0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan17 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD

Diunggah oleh

risen.nandes22
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan17 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD

Diunggah oleh

risen.nandes22
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

MATEMATIKA KELAS 4

INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : Sanudi [Link]
Instansi/Sekolah : SD Negeri 3 Tanjung Sakti Pumi
Jenjang / Kelas : SD / IV
Alokasi Waktu : 10 JP X 2 Pertemuan ( 20 x 35 menit)
Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase B
Pada akhir fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat melakukan operasi
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000, dapat melakukan operasi
perkalian dan pembagian bilangan cacah, dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam
sebuah kalimat matematika, dan dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan
pola gambar atau obyek sederhana dan pola bilangan yang berkaitan dengan
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100. Mereka dapat menyelesaikan
masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor, masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan
antarpecahan, serta dapat mengenali pecahan senilai. Mereka dapat menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal, dan dapat
menghubungkan pecahan desimal dan perseratusan dengan persen.
Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku, dan
dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang. Mereka dapat mengukur dan
mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah. Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
dan dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar
dengan satu cara atau lebih jika memungkinkan.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram
batang (skala satu satuan).

Fase B Berdasarkan Elemen


Bilangan Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman
dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah
sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis,
menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan
dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai [Link] didik dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan
cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi
perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100
menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol
matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah
berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-

pecahan dengan pembilang satu (misalnya, dan antar-

pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, .


Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan
gambar dan simbol matematika.
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat
menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan
perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal
perseratusan dengan konsep persen.

Aljabar Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengisi nilai yang
belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang
berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100 (contoh: 10 + … = 19, 19 - … =
10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan
mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana dan
pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan
penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai
100.

Pengukuran Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan
berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat
menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m).
Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume
menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah.

Geometri Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri


berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga,
segibanyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan
mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih
dari satu cara jika memungkinkan.

Analisa Data Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan,


danPeluang membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar,
piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan).

Tujuan Pembelajaran 1.1 mengidentifikasi pola gambar membesar dan mengecil


yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100
1.2 mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil
yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100
1.3 mengidentifikasi pola bilangan membesar dan mengecil
yang melibatkan penjumlahan pengurangan pada bilangan
cacah sampai 100
1.4 mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil
yang melibatkan penjumlahan pengurangan pada bilangan
cacah sampai 100
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak
Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
Kata kunci Pola Gambar, Pola Bilangan

Target Peserta Didik :


Peserta didik Reguler
Jumlah Siswa :
30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok ketika jumlah
siswa sedikti atau lebih banyak)

Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok

Jenis Assesmen :
 Presentasi
 Produk
 Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis

Model Pembelajaran
 Tatap muka

Ketersediaan Materi :
 Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK

Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan peserta didik :


 Individu
 Berkelompok (Lebih dari dua orang)

Metode :
Diskusi dan tanya jawab

Sarana dan Prasarana


1. Alat tulis
2. Kertas
3. Batu kerikil/kelereng
4. Kertas HVS

Materi Pembelajaran
Pola Gambar dan Pola Bilangan
A. Pola Gambar
B. Pola Bilangan

Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas IV SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.

Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa

Metode dan Aktivitas pembelajaran :


A. Pola Gambar
Apersepsi :
Awali bab ini dengan meminta peserta didik memperhatikan gambar pada awal bab dan
mengamati dengan cermat susunan gambar yang ditata dan membentuk pola tertentu.
Guru dapat menanyakan kepada peserta didik pengalaman mereka saat bermain kartu
yang ditumpuk rapi ke atas menjadi sebuah bentuk unik yang berpola (seperti gambar di
buku siswa). Tanyakan kepada peserta didik, “Apakah kalian pernah bermain kartu (bisa
kartu bertema hewan, tokoh kartun dll) yang ditumpuk menjadi sebuah pola?”. Beri
kesempatan kepada peserta didik untuk menjawab dan mengingat pengalaman
keseharian mereka yang berhubungan dengan pola gambar. Guru mengarahkan jawaban
peserta didik bagaimana pola yang terbentuk dari susunan benda yang ditata tersebut.
Sebelum memasuki pembelajaran, guru dapat mengingatkan kembali materi penjumlahan
dan pengurangan bilangan cacah dan kaitannya dengan bab yang akan dipelajari
sekarang.

Stimulus (Pemanasan)
Guru menggambar di papan tulis berupa deret kumpulan gambar yang membentuk
sebuah pola gambar. Selanjutnya guru menanyakan kepada peserta didik dapatkah
mereka menemukan pola dari gambar tersebut. Jawaban dari peserta didik akan
memberikan umpan balik kepada guru tentang pengetahuan awal peserta didik dan
sejauh mana pemahaman peserta didik dengan materi pembelajaran sebelumnya yaitu
terkait penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Guru tidak perlu memberikan
jawaban yang benar atas pertanyaan yang diberikan saat melakukan pemanasan
(memberikan stimulus ini) karena peserta didik akan menemukan jawabannya setelah
mereka melakukan aktivitas pembelajaran.

Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Ayo Beraktivitas
1. Guru membimbing peserta didik melaksanakan kegiatan Aktivitas 1.
2. Guru membagi peserta didik menjadi 4 kelompok yang heterogen (berdasarkan
karakteristik dan keberagaman peserta didik) untuk melakukan aktivitas tersebut.
Setiap kelompok diberikan permasalahan terkait pola gambar membesar yang
berbeda-beda.
3. Peserta didik menggunakan alat peraga yang sudah disiapkan oleh masingmasing
kelompok untuk digunakan menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
4. Guru mengarahkan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan pada tiap
kelompok untuk Aktivitas 1. Dapatkah menemukan pola gambar membesar?
Dapatkah menentukan banyak benda setelahnya mengikuti pola tersebut?
5. Berdasarkan pengamatan, guru meminta peserta didik untuk mempresentasikan
hasilnya di depan kelas. Kelompok lain diarahkan untuk bertanya jika ada sesuatu
yang belum dipahami.

Ayo Mengamati
Pada bagian ini Guru perlu mengarahkan peserta didik terkait pola gambar membesar.
1. Peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar yang ada di ilustrasi.
2. Ajak peserta didik untuk berpikir bagaimana menentukan pola sesuai pola gambar
yang diberikan.
3. Guru dapat memberikan contoh lain dari pola gambar yang membesar.
4. Guru memberikan pemahaman bahwa pola gambar membesar artinya benda yang
muncul setelahnya semakin banyak.

Ayo Beraktivitas
1. Guru membimbing peserta didik melaksanakan kegiatan Aktivitas 2.
2. Guru membagi peserta didik menjadi 4 kelompok yang heterogen (berdasarkan
karakteristik dan keberagaman peserta didik) untuk melakukan aktivitas tersebut.
Setiap kelompok diberikan permasalahan terkait pola gambar mengecil yang
berbeda-beda.
3. Peserta didik menggunakan alat peraga yang sudah disiapkan oleh masingmasing
kelompok untuk digunakan menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
4. Guru mengarahkan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan pada tiap
kelompok untuk Aktivitas 2. Dapatkah menemukan pola gambar mengecil? Dapatkah
menentukan banyak benda setelahnya mengikuti pola tersebut?
5. Berdasarkan pengamatan, guru meminta peserta didik untuk mempresentasikan
hasilnya di depan kelas. Kelompok lain diarahkan untuk bertanya jika ada sesuatu
yang belum dipahami.

Ayo Mengamati
Pada bagian ini Guru perlu mengarahkan peserta didik terkait pola gambar membesar.
1. Peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar yang ada di ilustrasi.
2. Ajak peserta didik untuk berpikir bagaimana menentukan pola sesuai pola gambar
yang diberikan.
3. Guru dapat memberikan contoh lain dari pola gambar yang mengecil.
4. Guru memberikan pemahaman bahwa pola gambar mempunyai dua tipe yaitu pola
gambar membesar (artinya benda yang muncul setelahnya semakin banyak) serta pola
gambar mengecil (benda yang muncul setelahnya semakin sedikit).

Ayo Berlatih
Pada tahap ini guru mengarahkan peserta didik untuk menyelesaikan masalah pola
gambar baik membesar dan mengecil.
Pada soal nomor 1 sampai 4 peserta didik diminta untuk menentukan banyaknya benda
selanjutnya sesuai pola yang diberikan. Sebelum menentukan banyak benda pastikan
peserta didik menemukan pola gambar terlebih dahulu, apakah membesar atau mengecil?
Sehingga peserta didik tidak kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Pada soal nomor 5 peserta didik diarahkan untuk mencocokkan kolom kanan dan kiri
sesuai pola gambar yang ada, baik itu pola gambar membesar maupun mengecil.
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

B. Pola Bilangan
Apersepsi :
Awali bab ini dengan meminta peserta didik memperhatikan gambar ilustrasi pada awal
bab dan mengamati dengan cermat deret bilangan yang ditata dan membentuk pola
tertentu. Tanyakan kepada peserta didik, “Apakah kalian dapat menemukan pola dari
deret bilangan tersebut?, Bagaimana menentukan bilangan selanjutnya sesuai pola
tersebut?”. Beri kesempatan kepada peserta didik untuk menjawab dan mengingat
pengalaman keseharian mereka yang berhubungan dengan pola bilangan. Guru
mengarahkan jawaban peserta didik bagaimana pola yang terbentuk dari susunan
bilangan yang ditata tersebut.
Sebelum memasuki pembelajaran guru dapat mengingatkan kembali materi penjumlahan
dan pengurangan bilangan cacah dan kaitannya dengan bab yang akan mereka pelajari
sekarang.

Stimulus (Pemanasan)
Guru menuliskan di papan tulis barisan bilangan yang membentuk sebuah pola bilangan.
Selanjutnya guru menanyakan kepada peserta didik dapatkah mereka menemukan pola
dari barisan bilangan tersebut. Jawaban dari peserta didik akan memberikan umpan balik
kepada guru tentang pengetahuan awal peserta didik dan sejauh mana pemahaman
peserta didik dengan materi pembelajaran sebelumnya yaitu terkait pola gambar
membesar dan mengecil. Guru tidak perlu memberikan jawaban yang benar atas
pertanyaan yang diberikan saat melakukan pemanasan (memberikan stimulus ini) karena
peserta didik akan menemukan jawabannya setelah mereka melakukan aktivitas
pembelajaran.

Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran
Ayo mengamati
Pada bagian ini guru perlu mengarahkan peserta didik terkait pola bilangan.
1. Peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar yang ada di ilustrasi.
2. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengidentifikasi suatu pola dari gambar
ilustrasi tersebut.

Ayo Berpikir
Pada bagian ini guru mengajak pesera didik untuk mengidentifikasi pola dari suatu barisan
bilangan.
1. Peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar dan percakapan yang ada di
ilustrasi pada buku siswa.
2. Ajak peserta didik untuk berpikir bagaimana menentukan pola sesuai pola bilangan
yang diberikan. Dalam menentukan pola bilangan tersebut ajak peserta didik untuk
menuliskannya dalam tabel analisis sehingga lebih mudah dipahami.
3. Guru dapat memberikan contoh lain dari pola bilangan yang mengecil. Guru
memberikan pemahaman bahwa pola bilangan mempunyai dua tipe yaitu pola
bilangan membesar (artinya bilangan yang muncul setelahnya semakin besar) serta
pola bilangan mengecil (bilangan yang muncul setelahnya semakin kecil nilainya).
4. Guru juga memberikan contoh soal pola bilangan dalam kehidupan seharihari
sehingga peserta didik dapat mengetahui manfaat langsung dari materi yang
dipelajari.

Ayo Berlatih
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
 Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada
jurnal, baik sikap positif dan negatif.
 Melakukan penilaian antarteman.
 Mengamati refleksi peserta didik.

Pengetahuan
 Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi
 Proyek
 Portofolio

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk  Remedial dapat diberikan kepada
menambah wawasan peserta didik peserta didik yang capaian
mengenai materi pembelajaran yang kompetensi dasarnya (KD) belum
dapat diberikan kepada peserta didik tuntas.
yang telah tuntas mencapai  Guru memberi semangat kepada
kompetensi dasar (KD). peserta didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau  Guru akan memberikan tugas bagi
tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan peserta didik yang belum tuntas dalam
dengan peserta didik. bentuk pembelajaran ulang,
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, bimbingan perorangan, belajar
peserta didik yang sudah mencapai kelompok, pemanfaatan tutor sebaya
ketuntasan belajar diberi kegiatan bagi peserta didik yang belum
pembelajaran pengayaan untuk mencapai ketuntasan belajar sesuai
perluasan atau pendalaman materi hasil analisis penilaian.

Kriteria Penilaian :
 Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.
 Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100

Rubrik Penilaian :
a. Penilaian sikap
Tabel 1.5 Penilaian Sikap
Aspek yang dinilai
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran bahwa
No NPD n Ket
sebelumdan terhadap hasil ilmu yang
setelah kerja yang telah diperoleh adalah
pelajaran diperoleh pemberian Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik

1. Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran


Tabel 1.6 Indikator Berdoa
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut berdoa
2 Peserta didik ikut berdoa, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut berdoa, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut berdoa dengan bersungguh-sungguh

2. Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh


Tabel 1.7 Indikator Bersyukur
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak mengucapkan rasa syukur
2 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik mengucapkan rasa syukur dengan sungguh-sungguh

3. Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan

Tabel 1.8 Indikator Kesadaran


Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan
2 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
dengan sungguh-sungguh

Rubrik penilaian untuk kegiatan Ayo Mencoba, Ayo Mengamati atau Ayo Berlatih
Tabel 1.9 Penilaian pada kegiatan Ayo Mengamati/Mencoba
Skala Penilaian
No Aspek Yang dinilai
1 2 3 4 5
1 Kelengkapan unsur-unsur yang harus diidentifikasi
oleh peserta didik
2 Sistematika / alur berfikir
3 Kalimat
4 Kerapian
Jumlah (n)

Tabel 1.10 Penilaian pada kegiatan Ayo Berlatih


Nomor Soal
No NPD Nilai
1 2 3 4 ..

b. Rubrik Penilaian Pengetahuan (Kognitif)


Tabel 3.2 Pedoman Penilaian Hasil Belajar
Bobot Kriteria Penskoran
Nilai
No Butir Pertanyaan Skor
0 5 10 Akhir
Maks
1 Lengkapilah benda 10 Peserta Peserta Peserta
dibawah sesuai dengan didik tidak didik bisa didik bisa
pola gambar yang menjawa menggambar menggambar
diberikan! b tetapi jawaban dan jawaban
sama kurang tepat benar
sekali
2 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik bisa
menjawa menggambar menggambar
b tetapi dan jawaban
sama jawabankurang benar
sekali tepat
3 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik bisa
menjawa menggambar menggambar
b tetapi dan jawaban
sama jawabankurang benar
sekali tepat
4 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik bisa
menjawa menggambar menggambar
b tetapi jawaban dan jawaban
sama kurang tepat benar
sekali
5 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik dapat
menjawa menemukan menemukan
b pola tetapi pola dan
sama jawaban jawaban
sekali kurang tepat tepat
6 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik dapat
menjawa menemukan menemukan
b pola tetapi pola dan
sama jawaban jawaban
sekali kurang tepat tepat
7 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik dapat
menjawa menemukan menemukan
b pola tetapi pola dan
sama jawaban jawaban
sekali kurang tepat tepat
8 10 Peserta Peserta Peserta
didik tidak didik bisa didik dapat
menjawa menemukan menemukan
b pola tetapi pola dan
sama jawaban jawaban
sekali kurang tepat tepat
9 Seorang petani sedang 10 Peserta Peserta Peserta
mencatat hasil panen buah didik tidak didik bisa didik dapat
kelapa selama 7 hari menjawa menemukan menemukan
berturut-turut dan memiliki b pola tetapi pola dan
pola tertentu. sama jawaban jawaban
sekali kurang tepat tepat
Tentukan banyak kelapa
yang dipanen pada hari ke
7!
10 Disuatu gedung bioskop 10 Peserta Peserta Peserta
terdapat 10 baris kursi, didik tidak didik bisa didik dapat
dimana banyak kursi yang menjawa menemukan menemukan
tersedia pada baris b pola tetapi pola dan
pertama adalah 10 buah sama jawaban jawaban
kursi, pada baris kedua sekali kurang tepat tepat
tersedia 14 buah kursi,
pada baris ketiga tersedia
18 buah kursi dan
seterusnya sehingga
memenuhi pola bilangan
tertentu. Tentukan banyak
kursi yang tersedia pada
baris terakhir !

c. Penilaian Keterampilan
Tabel 3.3 Penilaian Aktivitas Tugas Proyek
Aspek yang dinilai
Ketepatan dalam Keterampilan dalam
menentukan pola membuat gambar Total
No Nama Ket.
gambar dan bilangan sesuai pola skor
Tidak Tidak
Tepat Tepat
Tepat terampil
1
..

Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kritis?

Refleksi Peserta Didik:


Peserta didik diajak untuk melakukan refleksi terkait seluruh proses belajar yang sudah
dialami
a. Apa kesan kalian tentang materi ini?
b. Materi apa yang sudah kalian fahami?
c. Bagian mana yang belum kalian fahami?
d. Masihkah ada kesulitan dalam membaca al-Qur’an?

A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :

Glosarium:
angka : simbol dari bilangan.
bangun datar : bangun yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar tetapi tidak
mempunyai tinggi dan tebal.
bilangan : cara menyatakan banyak benda.
bilangan cacah : bilangan yang dimulai dari 0,1,2,3,…
dekomposisi : menguraikan.
diagram : suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2 dimensi sesuai
teknik visualisasi.
diagram batang : grafik yang tersusun dari kolom berbentuk batang (persegi atau
persegi panjang) yang meninjukkan berbagai informasi.
faktor : bilangan-bilangan yang dapat dapat membagi habis suatu bilangan.
kelipatan : bilangan-bilangan yang merupakan hasil kali bilangan tersebut dengan
bilangan asli.
komposisi : menyusun.
Luas : banyaknya satuan luas yang dapat digunakan untuk menutupi secara rapat
(tanpa bertumpuk) bangun tersebut.
Pecahan : satu bagian utuh dibagi menjadi beberapa bagian sama besar.
pecahan desimal: bilangan yang terdiri atas dua angka atau bahkan lebih yang diikuti
dengan tanda koma yang bermakna persepuluh, perseratus, perseribu hingga seterusnya.
pecahan senilai : pecahan yang mempunyai nilai yang sama, tetapi dituliskan dalam
bentuk yang berbeda.
Persen : Suatu perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus yang
ditunjukkan dengan simbol %.
pictogram : diagram dimana datanya disajikan dalam bentuk gambar atau lukisan untuk
mewakili benda yang menampilkan banyak benda sesungguhnya.
Satuan: ukuran suatu besaran.
satuan baku : satuan yang sudah diakui secara umum, karena menggunakan acuan
yang diakui dan baku secara internasional.
satuan tidak baku : satuan yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara satu
orang dengan yang lainnya.
segibanyak : bidang datar tertutup yang dibatasi oleh garis lurus sebagai sisinya.
segiempat : sebuah bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 sudut.
segitiga : bangun datar yang dibatasi dengan adanya tiga buah sisi serta memiliki tiga
buah titik sudut.
sudut : perpotongan dua sinar garis yang berpotongan tepat di satu titik.
titik sudut : titik potong dari dua sinar garis.
volume : penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek

Daftar Pustaka:
Alfarisi, R., Dafik, Prihandini, R., M., 2018, Pendidikan Matematika, UNEJ Press,
Indonesia.
Choudury, M. R., Ullah, A. M. M. A., Begum, H. B., Islam, R., 2009, Elementary
Mathemaics, National Curriculum and Textbook Board, Bangladesh.
Gustafson, R. D., & Frisk, P. D. (1991). Elementary geometry. Wiley, USA.
Hobri, dkk, 2018, Senang Belajar Matematika, Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Indonesia.
Kennedy, L. M., Tipps, S., Johnson, A., 2008, Guiding Children’s Learning of
Mathematics, Ed 11, Thomson Wadsworth, Australia.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 3, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Mathema, R. K., dkk., 2015, Prime Mathematics Series 4, Pragya Books & Distributors
Pvt. Ltd., Nepal.
Musser, G. L., Burger, W. F., Peterson, B. E., 2007, Mathematics for Elementary
Teachers, John Wiley and Sons Inc, USA.
[Link]
[Link]
https ://[Link]

Anda mungkin juga menyukai