Lihat, ulat di daun itu
berpindah ke daun
yang masih utuh!
Wah betul! Dia
Hiii….
memakan daun
Dia
yang baru.
berjalan,
menggelikan.
MODUL AJAR
BAB 1
Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Topik: Rangka, Sendi, dan Otot: Aktor Dibalik Bentuk Tubuh Kita
INFORMASI UMUM MODUL
A. Identitas Penulis
Nama Penyusun : Sukardi Atmaja, [Link]
Satuan Pendidikan : SDN 1 Denggen
Jenjang / Kelas / Semester : SD / VI / Ganjil
Tahun Pelajaran : 2024 / 2025
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Fase :C
Bab 1 : Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Topik A : Rangka, Sendi, dan Otot
Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran (1 jam pelajaran: 35 menit)
B. Profil Pelajar Pancasila
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
2. Berkebhinekaan Global
3. Mandiri
4. Bernalar
5. Kritis
6. Kreatif
C. Peserta Didik
Target Peserta Didik : Peserta didik regular/tipikal
Jumlah Peserta Didik : 30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah
anggota kelompok ketika jumlah siswa sedikti atau lebih
banyak)
D. Model Pembelajaran
Moda : Tatap muka
Pendekatan : Saintifik TPACK
Model : Pembelajaran berbasis Inquiry
Metode : Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, percobaan, dan
penugasan
E. Sarana dan Prasarana
Media : Laptop/Chromebook, proyektor, speaker, jaringan
Internet
Sumber Belajar : Buku Guru dan Buku Siswa IPAS Kelas VI Kurikulum
Merdeka Belajar
Alat dan Bahan : Gambar kerangka (lampiran 6.1)
: Perlengkapan peserta didik
- kertas kratom
- alat tulis
- gunting
- sedotan plastik
- benang tebal
- selotip
- lem kertas
F. Kompetensi Prasyarat (Kompetensi Awal)
Kompetensi prasyarat sebelum mempelajari materi ini, yaitu:
1. Peserta didik sudah mampu menjelaskan bagian-bagian rangka manusia
2. Peserta didik sudah mampu menjelaskan bentuk-bentuk rangka manusia
3. Peserta didik sudah mampu menjelaskan hubungan antar tulang manusia
4. Peserta didik sudah mampu menjelaskan fungsi rangka manusia
KOMPONEN INTI
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kelas VI) Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS Peserta didik melakukan simulasi dengan menggunakan
(sains dan sosial) gambar/bagan/alat/media sederhana tentang sistem organ tubuh
manusia (sistem pernafasan/pencernaan/peredaran darah) yang
dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan organ tubuhnya dengan
benar.
Peserta didik menyelidiki bagaimana hubungan saling
ketergantungan antar komponen biotik abiotik dapat memengaruhi
kestabilan suatu ekosistem di lingkun gan sekitarnya.
Berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi
dan cahaya) peserta didik mendemonstrasikan bagaimana
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mendeskripsikan adanya ancaman krisis energi yang
dapat terjadi serta mengusulkan upayaupaya individu maupun kolektif
yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan energi dan
serta penemuan sumber energi alternatif yang dapat digunakan
menggunakan sumber daya yang ada di sekitarnya.
Peserta didik mendemonstrasikan bagaimana sistem tata surya
bekerja dan kaitannya dengan gerak rotasi dan revolusi bumi. Peserta
didik merefleksikan bagaimana perubahan kondisi alam di permukaan
bumi terjadi akibat faktor alam maupun perbuatan manusia,
mengidentifikasi pola hidup yang menyebabkan terjadinya
permasalahan lingkungan serta memprediksi dampaknya terhadap
kondisi sosial kemasyarakatan, ekonomi.
Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta konvensional/digital
untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.
Peserta didik mengenal keragaman budaya nasional yang dikaitkan
dengan konteks kebhinekaan. Peserta didik menceritakan perjuangan
bpaenrnjugasangaIndonpeasria
dpaalahmlawmanelawdaanlamimpeuripaaliysame,
mmereerbeuflet ksi dk an
mempertahankan kemerdekaan serta meneladani perjuangan
pahlawan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Di akhir fase ini, peserta didik mengenal berbagai macam kegiatan
ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar
dengan penuh kesadaran, peserta didik melakukan suatu tindakan
atau mengambil suatu keputusan yang berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari berdasarkan pemahamannya terhadap kekayaan kearifan
lokal yang berlaku di wilayahnya serta nilai-nilai ilmiah dari kearifan
lokal tersebut.
Keterampilan Proses 1. Mengamati
Pada akhir fase C, peserta didik mengamati fenomena dan
peristiwa secara sederhana dengan menggunakan panca indra,
mencatat hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan
perbedaannya.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan panduan, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan
lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat
prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Secara mandiri, peserta didik merencanakan dan melakukan
langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang
diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan
mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat
bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan
hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara
digital
atau non digital. Membandingkan data dengan prediksi dan
menggunakannya sebagai bukti dalam menyusun penjelasan
ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
wMengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori
yang ada. Merefleksikan proses investigasi, termasuk
merefleksikan validitas suatu tes.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang
dengan argumen, bahasa, serta konvensi sains yang umum sesuai
format yang ditentukan.
B. Tujuan Pembelajaran
1. Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak. (C2)
2. Menjelaskan cara tubuh kita bisa bergerak. (C2)
3. Mengenal sistem saraf yang mengendalikan tubuh kita. (C1)
4. Menjelaskan cara menjaga kesehatan sistem gerak dalam perilaku sehari-hari. (C2)
C. Alur Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengenal rangka, sendi, serta otot dan fungsinya dengan benar
2. Peserta didik mampu menjelaskan bahwa ada beberapa jenis tulang yang Menyusun rangka
tubuh kita, jenis sendi dan jenis otot dengan tepat.
3. Peserta didik mampu mendemonstrasikan bagaimana rangka, sendi dan otot menjalankan
fungsinya dengan percaya diri.
D. Konten Esensial
Struktur Rangka: jenis-jenis rangka; Sendi: jenis-jenis sendi; Otot: pertumbuhan tulang dan otot.
E. Pemahaman Bermakna
Pada topik ini, peserta didik akan diajak mengenal kerangka, sendi, otot, dan saraf sebagai
bagian penting dalam sistem gerak manusia. Guru akan mengarahkan peserta didik dalam
membuat replica tangan menggunakan bahan-bahan dan alat sederhana. Melalui aktivitas ini,
peserta didik akan mencari tahu bagaimana keterkaitan antara tulang, sendi, otot, dan saraf yang
akan melatih kemampuan inkuiri peserta didik. Peserta didik juga akan diajak membuat model
kerangka manusia menggunakan gambar yang telah disediakan.
F. Pertanyaan Pemantik
1. Apa itu rangka, sendi, otot, dan saraf?
2. Untuk apa tubuh kita memiliki rangka, sendi, otot, dan saraf?
3. Bagaimana rangka, sendi, otot, dan saraf membantu kita bergerak?
G. Asessmen
1. Asessmen diagnostic: Tes Kognitif (berupa tes tertulis) dan atau nonkognitif sebelum
pembelajaran untuk mengukur kemampuan awal peserta didik.
2. Asesmen formatif: mengumpulkan data kemajuan peserta didik dalam menguasai
kompetensi yang akan dicapai (pertanyaan lisan atau observasi) dan interpretasi untuk
rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
3. Asessmen Sumatif: peserta didik menceritakan Kembali mekanisme gerak, jenis otot,
sendi, dan tulang pada suatu aktivitas yang mereka lakukan.
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan Muatan Inovatif
Kegiatan Pendahuluan (10 menit) TPACK, PPK
•
Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam PPK - Religius
• Peserta didik berdo’a bersama sebelum memulai pelajaran PPK - Mandiri
• Guru mengecek kehadiran peserta didik.
• Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat
mengikuti pembelajaran dengan baik.
• Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar
bersemangat pada saat mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat
membangkitkan semangat belajar peserta didik.
Kegiatan apersepsi:
1. Mulailah kelas dengan permainan yang berkaitan dengan sistem
gerak.
2. Misalnya, permainan menirukan gerakan-gerakan hewan.
3. Mintalah masing-masing peserta didik memilih salah satu hewan,
kemudian menirukan gerakan hewan tersebut. Guru bisa
4. MmMienmtablauhatpneysaemrtaendjiiaddiki
kmeegniayteabnustkeapneratilalot mgebraa.k dari hewan yang telah
ditiru gerakannya.
Lanjutkan kegiatan tanya jawab mengenai gerak hewan saat
melakukan permainan di atas, seperti:
O Bagaimana burung dapat berpindah tempat?
Burung berpindah tempat dengan melompat, berjalan, dan
terbang.
O Apa yang digunakan burung untuk bergerak?
Burung menggunakan kaki dan sayap untuk
bergerak. O Bagaimana katak dapat berpindah
tempat?
Katak berpindah tempat dengan cara melompat dan berenang.
O Apa yang digunakan katak untuk berpindah tempat?
Katak menggunakan kaki depan dan kaki belakangnya untuk
berpindah tempat.
O Bagaimana kucing dapat berpindah tempat?
Kucing berpindah tempat dengan cara berjalan, berlari,
melompat, dan memanjat.
O Apa yang digunakan kucing untuk berpindah tempat?
Kucing menggunakan kaki untuk berpindah tempat.
O Apakah kita bisa menirukan gerakan hewan-hewan tersebut?
Mengapa?
Ya, kita bisa menirukan gerakan sebagian hewan, seperti kucing
dan monyet. Karena kita memiliki alat gerak yang berbeda
dengan beberapa hewan. Misalnya, kita tidak memiliki sayap
sehingga kita tidak bisa terbang seperti burung. Kita tidak
memiliki kaki yang panjang dan berselaput seperti katak
sehingga kita tidak dapat berenang dan melompat seperti
katak.
• Guru menyampaiakan tujuan dan manfaat pelajaran yang akan dipelajari.
Kegiatan Inti (85 menit) Muatan Inovatif
TPACK, PPK
Mengamati
Persiapan sebelum kegiatan: Content
•Siapkan alat dan bahan-bahan untuk membuat alat peraga Knowledge (CK)
•Informasikan kepada peserta didik terkait alat/bahan yang perlu
mereka siapkan beberapa hari sebelumnya.
Pada kegiatan ini, peserta didik akan diberikan kesempatan untuk membuat
suatu alat peraga yang dapat digunakan untuk mendemonstrasikan
bagaimana tangan dan jari kita bergerak.
1. Guru membagi peserta didik menjadi 3 (tiga) kelompok sesuai dengan
gaya belajarnya. Collaboration
2. Guru mumutarkan video tentang sistem gerak pada janal youtube Communicatio
n
[Link]
3. Mulailah aktivitas dengan mengarahkan peserta didik untuk
memperhatikan gambar pembuka bab. Tanyakan pada peserta didik
apakah mereka memiliki pengalaman serupa seperti pada gambar?
Lalu, kira-kira bagaimana ia dapat bergerak dalam kondisi tersebut?
4. Ajak peserta didik untuk mempelajri narasi pengantar Topik A. Lalukan
diskusi yang berkaitan dengan teks.
5. Lanjutkan dengan mengajak peserta didik membuka telapak
tangannya, menggerakkan jarinya, kemudian mengamati bagaimana
jari bergerak.
6. Arahkan peserta didik membuat replica tangan sesuai dengan
panduan di Buku Siswa.
Mempertanyakan dan memprediksi
7. Setelah peserta didik menyelesaikan pembuatan replika tangan,
mintalah mereka untuk: Pedagogy
a. Mengamati apa yang terjadi saat benang yang terhubung satu per Knowledge (PK)
satu dengan ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari Critical Thinking
kelingking ditarik. Saat benang ditarik maka alat peraga akan
bergerak seperti jemari yang sedang melengkung.
b. Mengamati apa yang terjadi saat seluruh benang ditarik secara
Collaboration
bersamaan. Saat seluruh benang ditarik secara bersamaan mak
alat peraga akan mendemonstrasikan bagaimana seluruh jari-jari
tangan melengkung.
8. Instruksikan peserta didik untuk menjawab pertanyaan di Buku Siswa
untuk lebih memahami bagaimana tangan bekerja. Kemudian, lakukan
kegiatan diskusi setelahnya.
a. Apa fungsi sedotan dalam percobaan ini? Menguatkan kertas, agar
kertas dapat mengikuti tarikan benang.
b. Menurut kalian apa yang akan terjadi jika tidak menggunakan
sedotan dalam percobaan ini? Jika tidak menggunakan sedotan
maka seluruh bagian kertas akan menekuk dan boleh jadi
terlipat.
c. Apa fungsi dari tali dalam percobaan ini? Tali berfungsi
untuk menarik replika jari.
d. Apakah replika tangan dapat bergerak jika kita tidak
menggunakan tali? Tanpa tali, replika tangan tidak dapat
bergerak seperti yang diinginkan.
e. Bagaimana perasaan kalian saat membuat replika tangan dan
menggerakkannya? Bervariasi.
Memproses, menganalisis data dan informasi Pedagogy
9. Arahkan peserta didik untuk mengaitkan kegiatan ini dengan tangan Knowledge (PK)
mereka sendiri. Karton menggambarkan tulang dan benang Collaboration
menggambarkan otot. Bantu peserta didik menyadari bahwa otot Criticical
menempel pada tulang. Thinking
10. Arahkan peserta didik untuk melihat bagaimana otot pada model ketika
ditarik dan dikendorkan. Bantu peserta didik memahami bahwa otot
bisa memendek, memanjang, dan kembali kebentuk semula. Otot
merupakan komponen yang membantu kita bergerak. Gunakan teks
belajar lebih lanjut mengenai otot sebagai alat bantu. Penguatan
konsep.
Kegiatan Penutup (10 meit) Muatan Inovatif
TPACK, PPK
1. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang Collaboratio
telah berlangsung n Content
2. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran Knowledge (CK)
3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari. Communication
4. Guru menginformasikan garis besar materi yang akan dipelajari pada PPK – Religius
pertemuan selanjutnya
5. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama peserta didik.
Denggen, Juni 2024
Mengetahui,
Kepala SDN 1 Denggen Guru Kelas VI,
MUHAMMAD MAS’UD, [Link] SUKARDI ATMAJA, [Link]
NIP. 19740411 200112 1 003 NIP. 19870625 202321 1008
Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Media Presentasi
Sangat Baik Perlu Perbaikan
Penilaian Baik (13-18) Cukup (7-12)
(19-25) (0-6)
Aktivitas yang Memenuhi Hanya Hanya Sama sekali
dipilih: seluruh kriteria memenuhi 2 memenuhi 1 tidak memenuhi
1. Kegiatan aktivitas yang kriteria. kriteria. kriteria.
sehari-hari diharapkan.
2. Menggunakan
sendi-sendi
tertentu.
3. Menggunakan
tangan dan
atau kaki
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Pemahaman Menyebutkan Hanya Hanya Tidak dapat
konsep dan menjelaskan menyebutkan menyebutkan menyebutkan
dengan baik otot, sendi, secara parsial dan menjelaskan
bagaimana otot, dan tulang otot, sendi, dan bagaimana otot,
sendi, dan yang terlibat tulang yang sendi, dan tulang
tulang terlibat dalam terlibat dalam terlibat dalam
dalam melakukan melakukan melakukan
melakukan aktivitas aktivitas aktivitas
aktivitas tersebut. tersebut. tersebut.
tersebut.
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Kelengkapan
komponen Media Media Media Media tidak
informasi: mengandung mengandung 3 mengandung 1 mengandung
- -
4. Judul proyek. seluruh komponen
komponen 4 komponen 2 komponen informasi yang
5. Deskripsi informasi yang informasi yang
aktivitas yang informasi yang disyaratkan.
disyaratkan. disyaratkan. disyaratkan.
ditelaah.
6. Deskripsi otot,
sendi, dan
tulang yang
terlibat dalam
melakukan
aktivitas
tersebut.
7. Deskripsi
bagaimana
otot, sendi,
dan tulang
berperan
dalam
melakukan
aktivitas
tersebut
8. Daftar
pustaka.
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Penyelesaian Aktif mencari ide Bisa mencari Bisa mencari Tidak bisa
masalah dan atau mencari solusi, namun solusi, namun mencari solusi,
kemandirian. solusi jika ada dengan arahan memerlukan walaupun
hambatan. sesekali. bantuan setiap dengan bantuan.
menemukan
kesulitan.
Nilai akhir = jumlah skor pada setiap aspek
*) Ini merupakan contoh rubrik yang disertai skor untuk penilaian kuantitatif. Guru bisa
menggunakan cara di atas untuk mengubah rubrik yang tersedia pada buku ini menjadi penilaian
kuantitatif. Rentang dan bobot penilaian dapat disesuaikan sesuai kebutuhan peserta didik.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar
bel selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan
jika harus mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan
alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik?
Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir
mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.
9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan
jika harus mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir
mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Remedial
Pengayaan diberikan untuk Remedial dapat diberikan kepada
menambah wawasan peserta didik peserta didik yang capaian
mengenai materi pembelajaran yang pembelajarannya belum tuntas.
dapat diberikan kepada peserta didik Guru memberi semangat kepada
yang telah tuntas mencapai capaian peserta didik yang belum tuntas.
pembelajaran. Guru akan memberikan tugas bagi
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak peserta didik yang belum tuntas
ditagihkan, sesuai kesepakatan dalam bentuk pembelajaran ulang,
dengan peserta didik. bimbingan perorangan, belajar
Berdasarkan hasil analisis penilaian, kelompok, pemanfaatan tutor sebaya
peserta didik yang sudah mencapai bagi peserta didik yang belum
ketuntasan belajar diberi kegiatan mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk
belajar sesuai hasil analisis penilaian.
perluasan atau pendalaman materi
A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Membuat Replika Tangan
Alat dan bahan:
1. 1 lembar kertas karton bekas;
2. alat tulis (spidol atau pensil);
3. 1 buah gunting;
4. 5 batang sedotan plastik bekas yang sudah dicuci bersih;
5. 1 roll benang tebal;
6. 1 buah selotip.
Langkah-Langkah:
1. Letakkan tangan di atas kertas karton. Lalu, telusuri tepian tangan menggunakan
pensil/spidol seperti gambar berikut.
2. Gunting gambar tangan yang telah dibuat. Lebihkan untuk lengan sepanjang 10 cm.
3. Gunting sedotan sepanjang ruas jari kalian sebanyak 14 buah.
4. Gunting sedotan sepanjang telapak tangan kalian sebanyak 5 buah.
5. Tempelkan sedotan ke setiap gambar jari tangan dengan selotip.
6. Masukkan benang ke dalam masing-masing sedotan seperti gambar berikut.
7. Ikat seluruh benang yang di ujung jari menjadi satu simpul.
8. Tarik benang yang terhubung dengan ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan
jari kelingking satu per satu. Kemudian, amati apa yang terjadi.
9. Tarik seluruh benang secara bersamaan dan amati apa yang terjadi.
10. Setelah melakukan percobaan sederhana ini, jawab pertanyaan berikut untuk lebih
memahami bagaimana tangan bekerja.
a. Apa fungsi sedotan dalam percobaan ini?
b. Menurut kalian apa yang akan terjadi jika kita tidak menggunakan sedotan dalam
percobaan ini?
c. Apa fungsi dari tali dalam percobaan ini?
d. Apakah replika tangan dapat bergerak jika kita tidak menggunakan tali?
e. Bagaimana perasaan kalian saat membuat replika tangan dan menggerakkannya?
11. Kaitkan apa yang kalian pelajari dengan mekanisme gerak pada tangan kalian.
Guru akan membimbing kegiatan diskusi ini.
Alat dan bahan: Menyusun Replika Rangka
1. gambar kerangka (dipersiapkan guru);
2. karton bekas;
3. gunting;
4. benang;
5. lem kertas.
Langkah -Langkah:
1. Tempelkan gambar kerangka yang dibagikan guru kalian pada karton bekas.
2. Gunting setiap bagian tulang.
3. Beri lubang pada bagian yang ditandai lingkaran.
4. Satukan bagian-bagian tulang dengan benang, namun jangan terlalu kencang agar
tulang masih bisa digerakkan.
5. Setelah disatukan, gunakan kerangka tersebut untuk membantu kalian belajar
mengenali rangka tubuh.
6. Gerakkan setiap bagian tulang untuk mengetahui bagaimana rangka kita lebih
leluasa dalam bergerak dengan bantuan sendi.
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Bagaimana
Tubuh Kita Bergerak dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan
Kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
sistem
sist saraf : sistem jaringan dalam tubuh yang mengatur kerja organ tubuh dan
menyalurkan rangsangan ke anggota tubuh tertentu.
sendi : tempat bertemunya dua tulang atau lebih agar tulang tersebut bisa bergerak.
otot : bagian pada tubuh manusia dan hewan yang berfungsi menggerakkan bagian
tubuh tertentu.
tulang : bagian tubuh yang sangat keras yang berfungsi melindungi organ-organ penting
dalam tubuh.
replika : tiruan.
rahang : kedua bagian tulang baik di atas dan bawah dalam rongga mulut.
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana
Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial
Modul Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka,
S. Jakarta: PT Tira Pustaka.
CGheillmdraenn,. REoacrlhyeCl, hKilidmhboeordly RBeresenanrecmh aQnu. a2r0te0r4ly. .S1c9ie:
n1c5e0–L1e5a8rn. ing Pathways for Young
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5.
Malaysia: Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk
SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old:
Ilmu Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku
Tematik Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary
Science. Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam
Negeri Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman
Hong Kong Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit
Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk
Meningkatkan Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi
Ilmu Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
Lampiran 6.1: Gambar Kerangka Manusia