Teknik Pengolahan Daging Sapi
Teknik Pengolahan Daging Sapi
MODUL AJAR
2024
FASE F
KELAS XI
A. INFORMASI UMUM
1. IDENTITAS
Nama Penyusun : Ana Setia
Satuan Pendidikan : SMK Dharma Wanita Gresik
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Kuliner
Kelas/ Fase : XI/ F
Program Keahlian : Kuliner
Elemen : Pengolahan Makanan dan Minuman
Alokasi Waktu : 3 JP
Kata Kunci : Hidangan Kontinental,hidangan daging
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase F peserta didik mampu memahami isi resep standar dalam
melaksanakan proses membuat hidangan Kontinental, Oriental dan Indonesia yang
otentik berbahan dasar nabati dan hewani. Peserta didik mampu membuat makanan
penutup (dessert), mengolah kue tradisional Indonesia, membuat produk pastry, dan
bakery yang sesuai dengan kebutuhan dan standar industri.
3. PROFIL PELAJAR PANCASILA
a. Bernalar Kritis
b. Gotong Royong
c. Kreatif
5. TARGET PENDIDIKAN
Kelas XI Fase F pada kompetensi keahlian Kuliner dengan kriteria :
a. Peserta didik regular.
6. MODEL PEMBELAJARAN
Problem Based Learning (PBL)
B. KOMPONEN INTI
1. TUJUAN PEMBELAJARAN
a. Peserta didik dapat mendeskripsikan pengertian daging dan karakteristik daging
1
b. Tanpa membuka handout peserta didik dapat menjelaskan pemilihan daging yang
baik
c. Peserta didik mampu menjelaskan macam-macam potong daging
d. Pengolahan dan penyajiaan hidangan dari daging
e. Teknik penanga daging tekni pembelian, pelayuan dan percairan daging
f. Teknik penyimpanan daging
2. PEMAHAMAN BERMAKNA
Dengan mempelajari hidangan dari daging peserta didik dapat mengenal macam-
macam dari daging, bahan dan alat yang digunakan pada pembuatan, prosedur
pembuatan, kriteria daging yang baik dan teknik pengolahan dan penyajian hidangan
dari daging.
3. PERTANYAAN PEMANTIK
Siapa disini yang suka makan daging ? Makanan daging apa yang biasanya kalian
konsumsi ketika dirumah? Apakah kalian tau apa itu daging , macam -macam
potongan daging sapi ? selain beef steak hidangan apa yang kalian ketahui dari
hidangan daging?
4. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 (Teori)
MODEL PEMBELAJARAN : Problem Based Learning (PBL)
Pertemuan 1
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
Pendahuluan 1. Memberi salam dan menyapa peserta didik. 5 menit
2. Guru memimpin peserta didik untuk berdo’a
bersama sebelum melakukan kegiatan pembelajaran.
3. Melakukan presensi kehadiran peserta didik.
4. Menginformasikan tentang kegiatan pembelajaran
yang akan dilakukan pada hari ini (tujuan dan
materi).
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik kepada
peserta didik
• Siapa disini yang suka makan daging ?
• Makanan daging apa yang biasanya kalian
konsumsi ketika dirumah?
• Apakah kalian tau macam -macam potongan daging
sapi? Apa saja hidangan dari daging?
inti Model Pembelajaran Problem Based Learning 15 menit
1. Orientasi Pada Masalah
a. Guru menayangkan video tentang macam-
macam potongan daging
[Link]
8MmJiDKqy
2
b. Peserta didik mengamati video tersebut dengan
seksama dan memberikan komentar .
c. Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab
C. SOAL EVALUASI
Tabel Spesifikasi (Kisi-Kisi Soal)
INDIKATOR EVALUASI INSTRUMEN
TEKNIK BENTUK
a. Pengertian daging Tes: - Pilihan
b. Jenis-jenis daging - Tes Ganda
c. Karakteristik daging Tertulis
d. Karkas dagin atau
potongan daging
e. Pemilihan daging yang
baik
f. Mutu Daging
g. Proses aging (pelayuaan) -
1. Urat daging elastin adalah .....
a. Jaringan berwarna kuning
b. Jaringan berwarna merah
c. Jaringan berwarna putih
d. Jaringan berwarna coklat
e. Jaringan berwarna hitam
2. Bagian shank pada daging sapi muda biasanya digunakan untuk membuat……
a. Steak
b. Stock
c. Dendeng
d. Stew
e. Roasting
3. Braising adalaah ……
a. Memasak daging dalam panci
b. Memasak daging dengan cara direbus
c. Memasak daging dengan cara mengoreng
d. Memasak daging dengan cara api kecil
e. Memasak Daging dengan cara dioven
4. Tekstur daging sapi muda yaitu……
a. Halus dan lembut
b. Halus dan keras
c. Berserat dan keras
d. Keras dan halus
e. Halus dan berserat
5. Daging sapi yang buruk disebut dengan istilah…….
4
a. Ox
b. Beef
c. Best
d. Lamb
e. Pork
6. Warna daging beef adalah…….
a. Abu-abu gelap
b. Coklat gelap
c. Merah muda
d. Ungu gelap
e. Merah cerah
7. Poaching adalah memasak daging dengan cara
a. Memasak daging dalam oven
b. Mengoreng dengan minyak banyak
c. Mengunakan cairan mendidih
d. Merebus daging
e. Mengunakan cairan sedikit mungkin
8. Memasak daging dengan merendam daging dalam cairan mendidih disebut
a. Roasting
b. Braising
c. Grilling
d. Boiling
e. Poaching
9. Ham dalam dsaging babi dapat diartikan bagian……
a. Paha
b. Perut
c. Kaki
d. Lengan
e. Kepala
RUBRIK PENILAIAN
No Skor
Jawaban
Benar Salah
1. A 20 1
2. B 20 1
3. E 20 1
4. A 20 1
5
5. A 20 1
6. C 20 1
7. E 20 1
8. D 20 1
9. A 20 1
10. C 20 1
D. PENGAYAAN
Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pengayaan dalam
bentukteri pendalaman yang masih dalam cakupan CP sebagian kebutuhan dan
pengetahuan tambahan
E. REMEDIAL
1. Sebutkan macam potongan dari daging sapi(beef)!
2. Sebut 3 jenis -jenis daging!
3. Hal-hal apa saja yang harus di perhatikan dalam memilih daging yang baik dan
benar?
4. Apa yang di maksud dengan pelayuaan daging?
5. Jelaskan tekstur dan warna daging sapi?
a. Refleksi Peserta Didik
1). Bagaimana perasaan kalian setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran hari
ini ?
F. ASSESMEN
Diagnostik Formatif Sumatif
Guru melakukan Tanya Peserta didik secara Soal tertulis (pilihan
jawab kepada peserta kelompok mengerjakan ganda) post test
didik. LKPD.
7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK HIDANGAN DARI DAGING
Satuan Pendidikan : SMK Dharma Wanita Gresik
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Kuliner
Kelas/ Fase : XI/ F
Program Keahlian : Kuliner
Elemen : Pengolahan Makanan dan Minuman
Alokasi Waktu : 3 JP
Tahun Pelajaran : 2023/2024
TUJUAN PEMBELAJARAN
a. Pengertian daging karakteristik daging
b. Jenis-jenis daging
c. Karkas daging
d. Macam-macam potongan daging/karkas daging
e. Cara Pemilihan daging yang baik
f. Mutu daging atau kualitas dari daging
g. Proses aging (pelayuan daging)
A. Petunjuk kerja
➢ Buatlah kelompok,1 kelompok terdiri dari 4 orang
➢ Untuk membantu anda dalam menguasai kemampuan di atas,maka kerjakanlah
tugas dibawah!
TUGAS
KELOMPOK
Petunjuk pengerjaan!
1) Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 orang
2) Lalu, Diskusikan Bagaimana pemilihan potongan daging mempengaruhi hasil
akhir sebuah hidangan? Diskusikan contoh hidangan yang memerlukan
potongan daging tertentu untuk hasil terbaik.
3) Diskusikan Bagaimana cara memilih daging yang baik dan benar,sehingga
mempengaruhi kualitas daging?
Jawaban!
8
ASPEK PENILAIAN DISKUSI
9
90-100 A Sangat baik
80-90 B Baik
75-80 C Cukup
<75 D Kurang
10
LAMPIRAN
RINGKASAN MATERI
HIDANGAN DARI DAGING
A. PENGERTIAN DAGING
Daging adalah bagian lunak pada hewan yang terbungkus kulit dan menempel pada
tulang yang menjadi bahan [Link] tersusun sebagaian besar dari jaringan
otot,ditambahkan dengan lemak yang melekat padannya,urat,serta tulang rawan.
B. JENIS -JENIS DAGING
Daging atau meat adalah semua daging yang diambil dar hewan berkaki 4 yang
dipelihara khusus untuk mendapatkan [Link] temasuk golongan meat adalah:
➢ beef: daging sapi
➢ Veal: daging sapi muda
➢ Lamb: daging domba muda
➢ Mutton: daging domba/ kambing
➢ Pork: daging babi
C. KARAKTERISTIK DAGING
a) Beef (daging sapi)
Beef untuk istilah daging yang berkualitas, sedangkan ox istilah untuk daging yang
kurang [Link]-ciri daging yang baik adalah tekstur kenyal, berwarna merah segar,
warna lemak putih kekuningan, pori-pori tulang terisi air daging dan berwarna merah
muda.
b) Veal (daging sapi muda)
Veal berasal dari sapi yang masih berusia 3-5 tahun. Daging sapi mudah memiliki
tekstur daging yang lebih [Link]-ciri daging veal yang baik: dagingnya halus dan
lembut, lapisan lemak tidak tebal, daging dilapisi kulit yang tipis, warna tulang merah
muda.
c) Lamb/mutton (daging kambing/domba)
Lamb adalah daging kambing muda yang umurnya baru mencapai [Link]
mutton adalah daging domba dewasa yang berumur lebih dari setahun. Dagin lamb yang
baik memiliki serat daging yang halus dan kenyal, warna daging merah cerah. Memiliki
banyak pori pada tulangnya dan banyak daging yang melekat pada tulang.
d) Pork (daging babi)
Daging babi banyak mengandung lemak dan warna dagingnya cenderung merah
keputihan. Daging babi sulit dicerna disbanding daging lainnya. daging babi dapat
diawetkan sebagai bacon dan [Link]-ciri daging babi yang baik: serat daging halus
dan lembut, daging berwarna merah muda.
Daging yang berkualitas baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Warna
Daging yang segar berwarna merah cerah, mengilap, dan tidak pucat. Daging yang
sudah busuk akan berwarna kusam atau bercak hitam atau putih kehijauan.
b. Tekstur
11
Daging yang baik memiliki tekstur padat dan kenyal, tetapi tidak kaku. Saat ditekan,
daging akan kembali ke bentuk semula. Daging yang busuk akan bertekstur lembek
dan mudah hancur.
c. Aroma
Daging yang segar memiliki aroma yang normal khas dagingnya, tidak amis, dan
tidak tajam. Daging yang busuk akan berbau anyir, tengik, atau amis.
d. Lemak
Daging yang baik memiliki lemak yang berwarna putih kekuningan. Lemak yang
banyak akan membuat daging beraroma dan berair.
e. Serat
Daging bentuk yang baik memiliki serat yang halus dan kecil.
D. KARKAS DAGING/ POTONGAN DAGING
14
Stew merupakan daging bagian rump yang dipotong membentuk kubus
berukuran 4-5 cm.
7. Rump steak
Rump steak merupakan daging yang dipotong dengan berat 15 0-170 gram dan
tebal 1 cm. 8).
8. Paillard
Pailard merupakan bagian daging bagian rump yang diiris tipis seberat 150-170
gram dan tebal 0,5 cm.
9. Paupiette
Paupiette merupakan potongan daging bagian rump yang diiris tipis seberat 150-
170 gram dan tebal 0,3-0,5 cm.
• Bagian iga
Bagian iga dapat dibuat menjadi rib steak. Rib steak dibuat dengan cara
memotong daging secara melintang (termasuk daging dan tulang belakang)
dengan berat 250-300 gram dan tebal 2-2,5 cm.
• Bagian ekor
✓ Fillet mignon
Daging dipotong dari bagian ekor secara fillet, dengan berat 40-50 gram dan
tebal 0,5 cm. fillet mignon dihidangkan 4-5 potong untuk satu porsi.
✓ Beef stroganoff
Daging dipotong dari bagian ekor secara fillet, dengan berat kurang lebih 15
gram dan panjang 3-4 cm.
✓ Fillet goulash stroganoff
Daging dipotong dadu antara 1-1,5 cm. Stroganoff dapat diambil dari bagian
trinning.
15
Gambar potongan daging sapi 2.7
potongan steak
Potogan steak Deskripsi Gambar
Chuck(beef) Potongan yang berasal dari
bagian pundak sebelah
kanan dekat leher sapi.
Potongan chuck ini
termasuk potongan daging
steak yang paling murah
dan agak keras.
16
Flank Potongan flank berasal dari
bagian kanan perut sapi
Potongan flank yang
berbentuk memanjang ini
biasa disajikan dalam
bentuk sate ala London
maupun dipotong-potong
untuk tumisan.
17
Prime rib (beef) Potongan yang berasal dari
bagian tengah- tengah
rusuk sapi ini memiliki
lapisan lemak yang tebal di
bagian luarnya. Ketika
dipanggang, lemak tersebut
akan melembut dan lumer
hingga juicy.
18
Top sirloin (beef) Potongan ini adalah bagian
atas sirloin yang terletak di
bagian belakang sapi yang
tepat berada di bawah
bagian tenderloin. Jika
bagian sirloin yang biasa
lebih banyak lemak dan
kurang nikmat, bagian top
sirloin ini memiliki lemak
yang sedikit dan tentunya
lebih lembut.
E. TEKNIK PEMILIHAN DAGING
Berikut ini cara memilih untuk mendapatkan daging yang baik:
➢ Beef (daging sapi)
19
b. bentuk
Pori pori tidak banyak mengandung darah dan ginjal dikelilingi atau diselubungi
oleh lapisan lemak yang tebak.
➢ Lamp(daging domba muda)
20
Gambar 2.6 Pork (daging babi)
Cara memilih daging babi yang berkualitas baik ditandai hal-hal berikut.
a. Tekstur dan warna
Serat daging halus dan [Link] muda warna daging,semakin lembut
tekstur [Link] kelihatan rata lembab,serta daging berwarna merah muda.
b. Bentuk
Lapisan kulit dan lapisan lemak tidak terlalu tebal.
Cara memilih daging yang baik dan benar:
➢ Pilihlah daging yang berbau segar
➢ Pilihlah daging yang warnanya masih cerah sesuai dengan jenis dagingnya. spt;
daging anak sapi (veal), daging sapi dewasa (beef), daging kambing (lamb).
➢ Pilihlah daging yang tidak banyak mengandung lemak.
➢ Pilihlah daging yang berserat lembut dan lembab.
21
G. PROSES AGING ATAU PELAYUAN
Proses aging atau pelayuan pada daging bertujuan untuk meningkatkan keempukan,
kelezatan, dan kualitas daging secara keseluruhan. Ada dua metode utama yang umum
digunakan dalam proses aging daging, yaitu dry aging dan wet aging. Berikut penjelasan
keduanya:
1) Dry Aging
Proses dry aging dilakukan dengan menggantung atau meletakkan daging di ruangan
bersuhu dingin dan dengan kelembaban yang terkontrol. Berikut langkah-langkahnya:
➢ Suhu: Daging disimpan di ruang penyimpanan dengan suhu sekitar 0-4°C.
➢ Kelembaban: Kelembaban dijaga pada tingkat sekitar 80-85% untuk mencegah daging
menjadi terlalu kering.
➢ Ventilasi: Ruangan harus memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah
pertumbuhan mikroorganisme dan membiarkan air dari daging menguap.
➢ Waktu: Daging biasanya diaging selama 14 hingga 45 hari. Semakin lama proses aging,
semakin pekat rasa daging dan semakin empuk teksturnya. Pada beberapa kasus, aging
bisa berlangsung hingga 120 hari.
➢ Hasil: Pada akhir proses, bagian luar daging akan menjadi kering dan keras, serta sering
kali ditumbuhi jamur yang aman. Bagian luar ini biasanya dibuang sebelum daging
dipotong dan dijual. Daging yang dihasilkan memiliki rasa yang lebih kaya dan tekstur
yang lebih lembut.
2) Wet Aging
Proses wet aging dilakukan dengan menyimpan daging dalam kantong vakum kedap udara.
Proses ini lebih cepat dibandingkan dry aging. Langkah-langkahnya sebagi berikut:
➢ Pengemasan: Daging dikemas dalam kantong plastik vakum yang kedap udara.
➢ Suhu: Sama seperti dry aging, daging disimpan pada suhu sekitar 0-4°C.
➢ Waktu: Wet aging biasanya berlangsung antara 7 hingga 21 hari.
➢ Hasil: Selama proses wet aging, daging tetap lembab karena tidak ada penguapan.
Enzim alami dalam daging memecah serat otot, membuatnya lebih empuk. Daging
yang di-wet aging umumnya memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan dry
aging, tetapi tetap lebih empuk daripada daging yang tidak di-aging.
➢ Perbedaan Dry dan Wet Aging
22
Dry Aging: Membutuhkan waktu lebih lama, menghasilkan rasa yang lebih intens dan
tekstur yang lebih lembut.
Wet Aging: Lebih cepat dan murah, tetapi rasa yang dihasilkan tidak sekuat dry aging.
Daging yang telah melalui proses aging, terutama dry aging, biasanya lebih mahal
karena waktu dan biaya yang [Link] daging harus dengan tepat dan benar
untuk menjaga mutu dan kesegaran daging. Hal ini dikarenakan daging merupakan
tempat yang baik bagi bakteri untuk berkembang biak dan menyebarkan penyakit. Hal
yang perlu diperhatikan saat pelayuan daging, yaitu daging dalam potongan besar (joint)
harus digantung terlebih dahulu agar layu dan daging beku yang akan dimasak harus
dilayukan di luar ruang [Link] daging adalah teknik pengolahan daging
yang dilakukan dengan menyimpan daging diatas titik beku pada suhu dan waktu
tertentu teknik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas daging, seperti meningkatkan
kualitas daging, seperti meningkatkan keempukan daging,menjaga cita rasa daging,
mengurangi kontaminasi mikroba pembusuk,menstabilkan bobot karkas,memudahkan
[Link] adalah hal yang di perhatikan dalam pelayuan daging :
1. Suhu pelayuan: Daging biasanya dilayukan pada suhu 0°C–4°C.
2. Kebersihan: Pastika Suhu pelayuan: Daging biasanya dilayukan pada suhu 0°C–4°C
selama minimal 18 jam. n kebersihan dan suhu terjaga dengan baik.
3. Waktu: Periksa daging secara berkala selama pelayuan untuk memastikan tidak ada
tanda-tanda pembusukan.
4. Pembungkusan: Jika daging akan disimpan dalam waktu yang lebih lama, bungkus
dengan baik menggunakan plastik pembungkus atau kantong vakum
5. Proses pelayuan dapat dilakukan dengan menyimpan daging selama 2 – 4 minggu
dengan menggunakan mesin refrigerator.
23
Pertemuan 2
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
Pendahuluan 1. Memberi salam dan menyapa peserta didik. 5 menit
2. Guru memimpin peserta didik untuk berdo’a
bersama sebelum melakukan kegiatan pembelajaran.
3. Melakukan presensi kehadiran peserta didik.
4. Menginformasikan tentang kegiatan pembelajaran
yang akan dilakukan pada hari ini (tujuan dan
materi).
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik kepada
peserta didik
6. Siapa disini yang suka makan daging ?
7. Metode masak apa sering kalian gunakan dirumah?
8. Ada yang tau apa itu teknik memasak dengan
roasting?
9. Apa saja hidangan dari daging?
inti Model Pembelajaran Problem Based Learning 15 menit
6. Orientasi Pada Masalah
a. Guru menayangkan vedio tentang
pengolahan daging.
[Link]
2v-5hhtv7WQ
b. Peserta didik mengamati video tersebut
dengan seksama dan memberikan
komentar .
c. Guru dan peserta didik melakukan tanya
jawab.
7. Mengorganisasikan Peserta didik 5 menit
a. Peserta didik membentuk kelompok,
satu kelompok beranggotakan 3-4 orang
b. Guru memberikan LKPD, dan peserta
didik diminta untuk mengerjakan
LKPD.
8. Membimbing Penyelidikan Kelompok 15 menit
a. Setiap kelompok mengerjakan dan menganalisis
soal lalu menuliskan dilembar jawaban LKPD.
b. Guru mengamati dan memantau kegiatan
pengerjaan setiap kelompok.
c. Peserta didik dipersilahkan bertanya apabila ada
kesulitan atau yang belum dipahami.
9. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
a. Setiap kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasil diskusi
24
kelompok dan melakukan Tanya jawab
kepada audience.
b. Guru membimbing jalannya presentasi
setiap kelompok.
10. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses 15 menit
Pemecahan Masalah
a. Guru memberikan evaluasi dan umpan
balik terhadap hasil presentasi dan
diskusi.
b. Guru menjelaskan materi hidangan
daging
c. Guru memberikan soal-soal evaluasi
tentang hidangan dari daging.
Penutup a. Guru melakukan refleksi kegiatan pembelajaran. 10 menit
b. Guru memberikan rangkuman tentang pembelajaran
hari ini
c. Memberikan sedikit gambaran materi yang akan
dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
d. Menutup pembelajaran dengan do’a bersama.
Refleksi a. Apakah ada kendala pada kegiatan
pembelajaraan?
b. Apakah semua siswa aktif dalam kegiatan
pembelajaraan?
c. Apa saja kesulitan siswa yang dapat
diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?
d. Apakah siswa yang memiliki kesulitan ketika
pembelajaran dapat diatasi dengan baik?
e. Apa level pencapaian rata-rata siswa dalam
kegiatan pembelajaran ini?
f. Apakaah seluruh siswa dapat dianggap tuntas
dalam pelaksanaan pembelajaran?
g. Apa strategi agar seluruh siswa dapat
menuntaskan kompetensi?
A. SOAL EVALUASI
Tabel Spesifikasi (Kisi-Kisi Soal)
INDIKATOR EVALUASI INSTRUMEN
TEKNIK BENTUK
a. Teknik Pengolahan Daging Tes: - Essay
b. Teknik Penanganan Daging - Tes
c. Tingkat Kematangan Daging Tertulis
d. Perbaikan Kualitas Daging
e. Contoh Hidangan Kontinental
Olahan Daging Terkenal
25
f. Pencairan Daging (Thawing)
g. Teknik Melunakan Daging
26
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Satuan Pendidikan : SMK Dharma Wanita Gresik
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Kuliner
Kelas/ Fase : XI/ F
Program Keahlian : Kuliner
Elemen : Pengolahan Makanan dan Minuman
Alokasi Waktu : 3 JP
Tahun Pelajaran : 2023/2024
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Untuk Mengetahui Teknik Pengolahan Daging
2. Untuk Mengetahui Teknik Penanganan Daging
3. Untuk Mengetahui Tingkat Kematangan Daging
4. Untuk Mengetahui Perbaikan Kualitas Daging
5. Untuk Mengetahui Contoh Hidangan Kontinental Olahan Daging Terkenal
6. Untuk Mengetahui Teknik Pencairan Daging (Thawing)
7. Untuk Mengetahui Teknik Melunakan Daging
Soal ESSAY!
1. Apa yang dimaksud dengan teknik Roasting, Jelaskan!
2. Sebutkan 3 tingkat kematangan pada daging!
3. Apa yang dimaksud dengan teknik Barding, Jelaskan!
4. Sebutkan 4 metode yang digunakan untuk mencairkan daging!
5. Sebutkan 2 teknik/cara dalam melunakkan daging!
Jawaban!
27
B. PENGAYAAN
Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pengayaan dalam
bentukteri pendalaman yang masih dalam cakupan CP sebagian kebutuhan dan
pengetahuan tambahan
C. REMEDIAL
Peserta didik yang belum tuntas atau belum mencapai nilai standar Kriteria Minimum
akan diberikan review pembelajaran atau bahkan pembelajaran ulang sesuai dengan
kebutuhan.
a. Refleksi Peserta Didik
1. Bagaimana perasaan kalian setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran hari ini
?
D. ASSESMEN
Diagnostik Formatif Sumatif
Guru melakukan Tanya Peserta didik secara Soal tertulis (Soal essay)
jawab kepada peserta didik. individu mengerjakan
LKPD.
30
Perubahan warna ini terjadi pada daging jika dagin berhubungan dengan udara terlalu
lama.
e. Perubahan warna merah ungu tau merah cerah menjadi merah pada daging Perubahan
ini terjadi jika ada pengaruh dari bahan pengawet.
➢ Perubahan rasa
Flavor pada daging sangat ditentukan oleh bahan ekstraktif nitrogen dan non-nitrogen.
Diperkirakan adanya pencoklatan (mailard) pada daging sangat berperan dalam
pembentukan flavor daging.
➢ Banyak sedikitnya serat daging
Biasanya daging yang banyak uratnya diperoleh dari otot yang digerakan misalnya,
daging pada bagian kaki lebih banyak uratnya daripada bagian tulang belakang.
31
Penampilan: Bagian dalam berwarna merah muda dengan sedikit merah di tengah,
bagian luar lebih kecokelatan.
Tekstur: Lembut dan juicy, namun lebih matang dari rare.
➢ Medium
Suhu internal: 63-68°C.
Penampilan: Bagian dalam berwarna merah muda, tanpa warna merah di bagian tengah.
Bagian luar lebih matang.
Tekstur: Sedikit lebih kenyal, tetap juicy namun tidak sebanyak medium rare
➢ Medium Well
Suhu internal: 68-72°C.
Penampilan: Hampir tidak ada warna merah atau merah muda, bagian dalam sebagian
besar berwarna kecokelatan.
Tekstur: Lebih padat dan sedikit kering, dengan sedikit kelembutan tersisa.
➢ Well Done (Matang Sempurna)
Suhu internal: 74°C atau lebih.
Penampilan: Bagian dalam berwarna cokelat keabu-abuan secara merata tanpa ada
warna merah atau merah muda.
Tekstur: Sangat matang, cenderung keras dan kering.
D. PERBAIKAN KUALITAS DAGING
Berikut adalah penjelasan rinci tentang teknik perbaikan kualitas daging melalui
larding, barding, dan marinate:
a. Larding adalah teknik memasukkan lemak, seperti lemak babi atau lemak sapi, ke
dalam potongan daging yang cenderung kering, misalnya daging sapi atau domba.
Lemak ini ditambahkan untuk mencegah daging menjadi kering saat dimasak.
➢ Proses Larding:
Potongan lemak dipotong kecil dan dimasukkan ke dalam serat-serat daging
menggunakan alat khusus yang disebut larding [Link] biasanya dimasukkan
secara vertikal atau horizontal sepanjang daging untuk memastikan distribusi lemak
yang merata saat dimasak.
➢ Manfaat
a. Meningkatkan kelembapan daging karena lemak akan meleleh saat dimasak,
menghasilkan tekstur yang lebih lembut.
b. Meningkatkan cita rasa, terutama pada potongan daging yang kurang berlemak.
c. Digunakan pada daging yang membutuhkan waktu masak lama agar tidak menjadi
kering.
Contoh Penggunaan: Sering digunakan pada potongan daging sapi yang keras atau
pada daging buruan seperti rusa, yang cenderung lebih kering karena kandungan
lemak alami yang rendah.
b. Barding
Barding adalah teknik membungkus potongan daging dengan lapisan lemak (biasanya
berupa bacon atau potongan lemak babi) sebelum dimasak.
Proses barding:
a. Daging yang akan dipanggang atau dipanggang dibungkus dengan potongan lemak.
b. Lemak tersebut bisa diikat menggunakan tali dapur agar tidak lepas selama proses
pemasakan.
32
c. Lemak akan meleleh saat terkena panas dan menyerap ke dalam daging, menjaga
kelembapannya.
Manfaat:
a. Mencegah daging kehilangan kelembapan selama pemasakan, terutama saat
dipanggang pada suhu tinggi.
b. Menambah lapisan rasa dari lemak yang meleleh ke dalam daging.
c. Digunakan pada potongan daging yang cenderung menjadi kering saat dimasak,
seperti dada ayam atau tenderloin.
d. Marinate
Marinate atau marinasi adalah proses merendam daging dalam cairan yang mengandung
kombinasi asam, minyak, dan rempah-rempah untuk melembutkan dan menambah cita
rasa daging sebelum dimasak.
Komponen Utama Marinade:
➢ Asam: Bahan seperti jus lemon, cuka, atau yogurt membantu memecah serat protein
dalam daging, yang membuatnya lebih lembut.
➢ Minyak: Membantu mengikat rasa rempah-rempah dan menjaga kelembapan daging
saat [Link]-rempah dan bumbu-bumbu: Menambahkan cita rasa yang
kompleks ke dalam daging. Bumbu umum yang digunakan termasuk bawang putih,
jahe, kecap, herba, dan rempah-rempah.
Proses marinate:
a. Daging direndam dalam cairan marinasi selama beberapa jam atau bahkan
semalaman (tergantung jenis daging dan komposisi marinade).
b. Penting untuk menyimpan daging dalam marinasi di kulkas untuk mencegah
pertumbuhan bakteri.
c. Sebelum dimasak, daging biasanya ditiriskan dari marinasi berlebih untuk
menghindari pembakaran atau penguapan yang terlalu cepat saat dimasak.
Manfaat:
a. Melembutkan daging dengan memecah serat protein, terutama pada potongan
daging yang keras.
b. Meningkatkan cita rasa, karena bumbu meresap ke dalam serat daging.
c. Mempercepat waktu memasak pada beberapa kasus, karena asam dalam marinasi
telah memulai proses pemecahan serat.
Contoh Penggunaan: Digunakan pada semua jenis daging, seperti ayam, sapi,
domba, ikan, dan bahkan sayuran. Marinasi juga sering digunakan dalam masakan
tradisional seperti satay, tandoori, atau barbecue.
E. TEKNIK PEMBELIAN, DAN PENCAIRAN DAGING
Berikut adalah beberapa metode aman untuk mencairkan daging:
a. Di dalam kulkas (Refrigerator Thawing)
33
Cara: Letakkan daging beku di dalam wadah atau piring dan simpan di rak bawah
[Link] mencair secara [Link]: Tergantung ukuran daging.
Biasanya membutuhkan 24 jam untuk mencairkan 2-3 kilogram [Link]:
Ini adalah metode paling aman karena daging tetap berada pada suhu yang rendah,
sehingga risiko pertumbuhan bakteri [Link]: Memakan waktu lama.
b. Dengan air dingin (Cold Water Thawing)
Cara: Masukkan daging ke dalam kantong plastik yang kedap air, kemudian rendam
dalam air dingin. Ganti air setiap 30 menit agar tetap dingin.
Waktu: Mencairkan 1kilogram daging bisa memakan waktu 1-3 jam, tergantung
ukurannya.
Keuntungan: Lebih cepat dibandingkan pencairan di kulkas.
Kelemahan: Perlu pemantauan untuk mengganti air secara teratur agar tetap dingin
dan aman.
c. Menggunakan microwave (Microwave Thawing)
Cara: Gunakan pengaturan "defrost" pada microwave. Balik daging secara berkala
agar mencair merata.
Waktu: Beberapa menit hingga setengah jam, tergantung ukuran daging dan daya
microwave, Keuntungan: Sangat cepat kelemahan: Bagian luar daging mungkin
mulai matang selama proses pencairan, yang dapat memengaruhi tekstur. Daging
harus segera dimasak setelah dicairkan dengan cara ini.
d. Memasak langsung dari kondisi beku
Cara: Beberapa jenis daging, seperti steak atau burger, dapat langsung dimasak dari
kondisi beku. Namun, waktu pemasakan akan lebih lama sekitar 50%.Keuntungan:
Tidak perlu menunggu [Link]: Waktu memasak lebih lama dan
tekstur daging mungkin tidak sebaik daging yang sudah [Link] Pencairan
di Suhu RuangJangan mencairkan daging di meja dapur pada suhu ruangan, karena
bakteri bisa berkembang biak dengan cepat ketika daging berada pada "zona
bahaya" (antara 4°C dan 60°C) selama lebih dari 2 jam. Metode terbaik untuk
mencairkan daging adalah di dalam kulkas, karena aman dan menjaga kualitas
daging. Jika membutuhkan cara cepat, pencairan dengan air dingin atau microwave
bisa digunakan, tetapi daging harus segera dimasak setelah dicairkanSetelah daging
dibeli sebaiknya daging disimpan selama 3-4 hari di tempat yang temperaturnya
cukup dingin ± 10°C-20°C setelah itu daging baru diolah. Hal ini bertujuan agar
daging tidak alot saat hendak diolah. Sebelum dibeli, terlebih dahulu konsumen
harus memperhatikan kebersihan tempat pembelian daging. Pilihlah tempat
penjualan daging yang bersih dan higienis, karena berpengaruh pada kualitas
dagingnya. Konsumen juga mengetahui cara memilih daging yang baik dan
berkualitas, mengetahui kebutuhan dan kegunaan daging, misalnya, untuk steak atau
hamburger. Konsumen juga harus mengetahui potongan daging Melayukan daging
harus dengan tepat dan benar untuk menjaga mutu dan kesegaran daging. Hal ini
dikarenakan daging merupakan tempat yang baik bagi bakteri untuk berkembang
biak dan menyebarkan penyakit. Hal yang perlu diperhatikan saat pelayuan daging,
yaitu daging dalam potongan besar (joint) harus digantung terlebih dahulu agar layu
dan daging beku yang akan dimasak harus dilayukan di luar ruang pendingin.
Melayukan daging harus dengan tepat dan benar untuk menjaga mutu dan kesegara
daging. Hal ini dikarenakan daging merupakan tempat yang baik bagi bakteri untuk
berkembang biak dan menyebarkan penyakit. Hal yang perlu diperhatikan saat
pelayuan daging, yaitu dagirig dalam potongan besar (joint) harus digantung terlebih
dahulu agar layu dan daging beku yang akan dimasak harus dilayukan di luar ruang
34
pendinginMencairkan makanan beku dengan tepat merupakan bagian dari
penanganan makanan yang amanTeknik pencairan untuk daging dapat dilakukan
dengan tiga cara, yaitu di lemari pendingin di bawah air mengalir, dan pada
microwave. Pada saat pencairan daging beku di lemari es, daging beku yang masih
terbungkus dipindahkan dari freezer ke container paling bawah yang ada di lemari
pendingin. Suhu lemari pendingin sekitar 4°[Link] beku yang akan dicairkan di
bawah air mengalir harus dalam keadaan terbungkus dan ditempatkan dalam wadah
yang kedap air. Selanjutnya taruh daging beku di bawah air dingin yang mengalir
dengan suhu sekitar 21°C sehingga mencair. Air jangan menyentuh langsung daging,
Saat mencairkan daging dalam microwave, daging harus ditempatkan dalam wadah
dan disimpan dalam microwave. Sesuaikan jangka waktu pencairan berdasarkan
aturan yang tertera pada microwave Memasak menggunakan microwave
menyebabkan daging kehilangan uap dan mengurangi mutunya, sehingga daging
harus segera dimasak setelah pencairan dengan microwave.
F. HIDANGAN KONTINENTAL
Hal-hal yang harus diperhatikan saat mengolah bahan makanan dari daging dengan
metode tersebut diatas adalah:
➢ Saat proses pengolahan daging yang banyak mengandung cairan (braising) jangan
terlalu lama dimasak karena akan mengakibatkan daging menjadi keras, khususnya
untuk daging import.
➢ Saat diolah dengan metode grill atau griddle jangan ditekan-tekan dengan grilled
spatula karena akan banyak cairan (zat ekstaktive) yang keluar dari daging sehingga
akan mengurangi kelembutan, kelembaban, rasa dan aroma daging tersebut
➢ Sebaiknya memanggang daging jangan mengenai sumber panas langsung, karena
kurang baik untuk [Link] mengolah daging tergantung pada tingkat
kelembutan atau kualitas [Link] melembutkan daging:
➢ Cara mekanik: dengan cara digiling, dipotong kecil, dipukul, ditumbuk, dsb.
➢ Cara digantung (aging), beberapa jam dalam ruangan dingin.
➢ Cara direndam dalam cairan (marinating).
➢ Cara diberi zat pelembut.
Dalam pembahasan ini hanya akan dibahas aneka masakan dari daging sapi. Dilihat dari
nda gizinya tiap 100 gram daging sapi mengandung protein, mineral, vitamin B, vitamin
D3. das vitamin B2.
Berikut contoh olahan daging makanan kontinental:
➢ Beef cordon bleu
➢ Beef welllington
➢ Beef stroganoff
➢ Tournedos rosssini
➢ Sashlik
➢ Beef galantin
Berikut resep dan cara membuatnya:
a. Beef cordon bleu
35
Bahan yang digunakan:
➢ 2 potong sirolin steak, potong 2 bagian, iris tipis melebar tidak putus
membentuk kantong
➢ ½ sdt garam
➢ ¼ sdt merica bubuk
➢ 2 lembar smoked chicken, potong 2 bagian
➢ 2 lembar keju slice, potong dua
Bahan Pencelup
➢ 2 butir telur, kocok lepas
➢ 75 gram tepung panir kasar
Cara Membuat:
1. Lumuri daging dengan garam, dan merica bubuk. Isi dengan smoked
beef dan keju slice.
2. Celup ke dalam telur. Gulingkan di atas tepung panir kasar. Lakukan
pelapisan sekali lagi.
3. Goreng dalam minyak panas sedang, api sedang sampai matang.
4. Beef cordon bleu siap disajiakan.
b. Beef welllington
37
➢ Keluarkan daging dari oven dan diamkan sejenak, kemudian potong sesuai
selera.
➢ Beef wellington siap disajikan dengan sausnya.
c. Beef stroganoff
38
❖ 2 sdt peterseli cincang
❖ 4 sdt peterseli sauce
❖ 4 sdm leaperrins
❖ 6 sdm tepung panir
❖ Margarine
❖ 4 sdm susu murni
❖ Lada dan garam secukupnya.
39
❖ 5 sdm Saus tiram Gambar 1.2 Beef Steak with Blackpepper
Sauce
❖ 5 sdm Saus tomat
❖ 5 sdm Saus sambal
❖ 2 sdt Merica hitam, tumbuk kasar
Pelengkap :
❖ 1 buah Wortel, rebus
❖ 100 gram Brokoli, potong perkuntum, rebus
❖ 100 gram Kembang kol, rebus
❖ 200 gram Asparagus, rebus
Cara membuat:
1) Tusuk-tusuk daging dengan garpu, lalu lumuri dengan bawang putih,
garam dan merica bubuk.
2) Simpan dalam lemari es selama 60 menit hingga bumbu meresap.
3) Panaskan butter diatas grill pan lalu panggang daging hingga matang.
[Link] : panaskan butter, tumis bawang bombay dan bawang
putih hingga harum.
4) Masukkan saus tiram, saus tomat, saus sambal dan merica hitam,
masak hingga matang, angkat.
5) Letakkan daging dalam piring saji, siram saus black pepper lalu sajikan
dengan pelengkapnya.
G. PENYIMPANAN DAGING
Daging yang dibekukan dimasukan ke dalam tempat yang temperaturnya di bawah 9°C
Potongan daging yang paling kecil biasanya dikerjakan dengan metode cepat yang
disebut dengan pembekuan dalam. Caranya, daging diletakkan di bak dengan
temperatur di bawah 18,5°C selama 2 jam hingga timbul lapisan glasir es. Kemudian
daging dibungkus dengan kertas perkamen dan diletakan dalam tempat dengan
temperature di bawah 9°C. Potongan daging besar disimpan di ruang pendingin dengan
temperatur 1°C.
Penyimpanan daging dalam lemari pending diletakkan dalam freezer. Daging yang akan
disimpan sebelumnya dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian dibungkus
dengan tas plastik atau kertas alumunium. Kemudian, tuliskan warna daging serta
tanggal disimpan di dalam [Link] adalah metode pendinginan dengan cepat
menggunakan gas yang di-condenseer Metode ini menimbulkan kristal-kristal es halus,
sehingga daging sel daging tidak rusak.
Cara menyimpan daging yang baik dan benar adalah dengan dibekukan atau disimpan
dalam lemari pendingin:
a. Pembekuan
Daging yang dibekukan dapat menjaga nilai gizi dan kualitasnya selama 1–12
bulan. Pembekuan juga dapat melindungi daging dari bakteri patogen yang
menyebabkan keracunan makanan.
b. Pendinginan
Daging yang disimpan di dalam kulkas pada suhu -2° C sampai 5° C dapat
memperpanjang masa simpannya. Daging segar sebaiknya segera diolah,
maksimum empat hari setelah dibeli.
Berikut beberapa tips menyimpan daging:
40
1) Potong daging saat masih segar sebelum masuk kulkas.
2) Bungkus daging dengan wadah kedap udara atau aluminium foil
sebelum dimasukkan ke kulkas.
3) Pisahkan daging mentah dari makanan matang lainnya.
4) Hindari membekukan daging setelah dicairkan lagi.
5) Jaga kebersihan freezer.
6) Jangan mengisi kulkas terlalu penuh atau terlalu kosong.
7) Jangan membuka tutup pintu freezer bila tidak ada keperluan.
42
Pertemuan 3
Alokasi
43
Alokasi
44
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
[Link] PRATIK
Tugas: membuat hidangan dari daging
Petunujuk umum
Tugas proyek sekolah
➢ Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 orang
➢ Kemudiaan tentukan akan membuat hidangan dari daging sapi
➢ Konsultasikan terlebih dahulu resep yang akan digunakan
➢ Lalu buat perencanaan praktiksesuai dengan contoh format yang diberikan
➢ Kreasikan hidangan dari daging sapi semarik mungkin pada saat penyajiaan
B. Persiapan 10
Persiapan Bahan 5
Persiapan Alat 5
C. Proses 40
45
Teknik Pengolahan 20
Efisiensi Kerja 10
Keselamatan Kerja 10
D. Hasil 40
Bentuk 10
Warna 10
Rasa 6
Penyajian 8
Waktu Penyajian 6
Jumlah 100 100
46