SATUAN ACARA PENYULUHAN
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
I. IDENTITAS
1. Pokok Bahasan : Demam Berdarah Dengue (DBD)
2. Sub Pokok Bahasan : Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)
3. Sasaran : Kelompok Masyarakat Desa Kahuripan
4. Hari /Tanggal : Kamis,06 April 2017
5. Jam : Jam 08.00- 08.30 WIB
6. Waktu : 30 menit
7. Tempat : Puskesmas Kahuripan
8. Penyuluh/penyaji : A Wildan Fajar Satria
Ai Didah
Anisa Andreani
Asri Febriyanti
Cici Sri Hardiani
Cindhy Maullidya
Latar Belakang
Ketika hujan tiba maka perlu diwaspadai adanya genangan – genangan air
yang terjadi pada selokan yang buntu, gorong – gorong yang tidak lancar serta
adanya banjir yang berkepanjangan, perlu diwaspadai adanya tempat reproduksi
atau berkembangbiaknya nyamuk pada genangan – genangan tersebut sehingga
dapat mengakibatkan musim nyamuk telah tiba pula, itulah kata-kata yang
melakat pada saat ini. saatnya kita melakukan antisipasi adanya musim nyamuk
dengan cara pengendalian nyamuk dengan pendekatan perlakukan sanitasi
lingkungan atau non kimiawi yang tepat sangat diutamakan sebelum dilakukannya
pengendalian secara kimiawi.
Berbagai upaya pengendalian penyakit demam berdarah dengue (DBD)
telah dilaksanakan meliputi : promosi kesehatan tentang pemberantasan sarang
nyamuk, pencegahan dan penanggulangan faktor resiko serta kerja sama lintas
program dan lintas sector terkait sampai dengan tingkat desa /kelurahan untuk
pemberantasan sarang nyamuk. Masalah utama dalam upaya menekan angka
kesakitan DBD adalah belum optimalnya upaya pergerakan peran serta
masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue. Oleh
karena itu partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD
tersebut perlu di tingkatkan antara lain pemeriksaan jentik secara berkala dan
berkesinambungan serta menggerakan masyarakat dalam pemberantasan sarang
nyamuk DBD.
II. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Demam Berdarah ini diharapkan
masyarkat dapat mencegah dan menangani demam berdarah dengue secara
mandiri.
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan peserta mampu:
a. Mengetahui apa demam berdarah dengue
b. Mengetahui penyebab demam berdarah dengue
c. Mengetahui tanda dan gejala demam berdarah dengue
d. Mengetahui cara pengobaran pengobatan demam berdarah dengue
e. Melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dengue
f. Mengetahui cara memberantas nyamuk aedes aegypti
III. MATERI
1. Pengertian demam berdarah dengue
2. Penyebab demam berdarah dengue
3. Tanda dan gejala demam berdarah dengue
4. Cara pengobatan demam berdarah dengue
5. Pencegahan penyakit demam berdarah dengue
6. Cara memberantas nyamuk aedes aegypti
IV. METODE
Metode yang dipakai adalah penyuluhan
V. MEDIA
Media yang dipakai adalah LCD,Proyektor,Banner,dan Leaflet
VI. PELAKSANAAN
No Materi Kegiatan Sasaran
1 Pembukaan 1. Membuka pertemuan dengan
1. Peserta menjawab
(5 menit) mengucapkan salam.
salam.
2. Memperkenalkan diri.
2. Peserta mengetahui
3. Menjelaskan tujuan umum
pemberi materi.
dan tujuan khusus.
3. Peserta mengetahui
4. Menyampaikan
tujuan umum dan
waktu/kontrak waktu yang
tujuan khusus.
akan digunakan dan
4. Peserta mendapat
mendiskusikan.
gambaran mengenai
5. Memberikan sedikit
informasi yang akan
gambaran mengenai
disampaikan
informasi yang akan
disampaikan.
Menjelaskan materi
2 Pelaksanaan 1. Peserta dapat
penyuluhan
memahami pengertian,
(15 menit) 1. Pengertian berdarah dengue
penyebab, tanda dan
2. Penyebab demam berdarah
gejala, cara
dengue
pengobatan,
3. Tanda dan gejala demam
pencegahan dan cara
berdarah dengue
memberantas nyamuk
4. Cara pengobatan demam
dbd.
berdarah dengue
5. Pencegahan penyakit
demam berdarah dengue
6. Cara memberantas nyamuk
aedes aegypti
3 Evaluasi 1. Mambuka sesi tanya jawab 1. Peserta mau bertanya
kepada peserta. tentang materi yang
(5 menit)
2. Peserta dapat mengulang belum dimengerti.
(5 apa yang telah dijelaskan. 2. Peserta memahami
materi yang
disampaikan.
4 Penutup Mengakhiri Pertemuan
1. Mengakhiri
(5 menit) 1. Menyimpulkan materi yang
pertemuan dengan
telah disampaikan.
baik.
2. Mengucapkan Terima Kasih
2. Peserta menjawab
atas perhatian peserta.
salam penutup.
3. Mengucapkan salam
penutup.
MATERI
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
A. Pengertian DBD
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus
dengue yang dapat menyerang pada anak dan dewasa dengan gejala utama
demam, nyeri otot dan sendi yang biasanya memburuk setelah dua hari pertama.
DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui
gigitan nyamuk Aedes aegypti.
B. Penyebab DBD
Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh gigitan
nyamuk Aedes Aegypti pada pembuluh darah.
Penularan DBD umumya melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
Meskipun dapat juga ditularkan oleh Aedes Albopictus yang biasanya hidup di
kebun-kebun.
Ciri-ciri nyamuk tersebut adalah :
1. Penularan DBD umumya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Meskipun dapat juga ditularkan oleh Aedes Albopictus yang biasanya
hidup di kebun-kebun. Tubuhnya belang hitam putih.
2. Menggigit pada siang hari
3. Berkembangbiak pada air bersih dan jernih yang tidak mengalir
C. Tanda dan Gejala
1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 – 40 derajat Celsius).
2. Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura)
perdarahan.
3. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva),
Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa
lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.
4. Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).
5. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
6. Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 – 7 terjadi penurunan
trombosit dibawah 100.000 /mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan
nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).
7. Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah,
penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang
dan sakit kepala.
8. Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.
9. Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada
persendian.
10. Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh
darah.
HATI-HATI !!
TANDA BAHAYA DBD :
a. Perdarahan gusi
b. Muntah darah
c. Penderita tidak sadar
d. Denyut nadi tidak teraba
e. Segara periksakan diri ke RS atau sarana pelayanan kesehatan terdekat.
D. Cara Pengobatan Penyakit Demam Berdarah
Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi
perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok / persyok, yaitu dengan
mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam
24 jam (air teh dan gula sirup atau susu) penambahan cairan tubuh melalui infus
(intravena) mungkinb di perlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi
yang berlebihan. Transfusi platelet di lakukan jika jumlah platelet menurun
drastis. Terhadap keluhan yang timbul, selanjutnya adalah pemberian obat –
obatan misalnya :
a. Parasetamol membantu menurunkan demam
b. Garam elektrolit (oralit) jika di sertai diare
c. Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder, lakukan kompres
dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Bahkan
beberapa tim medis menyarankan kompres dapat di lakukan dengan
[Link] alternatif yang umum di kenal adalah dengan
meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah di
buktikan secara medis, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat
mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah.
E. Cara Pencegahan
1) Memelihara lingkungan tetap bersih dan cukup sinar matahari.
2) Melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dengan cara : 4 M PLUS
1. Menguras
Wadah air yang terdapat di dalam bangunan seperti bak mandi, ember vas
bunga, tempat penampung air kulkas agar telur dan jentik aedes mati.
2. Menutup
Menutup rapat semua wadah air agar nyamuk aedes tidak dapat masuk dan
bertelur.
3. Mengubur
Semua barang bekas yang ada disekitar rumah yang dapat menampung air
hujan seperti ban bekas, kaleng bekas dll, agar tidak menjadi tempat
bersarangnya nyamuk.
4. Memantau
Semua wadah air yang berpotensi sebagai tempat pembiakan nyamuk
aedes. Dengan jangan menggantung baju, membubuhkan larvasida, dan
tidur menggunakan kelambu.
F. Cara Pemberantasan Nyamuk AEDES AEGYPTI
1. Menyemprot nyamuk dengan zat kimia
2. Lakukan pengasapan
3. Menaburkan serbuk ABATE
4. Memberikan ikan capung pada tempat penampungan air
DAFTAR PUSTAKA
[Link]
[Link]&ei=yd641aQM&lc=id-
ID&s=1&m=778&host=[Link]&ts=1488458120&sig=AJsQQ1BefR6
66k-cV7HOqOul5BP8FfgUfA
SATUAN ACARA PENYULUHAN
CARA MENCEGAH DEMAM BERDARAH
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Promosi Kesehatan
Dosen Pembimbing : Drs. Unang Arifin Hidayat [Link]
Disusun oleh :
Kelompok 1
A Wildan Fajar Satria
Ai Didah
Anisa Andreani
Asri Febriyanti
Cici Sri Hardiani
Cindhy Maullidya
2A / D III Keperawatan
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN TASIKMALAYA
POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA
Jalan Cilolohan No.35 Telp. 0265-340186 Fax. 0265-338939 Tasikmalaya 46115
Email : [Link]@[Link] website : [Link]