Problem Based
Learning
Nama :
Kelompok Mapel : PAI 07
Judul Modul : Teori Belajar dan Pembelajaran
Judul Masalah : IMPLEMENTASI METODE ROBLEM BASED LEARNING (PBL)
atau PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
No Kompone Deskrip
n si
1. Identifikasi Masalah (berbasis a. Gambaran penggunanaan
masalah yang ditemukan di metode problem based
lapangan) learning (PBL) atau Project
Based Learning dalam kelas
b. Gambaran beberapa kendala
yang ditemukan guru dalam
menerapkan metode problem
based learning (PBL) atau Project
Based Learning
c. Gambaran beberapa kendala
yang di hadapi siswa dalam
menerapkan metode problem
based learning (PBL) atau Project
Based Learning
d. Peranan daya dukung sekolah
dalam mengimplementasikan
metode PBL atau PjBL
e. Kemampuan guru dalam
menerapkan metode PBL dan
PjBL
2. Penyebab Masalah a. Kurangnya kemampuan guru
(dianalisis apa yang menjadi akar memahami sintaks dari PBL dan
masalah yang menjadi pilihan PjBL
masalah)
b. Kurangnya alokasi waktu yang
tersedia untuk menerapkan
metode PBL atau PjBL
c. Kurangnya daya dukung sekolah
yang kurang memadai untuk
menyelesaikan sebuah project
d. Guru kesulitan membentuk
kelompok karena ada beberapa
siswa memilih membuat
kelompok sendiri
e. Ditemukanya siswa yang
tidak semangat manakala di
sodorkan masalah yang
rumat dan sukar di pecahkan
f. Guru kesulitan apa yang dinilai
dan bagaimana menilainya
3. Solusi a. Project Based Learning (PjBL)
a. Dikaitkan dengan teori/dalil merupakan pendekatan pengajaran
yang relevan yang dibangun di atas kegiatan
b. Sesuaikan dengan pembelajaran dan tugas nyata yang
langkah/prosedur yang memberikan tantangan bagi peserta
sesuai dengan masalah didik yang terkait dengankehidupan
yang akan dipecahkan sehari-hari untuk dipecahkan secara
berkelompok Goodman dan Stivers
(2010) dan Pendekatan pembelajaran
berbasis proyek (PjBL) menciptakan
lingkungan belajar
Pembelajaran berbasis proyek
merupakan model
pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik dan memberikan
pengalaman
belajar yang bermakna bagi peserta
didik Afriana (2015).
b. Beberapa keterampilan yang
harus dimiliki guru dalam
menerapkan metode PBL atau
PjBL
1. pendidik harus terampil
mengidentifikasi kompetensi
dasar yang
lebih menekankan pada aspek
keterampilan atau
pengetahuan pada tingkat
penerapan, analisis, sintesis,
dan evaluasi
2. pendidik mampu memilih
materi atau
topik-topik yang akan
dijadikan tema proyek
sehingga menjadi menarik
3. pendidik
harus terampil menumbuhkan
motivasi peserta didik dalam
mengerjakan proyek
4. adanya fasilitas dan sumber
belajar yang cukup
5. pendidik harus melihat
kesesuaian waktu proyek
dengan kalender akademik
sehingga kegiatan proyek
memungkinkan akan dilakukan
c. Sintak atau langkah-langkah
pembelajaran berbasis
masalah/PBL adalah
1. orientasi siswa
pada masalah
2. mengorganisasi siswa
untuk belajar
3. membimbing
penyelidikan individual
maupun kelompok
4. mengembangkan
dan menyajikan
hasil
5. menganalisis dan
mengevaluasi
proses pemecahan
masalah.
Sedangkan Sintak atau
langkah-langkah
pembelajaran Project
Based Learning/PjBL
adalah:
1. Menetapk
an tema
proyek
2. Menetapkan konteks belajar
3. Merencanakan
aktivitas-
aktivitas
4. Memproses
aktivitas-
aktivitas,
5. Penerapan aktivitas-
aktivitas untuk
menyelesaikan proyek
d. Kekurangan daya dukung atau
fasilitas sekolah ini dapat diatasi
oleh guru dengan cara
memaksimalkan pemanfaatan
fasilitas yang ada atau bisa
dengan cara mendesain proyek
sesuai dengan keadaan
siswa,kelas dan fasilitas di
sekolah
[Link] hal ini
peran guru menjadi sangat
penting agar pembelajaran yang
dilakukan dapat tetap bermakna
dan memberi motivasi kepada
walauupun dalam kondisi yang
kurang memadai
e. Meningkatkan motivasi, dimana
siswa tekun dan berusaha keras
dalam mencapai proyek dan
merasa bahwa belajar dalam
proyek lebih
menyenangkan daripada
komponen
kurikulum yang lain.
Meningkatkan kemampuan
pemecahan masalah, dari
berbagai sumber yang
mendeskripsikan lingkungan
belajar berbasis proyek membuat
siswa menjadi lebih aktif dan
berhasil memecahkan problem
yang kompleks,Meningkatkan
kolaborasi, pentingnya kerja
kelompok dalam proyek
memerlukan siswa
mengembangkan dan
mempraktikkan keterampilan
komunikasi.
f. Meningkatkan keterampilan
mengelola sumber, bila
diimplementasikan secara baik
maka siswa akan belajar dan
praktik dalam mengorganisasi
proyek, membuat alokasi waktu
dan sumbersumber lain seperti
perlengkapan untuk
menyelesaikan tugas.
g. Penilaian dilakukan untuk
membantu pendidik dalam
mengukur ketercapaian
standar,berperan dalam
mengevaluasi kemajuan masing
masing peserta didik,
memberiumpan balik tentang
tingkat pemahaman yang sudah
dicapai oleh peserta didik,serta
membantu pendidik dalam
menyusun strategi pembelajaran
berikutnya. Penilaian produk
dilakukan saat masing-masing
kelompok mempresentasikan
produknya di depan kelompok lain
secara bergantian. Pada akhir
proses pembelajaran, pendidik
dan
peserta didik melakukan refleksi
terhadap aktivitas dan hasil
proyek yang sudah dijalankan