0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan125 halaman

Modul Ajar Teknik Pesawat Udara SMK

Diunggah oleh

roniafrizal24
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan125 halaman

Modul Ajar Teknik Pesawat Udara SMK

Diunggah oleh

roniafrizal24
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RONI AFRIZAL, [Link].

MODUL AJAR

DASAR KEJURUAN PESAWAT UDARA

KELAS X SMK

TEKNIK PESAWAT UDARA


Modul ajar
DASAR KEJURUAN PESAWAT UDARA

Peruntukan Modul:

Kelas 10 Program Keahlian Teknik Pesawat Udara


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sederajat

• Institusi : Pendidikan Vokasi Kemendikbud


• Tahun : 2021
• Jenjang Sekolah : SMK Sederajat
• Kelas : X
• Alokasi Waktu : 24 JP (24 X @45 Menit)
• Jumlah Pertemuan : 4 Kali Pertemuan
• Kata Kunci : Teknik Pesawat Udara
• Kode Perangkat :
• Jumlah Peserta Didik : 36 Siswa
• Metode Pembelajaran : Discovery Learning

Penulis :
RONI AFRIZAL, [Link].
ELEMEN 1 PERTEMUAN
Proses bisnis secara menyeluruh bidang manufaktur dan rekayasa
pesawat udara

ELEMEN 2 PERTEMUAN
rofil pekerjaan(karir) serta tugas nya yang berhubungan dengan karir di
Penerbangan

ELEMEN 3 PERTEMUAN
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) dan
budaya kerja industry

ELEMEN 4 PERTEMUAN
Dasar dasar Gambar teknik pesawat udara

ELEMEN 5 PERTEMUAN
D Karakteristik dan jenis lapisan atmosfer bumi (Physics
of the Atmosphere)

ELEMEN 6 PERTEMUAN
Prinsip dan perkembangan Theory of Flight

ELEMEN 7 PERTEMUAN
DAirfoil terhadap performa pesawat udara

ELEMEN 8 PERTEMUAN
Aspek-aspek Flight Stabity and Dynamics

ELEMEN 9 PERTEMUAN
Das Aircraft material
ELEMEN 10 PERTEMUAN
Aircraft hardware dan tools equipment

ELEMEN 11 PERTEMUAN
Aircraft structure

ELEMEN 12 PERTEMUAN
Tenaga pendorong/power plant

ELEMEN 13 PERTEMUAN
Flight Control

ELEMEN 14 PERTEMUAN
Aircraft system
PROFIL PELAJAR PANCASILA

Dimensi [Link], bertakwa kepada tuhan yang maha esa,


dan berakhlak mulia.
Dimensi 2. Berkebinekaan Global
Dimensi 3. Mandiri
Dimensi 4. Bergotong Royong
Dimensi 5. Bernalar Kritis
Dimensi 6. Kreatif
Dimensi 7. Teliti
Dimensi 8. Kejujuran

SARANA DAN PRASARANA

Sarana Pembelajaran:
1. Digital, berupa video pembelajaran dari internet, buku
digital (e-book), PDF dan lainnya.
2. Non Digital, berupa buku ajar dasar Teknik pesawat
udara, buku ajar yang relevan, penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya, dan lainnya.
3. Pesawat Model.

Prasarana Pembelajaran:
1. Perangkat keras, berupa PC, laptop, ponsel, tablet dan
headset.
2. Perangkat lunak, berupa aplikasi tatap muka daring
misalnnya Zoom, Google Meet, Webex dan lainnya.

TARGET PESERTA DIDIK


Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan dan sederajat dengan program keahlian
Teknik Pesawat Udara

MODEL PEMBELAJARAN
- Menjelaskan berdasarkan teori teori yang relevan
- Melakukan projek-projek yang berkesinambungan

KOLABORASI
Apabila guru dan peserta didik mempunyai keterbatasan untuk memperoleh
konten belajar atau sumber belajar, maka guru bisa mendatangkan
narasumber dari industri-industri yang bergerak dalam bidang pesawat
udara.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN

NO Elemen Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran


Proses bisnis secara Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • memahami proses bisnis Tahap 1 :
menyeluruh bidang memahami proses bisnis di bidang di bidang manufaktur • Memahami Peluang
manufaktur dan rekayasa manufaktur pesawat udara secara pesawat udara secara produksi pada industry
pesawat udara menyeluruh pada pengelolaan sumber daya menyeluruh pada manufaktur.
1.
manusia dengan memperhatikan potensi dan pengelolaan sumber daya • Menganalisis Potensi SDM
kearifan lokal manusia dengan
memperhatikan potensi
dan kearifan lokal.
Profil pekerjaan(karir) Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • memahami profil Tahap 2
serta tugas nya yang memahami profil pekerjaan (karir)serta pekerjaan (karir)serta • Memahami macam macam
berhubungan dengan tugasnya yang terdapat pada industry tugasnya yang karir pada industry pesawat
karir di Penerbangan pesawat udara. terdapat pada industry udara
2.
pesawat udara • Memahami tugas tugas
karir pada industry pesawat
udara

Keselamatan dan Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Menerapkan K3LH dan Tahap 3
Kesehatan Kerja Menerapkan K3LH dan budaya kerja budaya kerja industri, • Memahami Metode kerja

Lingkungan Hidup industri, antara lain: praktik- praktik kerja antara lain: praktik- • Menganalisis Kerugian yang
3.
(K3LH) dan budaya kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, praktik kerja yang aman, ditimbulkan oleh kecelakaan
kerja
industry prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, bahaya-bahaya di tempat
• Memahami Alat pelindung diri
dan penerapan budaya kerja industri kerja, prosedur-prosedur • Memahami symbol symbol pree
(Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). dalam keadaan darurat, caution

dan penerapan budaya


kerja industri (Ringkas,
Rapi, Resik, Rawat,
Rajin).
Dasar dasar Gambar Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Menggambar teknik Tahap 4
teknik pesawat udara Menggambar teknik dasar, termasuk dasar, termasuk • Mengaalisis Fungsi gambar

khusus nya di bidang pengenalan macam-macam peralatan pengenalan macam- Teknik

Electrical avionic gambar, diagram skematik, dan potongan macam peralatan gambar, • Memahami fungsi Peralatan dan
4. perlengkapan gambar teknik
gambar (orthogonal) diagram skematik, dan
• Memahami garis tepid an E tiket
proyeksi gambar untuk
pemeliharaan • Memahami potongan gambar
pekerjaan
(orthogonal)
pesawat udara.
Karakteristik dan jenis Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Mempelajari karakteristik Tahap 5
lapisan atmosfer bumi Mempelajari karakteristik jenis-jenis lapisan jenis-jenis lapisan • Memahami Macam macam

(Physics of the atmosfer (Physics of the Atmosphere) pada atmosfer (Physics of the lapisan atmosfir
5.
Atmosphere) pesawat udara. Atmosphere) pada • Menganalisis Pengaruh

pesawat udara. karakteristik lapisan atmosfir


terhadap penerbangan
Prinsip dan Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu Mempelajari gaya-gaya Tahap 6
perkembangan Theory of Mempelajari gaya-gaya yang bekerja pada yang bekerja pada pesawat • Memahami Gaya gaya pesawat

Flight pesawat udara, gaya gaya yang udara. udara


6.
mnjadikangaya angkat pada wing , dan airfoil • Memahami airfoil (bentuk dan
sifat)
beserta sifat airfoil.
• Memahami gaya lift pada wing
Dasar avionic pesawat Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami dasar avionic Tahap 7
udara memahami dasar avionic pesawat udara , , serta fungsinya dan bagian • Memahami dasar avionic
7. serta dapat mebedakan bagian bagian dan bagianya • Memahami fungsi fungsi dari

fungsinya . komunikasii,navigasi, bagian avionic


instrument ,radar
Aspek-aspek Flight Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami airplane axes, Tahap 8
Stabity and Dynamics Memahami airplane axes, flight stability and flight stability and control Memahami Sumbu sumbu pada

control (Static stability& Dynamic stability), (Static stability& Dynamic pesawat terbang

8. flight Control surfaces untuk kestabilan stability), flight Control • Menganalisis Kestabilan
pesawat
pesawat udara pada saat lepas landas. surfaces untuk kestabilan
• Memahami Flight Control
pesawat udara pada saat
Surfaces
lepas landas.
Aircraft material Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • memahami macam dan Tahap 9
memahami macam dan spesifikasi aircraft spesifikasi aircraft • Memahami marterial yang
9. material pada pesawat terbang. material pada pesawat digunakan pada pesawat udara

terbang. • Kekurangan dan elebihan


material tersebut
Aircraft hardware dan Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • memahami macam dan Tahap 10
tools equipment memahami macam dan spesifikasi aircraft spesifikasi aircraft • Memahami Macam macam tools

10. hardware dan tools equipment pada pesawat hardware dan tools • Memahami Fungsi tools

udara. equipment pada pesawat • Memahami Welding & Screw


udara.
Aircraft structure Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami jenis-jenis Tahap 11
Memahami jenis-jenis pesawat udara, dan pesawat udara, dan • Memahami Wing
11.
bagian-bagian struktur pesawat udara bagian-bagian struktur • Memahami Fuselage

(aircraft structure) pada pesawat terbang. pesawat udara (aircraft • Memahami Landing gear
structure) pada pesawat • Memahami Tail
terbang.
Tenaga pendorong/power Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami berbagai jenis Tahap 12
plant Memahami berbagai jenis tenaga pendorong tenaga pendorong (power • Memahami Turbo prop

(power plant) yang digunakan oleh pesawat plant) yang digunakan • Memahami Turbo shaft
12. udara. oleh pesawat udara. • Memahami Turbo Fan
• Memahami Turbo Jet
• Memahami Piston engine

Flight Control Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami fungsi dan Tahap 13
Memahami fungsi dan cara kerja flight cara kerja flight control • Memahami Primary FLIGHT

control pada pesawat udara. pada pesawat udara. CONTROL SYSTEM


13. • Memahami Secondary FLIGHT
CONTROL SYSTEM
• Memahami Auxialiary FLIGHT
CONTROL SYSTEM
Aircraft system Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami berbagai Tahap 14
Memahami berbagai sistem yang ada di sistem yang ada di • Memahami Hydraulic System

pesawat udara (aircraftsystem) pada pesawat pesawat udara (aircraft • Menganalisis Oil System
14.
terbang. system) pada pesawat • Menganlisis Fuel System

terbang. • Memahami Electrical System


• Memahami Instrumen System
Civil Aviation Safety Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu • Memahami penerapan Tahap 15
Regulation (CASR) Memahami penerapan Civil Aviation Safety Civil Aviation Safety • Memahami CASR part 147
15.
Regulation (CASR pada pesawat terbang. Regulation (CASR pada • Memahami CASR part 165

pesawat terbang. • Memahami CASR part 43


• Memahami CASR part 45
• Memahami CASR part 47
• Memahami CASR part 65
• Memahami CASR part 121
Cara Penggunaan Modul Ajar

1. Modul ajar ini dirancang untuk membantu guru pengajar


kelas 10 SMK (Fase E) yang berada disekolah Pusat
Keunggulan untuk melaksanakan kegiatan di mata
pelajaran Dasar-dasar Teknik Pesawat Udara.

2. Didalam modul ajar ini ada beberapa aktivitas yang saling


berkaitan, dengan beberapa formatif asesmen sebagai
diagnostik asesmen dan asesmen sumatif sebagai ujung
dari proses pembelajaran.

3. Waktu yang direkomendasikan untuk pelaksanaan modul


ajar ini adalah 4 kali tatap muka dengan durasi kurang lebih
20 JP. Sebaiknya ada jeda waktu antar aktivitas agar disatu
sisi para guru mempunyai waktu yang cukup untuk
melakukan persiapan materi untuk memantik diskusi dan
refleksi peserta didik. Selain itu peserta didik juga
mempunyai waktu untuk berfikir, melakukan aktivitas
refleksi, dan menjalankan masing-masing aktivitas tersebut
dengan baik.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1 (6JP)

Tujuan pembelajaran:

Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami


proses bisnis di bidang manufaktur pesawat udara
secara menyeluruh pada berbagai industri, antara
lain K3LH, perancangan produk, Mata Rantai Pasok
(Supply Chain), logistik, proses produksi pada
industri manufaktur dan rekayasa pesawat udara,
perawatan peralatan produksi, dan pengelolaan
sumber daya manusia dengan memperhatikan
potensi dan kearifan lokal.

Pemahaman Bermakna :

1. Proses bisnis secara menyeluruh bidang manufaktur


dan rekayasa pesawat udara.
2. Perawatan peralatan produksi.
3. Potensi SDM yang ada di Indonesia.

Pernyataan Pemantik:
1. Peserta didik diharapkan aktif mencari sumber
sumber dari luar yang relevan, contohnnya industri
atau maskapai yang berhubungan dengan dunia
dirgantara.
2. Peserta didik boleh menjelaskan beberapa peralatan
bengkel yang diketahui beserta menjelaskan
fungsinya.
3. Seberapa besar keinginan untuk bekerja di dunia
Dirgantara.
SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran I
Tugas 1:
• Anak-anak, coba beritahu ada berapa maskapai di Indonesia yang kamu ketahui?
• Apa anak-anak pernah merawat sesuatu, apa saja yang harus kita lakukan dalam
merawat sesuatu?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!
1. Proses Bisnis Manufaktur
a. Pengertian Bisnis Manufaktur
Pengertian dari bisnis industri manufaktur adalah kegiatan mengolah
bahan baku mentah menjadi sebuah produk melalui proses fisika dan kimia yang
bertujuan mengubah bentuk, sifat, dan tampilannya. Proses bisnis industri
manufaktur ini dapat diartikan juga sebagai proses merakit bahan-bahan menjadi
sebuah produk yang bisa digunakan oleh konsumen (pemakai produk).

Pengertian manufaktur menurut disiplin ilmu ekonomi merupakan


rangkaian kegiatan untuk mengubah bahan mentah yang bernilai ekonomis
rendah menjadi suatu produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan bernilai
jual. Mengacu kepada ICRP (International Conference on Production
Engineering) pada tahun 1983 menegaskan bahwa manufaktur merupakan
tahapan dalam membuat produk, tahapannya meliputi : perancangan produk,
pemilihan bahan baku, perencanaan, manufaktur, kualitas, dan lain sebagainya.

Bisnis manufaktur merupakan bisnis apapun yang menggunakan


komponen, suku cadang, atau bahan mentah untuk membuat barang jadi. Barang
jadi ini dapat dijual langsung ke konsumen atau ke bisnis manufaktur lain yang
menggunakannya untuk membuat produk berbeda. Bisnismanufaktur di dunia
saat ini biasanya terdiri dari mesin, robot, komputer, dan manusia yang semuanya
bekerja dengan cara tertentu untuk menciptakan suatu produk.

Meskipun kalian tidak berbelanja langsung kepabrik manufaktur, namun


produk yang kalian gunakan setiap hari berasal dari bisnis manufaktur. Lihatlah
sekeliling rumah atau apartemen kalian. Televisi, telepon yang ada di sebelah
kalian, dan komputer yang kalian gunakan sekarang adalah semua produk yang
dirakit dan dibuat sebagai bagian dari bisnis manufaktur. Ban mobil kalian dan
bingkai foto yang digantung di dinding kemungkinan besar juga diproduksi oleh
jenis bisni ini.
Dunia industri manufaktur khususnya industri pesawat terbang memiliki
prospek bisnis yang semakin maju dan berkembang pesat. Data kebutuhan pesawat
terbang yang dikelola oleh Airbus Company ([Link] mencatat
bahwa Airbus Global Market Forecast (GMF) tahun 2015 – 2034 akan terus
meningkat karena adanya pengaruh aspek demografi dan pertumbuhan ekonomi
dunia. Airbus Company mengelola data dan memperbaharui informasi kebutuhan
pesawat terbang jenis airbus di dunia, sehingga dapat diketahui jumlah order dan
delivery dari setiap jenis pesawat airbus. Asosiasi Pengangkutan Udara
Internasional (IATA) ([Link] memperkirakan Indonesia akan masuk
10 besar pasar penerbangan dunia pada tahun 2020. Hal ini pula yang mendasari
bahwa transportasi udara dibutuhkan sebagai akses penghubung antar pulau di
Indonesia mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan total
penduduk hampir 300 juta jiwa ([Link]

PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace Inc) adalah perusahaan yang


bergerak dalam bidang pembuatan dan pengembangan desain pesawat yang
didirikan pada tanggal 26 April 1976. PT. Dirgantara Indonesia terbagi kedalam
beberapa direktorat yang diantaranya adalah Directorate of Production dimana
terbagi lagi kedalam beberapa divisi yang salah satunya adalah Division of
Program Management & Planning. Divisi ini merupakan divisi yang bergerak di
bidang perancangan, pembuatan, hingga perakitan sub-assembly kerangka pesawat
terbang. Divisi ini mempunyai beberapa program yang salah satunya yaitu Program
Spirit yang berfokus pada pembuatan komponen pesawat A320 dan A321 (single
isle), A350 (REFF), dan A380 (IOEFL). Namun proyek utama program spirit
adalah A320 sehingga dituntut dengan tidak adanya keterlambatan dalam
pengiriman pesanan.
Gambar A320 yang dipakai oleh Maskapai Indonesia
Pada Proyek Single Aisle lebih memfokuskan pada pembuatan komponen
pesawat A320. Komponen pesawat A320 terbagi menjadi 3 komponen yaitu
Leading Edge 2 Skin, Pylon, dan Dnose, dimana masing-masing komponen harus
dibuat oleh [Link] Indonesia.
Berdasarkan Tabel I.1 dan Gambar I.2 dapat dilihat bahwa masing-masing
part pesawat A320 yaitu part Pylon dan Dnose belum terealisasi sepenuhnya
dimana part Pylon hanya mencapai 96% dan Dnose 94% dari keseluruhan target
produksi. 3 Maka dari itu, fokus penelitian ini adalah part Dnose karena memiliki
realisasi yang paling rendah diantara dua komponen lainnya.

2. Teknik Perawatan Peralatan Industri


Teknik Perawatan Mesin Industri adalah sesuatu system kegiatan untuk
menjaga, memelihara, mempertahankan, mengembangkan dan memaksimalkan
daya guna dari segala sarana yang ada di dalam suatu bengkel atau industri
sehingga modal/investasi yang ditanam dapat berhasil guna dan berdaya guna
tinggi secara ekonomis.
Ruang lingkup perawatan sangat tergantung dari besarnya/banyaknya
sarana dan prasarana dalam suatu lembagan, institusi, industri/perusahaan serta
di pengaruhi oleh kebijakan-kebijakan tertentu. Fungsi perawatan adalah
menyelenggarakan teknik-teknik pemeliharaan dan perlindungan dari segala
macam kegiatan produksi, non produksi yang ada dalam lembaga,
intitusi,perusahaan tersebut.
Tugas utama perawatan adalah untuk melakukan pemeliharaan , perbaikan
dari alat-alat, peralatan, mesin dan perlengkapanya serta semua unit yang
berhubungan dengan proses produksi atau kegiatan dengan penggunaan sarana
prasarana tersebut.
Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi :
a. Perawatan peralatan dan perlengkapan
b. Penggantian dan distribusi dari utilitas
c. Inspeksi dan pelumasan
a. Perawatan Peralatan dan Perlengkapan
Kegiatan dari perawatan ini mencakup dalam pemeliharaan dan
perbaikan, agar mesin-mesin dan perlenkapanya (sarana-prasarana) yang
berhubungan dengan kegiatan atau penggunaan sarana prasarana tersebut selalu
dalam keadaan kondisi yang baik.
Tindakan perawatan yang singkat waktunya adalah yang paling
menguntungkan, baik dipandang dari segi institusi, perusahaan maupun dari
segi pertanggung-jawaban yang harus dipikul oleh penguna tanpa mengurangi
rasa tanggung-jawabnya serta ketelitianya dan kesempurnaan cara bekerjanya.
Juga perlu pencatatan dari komponen yang mengalami kerusakan sebagai
dokumentasi dan sebagai pedoman untuk perencanaan perbaikan di waktu yang
akan datang, (diagnosa kerusakan dibuat dalam bentuk berita acara kerusakan).
b. Pergantian dan Distribusi Utilitas
Pergantian dan distribusi utilitas ini masudnya power supply dan
distribusinya karena mesin perkakas digerakkan oleh electromotor, kebutuhan
kebutuhan tenaga ini adalah tenaga listrik. Dalam kegiatan pemeliharaan dan
perbaikan terdapat pengelompokan kerja yaitu; bagian perbaikan dan
pemeliharaan mekanik dan bagian pemeliharaan dan perbaikan kelistrikan.
Namun dalam pergantian utilitas dimaksudkan antara lain; distribusi air
pendingin, komponen, pelumas(oli). Kebanyakan hanya terlibat pekerjaan
utilitas ini dan untuk menjamin kelancaran bekerja , akan lebih baik distribusi
dan pergantian dari utilitas ini ditangani oleh bagian perawatan.
c. Inspeksi dan Pelumasan
Di sini kedua-duanya merupakan kegiatan dalam perawatan peralatan
mesin yang berhubungan dengan dengan kegiatan proses produksi, kegiatan
inspeksi adalah dalam rangka mencari data-data teknik untuk meningkatkan
kinerja dalam perawatan , sedangkan kegiatan pelumasan sudah merupakan
tindakan pencegahan untuk menghidarkan terjadinya keausan kepada
bidang-bidang yang bergesekan dan bagian yang memerlukan suhu yang
konstan sehingga apabila oli pelumas tidak dikontrol maka mesin akan cepat
rusak sebelum waktunya.
Selain perawatan mesin dan perlengkapanya, juga untuk memperlancar
tugasnya guna menunjang proses produksi dalam perusahaan atau pabrik
maka perlu juga dibantu dengan:
1. Penyimpanan persediaan bahan dan alat
2. Penyimpanan barang yang tidak terpakai
3. Perlindungan dari bahaya kebakaran
4. Pengurangan suara dan polusi
5. Penyimpanan dokumentasi dan administrasi pemeliharaan dan
perbaikan.
6. Pelayanan perawatan
Perawatan bertujuan untuk memelihara alat-alat, kelancaran pemakaian alat-
alat produksi/mesin perkakas dan perlengkapannya, keamanan instalasi, efisiensi
dari beberapa unit produksi, memperpanjang umur teknis mesin – gedung, alat-
alat lain, untuk menciptakan kondisi kerja sebaik-baiknya, sekaligus
mempertahankan kondisi sarana dalam perawatan berupa; alat-alat, mesin dan
perlengkapan agar pelaksanaan kegiatan produksi dan keamanannya, perlidungan
dari bagian-bagian yang berbahaya dapat dijamin lancer dan baik.
Kegiatan perawatan dapat dibedakan yaitu:
1. Perawatan Rutin
Perawatan rutin ialah perawatan atau kegiatan yang harus dilakukan setiap
hari dan sifatnya terus menerus dan sistematis.
2. Perawatan Periodik
Perawatan periodic ialah perawatan yang dilakukan pada jarak waktu
tertentu dan harus dilakukan rutin dan sistematis pula.
3. Perawatan Berencana
Perawatan berencana ialah tindakan perawatan yang dilakukan atas dasar
perencanaan sebelumnya sehingga segala sesuatu berjalan lancar dalam waktu
singkat.
4. Perawatan Pencegahan
Perawatan pencegahan ialah pekerjaan yang dilakukan sebelum fasilitas
mengalami kerusakan, jadi tindakan/pekerjaan perawatan ini semata-mata
telah direncanakan sebelumnya.
5. Tindakan Perbaikan
Tindakan perbaikan ialah perbaikan setelah mesin mengalami kerusakan,
karena alat-alat yang di pakai dalam perbaikan ini telah siap sebelumnya maka
kegiatan tersebut termasuk kategori perawatan.
6. Overhaul
Overhaul ialah perbaikan besar dalam rangka mengembalikan kondisi
standard suatu mesin yang tingkat kerusakannya telah total.
3. Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Pengelolaan sumber daya manusia adalah merupakan aspek yang sangat
penting dalam proses pendidikan secara umum. Oleh karena itu fungsi-fungsi
dalam pengelolaan sumber daya manusia harus dilaksanakan secara optimal
sehingga kebutuhan yang menyangkut tujuan individu, perusahaan, organisasi
ataupun kelembagaan dapat tercapai. Disamping itu dengan prosedur pengelolaan
sumber daya manusia yang baik diharapkan kekurangan dan problem yang
dihadapi oleh bangsa Indonesia, yaitu yang terkait dengan kemampuan daya saing
dapat teratasi.
Fungsi manajemen yang dijalankan oleh perusahaan untuk mengelola
kegiatan Sumber Daya Manusia adalah:
1. Perencanaan, Perencanaan (planning) adalah kegiatan untuk menetapkan
tujuan kegiatan pengelolaan dan pengembangan SDM serta menentukan
bagaimana cara terbaik untuk mencapainya.
2. Pengorganisasian, Pengorganisasian (organizing) adalah pengorganisasian
terhadap sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan agar rencana pengelolaan
dan pengembangan SDM yang sudah dibuat tersebut dapat betul-betul dijalankan.
3. Kepemimpinan, Kepemimpinan (leading) serangkaian proses yang dilakukan
oleh perusahaan agar karyawan bekerja bersama demi kepentingan perusahaan
yang telah direncanakan.
4. Pengendalian, Pengendalian (controlling) adalah kegiatan pemantauan untuk
memastikan bahwa perusahaan dapat mencapai tujuannya pada waktu yang telah
ditentukan.
Berikut adalah macam-macam cara mengembangkan sumber daya manusia
1. Pengembangan melalui pendidikan dan pelatihan
Pendidikan adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan umum
seseorang yang didalamnya terdapat peningkatan penguasaan teori dan ketrampilan
memutuskan terhadap persoalan yang menyangkut kegiatan pencapaian tujuan.
Pelatihan adalah peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan
pekerjaan tertentu dan merupakan beban penting bagi organisasi dimana pekerjaan
itu berada.
2. Pengembangan melalui promosi
Promosi adalah perubahan kedudukan seseorang dalam rangka susunan jabatan
yang lebih tinggi dari keadaan semula baik ditinjau dari segi tanggung jawab, syarat-
syarat maupun penghasilan.
3. Pengembangan melalui transfer
Transfer adalah perpindahan dari tempat kerja yang satu ke tempat kerja yang lain
tanpa disertai perubahan kelas pekerjaan atau penghasilan dan juga tidak disyaratkan
kualifikasi kemampuan atau kecakapan yang lebih tinggi dari yang sekarang.

Tugas 2:
• Dari materi yang kalian pelajari tadi dan juga dari keterangan guru, apakah
kalian sudah jelas? Jika belum jelas, coba bertanya kepada teman sebelahmu,
catatlah jawaban temanmu!
• Lanjutkan lagi membaca materi di bawah ini dan jika kalian menemukan sumber
informasi berupa video, silahkan kalian simak lebih dahulu!

2. Jenis-Jenis Bisnis Manufaktur Secara Menyeluruh


Ada beberapa jenis industri manufaktur yang berkembang di Indonesia. Industri
manufaktur terbagi menjadi industri primer, industri sekunder, dan industri tersier.
Industri primer mengolah sumber daya alam. Sedangkan industri sekunder mengolah
hasil industri primer sehingga siap digunakan oleh konsumen. Industri tersier ada
pada bidang jasa. Contoh industri primer bergerak pada bidang pertanian, kehutanan,
peternakan, perikanan, pertambangan, dan perminyakan. Sedangkan industri
sekunder contohnya industri yang bergerak pada bidang otomotif, pakaian, makanan,
minuman, bahan bangunan, logam, kimia, computer, elektronik, obat-obatan, tekstil,
kertas, plastic, karet, dan mebel. Industri tersier contohnya industri yang bergerak
pada bidang Kesehatan, hiburan, hotel, transportasi dan perbengkelan.
a. Usaha bidang rekayasa teknik mesin
Ada banyak ragam usaha di bidang teknik mesin. Salah satunya yang
menjanjikan adalah usaha bidang rekayasa mesin. Industri pada bidang ini telah
menggunakan mesin perkakas konvensional hingga modern. Contoh beberapa
perusahaan yang bergerak pada bidang ini antara lain:
● PT. RekayasaIndustri
● PT. Boma Bisma Indra (BBI)
● PT. Indonesian Marine
b. Usaha bidang pembuatan kapal aut
Indonesia merupakan negara kepulauan dan dipisahkan lautan. Hal ini
merupakan potensi yang menjanjikan untuk industri pada bidang Perusahaan
yang bergerak pada bidang ini antara lain:
● PT. PAL Indonesia (Persero)
● PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)
● PT. Adi Luhung Sarana Segara Indonesia
3. Perancangan Produk (Design for X)
Design for X merupakan pendekatan denotasi Design for X (DFX) memiliki arti
huruf X dalam DFX menunjukkan siklus proses (x). Salah satu metode dari DFX
adalah Design for Manufacturing (DFM). DFM merupakan metode Design for X
(DFX) dimana X mungkin berhubungan dengan satu dari lusinan kriteria seperti
reliability, robustness, serviceability dan manufacturability.
DFM paling sering digunakan karena berhubungan langsung dengan biaya
manufaktur. Selain itu DFM bertujuan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi
dengan meminimalkan biaya manufaktur. Adapun input proses DFM antara lain:
• Sketsa, gambar, spesifikasi produk dan alternatif desain
• Pemahaman yang rinci mengenai proses produksi dan perakitan.
• Perkiraan biaya manufaktur, volume produksi dan waktu peluncuran produk.
Dalam menentukan biaya ada beberapa cara yang bisa kalian pilih. Cara pertama
yaitu dengan mengkasifikasikan biaya kedalam tiga kategori yaitu:
• Biaya Komponen: Biaya Komponen Standar dan biaya tertentu (Custom Cost)
• Biaya Perakitan (Assembly Cost): biaya pekerja, biaya perlengkapan
(Equipment & Tooling Cost)
• Biaya Overhead: Biaya dukungan dan biaya alokasi tidak langsung.
Satu contoh praktik baik penerapan Design for Manufacturing yang bisa kalian
pelajari yaitu mengurangi biaya manufaktur produk Air Intake Manifolds. Produk
ini dihasilkan oleh General Motors. Untuk lebih memahami mengenai Design for
Manufacturing, kalian bisa mempelajari diagram alir berikut:
Gambar Diagram Alur Design for Manufacturing
Sumber: Design for manufacture and design for 'X': Concepts, applications, and
perspectives. Computers and Industrial Engineering. (2001)
Cara kedua dilakukan dengan cara membandingkan biaya tetap (Fixed Cost)
dengan biaya variable (Variable Cost). Cara ini membutuhkan Bill of Material
(BOM). BOM merupakan sebuah dokumen yang dilengkapi dengan informasi biaya
yang diperlukan untuk memperkirakan biaya manufaktur.
Dalam proses bisnis manufaktur khususnya dalam bidang teknik mesin
diperlukan adanya pengurangan biaya komponen dari produk yang dihasilkan.
Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi biaya komponen antara
lain:
• Memahami hambatan yang terjadi selama proses produksi,
• Memahami apa saja yang menjadi pemicu pembengkakan biaya,
• Merancang ulang komponen untuk mengurangi tahapan proses,
• Memilih skala ekonomi yang sesuai untuk proses pembuatan komponen,
• Menstandarisas ikomponen dan proses.

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba
memikirkan sejenak, apa suatu saat nanti saya akan bekerja disalah satu industri
manufaktur pesawat terbang atau tidak!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai perusahaan manufaktur pesawat udara, informasi yang
dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian peroleh bisa
dibagikan kepada guru dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi. Silakan
kalian diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet mengenai proses bisnis
manufaktur pesawat udara. Informasi bisa berupa bacaan, video atau sumber
lainnya yang sesuai dengan materi di atas. Silahkan kalian simak lebih dahulu!

7. Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai jenis-jenis industri
manufaktur
Jawab:
........................................................................................................................
2. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai jenis-jenis industri
manufaktur
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dari produksi manufaktur!
Jawab: ................................................................................................................
4. Pada proses bisnis bidang manufaktur ada langkah-langkah dalam membuat suatu
produk, sebutkan apa saja langkah-langkahnya!
Jawab:
........................................................................................................................
5. Ada beberapa contoh produk dari proses produksi pada industri manufaktur,
sebutkan 2 contoh produk dan ceritakan bagaimana proses produksi yang terjadi
terjadi!
Jawab:
........................................................................................................................
6. Menurut pendapat kalian sebagai siswa-siswi jurusan teknik pesawat udara,
ceritakan ide dan gagasan yang kalian pahami mengenai rancangan produk mengacu
pada konsep Design for Manufacturing?
Jawab:
........................................................................................................................
7. Ceritakan sejarah berdirinya 1 perusahaan pada proses bisnis manufaktur
pesawat udara yang kalian pahami?
Jawab:
........................................................................................................................
8. Jelaskan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam mengurangi biaya
komponen suatu produk!
Jawab :
........................................................................................................................
9. Jelaskan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam melakukan perawatan
peralatan industri!
Jawab :
........................................................................................................................
8. Pengayaan dan Remedial
8.1 Pengayaan
Untuk lebih memperkaya pemahaman kalian mengenai proses bisnis manufaktur
pesawat udara, silakan kalian simak video dari Yamaguchi dengan cara mengklik
langsung pada gambar tangkapan video berikut:
Video 5 Pabrik Pesawat Terbesar Di Dunia
Sumber: Channel Youtube Milik Yamaguchi Channel
[Link]

8.2 Remidial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi proses bisnis manufaktur secara
menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Sebutan dan jelaskan contoh-contoh industri manufaktur yang ada di sekitar kalian!
Jawab:
........................................................................................................................
2. Ceritakan mengenai jenis-jenis industri manufaktur yang ada di sekitar kalian!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dari produksi manufaktur yang ada di sekitar
kalian!
Jawab: ................................................................................................................
4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dari proses manufaktur yang ada di sekitar
kalian!
Jawab: ................................................................................................................
5. Ceritakan menurut pendapat kalian mengenai pengelolaan SDM!
Jawab: ................................................................................................................
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedaka jenis-jenis usaha
produksi manufaktur dengan jenis-jenis proses
manufaktur?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai tahapan dalam
merancang produk menurut teori Design for X ?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai bisnis
manufaktur dalam bidang teknik mesin?
5. Apakah kalian sudah memahami langkah-langkah untuk
mengurangi biaya produk?
6. Apakah kalian sudah bisa memahami apa itu bisnis?
Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan keindustri atau usaha
bisnis di daerah sekitar kalian.
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati lingkungan di sekitar kalian, kemudian perhatikan ragam bisnis
yang ada di sekitar lingkungan kalian.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku, hingga
pemilik bisnis manufaktur yang dapat dijadikan sebagai penunjang pengamatan
kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai bisnis bidang
manufaktur apa saja yang ada di sekitarlingkungan kalian.
• Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai ragam bisnisi ndustri manufaktur bidang
pesawat udara yang ada.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.
Identifikasi bisnis industri manufaktu bidang apasaja yang ada di lingkungan sekitar
kalian pada tabel berikutini!

Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Situs Internet
No. Nama Bisnis JenisBisnis Dampak Lingkungan
(URL)Bisnis
Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 2 (6 JP)
Tujuan pembelajaran:
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami
dokumen apa saja yang diperlukan dalam perbaikan
pesawat

Pemahaman Bermakna :
1. Beragam dasar dokumen perawatan
perbaikan pesawat udara
2. Pendidikan yang ditempuh untuk menggapai
Macam macam dokumen pada pesawat
udara

Pernyataan Pemantik:
1. Peserta didik Memahami macam macam
dokumen pada pesawat udara
2. Peserta didik Memahami fungsi kegunaan
daeri masing masing dokumen tersebut

SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen x Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran 2
Tugas 1:
• Anak-anak, apa ada yang tau apa saja dokumen dokumen pada pesawat udara ?
• Apa anak-anak pernah buku perawatan mesin dan kelistrikam Apa
perbedaannya ?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!

A. Publikasi teknik pesawat udara


Publikasi teknik yang berisi tentang informasi dokumen dokumen dan istilah pada
lingkup Maintenance and Repair pada pesawat udara, agar para siswa siswi
memahami dokumen apa yan digunakan unutuk merawat pesawat udara di tiap tiap
trouble nya. Manual ini berisi tentang deskripsi, mengenai komponen-komponen
pesawat dan tugas-tugas yang harus di lakukan, beserta cara-cara pelaksanaannya.
AMM ini seperti buku panduan mulai dari kapan harus servis komponen dan tata
cara serta perlengkapan apa yang digunakan

(Contoh gambar dokumen aircraft maintenance manual)


B. IPC ( Ilustrated part catalog)
Dokumen ini berisi mengenai part (kompnen) apa saja yang ada dalam bagian
tersebut . Contoh dalam Landing gear ada baut apa saja ada bagian apa saja , pada
IPC ini lengkap semua di jabarkan

(Contoh gambar dokumen IPC)

C. WDM (waring diagram manual)


Berisi deskripsi diagram seluruh rangkaian elektrik pesawat. (kabel-kabel dipesawat yang
berkaitan dengan elektrik) Biasanya digunakan oleh orang avionic
(Contoh gambar dokumen waring diagram manual)

D. SRM (structure repair manual)


Deskripsi structure pesawat, Procedure inspeksi, Structure identifikasi, Penentuan
toleransi kerusakan pada bagian tertentu pada structure pesawat Jadi pada SRM ini berisi
semua tentang hal struktur pesawat.

(Contoh gambar dokumen STRUCTURE REPAIR MANUAL)


Tugas 3:

• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai macam macaam dokumen perawatan pesawat udara,
informasi yang dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian
peroleh bisa dibagikan kepada guru dan teman-teman kalian sebagai bahan
diskusi. Silakan kalian diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet mengenai macam macaam
dokumen perawatan pesawat udara Informasi bisa berupa bacaan, video atau
sumber lainnya yang sesuai dengan materi di atas. Silahkan kalian simak lebih
dahulu!

Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Apa yang kamu ketahui tentang Aircraft Maintenance manual ?
Jawab:
........................................................................................................................
2. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai jenis-jenis dokumen
perawatan pesawat udara
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dari jenis-jenis dokumen perawatan pesawat
udara !
Jawab: ................................................................................................................
4. jelaskan fungsi IPC !
Jawab: ................................................................................................................
5. jelaskan fungsi WDM !
Jawab: ................................................................................................................
6. jelaskan fungsi SRM !
Jawab:
........................................................................................................................
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik
Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedaka jenis-jenis
dokumen perawatan pesawat udara
3 Apakah kalian sudah memahami mengenai jenis-
jenis dokumen perawatan pesawat udara ?
4. Apakah kalian sudah memahami fungsi AMM,
IPC , WDM , SRM ?

Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan ke hangar sekolah ,
lihatlah kerusakan pada pesawat yang ada dalam hangar atu ruang praktek
dokumen apa saja yang diperlukan . !
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati , kerusakan pada pesawat yang ada dalam hangar atu ruang praktek
dokumen apa saja yang diperlukan !

• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku, hingga
pemilik bisnis manufaktur yang dapat dijadikan sebagai penunjang pengamatan
kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai dokumen apa saja
yang diperlukan dalam perbaikan pesawat .
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.

Identifikasi dokumen apa saja yang diperlukan dalam perbaikan pesawat


Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Situs Internet Dampak


No. Nama Bisnis JenisBisnis
(URL)Bisnis Lingkungan

Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN (6JP)

Tujuan pembelajaran:

Peserta didik mampu Menerapkan K3LH dan


budaya kerja industri, antara lain: praktik- praktik
kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja,
prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, dan
penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi,
Resik, Rawat, Rajin).

Pemahaman Bermakna :
1. APD
2. symbol symbol pree caution
3. Cara pencegahan kecelakaan kerja

Pernyataan Pemantik:
1. Menganalisis Kerugian yang ditimbulkan
oleh kecelakaan kerja (K3)

2. Memahami Alat pelindung diri

3. Memahami symbol symbol pree caution


SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)
Kegiatan Inti : 170 menit
• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong
Kegiatan Pembelajaran 3
Tugas 1:
• Anak-anak, apa ada yang tau apa itu K3 , APD, SYMBOL PREECAUTION ?
• Apa anak-anak pernah melihat APD , PREECAUTION ?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!

A. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja


1. Pengertian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Merupakan usaha untuk mencegah setiap perbuatan atau kondisi tidak selamat, yang
dapat mengakibatkan kecelakaan dalam pekerjaan. (baik dari perusahaan maupun dari
pekerja itu sendiri.

Istilah k3
- Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hyperkes)
- Disingkat K3
- dalam istilah asing dikenal Occupational Safety and Health

Tujuan k3
- Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit
- Melindungi kesehatan tenaga kerja
- Meningkatkan efisiensi kerja
- Sumber-sumber produksi dapat berjalan secara lancar tanpa adanya
hambatan
CONTOH K3
- Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD).
- Penyediaan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja.
- Pelatihan keselamatan kerja.
- Asuransi.
- Fasilitas dan Sarana Kesehatan.
PENYEBAB KECELAKAAN KERJA
Perilaku yang tidak aman melingkupi:
1. sembrono dan tidak hati-hati,

2. tidak mematuhi peraturan,

3. tidak mengikuti standar prosedur kerja,

4. tidak memakai alat pelindung diri,

5. kondisi badan yang lemah


Simbol symbol precaution

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba
memikirkan sejenak, tentang k3 , apd , dan symbol preecaution , tuangkan
kedalam tulisan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai tentang k3 , apd , dan symbol preecaution, informasi
yang dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian peroleh bisa
dibagikan kepada guru dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi. Silakan
kalian diskusikan!

Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai tentang k3 , apd , dan symbol
preecaution?
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan cara mencegah kecelakaan kerja!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan artikan symbol symbol pree caution!
Jawab: ................................................................................................................
4. Pada tentang k3 , apd , dan symbol preecaution apa yang dapat menguntungkan bagi
pekerja!
Jawab:
........................................................................................................................

5. sebutkan contoh kecelakaan kerja serta elaskan cara menanggulanginya!


Jawab :
........................................................................................................................
8. Remedial
8.2 Remedial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi k3 , apd , dan symbol
preecaution?
secara menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai tentang k3 , apd , dan symbol
preecaution?
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan cara mencegah kecelakaan kerja!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan artikan symbol symbol pree caution!
Jawab: ................................................................................................................
4. Pada tentang k3 , apd , dan symbol preecaution apa yang dapat menguntungkan bagi
pekerja!
Jawab:
........................................................................................................................

5. sebutkan contoh kecelakaan kerja serta elaskan cara menanggulanginya!


Jawab :
........................................................................................................................
Jawab: ................................................................................................................

9. Refleksi Peserta Didik


Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedaka jenis-jenis
kewirausahaan?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai peluang
usaha?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai bisnis
manufaktur dalam bidang teknik mesin?
5. Apakah kalian sudah memahami langkah-langkah
untuk mengurangi biaya produk?
6. Apakah kalian sudah bisa memahami apa itu
bisnis?
Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan ke hangar sekolah
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati lingkungan di sekitar kalian, kemudian perhatikan ragam bisnis
yang ada di sekitar lingkungan kalian.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku, hingga
pemilik bisnis manufaktur yang dapat dijadikan sebagai penunjang pengamatan
kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai k3 , apd , dan
symbol preecaution apa saja yang ada di sekitarlingkungan kalian.
Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai k3 , apd , dan symbol preecaution pada
bidang pesawat udara yang ada.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.

Identifikasi bisnis industri manufaktu bidang apasaja yang ada di lingkungan sekitar
kalian pada tabel berikutini!

Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Situs Internet Dampak


No. Nama Bisnis JenisBisnis
(URL)Bisnis Lingkungan
Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN (6 JP)

Tujuan pembelajaran:

Pada akhir fase E,

Pemahaman Bermakna :

• Mengaalisis Fungsi gambar Teknik

• Memahami fungsi alat alat gambar teknik

• Memahami fungsi Peralatan dan perlengkapan gambar teknik

• Memahami garis tepi dan e tiket

• Memahami membaca potongan gambar (orthogonal)

Pernyataan Pemantik:
1. Peserta didik diharapkan aktif mencari
sumber sumber dari luar yang relevan
tntang fungsi dan macam alat gambar
2. Peserta didik boleh menjelaskan tentang
fungsi garis tepi dan E tiket
3. Bagaimana cara membuat garis tepi dab e
tiket
4. Bagaimana membuat gambar ortogonal dari
potongan gambar
SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang
gambar secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran 4
Tugas 1:
• Anak-anak, apa ada yang pernah mendengan gambar teknik dan alatnya ?
• Apa anak-anak sering mengambar dan jenis gambar apa yang sering dibuat ?
• Selanjutnya bacalah materi di bawah ini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!
A. Jenis jenis alat gambar
Beberapa peralatan dan bahan yang diperlukan untuk menggambar teknik,
meliputi :
1. Kertas gambar putih (manila/padalarang), kertas sketsa dan kertas
milimeter : digunakan untuk gambar tata letak yang digambar
dengan pensil.
2. Kertas kalkir : digunakan untuk gambar asli, yang kemudian dapat
dibuat gambar cetak biru (blue print) atau cetak kontak (contact
print).
3. Film gambar : film dibuat dari polyester atau cellulose yang
digunakan untuk mendokumentasikan gambar yang teliti dan
keawetannya sangat diperlukan, serta tidak boleh memuai atau
menyusut.

Kertas gambar yang dipergunakan mempunyai ukuran-ukuran yang telah


dinormalisasikan. Ukuran yang paling banyak dipergunakan adalah seri A. Seri A
ini mempunyai ukuran standar yang dinyatakan dengan membubuhkan 0 (nol) di
belakang huruf A, dan ukuran-ukuran yang lebih kecil dengan membubuhkan angka
1 hingga angka 4. Ukuran standar, yaitu A0, mempunyai luas 1 m2, dengan
perbandingan panjang terhadap lebar sebagai :1 . Ukuran-ukuran berikutnya
diperoleh dengan membagi dua ukuran yang mendahuluinya. Misalnya ukuran A3
mempunyai setengah ukuran A2, dan seterusnya.. Untuk membaca ukuran kertas
gambar pada sisi panjangnya diletakkan mendatar. Kecuali untuk kertas ukuran A4,
yang sisi panjangnya diletakkan vertikal. Ukuran kertas gambar dari seri A dapat
dilihat pada Tabel 1 berikut ukuran garis tepi dari masing-masing ukuran kertas.
Tabel 1. Lambang dan ukuran kertas gambar.
B. Macam-Macam Alat Gambar Teknik
1. Pensil dan pena
Menggambar teknik dengan pensil lebih baik menggunakan pensil mekanik
yang bisa diisi ulang (refill). Pensil mempunyai tingkat kekerasan dan aturan
penggunaan pada jenis kertas gambar. Tingkat kekerasan pensil dimulai dari 9H
(sangat keras) hingga 8B (sangat lunak). Sedangkan pada penggunaannya untuk
membuat :
➢ Garis bantu : menggunakan 2H
➢ Garis : menggunakan F
➢ Tulisan, garis penuh tebal : menggunakan HB
Untuk menggambar diatas kertas atau kertas kalkir dapat menggunakan pensil
mekanik isi ulang dengan ketebalan 0,3 mm dan 0,5 mm. Pensil mekanik isi
ulang tidak perlu meraut atau meruncingkan pensil. Dan bila digunakan untuk
menarik garis akan diperoleh ketebalan yang sama.
Pena gambar yang digunakan untuk gambar kerja menggunakan ketebalan 0,25
putih; 0,35 kuning; 0,50 coklat dan 0,70 biru
Gambar 1. Pensil Mekanik isi ulang

2. Jangka
Ada tiga macam jangka yang digunakan untuk menggambar, tergantung besar
kecilnya lingkaran yang akan digambar. Jangka besar untuk menggambar
lingkaran dengan diameter 100 – 200 mm, jangka menengah untuk lingkaran
dari 20 – 100 mm, dan jangka kecil untuk lingkaran 5 – 30 mm. Disamping itu
terdapat sebuah jangka untuk membuat lingkaran dengan jari-jari kecil, seperti
misalnya untuk pembulatan. Ada dua macam jangka yaitu jangka pegas dan
jangka orleon.

3. Macam-macam penggaris
1.1. Penggaris T
Sebuah penggaris T terdiri dari sebuah kepala dan sebuah daun. Penggaris
T dapat digunakan untuk menarik garis-garis horizontal dengan
menekankan kepalanya pada tepi kiri dari meja gambar, dan
menggesernya keatas atau ke bawah.
Supaya hasil dari garis-garis horizontal dapat sejajar dengan benar, kepala
dari penggaris ini harus betul-betul diikat pada daunnya.
2.1. Penggaris Segitiga
Sepasang segitiga terdiri dari segitiga siku sama kaki dan sebuah segitiga
siku 600. Ukuran segitiga ini ditentukan oleh panjang 1, dan berkisar
antara 100 sampai 300 mm.
3.1. Sablon (mal)
Sablon atau mal digunakan untuk menggambar teknik elektro antara
lainnya. Penggaris sablon meliputi : mal lengkungan, mal bentuk, mal
huruf dan mal untuk simbol-simbol elektro dan elekt

C. GARIS TEPI
Garis tepi merupakan garis batas area gambar dimana gambar yang dibuat harus
berada di dalam area yang dibatasi oleh garis tepi. Garis tepi dibuat dengan jenis
garis tebal kontinyu. Garis tepi dapat diibaratkan seperti pagar rumah yang menjadi
batas area kepemilikan lahan. Kita bebas membangun apa saja di area kita sedangkan
jika akan membangun sesuatu keluar dari area kita maka ada aturan yang harus
dipatuhi. Begitupun pada gambar teknik jika gambar yang dibuat melebihi garis tepi
maka ada aturan – aturan yang harus dilakukan untuk penggambarannya.

Jika benda yang akan dibuat memiliki ukuran yang terlalu besar dan tidak muat
untuk digambar di dalam area garis tepi maka digunakan skala untuk memperkecil
gambar benda tersebut. Gambar benda boleh melebihi garis tepi jika tidak mungkin
digunakan skala untuk memperkecil tersebut. Penggambaran benda yang melebihi
garis tepi bisa dilakukan dengan menerapkan prioritas penggambaran garis yang
sudah dibahas pada materi jenis - jenis garis.
Ukuran garis tepi sebelah atas, bawah dan kanan untuk kertas A0 dan A1 minimal
20 mm dan untuk kertas A2, A3 dan A4 minimal 10 mm. Untuk garis tepi sebelah
kiri minimal 20 mm untuk semua ukuran kertas. Untuk lebih jelasnya dapat di lihat
pada tabel di bawah ini:
D. ETIKET
Etiket adalah kepala gambar yang berisi informasi – informasi penting yang
berkaitan dengan gambar yang dibuat. Etiket diletakan di dalam area gambar (di
dalam garis tepi). Etiket biasanya diletakan di sebelah kanan bawah, tetapi ada juga
etiket yang diletakan di samping atau di bagian atas. Seperti halnya garis tepi, etiket
juga dibuat dengan menggunakan garis tebal kontinyu.
Etiket minimal harus memuat informasi:
- Judul gambar
- Nomor halaman
- Skala
- Simbol proyeksi
- Nama perusahaan
- Inisial pembuat gambar, dicek oleh dan disetujui oleh

Selain informasi - informasi yang dituliskan di atas, di dalam etiket dapat


ditambahkan informasi lainnya seperti material yang digunakan, proses yang
dikerjakan, nama proyek dan lain sebagainya. Bentuk Etiket tidak baku atau dapat
berbeda - beda bentuk di setiap perusahaan. Hal ini karena berbeda perusahaan
biasanya etiketnya juga berbeda bentuknya karena tiap perusahaan memiliki standar
etiketnya sendiri. Di bawah ini merupakan contoh – contoh etiket:
E. POTONGAN GAMBAR ORTOGHONAL
Proyeksi ORTOGHONAL
a. Pengertian
Gambar proyeksi ortogonal atau ortografik diperoleh apabila
pengamat mengambil jarak yang cukup dan lurus dari bidang gambar
sampai berada
dalam jarak tak terbatas dari bidang gambar tersebut. Garis proyeksi
(proyektor) dari mata ke objek menjadi sejajar satu sama lain dan tegak
lurus pada bidang gambar (Gambar 3.27).
Karena garis proyeksi sejajar maka hasil proyeksi akan berbentuk dan
berukuran sama seperti permukaan muka objek. Namun, tampang yang
diperoleh tidak mengungkapkan tebal objek, sehingga diperlukan satu
atau lebih proyeksi tambahan (proyeksi jamak) untuk melengkapi
kejelasan objek. Dua proyeksi biasanya cukup untuk menguraikan objek
sederhana, sedangkan tiga atau empat proyeksi diperlukan untuk objek
yang rumit.

Gambar 3.27 Proyeksi ortogonal

Ada dua metode proyeksi jamak, yaitu proyeksi sudut pertama dan
proyeksi sudut ketiga. Disebut proyeksi sudut pertama atau sering
disebut juga dengan proyeksi Eropa, karena objek ditempatkan pada
ruang kuadran pertama (first quadrant). Sedangkan proyeksi sudut
ketiga atau sering disebut proyeksi Amerika, objek ditempatkan pada
ruang kuadran ketiga (third quadrant).

Gambar 3.28 Bidang-bidang proyeksi kuadran pertama dan kuadran ketiga

Pada proyeksi sudut pertama, objek diletakkan di antara pengamat


dan bidang proyeksi sehingga gambar proyeksi pandangan depan yang
diperoleh terletak pada bidang di belakang objek, pandangan atas
terletak pada bidang mendatar (bawah objek), dan pandangan samping
terletak pada bidang profil (Gambar 3.29).

Gambar 3.29 Proyeksi sudut pertama

Pada proyeksi sudut ketiga, bidang proyeksi terletak di antara objek


dan pengamat sehingga gambar pandangan depan terletak pada bidang
depan, pandangan atas terletak pada bidang mendatar, dan
pandangan samping terletak pada bidang profil (Gambar 3.30).

OB
YEK

Gambar 3.30 Proyeksi sudut ketiga

b. Proyeksi sudut pertama


Proyeksi sudut pertama (first angle projection) diperoleh dari
pengamatan suatu benda yang dilakukan dari beberapa arah
penglihatan (Gambar 3.31).

Gambar 3.31 Proyeksi majemuk untuk proyeksi sudut pertama

Dari penglihatan arah A diperoleh proyeksi pada bidang


belakang, dari penglihatan arah B diperoleh proyeksi pada bidang
bawah, dari penglihatan arah C diperoleh proyeksi pada bidang
kanan, dari penglihatan arah D diperoleh proyeksi pada bidang kiri,
dari penglihatan arah E diperoleh proyeksi padang bidang atas, dan
dari penglihatan arah F diperoleh proyeksi pada bidang depan.
Perhatikan gambar berikut.

Gambar 3.32 Proyeksi majemuk untuk proyeksi sudut pertama pada semua bidang

Selanjutnya, jika hasil proyeksi pada bidang-bidang proyeksi tadi


dibentangkan sehingga membentuk bidang datar mengikuti proyeksi
pandangan depan (A) sebagai patokan berturut-turut pandangan atas
(B) ke bawah, pandangan kiri (C) di sebelah kanan, pandangan kanan
(D) terletak di kiri, pandangan bawah (E) terletak di atas, dan
pandangan belakang
(F) diletakkan di sebelah pandangan kiri maka akan diperoleh
gambar proyeksi sudut pertama. Cara ini disebut juga proyeksi Eropa
karena banyak digunakan oleh negara-negara Eropa.

Gambar 3.33 Hasil proyeksi sudut pertama pada semua bidang

Selanjutnya, gambar proyeksi di setiap bidang digambarkan pada


bidang datar tidak digambarkan garis-garis proyeksi dan batas bidang-
bidang proyeksi (Gambar 3.34).
Gambar 3.34 Proyeksi sudut pertama pada semua bidang.

Untuk kebutuhan gambar kerja, tidak semua pandangan ini


digunakan, tetapi dipilih yang paling bisa menjelaskan bentuk dan
ukuran benda.
Pemilihan jumlah pandangan bergantung pada tingkat kerumitan dari
benda kerja. Tiga pandangan utama yang sering digunakan dalam
menampilkan proyeksi suatu benda, yaitu pandangan depan, atas, dan
samping. Kedudukan pandangan depan dengan samping harus
diluruskan secara horizontal, begitu juga pandangan depan dengan
pandangan atas harus diluruskan secara vertikal (Gambar 3.35).

Gambar 3.35 Posisi gambar pandangan

Untuk mendapatkan kedudukan pandangan depan dengan


pandangan samping lurus secara horizontal, demikian juga
pandangan depan dengan pandangan atas lurus secara vertikal dalam
proses pembuatan gambar, biasanya diperlukan garis-garis proyeksi
yang ditarik dari pandangan depan ke pandangan atas, dari pandangan
depan ke pandangan samping, dan dari pandangan atas ke pandangan
samping (Gambar 3.36). Garis-garis proyeksi ini dihilangkan setelah
didapatkan gambar proyeksi.

Gambar 3.36 Cara mendapatkan tiga pandangan utama proyeksi sudut pertama.

c. Proyeksi Sudut Ketiga


Proyeksi sudut ketiga (third angle projection) diperoleh dari pengamatan
suatu benda dari beberapa arah penglihatan, seperti ditunjukkan pada
gambar berikut.

Gambar 3.37 Proyeksi majemuk untuk proyeksi sudut ketiga.

Hasil dari penglihatan arah A diperoleh proyeksi pada bidang


depan, dari penglihatan arah B diperoleh proyeksi pada bidang atas,
dari penglihatan arah C diperoleh proyeksi pada bidang kiri, dari
penglihatan arah D diperoleh proyeksi pada bidang kanan, dari
penglihatan arah E diperoleh proyeksi pada bidang bawah, dan dari
penglihatan arah F diperoleh proyeksi pada bidang belakang.
Perhatikan gambar berikut.
Gambar 3.38 Proyeksi majemuk untuk proyeksi sudut ketiga pada semua bidang.

Seperti pada proyeksi sudut pertama, jika hasil proyeksi pada


bidang- bidang proyeksi tadi dibentangkan sehingga membentuk
bidang datar mengikuti kedudukan proyeksi pandangan depan (A)
sebagai patokan berturut-turut pandangan atas (B) ke atas, pandangan
kiri (C) di sebelah kiri, pandangan kanan (D) terletak di kanan,
pandangan bawah (E) terletak di bawah, dan pandangan belakang (F)
diletakkan di sebelah pandangan kanan, maka akan diperoleh gambar
proyeksi sudut ketiga (Gambar 3.39). Cara
ini disebut juga proyeksi Amerika karena banyak
digunakan oleh negara Amerika, Kanada, Jepang, dan
sebagainya.

Gambar 3.39 Hasil proyeksi sudut ketiga dari semua bidang.

Selanjutnya, gambar proyeksi di setiap bidang digambarkan pada


bidang datar, tidak digambarkan garis-garis proyeksi dan batas bidang-
bidang proyeksi (Gambar 3.40).
Gambar 3.40 Proyeksi sudut ketiga pada semua bidang.

Dengan cara yang sama pada proyeksi sudut pertama, tiga pandangan
utama yang sering digunakan dalam menampilkan gambar proyeksi suatu
benda yaitu pandangan depan, atas, dan samping. Untuk mendapatkan
kedudukan pandangan depan dengan pandangan samping lurus secara
horizontal, demikian juga pandangan depan dengan pandangan atas lurus
secara vertikal dalam proses pembuatan gambar, biasanya diperlukan
garis-garis proyeksi yang ditarik dari pandangan depan ke pandangan atas,
dari pandangan depan ke pandangan samping, dan dari pandangan atas ke
pandangan samping (Gambar 3.41). Garis-garis proyeksi ini dihilangkan
setelah didapatkan gambar proyeksi.

Gambar 3.41 Cara mendapatkan tiga pandangan utama proyeksi sudut ketiga.
d. Perbandingan Proyeksi Sudut Pertama dengan Proyeksi Sudut Ketiga
Tabel 3.7 memperlihatkan perbandingan simbol dan posisi
pandangan dari proyeksi sudut pertama dengan proyeksi sudut ketiga.

Tabel 3.7 Perbandingan proyeksi sudut pertama dengan proyeksi sudut ketiga

Sifat Proyeksi Sudut Proyeksi Sudut


Pertama Ketiga
Simbol
Proyeksi

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, •
sekarang kalian sudah mengerti tentang alat gambar
teknik dan tata caranya ?
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet
serta sumber belajar lainnya yang relevan mengenai
tentang alat gambar teknik dan tata caranya, informasi
yang dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber
lainnya. kalian peroleh bisa dibagikan kepada guru
dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi.
Silakan kalian diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet
mengenai tentang alat gambar teknik dan tata caranya.
Informasi bisa berupa bacaan, video atau sumber
lainnya yang sesuai dengan materi di atas. Silahkan
kalian simak lebih dahulu!

Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk
mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai jenis-jenis alat-alat gambar
dan fungsinya
Jawab:
........................................................................................................................
2. gambarkan garis tepi
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan jenis-jenis alat gambar !
Jawab: ................................................................................................................
4. jelaskan fungsi dari jenis-jenis alat gambar !
Jawab: ................................................................................................................
5. gambarkan E tiket !
Jawab: ................................................................................................................
5. gambarkan potongan gambar !
Jawab: ................................................................................................................

8. Remedial
8.2 Remedial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi proses bisnis manufaktur secara
menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai jenis-jenis alat-alat gambar
dan fungsinya
Jawab:
........................................................................................................................
2. gambarkan garis tepi
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan jenis-jenis alat gambar !
Jawab: ................................................................................................................
4. jelaskan fungsi dari jenis-jenis alat gambar !
Jawab: ................................................................................................................
5. gambarkan E tiket !
Jawab: ................................................................................................................
5. gambarkan proyeksi orthogonal dari gambar dibawah ini !
Jawab: ..............................................................................................................
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedakan jenis-jenis
alat gambar?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai gambar
teknik?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai
bisnis standar gambar?
5. Apakah kalian sudah memahami langkah-
menggambar?
6. Apakah kalian sudah bisa menggambar etiket
dan garis tepi?

Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi pada buku manual pesawat.
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati dalam buku manual book, kemudian perhatikan jenis-jenis garis
yang digunakan pada gambar.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku,
dijadikan sebagai penunjang pengamatan kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai gambar-gambar
pada manual book.
• Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai jenis garis dan bentuk gambar.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.
Identifikasi bisnis industri manufaktu bidang apasaja yang ada di lingkungan sekitar
kalian pada tabel berikutini!
Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Nama Jenis Manual


No. Jenis Garis Keterangan
Komponen Book
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN (6 JP)

Tujuan pembelajaran:

Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu Mempelajari


karakteristik jenis-jenis lapisan atmosfer (Physics of the Atmosphere)
pada pesawat udara.

Pemahaman Bermakna :

• Memahami Macam macam lapisan


atmosfir

• Menganalisis Pengaruh karakteristik


lapisan atmosfir terhadap penerbangan

Pernyataan Pemantik:
- Peserta didik diharapkan aktif mencari
sumber sumber dari luar yang relevan,
contohnnya hubungan antara atmosphere
dengan penerbangan

- Peserta didik boleh menjelaskan


hubungan antara atmosphere dengan
penerbangan

SKENARIO PEMBELAJARAN PERTEMUAN


Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran I
Tugas 1:
• Anak-anak, coba beritahu ada berapa tmosphere pada bumi ?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!

A. Pengertian Atmosfer
Atmosfer itu berasal dari bahasa Yunani yakni “Atmos“ yang berarti “uap air atau
gas” serta “Sphaira“ yang berartikan “selimut”. Jadi Atmosfer tersebut dapat
diartikan ialah sebagi lapisan gas yang menyelimuti suatu planet, termasuk juga
bumi, dari permukaan planet itu sampai jauh di luar angkasa dengan ketebalan ialah
kurang lebih 1.000 km dari permukaan bumi serta juga bermassa 59 x 1014 ton. Di
Bumi, atmosfer tersebut terdapat dari ketinggian 0 km dari permukaan tanah,
sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan pada bumi.
Apakah atmosfer hanya ada di Bumi? Tentu saja tidak. Beberapa planet
lainnya juga dilapisi oleh atmosfer, tetapi kandungannya berbeda-beda.
1. Fungsi Atmosfer
Atmosfer berfungsi mengatur proses penerimaan panas sinar matahari.
Atmosfer melakukannya dengan menyerap dan memantulkan panas yang
dipancarkan oleh matahari. Sekitar 34% panas matahari kembali di pantulkan
ke angkasa oleh atmosfer, awan, dan juga permukaan bumi. Kemudian sekitar
19% diserap oleh atmosfer dan awan, selanjutnya sekitar 47% sisanya
mencapai permukaan bumi.
Beberapa fungsi atmosfer antara lain:
1. Pelindung bumi, agar suhu bumi tetap stabil dan menjaga agar cuaca dan
kelembaban udara di dalam bumi juga tetap stabil.
2. Penyeimbang dan penyeimbang keadaan di dalam dan di luar bumi.
3. Mengurangi rasa panas yang diberikan langsung oleh cahaya matahari.
4. Melindungi bumi dari serangan meteor-meteor atau benda-benda luar angkasa.
5. Menjaga agar grafitasi bumi tetap stabil.
2. Manfaat Atmosfer
Beberapa manfaat atmosfer antara lain:
1. Melindungi bumi dari paparan radiasi sinar ultraviolet dengan lapisan ozon.
Sinar ultraviolet sangat berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup di bumi.
2. Melindungi bumi dari benda-benda luar angkasa yang jatuh akibat gaya
gravitasi bumi.
3. Atmosfer juga menjadi media cuaca yang bisa memengaruhi hujan, badai,
topan, angin, salju, awan, dan lain sebagainya.
4. Memiliki kandungan berbagai macam gas yang diperlukan oleh manusia,
tumbuhan, dan juga hewan untuk bernafas dan kebutuhan lainnya seperti
oksigen, nitrogen, karbondioksida.
3. LAPISAN LAPISAN ATMOSFER
Atmosfer (atmosphere) berasal dari kata “atmo” yang berarti udara
dan “sfera” yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan udara atau
gas berlapis-lapis yang membungkus bumi. Sedangkan yang dimaksud
dengan udara adalah semua gas yang tersusun dari berbagai zat
yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak dapat dilihat, tetapi dapat
dirasakan keberadaannya.
Atmosfer terdiri atas enam lapisan yang masing-masing memiliki
perbedaan properti berdasarkan ketinggiannya. Keenam lapisan
atmosfer tersebut adalah sebagai berikut.
1. Lapisan Troposfer; yaitu lapisan pertama dan paling dekat dengan bumi.
Ketinggiannya berada di antara 8.000 hingga 12.000 meter di atas permukaan laut
(m dpl). Di lapisan ini terjadi perubahan cuaca, angin, terbentuknya awan, dan
terdapatnya udara untuk bernapas.
1. Lapisan Stratosfer; berada pada ketinggian antara 12.000 hingga 50.000 m dpl
dan memiliki suhu yang cukup dingin dengan semakin
bertambahnya ketinggian. Selain itu, di lapisan ini terdapat pula
lapisan ozon yang berfungsi melindungi bumi dari radiasi
ultraviolet matahari.
2. Lapisan Mesosfer; di atas lapisan stratosfer ada lapisan mesosfer yang memiliki
ketinggian 50.000 hingga 80.000 m dpl, dan ketebalan lapisan ini bisa mencapai
30.000 meter. Pada lapisan ini, keberadaan udara sangat minim atau tipis,
dan suhunya pun semakin dingin seiring bertambahnya ketinggian.
3. Lapisan Termosfer; suhu lapisan ini dapat mencapai -150oC dengan ketinggian
antara 80.000 hingga 700.000 m dpl.
4. Lapisan Ionosfer; lapisan ini sering kali bergejolak dan bergerak bergantung
pada seberapa banyak energi yang diserap dari matahari.
5. Lapisan Eksosfer; lapisan ini adalah lapisan terluar yang memiliki ketebalan
paling besar dibandingkan lapisan atmosfer lainnya. Ketinggian lapisan ini bisa
mencapai 700.000 hingga 190.000.000 m dpl.

4. PARAMETER PADA KETINGGIAN ATMOSPHERE

SATUAN BESARAN

TEMPERATURE (SUHU) CELCIUS

PRESSURE ( TEKANAN) PSI

ALTITTUDE (KETINGGIAN) FEET

5. Hubungan ketinggian dan suhu dan tekanan


1 feet = 0,3 m tiap naik 1000 feet suhu turun 2 derajat celcius]
dan tekanan turun 0,5 psi pada ketinggian 0 feet = 14,7 psi 0 feet =
15 derajat celcius
6. Rumus mencari suhu dari ketinggian

Contoh nya
15 celcius − (𝟕𝟎𝟎𝟎 𝒇𝒆𝒆𝒕 )/𝟏𝟎𝟎𝟎 𝒙 𝟐
15 celcius - 7 x 2
15 elcius – 14 = 1derajat celcius
7. Rumus mencari tekanan dari ketinggian

14,7 psi − (𝟏𝟎𝟎𝟎𝟎 𝒇𝒆𝒆𝒕 )/𝟏𝟎𝟎𝟎 𝒙 𝟎,𝟓


14,7 psi - 10 x 0,5
14,7 – 5 = 9,7 psi

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba Setelah
kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba memikirkan
sejenak, apa hubungan ketinggian atmosfer dengan dunia penerbanga !
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai hubungan ketinggian atmosfer dengan dunia penerbanga
informasi yang dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian
peroleh bisa dibagikan kepada guru dan teman-teman kalian sebagai bahan
diskusi. Silakan kalian diskusikan!

6. Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai hubungan ketinggian
atmosfer dengan dunia penerbanga
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan dan jelaskan macam macam atmofer pada bumi!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan parameter pada atmoser dan hubunganya dengan penerbangan !
Jawab:
........................................................................................................................
8. Remedial
8.2 Remidial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi proses bisnis manufaktur secara
menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai hubungan ketinggian
atmosfer dengan dunia penerbanga
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan dan jelaskan macam macam atmofer pada bumi!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan parameter pada atmoser dan hubunganya dengan penerbangan !
Jawab:
........................................................................................................................
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah memahami
mengenai hubungan ketinggian atmosfer
dengan dunia penerbangan ?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai
macam macam atmosfer?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai
macam macam atmosfer beserta
paranmeternya ?

Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan keindustri atau usaha
bisnis di daerah sekitar kalian.
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati lingkungan di sekitar kalian, kemudian perhatikan ragam bisnis
yang ada di sekitar lingkungan kalian.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku,
hingga pemilik bisnis manufaktur yang dapat dijadikan sebagai penunjang
pengamatan kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai bisnis bidang
manufaktur apa saja yang ada di sekitarlingkungan kalian.
• Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai ragam bisnisi ndustri manufaktur
bidang pesawat udara yang ada.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau
dalam bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.
Identifikasi bisnis industri manufaktu bidang apasaja yang ada di lingkungan sekitar
kalian pada tabel berikutini!
Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Situs Internet Dampak


No. Nama Bisnis JenisBisnis
(URL)Bisnis Lingkungan

Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN (5 JP)

Tujuan pembelajaran:

Pada akhir fase ini, Peserta didik mampu Mempelajari


gaya-gaya yang bekerja pada pesawat udara, prinsip
yang menjadikan gaya angkat pada sayap .

Pemahaman Bermakna :

Pernyataan Pemantik:

- Memahami Gaya gaya pesawat udara

- Memahami penyebab gaya angkat pada


pesawat
SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang
akan diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan
oleh siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini
(5 menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk
mengisi refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran 3
Tugas 1:
• Anak-anak, apa ada yang tau apa itu gaya angkat (LIFT FORCE)?
• Apa anak-anak pernah melihat pesawat mengudara?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!
A. Gaya gaya yang bekerja pada pesawat

1. Gaya angkat ( LIFT)


Gaya angkat digunakan untuk mengangakat pesawat ke atas. Gaya angkat
diterapkan dalam pembuatan sayap pesawat terbang dengan
memanfaatkan airfoil di seluruh bagian sayap. Dengan model ini, terjadi
perbedaan tekanan di permukaan bawah dan permukaan atas sayap,
sehingga aliran vorteks dapat terbentuk pada ujung sayap. Gerakan maju
pesawat membawa aliran vorteks bergerak ke bagian belakang dan
menyebabkan pengurangan gaya angkat dan penambahan gaya hambat.
Nah, ketika pesawat mulai terbang, aliran udara yang melalui bagian atas
airfoil akan memiliki kecepatan yang lebih besar dibandingkan dengan
kecepatan aliran udara yang melalui bagian bawah airfoil. Akibatnya,
tekanan pada permukaan bawah airfoil lebih besar daripada permukaan
atasnya. Gaya angkat timbul akibat perbedaan tekanan ini dan membuat
pesawat dapat terbang melayang di udara.
`
2. Gaya dorong (thrust)
Gaya dorong atau dalam bahasa Inggris disebut thrust adalah gaya reaksi
yang dijelaskan secara kuantitatif oleh hukum ketiga Newton. Ketika suatu
sistem mengeluarkan atau mengakselerasi massa ke satu arah, maka massa
akselerasi akan menghasilkan gaya dengan ukuran yang sama besarnya tetapi
dari arah yang berlawanan pada sistem tersebut.[1] Gaya yang diterapkan pada
permukaan dengan arah serenjang atau vektor normal ke permukaan tersebut
juga disebut gaya dorong.
Gaya, termasuk juga gaya dorong, diukur dalam satuan newton (simbol: N)
berdasarkan Sistem Satuan Internasional (SI) dan digunakan juga sebagai
satuan ukuran untuk jumlah yang dibutuhkan dalam mengakselerasi 1 kilogram
massa pada laju 1 meter per detik kuadrat. Dalam

teknik mesin, gaya ortogonal terhadap beban utama (seperti roda gigi heliks
pararel) juga disebut gaya dorong.

3. Gaya hambat (Drag Force)


Gaya hambat diperlukan untuk menghambat pesawat maju ke depan.
Dalam dinamika fluida, gaya hambat (yang kadang-kadang disebut
hambatan fluida atau seretan) adalah gaya yang menghambat
pergerakan sebuah benda padat melalui sebuah fluida ( cairan atau
gas).
Bentuk gaya hambat yang paling umum tersusun dari sejumlah gaya
gesek, yang bertindak sejajar dengan permukaan benda, plus gaya
tekanan, yang bertindak dalam arah tegak lurus dengan permukaan
benda.
Bagi sebuah benda padat yang bergerak melalui sebuah fluida, gaya
hambat merupakan komponen dari aerodinamika gaya resultan atau
gaya dinamika fluida yang bekerja dalam arahnya pergerakan.
Komponen tegak lurus terhadap arah pergerakan ini dianggap
sebagai gaya angkat. Dengan begitu gaya hambat berlawanan

dengan arah pergerakan benda, dan dalam sebuah kendaraan yang


digerakkan mesin diatasi dengan gaya dorong.
4. Gaya Gravitasi ( Weight force)
Gaya gravitasi diperlukan untuk menciptakan berat dan membuat
pesawat tetap di tanah. Melansir dari Sumber Belajar
Kemendikbud, setiap massa menarik massa yang lain dengan gaya
segaris yang menghubungkan kedua inti massa.
Gaya tarik yang terjadi besarnya berbanding lurus dengan perkalian
dari kedua massa. Namun, berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
antara kedua titik massa tersebut.
B. Airfoil
Apa itu airfoil ? Berbentuk apakah airfoil itu? Coba kalian
perhatikan gambar di bawah ini.

Gambar 4.8 Airfoil


(Sumber: EASA Module 08 Basic Aerodinamics, 2014)

Pada prinsipnya, pesawat dapat terbang karena adanya gaya angkat yang
dihasilkan dari sayap dan gaya dorong yang dihasilkan oleh mesin. Airfoil
adalah permukaan yang dirancang untuk mendapatkan gaya angkat. Bentuk
sayap pesawat tidak sama antara sisi atas dan sisi bawahnya. Bagian
atas sayap sedikit menggembung dan bagian bawahnya agak rata. Inilah yang
disebut bentuk airfoil. Dapat juga dikatakan, di bagian mana pun dari
pesawat yang mengubah hambatan udara menjadi gaya angkat pasti
berbentuk airfoil.
Perhatikan Gambar 4.8 dan 4.9, sisi atas airfoil memiliki lengkungan
lebih besar ketimbang sisi bawahnya, dan aliran udara ketika melewati
permukaan yang berbentuk airfoil akan mengalami perubahan kecepatan
dan tekanan.

Gambar 4.9 Airfiow pada permukaan airfoil


(Sumber: EASA Module 08 Basic Aerodinamics, 2014)
1. Bentuk Airfoil
Bentuk airfoil yang berbeda membuat sifat sayap juga berbeda. Sayap memiliki
berbagai bagian airfoil, mulai dari pangkal hingga ujung (root to tip), ada yang
berbentuk taper, twist, dan sweep back. Sifat aerodinamis
yang dihasilkan oleh sayap adalah hasil dari tindakan setiap bagian
sayap tersebut.
Bentuk airfoil menentukan jumlah turbulensi atau gaya gesek
permukaan yang dihasilkannya, yang kemudian akan memengaruhi
efisiensi sayap. Turbulensi dan gesekan dipengaruhi oleh rasio
kehalusan pada permukaan benda, yang didefinisikan sebagai rasio
panjang tali busur (chord) dari airfoil dengan ketebalan maksimum. Jika
sayap memiliki rasio kehalusan yang tinggi, artinya sayap tersebut
berbentuk sangat tipis. Sayap yang tebal memiliki rasio kehalusan yang
rendah. Sayap dengan rasio kehalusan tinggi menghasilkan gaya
gesek permukaan yang besar. Sayap dengan rasio kehalusan rendah
menghasilkan sejumlah besar turbulensi.
Bentuk sayap terbaik adalah sayap yang mampu menghasilkan
turbulensi dan gaya gesek permukaan minimum.
Efisiensi sayap diukur dari rasio gaya angkat (lift) dan gaya hambatan
(drag) (L/D ratio). Rasio ini bervariasi bergantung pada sudut serang (angle
of attack), tetapi akan mencapai nilai maksimum untuk sudut serang
tertentu. Di sudut ini, sayap telah mencapai efisiensinya. Bentuk airfoil
merupakan faktor yang menentukan sudut serang sayap paling efisien.
Hasil penelitian menunjukkan airfoil paling efisien adalah yang
memiliki ketebalan maksimum hingga sepertiga dari bagian belakang
leading edge.
Demi mendapatkan gaya angkat yang lebih tinggi, sayap
dikembangkan dengan membentuk airfoil sedemikian rupa. Jumlah gaya
angkat (lift)
yang dihasilkan oleh suatu airfoil akan meningkat dengan peningkatan
chamber sayap (wing chamber). Ingat lagi hukum Bernoulli, sayap
mampu menghasilkan gaya angkat karena adanya airfoil chamber, ketika
kecepatan udara meningkat maka tekanannya akan turun atau
berkurang.
Chamber adalah asimetri dua permukaan kerja sebuah airfoil.
Chamber dikatakan positif saat keluar dari tali busur
(cembung/gembung) dan disebut chamber negatif bila garisnya ke
dalam. Jadi, gaya angkat yang tinggi pada sayap memiliki chamber
positif besar pada sisi atas dan chamber negatif pada sisi bawah. Gambar
wing chamber bisa dilihat pada Gambar 4.10.

Early airfoil

Later airfoil

Clark 'Y' airfoil


(Subsonic)

Laminar ow airfoil
(Subsonic)

Circular arc airfoil


(Supersonic)

Double wedge airfoil


(Supersonic)

Gambar 4.10 Bentuk-bentuk airfoil


(Sumber: EASA Module 08 Basic Aerodinamics, 2014)

Diketahui juga bahwa semakin besar perbandingan lebar sayap


(wingspan) terhadap panjang tali busur (chord), maka gaya angkat yang
diperoleh juga semakin besar. Perbandingan ini disebut aspect ratio.
Semakin tinggi aspect ratio, semakin besar gaya angkat
KESIMPULAN
Pesawat udara dapat meng udara karena ada haya dorong (thrust) yang
dihasilkan oleh mesin yang lebih besar disbanding gaya hambat sehingga
pesawat melaju dengan kecepatan tertentu dan menimbulkan gaya
aerodinamik yaitu timbuknya gaya angkat (lift) jarena dikombinasikan
dengan bentuknya airfoil pada sayap pesawat.
Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba
memikirkan sejenak, apa yang dapat membuat pesawat mengudara ?
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai terciptanya gaya angkat , informasi yang dicari bisa
berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian peroleh bisa dibagikan kepada
guru dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi. Silakan kalian diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet mengenai proses terjadinya
gaya angkat pesawat udara. Informasi bisa berupa bacaan, video atau sumber
lainnya yang sesuai dengan materi di atas. Silahkan kalian simak lebih dahulu!

Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali terjadinya gaya angkat pada pesawat ?
Jawab:
........................................................................................................................
2. jelaskan masing masing gaya yang dapat menyebabkan terjadinya LIFT force!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan gaya gaya pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................
4. Utarakan menurut pendapat kalian mengenai gaya angkat pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................
Remedial
8. Remedial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi proses bisnis manufaktur secara
menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Utarakan kembali terjadinya gaya angkat pada pesawat ?
Jawab:
........................................................................................................................
2. jelaskan masing masing gaya yang dapat menyebabkan terjadinya LIFT force!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan gaya gaya pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................
4. Utarakan menurut pendapat kalian mengenai gaya angkat pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik
Hasil Refleksi
Uraian
No ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah paham terjadinya gaya
angkat?
3. Apakah kalian paham macam macam gaya yang
terjadi pada pesawat?
4. Apakah kalian sudah memahami pemahaman Lift
force pada sayap pesawat?
SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran 4
Tugas 1:
• Anak-anak, apa ada yang pernah mendengar avionuic?
• Apa anak-anak pernah melihat sistem komunikasi navugasi radar pesawat udara
?
• Selanjutnya bacalah materi di bawahini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!
1. Pengertian Avionic

Avionik (Avionics = Aviation Electronics) merupakan peralatan


elektronis yang digunakan di sebuah pesawat terbang. Perangkat avionik
biasanya digunakan pada sistem navigasi, komunikasi, instrumen dan
kontrol. Sistem Avionik mulai berkembang pesat pada era 1970-an. Sebelum
itu, instrumen-instrumen pesawat terbang seperti radio, radar, sistem bahan
bakar dan navigasi masih menggunakan sistem mekanis. Saat ini, dunia
penerbangan sudah beralih dengan banyak menggunakan teknologi
elektronika digital. Sistem avionik pun berkembang sejalan dengan
berkembangnya teknologi ini. Salah satunya ditandai dengan berubahnya
teknologi cockpit konvensional menjadi glass cockpit yang dilengkapi
dengan head up display (HUD).

Pengertian lain nya


Jadi Avionic adalah suatu peralatan elektronik yang berfungsi
Untuk mendukung dan mempermudah pengoprasian pada pesawat udara

Macam macam bagian avionic


1. Comunication
Comunication (komunikasi)
Adalah system komunikasi pada pesawat udara , yang berfungsi memberi
kabar baik
Pesawat dengan pesawat atau dengan station yang ada di bandara (ATC) (air
traffic control) , dengan tujuan Mempermudah dan agar tidak terjadi
tabrakan antara pesawat dengan pesawat lain.

(gambar ilustrasi komunikasi pada pesawat)

2. Navigation
(navigasi) Adalah system komunikasi pada pesawat udara ,
yang berfungsi untuk memberi arah terbang Pada pesawat udara , dengan
tujuan Mempermudah pilot mengetahui arah terbang dan agar Tidak tersesa
(gambar ilustrasi system navigasi pada pesawat)

3. Radar
Radar ( radio detecting ringing)
adalah suatu sistem gelombang electromagnetic yang berguna untuk
mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat
terbang, berbagai kendaraan bermotor dan informasi [Link] hampir

mirip dengan navigation

(gambar ilustrasi system radar pada pesawat)


5. Instrument
PENGERTIAN INSTRUMEN PESAWAT UDARA :
Instrumen pesawat udara adalah suatu alat indikator yang digunakan
untuk mengetahui keadaan/posisi pesawat udara pada saat melakukan
penerbangan atau pada saat di darat. Sama dengan speedometer Pada
kendaraan umum

(gambar ilustrasi system instrument pada pesawat)

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian sudah mengerti
tentang avionic?
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai avionic pesawat udara, informasi yang dicari bisa berupa
bacaan, video atau sumber lainnya. kalian peroleh bisa dibagikan kepada guru
dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi. Silakan kalian diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet mengenai system pada
pesawat udara. Informasi bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya yang
sesuai dengan materi di atas. Silahkan kalian simak lebih dahulu!
Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut
untuk mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai avionic pada pesawat udara
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan bagian dari avionic!
Jawab: ................................................................................................................
3. jelaskan bagian avionic dan fungsinya !
Jawab: ................................................................................................................
4. Utarakan menurut anda system komunikasi, navigasi pada pesawat udara !
Jawab: ................................................................................................................
5. Utarakan menurut anda system instrument, radar pada pesawat udara !
Jawab:
........................................................................................................................

8 Remedial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi system avionic secara
menyeluruh, silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
Jawab:
........................................................................................................................
2. Sebutkan bagian dari avionic!
Jawab: ................................................................................................................
3. jelaskan bagian avionic dan fungsinya !
Jawab: ................................................................................................................
4. Utarakan menurut anda system komunikasi, navigasi pada pesawat udara !
Jawab: ................................................................................................................
5. Utarakan menurut anda system instrument, radar pada pesawat udara !
Jawab:
........................................................................................................................`
9. Refleksi Peserta Didik
Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan
memberi tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai
dengan kondisi kalian masing-masing.
Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedaka jenis-jenis
alat ukur?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai
pemesinan?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai
bisnis manufaktur dalam bidang teknik mesin?
5. Apakah kalian sudah memahami langkah-
langkah untuk mengurangi biaya produk?
6. Apakah kalian sudah bisa memahami apa itu
perkakas tangan?

Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan keindustri atau usaha
bisnis di daerah sekitar kalian.
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati lingkungan di sekitar kalian, kemudian perhatikan ragam bisnis
yang ada di sekitar lingkungan kalian.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku, hingga
pemilik bisnis manufaktur yang dapat dijadikan sebagai penunjang pengamatan
kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai bisnis bidang
manufaktur apa saja yang ada di sekitarlingkungan kalian.
• Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai ragam bisnisi ndustri manufaktur bidang
pesawat udara yang ada.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.

Identifikasi bisnis industri manufaktu bidang apasaja yang ada di lingkungan sekitar
kalian pada tabel berikutini!

Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Situs Internet Dampak


No. Nama Bisnis JenisBisnis
(URL)Bisnis Lingkungan
Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1 (6 JP)

Tujuan pembelajaran:

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami


berbagai jenis tenaga pendorong (power plant) yang
digunakan oleh pesawat udara.

Pemahaman Bermakna :

4. Prinsip kerja dari tenaga pendorong dari


pesawat.
5. Jenis-jenis tenaga pendorong pada
pesawat.
6. Komponen-komponen tenaga pendorong
pda pesawat.

Pernyataan Pemantik:
4. Peserta didik diharapkan aktif mencari
sumber sumber dari luar yang relevan,
contohnya jenis pesawat dan tenaga
pendorong yang digunakan.
5. Peserta didik boleh menjelaskan jenis-jenis
tenaga pendorong pada pesawat.
SKENARIO PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1
Pelaksanaan Pendahuluan : 25 menit
Pembelajaran • Guru membuka pelajaran dengan diawali berdoa Bersama
(5 menit)
• Guru menanyakan kondisi kesehatan siswa (5 menit)
• Guru melakukan presensi peserta didik (10 menit)
• Guru menanyakan kesiapan untuk menerima pelajaran (5
menit)

Kegiatan Inti : 170 menit


• Guru memberikan instrumen tes diagnostik non kognitif
kepada peserta didik (15 menit)
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat yang akan
diperoleh, serta alur kegiatan yang akan dikerjakan oleh
siswa (10 menit)
• Guru meminta peserta didik menyampaikan hal apa saja
yang diamati dari lingkungan masing-masing tentang alat
yang termasuk alat mekanik dan mesin yang digunakan di
rumahnya secara bergantian, peserta didik yang lain
merespon, guru membagi peserta didik ke dalam 5
kelompok (30 menit)
• Guru meminta semua peserta didik untuk menyaksikan
video yang diputar secara seksama (20 menit)
• Guru meminta peserta didik dalam masing-masing
kelompok berdiskusi untuk melakukan pengamatan pada
lembar pengamatan (tabel 1.2), tiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah dibuat secara
bergantian, kelompok yang lain menanggapi. (100 menit)
Penutup : 30 menit
• Guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran hari ini (5
menit)
• Guru memberikan asesemen untuk mengetahui
pemahaman peserta didik dalam mempelajari materi
pelajaran (10 menit)
• Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengisi
refleksi pada tabel 1.1 (10 menit)
• Guru menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi
kepada peserta didik dan melakukan tindak lanjut hasil
jawaban siswa, diakhiri dengan berdoa bersama dan salam
penutup (5 menit)
Asesmen Diagnostik : menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Pre test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan awal
Post test : menggunakan instrumen untuk mengetahui
kemampuan akhir
Observasi : untuk menilai kemandirian dan gotong royong

Kegiatan Pembelajaran I
Tugas 1:
• Sebutkan gaya-gaya yang bekerja pada pesawat?
• Apa saja jenis engine atau tenaga pendorong pada pesawat?
• Selanjutnya bacalah materi di bawah ini, pahami lebih dahulu, dan catat hal-hal
yang kalian belum jelas!

A. GAS TURBINE ENGINE


1. Prisip Kerja Gas Turbine Engine
Prinsip kerja dari turbin gas tidak jauh berbeda dengan turbin-turbin yang lain.
Putaran dari rotor turbin, diakibatkan oleh adanya gas bertekanan yang melewati
sudu-sudu turbin. Gas bertekanan tinggi hasil dari pembakaran bahan bakar dan
udara yang berekspansi inilah yang digunakan untuk menggerakan sudu-sudu
turbin.

Turbine gas menggunakan udara atmosfer sebagai media kerjanya. Udara masuk
kedalam kompresor melalui saluran masuk (inlet), udara di hisap oleh
kompresor, selain berfungsi untuk menghisap udara, kompresor juga berfungsi
untuk menaikan tekanan udara hingga mencapai tekanan tertentu, biasanya
tekanan di akhir sudu kompresor mencapai 30 kali tekanan pada inlet kompresor.
Karena tekanan udaranya naik maka temperatur udara juga akan ikut naik.
Kemudian udara bertekanan dari kompresor akan masuk ke dalam ruang bakar,
di dalam ruang bakar dilakukan injeksi bahan bakar dan dilakukan pembakaran
bahan bakar di dalam udara.
Pembakaran ini mengakibatkan tejadinya kenaikan temperatur sehingga volume
udara meningkat, ini disebut sebagai ekspansi udara. Walaupun terjadi
peningkatan volume udara, tekanan di dalam chamber akan tetap konstan,
karena peningkatan volume udara akibat pemanasan akan langsung berekspansi
ke sisi turbin. Sedangkan kenaikan suhu udara hasil pembakaran,
mengindikasikan kandungan energi di dalam udar (entalpi) ikut naik. Energi
inilah yang akan dikonversikan menjadi tenaga putaran poros (shaft) oleh turbin
gas.
Gas hasil pembakaran selanjutnya masuk ke sisi turbin melalui suatu nozel yang
berfungsi untuk mengarahkan aliran ke sudu turbin. Turbin gas terdiri atas
beberapa stage sudu. Sudu pertama yang dilewati oleh udara pembakaran
disebut sisi high pressure stage, sedangkan sudu yang paling akhir disebut
sisi low pressure stage (tekanan rendah). Sudu-sudu dari setiap stage turbin
berfungsi sebagai nozzle, yang mengubah energi panas yang terkandung di
dalam udara hasil pembakaran untuk menjadi energi gerak. Selain sisi rotor,
sudu turbin juga terdapat pada sisi stator.
Secara umum proses yang terjadi pada :
1. sistem gas turbin adalah sebagai berikut : Pemampatan (compression) :
udara yang dihisap di mampatkan,
2. Pembakaran (ignition) : di ruang bakar bahan bakar dicampurkan dengan
udara kemudian dibakar,
3. Pemuaian (exspansion) : gas hasil pembakaran memuai dan mengalir keluar
melalui nozel.
4. Pembuangan gas (exhaust) : gas hasil pembakaran dikeluarkan lewat
saluran pembuangan.

Turbin berada pada satu poros (shaft) dengan kompresor, sebagian energi
mekanis berupa rotasi poros yang dihasilkan oleh turbin, digunakan untuk
memutar rotor kompresor. Pada pembangkit listrik, sebagian energi mekanis
digunakan untuk memutar generator yang juga berada satu poros dengan turbin
dan kompresor.

2. Klasifikasi Turbin Gas


Turbin gas dapat dibedakan berdasarkan siklusnya, konstruksi poros dan lainya.
a. Menurut siklusnya turbin gas terdiri dari : Turbin gas siklus tertutup (close
cycle)
Berbeda dengan mesin turbojet pesawat terbang, sebagian kecil energi
panas udara hasil pembakaran digunakan untuk memutar turbin, yang
selanjutnya energi putaran tersebut digunakan untuk memutar kompressor.
b. Turbin gas siklus terbuka (open cycle) Sebagian besar enegi panas pada
udara hasil pembakaran mesin jet digunakan untuk mendorong pesawat,
dimana pada sisi keluaran turbin berbentuk nozzle. Nozzle ini berfungsi
untuk meningkatkan kecepatan dorong yang lebih besar pada pesawat.
Menurut konstruksi porosnya di bago dalam tiga jenis yaitu :
a. Turbin Gas Poros Tungal (single spool) Turbin jenis ini biasanya digunakan
untuk menggerakkan generator listrik yang menghasilkan energi listrik
untuk keperluan proses di industri.
b. Turbin Gas Poros Ganda (twin spool)
Turbin jenis ini merupakan turbin gas yang terdiri dari turbin bertekanan
tinggi dan turbin bertekanan rendah, dimana turbin gas ini digunakan untuk
menggerakan beban yang berubah seperti kompresor pada unit proses
biasanya digunakan oleh pesawat turbo jet model lama.
c. Turbin Gas Poros Tiga (three spool)
Turbin jenis ini merupakan turbin gas yang terdiri dari turbin bertekanan
tinggi, turbin bertekan sedang dan turbin bertekanan rendah, dimana turbin
gas dengan tiga poros ini digunakan pada mesin turbo fan. Pada turbin
bertekanan rendah terhubung satu poros dengan fan untuk menghasilkan
efisiensi bahan bakar yang lebih baik
B. JENIS GAS TURBINE ENGINE
Pesawat bisa terbang karena ada gaya dorong dari mesin penggerak (Engine)
yang menyebabkan pesawat memiliki kecepatan, dan kecepatan inilah yang di terima
sayap pesawat berbentuk aerofoil sehingga pesawat dapat terangkat / terbang.
Pemilihan engine didasarkan pada besar kecilnya ukuran pesawat terbang. Adapun
jenis-jenis mesin ( Engine ) pesawat terbang adalah sebagai berikut:
1. TURBOPROP ENGINE
Pada awal perkembangan engine, umumnya pesawat komersial
menggunakan sistem penggerak turbo propeller atau yang biasa disebut dengan
turboprop. Jenis turbo prop memiliki system ]’’ tidak jauh berbeda dengan turbo
jet, akan tetapi energy ( thrust ) dihasilkan oleh putaran propeller sebesar 85 %,
dimana putaran propeller ini digerakkan oleh turbin yang menerima expansi
energy dari hasil pembakaran, sisanya 15 % menjadi exhaust jet thrust (hot gas)
Turboprop engine lebih efisien dari pada turbojet, dirancang untuk terbang
dengan kecepatan di bawah sekitar 800 km / h (500 mph). Contoh mesin
turboprop yang populer antara lain mesin Roll-Royce Dart yang dipakai pada
pesawat British Aerospace , Fokker 27 dll

2. TURBOJET ENGINE
Pengembangan mesin penggerak pesawat (Engine) mengalami
kemajuan sangat pesat dengan dikembangkannya mesin jenis turbojet , di mana
propeller yang berfungsi untuk menghisap udara dan menghasilkan gaya dorong
digantikan dengan kompresor bertekanan tinggi yang tertutup casing, mesin
menyatu dengan ruang bakar dan turbin engine. Dari gambar di bawah terlihat
bagian-bagian dari mesin turbo jet, yang terdiri dari air inlet (saluran udara),
sirip compressor rotor dan stator, saluran bahan bakar (Fuel inlet), ruang
pembakaran (combuster chamber), turbin dan saluran gas buang (exhaust).
Tenaga gaya dorong ( Thrust ) 100 % di hasilkan oleh exhaust jet thrust
Mesin turbojet adalah mesin jet yang paling sederhana, biasanya dipakai untuk
pesawat-pesawat berkecepatan tinggi. Contoh dari mesin ini adalah mesin Roll-
Royce Olypus 593 yang digunakan untuk pesawat Concorde. Jenis lain adalah
mesin Marine Olympus yang memiliki kekuatan 28.000 hp (daya kuda atau
setara dengan 21 MW) yang digunakan untuk menggerakkan kapal perang
modern dengan bobot mati 20.000 ton dengan operasi berkecepatan tinggi.

3. TURBOFAN ENGINE
Turbo Fan adalah jenis engine yang termodern sa’at ini yang
menggabungkan tekhnologi Turbo Prop dan Turbo Jet. Mesin ini sebenarnya
adalah sebuah mesin by-pass dimana sebagian dari udara dipadatkan dan
disalurkan ke ruang pembakaran, sementara sisanya dengan kepadatan rendah
disalurkan sekeliling bagian luar ruang pembakaran ( by-pass ). Sekaligus udara
tersebut berfungsi untuk mendinginkan engine. Tenaga gaya dorong ( Thrust )
terbesar dihasilkan oleh FAN ( baling-baling/blade paling depan yang berukuran
panjang ), menghasilkan thrust sebesar 80 % (secondary airflow), dan sisanya
20 % menjadi exhaust jet thrust (hot gas). Sepintas mesin turbo fan ini mirip
turbo prop, namun baling-baling depan dari turbo fan memiliki ruang penutup (
Casing / Fan case ).
Mesin / engine yang menggunakan type ini contohnya adalah mesin
RB211 yang digunakan pada pesawat Boeing B 747 dan GE CF6-80C2 yang
digunakan pada pesawat DC 10 serta P&W JT 9D SERIES . Mesin lain yang
menggunakan jenis mesin turbofan adalah Roll-Royce Tay pada pesawat Fokker
F-100 (yang dijuluki mesin fanjet), mesin Adour Mk871 yang digunakan pada
pesawat tempur type Hawk Mk 100/200 pesawat tempur Jaguar dan Mitshubishi
F-1 yang digunakan AU Jepang. Kemudian mesin high by-pass turbofan ini
diterapkan juga pada mesin CFM56-5C2 yang dipakai leh pesawat AIRBUS
A340 dan mesin CFM56-3 yang dipakai pada Boeing B-737 serie 300, 400 dan
500 yang merupakan roduk bersama antara GE dengan SNECMA dari Perancis.
Pada pesawat militer, mesin turbofan yang diterapkan antara lain pada mesin
TF39-1C yang dipakai pada pesawat angkut raksasa C-5GALAXI, kemudian
GE F110 yang dipakai pada F-16.

4. RAMJET ENGINE
Ramjet merupakan suatu jenis mesin (engine) dimana apabila campuran
bahan bakar dan udara yang dipercikkan api akan terjadi suatu ledakan, dan
apabila ledakan tersebut terjadi secara kontinyu maka akan menghasilkan suatu
dorongan (Thrust). Mesin Ramjet terbagi atas empat bagian, yaitu: saluran
masuk (nosel divergen) bagian untuk aliran udara masuk, ruang campuran
merupakan ruang campuran antara udara dan bahan bakar supaya bercampur
secara sempurna, combustor merupakan ruang pembakaran yang dilengkapi
dengan membran,yang mana berfungsi untuk mencegah tekanan balik, saluran
keluar (nosel konvergen) yang berfungsi untuk memfokuskan aliran thrust,
menahan panas dan meningkatkan suhu pada combustor.
Technology ram jet ini umumnya dikembangkan pada roket / pesawat
ulang alik. Pesawat tanpa awak X-43A ini memanfaatkan mesin scramjet yang
di masa mendatang akan dipakai juga pada pesawat ulang alik. Adapun
keistimewaan dari x-434 ini adalah digunakannya mesin scramjet (supersonic
combustible ramjet). Scramjet menggunakan teknologi baru yang membakar
hidrogen bersama dengan oksigen yang diambil dari udara. Oksigen tersebut
dihisap dan dipancarkan lagi dengan kecepatan sangat tinggi.

5. TURBOSHAFT ENGINE
Mesin Turboshaft sebenarnya adalah mesin turboprop tanpa baling-baling.
Power turbin-nya dihubungkan langsung dengan REDUCTION GEARBOX
atau ke sebuah shaft (sumbu) sehingga tenaganya diukur dalam shaft
horsepower (shp) atau kilowatt (kW). Jenis mesin ini umumnya digunakan
untuk menggerakkan helikopter , yakni menggerakan rotor utama maupun rotor
ekor (tail rotor) selain itu juga digunakan dalam sektor industri dan maritim
termasuk untuk pembangkit listrik, stasiun pompa gas dan minyak, hovercraft ,
dan kapal . Contoh mesin ini adalah GEM/RR 1004 bertenaga 900 shp yang
diterapkan pada helikopter type Lynx dan mesin Gnome 1.660 shp (1.238 kW)
pada helicopter Sea King. Sedangkan versi Industri lain adalah mesin
pembangkit listrik 25-30 MW Roll-Royce RB 211 dengan 35.000-40.000 shp.
C. PISTON ENGINE
Piston engine atau biasa di sebut dengan mesin torak, merupakan mesin yang
menggunakan piston (torak) sebagai tenaga penggerak. Piston yang bergerak naik
turun di hubungkan dengan crankshaft melalui connecting rod untuk memutar
propeller atau baling-baling. Piston dapat bergerak naik turun karena adanya
pembakaran antara campuran udara dengan bahan bakar (fuel) di dalam ruang bakar
(combustion chamber). Pembakaran di dalam combustion chamber menghasilkan
expansion gas panas yang dapat menggerakkan piston bergerak naik turun.
Pesawat yang menggunakan mesin piston umumnya menggunakan propeller
sebagai tenaga pendorong untuk menghasulkan thrust. Bentuk penampang dari
propeller itu sendiri sama seperti sayap, yaitu juga berbentuk airfoil. Sehingga pada
saat propeller berputar maka akan menghasilkan gaya dorong atau thrust sehingga
pesawat dapat bergerak ke depan. Pesawat dengan mesin piston ini merupakan jenis
pesawat ringan atau biasa di sebut dengan light aircraft. Pesawat ini mempunyai daya
jelajah yang kecil dan ketinggian terbang yang tidak terlalu tinggi.
Pada dasarnya, prinsip kerja dari semua engine pesawat sama. Yaitu
memanfaatkan energi pembakaran antara campuran bahan bakar dengan udara yang
menghasilkan expansion gas yang terjadi di dalam ruang bakar cc (combustion
chamber)..
Ada 2 jenis piston engine dan langkah kerja nya yaitu :
1. two stroke (2 tak)
2. four stroke (4 tak)
Untuk piston 2 stroke hanya membutuhkan satu kali putaran crankshaft/satu kali
langkah lengkap(360 derajat putaran satu langkah lengkap) sementara untuk 4 stroke
membutuhkan 720 derajat langkah lengkap,dan untuk 4 stroke pertama kali di
perkenalkan oleh ilmuwan jerman yaitu OKTO( yang jelas bukan nama saya ya)
hehe , dengan penforma engine bagus di lengkapi dengan super charger.
Four stroke Engine terdiri dari empat langkah utama,yaitu :
1. Intake stroke
2. Compression stroke
3. Power stroke
4. Exhaust stroke
Atau lebih tepat nya ada seperti gambar di atasCara kerja four stroke adalah sebagai
berikut:
1. Intake Stroke
Merupakan langkah pengisian ,pada langkah ini piston di dalam cylinder
bergerak dari TDC menuju BDC intake valve akan terbuka pada saat piston
hampir mendekat TDC pada saat langkah pembuangan,tetapi dalam langkah
Exhaust stroke,Exhaust stroke akan tertutup setelah piston melampaui TDC
sebagai awal di mulai nya langkah pengisian ,terjadi penurunan suhu pada
bagian ini dalam cylinder karena masuk nya F/A mixture yang berpeluang
untuk terbakar
2. Compression Stroke
Merupakan langkah pemadatan/pemampatan F/A mixture yang kemudian
terbakar dan meledak(IGNITION),pembakaran di lakukan oleh spark plug
yang mendapatkan listrik dari high voltage coil pada saat ini baik intake valve
maupun Exhaust valve sama sama tertutup
3. Power Stroke
Merupakan langkah usaha terdorong nya piston dari titik TDC menuju BDC
karena ledakan F/A mixture dalam combustion dengan daya ledak
15ton/30.000 psi dengan suhu 3000-4000 derajat F,gerakan tersebut akan
mendorong connecting rod dan merubah menjadi gerakan putar pada
crankshaft, putaran tersebut akan di teruskan ke bagian propeller shaft
melalui propeller driven sehingga propeller berputar,kondisi pada power
stroke adalah intake valve open dan Exhaust valve close
4. Exhaust Stroke
Merupakan langkah pembuangan pada saat piston berada do BDC menuju
TDC,gas sisa pembakaran di buang melalui Exhaust park/Exhaust valve
dengan posisi kepala piston intake valve terbuka dan Exhaust valve tertutup.

Tugas 3:
• Setelah kalian tuntas mempelajari materi di atas, sekarang kalian coba memikirkan
sejenak, apa suatu saat nanti saya akan bekerja disalah satu industri manufaktur
pesawat terbang atau tidak!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet serta sumber belajar lainnya
yang relevan mengenai perusahaan manufaktur pesawat udara, informasi yang
dicari bisa berupa bacaan, video atau sumber lainnya. kalian peroleh bisa dibagikan
kepada guru dan teman-teman kalian sebagai bahan diskusi. Silakan kalian
diskusikan!
• Temukan informasi dari perpustakaan atau internet mengenai proses bisnis
manufaktur pesawat udara. Informasi bisa berupa bacaan, video atau sumber
lainnya yang sesuai dengan materi di atas. Silahkan kalian simak lebih dahulu!

Asesmen
Pada tahapan asesmen ini, coba kalian kerjakan dan jawablah pertanyaan berikut untuk
mengetahui pemahaman kalian pada materi yang telah dibahas.
1. Apa yang kamu ketahui tentang tenaga pendorong pada pesawat!
Jawab:
........................................................................................................................
2. Utarakan kembali menurut pendapat kalian mengenai prinsip kerja tenaga
pendorong pada pesawat !
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis tenaga pendorong pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................
4. Jelaskan perbedaan tenaga pendorong yang menggunakan piston dg gas turbine
engine!
Jawab: ................................................................................................................
5. Utarakan menurut pendapat kelebihan masing-masing dari jenis tenaga
pendorong pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................

Pengayaan dan Remedial


1. Pengayaan
Untuk lebih memperkaya pemahaman kalian mengenai jenis tenaga pendorong
pada pesawat, silakan kalian simak video dari prinsip kerja tenaga pendorong dan
jenis-jenis tenaga pendorong pada pesawat:
[Link]
E%3D

2. Remidial
Supaya kalian lebih memahami mengenai materi tenaga pendorong pada pesawat,
silakan kalian mengerjakan soal berikut ini.
1. Sebutan dan jelaskan penghasil gaya dorong pada pesawat!
Jawab:
........................................................................................................................
2. Ceritakan mengenai jenis-jenis tenaga pendorong yang digunakan pda pesawat
yang terdapat dihangar!
Jawab: ................................................................................................................
3. Sebutkan dan jelaskan prinsip kerja tenaga pendorong pada pesawat kecil !
Jawab: ................................................................................................................
4. Jelaskan keterkaitan hukum newton dengan prinsip kerja tenaga pendorong!
Jawab: ................................................................................................................
5. Ceritakan menurut pendapat kalian bagaimana tenaga dorong itu dapat dihasilkan
pada pesawat!
Jawab: ................................................................................................................

Refleksi Peserta Didik


Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan memberi
tanda check list (√) pada pertanyaan dibawahini, secara jujur sesuai dengan kondisi kalian
masing-masing.

Tabel Refleksi Peserta Didik

Hasil Refleksi
No Uraian
ya tidak
1. Apakah dalam belajar bab ini ada kendala?
2. Apakah kalian sudah membedakan jenis-jenis tenaga
pendorong pada pesawat?
3. Apakah kalian sudah faham mengenai prinsip kerja tenaga
pendorong ?
4. Apakah kalian sudah memahami mengenai bisnis keterkaitan
hukum newton dengan tenaga pendorong?
5. Apakah kalian sudah bias menentukan jenis tenaga pendorong
yang ada dihangar?

Lampiran
1. Lembar pengamatan (diisi oleh peserta didik)
• Silakan kalian melakukan observasi atau kunjungan keindustri atau kehangar
sekolah.
• Bentuklah kelompok yang terdiridari 3-4 orang.
• Silakan amati lingkungan di sekitar kalian, kemudian perhatikan jenis tenaga
pendorong di sekitar lingkungan hangar.
• Carilah informasi dari berbagai sumber belajar mulai dari internet, buku, hingga
teknisi atau mekanik yang bekerja pada dunia penerbangan yang dapat dijadikan
sebagai penunjang pengamatan kalian.
• Kolaborasikan pencarian informasi ini bersama kelompok kalian
• Diskusikan dalam kelompok yang sudah terbentuk mengenai jenis-jenis tenaga
pendorong dilingkungan hangar.
• Tuliskan sebanyak-banyaknya mengenai ragam bisnisi industri manufaktur
bidang pesawat udara yang ada.
• Presentasikan hasil pengamatan kalian dalam bentuk tabel berikut ini atau dalam
bentuk presentasi lain yang lebih menarik dan kreatif.
• Mintalah bantuan guru kalian jika terjadi kesulitan.

Identifikasi jenis pesawat dan tenaga pendorong apa saja yang ada di lingkungan
sekitar kalian pada tabel berikutini!
Tabel 1.2 Lembar Pengamatan

Tahun Jenis Tenaga


No. Nama Pesawat Kelebihan/kekurangan
Pembuatan Pendorong

Catatan:
Pada kolom dampak lingkungan, tuliskan dampak-dampak yang dapat
ditimbulkan oleh limbah hasil produksi dari jenis bisnis tersebut.

Anda mungkin juga menyukai