0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan36 halaman

Kurikulum Operasional SD Kranji 2

ghhjbn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan36 halaman

Kurikulum Operasional SD Kranji 2

ghhjbn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KURIKULUM OPERASIONAL

DI SATUAN PENDIDIKAN
(KOSP)

SD NEGERI 040447 KABANJAHE


TAHUN PELAJARAN
2023/2024

PEMERINTAH KABUPATEN KARO


DINAS PENDIDIKAN
TAHUN 2024
LEMBAR PENGESAHAN

Kurikulum Operasional Di Satuan Pendidikan (KOSP)


SD Negeri 040447 KABANJAHE
Kecamatan Kabanjahe
Tahun Pelajaran 2023/2024

Disusun oleh :

TIM PENGEMBANG SEKOLAH

Mengetahui,

Ketua Komite Kepala SD Negeri 040447 Kabanjahe

Muhammad Yusuf Mahdalena Br Tarigan, [Link]


NIP : 19670811 198807 2 001
LEMBAR PENGESAHAN

Kurikulum Operasional Di Satuan Pendidikan (KOSP)


SD Negeri 040447 KABANJAHE
Kecamatan Kabanjahe
Tahun Pelajaran 2023/2024

Disusun oleh :

TIM PENGEMBANG SEKOLAH

Mengetahui,

Ketua Komite Kepala SD Negeri 040447 Kabanjahe

Muhammad Yusuf Mahdalena Br Tarigan, [Link]


NIP : 19670811 198807 2 001
BAB I
PENDAHULUAN

A. Karakteristik Satuan Pendidikan


Penyusunan kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447
Kabanjahe disesuaikan kekhasan, kondisi dan potensi daerah dengan menyelaraskan
kondisi satuan pendidikan dan karakteristik peserta didik dalam satuan pendidikan. Dalam
pengembangannya, kurikulum operasional sekolah akan mengacu pada capaian
pembelajaran yang telah disusun oleh pusat dan diterjemahkan dalam alur tujuan
pembelajaran yang dikonkritkan dalam proses pembelajaran.
Penyusunan dan pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan SD
Negeri 040447 Kabanjahe berfokus kepada pemenuhan kebutuhan peserta didik dengan
mengembangkan kompetensi dalam perubahan kehidupan abad ke-21 yang memuat ciri
khas dan potensi lokal sekolah. SD Negeri 040447 Kabanjahe berdomisili pada daerah yang
strategis di pusat Pemerintahan Kabupaten Karo, pengembangan ekonomi dan wilayah
pariwisata dengan keterjangkauan lokasi yang mudah ditempuh dengan sarana
transportasi yang ada. Lingkungan sekolah pun berada dekat dengan sarana kesehatan dan
keagamaan sehingga menjadi salah satu kekuatan pendukung dalam proses pembelajaran.
Latar belakang peserta didik berada pada berbagai tingkat ekonomi dengan pekerjaan
orang tua siwa petani 50 %, pedagang 30 %, ASN ,TNI Polri dan BUMN, karyawan swasta 20
%. Domisili berdekatan dengan sekolah sekitar 90 %. Latar belakang keagamaan yang
beragam dengan agam kristen 60 %, Islam 31 % dan katolik 9 %. Secara sosial budaya,
peserta didik memiliki latar belakang orang tua yang berbeda budaya yang disebabkan dari
sebagian orang tua merupakan warga pendatang dengan suku mayoritas karo dan toba 45
%, Toba 35 %, jawa, padang , mandailing, nias 20 %. Selain itu, minat bakat peserta didik
juga yang sangat beragam. Berdasarkan perbedaan latar belakang tersebut maka
memperkuat alasan Profil Pelajar Pancasila mampu diimplementasikan secara utuh di SD
Negeri 040447 Kabanjahe dengan motto ”Pendidikan Holistik”. Maka dalam penyusunan
Kurikulum Operasional, karakteristik peserta didik dengan segala latar belakangnya
menjadi satu pertimbangan utama agar menjadi pendidikan yang berkeadilan dalam
kebhinekaan.
Tujuan akhir capaian pembelajaran yang terintegrasi dengan Profil Pelajar Pancasila
secara umum adalah untuk membentuk karakter peserta didik untuk menumbuhkan iman,
takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri,
bernalar kritis, bergotong royong dan kreatif dengan mengakomodir keragaman tersebut.
B. Landasan Pengembangan Kurikulum

Landasan yuridis dalam penyusunan kurikulum operasional di satuan pendidikan SD


Negeri 040447 Kabanjahe. mengacu pada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional
sebagai arah tujuan pendidikan sekolah. Dan juga mengacu pada Keputusan Kepala Badan
Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi Nomor 033/H/KR/2022.

Landasan filosofis sebagai dasar penyusunan kurikulum operasional di satuan


pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe adalah dengan mempertimbangkan budaya
bangsa sebagai akar penopang pendidikan yang akan tumbuh membentuk pendidikan
berkelanjutan. Generasi penerus tetaplah menjadi generasi penjaga kelestarian budaya
namun peka terhadap perkembangan zaman. Pengalaman belajar menjadi poin utama
dalam menguasai kompetensi.

Peserta didik merupakan pewaris budaya bangsa yang kreatif, mandiri dan inovatif.
Proses pendidikan sebagai suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat memiliki kecakapan hidup yang
sesuai minat bakat yang mengembangkan kecerdasan spiritual, intelektual, dan kinestetik.
Berdasarkan landasan tersebut, SD Negeri 040447 Kabanjahe dengan kekuatan,
kemampuan dan keinginan untuk selalu ingin berkembang, berharap akan menjawab
tantangan pendidikan dalam memfasilitasi suatu suasana belajar penuh aktivitas, berkarya
dan menyenangkan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih
baik dari masa lalu dengan membentuk peserta didik sebagai agen Profil Pelajar Pancasila
yang memiliki kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial,
kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang
lebih baik (experimentalism and social reconstructivism).
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN

A. Visi Dan Misi Sekolah

VISI
SD NEGERI 040447 KABANJAHE mengusung VISI :
“Terwujudnya satuan pendidikan yang unggul dalam prestasi literasi, numerasi,
karakter, dan kualitas pembelajaran, serta menciptakan iklim keamanan dan
kebhinekaan yang kondusif.”

MISI
Dalam upaya mengimplementasikan visi sekolah, SD NEGERI 040447
KABANJAHE menjabarkan misi sekolah sebagai berikut :
1. Meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik melalui pembelajaran
yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.
2. Membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri,
kreatif, bernalar kritis, dan berkebinekaan global.
3. Menciptakan iklim keamanan dan kebhinekaan yang kondusif di lingkungan
satuan pendidikan.
4. Meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan profesionalisme
guru dan optimalisasi sumber daya pembelajaran.

B. Tujuan Sekolah
Tujuan yang diharapkan oleh SD Negeri 040447 Kabanjahe dalam implementasi
kurikulum sebagai bentuk dan cara mewujudkan misi sekolah yang telah ditetapkan
adalah sebagai berikut:

1. Tujuan Jangka Pendek (1 Tahun ke depan)


a. Menumbuhkembangkan keimanan dalam lingkungan sekolah
b. Mengoptimalkan sarana prasarana sekolah untuk menunjang rancangan
pembelajaran yang memotivasi keinginan selalu belajar.
c. Menyelenggarakan sistem digitalisasi dalam PMM untuk guru.
d. Membentuk peserta didik yang taat dan tepat waktu melaksanakan ibadah.
e. Meningkatkan simpati dan empati peserta didik dalam kepedulian lingkungan.
f. Merancang program sekolah untuk mengenalkan implementasi kebhinekaan
global di masyarakat.
g. Merancang pembelajaran yang bangga akan potensi daerah.
h. Menerapkan pondasi gotong royong dalam kegiatan kelas hingga sekolah.
i. Melaksanakan program dan pembelajaran HOTs untuk memperkuat bernalar
kritis dan kreativitas.
j. Melaksanakan pembelajaran untuk mengasah kemampuan literasi dan
numerasi.
k. Mempertahankan prestasi yang sudah tercapai sebelumnya.

2. Tujuan Jangka Menengah (2-3 tahun ke depan)

a. Melaksanakan kegiatan keagamaan


b. Merancang pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perbedaan kemampuan
kognitif peserta didik mengarahkan pada keterampilan dan kecakapan hidup
sesuai bakat dan minatnya.
c. Sekolah mampu melaksanakan aksi nyata dalam PMM bagi guru
d. Meningkatkan keaktifan peserta didik dalam kegiatan menurut agamanya
masing-masing .
e. Membudayakan gerakan kebersihan sebagian daripada iman.
f. Meningkatkan kecintaan dan kebanggan terhadap potensi daerah.
g. Melakukan kerjasama dengan stakeholder daerah atau Corporate Social
Responsibility (CSR) perusahaan untuk merancang program pembelajaran
berbasis budaya lokal.
h. Memotivasi peserta didik untuk menggagas inovasi sederhana untuk
memberikan solusi dalam kehidupannya.
i. Menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang optimal dalam
mengembangkan prestasi sesuai bakat dan minat dan potensi peserta didik.
j. Tercapainya warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan
dan pengelolaan lingkungan hidup
k. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas pendukung proses pembelajaran
berbasis TIK

3. Tujuan Jangka Panjang (4 tahun ke depan)

a. Membudayakan toleransi antar umat beragama


b. Merancang pembelajaran dengan model pembelajaran yang menjadi ciri khas
sekolah.
c. Menghasilkan lulusan yang memiliki mental pembelajar sejati.
d. Membentuk peserta didik yang berakhlakul mulia dan selalu peduli sosial dalam
toleransi beragama.
e. Menyusun pembelajaran dengan bahan ajar mandiri untuk meningkatkan
kecintaan pada budaya lokal.
f. Menjalin kerjasama dengan pihak luar (sanggar, perguruan tinggi, dan dunia
usaha dan industri) untuk melengkapi program sekolah yang memfasilitasi
berbagai keragaman potensi, minat dan bakat peserta didik.
g. Membudayakan lingkungan belajar dan karakter peduli kebersihan di
lingkungan sekolah.
h. Membangun budaya dan kultur sekolah yang kompetitif yang positif.
i. Menyediakan fasilitas untuk mengembangkan kreativitas, inovasi dan minat
bakat peserta didik.
j. Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan
k. Melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua mata pelajaran.
4. Kompetensi Karakteristik Kekhasan Lulusan Sekolah

Sekolah sebagai tempat menempuh ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter


generasi bangsa. Profil Pelajar Pancasila diharapkan mampu membentuk sumber daya
manusia yang unggul sebagai pembelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global
dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Dalam pencapaian visi, misi dan tujuan sekolah, maka disusun kompetensi lulusan
peserta didik SD Negeri 040447 Kabanjahe sebagai alat ukur pencapaian kurikulum dan
target pelaksanaan proses pembelajaran pelaksanaan kurikulum operasional SD Negeri
040447 Kabanjahe.
Adapun kompetensi lulusan SD Negeri 040447 Kabanjahe mempertimbangkan
dimensi sikap, pengetahuan dan keterampilan secara berimbang sesuai capaian
pembelajaran pada setiap fase di sekolah dasar, membentuk Profil Pelajar Pancasila, dan
inovatif, tangguh dan memiliki kecakapan hidup yang dibutuhkan untuk masa depannya.

Berikut adalah kompetensi lulusan yang ingin dicapai SD Negeri 040447 Kabanjahe .
1. Memiliki perilaku yang menunjukkan akhlak mulia.
2. Memiliki dan menjunjung nilai harmonisasi keragaman dan gotong royong.
3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai dasar mengembangkan
kecakapan hidup
4. Memiliki kemampuan bernalar kritis dan berkomunikasi efektif.
5. Memiliki kreativitas, kemandirian dan peduli lingkungan dalam menjawab
tantangan perkembangan zaman.
6. Membentuk individu sebagai pembelajar sepanjang hayat yang berpikir
global dengan tetap menjunjung nilai budaya bangsa.
Adapun kriteria untuk kelulusan peserta didik dari SD Negeri 040447 Kabanjahe
adalah sebagai berikut:
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran,
b. Memiliki deskripsi sikap minimal baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,
c. Lulus ujian sekolah,
d. Mencapai nilai rata-rata pencapaian minimal sekolah paling rendah 70.

BAB III
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN DAN
RENCANA PEMBELAJARAN

A. Pengorganisasian Pembelajaran

1. Alur Penyusunan Rancangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan

Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe


merupakan sebuah bentuk kurikulum operasional untuk melaksanakan Kerangka Dasar
dan Struktur Kurikulum yang telah dibuat oleh pusat, baik capaian pembelajaran, prinsip
pembelajaran dan asesmen serta Profil Pelajar Pancasila. Kurikulum operasional di satuan
Pendidikan ini merupakan bentuk penyesuaian dari kerangka yang disusun pusat dengan
menyelaraskan potensi daerah, kemampuan sekolah dan latar belakang peserta didik.

Gambar 1. Alur Perancangan Kurikulum

Kurikulum operasional di satuan pendidikan disusun mulai dengan menganalisis


mata pelajaran yang akan dimuat dalam kegiatan intrakurikuler dengan sistem reguler.
Kegiatan intrakurikuler ini dikemas sebagai pembelajaran rutin enam hari efektif setiap
minggunya. Hasil analisis mata pelajaran akan dilanjutkan dengan mengemas pilihan
pembelajaran dalam bentuk tematik dan atau parsial dengan mengintegrasikan Profil
Pelajar Pancasila di dalamnya, kemudian dikemas dalam bentuk yang lebih mengerucut
dalam rencana pelaksanaan pembelajaran yang bersifat reflektif.
Dalam menentukan pembelajaran tematik dan parsial. SD Negeri 040447 Kabanjahe
mempertimbangkan prinsip pembelajaran, penentuan materi esensial dan juga
pengolaborasian pembelajaran terpadu dengan mengambil tema-tema yang kontekstual
dengan peserta didik, mudah dipahami dan dieksplorasi, dan update dengan
perkembangan informasi.
2. Intrakurikuler
a. Mata Pelajaran Umum

Mata pelajaran yang dilaksanakan oleh SD Negeri 040447 Kabanjahe tahun pelajaran 2023/2024
adalah Pendidikan Agama Kristen, Katolik dan Islam sebagai agama peserta didik, PKn, Bahasa Indonesia,
Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, Seni dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Sedangkan untuk mata pelajaran Seni, SD Negeri 040447 Kabanjahe mengakomodir Seni Teater dan Seni
Tari.
Pembelajaran dibuat sesuai mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia dan IPAS dan Seni, Pendidikan
Agama, Matematika dan PJOK. Rencana pembelajaran mata pelajaran memuat tujuan pembelajaran,
kegiatan pembelajaran dan penilaian yang lengkap. Tujuan pembelajaran dibuat terukur, sehingga dapat
terlihat progress dan umpan balik yang jelas pencapaiannya. Dalam kegiatan inti harus tersirat
implementasi model pembelajaran (contohnya: problem based learning, project based learning dan inquiry
based learning dan lainnya) dan strategi pembelajaran yang beragam untuk mengakomodir perbedaan
karakteristik peserta didik. Diharapkan variasi model pembelajaran bermanfaat untuk meningkatkan
kemampuan peserta didik dalam menemukan “AHA”, menyampaikan ide dan gagasan, menemukan solusi,
menghasilkan produk dan mengasah kemampuan literasi numerasi.
Rencana pembelajaran bersifat reflektif. Kontinuitas pembelajaran dapat terlihat dengan harapan
tidak terjadi gap dan miskonsepsi dari pembelajaran sebelumnya. Dapat disusun mingguan yang tertuang
ke dalam jadwal pembelajaran mingguan, namun catatan refleksi menjadi tambahan dalam kegiatan
pembelajaran selanjutnya.

Gambar 2. Alur Pelaksanaan Pembelajaran


b. Mata Pelajaran Bahasa Daerah
Selain mata pelajaran umum, SD Negeri 040447 Kabanjahe pun mengakomodir bahasa daerah
sebagai salah satu mata pelajaran wajib. Bahasa Karo merupakan bahasa ibu bagi masyarakat di
Kabupaten Tanah Karo di wilayah Kabanjahe. Melalui pembelajaran bahasa daerah diperkenalkan
kearifan lokal sebagai landasan etnopedagogis. Pembelajaran bahasa dan sastra daerah diarahkan untuk
meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dengan baik dan benar, baik secara lisan
maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya dan hasil karya sastra daerah.
Desain pembelajaran mata pelajaran Bahasa Daerah diturunkan dari kompetensi yang telah
disusun oleh tim pengembang kurikulum Bahasa Daerah Provinsi Sumatera Utara Konten dalam Bahasa
Daerah sama halnya dengan Bahasa Indonesia yang terdiri dari 4 elemen kebahasaan.

c. Pengembangan Diri

Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk


mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta
didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh
konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan
ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang
berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial belajar, dan pengembangan karir peserta
didik.
Penilaian pengembangan diri dilakukan secara kualitatif. Adapun tahapan kegiatan pengembangan
diri dilakukan dengan cara:
1) Identifikasi yang meliputi daya dukung, potensi bakat dan minat peserta didik dan potensi daerah.
2) Pemetaan untuk :
a) Jenis layanan pengembangan diri
b) Petugas yang melayani
c) Peserta didik yang dilayani
3) Pelaksanaan program
a) Pelaksanaan ( Orientasi, pemantapan, pengembangan )
b) Monitoring Pelaksanaan
c) Penilaian ( terjadwal, terstruktur, kualitatif )
4) Analisis hasil penilaian (berbasis data, proporsional, realistis, valid, transparan dan
akuntabel)
5) Pelaporan berupa format deskripsi dalam buku laporan pengembangan diri.

d. Program Inklusif
SD Negeri 040447 Kabanjahe belum termasuk sekolah inklusif, namun SD Negeri 040447 Kabanjahe
tetap mengusung keadilan dalam pendidikan dimana satuan pendidikan menerima peserta didik dengan
berbagai latar belakang kemampuan diri.
Program individu disusun dengan penyesuaian kebutuhan masing-masing peserta didik, baik
akademik maupun non-akademik. Program ini disusun oleh tim guru dengan melibatkan orang tua dan
terapis atau psikolog. Hal utama yang diperhatikan dalam proses penyusunan program ini adalah
bagaimana peserta didik dengan kebutuhan khusus mampu melakukan kecakapan dasar, keterampilan
hidup, dan penumbuhan percaya diri. Kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi baca,
tulis hitung, cara bersosialisasi dan kemandirian merupakan bentuk program individu tersebut. Program
ini pun akan dilakukan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan sekali atau bisa lebih cepat jika ada kondisi
khusus untuk penyesuaian sehingga dapat terlihat bagaimana perkembangan peserta didik.
Pengkondisian dalam lingkungan belajar dan bermain menjadi fokus utama lainnya sehingga
peserta didik mampu belajar hal positif dari lingkungan sekitarnya, penerimaan yang baik dari lingkungan
sekitar dan terhindar dari kasus bullying.

3. Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dalam kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe dirancang


pembelajaran berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pembelajaran ini masuk ke dalam
ko-kurikuler yang dirancang dalam sesuai tema besar yang telah ditentukan dengan mengintegrasikan
beberapa mata pelajaran sebagai bentuk proyek implementasi Profil Pelajar Pancasila di satuan
pendidikan.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dikemas dalam dua proyek utama yang dapat ditampilkan secara
terpadu di mulai kelas 1 dan Kelas 4. Pengalokasian waktu untuk kegiatan ini terpisah dari alokasi waktu
kegiatan intrakurikuler sehingga tidak mengurangi kegiatan reguler mingguan. Selain kedua proyek besar
tersebut, dimensi Profil Pelajar Pancasila pun dikembangkan dalam proses pembelajaran intrakurikuler
dalam pembelajaran tema dan mata pelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Pembelajaran berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila diselaraskan dengan
potensi lokal yang menjadi ciri khas satuan pendidikan, capaian operasional pembelajaran, dapat
mengakomodir keragaman minat bakat peserta didik dan mampu mengembangkan kecakapan hidup
peserta didik. Penguatan Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi yaitu beriman, bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri,
bernalar kritis dan kreatif.
Gambar 3. Karakteristik Pembelajaran Berbasis Proyek

Dalam membuat rancangan pembelajaran berbasis proyek terdapat langkah- langkah yang harus
disusun secara bertahap mulai dari mengidentifikasi masalah dengan pertanyaan pemicu yang diambil
dari permasalahan kontekstual implementasi Profil Pelajar Pancasila kemudian merancang proyek secara
kolaboratif antara guru dan peserta didik disertai program penjadwalan yang disepakati, setelah itu
dilanjut ke tahap pelaksanaan. Di bagian akhir ada presentasi hasil yang akan dievaluasi dan kemudian
menjadi refleksi untuk perbaikan.

Gambar 4. Langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek

Pada tahun pelajaran 2022/2023, pembelajaran berbasis proyek penguatan Profil Pelajar
Pancasila mengusung implementasi nilai-nilai Pancasila. Diawali dengan menganalisis permasalahan
kontekstual yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari kemudian menentukan proyek dalam bentuk hasil
karya tulis, gerak dan seni, jiwa kewirausahaan dan potensi sumber daya alam dan budaya lokal di sekitar
satuan pendidikan. Proyek ini dikembangkan per jenjang kelas dengan bimbingan guru kelas dan guru
mata pelajaran yang kemudian digabungkan dalam satu event di akhir proyek di tiap-tiap akhir semester.
Proyek pertama yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2022 dengan mengambil tema
kearifan lokal makanan tradisional yang mengusung pemanfaatan potensi dan budaya daerah karo. Proyek
kedua dilaksanakan pada bulan Mei bertema Gaya hidup berkelanjutan yang berkaitan dengan kegiatan
peduli kebersihan lingkungan sekolah dan kegiatan lanjutan berupa aksi penanaman pohon di luar
lingkungan sekolah sebagai bentuk dukungan untuk aksi nyata pelestarian dunia.

Tahap terakhir adalah tercapainya tujuan akhir dari pembelajaran berbasis proyek ini, yaitu selain
untuk mengimplementasikan dalam keseharian sebagai agen Profil Pelajar Pancasila, juga untuk
merancang pembelajaran ko-kurikuler yang inovatif, menarik dan capaian pembelajaran yang terkemas
berbeda. Pembelajaran ini juga bentuk penguatan karakter yang membudaya pada satuan pendidikan.
1. Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan penunjang di SD Negeri 040447 Kabanjahe sebagai
suplemen dalam pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan peserta didik sesuai
dengan bakat dan minat serta kompetensi lainnya.
Kegiatan ekstrakurikuler SD Negeri 040447 Kabanjahe meliputi:

No. Jenis Kegiatan Indikator Keberhasilan dan Implementasi Profil Pelajar Sasaran
Pancasila
A. Olahraga

1. Renang Kelas 4,5,6


Mempersiapkan peserta didik dalam mengembangkan dan
meningkatkan kemampuan olahraga Basket , catur,badminton
2. Catur dan futsal dengan karakter yang mandiri dan gotong royong. Kelas 1 s/d kelas 6

B. Seni dan Budaya


Mempersiapkan peserta didik dalam mengembangkan dan
meningkatkan seni musik yang berkarakter kebhinekaan Kelas 5
3. Seni musik Kelas 6
global, mandiri dan kreatif.

Jenis Kegiatan Indikator Keberhasilan dan Implementasi Profil Pelajar Sasaran


NO
Pancasila

Kriya Mempersiapkan peserta didik dalam mengembangkan dan Kelas 4, 5, 6


pembuatan kriya
4. meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam pembuatan kriya dari kayu bekas
dari bahan dasar alam.

C. Keorganisasian

Mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap kepemimpinan, Kelas 4,5,6


5. Pramuka kebhinekaan global, kemandirian, kreatif, disiplin, tanggungjawab
dan semangat nasionalisme.
Mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap yang Kelas 4,5,6
mengutamakan kebersihan sebagian daripada iman yang
mengembangkan nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
6. UKS
berakhlak mulia dalam kemandirian, bergotong royong, bernalar
kritis dan kreatif dalam menjadi agen pelopor cinta kebersihan
dan kesehatan

2. Aktualisasi Budaya Sekolah

Kegiatan pembiasaan merupakan budaya sekolah yang dilaksanakan setiap hari sebagai upaya
pendidikan pembentukkan karakter peserta didik sebagai implementasi Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan
pembiasaan dilaksanakan secara rutin, baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan, dan teknik
pelaksanaannya ada yang terstruktur dan spontan atau berupa direct dan indirect learning, yang bertujuan
melatih dan membimbing peserta didik bersikap dan berperilaku dengan menanamkan nilai-nilai karakter
baik sehingga menjadi habituasi yang terinternalisasi dalam hati dan jiwa peserta didik.
Berikut adalah budaya sekolah yang dilaksanakan di SD Negeri 040447 Kabanjahe:
a) Kegiatan Harian, terdiri dari kegiatan:
1) Penyambutan peserta didik 4) Berdoa Bersama
2) Senam pagi dan Salam pagi 5) Gerakan Pungut Sampah (GPS)
3) Menyanyikan lagu daerah dan kebangsaan 6) Literasi dan Numerasi pagi
b) Kegiatan Mingguan, terdiri dari kegiatan:
1) Upacara 3) Sabtu Siraman Rohani
2) Ekstrakurikuler 4) Rabu ASYIK (Literasi dan Numerasi)
c) Kegiatan bulanan merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan pada hari Sabtu ke-4
bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kompetitif, sportif dan keberanian, yaitu dengan
melaksanakan students performances. Kegiatan bulanan terdiri dari kegiatan:
1) Mading days
2) Custom etnik’s Days
3) Pidato
d) Kegiatan tahunan ini dilaksanakan setahun sekali yang bertujuan menanamkan dan meningkatkan
kesadaran peserta didik untuk menjalankan perintah Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan rasa
cinta tanah air, membentuk kecakapan hidup dan mengembangkan minat bakat peserta didik yang
percaya diri, seperti:
1) Perayaan Keagaman
2) Peringatan hari kemerdekaan Indonesia
3) Pameran kelas
4) Kegiatan Tengah Semester (PORSENI)
5) Sang Juara SD NEGERI 040447 Kabanjahe
6) Peringatan Hari Guru
7) Pelepasan Siswa kelas VI
8) PORSENI

e) Kegiatan insidentil yaitu kegiatan yang dilakukan sewaktu-waktu disesuaikan dan kondisi riil dan
situasi nyata seperti aksi donasi gempa bumi, menengok teman yang sakit, aksi donasi buku dan lain
sebagainya.

f) Kegiatan life skill merupakan kegiatan yang dilaksanakan baik di sekolah maupun di rumah yang
bertujuan untuk memberikan bekal kepada peserta didik untuk berinteraksi dalam sosial
kemasyarakatan dan keterampilan dirinya. Materi pengembangan life skill antara lain:
1) Cara mengambil dan menyimpan buku.
2) Cara mengucapkan salam.
3) Cara berbicara yang santun.

3. Pengaturan Waktu Belajar

Pengaturan waktu belajar intrakurikuler setiap mata pelajaran di SD Negeri 040447 kabanjahe
kelas 1 dn 4 akan dikemas per mata pelajaran. Selain itu terdapat pembelajaran berbasis proyek
penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk kegiatan kokurikuler.

Pengaturan waktu belajar adalah sebagai berikut.

Alokasi waktu mata pelajaran SD/MI kelas I (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit)

Kegiatan Proyek
Banyak JP Total Per
Reguler Profil
Mata Pelajaran Per Tahun
No Per Pelajar
Minggu
Minggu Pancasil
a
1 Pendidikan Agama Kristen dan 3 JP 108 36 144
Budi Pekerti
Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti
Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
2 PPKn 4 JP 144 36 180
3 Bahasa Indonesia 6 JP 198 54 252
4 Matematika 5 JP 170 46 216
Seni (Pilihan minimal
1) Seni Musik
5 Seni Rupa 3 JP 108 36 144
Seni
Teater
Seni Tari
Pendidikan Jasmani, Olahraga
6 3 JP 108 36 144
dan Kesehatan (PJOK)
7 Muatan Lokal (Seni Budaya Karo) 2 JP 72 - 72
8 Bahasa Inggris 2JP 72 - 72

Total 23 JP 836 244 1080


Alokasi waktu mata pelajaran SD/MI kelas IV (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit)

Kegiatan Proyek
Banyak JP Total
Reguler Profil
Mata Pelajaran Per Per
No Per Pelajar
Minggu Tahu
Minggu Pancasil
n
a
1 Pendidikan Agama Kristen dan 3 JP 108 36 144
Budi Pekerti
Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti
Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti
2 PPKn 4 JP 144 36 180
3 Bahasa Indonesia 6 JP 198 54 252
4 Matematika 5 JP 170 46 216
5 Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial 5 JP 170 46 216
Seni (Pilihan minimal
1) Seni Musik
6 Seni Rupa 3 JP 108 36 144
Seni
Teater
Seni Tari
Pendidikan Jasmani, Olahraga
7 3 JP 108 36 144
dan Kesehatan (PJOK)
8 Muatan Lokal (Seni Budaya Karo) 2 JP 72 - 72
9 Bahasa Inggris 2JP 72 - 72

Total 28 JP 1006 290 129


6

Pengemasan Proyek Profil Pelajar Pancasila berada di luar jam pembelajaran reguler
dengan komposisi 20-30% dari alokasi waktu selama satu tahun. Sehingga proyek ini tidak mengganggu
atau mengurangi jumlah jam pembelajaran intrakurikuler.
Setelah analisis kebutuhan mapel, maka akan disusun analisis operasional sebagai turunan
dari capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang telah disediakan pusat. Analisis ini akan
diselaraskan dengan muatan lokal dan potensi daerah juga program sekolah dengan menghitung alokasi
waktu yang tidak membebani peserta didik agar kenyamanan dan kebahagiaan dalam belajar tetap terjaga
utuh. Kurikulum operasional di satuan Pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe mempertimbangkan
karakteristik peserta didik yang beragam dan mengedepankan proses dinamis yang reflektif dalam proses
pelaksanaannya sehingga tujuan akhir profil peserta didik sesuai dengan yang diharapkan pada visi, misi
dan tujuan sekolah.
4. Kalender Pendidikan
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama
satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran
efektif dan hari libur.
Pengembangan Kalender Pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe. mengacu pada rambu-rambu
sebagai berikut :
a) Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun
pelajaran pada setiap satuan pendidikan, yaitu pada bulan Juli 2022.
b) Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau
Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan dan Kepala Daerah tingkat
kabupaten/kota.
c) Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran
pada setiap satuan pendidikan. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap
minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal.
d) Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal
pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda
antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk
hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.
e) Kalender Pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe disusun dengan berpedoman kepada kalender
pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang disesuaikan dengan program sekolah.

Berikut alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya beserta
kalender pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe tahun pelajaran 2022/2023.

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan


1 Minggu efektif Minimum Digunakan untuk kegiatan pembelajaran
belajar 36 minggu dan efektif pada setiap satuan pendidikan
maksimum
45 minggu
2 Jeda tengah Maksimum 2 Satu minggu setiap semester
semester minggu
3 Jeda antar Maksimum 2
Antara semester I dan II
semester minggu
4 Libur Maksimum 3 Digunakan untuk persiapan kegiatan dan
akhir minggu administrasi akhir dan
tahun awal tahun pelajaran
pelajaran
5 Hari libur 2 – 4 minggu Libur keagamaan yang disesuaikan dengan
keagamaan kebijakan pemerintah daerah
6 Hari libur Maksimum 2 Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah
umum/nasional minggu
7 Hari libur khusus Maksimum 1
Untuk kegiatan tertentu
minggu
8 Kegiatan khusus Maksimum 3 Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan
sekolah minggu secara khusus oleh sekolah tanpa mengurangi
jumlah minggu efektif belajar dan wakt
pembelajaran efektif

5. KALENDER PENDIDIKAN SD NEGERI 040447 KABANJAHE


JuSelni i2n 02S2elasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
11 Juli 2022 : Awal tahun pelajaran
Minggu 2022/2023
1 2 3 4 11 – 13 Juli 2022 : MPLS untuk kelas 1
30 Juli 2022 : Libur Keagama
tahun baru Hijriah
5 6 7 8 9 10 11 :

12 13 14 15 16 17 18

19 20 21 22 23 24 25

26 27 28 29 30 31

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu


Agustus 2023 1
12 Agustus 2022 : Tahun Baru Islam
13 Agustus 2022 : Pawai anak pra
2 3 4 5 6 7 8 HUT
: [Link]
17 Agustus 2022 HUT ke 76 RI
9 10 11 12 13 14 15 Kegiatan
memperingatii
Kemerdekaan ke-76 RI
16 17 18 19 20 21 22

23 24 25 26 27 28 29

30 31
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3 4 5 6 7

8 9 10 11 12 13 14

15 16 17 18 19 20 21

22 23 24 25 26 27 28

29 30 31

September 2023
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Perkiraan Kegiatan
13-18 September 2022 :
1 2 3 4 5 Tengah Semester 1
25 September 2022 : Kegiatan Pameran Kelas
6 7 8 9 10 11 12

13 14 15 16 17 18 19

20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30

Oktober 2023
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu 12 Oktober 2022 : Libur (Maulud Nabi Muhammad
SAW 1443
1 2 3 H
:

4 5 6 7 8 9 10

11 12 13 14 15 16 17

18 19 20 21 22 23 24

25 26 27 28 29 30 31

November 2023
25 November 2022 :
Libur khusus upacara peringatan
Hari Guru Nasional
: Libur khusus
kegiatan 27 November 2022 memperingati Hari
Guru
Nasional
Dese ber 3
m 202 Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Senin Selasa
1 2 3 4 5

6 7 8 9 10 11 12

13 14 15 16 17 18 19

20 21 22 23 24 25 26

27 28 29 30 31

Perkiraan Penilaian
1-10 Desember 2022 :
Akhir Semester Ganjil
Perkiraan bagi raport semester
18 Desember 2022 : ganjil
Proyek Penguatan
18 Desember 2022 :
Profil Pelajar Pancasila 1 dan
Perayaan Natal di Lokal
Sekolah
20-31 Deember 2022 : Libur semester ganjil
25 Desember 2022 : Hari Raya Natal

1 Januari 2022 : Tahun Baru Masehi


Perkiraan hari pertama masuk
3 Januari 2022 : sekolah semester ganjil

Januari 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2

3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16

17 18 19 20 21 22

23 24 25 26 27 28 29

30 31

1 Februari 2022 : Hari Raya Imlek


28 Februari 2022 : Isra Mi’raj
Februari 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3 4 5 6

7 8 9 10 11 12 13

14 15 16 17 18 19 20

21 22 23 24 25 26 27

28
3 Maret 2022 : Hari Raya Nyepi

Maret 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3 4 5 6

7 8 9 10 11 12 13

14 15 16 17 18 19 20

21 22 23 24 25 26 27

28 29 30 31

15 April 2022 : Wafat Isa Almasih


: Libur Keagamaan
23-25 April 2022 Perkiraan Libur Awal Ramadhan
29 April 2022 : Perayaan Paskah Sekolah

April 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3

4 5 6 7 8 9 10

11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24

25 26 27 28 29 30 31

Mei 24
20 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu

Senin
1 2 3 4 5 6 7

8 9 10 11 12 13 14

15 16 17 18 19 20 21

22 23 24 25 26 27 28

29 30 31

1 Mei 2024 : Hari Buruh


: Upacara Hari Pendidikan
2 Mei 2024 Nasional
4-5 Mei 2024 : Hari Raya Idul Fitri
: Libur Keagamaan Perkiraan Libur
6-19 Mei 2024 Hari Raya Idul Fitri
: Upacara Hari Kebangkitan
20 Mei 2024 Nasional
26 Mei 2024 : Kenaikan Isa Almasih
: Proyek Penguatan Profil Pelajar
27 Mei 2024 Pancasila 2
Juni 24
20 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Senin
1 2 3 4 5

6 7 8 9 10 11 12

13 14 15 16 17 18 19

20 21 22 23 24 25 26

27 28 29 30

6. Rencana Pembelajaran
Rencana pembelajaran disusun secara rutin untuk memetakan dan merencanakan proses
pembelajaran secara rinci. Rencana pembelajaran merupakan kompas bagi guru dalam pelaksanaan
pembelajaran. Pembelajaran berpusat pada peserta didik yang tetap mengusung kegiatan pembelajaran
yang menarik, menyenangkan dan memotivasi peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Tujuan dari penyusunan Rencana pembelajaran adalah sebagai berikut.
1. Pembelajaran menjadi lebih sistematis.
2. Memudahkan analisis keberhasilan belajar peserta didik.
3. Memudahkan guru dalam penyampaian materi ajar.
4. Mengatur pola pembelajaran.
Rencana pembelajaran SD Negeri 040447 Kabanjahe terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan
pembelajaran yang disusun rutin secara sederhana, aktual dan mudah dipahami untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang akan dicapai sehingga melalui Rencananya seorang guru bisa memastikan seluruh
proses pembelajaran bisa efektif dan efisien.
Silabus SD Negeri 040447 Kabanjahe dibuat dalam bentuk matriks yang memuat alur tujuan
pembelajaran, materi ajar, kegiatan pembelajaran, penilaian dan sumber belajar.
1. Alur tujuan pembelajaran disusun untuk menerjemahkan capaian pembelajaran yang berfungsi
mengarahkan guru dalam merencanakan, mengimplementasi dan mengevaluasi pembelajaran secara
keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, terarah dan
terukur.. Alur pembelajaran mengurutkan tujuan-tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan, meskipun
beberapa tujuan pembelajaran harus menggunakan tahapan tertentu yang meliputi konten/ materi,
keterampilan dan konsep inti untuk mencapai Capaian Pembelajaran setiap fase dan menjelaskan
kedalaman setiap konten.
2. Materi ajar merupakan materi esensial yang telah disusun pada alur tujuan pembelajaran.

3. Kegiatan pembelajaran dikemas secara umum sebagai acuan untuk menyusun rencana pelaksanaan
pembelajaran.
4. Penilaian merupakan penilaian otentik yang memadukan dimensi sikap, pengetahuan dan keterampilan
selama dan setelah proses pembelajaran. Sumber belajar dipilah sesuai kebutuhan peserta didik dan
merupakan sumber belajar yang mudah digunakan, berbasis lingkungan, dan mendukung pembelajaran yang
kontekstial dan menyenangkan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SD Negeri 040447 Kabanjahe disusun dalam bentuk
sederhana dengan keterbacaan yang baik yang memuat tiga poin utama dalam proses pembelajaran, yaitu
tujuan pembelajaran, aktivitas atau kegiatan pembelajaran dan penilaian. Tujuan pembelajaran
merupakan penerjemahan tujuan capaian pembelajaran yang dapat terukur pencapaian dan
keberhasilannya. Kegiatan pembelajaran disusun dalam langkah-langkah aktivitas peserta didik yang
menarik dan menyiratkan model dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan menarik sesuai
diferensiasi karakteristik peserta didik serta mampu mengakomodir minat bakat peserta didik. Dalam
kegiatan pembelajaran pun diintegrasikan penumbuhan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Selain itu,
dalam kegiatan pembelajaran disusun prediksi respon peserta didik sehingga menjaga alur pembelajaran
yang tetap terkondisikan dengan baik. Untuk penilaian dilakukan selama proses pembelajaran dan pasca
pembelajaran yang dirancang untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran baik dari dimensi sikap,
pengetahuan dan keterampilan. Di akhir bagian RPP, terdapat kolom refleksi untuk mengulas kekurangan
dan kelebihan proses pembelajaran untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya. Hal ini menunjukkan
bagaimana dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai dokumen yang hidup dan dinamis.

7. Asesmen Capaian Pembelajaran


Asesmen hasil belajar peserta didik terdiri atas Asesmen hasil belajar oleh pendidik, Asesmen hasil
belajar oleh satuan pendidikan, dan Asesmen hasil belajar oleh pemerintah. Asesmen hasil belajar oleh
pendidik sebagai proses pengumpulan informasi dan data tentang capaian pembelajaran peserta didik
dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang dilakukan secara terencana dan
sistematis yang bertujuan untuk:
5. memantau proses pembelajaran,
6. memetakan kemajuan belajar dan penguasaan kompetensi,
7. perbaikan atau pengayaan hasil belajar melalui penugasan dan evaluasi hasil belajar,
8. memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya.

Konsep asesmen otentik yang dilakukan mengukur dimensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Variasi bentuk asesmen akan lebih memperlihatkan kemampuan peserta didik. Rubrik asesmen dibuat
berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Materi pengayaan hanya diperuntukkan peserta
didik yang telah melampaui capaian pembelajaran dan bersifat optional. Sedangkan remedial merupakan
kegiatan wajib dilaksanakan sehingga pembelajaran tetap berkelanjutan. Asesmen hasil belajar peserta
didik pada jenjang pendidikan dasar didasarkan pada prinsip asesmen. Dimana asesmen dilakukan
mempertimbangkan karakteristik peserta didik pada setiap kelas berdasarkan pada hasil proses
pembelajaran dalam mencapai semua aspek kompetensi yang tertera pada tujuan pembelajaran sehingga
jelas kemampuan yang akan diukur dengan prosedur dan kriteria yang jelas. Prosedur asesmen, kriteria
dan dasar pengambilan keputusan terhadap hasil asesmen dapat diakses oleh pihak yang
berkepentingan. Asesmen di SD Negeri 040447 Kabanjahe bersifat kontinuitas tidak tersekat per kelas,
sehingga hasil asesmen sebelumnya merupakan referensi untuk asesmen kemudian. Sistem asesmen
yang sistematis dan mengacu pada kriteria harus dapat dipertanggungjawabkan secara teknis, prosedur
dan hasil akhirnya.

Lingkup asesmen hasil belajar oleh pendidik mencakup aspek sikap, aspek pengetahuan, dan
aspek keterampilan. Adapun mekanisme asesmen hasil belajar oleh pendidik meliputi:
1. Rencana strategi asesmen oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).
2. Asesmen Hasil Belajar oleh pendidik dilakukan untuk memantau proses, kemajuan belajar, dan
perbaikan hasil belajar melalui penugasan dan pengukuran pencapaian satu atau lebih capaian
pembelajaran.
3. Asesmen aspek sikap dilakukan melalui observasi/pengamatan sebagai sumber informasi utama dan
pelaporannya menjadi tanggungjawab wali kelas atau guru kelas.
4. Hasil asesmen pencapaian sikap oleh pendidik disampaikan dalam bentuk deskripsi.
5. Asesmen aspek pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan
kompetensi yang dinilai disampaikan dalam bentuk deskripsi.
6. Asesmen keterampilan dilakukan melalui praktik, produk, proyek, portofolio, dan/atau teknik lain
sesuai dengan kompetensi yang dinilai.
7. Hasil asesmen pencapaian pengetahuan dan keterampilan oleh pendidik disampaikan dalam bentuk
angka dan/atau deskripsi.
Hasil asesmen kemudian dilakukan analisis atau evaluasi hasil belajar. Evaluasi ini bertujuan
untuk menentukan ketercapaian pemahaman peserta didik terhadap tujuan capaian pembelajaran dan
penguatan Profil Pelajar Pancasila. Analisis untuk pengetahuan juga dilakukan untuk menentukan umpan
balik pasca penilaian terhadap peserta didik, yaitu pelaksanaan program remedial dan pengayaan. Proses
evaluasi ini dilakukan baik setelah peserta didik mengerjakan post tes harian, penilaian harian, penilaian
tengah semester dan penilaian akhir semester serta Asesmen akhir tahun.
Kriteria kenaikan kelas setidak-tidaknya harus memenuhi kriteria, yaitu pertama, keikutsertaan
peserta didik dalam pembelajaran, kedua, ketuntasan mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan dan
keterampilan, dan ketiga, penilaian baik pada kompetensi sikap.
8. Pendampingan, Evaluasi, Dan Pengembangan Profesional
Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional SD Negeri 040447 Kabanjahe dilakukan
secara internal oleh satuan pendidikan untuk memastikan pembelajaran berjalan sesuai rencana untuk
mencapai tujuan yang ditetapkan. Proses ini dikelola oleh Kepala Sekolah dan/atau guru yang dianggap
sudah mampu untuk melakukan peran ini. Evaluasi, pendampingan dan pengembangan profesional
dilakukan secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas secara berkelanjutan di satuan
pendidikan, sesuai dengan kemampuan satuan pendidikan.

Dalam melakukan pendampingan dan pengembangan professional ditekankan pada prinsip reflektif dan
pengembangan diri bagi guru, serta menggunakan alat penilaian yang jelas dan terukur. Proses pendampingan
dirancang sesuai kebutuhan dan dilakukan oleh Kepala Sekolah dan/atau guru yang berkompetensi berdasarkan
hasil pengamatan atau evaluasi. Proses pendampingan dan pengembangan professional ini dilakukan
melalui;

a. Program Regular Supervisi Sekolah, yang dilakukan minimal satu bulan sekali oleh
Kepala Sekolah.
b. Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri 040447 Kabanjahe, yang
dilaksanakan sesuai program kerja KKG secara reguler, seperti kegiatan mingguan
untuk pendampingan penyusunan atau revisi alur tujuan pembelajaran dan modul
ajar. Kegiatan ini merupakan pendampingan oleh Kepala Sekolah dan guru yang
berkompetensi.
c. Pelaksanaan in-house training (IHT) atau focus group discussion (FGD), dilakukan
minimal enam bulan sekali atau sesuai kebutuhan dengan mengundang narasumber
yang berkompeten dari beberapa perguruan tinggi yang telah bekerja sama, instansi
terkait dan praktisi pendidikan.
d. Pelaksanaan pengembangan IT untuk guru Sosialisasi Perangkat pembelajaran
melalui IT. Video pembelajaran.
SD Negeri 040447 Kabanjahe melakukan evaluasi kurikulum secara regular, yaitu jangka pendek satu
tahun sekali dan jangka panjang 4 tahun sekali dengan mempertimbangkan perubahan yang terjadi baik
perubahan kebijakan maupun update perkembangan terkini dalam proses pembelajaran. Evaluasi
kurikulum dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara reflektif, yaitu:
1. Evaluasi Harian, dilakukan secara individual oleh guru setelah pembelajaran berdasarkan
catatan anekdotal selama proses pembelajaran, penilaian dan refleksi ketercapaian tujuan
pembelajaran. Hasil evaluasi ini digunakan untuk perbaikan rencana pembelajaran atau RPP
pada hari berikutnya.
2. Evaluasi Per Unit Belajar, dilakukan secara kelompok (team teaching) setelah satu unit
pembelajaran atau tema selesai. Hasil ini digunakan untuk merefleksikan proses belajar,
ketercapaian tujuan dan melakukan perbaikan maupun penyesuaian terhadap proses belajar dan
perangkat ajar, yaitu alur tujuan pembelajaran dan modul ajar.
3. Evaluasi Per Semester, dilakukan secara kelompok team teaching) setelah satu semester selesai.
Evaluasi ini dilakukan berdasarkan refleksi pembelajaran dan hasil asesmen peserta didik yang
telah disampaikan pada laporan hasil belajar peserta didik.
4. Evaluasi Per Tahun, merupakan refleksi ketercapaian profil lulusan, tujuan sekolah, misi dan visi
sekolah.
Pelaksanaan evaluasi kurikulum SD Negeri 040447 Kabanjahe dilakukan oleh tim pengembang
kurikulum sekolah bersama kepala sekolah dan komite sekolah serta pihak lainnya yang telah
mengadakan kerja sama dengan sekolah. Evaluasi dilaksanakan berdasarkan data yang telah dikumpulkan
pada evaluasi pembelajaran, hasil supervisi Kepala Sekolah, laporan kegiatan Kelompok Kerja Guru, hasil
kerja peserta didik dan kuesioner peserta didik dan orang tua. Informasi yang berimbang dan berdasarkan
data tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan
sekolah kepada peserta didik, peningkatan prestasi dan hubungan kerja sama dengan pihak lain.
BAB V
PENUTUP
Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe disusun sebagai
kerangka acuan atau pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah tahun pelajaran 2023-2024.
Kurikulum operasional di satuan pendidikan juga sebagai panduan ketercapaian pembelajaran bagi
peserta didik dan upaya guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
Kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe yang telah
tersusun ini akan berjalan lancar bila ada dukungan penuh dari semua pihak, yaitu kepala sekolah, guru,
komite sekolah dan stake holder yang ada. Mudah-mudahan dukungan dan partisipasi aktif semua pihak
dapat memajukan SD Negeri 040447 Kabanjahe. sesuai dengan apa yang telah dirumuskan dalam visi,
misi dan tujuan sekolah.
Terakhir, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah
mendukung diselesaikannya kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri 040447 Kabanjahe.
Teriring do’a, semoga kontribusi pemikiran, kerja keras dan dukungannya menjadi amal kebaikan.

Kabanjahe, Juni 2024


Kepala SD Negeri 040447 Kabanjahe
.

MAHDALENA BR TARIGAN, [Link]


NIP. 19670811 198807 2 001
LEMBAR VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS

Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti, Kurikulum Operasional Sekolah SD Negeri 040447
Kabanjahe telah sesuai dengan ketentuan dan format yang berlaku dan dapat dipergunakan sebagai
acuan pelaksanaan proses Pembelajaran tahun Ajaran 2023/2024.

Kabanjahe, Juni 2024

Pengawas SD Negeri 040447 Kabanjahe

ELIANNA BR SEMBIRING, [Link]


NIP. 197212261994122001

Anda mungkin juga menyukai