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD
Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD
MATEMATIKA KELAS 4
Aljabar Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengisi nilai yang
belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang
berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100 (contoh: 10 + … = 19, 19 - … =
10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan
mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana dan
pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan
penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai
100.
Pengukuran Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan
berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat
menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m).
Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume
menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah.
Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok
Jenis Assesmen :
Presentasi
Produk
Tertulis
Unjuk Kerja
Tertulis
Model Pembelajaran
Tatap muka
Ketersediaan Materi :
Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Metode :
Diskusi
Materi Pembelajaran
Pecahan
A. Pecahan dengan pembilang satu
B. Pecahan dengan penyebut sama
C. Pecahan senilai
D. Pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan
E. Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas IV SD
2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah pecahan?
2. apakah pembilang ?
3. bagaimana ilustrasi pecahan dengan pembilang satu?
4. bagaimana membandingkan dan mengurutkan antarpecahan dengan pembilang satu?
Pendahuluan
Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran 1. Membaca bilangan
1. Guru membentuk kelompok heterogen (berdasarkan pada karakteristik atau
keberagaman peserta didik) yang terdiri atas 3 – 4 peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk memotong kertas origami menggunakan gunting
menjadi bentuk lingkaran sejumlah banyaknya anggota kelompok.
3. Guru meminta peserta didik untuk mengambil salah satu lingkaran kemudian dibagi
menjadi beberapa bagian yang sama dengan cara memberi garis melalui titik pusat
pada lingkaran tersebut.
4. Guru meminta peserta didik untuk mewarnai satu bagian lingkaran menggunakan
pensil warna.
5. Selanjutnya, guru meminta peserta didik untuk mengulangi Langkah ke-3 dan
Langkah ke-4 untuk anggota yang lain pada bagian potongan lingkaran yang lain
kemudian tempel dengan lem pada buku tulis.
6. Guru mempersilahkan peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok
di depan kelas
7. Guru menjelaskan cara mengisi tabel yang ada pada Buku Siswa.
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar pizza yang telah dipotong. Kegiatan
ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas masingmasing guru sehingga apa
yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik.
Ayo Berlatih
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati 2 gambar yang ada di buku siswa tentang
pecahan berbeda dari benda yang berukuran sama . Kegiatan ini dapat diganti
disesuaikan kondisi di dalam kelas masing-masing guru sehingga apa yang disajikan
adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik. Peserta didik dapat menentukan mana
pecahan yang lebih besar atau lebih kecil.
Ayo Berlatih
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
C. Pecahan senilai
Apersepsi :
Pecahan dapat dikatakan senilai apabila pecahan tersebut mempunyai nilai atau bentuk
paling sederhana yang sama dengan cara menyamakan penyebutnya.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah pecahan senilai?
2. bagaimana cara menentukan pecahan senilai?
Pendahuluan
Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Ayo Beraktivitas
1. Guru membentuk kelompok heterogen (berdasarkan karakteristik dan kemampuan
peserta didik) yang terdiri atas 3 – 4 peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk melipat kertas tersebut menjadi beberapa bagian
yang sama (misalkan menjadi 4 bagian yang sama), kemudian warnailah salah satu
kotak tersebut lalu di potong.
3. Guru meminta peserta didik untuk melipat kertas yang kedua menjadi beberapa bagian
yang sama (misal dibagi menjadi 16 bagian yang sama), kemudian warnailah 4 kotak
tersebut lalu di potong.
4. Selanjutnya, guru meminta peserta didik untuk membandingkan kedua kertas yang
telah diwarnai tersebut.
5. Guru mempersilahkan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di
depan kelas
6. Guru menyampaikan kesimpulan dari aktivitas yang dilakukan dengan menyatakan
bahwa:
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati 2 gambar coklat yang dibagi menjadi 6
bagian dan 3 bagian yang sama. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam
kelas masing-masing guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di
sekitar peserta didik.
Ayo Berlatih
Guru memandu peserta didik untuk membuat tiga buah gambar yang menunjukkan
pecahan senilai!
Ayo Berlatih
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
E. Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen
Apersepsi :
Persen adalah bentuk pecahan biasa yang nilai penyebutnya 100 dan dinyatakan dengan
lambang %. Untuk mengubah pecahan biasa ke dalam bentuk persen, maka pembilang
dan penyebut sama-sama dikalikan dengan bilangan bulat positif supaya bernilai 100.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. Apakah persen itu?
2. Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi persen?
Pendahuluan
Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar persen dan diskon di suatu
swalayan. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas masing-masing
guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik.
Dari hasil pengamatan, peserta didik mengetahui lambang persen dan cara mengubah
bilangan desimal ke dalam bentuk persen.
Ayo Berlatih
Ayo Berpikir
Guru menjelaskan cara langsung dalam mengubah perseratusan menjadi bentuk persen
Cara Langsung : Jika terdapat desimal perseratusan yang akan diubah menjadi bentuk
persen maka kita tinggal mengalikan desimal perseratusan tersebut dengan 100 %
Ayo Berlatih
Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
Pelaksanaan Asesmen
Sikap
Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada
jurnal, baik sikap positif dan negatif.
Melakukan penilaian antarteman.
Mengamati refleksi peserta didik.
Pengetahuan
Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis
Keterampilan
Presentasi
Proyek
Portofolio
Kriteria Penilaian :
Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.
Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100
Rubrik Penilaian :
a. Penilaian sikap
Tabel 1.5 Penilaian Sikap
Aspek yang dinilai
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran bahwa
No NPD n Ket
sebelumdan terhadap hasil ilmu yang
setelah kerja yang telah diperoleh adalah
pelajaran diperoleh pemberian Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik
Rubrik penilaian untuk kegiatan Ayo Mencoba, Ayo Mengamati atau Ayo Berlatih
Tabel 1.9 Penilaian pada kegiatan Ayo Mengamati/Mencoba
Skala Penilaian
No Aspek Yang dinilai
1 2 3 4 5
1 Kelengkapan unsur-unsur yang harus diidentifikasi
oleh peserta didik
2 Sistematika / alur berfikir
3 Kalimat
4 Kerapian
Jumlah (n)
Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kritis?
A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
Glosarium:
angka : simbol dari bilangan.
bangun datar : bangun yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar tetapi tidak
mempunyai tinggi dan tebal.
bilangan : cara menyatakan banyak benda.
bilangan cacah : bilangan yang dimulai dari 0,1,2,3,…
dekomposisi : menguraikan.
diagram : suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2 dimensi sesuai
teknik visualisasi.
diagram batang : grafik yang tersusun dari kolom berbentuk batang (persegi atau
persegi panjang) yang meninjukkan berbagai informasi.
faktor : bilangan-bilangan yang dapat dapat membagi habis suatu bilangan.
kelipatan : bilangan-bilangan yang merupakan hasil kali bilangan tersebut dengan
bilangan asli.
komposisi : menyusun.
Luas : banyaknya satuan luas yang dapat digunakan untuk menutupi secara rapat
(tanpa bertumpuk) bangun tersebut.
Pecahan : satu bagian utuh dibagi menjadi beberapa bagian sama besar.
pecahan desimal: bilangan yang terdiri atas dua angka atau bahkan lebih yang diikuti
dengan tanda koma yang bermakna persepuluh, perseratus, perseribu hingga seterusnya.
pecahan senilai : pecahan yang mempunyai nilai yang sama, tetapi dituliskan dalam
bentuk yang berbeda.
Persen : Suatu perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus yang
ditunjukkan dengan simbol %.
pictogram : diagram dimana datanya disajikan dalam bentuk gambar atau lukisan untuk
mewakili benda yang menampilkan banyak benda sesungguhnya.
Satuan: ukuran suatu besaran.
satuan baku : satuan yang sudah diakui secara umum, karena menggunakan acuan
yang diakui dan baku secara internasional.
satuan tidak baku : satuan yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara satu
orang dengan yang lainnya.
segibanyak : bidang datar tertutup yang dibatasi oleh garis lurus sebagai sisinya.
segiempat : sebuah bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 sudut.
segitiga : bangun datar yang dibatasi dengan adanya tiga buah sisi serta memiliki tiga
buah titik sudut.
sudut : perpotongan dua sinar garis yang berpotongan tepat di satu titik.
titik sudut : titik potong dari dua sinar garis.
volume : penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek
Daftar Pustaka:
Alfarisi, R., Dafik, Prihandini, R., M., 2018, Pendidikan Matematika, UNEJ Press,
Indonesia.
Choudury, M. R., Ullah, A. M. M. A., Begum, H. B., Islam, R., 2009, Elementary
Mathemaics, National Curriculum and Textbook Board, Bangladesh.
Gustafson, R. D., & Frisk, P. D. (1991). Elementary geometry. Wiley, USA.
Hobri, dkk, 2018, Senang Belajar Matematika, Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Indonesia.
Kennedy, L. M., Tipps, S., Johnson, A., 2008, Guiding Children’s Learning of
Mathematics, Ed 11, Thomson Wadsworth, Australia.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 3, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 4, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Musser, G. L., Burger, W. F., Peterson, B. E., 2007, Mathematics for Elementary
Teachers, John Wiley and Sons Inc, USA.
[Link]
[Link]
https ://[Link]