TRANSFORMATOR DAN MOTOR LISTRIK
PENJELASAN TRAFO
Diusulkan oleh :
I Nyoman Satria Triwiguna : 2215061021
PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
2023/2024
Pengertian Trafo
Trafo atau trafo adalah suatu alat listrik yang mengubah suatu bentuk energi listrik menjadi
bentuk energi listrik yang lain. Tegangan yang dihasilkan trafo ditentukan oleh kebutuhan daya
listrik. Biasanya, transformator memiliki kumparan yang dililitkan pada inti besi. Ada juga dua
jenis kumparan: kumparan primer dan kumparan sekunder.
Kumparan primer adalah kumparan yang terletak pada salah satu sisi inti besi dan merupakan
tempat masuknya arus. Sedangkan kumparan sekunder merupakan sisi lain dari inti besi dan
merupakan tempat mengalirnya arus masuk dan keluar.
Fungsi trafo
Fungsi trafo adalah untuk mengubah arus suatu rangkaian listrik. Besaran utama yang diubah
oleh trafo adalah tegangan. Fungsi trafo adalah untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.
Trafo atau trafo step-up mempunyai efek menaikkan tegangan. Trafo atau trafo step down
mempunyai efek memperkecil perbedaan tegangan.
Karakteristik transformator
Untuk lebih memahami trafo, sebaiknya anda juga mengetahui ciri-ciri trafo. Semua
transformator memiliki fitur seperti:
1. Frekuensi daya masukan dan keluaran sama
2. Semua trafo menggunakan hukum induksi elektromagnetik
3. Gulungan primer dan sekunder tidak memiliki sambungan listrik (kecuali
autotransformator). Transmisi listrik terjadi berkat fluks magnet.
4. Tidak diperlukan bagian yang bergerak untuk menyalurkan energi, sehingga tidak
menimbulkan gesekan atau kerugian seperti peralatan listrik lainnya.
Kegunaan trafo
Setelah membahas mengenai ciri-ciri trafo, pembahasan selanjutnya berfokus pada kegunaan
trafo. Aplikasi utama transformator daya meliputi:
• Trafo step-down digunakan pada rangkaian penyearah, rangkaian pengisian baterai, televisi,
amplifier, dan lain-lain.
• Trafo step-up digunakan pada pengatur tegangan, kontrol industri, mesin berat,
• Trafo isolasi digunakan dalam rangkaian elektronika daya, sistem kendali industri, dan lain-
lain.
• Transformator arus dan tegangan digunakan pada alat ukur, panel kontrol listrik, sistem
otomasi, dll.
• Transformator audio digunakan pada rangkaian penguat, rangkaian pemerataan,
Prinsip Kerja Transformator
Pengoperasian transformator didasarkan pada prinsip induksi elektromagnetik. Trafo
menggunakan kumparan kawat yang jika arus bolak-balik mengalir melaluinya, akan
menimbulkan induksi elektromagnetik. Artinya arus pada belitan menimbulkan medan
[Link] besi atau tempat dibungkusnya kawat akan memperbesar medan magnet akibat
induksi. Arus bolak-balik menghasilkan arus yang terus berubah. Arus bolak-balik ini dapat
bekerja pada kumparan sekunder dan menciptakan gaya gerak listrik serta arus. Trafo dapat
menaikkan atau menurunkan tegangan tergantung pada jumlah lilitan kawat. Untuk menaikkan
tegangan, jumlah kumparan primer atau kumparan trafo harus lebih sedikit dari jumlah
kumparan sekunder. Sedangkan untuk menurunkan tegangan, jumlah kumparan primer pada
trafo harus lebih banyak dibandingkan jumlah kumparan sekunder.
Komponen transformator
Setelah mengetahui cara kerja trafo, kita juga perlu mengetahui bagian-bagian atau komponen
trafo. Struktur utama trafo meliputi 3 bagian penting:
1. Pratama Kumaran (Np)
Belitan primer adalah belitan kumparan atau trafo yang dihubungkan dengan masukan
sumber listrik. Pada trafo step down, lilitan primer mempunyai jumlah lilitan lebih
banyak dibandingkan lilitan sekunder trafo namun ketebalannya lebih kecil dibandingkan
lilitan sekunder.
Pada transformator step-up, kumparan primer memiliki jumlah lilitan lebih sedikit
dibandingkan kumparan sekunder namun ketebalannya lebih besar dibandingkan
kumparan sekunder.
2. Kumparan sekunder (Ns)
Kumparan sekunder merupakan kumparan yang akan dihubungkan dengan beban. Pada
transformator step-down, belitan sekunder memiliki lilitan lebih sedikit dibandingkan
belitan primer namun lebih tebal.
Pada trafo step-up, lilitan sekunder mempunyai lilitan lebih banyak dibandingkan lilitan
primer namun lebih tebal.
3. Inti besi (inti magnet)
Inti besi merupakan tempat lilitan belitan primer dan sekunder trafo. Fungsi trafo adalah
memindahkan fluks magnet dari kumparan primer ke kumparan sekunder.
Ciri-ciri utama suatu trafo adalah resistansi rendah dan resistansi tinggi. Umumnya, semua inti
transformator dilaminasi untuk menghilangkan rugi-rugi arus.
Klasifikasi transformator yang berbeda
Transformator digunakan di berbagai bidang seperti jaringan pembangkit listrik, sektor
distribusi, transportasi dan konsumsi energi listrik. Di bawah ini adalah macam-macam trafo
berdasarkan faktornya:
1. Berdasarkan level tegangan
Jenis trafo daya yang umum digunakan berdasarkan tegangannya diklasifikasikan
menjadi trafo instalasi dan trafo instalasi.
2. Berdasarkan media utama yang digunakan
Berbagai jenis inti yang digunakan pada trafo adalah trafo inti udara dan trafo inti besi.
3. Berdasarkan tata letak gulir
Trafo listrik, berdasarkan susunan belitannya, diklasifikasikan sebagai autotransformator
atau autotransformator.
4. Berdasarkan lokasi pemasangan
Jenis trafo daya berdasarkan lokasi pemasangannya diklasifikasikan menjadi trafo daya,
trafo distribusi, trafo ukur, dan trafo proteksi.