0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan24 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD

Diunggah oleh

risen.nandes22
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan24 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD

Diunggah oleh

risen.nandes22
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

MATEMATIKA KELAS 4

INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : Sanudi [Link]
Instansi/Sekolah : SD Negeri 3 Tanjung Sakti Pumi
Jenjang / Kelas : SD / IV
Alokasi Waktu : 30 JP X 6 Pertemuan ( 180 x 35 menit)
Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase B
Pada akhir fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat melakukan operasi
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000, dapat melakukan operasi
perkalian dan pembagian bilangan cacah, dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam
sebuah kalimat matematika, dan dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan
pola gambar atau obyek sederhana dan pola bilangan yang berkaitan dengan
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100. Mereka dapat menyelesaikan
masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor, masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan
antarpecahan, serta dapat mengenali pecahan senilai. Mereka dapat menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal, dan dapat
menghubungkan pecahan desimal dan perseratusan dengan persen.
Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku, dan
dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang. Mereka dapat mengukur dan
mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah. Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
dan dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar
dengan satu cara atau lebih jika memungkinkan.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram
batang (skala satu satuan).

Fase B Berdasarkan Elemen


Bilangan Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman
dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah
sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis,
menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan
dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai [Link] didik dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan
cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi
perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100
menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol
matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah
berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-

pecahan dengan pembilang satu (misalnya, dan antar-

pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, .


Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan
gambar dan simbol matematika.
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat
menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan
perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal
perseratusan dengan konsep persen.

Aljabar Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengisi nilai yang
belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang
berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100 (contoh: 10 + … = 19, 19 - … =
10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan
mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana dan
pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan
penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai
100.

Pengukuran Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan
berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat
menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m).
Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume
menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah.

Geometri Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri


berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga,
segibanyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan
mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih
dari satu cara jika memungkinkan.

Analisa Data Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan,


danPeluang membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar,
piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan).

Tujuan Pembelajaran 1.1 membandingkan dua pecahan dengan pembilang satu


1.2 mengurutkan antar pecahan dengan pembilang satu
1.3 membandingkan dua pecahan dengan penyebut yang
sama
1.4 mengurutkan antar pecahan dengan penyebut yang sama
1.5 mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan
simbol matematika
1.6 menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan
perseratusan
1.7 menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan
konsep persen

Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak


Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
Kata kunci Pecahan, pecahan desimal, persen

Target Peserta Didik :


Peserta didik Reguler
Jumlah Siswa :
30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok ketika jumlah
siswa sedikti atau lebih banyak)

Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok

Jenis Assesmen :
 Presentasi
 Produk
 Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis

Model Pembelajaran
 Tatap muka

Ketersediaan Materi :
 Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK

Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan peserta didik :


 Individu
 Berkelompok (Lebih dari dua orang)

Metode :
Diskusi

Sarana dan Prasarana


Alat tulis peserta didik (kertas origami, pensil warna, gunting, lem, penggaris, dan buku
tulis)

Materi Pembelajaran
Pecahan
A. Pecahan dengan pembilang satu
B. Pecahan dengan penyebut sama
C. Pecahan senilai
D. Pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan
E. Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas IV SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa

Metode dan Aktivitas pembelajaran :


A. Pecahan dengan pembilang satu
Apersepsi :
Pecahan dapat diartikan sebagai satu bagian dari beberapa bagian yang sama, atau satu
bagian dari satu unit tertentu. Macam-macam pecahan diantaranya pecahan biasa,
pecahan campuran, desimal, dan persen. Menyatakan pecahan dapat disimbolkan
a
b
dengan a dan b adalah bilangan bulat, dan b ≠ 0 . Pembilang adalah bilangan terbagi.
Bilangan yang berada di atas garis pemisah disebut dengan pembilang, sedangkan
bilangan di bagian bawah disebut penyebut. Membandingkan dua pecahan yang lebih
kecil, lebih besar, atau sama besar dengan gambar atau benda konkret.

Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah pecahan?
2. apakah pembilang ?
3. bagaimana ilustrasi pecahan dengan pembilang satu?
4. bagaimana membandingkan dan mengurutkan antarpecahan dengan pembilang satu?
Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran 1. Membaca bilangan
1. Guru membentuk kelompok heterogen (berdasarkan pada karakteristik atau
keberagaman peserta didik) yang terdiri atas 3 – 4 peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk memotong kertas origami menggunakan gunting
menjadi bentuk lingkaran sejumlah banyaknya anggota kelompok.
3. Guru meminta peserta didik untuk mengambil salah satu lingkaran kemudian dibagi
menjadi beberapa bagian yang sama dengan cara memberi garis melalui titik pusat
pada lingkaran tersebut.
4. Guru meminta peserta didik untuk mewarnai satu bagian lingkaran menggunakan
pensil warna.
5. Selanjutnya, guru meminta peserta didik untuk mengulangi Langkah ke-3 dan
Langkah ke-4 untuk anggota yang lain pada bagian potongan lingkaran yang lain
kemudian tempel dengan lem pada buku tulis.
6. Guru mempersilahkan peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok
di depan kelas
7. Guru menjelaskan cara mengisi tabel yang ada pada Buku Siswa.
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar pizza yang telah dipotong. Kegiatan
ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas masingmasing guru sehingga apa
yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik.

Ayo Berlatih

Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati 2 gambar yang ada di buku siswa tentang
pecahan berbeda dari benda yang berukuran sama . Kegiatan ini dapat diganti
disesuaikan kondisi di dalam kelas masing-masing guru sehingga apa yang disajikan
adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik. Peserta didik dapat menentukan mana
pecahan yang lebih besar atau lebih kecil.

Ayo Berlatih
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

B. Pecahan dengan penyebut sama


Apersepsi :
Penyebut adalah bilangan pembagi. Bilangan yang berada di atas garis pemisah disebut
dengan pembilang, sedangkan bilangan di bagian bawah disebut penyebut.
Membandingkan dua pecahan yang lebih kecil, lebih besar, atau sama besar dengan
gambar, ilustrasi atau benda konkret.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah penyebut?
2. bagaimana ilustrasi pecahan dengan penyebut sama?
3. bagaimana membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan penyebut yang
sama?
Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Ayo mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati 2 gambar yang ada di buku siswa tentang
pecahan berpenyebut sama. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas
masing-masing guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar
peserta didik.
Ayo Berlatih

Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

C. Pecahan senilai
Apersepsi :
Pecahan dapat dikatakan senilai apabila pecahan tersebut mempunyai nilai atau bentuk
paling sederhana yang sama dengan cara menyamakan penyebutnya.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah pecahan senilai?
2. bagaimana cara menentukan pecahan senilai?
Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Ayo Beraktivitas
1. Guru membentuk kelompok heterogen (berdasarkan karakteristik dan kemampuan
peserta didik) yang terdiri atas 3 – 4 peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk melipat kertas tersebut menjadi beberapa bagian
yang sama (misalkan menjadi 4 bagian yang sama), kemudian warnailah salah satu
kotak tersebut lalu di potong.

3. Guru meminta peserta didik untuk melipat kertas yang kedua menjadi beberapa bagian
yang sama (misal dibagi menjadi 16 bagian yang sama), kemudian warnailah 4 kotak
tersebut lalu di potong.

4. Selanjutnya, guru meminta peserta didik untuk membandingkan kedua kertas yang
telah diwarnai tersebut.
5. Guru mempersilahkan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di
depan kelas
6. Guru menyampaikan kesimpulan dari aktivitas yang dilakukan dengan menyatakan
bahwa:
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati 2 gambar coklat yang dibagi menjadi 6
bagian dan 3 bagian yang sama. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam
kelas masing-masing guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di
sekitar peserta didik.

Ayo Berlatih
Guru memandu peserta didik untuk membuat tiga buah gambar yang menunjukkan
pecahan senilai!

Ayo Berlatih
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME

D. Pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan


Apersepsi :
Pecahan desimal adalah pecahan yang nilai penyebutnya adalah 10, 100, 1000, dan
seterusnya yang ditulis dengan menggunakan tanda koma.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. apakah pecahan desimal?
2. bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal?
Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar 10 buah roti yang salah satu roti
tersebut diberi selai coklat. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas
masing-masing guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar
peserta didik. Dari hasil pengamatan 1 roti yang diberi selai coklat dari 10 roti yang ada
menandakan persepuluhan atau atau 0,1 dalam bentuk pecahan desimal.
Ayo Berlatih
1. Nyatakan bagian yang berada dalam kotak sebagai pecahan biasa, kemudian
ubahlah menjadi pecahan desimal.

2. Ubahkan pecahan biasa berikut menjadi pecahan desimal persepuluhan

3. Ubahlah pecahan biasa berikut menjadi pecahan desimal perseratusan!

Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)
E. Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen
Apersepsi :
Persen adalah bentuk pecahan biasa yang nilai penyebutnya 100 dan dinyatakan dengan
lambang %. Untuk mengubah pecahan biasa ke dalam bentuk persen, maka pembilang
dan penyebut sama-sama dikalikan dengan bilangan bulat positif supaya bernilai 100.

Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik:
1. Apakah persen itu?
2. Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi persen?

Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran
Ayo Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar persen dan diskon di suatu
swalayan. Kegiatan ini dapat diganti disesuaikan kondisi di dalam kelas masing-masing
guru sehingga apa yang disajikan adalah sesuatu yang ada di sekitar peserta didik.
Dari hasil pengamatan, peserta didik mengetahui lambang persen dan cara mengubah
bilangan desimal ke dalam bentuk persen.

Ayo Berlatih
Ayo Berpikir
Guru menjelaskan cara langsung dalam mengubah perseratusan menjadi bentuk persen
Cara Langsung : Jika terdapat desimal perseratusan yang akan diubah menjadi bentuk
persen maka kita tinggal mengalikan desimal perseratusan tersebut dengan 100 %

Ayo Berlatih
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
 Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada
jurnal, baik sikap positif dan negatif.
 Melakukan penilaian antarteman.
 Mengamati refleksi peserta didik.

Pengetahuan
 Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi
 Proyek
 Portofolio

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk  Remedial dapat diberikan kepada
menambah wawasan peserta didik peserta didik yang capaian
mengenai materi pembelajaran yang kompetensi dasarnya (KD) belum
dapat diberikan kepada peserta didik tuntas.
yang telah tuntas mencapai  Guru memberi semangat kepada
kompetensi dasar (KD). peserta didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau  Guru akan memberikan tugas bagi
tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan peserta didik yang belum tuntas dalam
dengan peserta didik. bentuk pembelajaran ulang,
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, bimbingan perorangan, belajar
peserta didik yang sudah mencapai kelompok, pemanfaatan tutor sebaya
ketuntasan belajar diberi kegiatan bagi peserta didik yang belum
pembelajaran pengayaan untuk mencapai ketuntasan belajar sesuai
perluasan atau pendalaman materi hasil analisis penilaian.

Kriteria Penilaian :
 Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.
 Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100

Rubrik Penilaian :
a. Penilaian sikap
Tabel 1.5 Penilaian Sikap
Aspek yang dinilai
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran bahwa
No NPD n Ket
sebelumdan terhadap hasil ilmu yang
setelah kerja yang telah diperoleh adalah
pelajaran diperoleh pemberian Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik

1. Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran


Tabel 1.6 Indikator Berdoa
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut berdoa
2 Peserta didik ikut berdoa, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut berdoa, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut berdoa dengan bersungguh-sungguh

2. Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh


Tabel 1.7 Indikator Bersyukur
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak mengucapkan rasa syukur
2 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik mengucapkan rasa syukur dengan sungguh-sungguh

3. Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan

Tabel 1.8 Indikator Kesadaran


Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan
2 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
dengan sungguh-sungguh

Rubrik penilaian untuk kegiatan Ayo Mencoba, Ayo Mengamati atau Ayo Berlatih
Tabel 1.9 Penilaian pada kegiatan Ayo Mengamati/Mencoba
Skala Penilaian
No Aspek Yang dinilai
1 2 3 4 5
1 Kelengkapan unsur-unsur yang harus diidentifikasi
oleh peserta didik
2 Sistematika / alur berfikir
3 Kalimat
4 Kerapian
Jumlah (n)

Tabel 1.10 Penilaian pada kegiatan Ayo Berlatih


Nomor Soal
No NPD Nilai
1 2 3 4 ..

b. Rubrik Penilaian Pengetahuan (Kognitif)


Tabel 2.2 Pedoman Penilaian Hasil Belajar
Bobot Kriteria Penskoran
Nilai
No Butir Pertanyaan Skor
0 5 10 Akhir
Maks
1 Bandingkan 2 10 Peserta Peserta Peserta
pecahan di bawah ini didik tidak didik bisa didik bisa
dengan tanda <, =, menjawab menjawab menjawab
atau >! sama sekali tetapi dengan
kurang benar
lengkap

2 Urutkan pecahan 10 Peserta Peserta Peserta


berikut dari yang didik tidak didik bisa didik bisa
terkecil! menjawab menjawab menjawab
sama sekali tetapi dengan
kurang benar
lengkap

3 Ibu mempunyai satu 10 Peserta Peserta Peserta


buah semangka. didik tidak didik bisa didik bisa
Seperempatnya menjawab menjawab menjawab
diberikan kepada sama sekali tetapi dengan
kurang benar
Helen. Sisanya
lengkap
diberikan kepada
Putu.
a. Berapa bagiankah
semangka yang
diterima Helen
dan Putu?
b. Siapakah yang
menerima bagian
semangka paling
besar?

4 10 Peserta Peserta Peserta


didik tidak didik bisa didik bisa
menjawab menjawab menjawab
sama sekali tetapi dengan
kurang benar
lengkap

Ubahkan pecahan 10 Peserta Peserta Peserta


biasa berikut menjadi didik tidak didik bisa didik bisa
pecahan desimal menjawab menjawab menjawab
persepuluhan. sama sekali tetapi dengan
kurang benar
lengkap

6 Ubahkan pecahan 10 Peserta Peserta Peserta


biasa berikut menjadi didik tidak didik bisa didik bisa
pecahan desimal menjawab menjawab menjawab
perseratusan sama sekali tetapi dengan
kurang benar
lengkap

7 Ubahlah pecahan 10 Peserta Peserta Peserta


desimal perseratusan didik tidak didik bisa didik bisa
berikut menjadi menjawab menjawab menjawab
bentuk persen sama sekali tetapi dengan
kurang benar
a. 0,05 = ... %
lengkap
b. 0,25 = ... %
c. 1,38 = ... %
d. 20,05 = ... %

8 Ubahlah bentuk 10 Peserta Peserta Peserta


persen berikut didik tidak didik bisa didik bisa
menjadi bentuk menjawab menjawab menjawab
pecahan desimal sama sekali tetapi dengan
kurang benar
perseratusan
lengkap
a. 35% = ...
b. 56% = ...
c. 125% = ...
d. 455% = ...

9 Suatu sekolah memilih 10 Peserta Peserta Peserta


30 siswa dari 100 didik tidak didik bisa didik bisa
orang siswa yang menjawab menjawab menjawab
akan diikutkan lomba sama sekali tetapi dengan
berlari. Tentukan kurang benar
berapa persen siswa lengkap
yang terpilih lomba
lari tersebut!
10 Nazilla bisa menjawab 10 Peserta Peserta Peserta
dengan benar 6 didik tidak didik bisa didik bisa
pertanyaan dari 10 menjawab menjawab menjawab
soal yang diberikan. sama sekali tetapi dengan
Tentukan berapa kurang benar
persen soal yang lengkap
dijawab benar
tersebut !

Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kritis?

Refleksi Peserta Didik:


Peserta didik diajak untuk melakukan refleksi terkait seluruh proses belajar yang sudah
dialami
a. Apa kesan kalian tentang materi ini?
b. Materi apa yang sudah kalian fahami?
c. Bagian mana yang belum kalian fahami?
d. Masihkah ada kesulitan dalam membaca al-Qur’an?

A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :

Glosarium:
angka : simbol dari bilangan.
bangun datar : bangun yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar tetapi tidak
mempunyai tinggi dan tebal.
bilangan : cara menyatakan banyak benda.
bilangan cacah : bilangan yang dimulai dari 0,1,2,3,…
dekomposisi : menguraikan.
diagram : suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2 dimensi sesuai
teknik visualisasi.
diagram batang : grafik yang tersusun dari kolom berbentuk batang (persegi atau
persegi panjang) yang meninjukkan berbagai informasi.
faktor : bilangan-bilangan yang dapat dapat membagi habis suatu bilangan.
kelipatan : bilangan-bilangan yang merupakan hasil kali bilangan tersebut dengan
bilangan asli.
komposisi : menyusun.
Luas : banyaknya satuan luas yang dapat digunakan untuk menutupi secara rapat
(tanpa bertumpuk) bangun tersebut.
Pecahan : satu bagian utuh dibagi menjadi beberapa bagian sama besar.
pecahan desimal: bilangan yang terdiri atas dua angka atau bahkan lebih yang diikuti
dengan tanda koma yang bermakna persepuluh, perseratus, perseribu hingga seterusnya.
pecahan senilai : pecahan yang mempunyai nilai yang sama, tetapi dituliskan dalam
bentuk yang berbeda.
Persen : Suatu perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus yang
ditunjukkan dengan simbol %.
pictogram : diagram dimana datanya disajikan dalam bentuk gambar atau lukisan untuk
mewakili benda yang menampilkan banyak benda sesungguhnya.
Satuan: ukuran suatu besaran.
satuan baku : satuan yang sudah diakui secara umum, karena menggunakan acuan
yang diakui dan baku secara internasional.
satuan tidak baku : satuan yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara satu
orang dengan yang lainnya.
segibanyak : bidang datar tertutup yang dibatasi oleh garis lurus sebagai sisinya.
segiempat : sebuah bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 sudut.
segitiga : bangun datar yang dibatasi dengan adanya tiga buah sisi serta memiliki tiga
buah titik sudut.
sudut : perpotongan dua sinar garis yang berpotongan tepat di satu titik.
titik sudut : titik potong dari dua sinar garis.
volume : penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek

Daftar Pustaka:
Alfarisi, R., Dafik, Prihandini, R., M., 2018, Pendidikan Matematika, UNEJ Press,
Indonesia.
Choudury, M. R., Ullah, A. M. M. A., Begum, H. B., Islam, R., 2009, Elementary
Mathemaics, National Curriculum and Textbook Board, Bangladesh.
Gustafson, R. D., & Frisk, P. D. (1991). Elementary geometry. Wiley, USA.
Hobri, dkk, 2018, Senang Belajar Matematika, Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Indonesia.
Kennedy, L. M., Tipps, S., Johnson, A., 2008, Guiding Children’s Learning of
Mathematics, Ed 11, Thomson Wadsworth, Australia.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 3, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 4, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Musser, G. L., Burger, W. F., Peterson, B. E., 2007, Mathematics for Elementary
Teachers, John Wiley and Sons Inc, USA.
[Link]
[Link]
https ://[Link]

Anda mungkin juga menyukai