0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
343 tayangan14 halaman

Kinerja Pendidik dalam Pembelajaran Aktif

Diunggah oleh

Sri Hartati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
343 tayangan14 halaman

Kinerja Pendidik dalam Pembelajaran Aktif

Diunggah oleh

Sri Hartati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Komponen 1 : Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik

Butir :1

Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses
pembelajaran.

Indikator

 menciptakan interaksi yang setara dan saling menghargai antara pendidik dan peserta
didik.
 memberi perhatian kepada peserta didik yang memerlukan dukungan lebih/khusus.
 memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional.
 memberikan umpan balik yang membangun kepercayaan diri peserta didik bahwa
kemampuan dirinya dapat terus berkembang ketika ia mau berusaha.

Instruksi
Jika belum, silahkan jelaskan rasional mengapa sekolah Anda belum melakukan hal tersebut.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Dukungan sosial emosional dalam pembelajaran adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan emosional siswa di samping kebutuhan akademik
mereka. Ini melibatkan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif, serta mendorong siswa untuk mengembangkan
keterampilan sosial dan emosional seperti empati, kerjasama, dan manajemen diri.

Strategi yang Digunakan

Membangun Hubungan Positif: Guru kami selalu berusaha membangun hubungan yang hangat dan personal dengan setiap siswa. Ini dilakukan
melalui percakapan informal, kegiatan kelompok kecil, dan kunjungan rumah.
Menciptakan Kelas yang Inklusif: Kelas kami dirancang agar semua siswa merasa diterima dan dihargai. Kami mengakomodasi berbagai gaya belajar
dan kemampuan, serta menciptakan suasana yang saling menghormati.
Menerapkan Pembelajaran Berbasis Proyek: Melalui proyek-proyek kelompok, siswa belajar bekerja sama, berbagi ide, dan menyelesaikan masalah
bersama.
Mengajarkan Keterampilan Sosial Emosional: Kami secara eksplisit mengajarkan keterampilan seperti manajemen emosi, empati, dan resolusi
konflik melalui berbagai aktivitas dan diskusi.
Proses Pelaksanaan

Setiap hari, guru kami memulai pelajaran dengan kegiatan membangun hubungan, seperti berbagi cerita atau melakukan ice breaking. Selama
pembelajaran, kami menciptakan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dan berkolaborasi. Kami juga menyediakan waktu bagi siswa untuk
merefleksikan perasaan dan pengalaman mereka.

Hasil yang Dicapai

Peningkatan Keterampilan Sosial: Siswa menjadi lebih aktif dalam berpartisipasi dalam diskusi kelas dan lebih nyaman bekerja dalam kelompok.
Peningkatan Kepercayaan Diri: Siswa merasa lebih percaya diri dalam mengungkapkan pendapat dan ide-ide mereka.
Lingkungan Belajar yang Positif: Suasana kelas menjadi lebih kondusif untuk belajar, dengan siswa yang lebih fokus dan termotivasi.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada asesor saat visitasi pada
kolom di bawah ini:
Dokumentasi
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP): Dalam KTSP kami, terdapat muatan pembelajaran yang berkaitan dengan
pengembangan sosial emosional siswa.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): Setiap RPP yang kami buat memuat kegiatan yang bertujuan untuk
mengembangkan keterampilan sosial emosional siswa.
Portofolio Siswa: Portofolio siswa berisi berbagai bukti perkembangan sosial emosional mereka, seperti hasil refleksi
diri, karya kelompok, dan laporan observasi guru.
Identifikasi Bukti Lain
Hasil Survei Kepuasan Siswa: Survei yang dilakukan secara berkala menunjukkan bahwa siswa merasa nyaman dan
didukung di sekolah.
Perubahan Perilaku Siswa: Terjadi peningkatan dalam hal disiplin, kerjasama, dan kemampuan menyelesaikan konflik.
Hasil Observasi Guru: Observasi yang dilakukan oleh guru menunjukkan peningkatan dalam partisipasi siswa,
kemampuan berkomunikasi, dan empati.
Komponen 1 : Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang Berpusat pada
Peserta Didik
Butir :2

Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman,
dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

Indikator

 menyusun kesepakatan kelas secara partisipatif.


 tidak menggunakan tindakan agresif, baik secara verbal dan nonverbal dalam
mengelola perilaku peserta [Link] menggunakan tindakan agresif, baik secara
verbal dan nonverbal dalam mengelola perilaku peserta didik.
 mendorong terbangunnya perilaku positif peserta didik berbasis tanggung jawab dan
konsekuensi.
 membangun suasana belajar yang berfokus pada aktivitas belajar.

Instruksi

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi

Strategi yang Diterapkan:


Kurikulum:
Bagaimana kurikulum sekolah dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan dan minat siswa?
Adakah komponen dalam kurikulum yang secara khusus fokus pada pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan
emosional siswa?
Pembelajaran:
Metode pembelajaran apa yang digunakan pembelajaran aktif, berbasis proyek, inklusif
Bagaimana sekolah memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar?
Lingkungan Belajar:
menciptakan lingkungan fisik dan sosial yang kondusif untuk belajar.
Melakukan upaya mencegah bullying, diskriminasi, dan kekerasan di sekolah
Evaluasi:
Bagaimana sekolah mengevaluasi keberhasilan proses pembelajaran?
Apa saja indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan siswa?
3. Proses Pelaksanaan:
Perencanaan:
Guru membuat rencana pembelajaran yang memuat lingkungan belajar yang nyaman,bebas bullyng juga kekerasan
dan guru bekerja sama untuk mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman

Pelaksanaan:
melakukan assesmen awal pembelajaran, observasi, tindak lanjut juga refleksi
4. Hasil yang Dicapai:
Prestasi Akademik:
meningkatnya prestasi akademik maupun non akademik

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

tersedianya absensi harian, lembar survey, bukti karya siswa lewat mading maupun pojok
baca, nilai ujian
Komponen 1 : Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang Berpusat pada
Peserta Didik
Butir :3

Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna.

Indikator

 merumuskan tujuan pembelajaran dengan mengacu pada kurikulum satuan pendidikan.


 melakukan asesmen dengan menggunakan cara yang beragam.
 menggunakan hasil asesmen untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan belajar peserta didik.
 menggunakan hasil asesmen sebagai dasar untuk merancang pembelajaran.
 merancang kegiatan pembelajaran yang selaras dengan tujuan pembelajaran.
 melibatkan peserta didik secara aktif dalam menentukan tujuan pembelajaran, kegiatan belajar, dan asesmen
dengan menggunakan beragam pendekatan dan cara yang sesuai.

Instruksi
Ceritakan bagaimana kinerja pendidik Anda dalam merancang dan memfasilitasi proses pembelajaran sehingga tujuan
pembelajaran dapat tercapai dengan menempatkan peserta didik sebagai pelaku aktif dalam proses pembelajaran.
Jelaskan proses yang dilakukan oleh pendidik pada umumnya serta hasil yang dapat menjadi bukti bahwa satuan
pendidikan Anda sudah menerapkan pembelajaran dengan kualitas [Link] membuktikan kinerja, Anda dapat
merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi.
Misalnya di bagian mana pada kurikulum di tingkat satuan pendidikan, rencana pembelajaran atau dokumentasi proses
pembelajaran yang dapat menunjukkan kinerja [Link] juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib
saat mendeskripsikan kinerja sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain, dan
disampaikan kepada asesor saat [Link] belum, silahkan jelaskan rasional mengapa sekolah Anda belum
melakukan hal tersebut.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


visi: religius, kreatif, mandiri, berbudaya dan berwawasan luas serta berpihak pada warga sekolah
Misi: Upaya merepresentasikan Visi sekolah dilakukan berbagai langkah strategis secara umum yang tertuang dalam Misi sekolah dan elemen Profil Pelajar Pancasila
sebagai berikut :
[Link] kegiatan yang bernuansa religius untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt / Tuhan yang Maha Esa
Representasi dari :
Visi : Religius
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kreativitas peserta didik agar menjadi terampil dan mandiri


Representasi dari :
Visi : Kreatif , Mandiri
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Berkebhinekaan global, Mandiri, bernalar Kritis, Kreatif, Gotong royong.

[Link] potensi akademik dan bakat Siswa dalam pengembangan diri bidang olahraga dan seni budaya secara efektif;
Representasi dari:
Visi : Kreatif dan Mandiri
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Berkebhinekaan global, Mandiri, bernalar Kritis, Kreatif, Gotong royong.
[Link] lingkungan sekolah yang aman, nyaman, rapi, bersih dan menyenangkan
Representasi Dari :
Visi : Mandiri, Berbudaya
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kedisiplinan peserta didik dan warga sekolah


Representasi Dari :
Visi : Mandiri, Berbudaya
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kemampuan peserta didik melalui pengenalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni agar berwawasan luas
Representasi dari :
Visi : Berwawasan Luas
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

Proses Perancangan Pembelajaran

Analisis Kebutuhan Siswa


Pengembangan Tujuan Pembelajaran
Pemilihan Model Pembelajaran
Pemanfaatan Sumber Belaja

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:Dokumentasi Wajib:

1. Kurikulum tingkat satuan pendidikan


2. Rencana pembelajaran (RPP)
3. Portofolio siswa
4. Hasil penilaian
Komponen 1 : Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang Berpusat pada
Peserta Didik
Butir :4

Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan,


ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah,
serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik.

Indikator

 memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan
untuk membentuk akhlak yang mulia melalui beragam pengalaman belajar.
 memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan kecintaan terhadap sejarah, kekayaan
budaya, alam Indonesia, pemikiran, dan karya anak bangsa melalui pengalaman belajar
yang beragam.
 memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keingintahuan, serta kecintaan akan
ilmu pengetahuan melalui pengalaman belajar yang bermakna dan reflektif.
 memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bernalar dan
memecahkan masalah melalui strategi pembelajaran yang mendorong peserta didik
berani bertanya, mau mencoba, dan berkarya.
 memfasilitasi pembelajaran yang mendorong peserta didik melakukan refleksi
keterhubungan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata untuk dapat berperan
dan memberikan manfaat di lingkungannya.

Instruksi
Ceritakan bagaimana kinerja pendidik Anda dalam merancang dan memfasilitasi proses
pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan menempatkan peserta
didik sebagai pelaku aktif di dalam proses pembelajaran. Jelaskan proses yang dilakukan oleh
pendidik pada umumnya serta hasil yang dapat menjadi bukti bahwa satuan pendidikan Anda
sudah menerapkan pembelajaran dengan kualitas tersebut.

Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda
unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya di bagian mana pada
kurikulum di tingkat satuan pendidikan, kalender akademik, rencana pembelajaran atau
dokumentasi proses pembelajaran yang dapat menunjukkan kinerja tersebut.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja
sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain, dan
disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika belum, silahkan jelaskan rasional mengapa sekolah Anda belum melakukan hal tersebut.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan untuk membentuk akhlak yang
mulia melalui beragam pengalaman belajar.
memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan kecintaan terhadap sejarah, kekayaan budaya, alam Indonesia,
pemikiran, dan karya anak bangsa melalui pengalaman belajar yang beragam.
memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keingintahuan, serta kecintaan akan ilmu pengetahuan melalui
pengalaman belajar yang bermakna dan reflektif.
memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bernalar dan memecahkan masalah melalui strategi
pembelajaran yang mendorong peserta didik berani bertanya, mau mencoba, dan berkarya.
memfasilitasi pembelajaran yang mendorong peserta didik melakukan refleksi keterhubungan pembelajaran dengan
konteks kehidupan nyata untuk dapat berperan dan memberikan manfaat di lingkungannya
Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)
Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Tercantum pada Visi dan Misi sekolah

keikutsertaan siswa pada setiap kegiatan keagamaan, budaya juga kenegaraan

Komponen 2 : Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan


Pendidikan
Butir :5

Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran


yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana
pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan

Indikator

 memberi waktu dan kesempatan bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk
melakukan refleksi kinerja secara rutin.
 melakukan kegiatan evaluasi kinerja secara berkala kepada pendidik dan tenaga
kependidikan.
 memastikan pendidik memiliki dokumen rencana pengembangan profesional diri
berdasarkan hasil evaluasi kinerja dan refleksi.
 mengembangkan program pengembangan profesional pendidik yang berdampak
terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Di SMAN 2 SAPE, kami sangat meyakini bahwa pengembangan profesional berkelanjutan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Untuk mencapai hal ini, kami telah menerapkan sistem yang terintegrasi yang meliputi refleksi kinerja, evaluasi kinerja, dan penyusunan rencana
pengembangan kompetensi.

Refleksi Kinerja

Fokus pada Pembelajaran Murid: Setiap akhir semester, kami mewajibkan seluruh pendidik untuk melakukan refleksi diri terhadap proses
pembelajaran yang telah berlangsung. Fokus utama adalah pada efektivitas pembelajaran dalam membantu murid mencapai tujuan pembelajaran.
Pengumpulan Bukti: Pendidik diminta untuk mengumpulkan berbagai bukti, seperti hasil tes, portofolio murid, catatan anekdot, dan umpan balik
dari murid serta rekan sejawat. Bukti-bukti ini kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam praktik pembelajaran.
Diskusi Kolaboratif: Kami memfasilitasi diskusi kelompok untuk berbagi hasil refleksi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan budaya belajar bersama
dan saling mendukung di antara pendidik.

Evaluasi Kinerja

Instrumen Evaluasi yang Komprehensif: Kami menggunakan berbagai instrumen evaluasi, seperti observasi kelas, penilaian diri, dan penilaian
sejawat, untuk menilai kinerja pendidik secara menyeluruh.
Fokus pada Kompetensi Inti: Evaluasi kinerja difokuskan pada kompetensi inti yang diperlukan oleh pendidik, seperti kemampuan pedagogik,
profesionalisme, dan kemampuan berkomunikasi.
Umpan Balik yang Konstruktif: Hasil evaluasi disampaikan kepada pendidik dalam bentuk umpan balik yang konstruktif, dengan tujuan untuk
membantu mereka memperbaiki kinerja.
Penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi

Identifikasi Kebutuhan: Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi, kami bersama pendidik mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi
yang spesifik.
Penyusunan Rencana: Setiap pendidik menyusun rencana pengembangan kompetensi individu yang mencakup tujuan pembelajaran, strategi
pembelajaran, dan sumber daya yang dibutuhkan.
Dukungan dari Sekolah: Sekolah menyediakan berbagai bentuk dukungan, seperti pelatihan, bimbingan, dan akses ke sumber daya pembelajaran,
untuk membantu pendidik mencapai tujuan pengembangan mereka.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Dokumentasi dan Bukti

RKT (Rencana Kerja Tahunan): Pada bagian refleksi dan evaluasi dalam RKT, pendidik
mendokumentasikan hasil refleksi dan evaluasi kinerja mereka.

Portofolio: Pendidik diminta untuk mengumpulkan berbagai bukti, seperti rencana


pembelajaran, hasil karya murid, dan hasil evaluasi, dalam portofolio profesional mereka.

Dokumentasi Kegiatan Pembelajaran: Foto-foto kegiatan pembelajaran, video pembelajaran,


dan catatan lapangan dapat digunakan sebagai bukti untuk menunjukkan praktik pembelajaran
yang baik.

Rasionalisasi
Komponen 2 : Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan
Pendidikan
Butir :6

Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan


kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.

Indikator

 memiliki visi dan misi yang jelas dan mengomunikasikan kepada pemangku
kepentingan.
 membangun komunikasi dan interaksi antarwarga secara berkala.
 melakukan kolaborasi atau kemitraan dengan orang tua/wali dalam rangka mendukung
penyelenggaraan layanan pendidikan.
 melakukan kemitraan dengan pihak-pihak lain dalam rangka mendukung
penyelenggaraan layanan pendidikan.
 melaksanakan evaluasi/ refleksi berbasis data dengan melibatkan peserta didik,
pendidik, tenaga pendidikan, dan orang tua.
 menyusun rencana kegiatan tahunan berdasar evaluasi/refleksi berbasis data.

Instruksi
Ceritakan bagaimana satuan pendidikan/dan atau program pendidikan kesetaraan Anda
meningkatkan kualitas layanan melalui pelibatan berbagai pihak serta perencanaan yang
berbasis berbasis data. Silahkan unggah dokumen yang menunjukkan bahwa proses tersebut
sudah terjadi di satuan pendidikan Anda. Jika belum, silahkan jelaskan rasional mengapa
satuan pendidikan Anda belum secara rutin melibatkan berbagai pihak sebagai mitra dalam
penyelenggaraan layanan.

Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda
unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya di bagian mana pada
Rencana Kegiatan Tahunan, kalender akademik atau dokumen lain yang dapat menunjukkan
kinerja tersebut.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja
sekolah Anda, seperti misalnya hasil rapat kerja saat melakukan perencanaan, atau bentuk
dokumentasi lainnya. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain,
dan disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika belum, silahkan jelaskan rasional mengapa satuan pendidikan Anda belum melakukan hal
tersebut.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Satuan pendidikan kami telah berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pelibatan aktif komite
sekolah, orang tua siswa, dan tokoh masyarakat. Kami melibatkan mereka dalam kegiatan rapat rutin,
survei kepuasan, dan kegiatan bersama seperti workshop parenting. Data hasil survei kami gunakan untuk
merancang program-program yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa dan orang tua. Sebagai contoh,
berdasarkan hasil survei, kami meningkatkan frekuensi kegiatan ekstrakurikuler yang diminati siswa.
Hasilnya, minat belajar siswa meningkat dan tingkat kehadiran siswa di sekolah juga meningkat.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Dokumentasi rapat komite sekolah: Notulen rapat, daftar hadir, dan hasil keputusan.

Hasil survei: Kuesioner, data hasil analisis, dan laporan.

Dokumentasi kegiatan bersama: Foto, video, dan laporan kegiatan.


Komponen 2 : Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan
Pendidikan
Butir :7

Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai


perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan
akuntabel

Indikator

 mengelola anggaran satuan pendidikan dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan.


 merencanakan anggaran satuan pendidikan yang disusun bersama dengan komite
satuan pendidikan atau pihak terkait.
 menunjukkan sumber pendanaan berserta alokasi pemanfaatannya.
 mengelola anggaran yang dilaporkan secara berkala kepada pemangku kepentingan.

Instruksi
Kolom Deskripsi Kinerja Asesi
SMAN 2 SAPE salah satu sekolah Negeri di kecamatan Sape dengn jumlah siswa 482 orang.

visi: religius, kreatif, mandiri, berbudaya dan berwawasan luas serta berpihak pada warga sekolah
Misi: Upaya merepresentasikan Visi sekolah dilakukan berbagai langkah strategis secara umum yang tertuang dalam Misi sekolah dan elemen Profil Pelajar Pancasila
sebagai berikut :
[Link] kegiatan yang bernuansa religius untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt / Tuhan yang Maha Esa
Representasi dari :
Visi : Religius
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kreativitas peserta didik agar menjadi terampil dan mandiri


Representasi dari :
Visi : Kreatif , Mandiri
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Berkebhinekaan global, Mandiri, bernalar Kritis, Kreatif, Gotong royong.

[Link] potensi akademik dan bakat Siswa dalam pengembangan diri bidang olahraga dan seni budaya secara efektif;
Representasi dari:
Visi : Kreatif dan Mandiri
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Berkebhinekaan global, Mandiri, bernalar Kritis, Kreatif, Gotong royong.
[Link] lingkungan sekolah yang aman, nyaman, rapi, bersih dan menyenangkan
Representasi Dari :
Visi : Mandiri, Berbudaya
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kedisiplinan peserta didik dan warga sekolah


Representasi Dari :
Visi : Mandiri, Berbudaya
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.

[Link] kemampuan peserta didik melalui pengenalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni agar berwawasan luas
Representasi dari :
Visi : Berwawasan Luas
Elemen Profil Pelajar Pancasila : Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Gotong royong, Berkebhinekaan global.
dalam penysunan anggaran di sekolah kami melibatkan banyak pihak, baik dari komite maupun juga pendidik dan
tenaga kependidikan dengan pelaporan pengunaan anggaran yang terbuka.

Satuan pendidikan kami telah menerapkan penganggaran yang transparan dan akuntabel dengan melibatkan komite
sekolah dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. RKT kami memuat rincian kegiatan dan alokasi
anggaran yang jelas. Laporan keuangan disusun secara berkala dan dipublikasikan di papan pengumuman sekolah.
Kami juga menyelenggarakan rapat terbuka untuk membahas penggunaan anggaran dan menerima masukan dari
orang tua siswa."

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Sebutkan dokumen wajib yang telah disusun dan disimpan (misalnya: RKT, laporan keuangan, berita acara rapat).

Jelaskan di bagian mana dalam dokumen tersebut terdapat bukti pelaksanaan penganggaran yang transparan dan
akuntabel.
Komponen 2 : Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan
Pendidikan
Butir :8

Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai


dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Indikator

 menyusun perencanaan pengadaan sarana dan prasarana berdasar analisis kebutuhan


pembelajaran.
 memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki secara optimal.
 memenuhi sarana dan prasarana untuk kebutuhan pembelajaran secara mandiri atau
bermitra.
 melaksanakan mekanisme pemeliharaan sarana dan prasarana di lingkungan satuan
pendidikan.

Instruksi
Ceritakan bagaimana satuan pendidikan/dan atau program pendidikan kesetaraan Anda
menyediakan, memelihara dan memanfaatkan sarana prasarana sesuai kebutuhan
pembelajaran peserta didik.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Sebagai kepala satuan pendidikan SMAN 2 SAPE, saya berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan
prasarana yang tersedia dapat mendukung proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Kami telah
melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut, antara lain:

Analisis Kebutuhan:
Melakukan pemetaan kurikulum secara berkala untuk mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana yang spesifik
untuk setiap mata pelajaran dan tingkat kelas.
Melakukan survei terhadap peserta didik dan guru untuk mengetahui kekurangan dan harapan mereka terkait sarana
prasarana pembelajaran.
Perencanaan yang Terintegrasi:
Mengintegrasikan kebutuhan sarana dan prasarana dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kegiatan dan
Anggaran Sekolah (RKAS).
Memastikan adanya alokasi anggaran yang cukup untuk pengadaan, pemeliharaan, dan pengembangan sarana
prasarana.
Menyusun jadwal pemeliharaan secara berkala untuk menjaga kondisi sarana prasarana agar selalu optimal.

Pengadaan Sarana Prasarana:

Melakukan pengadaan sarana prasarana yang sesuai dengan standar mutu dan kebutuhan pembelajaran.
Mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan efisiensi dalam pengadaan sarana prasarana.
Pemanfaatan Sarana Prasarana:
Memfasilitasi penggunaan sarana prasarana secara optimal oleh peserta didik dan guru.
Menyediakan pelatihan bagi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran yang tersedia.

Pemeliharaan Sarana Prasarana:

Melakukan pemeliharaan secara berkala untuk menjaga kondisi sarana prasarana agar selalu siap digunakan.
Memberikan tanggung jawab kepada siswa untuk menjaga kebersihan dan kelengkapan sarana prasarana.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

RKT dan RKAS: Menunjukkan perencanaan yang komprehensif terkait pengadaan,


pemeliharaan, dan pemanfaatan sarana prasarana.

Laporan Hasil Survei Kebutuhan: Menunjukkan bahwa keputusan pengadaan sarana prasarana
didasarkan pada kebutuhan nyata peserta didik dan guru.
Daftar Inventaris: Menunjukkan jenis, jumlah, dan kondisi sarana prasarana yang dimiliki.

Komponen 2 : Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan


Pendidikan
Butir :9

Kepala satuan pendidikan mengembangkan kurikulum di tingkat satuan pendidikan


yang selaras dengan kurikulum nasional.

Indikator

 melakukan analisis karakteristik satuan pendidikan untuk penyusunan kurikulum satuan


pendidikan.
 mengembangkan kurikulum satuan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan belajar
peserta didik dan merujuk pada kurikulum nasional.
 menyusun dan melaksanakan mekanisme evaluasi berkala untuk memastikan
kurikulum di tingkat satuan pendidikan relevan dengan kebutuhan belajar peserta didik.

Instruksi
Ceritakan bagaimana satuan pendidikan/dan atau program pendidikan kesetaraan Anda
merancang kurikulum yang bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai, pengetahuan dan
keterampilan pada peserta didik yang selaras dengan tujuan pendidikan di dalam kurikulum
nasional, serta mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik. Dalam membuktikan
kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda unggah sebagai
rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya tujuan pembelajaran di dalam
kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum nasional; atau bagian
pada rencana pembelajaran di dalam dokumen kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang
dimodifikasi sesuai dengan hasil evaluasi.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja
satuan pendidikan/dan atau program pendidikan kesetaraan Anda. Misalnya, hasil evaluasi
pelaksanaan tahun ajaran lalu yang digunakan untuk memodifikasi kurikulum atau
dokumen/dokumentasi lainnya. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi
Bukti Lain, dan disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika belum, silahkan jelaskan rasional mengapa satuan pendidikan Anda belum melakukan hal
tersebut.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Satuan pendidikan kami berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang cerdas,
berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Dalam rangka mencapai tujuan
tersebut, kami telah merancang kurikulum yang selaras dengan Kurikulum Nasional, dengan
fokus pada pengembangan nilai-nilai, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik."

dan di sekolah kami ada Program pendidikan kesetaraan (SMA Terbuka) kami bertujuan untuk
memberikan kesempatan belajar bagi warga belajar yang putus sekolah. Kurikulum yang kami
kembangkan dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang
beragam, dengan tetap memperhatikan standar kompetensi yang ditetapkan dalam Kurikulum
Nasional."

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Sebutkan dokumentasi wajib yang telah Anda unggah sebagai bukti (misalnya, KTSP, silabus,
RPP, hasil evaluasi).

Identifikasi Bukti Lain:

Sebutkan bukti-bukti lain yang dapat mendukung klaim Anda (misalnya, portofolio siswa, hasil
proyek, laporan kegiatan ekstrakurikuler).
Komponen 3 : Iklim Lingkungan Belajar
Butir : 10

Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik,


pendidik, dan tenaga kependidikan.

Indikator

 membangun sikap menghargai keberagaman peserta didik.


 mengenali keberagaman profil pendidik dan peserta didik.
 membangun sikap menghargai kesetaraan gender pendidik, tenaga kependidikan, dan
peserta didik.

Instruksi
Ceritakan bagaimana upaya satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda
membangun iklim kebinekaan di lingkungan belajar, sehingga setiap warga sekolah memiliki
sikap positif terhadap keberagaman. Iklim tersebut dapat dihadirkan melalui kebijakan, proses
pembelajaran ataupun mekanisme lainnya yang dirancang oleh satuan pendidikan Anda.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Upaya yang Telah Dilakukan
Berdasarkan pemahaman tersebut, berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh satuan
pendidikan untuk membangun iklim kebinekaan:
1. Kebijakan Sekolah yang Inklusif
Kurikulum: Memasukkan materi pembelajaran yang mempromosikan toleransi, saling
menghormati, dan pemahaman lintas budaya.
Tata Tertib: Menyusun tata tertib yang tegas melarang segala bentuk diskriminasi dan bullying.
Program Afirmatif: Melaksanakan program-program khusus untuk mendukung siswa dari
kelompok minoritas atau yang memiliki kebutuhan khusus.
2. Proses Pembelajaran yang Beragam
Metode Pembelajaran: Menggunakan metode pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan
memungkinkan siswa untuk berinteraksi dengan teman sebaya dari latar belakang yang
berbeda.
Materi Ajar: Memilih materi ajar yang relevan dengan konteks budaya siswa dan menghindari
stereotipe negatif.
Proyek Kolaboratif: Mengorganisir proyek-proyek kelompok yang mendorong siswa untuk
bekerja sama dan saling belajar dari satu sama lain.
3. Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman
Kami memiliki lingkungan sekolah yang nyaman, dengan suasana yang sangat kondusif
Suasana Kelas: Menciptakan suasana kelas yang terbuka, saling menghormati, dan
mendukung.
4. Peran Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Teladan: Menjadi teladan bagi siswa dengan menunjukkan sikap toleransi dan saling
menghormati.
Pelatihan: Mengikuti pelatihan tentang keberagaman, inklusivitas, dan penanganan konflik.
Kerjasama dengan Orang Tua: Membangun kerjasama yang baik dengan orang tua untuk
menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)
Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:
Dokumentasi dan Bukti
Untuk membuktikan bahwa upaya-upaya di atas telah dilaksanakan, satuan pendidikan dapat
merujuk pada berbagai dokumen, seperti:
Rencana Kerja Tahunan (RKT): Bagian yang terkait dengan program-program yang mendukung
keberagaman.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP): Materi pembelajaran yang relevan dengan tema
keberagaman.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): Aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk
mempromosikan toleransi.
Laporan Kegiatan: Dokumentasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan keberagaman,
seperti workshop, seminar, atau kunjungan lapangan.
Data Siswa: Data yang menunjukkan keberagaman siswa dalam hal latar belakang budaya,
sosial, dan agama.
Komponen 3 : Iklim Lingkungan Belajar
Butir : 11

Satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif untuk memenuhi


kebutuhan belajar peserta didik yang beragam.

Indikator

 memiliki kebijakan dan/atau prosedur yang mengakomodasi lingkungan belajar yang


inklusif bagi berbagai kebutuhan belajar peserta didik.
 melaksanakan program bagi pendidik, orang tua/wali, dan peserta didik untuk
mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam.
 melaksanakan kegiatan yang memfasilitasi pembelajaran untuk peserta didik dengan
kebutuhan yang beragam.

Instruksi
Ceritakan bagaimana upaya satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda memastikan terbangunnya iklim belajar yang inklusif di
lingkungan belajar sehingga kebutuhan belajar peserta didik terpenuhi.

Inklusif, dalam konteks ini, dimaknai sebagai kemampuan satuan pendidikan menerima, merekognisi dan memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik yang
dipengaruhi oleh kebutuhan khususnya (penyandang disabilitas dan anak cerdas istimewa bakat istimewa/ CIBI), ataupun kondisi psikis, sosial dan ekonomi-
nya yang memerlukan perhatian khusus.

Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam
berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya
berdasarkan kesamaan hak.

Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi.
Misalnya di bagian mana pada kurikulum di tingkat satuan pendidikan, rencana pembelajaran atau dokumentasi suasana belajar Anda yang dapat
menunjukkan bahwa layanan ini sudah terasa oleh warga satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom
Identifikasi Bukti Lain, dan disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda belum memastikan terbangunnya iklim lingkungan belajar yang inklusif pada warga
satuan pendidikan dan atau program pendidikan kesetaraan, silahkan jelaskan rasional mengapa kinerja tersebut belum dilakukan.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Pembelajaran yang inklusif adalah pendekatan pendidikan yang penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang
inklusif, berdaya guna, dan berkualitas bagi semua siswa. Dalam pendekatan ini, setiap siswa diberikan kesempatan
yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa adanya pemisahan atau diskriminasi. Pendidikan inklusif memiliki
ciri-ciri yang mencakup kesetaraan, partisipasi aktif, dukungan individual, dan penghargaan terhadap
keanekaragaman. Tujuan dari pendidikan inklusif adalah menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi
semua siswa. Melalui penerapan pendekatan inklusif di dalam kelas, seperti kegiatan kelompok campuran,
penggunaan teknologi pembelajaran, dan dukungan khusus untuk siswa dengan kebutuhan khusus, pembelajaran
dapat menjadi lebih inklusif, bermakna, dan berdampak positif bagi perkembangan setiap siswa.
Di sekolah kami siswa dengan kemampuan berbeda ditempatkan dalam satu kelompok. Hal ini membantu siswa
bekerja bersama, saling belajar, dan membantu satu sama lain. bahkan Penggunaan teknologi pembelajaran dapat
membantu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa dengan cara yang berbeda. Misalnya, video pembelajaran dapat
membantu siswa yang lebih responsif terhadap pembelajaran visual.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Pembentukan tim yang terdiri dari guru, konselor, dan tenaga pendukung untuk mendampingi dan merumuskan
strategi belajar yang efektif bagi peserta didik dengan kebutuhan khusus.
Komponen 3 : Iklim Lingkungan Belajar
Butir : 12

Satuan pendidikan mewujudkan iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis bagi peserta
didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Indikator

 melaksanakan kebijakan dan program untuk mencegah dan menangani perundungan


dan kekerasan lainnya.
 memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang memahami tata laksana penanganan
perundungan dan kekerasan lainnya.
 melibatkan orangtua/wali dalam pencegahan dan penanganan perundungan dan
kekerasan lainnya.

Instruksi
Ceritakan bagaimana upaya satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda
dalam memberikan rasa aman secara psikis pada peserta didik dari perundungan, hukuman
fisik, dan kekerasan seksual. Tanpa rasa aman ini, sangat sulit bagi murid untuk dapat belajar
secara efektif, sehingga berpotensi kehilangan kesempatannya untuk unggul.

Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda
unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya di bagian mana pada
kurikulum di tingkat satuan pendidikan, rencana pembelajaran atau dokumentasi suasana
belajar Anda yang dapat menunjukkan bahwa layanan ini sudah terasa oleh warga satuan
pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja
sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain, dan
disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda belum memastikan
terbangunnya iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis pada warga satuan pendidikan
dan atau program pendidikan kesetaraan, silahkan jelaskan rasional mengapa kinerja tersebut
belum dilakukan.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi

Peran satuan pendidikan adalah mendampingi peserta didik, dan salah satu cara dalam
mendampingi peserta didik yang langsung dirasakan oleh mereka adalah melalui
pengkondisian iklim lingkungan belajar. Dengan mengukur iklim lingkungan belajar, maka kami
pihak sekolah memastikan setiap peserta didik berada di dalam lingkungan yang
memungkinkan mereka mendapatkan hasil optimal dari proses belajar Aman secara psikis.
Seluruh warga satuan pendidikan merasa aman untuk berkegiatan di lingkungan belajar. Aman
dari perundungan hukuman fisik, dan kekerasan seksual.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

kebijakan anti perundungan, survey lingkungan belajar

Komponen 3 : Iklim Lingkungan Belajar


Butir : 13

Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga


kependidikan.

Indikator

 memiliki/menggunakan bangunan dengan kondisi baik (tidak rusak sedang dan/atau


rusak berat).
 melaksanakan prosedur keselamatan peserta didik melalui pengawasan dan
pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana.
 melaksanakan prosedur dan perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).
 mempunyai dan melaksanakan prosedur mitigasi bencana yang relevan dengan kondisi
yang ada.

Instruksi
Ceritakan bagaimana upaya satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda dalam memastikan keselamatan seluruh warga satuan pendidikan saat sedang berada di
lingkungan belajar.

Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya di bagian mana pada
kurikulum di tingkat satuan pendidikan, rencana kerja tahunan atau dokumentasi lingkungan belajar yang dapat menunjukkan bahwa layanan ini sudah terasa oleh warga satuan pendidikan
dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda.

Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain, dan
disampaikan kepada asesor saat visitasi.

Jika satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda belum memastikan keselamatan warga, silahkan jelaskan rasional mengapa kinerja tersebut belum dilakukan.

Kolom Deskripsi Kinerja Asesi


Institusi pendidikan memastikan keselamatan siswa, guru, dan staf pendidikan.

Keamanan di lingkungan sekolah sangatla penting bagi Setiap satuan pendidikan, baik itu
sekolah dasar, menengah, atau tinggi, bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang
aman bagi semua anggota komunitas sekolah.
Kami SMAN 2 Sape
Memiliki:
Bangunan sekolah yang kokoh dan terawat.
Peralatan dan fasilitas yang aman digunakan.
Area bermain yang aman dan terjaga kebersihannya.
Jalan masuk dan keluar yang jelas dan mudah diakses.
Penerangan yang cukup di seluruh area sekolah.
Keamanan Pribadi:
Adanya sosialisasi Pencegahan kekerasan, bullying, dan diskriminasi.
Adanya prosedur penanganan darurat (kebakaran, gempa bumi, dll).
Pengawasan yang ketat terhadap lalu lintas di sekitar sekolah.
Program kesehatan dan keselamatan kerja yang rutin dan bekerja sama dengan Pelayanan
Kesehatan Setempat dalam hal ini PUSKESMAS Sape
Pendidikan tentang keamanan bagi siswa, guru, dan staf.
Keamanan Psikologis:
Lingkungan belajar yang kondusif dan bebas stres.
Hubungan yang positif antara siswa, guru, dan staf.
Adanya konselor sekolah untuk memberikan dukungan psikologis.
Keamanan Kesehatan:
Penyediaan air bersih dan sanitasi yang baik.
Upaya Pencegahan penyebaran penyakit menular

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Ruangan belajar yang memenuhi standar,kotak P3K, mitigasi bencana

Komponen 3 : Iklim Lingkungan Belajar


Butir : 14
Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan
program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik,
dan tenaga kependidikan..

Indikator
 melaksanakan program untuk menjaga kebugaran peserta didik, pendidik, dan tenaga
kependidikan.
 menyediakan layanan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau terhubung dengan fasilitas
kesehatan terdekat.
 mendorong tersedianya pilihan makanan di lingkungan dan sekitar satuan pendidikan
yang tidak mengandung pemanis buatan, gula, dan sodium berlebihan, zat pewarna
dan pengawet makanan yang tidak aman.
 melaksanakan program untuk membangun kesadaran tentang kesehatan mental pada
peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
 memberi kesempatan untuk kebutuhan istirahat dan bergerak aktif bagi peserta didik,
pendidik, dan tenaga kependidikan.
 melaksanakan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan adiksi.

Instruksi
Ceritakan bagaimana upaya satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda
dalam membangun lingkungan belajar yang menghargai dan menjaga kesehatan fisik dan
mental dari warganya, melalui kebijakan, pembelajaran, fasilitas, sarana prasarana dan
lainnya.
Kesehatan fisik merujuk pada kesadaran dan budaya warga satuan pendidikan untuk menjaga
kesehatan dan kebugaran. Kesehatan psikis merujuk pada kesadaran dan dukungan dalam
menjaga kesehatan mental seluruh warga satuan pendidikan.
Dalam membuktikan kinerja, Anda dapat merujuk pada dokumentasi wajib yang sudah Anda
unggah sebagai rujukan/bukti bahwa hal tersebut sudah terjadi. Misalnya di bagian mana pada
kurikulum di tingkat satuan pendidikan, rencana kerja tahunan atau dokumentasi lingkungan
belajar yang dapat menunjukkan bahwa layanan ini sudah terasa oleh warga satuan
pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda.
Anda juga dapat merujuk pada bukti selain dokumentasi wajib saat mendeskripsikan kinerja
sekolah Anda. Bukti tersebut dapat Anda identifikasi di kolom Identifikasi Bukti Lain, dan
disampaikan kepada asesor saat visitasi.
Jika satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan Anda belum melakukan ,
silahkan jelaskan rasional mengapa kinerja tersebut belum dilakukan.
Kolom Deskripsi Kinerja Asesi
SMAN 2 Sape memiliki tanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang bersih, aman, dan
nyaman bagi seluruh warga sekolah. Ini mencakup kualitas udara, kebersihan fasilitas,
ketersediaan air bersih, hingga pengelolaan sampah yang baik.

Selain lingkungan fisik, satuan pendidikan juga harus memiliki program yang secara aktif
membangun dan menjaga kesehatan fisik dan mental peserta didik, pendidik, dan tenaga
kependidikan. Program ini bisa berupa kegiatan olahraga, penyuluhan kesehatan, konseling,
hingga dukungan psikologis.

Identifikasi Bukti Kinerja Lain (Opsional)


Silahkan identifikasi bukti kinerja yang sudah Anda rujuk dan akan Anda tunjukkan kepada
asesor saat visitasi pada kolom di bawah ini:

Program kerja anti bullyng


adanya sesi bimbingan konseling oleh guru BP/BK
ruang olahraga yang memadai, area hijau untuk rekreasi, dan ruang kelas yang ergonomis.
Selain itu, kami juga menyediakan ruang konseling yang nyaman untuk mendukung kesehatan
mental siswa.
tersedianya kantin yang sehat
seperti pemeriksaan rutin

Anda mungkin juga menyukai