0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan21 halaman

Sumber Daya Laut dan Kargo Maritim

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan21 halaman

Sumber Daya Laut dan Kargo Maritim

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Week 1, 2

Sumber daya kelautan asli dari Laut yg dianggap memiliki nilai.


Contoh:
Ikan
Minyak Bumi
Perak, Tembaga
Flora dan Fauna
Terumbu karang = Tumbuhan yg berada di dasar lat ↳ Untuk tempat belindung &
bokem barg biolk lean ikan kecil dan sumber makanan.
Sebagaian Sinar matahari diserap och laut Jadi laut sangat bopengaruh.
Laut adalah kumpulan berbagai jenis sungai.

2 Polus: Laut -kimia

 Sampah

1. Penambangan bawah lautz Proses Pengambilan mineral g relatif baru yg di


lakukan di lantai Samudra ( pl kedalaman 1900 – 3700 m)

Contoh Mineralnya:
Tembaga
Margan
Kobalt
Timbal
Nikel
Latium
Titanium Patina
Emas
Seng
2. Modus dasar Eksploitasi: Menghilangkan Lapisan kaya kobalt dipermukaan
gunung bawal laut sambil meninggalkan modus dasar eksploitasi baruan yang
kurang.

 Kapal adalah alat transportasi air yang digunakan untuk Kegiatan ekonomi
/imiah, kapal dibedakan bahan

-alat Penggerak

→ mesin Penggerak utama

Kapal diukur dgn ukuran utamanya (menin Dimension)

-LBP (light baween Perpendiculars) (Panjang antara garis tegak kapal)

 LWL (leght of water line) Bmid (Breadth molded)

(Panjang gans air) (Lebar kapal)

(tinggi kapal)

Dmid (Depth molded)

(Sarat kapar).

Free board mark (merkah garis muat) LD Marka/ tanda yang harus dipasang pada
lambung kapal komersial pada tengah kapal di kedua sisi:
Marka S untuk summer
Marka L Untuk Lointer
T untur Tropical.
WNA Untuk winter north atlantic
TF untull Tropical Fresh water tercelup air
 Satuan dalam kapal:

•Displacement berat air yang dipindahkan oleh badan kapal yg Satuanya 2 metrik
ton / Long ton terminologi lain yg digunakan adalah Locked displacement, Fun Load
displacement dan designed displacement
 Dead Weight (bobot mati)
Berat dari muatan bahan bakar, minyak, Plumbanast, Provisi (Perbekalan)
Penumpang dan Area keseluruhan dalam keadaan muatan yang penuh.

Gross tonnage & net tonnage

 Grass register tonnage menggambarkan total volume rug Yang tertutup


sebuah kapal mulai dari lunas hingga cerobong asap.

• 1 GrT setara dengan 100 kubik feet •Ort tak mengukur berat kapal

 Twenty-Foot Equivalent unit ‫ ها‬Satuan kapasitas kargo yang digunakan untuk


mendeskripe Kapasitas kapal Peti kemas / kontainer dan kapasitas terminal
kapasitas terminal per kemas (Legam)

 Hukum Fisika gaya apung


Setiap benda yang tenggelam securoling a I sebagian akon mengalami gaya
tukan keatas

 Daya apung cadangan


Volume ruangan yang kedap air 79 berada diatas garis air ukuran besarnya
kapal kargo.
Week 3
• Break bulk cargo adalah jenis kargo umum yang dimuat secara individual dalam
unit beban yang ditentukan, seperti bagged, drum, palletized, dan barang-barang
unitized lainnya.

• Cargo break bulk diangkut oleh kapal khusus yang dikenal sebagai kapal General
Cargo. Biasanya, kargo dimuat di bawah geladak kapal sementara beberapa kapal
memuat barang di tween deck

•Pengelolaan break bulk cargo melibatkan beberapa tahap yang

Meliputi :

- Penerimaan dan pemeriksaan kargo,


- Pemuatan dan pengeluaran kargo,
- Pengelolaan dokumen dan administrasi terkait.

Setiap tahap harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan

Barang tetap aman dan tiba dengan baik di tujuan akhir

Proses loading/muat dari Break Bulk Cargo

 Dek harus dibersihkan dan diperbaiki jika ada kerusakan.

 Dunnage diletakkan siap untuk memuat, mendukung dan melindungi kargo

Selama proses transportasi.

 Kereta atau truk mengantarkan kargo ke dermaga dan menyimpannya di


Gudang.

 Ketika kapal tiba, muatan dipindahkan ke dermaga dan diangkat ke atas kapal

Dengan menggunakan derek kapal/cargo gear.

 Setelah itu, setiap kargo disimpan secara terpisah di bawah geladak.

 Jika kargo sensitif terhadap kelembaban atau air, harus ditutup dengan

Anyaman, kertas tahan air atau bahan serupa

Cara pemempatan muatan :

• Ragam Break Bulk Cargo Kargo yang dikantongi/Bagged cargo, termasuk semen,
biji kopi, atau barang lain yang disimpan di dalam tas. Itu disimpan di dunnage
ganda dan ditempatkan jauh

Dari pilar.

• Barel/Barrels, wadah untuk menyimpan cairan (anggur, bir, saus, air, dll). Barel
disimpan dengan penutup di bagian atas untuk mencegah pergerakan barel. Kotak
bergelombang/Corrugated

Boxes sebagian besar dimuat di palet dan lapisan dunnage yang memadai.

• Kotak kayu/Wooden boxes biasanya digunakan untuk kemasanberat dan terbuat


dari kayu lapis, kayu, dan kayu rekayasa. Hal ini disimpan pada dunnage lapisan
ganda di palka atau dunnage

Tunggal di tween deck.


• Drum/Drums dapat dibuat dari baja, serat, atau plastik. Ini digunakan untuk
menyimpan cairan atau bubuk. Drum logamdisimpan di ruang memanjang kapal
dengan dunnage antara

Tingkatan.

• Gulungan kertas/Paper reels disimpan di sisinya dan dijauhkandari barang berat


karena mudah hancur.

*keuntungan*

• Feksibilitas dalam

Mengangkut barang yang

Tidak sesuai dengan ukuran

Atau bentuk kontainer

Standar

• Akses langsung ke barang

Dan memeriksa kualitasnya

Secara individu

• Kemampuan untuk

Mengangkut barang dalam


Jumlah yang lebih kecil

*kerugian*

Waktu pemuatan yang lebih lama

• Risiko kerusakan

• Biaya pengelolaan yang lebih Tinggi

 Kargo curah kering adalah berbagai barang padat yang diangkut


Oleh perusahaan logistik dalam unit besar yang tidak dikemas dan
Diukur sebagai ton tonase bobot mati (dwt). Berat muatan tersebut
Diangkut oleh kapal yang biasa disebut dengan bulk carrier.
Macam bulk carrier sesuai dengan kapasitasnya.
 Mini Bulker (sekitar 15.000 dwt) terutama digunakan dalam pelayaran jarak
pendek.
 Handysize bulker yang memiliki bobot mati sekitar 15.000 ton sampai 39.000 ton,
dan memiliki 4 – 5 cargo hold.
 Handymax bulker memiliki bobot mati sekitar 40.000 ton dan 50.000 ton,
danmemiliki 5 cargo hold.
 Supramax bulker dibangun menggantikan handymax, memiliki bobot mati sekitar
50.000 ton sampai 60.000 ton. Seperti handymax, supramax juga memiliki 5 cargo
hold.
 Panamax Bulker memiliki bobot mati antara 70.000 – 80.000 ton, dengan 7 cargo
hold.
 Kamsarmax adalah bulker yang sedikit lebih besar dari Panamax. Memiliki bobot
mati antara 80.000 – 85.000 ton (desain paling umum adalah sekitar 82.000 dwt)
dan LOA 229 meter.
 Capesize memiliki bobot mati antara 160.000 ton sampai 210.000 ton.
Capesizesbiasanya memiliki 9 cargo holds.
Proses loading/muat Kargo Curah Kering :
 Sebelum kargo curah padat dimuat, harus ada kesepakatanantara master dan
perwakilan terminal mengenai rencana bongkar muat.
 Rencana operasi harus dilakukan sesuai dengan instruksi kapal dengan
mengutamakan keselamatan kapal dan penumpang di atas kapal.
 Setelah itu, checklist keselamatan kapal juga harus dilengkapi.
 Setelah proses pemuatan selesai, penting untuk mencatatkondisi kapal, termasuk
kerusakan yang dialami kapal dankebersihan ruang muat.
Ragam Kargo Curah Kering berdasarkan volume perdagangan.

1. Kargo yang paling umum adalah curah besar yang menempatidua pertiga
dari perdagangan curah kering global. Beberapa di antaranya adalah batu
bara, bijih besi, dan biji-bijian.

2. Di sisi lain, curah kecil termasuk produk baja, gula, pupuk, makanan kering,
mineral, dan semen menempati sepertiga sisaperdagangan curah kering
global.

Keuntungan dan Kerugian Pengiriman Curah Kering


Keuntungan
• Pengiriman relatif lebih mudah
Dibandingkan pengiriman curah
Cair
Kerugian
• Sedikit kelembapan dapat
Merusak kargo sepenuhnya, jadi
Sangat penting untuk selalu
Menjaga kargo tetap kering

• Memerlukan perlakuan khusus


Selama pemuatan,
Pengangkutan, dan
Pembongkaran

• Memiliki risiko yang lebih tinggi


Terhadap lingkungan ekologis.
Kargo curah cair diangkut tanpa kemasan dalam jumlah berapa pun dan biasanya
diangkut dengan kapal yang biasa disebut kapal tanker yang dibangun khusus
untuk memudahkan proses bongkar

Muat.

Proses loading/muat Kargo Curah Cair :

1. Setelah kapal tiba di dermaga, petugas kapal dan perwakilan terminal akan
memeriksa kebersihan kapal tanker. Setelah mereka menyetujui, proses
pemuatan dapat dimulai.

2. Saat memuat kargo minyak mentah, sangat penting untuk memeriksa


keberadaan air. Jika ditemukan, harus dibuat nota protes. Selama proses
pemuatan, pengiriman, dan pembongkaran, pemeriksaan harian mengenai
tangki ullage, suhu, dan tekanan gas inert harus

Dilakukan dan dicatat dengan cermat.

3. Jika kargo curah cair berbahaya, peringatan sementara dalam bahasa Inggris
ditampilkan di tempat tertentu di mana orang yang lewat dapat dengan
mudah melihatnya

Ragam Kargo Curah Cair

Kargo curah cair umumnya diklasifikasikan berdasarkan :

- Cairan yang dapat dimakan dan tidak dapat dimakan


- Berbahaya dan tidak berbahaya.

• Cairan berbahaya termasuk minyak bumi, LPG (Liquefied Petroleum

Gas), LNG (Liquefied Natural Gas) dan bahan kimia.

• Ada beberapa jenis muatan berbahaya, yaitu

 bahaya kebakaran (ditentukan oleh titik didih, titik nyala, dan suhu

Penyalaan otomatis cairan),

 bahaya pencemaran laut (cairan kemungkinan akan menyebabkan kerusakan


lingkungan laut yang biasanya ditentukan oleh bioakumulasi, risiko terhadap
kesehatan manusia, dan pengurangan fasilitas),

 bahaya polusi udara (berdasarkan batas paparan darurat cairan)

Kargo peti kemas adalah jenis kargo umum yang dikapalkan sebagai unit muatan
peti kemas. Diangkut oleh kapal-kapal tertentu, yaitu pengangkutpeti kemas. Sejak
munculnya peti kemas, waktu dan biaya pengiriman telah menurun secara
signifikan, yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan perdagangan
internasional. Saat ini, hampir 90% kargo non-bulk diangkut sebagai kargo peti
kemas.
Ragam Kargo Kontainer
• Sekitar 90% kontainer kargo di dunia adalah kontainerserba guna yang digunakan
untuk karton, kotak, kotak, palet, drum, dan barang standar lainnya.
• Selain itu, ada wadah berpendingin untuk barang mudah rusak dan wadah tangki
untuk barang cair.
• Ada juga kargo peti kemas lainnya, seperti produk organik, gas, mineral, mesin
berat, dan barel.
Neo bulk cargo adalah subkategori ketiga dari general cargo. Kapal
Untuk membawa kargo neo bulk dirancang untuk kargo tertentu.
Beberapa contohnya adalah kapal pengangkut mobil roll-on/roll-off
Dan kapal pengangkut kayu. Umumnya, semuanya disebut pembawa
Neo-bulk.

Week 4
Teknologi Kelautan
Pendidikan adalah Senjata Paling ampuh di dunia, karena dengan pendidikan anda
dapat mengubah dunia Nuson Mandela'

Stowage (Penataan muatan):

Lo Pengetahuan tentang dan membongkar muatan dari dan ke alas kapal


sedemikian rupa agar terwujud.

Prinsip

 Pemuatan yang baik

. Melindungi kapal

Melindungi muatan

Melindungi ABK dan buruh

Pemanfaatan ruang Muat secara maksimul Pemuatan secara sistematis (Cepat dan
teratur)
•Stowage Faktor Stowage faktor: Jumah ruangan (m²) yang dibutuhkan Untuk
memuat seberat 1 (satu) ton

Fangan yg dipakai untuk muatan 1 ton

Jumiah ruangan dalam cuft / clom Yang digunakan untuk memadal Mualan seberat 1
ton

digunakan di Lapangan Penumpukan untuk meng alkulasi kebutuhan ruang

1. Cargo hold untuk muatan curah takemas (Break bulk)


2. Cargo hold untuk muatan curah kering (Dry bulle)
3. Cargo hold untuk muatan curah cair ( Liquid bulk)
4. United cargo
5. Neo bulk cargo

Volume / kapasitas ruang muatan kering Pd umumnya dibagi menjadi 3


a) Yalu
b) Grass Cargo Capacity: Kapasitas yg direncanakan jadi tak termasuk
Pengurangan konstruksi (frame)
c) Grain Cargo Capacity & kapasitas ruang muatan biji-bijian atau tanpa
kemasan tertentu

Bak Cargo Capicity : kapasitas ruang muatan dalam Pembungkusan. kemasan


tertentu, misalnya muatan dalam Karung, kotak; drum; dll.

Week 5
• Kapal Dagang
Kapal adalah alat transportasi air, dapat dijumpai di sungai, danau dan terutama
dilaut digunakan untuk kegiatan ekonomi ataupun kegiatan ilmiah dimasa lampau
kapal sangat penting peranannya untuk penjelajahan daerah baru dan berperan
untuk penyebaran informasi, teknologi dan pengetahuan. Kapal memiliki berbagai
tipe yang disesuaikan dengan kebutuhan, berbagai cara digunakan untuk
mengkategorisasikan tipe kapal, berikut adalah salah satunya.
• Dry Cargo Ship
a) Unit Cargo
Container Vessel
Roll on Roll off (RORO)
Heavy Cargo Vessel
Refrigerator Ship
Cattle Ship (Live Stock)
b)
Bulk Cargo
Bulk Carrier
Ore Carrier
c) Multi-purpose Ship

2. Liquid Cargo Ship


Crude Carrier
Product Tanker
LPG/LNG Carriers

4. Passenger Ship
Passenger Ship
Car and Passenger Ferries
Cruise Ship

• Tramper Service merupakan pelayaran bebas yang tidak terkait ketentuan formal,
tidak mempunyai jadwal pelayaran tetap dan kapal dapat berlayar kemana saja.
• Liner Service adalah pelayaran yang dijalankan secara tetap dan teratur,
memenuhi syarat-syarat mempunyai trayek pelayaran dan perjalanan kapal yang
tertentu dan teratur, daftar tarif angkutan tetap yang berlaku umum, syarat-syarat
dan perjanjian pengangkutan tetap yang berlaku umum.
• General Cargo Ship
Kapal general cargo adalah kapal yang mengangkut bermacam-macam muatan
berupa barang.
Barang yang diangkut biasanya merupakan barang yang sudah dikemas (Break
Bulk).
Kapal general cargo dilengkapi dengan crane pengangkut barang untuk
memudahkan bongkar-muat muatan.
• Container Ship
Kapal peti kemas (containership /celullarship) adalah kapal yang khusus digunakan
untuk mengangkut peti kemas yang standar.
Memiliki rongga (cells) untuk menyimpan peti kemas ukuran standar.
Peti kemas diangkat ke atas kapal di terminal peti kemas dengan menggunakan
kran/derek khusus yang dapat dilakukan dengan cepat, baik derek-derek yang
berada di dermaga, maupun derek yang berada di kapal itu sendiri.

• Bulker (Bulk Carrier)

Bulk Carrier adalah jenis kapal yang paling besar populasinya.


Tercatat 16.892 unit di seluruh dunia.
Sesuai dengan namanya, kapal ini utamanya untuk membawa kargo curah
(Unpacked Cargo), misalnya Gandum, Batu Bara, Bijih Besi, Semen, Bauxit, Lime
Stone dsb.

• Kapal Tanker ialah kapal yang dirancang untuk mengangkut minyak atau produk
turunannya.
Jenis utama kapal tanker termasuk tanker minyak, tanker kimia, dan pengangkut
LNG.
Di antara berbagai jenis kapal tanker, supertanker dirancang untuk mengangkut
minyak sekitar Tanduk Afrika dan Timur Tengah.

• Kapal Tanker

 Secara umum, kapal tanker terdiri dari dua jenis:


Product tanker
Crude carrier.
 Di luar itu, ada jenis tanker yang lebih khusus seperti :
Chemical tanker
Gas carrier
Asphalt/bitumen carrier.
Sampai tahun 2016, terdapat 7.065 buah Oil Tanker di dunia.

• Contoh Kapal Tanker


a) Product Tanker
Kapal yang mengangkut produk minyak seperti Bensin, Minyak Tanah, dan Gasoil
b) Crude Carrier
Yang diangkut umumnya Homogen
c) General Purpose Tanker
Mengangkut refined product.
d) LR 1 (Long Range)
e) LR 2
f) Very Large Crude Carrier dan Ultra Large Carrier yang
mengangkut minyak mentah sebesar 550.00 MT.

Week 6
M 06
Cargo Gear Bulk Carrier

Berbagai Marine cargo (Muatan) dan Merchandizes (Barang Dagangan) dapat


secara luas dibagi menjadi enam jenis

1. Bulk solids
2. Bulk liquids
3. Containerized units
4. Refrigerated/chilled
5. Break Bulk
6. Roll-on, Roll-off (Ro-Ro) cargoes.

Bulk cargoes (Kargo curah) dapat dimuat (Loading) dan dikeluarkan (Unloading) dari
kapal dengan cepat dan efisien.
Marine cargo adalah sebuah ilmu bagaimana cargo/muatan dimuat dan bagaimana
menyimpannya dalam kapal untuk kemudian dikirim ke tujuannya.

• Dry Bulk Carrier


Kargo curah kering adalah berbagai barang padat yang diangkut oleh perusahaan
logistik dalam jumlah besar tanpa kemasan unit dan diukur sebagai ton tonase
bobot mati (dwt).
Muatan Cargo curah diangkut oleh kapal-kapal yang biasanya disebut sebagai bulk
carrier.
Ada berbagai macam bulk carrier sesuai dengan kapasitasnya. Mini-bulker kecil
dapat membawa hingga 10.000 DWT sementara giant-bulker memiliki kapasitas
hingga 400.000 DWT.

• Karakteristik Kargo Curah Kering


Seragam dalam komposisi atau bahan homogeny
Kombinasi partikel, butiran, atau material besar lainnya
Muatan curah kering lainnya selain cairan dan gas
Dimuat langsung ke ruang kargo.

• Jenis Bulk Carrier


1. Basic Bulk Carrier/Conventional Bulkers
Bulker konvensional adalah kapal yang dibangun dengan palka dan dilengkapi
dengan crane dan transporter untuk memudahkan proses bongkar muat.
Menggunakan derek yang ada di kapal untuk memuat dan menurunkan kargo
terutama di pelabuhan di mana tidak ada derek pantai yang tersedia.
Pengangkut curah ini dibangun sedemikian rupa sehingga kapal dapat membawa
banyak kargo dan dapat melakukan perjalanan ke mana saja di dunia.

2. Combined Bulk Carriers


Jenis Bulk Carrier ini memiliki desain khusus bila dibandingkan jenis Bulk Carrier
lainnya. Kapal memiliki fleksibilitas untuk membawa bijih curah dan minyak
sebagai Kargo.
Kapal-kapal ini dapat dengan mudah diidentifikasi karena area dek memiliki jalur
pipa dan Ponton.
Kapal ini membawa kargo curah di dalam palka dan minyak di tangki sayap. Jenis
kapal ini berlimpah pada tahun 1970-an tetapi pasar untuk jenis kapal ini mulai
menurun pada tahun 1990-an.

3. Gearless Bulk Carrier


Tidak dilengkapi derek dan fasilitas konveyor
Berukuran besar, pengangkut curah ini hanya berlabuh di pelabuhan yang
menyediakan fasilitas konveyor dan derek untuk bongkar muatan curahnya.
Dan karena hanya beberapa pelabuhan yang memiliki fasilitas seperti itu, sehingga
ada batasan pelabuhan yang bisa disinggahi .
Pengangkut curah ini sangat hemat biaya karena tidak ada biaya untuk
pemasangan, pemeliharaan, dan pengoperasian Gear.

4. Self Discharger
Jenis bulker ini memiliki fasilitas Self-discharging/Loading di atas kapal dalam
bentuk Conveyor atau Crane.
Kapal-kapal ini dapat beroperasi diperairan yang tidak ada akses pelabuhan karena
mereka tidak memerlukan sistem berbasis dermaga untuk melakukan operasi.
Pengangkut curah ini memiliki kemampuan untuk membongkar langsung di
dermaga, tongkang, gudang atau gerbong.
Bulker tipe ini pada dasarnya diperkenalkan untuk perdagangan laut yang
sehubungan dengan tiadanya fasilitas bongkar muatan di dermaga.
5. Bulker Lakers
Kapal pengangkut curah yang berlayar di American Great Lakes disebut sebagai
lakers. Dapat dikenali karena gaya konstruksinya yang berbeda,
Kapal-kapal ini terkena kerusakan korosi yang sangat sedikit dan memiliki umur
yang sangat panjang karena mereka hanya berlayar di air tawar.
Laker terbesar memiliki panjang 300m, dengan lebar 32m dan draft maksimum
15m.
Lakers ini awalnya disebut sebagai perahu tetapi diklasifikasikan sebagai kapal di
kemudian hari.

6. BIBO atau “Bulk-In, Bags Out”


Singkatan dari Bulk-In, Bags Out; jenis bulkers ini mempunyai kemampuan untuk
mengemas muatan curah didalam kapal.
Kapal BIBO adalah jenis bulker yang sangat khusus, di mana kargo dimuat sebagai
curah untuk kemudian dibongkar dalam bentuk kemasan , proses pengemasan
dilakukan didalam kapal.
Waktu tinggal di pelabuhan kapal-kapal ini sangat singkat di tempat tujuan karena
waktu yang dibutuhkan untuk membongkar kargo yang dikantongi sangat sedikit.

7. Open Hatch Bulk Carrier


Pengangkut curah palka terbuka, sering disebut sebagai OHBC atau conbulker,
dirancang untuk menawarkan akses langsung ke palka melalui palka kargo yang
diextend hingga lebar penuh kapal, beberapa OHBC memiliki gantry crane
Conbulker ini mahal karena ada baja ekstra yang diperlukan untuk memperlebar
palka. Ini penting untuk memberikan kekuatan. Lubang palka terbuka berguna
untuk muatan hasil hutan, seperti kayu olahan dan gelondongan.
Muatan yang berat lebih mudah ditangani daripada di kapal curah konvensional.
Pengangkut curah palka terbuka pertama dibangun pada tahun 1962, untuk
penggunaan perdagangan kertas.

• Kategori Utama Bulker Sesuai Ukuran


Mini Bulk Carrier
Tonase bobot mati kapal-kapal ini kurang dari 10.000 DWT memiliki kurang dari 5
Palka,biasanya membawa kargo kecil atau umum.
Small Bulk Carrier
Tonase bobot mati jenis kapal ini antara 10.000 DWT sd 25.000 DWT, memiliki
kurang dari 5 Palka, dgn muatan produk curah atau produk baja pada umumnya.
Small Bulk Carrier yang lebih besar mempunyai bobot mati antara 25.000 hingga
40.000.
Handy Size Carriers
Bobot mati kapal-Jenis ini antara 40.000DWT hingga 60.000 DWT
Mereka biasanya memiliki 5 Palka Pada umumnya mereka membawa produk Minor
Bulk, Steel, Coal dan Grains.

• Proses Pemuatan Kargo Curah Kering

a) Sebelum kargo curah padat dimuat, harus ada kesepakatan antara master
dan terminal/Pelabuhan mengenai rencana bongkar muat. Rencana
operasi harus dilakukan sesuai dengan instruksi kapal dengan
mengutamakan keselamatan kapal dan orang-orang di atas kapal.

b)Checklist keselamatan kapal juga harus dilengkapi. Setelah selesainya proses


pemuatan, itu adalah penting untuk mencatat kondisi kapal, termasuk kerusakan
yang dialami kapal dan kebersihan kapal.

• Marine Cargo Bulk (Liquid Bulk) Muatan Curah Cair

Kargo curah cair diangkut tanpa kemasan dalam jumlah berapa pun dan biasanya
diangkut dengan kapal yang biasa disebut dengan kapal tanker yang dibangun
khusus untuk melakukan proses bongkar muat menjadi mudah.

• Proses pemuatan curah cair cenderung lebih rumit dibandingkan jenis kargo
lainnya. Pertama-tama, itumembutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkan
kapal tanker jika cairan bocor keluar dari kapal. Setelah kapal tiba di dermaga,
petugas kapal dan perwakilan terminal akan memeriksa kebersihan kapal tanker.
Setelah mereka menyetujui, proses pemuatan dapat dimulai.

• Ragam Cargo Curah Cair


Kargo curah cair umumnya diklasifikasikan menjadi cairan yang dapat dimakan,
tidak dapat dimakan, berbahaya dan tidak berbahaya.
Cairan berbahaya termasuk minyak bumi, LPG (liquefied petroleum gas), LNG
(liquefied natural gas) dan bahan kimia. Ada beberapa jenis muatan berbahaya,
yaitu bahaya kebakaran , bahaya polusi laut (cairan mungkin menyebabkan
kerusakan lingkungan laut yang biasanya ditentukan oleh bioakumulasi, risiko
kesehatan manusia), dan bahaya polusi udara (berdasarkan paparan darurat batas
cairan).

Week 7
Kapal Pemecah es: kapal dan Perlengkapan khusus yang dirancang. Dengan tujuan
memecah Lapisan es di permukaan air dan Jalur Puraiyaran yang aman bagi kapal
lan yediakan
Ciri-cirinya kekuatan mesin kapal dan kemampuan mengiris Capisan es •Lambung
kapal yg diperkuat untuk menahan tekanan Lambung yang dirancang khusus
bentuknya berbeda dan kapai Lainya
•Traning suction hopper dredger 2 kapal Kerukyang memiliki kapasitas berlayar
penuh yang digunakan untuk mempertahankan Jaiur air yg dipt dhayari. Untuk
membangun Lahan baru dilempat lain.
• Cutter suction Dreger (kapal keruk hisap/ L kapal self propened yg menggunakan
leepalla Pemotong berputar Untuk menghancurkan material fanal yg keras lau
dihisap

•Rock Dumping Vessel (rock Dumper) kapal Penimbun batu L kapal yang dirancang
untuk membuang / menimbun batu di dasar Laut. Mampu mengangkut dan
membuang batu dan ukuran bervariasi
Dan termasuk kapal curah.

Kapal tunda atau tugboat Lo kapal laut yang berfungsi untuk menggerakkan kapal
lain dgn Mendorong / menariknya, dan kontak Langsung / talitunda

3. Jenis kapal keruk

Rock Dumper

Trailing hopper suction Dredger Cutter Suction Dredger.


Kapal perang Aircraft Carrier Destroyer.
Frigates

Anda mungkin juga menyukai