Nama Lengkap : HILARIO MARIO ANLO
NIP : 199301112024211013
Jabatan : PEMULA – PEMADAM KEBAKARAN
Instansi : PEMERINTAH KOTA MAMADO
RANGKUMAN
AGENDA 1
SIKAP PERILAKU BELA NEGARA
Materi 1 : Wawasan Kebangsaan Dan Nilai-Nilai Bela negara
Wawasan kebangsaan adalah Cara pandang Bangsa indonesia
dalam rangka mengelola kehidupan Berbangsa dan bernegara yang di
landasi oleh jati diri Bangsa (Nation Charcter) Dan kesadaran terhadap
Sistem national (National system) Yang bersumber Dari pancasila,UUD
Tahun 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal ika Guna memecahkan berbagai
Persoalan yang di hadapi Bangsa Dan negara Demi Mencapai masyarakat
,Adil ,Makmur Dam sejahtera.
Sejarah Bangsa Indonesia.
- 20 MEI 1980 Berdirinya organisasi Budi Utomo
- 25 OKTOBER 1908 Di Prakarsainya Organisasi Perhimpunan
Indonesia ( P I )
- 30 APRIL 1926 Kongres Pemuda 1
- 27-28 OKTOBER Kongres Pemuda II
- 1 MARET 1945 Terbentuknya BPUPKI
- 7 AGUSTUS 1945 Terbentuknya PPKI
4 Konsesus Dasar Berbangsa Dan Bernegara.
- PANCASILA
- UUD 1945
- BHINEKA TUNGGAL IKA
- NKRI
Atribut Negara
- Bendera Sang merah Putih (Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang RI No.24
Tahun 2009)
- Bahasa Indonesia (Pasal 25 Ayat 1 Undang-undang RI No.24 Tahun
2009
- Lambang Negara Garuda Pancasila (Pasal 46 Undang-undang RI
No.24 Tahun 2009)
- Lagu kebangsaan Indonesia Raya (Pasal 58 Ayat 1 Undang-undang
RI No.24 Tahun 2009)
Bela Negara adalah tekad,sikap,dan perilaku serta tindakan warga
negara,baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga
kedaulatan negara, keutuhan wilayah,dan keselamatan bangsa dan
negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup
bangsa Indonesia dan Negara dari berbagai Ancaman.
Nilai dasar Bela Negara,yang meliputi:
- Cinta tanah air.
- Sadar berbangsa dan bernegara.
- Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara.
- Rela berkorban untuk bangsa dan negara.
- Kemampuan awal Bela Negara.
Nilai-Nilai Dasar ASN
- Memegang teguh ideologi Pancasila.
- Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 serta pemerintahan yang sah.
- Mengabdi kepada negara dan rakyat indonesia.
- Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak.
- Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.
- Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif.
- Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur.
- Mempertanggung jawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik.
- Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program
pemerintah.
- Memberikan layanan kepada publik secara jujur,
tanggap ,cepat ,tepat ,akurat ,berdaya guna ,berhasil guna dan
santun.
- Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi.
- Menghargai komunikasi,konsultasi,dan kerja sama.
- Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
- Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan dan
- Meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratis
sebagai perangkat sistem karier.
Fungsi ASN
- Pelaksana kebijakan publik.
- Pelayan publik dan
- Perekat dan pemersatu bangsa.
Materi 2 : Analisis Isu Kontemporer
1. Isu-isu Strategis Kontemporer
- Korupsi
- Narkoba
- Terorisme Dan Radikalisme
- Money Loundry
- Proxy War
- Cyber crime, Hate Speech,Dan Hoax.
2. Teknik Analis Isu kontemporer.
- Media scanning
- Existing data
- Knowledgeable Others
- Public and private organizations
- Public at large
3. Alat Bantu isu Kontemporer
- Mind Mapping
- Fishbone Diagram
- Analisis SWOT
4. 4 Level Lingkungan Strategis
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
- Global
Materi 3 : KesiapSiagaan Bela Negara
Kesiapsiagaan Bela Negara adalah suatu keadaan siap siaga yang
dimiliki oleh seseorang baik secara fisik, mental, maupun sosial dalam
menghadapi situasi kerja yang beragam yang dilakukan berdasarkan
kebulatan sikap dan tekad secara ikhlas dan sadar disertai kerelaan
berkorban sepenuh jiwa raga yang dilandasi oleh kecintaan terhadap
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan
UUD NKRI 1945 untuk menjaga, merawat, dan menjamin kelangsungan
hidup berbangsa dan bernegara.
Salah satu nilai-nilai dasar bela negara adalah memiliki
kemampuan awal bela negara, baik secara fisik maupun non [Link]
fisik dapat ditunjukkan dengan cara menjaga
kesamaptaan(kesiapsiagaan) diri yaitu dengan menjaga kesehatan
jasmani dan [Link] secara non fisik, yaitu dengan cara
menjaga etika,etiket, moral dan memegang teguh kearifan lokal yang
mengandung nilai-nilai jati diri bangsa yang luhur dan terhormat.
Nilai-Nilai Dasar Bela Negara Mencakup:
- Cinta Tanah Air.
- Kesadaran Berbangsa dan bernegara.
- Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara.
- Rela berkorban untuk bangsa dan negara, dan
- Memiliki kemampuan awal bela negara.
- Semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil
dan makmur.
AGENDA II
NILAI-NILAI DASAR ASN
Materi 1 : Berorientasi Pelayanan
Berorientasi Pelayanan Merupakan Salah Satu nilai yang terdapat dalam Core values ASN
BerAKHLAK yang di maknai bahwa Setiap ASN harus berkomitmen memberikan pelayanan prima
Demi kepuasan masyarakat,Materi Modul ini di harapkan Dapat memberikan gambaran Bagaimana
Panduan perilaku Berorientasi pelayanan yang semestinya di pahami Dan dimplementasikan oleh
Setiap ASN di intansi tempatnya bertugas, yang terdiri dari :
- Memahami dan memenuhi kebutuhan Masyarakat.
- Ramah, Cekatan solutif dan dapat di andalkan
- Melakukan perrbaikan tiada henti.
Penyelenggaraan pelayanan publik pemerintah wajib mendengar dan memenuhi tuntutan
kebutuhan warga negaranya, Tidak hanya terkait dengan bentuk dan jenis pelayanan publik yang
mereka Butuhkan akan tetapi juga terkait dengan mekanisme penyelenggaraan layanan, Jam
pelayanan, prosedur, dan biaya penyelenggaraan pelayanan, sebagai klien Masyarakat, birokrasi
wajib mendengarkan aspirasi dan keinginan masyarakat.
Citra positif ASN sebagai pelayan Publik terlihat dengan perilaku melayani dengan senyum,
Menyapa dan memberi Salam , serta berpenampilan Rapi,Melayani dengan cepat dan tepat waktu,
Melayani dengan memberikan kemudahan bagi anda untuk memilih layanan yang tersedia, serta
melayani dengan kemampuan, keinginan dan tekad memberikan pelayanan Prima.
Materi : 2 Akuntabel
Akuntabilitas adalah kata yang seringkali kita dengar, tetapi tidak mudah untuk dipahami.
Ketika seseorang mendengar kata akuntabilitas, yang terlintas adalah sesuatu yang sangat penting,
tetapi tidak mengetahui bagaimana cara mencapainya. Dalam banyak hal, kata akuntabilitas sering
disamakan dengan responsibilitas atau tanggung jawab. Namun pada dasarnya, kedua konsep
tersebut memiliki arti yang berbeda. Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab yang
berangkat dari moral individu,sedangkan akuntabilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab
kepada seseorang/organisasi yang memberikan amanat.
Amanah seorang ASN menurut SE Meneteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 adalah menjamin terwujudnya perilaku yang sesuai dengan Core
Values ASN BerAKHLAK. Dalam konteks Akuntabilitas, perilaku tersebut adalah:
- Kemampuan melaksanaan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi
- Kemampuan menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab,
efektif, dan efisien
- .Kemampuan menggunakan Kewenangan jabatannya dengan berintegritas tinggi.
Akuntabilitas dan integritas personal seorang ASN akan memberikan dampak sisyemik bila
bisa di pegang oleh semua Unsur, Melalui kepemimpinan, transparasi, integritas, Tanggung jawab,
keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan, dan konsisten,dapat membangun lingkungan kerja
ASN yang akuntabel.
Materi 3 : Kompeten
Terus Belajar Dan kembangkan kapabilitas.
ASN yang berkompeten akan berkinerja Yang berAkhlak Yaitu:
- Meningkatkan kompetensi diri untuk mengjawab tantangan yang selalu berubah;
- Membantu orang lain belajar;
- Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik
Materi 4 : Harmonis
Saling Peduli Dan menghargai Perbedaan
Panduan Perilaku :
- Menghargai setiap Orang Apapun Latar belakangnya.
- Suka menolong orang lain.
- Membangun Lingkungan kerja yang kondusif.
Materi 5 : Loyal
Berdedikasi Dan mengutamakan kepentingan Bamgsa Dan Negara.
Panduan perilaku :
- Memegang Teguh Ideologi Pancasila, UUD 1945, Serta pemerintahan Yang Sah.
- Menjaga Nama Baik ASN, Pimpinan, Instansi Dan Negara
- Menjaga Rahasia jabatan Dan Negara.
Materi 6 : Adaptif
Terus Berinovasi Dan Antusias dalam menggerakan Serta menghadapi perubahan.
Panduan Perilaku :
- Cepat Menyesuailan Diri dalam mengahadapi tantangam Jaman.
- Terus berinovasi mengembangkan kreatifitas.
- Bertindak Positif.
Materi 7 : Kolaboratif
Membangun Kerja Sama yang Sinergis
Panduan Perilaku :
- Memberi Kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
- Terbuka Dalam bekerja sama menghasilkan Nilai Tambah.
- Menggerakan pemanfaatan berbagai Sumber Daya untuk tujuan bersama.
AGENDA III
Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI
Materi 1 : Smart ASN
Aparatur yang memiliki Nasionalisme, integritas, wawasan Global, Hospitality, Networking,
penguasaan teknologi dan informasi, Bahasa asing Dan entrepreneurhip yang berperan sebagai
digital talent leader yang mendukung transformasi dan birokrasi di indonesia.
Literasi Digital :
Menurut Gilster (1997) literasi digital mengacu kepada kemampuan untuk memahami, mengevaluasi
dan mengintegrasi ke dalam berbagai format (multiple formats) dalam bentuk digital.
4 Pilar Literasi Digital :
- Digital Skills ( Kecakapan )
- Digital Culture ( Budaya )
- Digital Ethich ( Etika )
- Digital Safety ( Keamanan )
Etika Bermedia Digital
Etika bermedia digial adalah kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan
diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette)
dalam kehidupan sehari-hari.
Materi 2 : Manejemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang
professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,
kolusi, dan nepotisme. Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai
sehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil Negara yang unggul selaras
dengan perkembangan jaman.
Berdasarkan jenisnya, Pegawai ASN terdiri atas:
- Pegawai Negeri Sipil (PNS); dan
- Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK
ASN berfungsi sebagai berikut:
- Pelaksana kebijakan public;
- Pelayan public; dan
- Perekat dan pemersatu bangsa
Selanjutnya Pegawai ASN bertugas:
- Melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan
- Memberikan pelayanan public yang professional dan berkualitas, dan
- Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan
Kedudukan ASN
- PNS
PNS merupakan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai
Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan
pemerintahan, memiliki nomor induk pegawai secara nasional.
- PPPK
PPPK adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat oleh
Pejabat Pembina Kepegawaian berdasarkan perjanjian kerja sesuai dengan kebutuhan
Instansi Pemerintah untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas
pemerintahan.
Kode Etik Dan Perilaku ASN
1) melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggungjawab, dan berintegritas tinggi;
2) melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin;
3) melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan;
4) melaksnakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
5) melaksnakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau Pejabat yang Berwenang sejauh tidak
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan;
6) menjaga kerahasian yang menyangkut kebijakan Negara;7) menggunakan kekayaan dan barang
milik Negara secara bertanggungjawab, efektif, dan efisien;
8) menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya;
9) memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan
informasi terkait kepentingan kedinasan;
10) tidak menyalahgunakan informasi intern Negara, tugas, status, kekuasaan, dan jabatannya untuk
mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain;
11) memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN; dan
12) melaksanakan ketentuan peraturan perundangundangan mengenai disiplin Pegawai ASN.
Hak Dan Kewajiban ASN.
PNS :
PNS berhak memperoleh:
1) gaji, tunjangan, dan fasilitas;
2) cuti;
3) jaminan pensiun dan jaminan hari tua;
4) perlindungan; dan
5) pengembangan kompetensi
Sedangkan PPPK berhak memperoleh:
1) gaji dan tunjangan;
2) cuti;
3) perlindungan; dan
4) pengembangan kompetensi
Berdasarkan Pasal 92 UU ASN Pemerintah juga wajib memberikan perlindungan berupa:
1) jaminan kesehatan;
2) jaminan kecelakaan kerja;
3) jaminan kematian; dan
4) bantuan hukum
Kewajiban ASN
1. setia dan taat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945,
2. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
3. melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat pemerintah yang berwenang;
4. menaati ketentuan peraturan perundang-undangan;
5. melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, dan
tanggung jawab
6. menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada
setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan
7. menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
8. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Manajemen PPPK meliputi : penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kinerja, penggajian dan
tunjangan, pengembangan kompetensi, pemberian penghargaan, disiplin, pemutusan hubungan
kerja, perlindungan.
Sistem Merit
Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi
dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit,
agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecatatan”.
Manfaat Sistem Merit Bagi Organisasi.
- Mendukung keberadaan Penerapan Prinsip Akuntabilitas.
- Dapat mengarahkan SDM utuk dapat mempertanggung jawabkan tugas dan fungsinya.
- instansi pemerintah mendapatkan pegawai yang tepat dan berintegritas untuk mencapai visi
dan misinya.
Manfaat Sistem Merit Bagi pegawai.
- Menjamin Keadilan dan ruang keterbukaan dlm perjalanan karir seorang pegawai.
- Memiliki Kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas diri.
Mekanisme Pengelolaan ASN
Kebijakan dan Praktik dalam mengelola aspek manusia atu sumber daya manusia Dalam
organisasi termasuk dalam hal ini Pengadaan, penempatan, mutasi, promosi, pengembangan,
penilaian dan penghargaan.
Keterkaitan Mata Pelatihan Dengan Agenda
Kita Ketahui Bersama Bahwa Bela negara adalah tekad, sikap dan perilaku serta tindakan warga
negara Baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara,keutuhan
wilayah,keselamatan bangsa dan negara yang di jiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang
berdasarkan pancasila dan UUD Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan Hidup Bangsa
indonesia dari bebagai Ancaman,Untuk dapat Melaksanakan Bela negara maka sebagai warga
negara atau ASN harus memahami ttg wawasan kebangsaan,nilai-nilai bela negara Dan sistem
Administrasi Negara kesatuan Republik Indonesia.