0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan37 halaman

Panduan Mengganti Oli Mobil Sendiri

Diunggah oleh

aminkhoerul59
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan37 halaman

Panduan Mengganti Oli Mobil Sendiri

Diunggah oleh

aminkhoerul59
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Cara Mengganti Oli mesin

Mengganti oli dan saringan oli


mesin adalah salah satu hal
terpenting yang harus Anda
lakukan untuk menjaga kondisi
mobil Anda. Seiring waktu, oli
mesin akan menurun kualitasnya
dan saringan oli akan penuh
dengan kotoran. Tergantung
pada kebiasaan menyetir dan
tipe mesin mobil Anda, jangka
waktunya bisa berkisar dari 3
bulan atau sekitar 5000 km
sampai pada 24 bulan atau
sekitar 32.000 km (pastikan
sesuai dengan petunjuk
penggunaan kendaraan Anda
untuk jangka waktu servis).
Untungnya, mengganti oli adalah
pekerjaan yang mudah dan
murah. Jadi, lebih cepat Anda
mengganti oli Anda saat
dibutuhkan, lebih baik.
Langkah pertama :
Angkat mobil Anda. Gunakan
dongkrak dan penyangga. Pada
permukaan yang datar pasang
rem tangan dan dongkrak mobil
Anda, tahan dengan penyangga.
Posisi penyangga yang salah
akan dapat merusak mobil Anda,
jadi pastikan Anda telah
membaca buku petunjuk mobil
Anda. Dan juga amat berbahaya
untuk bekerja di bawah mobil
yang berdiri di atas dongkrak,
jadi pastikan Anda meletakkan
mobil Anda pada [Link]
Jack stan
Step 2 Panaskan mobil Anda
sejenak agar oli menjadi hangat.
2
Panaskan mobil Anda sejenak
agar oli menjadi hangat. 2 sampai
3 menit sudah cukup untuk
membuat oli sedikit encer dan
akan mengalir lebih cepat.
sehingga bagian silinder akan
bersih seluruhnya. alat-alat yang
diperlukan. Anda akan perlu oli
yang baru, saringan oli baru, baki
dan kertas koran bekas untuk
menampung oli bekas, dan
mungkin kunci sok dan dan kunci
pass 14atau17.

3 Buka penutup oli.

Buka penutup oli. Buka kap


mesin dan cari posisi penutup oli
yang ada pada bagian atas mesin
Anda. Di sinilah Anda akan
menambahkan oli baru setelah
oli lama dibuang. Dengan
membuka tutup oli ini, oli lama
akan lebih mudah mengalir
karena ada aliran udara di bagian
atas silinder. 4 Cari bak oli.
Cari bak oli. Di bagian bawah
mesin, cari bak datar yang
posisinya lebih dekat ke mesin.
Ada baut penutup di bagian
dasarnya. Baut penutup inilah
yang harus Anda buka untuk
membuang oli lama. Letakkan
baki dan beberapa lembar koran
bekas tepat di bawah lubang
pembuangan itu untuk
menampung oli lama.

5 Buka baut penutup.

Buka baut penutup. Kendurkan


dengan memutar berlawanan
dengan arah jarum jam. Gunakan
kunci sok apabila Anda memiliki
ruangan untuk bergerak. Anda
juga harus membuka dan
mengganti seal kertas pada baut
tersebut, namun apabila segell
terbuat dari logam, maka ini
dapat digunakan kembali apabila
kondisinya masih bagus.
Oli akan segera mengalir dari bak
setelah Anda membukanya, dan
alirannya akan sedikit miring,
agak sulit untuk ditampung.
Begitu Anda telah mengendurkan
baut dengan menggunakan
kunci, bukalah secara
keseluruhan menggunakan
tangan. Pastikan Anda
menempatkan baki dan koran
bekas dibawahnya sebelum Anda
buka bautnya. Juga hati-hatilah,
jangan sampai baut tercelup ke
dalam baki berisi oli,

Jika Anda perlu alat untuk


melepaskan baut oli, bagian yang
berbentuk seperti pipa pada
kunci sok bisa dimanfaatkan.
Kalau sampai perlu
menggunakan alat ini, berarti
bautnya terlalu kencang.

Step 6 Tunggu.
6
Tunggu. Perlu beberapa menit
sebelum semua oli lama keluar
dari lubang pembuangan. Pada
saat oli telah keluar semua,
pasang kembali baut penutup.
kencangkan dulu dengan tangan
agar alur baut tetap aman,
kemudian kencangkan kembali
dengan kunci pas.
Pada saat Anda mengintip di
bagian kolong mesin mobil, coba
cari semacam silinder berwarna
biru atau putih. Itulah saringan
oli. Inilah yang berikutnya akan
Anda [Link] pasang filter
baru dan jangan menguncinya
terlalu kuat.

Lepaskan saringan oli. Pegang


dengan kuat dan putar perlahan
berlawanan dengan arah jarum
jam. Lapisan plastik dan minyak
akan membuat tabung saringan
oli menjadi licin, gunakan kain
atau sarung tangan kasar untuk
membantu proses pembukaan
saringan. Alat pembuka filter
biasanya berupa sabuk karet
untuk menggenggam tabung
saringan, dimana Anda bisa
membuatnya dari fanbelt bekas
yang mungkin Anda temukan di
garasi Anda.
Pastikan baki penampung oli
lama masih berada di tempatnya.
Mungkin masih ada sedikit oli
yang terdapat pada tabung
saringan yang akan mengalir saat
saringan dibuka.
Saat mencopot saringan oli,
pastikan seal karet berbentuk
lingkaran juga ikut terlepas.
Apabila masih menempel pada
mesin, saringan baru mungkin
tidak akan bisa rapat dan oli
akan bocor. Jadi, kalau masih
menempel, tarik saja perlahan
menggunakan jari atau cungkil
dengan obeng untuk melepaskan
bagian yang lengket.
Untuk mencegah kebocoran yang
terlalu besar saat membuka
filter, Anda bisa membungkusnya
dulu dengan kantong plastik,
untuk menampung oli yang
mengalir, balikkan saringan oli
dan biarkan di dalam plastik.
Step 3 Siapkan saringan baru.
3
Siapkan saringan baru. Celupkan
ujung jari Anda ke dalam oli yang
baru, dan oleskan pada sekitar
seal lingkaran pada saringan
baru, untuk melumasinya dan
membentuk sekat yang baik, dan
memudahkan untuk dilepas di
kemudian hari.
Anda juga bisa menuangkan
sedikit oli ke dalam saringan oli
baru sebelum dipasang kembali
ini akan mengurangi waktu yang
diperlukan olehmesin mobil
untuk mendapatkan kembali
tekanan oli yang cukup. Apabila
saringan oli terpasang dalam
posisi vertikal, Anda bisa
mengisinya hingga hampir
penuh, Jika posisinya miring, oli
mungkin akan tumpah sedikit
saat pemasangan saringan oli.
Step 4 Pasang saringan oli baru
yang telah dilumasi dengan hati-
hati, jangan sampai alur nya
rusak.
4
Pasang saringan oli baru yang
telah dilumasi dengan hati-hati,
jangan sampai alur nya rusak.
Pada umumnya, ada petunjuk
seberapa kencang Anda bisa
memasang saringan itu. Coba
lihat spesifikasi pada kotaknya
untuk petunjuk yang lebih
spesifik. Pada umumnya, Anda
harus mengencangkan filter
hingga segel menyentuh mesin
dan putar seperempat putaran
lagi.

Iklan
Metode 3
Metode 3 dari 4:
Menuangkan Oli Baru
Step 1 Tuangkan oli baru ke
dalam lubang pengisian.
1
Tuangkan oli baru ke dalam
lubang pengisian. Jumlahnya
harus sesuai dengan petunjuk
penggunaan mobil Anda, pada
umumnya di bagian "kapasitas".
Jika Anda menuangkan oli
dengan posisi mulut botol masih
di atas, oli akan mengalir lebih
lembut tanpa gelembung udara.
Pastikan Anda menggunakan oli
yang benar. Pada umumnya,
Anda bisa menggunakan oli 10W-
30, namun Anda harus
memastikannya dengan
membaca petunjuk pemakaian
mobil, atau mekanik yang
berpengalaman di bengkel.
Jangan selalu mempercayai
tanda pengukur oli untuk ukuran
yang tepat. Hasilnya bisa salah,
terutama jika mesin baru saja
berhenti berputar. (Tanda ini
akan menampilkan jumlah oli
yang kurang, karena masih
banyak oli berputar dalam
mesin). Jika Anda ingin
memeriksa dengan akurat,
lakukan di pagi hari saat mobil
diparkir dalam permukaan yang
datar, dan kondisi mesin dingin.
Step 2 Pasang kembali tutup
pengisian oli.
2
Pasang kembali tutup pengisian
oli. Periksa apakah masih ada
alat alat yang tertinggal di
sekitar mesin.
Bagus juga untuk melap tetesan-
tetesan oli sebersih mungkin.
Meskipun ini tidak berbahaya,
namun tetesan oli pada mesin
akan menguap dan menimbulkan
asap saat mesin menjadi panas,
yang mungkin akan membuat
Anda panik, dan juga
menimbulkan bau tidak sedap.
Step 3 Nyalakan mesin.
3
Nyalakan mesin. Pastikan lampu
indikator tekanan oli mati
setelah mesin menyala.
Poisisikan persneling pada netral
dan rem tangan terpasang, lalu
periksa apakah ada tetesan oli
dari mesin, Jika saringan oli atau
baut penutup oli kurang
kencang, mungkin kebocoran
akan terjadi. Nyalakan mesin
Anda sebentar untuk
meningkatkan tekanan dan
pastikan semua bagian telah
terpasang baik. .
Step 4 Reset lampu indikator
penggantian oli.
4
Reset lampu indikator
penggantian oli. Ini mungkin
bebeda caranya tergantug merk
dan jenis mobil Anda. Jadi,
periksa buku petunjuk
pemakaian mobil Anda untuk
cara yang benar. Untuk mobil
keluaran GM, misalnya, Anda
harus mematikan mesin dan
menyalakan kunci kontak tanpa
menyalakan mesin. Kemudian,
tekan pedal gas tiga kali masing
masing sepuluh detik. pada saat
mesin menyala, lampu indikator
penggantian oli telah direset.
Iklan
Metode 4
Metode 4 dari 4:
Membuang Oli Bekas
Step 1 Tuangkan oli bekas pada
wadah yang bisa ditutup.
1
Tuangkan oli bekas pada wadah
yang bisa ditutup. Setelah Anda
mengganti oli, tuangkan oli
bekas dari baki ke dalam wadah
yang lebih permanen. Tuangkan
ke dalam kaleng oli yang baru
saja Anda pakai adalah ide bagus.
Gunakan corong plastik dan
tuang oli bekas ke dalamnya.
Tandai kaleng tersebut dengan
tulisan "oli bekas" agar Anda
tidak salah nantinya.
Cara lain bisa saja menggunakan
botol susu bekas, botol cairan
pembersih kaca, atau botol
plastik lain. Hati-hati, jangan
lupa tandai botol tersebut
dengan jelas.
Jangan simpan oli pada wadah
yang mengandung bahan kimia
seperti pemutih, pestisida, cat
atau cairan anti beku. Ini akan
mempersulit proses daur ulang.
Step 2 Pastikan saringan oli
bekas Anda juga telah kering.
2
Pastikan saringan oli bekas Anda
juga telah kering. Tuangkan saja
sisa oli pada saringan oli jadi satu
dengan oli bekas. Saringan oli
juga dapat di daur ulang.
Step 3 Cari tempat penampungan
di dekat Anda.
3
Cari tempat penampungan di
dekat Anda. Pada umumnya,
bengkel tempat penggantian oli
bisa membantu Anda. Toko yang
menjual lebih dari 1000 saringan
oli per tahun harus mau
menerima filter bekas. [1] Banyak
bengkel tempat ganti oli juga
akan menyimpan pli bekas Anda,
mungkin dengan sedikit biaya.
Step 4 Coba oli yang telah didaur
ulang lain kali.
4
Coba oli yang telah didaur ulang
lain kali. Oli yang di daur ulang
telah diolah kembali menjadi
setara dengan oli baru. Proses ini
lebih mudah daripada
menggunakan minyak bumi yang
harus ditambang, dan juga
membantu mengurangi impor
minyak. Dan mungkin saja harga
oli daur ulang ini lebih murah
daripada oli "baru" .
Iklan
Tips
Ada baut pembuangan oli di
pasaran yang dapat
mempermudah penggantian oli
dan tidak membuat berantakan.
Untuk saringan oli yang susah
dilepas, gunakan palu dan obeng
besar sebagai "pahat" untuk
memutar saringan oli
berlawanan degan arah jarum
jam. Perhatikan, begitu Anda
buat lubang pada dinding
saringan, jangan nyalakan mesin
sampai saringan diganti.
Pertimbangkan untuk
menggunakan penyerap oli yang
ramah lingkungan. Hal ini akan
memastikan garasi Anda tetap
bersih. Produk seperti penyerap
kotoran anak kucing atau produk
berbasis tanah liat kurang cocok
untuk hal ini. Anda bisa
menemukan berbagai bentuk
penyerap oli yang ramah
lingkungan, mudah dipakai dan
dapat didaur ulang.
Untuk mencegah tangan Anda
berlumuran oli pada saat
membuka baut penutup, saat
Anda memutar bautnya, tetap
tekan bautnya ke atas (seperti
Anda mau memasang kembali).
Pada saat Anda merasa baut
telah terlepas seluruhnya dari
alurnya, tarik dengan cepat.
Mungkin hanya sedikit tetesan
oli yang akan mengenai Anda.
Bungkus pergelangan Anda
dengan lap saat membuka
bautnya.
Iklan
Peringatan
Jangan sampai salah
membedakan antara lubang
pengisian oli mesin dan oli
transmisi. Transmisi Anda bisa
rusak kalau Anda masukkan oli
mesin.
Hati-hati, jangan sampai kulit
Anda melepuh, bagian-bagian
mesin bisa saja masih cukup
panas meskipun mesin telah
mati beberapa waktu.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
Oli sebanyak 4-6 liter. Pastikan
olinya telah sesuai dengan
standar API yang sesuai dengan
mobil Anda. Pada umumnya,
mobil keluaran tahun 2004
keatas akan membutuhkan
standar "SM" yang lebih baik
daripada oli untuk kendaraan
lama.
Kunci sok. Untuk mobil Eropa
atau Jepang, Anda mungkin
membutuhkan kunci pas.
Saringan oli. Saringan dengan
lapisan kasar akan lebih mudah
untuk dipasang dan
dikencangkan.
Kunci khusus saringan oli (jika
perlu). Ada beberapa ukuran
kunci ini, tergantung diameter
saringan. Kunci yang mahal
memiliki ukuran ganda yang
lebih mudah dipakai.
Ruangan untuk Anda masuk ke
bagian kolong mobil. Undakan
atau penahan mobil / jack stand
adalah alat paling aman.
Baki untuk menampung oli
bekas, corong dan botol besar
yang kuat untuk
memindahkannya.
Lap oli atau tisu.
Beberapa mobil mungkin
mengharuskan Anda membuka
dulu panel atas atau bawah
mesin, mungkin Anda
membutuhkan alat tambahan.

Mengganti oli dan saringan oli mesin adalah salah satu hal terpenting yang harus Anda lakukan
untuk menjaga kondisi mobil Anda. Seiring waktu, oli mesin akan menurun kualitasnya dan
saringan oli akan penuh dengan kotoran. Tergantung pada kebiasaan menyetir dan tipe mesin
mobil Anda, jangka waktunya bisa berkisar dari 3 bulan atau sekitar 5000 km sampai pada 24
bulan atau sekitar 32.000 km (pastikan sesuai dengan petunjuk penggunaan kendaraan Anda
untuk jangka waktu servis). Untungnya, mengganti oli adalah pekerjaan yang mudah dan murah.
Jadi, lebih cepat Anda mengganti oli Anda saat dibutuhkan, lebih baik.

Metode 1

Metode 1 dari 4:

Membuang Oli
1
1. Angkat mobil Anda. Gunakan dongkrak dan penyangga. Pada permukaan yang datar
pasang rem tangan dan dongkrak mobil Anda, tahan dengan penyangga. Posisi penyangga
yang salah akan dapat merusak mobil Anda, jadi pastikan Anda telah membaca buku
petunjuk mobil Anda. Dan juga amat berbahaya untuk bekerja di bawah mobil yang berdiri
di atas dongkrak, jadi pastikan Anda meletakkan mobil Anda pada penyangga.
Jika Anda menggunakan dongkrak untuk mengangkat kendaraan Anda, pastikan untuk
mengganjal roda mobil Anda dengan balok. Minta agar seseorang memandu Anda saat
menaikkan dongkrak, untu memastikan Anda tidak kebablasan.

2
1. Panaskan mobil Anda sejenak agar oli menjadi hangat. 2 sampai 3 menit sudah cukup
untuk membuat oli sedikit encer dan akan mengalir lebih cepat. Partikel padat dari kotoran
akan tercampur pada oli dan cenderung mengendap saat oli dingin. Biarkan mengalir,
sehingga bagian silinder akan bersih seluruhnya.
Pada saat mesin masih hidup, siapkan alat-alat yang diperlukan. Anda akan perlu oli
yang baru, saringan oli baru, baki dan kertas koran bekas untuk menampung oli bekas,
dan mungkin kunci sok dan senter. Baca petunjuk mobil Anda untuk memastikan jenis
oli dan saringan yang diperlukan.
Bengkel mobil akan bisa menjelaskan apa jenis oli dan saringan oli yang Anda butuhkan
sepanjang Anda bisa menyebutkan merk dan model mobil Anda.

3
Buka penutup oli. Buka kap mesin dan cari posisi penutup oli yang ada pada bagian atas mesin
Anda. Di sinilah Anda akan menambahkan oli baru setelah oli lama dibuang. Dengan membuka
tutup oli ini, oli lama akan lebih mudah mengalir karena ada aliran udara di bagian atas silinder.

4
1. Cari bak oli. Di bagian bawah mesin, cari bak datar yang posisinya lebih dekat ke mesin.
Ada baut penutup di bagian dasarnya. Baut penutup inilah yang harus Anda buka untuk
membuang oli lama. Letakkan baki dan beberapa lembar koran bekas tepat di bawah
lubang pembuangan itu untuk menampung oli lama.
Jika Anda tidak bisa mengetahui yang mana bak oli dan bak transmisi, coba nyalakan
mesin selama lima sampai sepuluh menit. Baut penutup oli akan terasa panas. Bak
transmisi tidak akan terasa panas.

5
1. Buka baut penutup. Kendurkan dengan memutar berlawanan dengan arah jarum jam.
Gunakan kunci sok apabila Anda memiliki ruangan untuk bergerak. Anda juga harus
membuka dan mengganti seal kertas pada baut tersebut, namun apabila segell terbuat dari
logam, maka ini dapat digunakan kembali apabila kondisinya masih bagus.
Oli akan segera mengalir dari bak setelah Anda membukanya, dan alirannya akan sedikit
miring, agak sulit untuk ditampung. Begitu Anda telah mengendurkan baut dengan
menggunakan kunci, bukalah secara keseluruhan menggunakan tangan. Pastikan Anda
menempatkan baki dan koran bekas dibawahnya sebelum Anda buka bautnya. Juga hati-
hatilah, jangan sampai baut tercelup ke dalam baki berisi oli, karena akan susah untuk
diambil kembali. Jika Anda menjatuhkannya ke dalam baki, gunakan magnet untuk
mengambilnya. Idealnya, gunakan semacam batang bermagnet pada bagian ujungnya.
Cara lain untuk "menyelamatkan" baut penutup adalah dengan memanfaatkan corong.
Ambil baut dengan menggunakan corong, begitu baut jatuh ke dalam corong, ambil
segera.
Jika Anda perlu alat untuk melepaskan baut oli, bagian yang berbentuk seperti pipa pada
kunci sok bisa dimanfaatkan. Kalau sampai perlu menggunakan alat ini, berarti bautnya
terlalu kencang.
Dalam proses ini, tangan dan baju Anda bisa jadi akan berlumuran oli. Untuk
meringankan tugas Anda dalam membersihkan garasi Anda nantinya, letakkan beberapa
lembar koran bekas agar ceceran oli tidak terlalu mangotori lantai.

6
1. Tunggu. Perlu beberapa menit sebelum semua oli lama keluar dari lubang pembuangan.
Pada saat oli telah keluar semua, pasang kembali baut penutup. kencangkan dulu dengan
tangan agar alur baut tetap aman, kemudian kencangkan kembali dengan kunci pas. Jangan
lupa mengganti seal baut nya bila perlu.
Pada saat Anda mengintip di bagian kolong mesin mobil, coba cari semacam silinder
berwarna biru atau putih. Itulah saringan oli. Inilah yang berikutnya akan Anda ganti.

Iklan

Metode 2

Metode 2 dari 4:

Mengganti Saringan Oli

1
1. Temukan posisi saringan oli. Saringan tidak berada pada posisi yang sama, jadi bisa saja
di bagian depan, belakang atau samping dari mesin, tergantung jenis mobilnya. Lihat saja
filter baru yang akan Anda pasang, seperti itulah benda yang harus Anda temukan.
Umumnya, saringan oli berwarna putih, biru atau hitam, berbentuk silinder sepanjang 10-15
cm dan lebarnya sekitar 8 cm, seperti kaleng makanan.
Beberapa jenis mobil seperti BMW, Mercedes, Volvo model baru, mungkin memiliki
saringan berbentuk elemen atau cartrige, bukan berbentuk silinder yang diputar. Anda
harus membuka tutup bak penampung saringan dan mengangkat saringannya.
2
1. Lepaskan saringan oli. Pegang dengan kuat dan putar perlahan berlawanan dengan arah
jarum jam. Lapisan plastik dan minyak akan membuat tabung saringan oli menjadi licin,
gunakan kain atau sarung tangan kasar untuk membantu proses pembukaan saringan. Alat
pembuka filter biasanya berupa sabuk karet untuk menggenggam tabung saringan, dimana
Anda bisa membuatnya dari fanbelt bekas yang mungkin Anda temukan di garasi Anda.
Pastikan baki penampung oli lama masih berada di tempatnya. Mungkin masih ada
sedikit oli yang terdapat pada tabung saringan yang akan mengalir saat saringan dibuka.
Saat mencopot saringan oli, pastikan seal karet berbentuk lingkaran juga ikut terlepas.
Apabila masih menempel pada mesin, saringan baru mungkin tidak akan bisa rapat dan
oli akan bocor. Jadi, kalau masih menempel, tarik saja perlahan menggunakan jari atau
cungkil dengan obeng untuk melepaskan bagian yang lengket.
Untuk mencegah kebocoran yang terlalu besar saat membuka filter, Anda bisa
membungkusnya dulu dengan kantong plastik, untuk menampung oli yang mengalir,
balikkan saringan oli dan biarkan di dalam plastik.

3
1. Siapkan saringan baru. Celupkan ujung jari Anda ke dalam oli yang baru, dan oleskan pada
sekitar seal lingkaran pada saringan baru, untuk melumasinya dan membentuk sekat yang
baik, dan memudahkan untuk dilepas di kemudian hari.
Anda juga bisa menuangkan sedikit oli ke dalam saringan oli baru sebelum dipasang
kembali ini akan mengurangi waktu yang diperlukan olehmesin mobil untuk
mendapatkan kembali tekanan oli yang cukup. Apabila saringan oli terpasang dalam
posisi vertikal, Anda bisa mengisinya hingga hampir penuh, Jika posisinya miring, oli
mungkin akan tumpah sedikit saat pemasangan saringan oli.

4
Pasang saringan oli baru yang telah dilumasi dengan hati-hati, jangan sampai alur nya
rusak. Pada umumnya, ada petunjuk seberapa kencang Anda bisa memasang saringan itu.
Coba lihat spesifikasi pada kotaknya untuk petunjuk yang lebih spesifik. Pada umumnya, Anda
harus mengencangkan filter hingga segel menyentuh mesin dan putar seperempat putaran lagi.

Iklan

Metode 3

Metode 3 dari 4:

Menuangkan Oli Baru

1
1. Tuangkan oli baru ke dalam lubang pengisian. Jumlahnya harus sesuai dengan petunjuk
penggunaan mobil Anda, pada umumnya di bagian "kapasitas".
Jika Anda menuangkan oli dengan posisi mulut botol masih di atas, oli akan mengalir
lebih lembut tanpa gelembung udara.
Pastikan Anda menggunakan oli yang benar. Pada umumnya, Anda bisa menggunakan
oli 10W-30, namun Anda harus memastikannya dengan membaca petunjuk pemakaian
mobil, atau mekanik yang berpengalaman di bengkel.
Jangan selalu mempercayai tanda pengukur oli untuk ukuran yang tepat. Hasilnya bisa
salah, terutama jika mesin baru saja berhenti berputar. (Tanda ini akan menampilkan
jumlah oli yang kurang, karena masih banyak oli berputar dalam mesin). Jika Anda ingin
memeriksa dengan akurat, lakukan di pagi hari saat mobil diparkir dalam permukaan
yang datar, dan kondisi mesin dingin.

2
1. Pasang kembali tutup pengisian oli. Periksa apakah masih ada alat alat yang tertinggal di
sekitar mesin.
Bagus juga untuk melap tetesan-tetesan oli sebersih mungkin. Meskipun ini tidak
berbahaya, namun tetesan oli pada mesin akan menguap dan menimbulkan asap saat
mesin menjadi panas, yang mungkin akan membuat Anda panik, dan juga menimbulkan
bau tidak sedap.

3
Nyalakan mesin. Pastikan lampu indikator tekanan oli mati setelah mesin menyala. Poisisikan
persneling pada netral dan rem tangan terpasang, lalu periksa apakah ada tetesan oli dari
mesin, Jika saringan oli atau baut penutup oli kurang kencang, mungkin kebocoran akan terjadi.
Nyalakan mesin Anda sebentar untuk meningkatkan tekanan dan pastikan semua bagian telah
terpasang baik. .

Me

Membuang Oli Bekas

1
1. Tuangkan oli bekas pada wadah yang bisa ditutup. Setelah Anda mengganti oli,
tuangkan oli bekas dari baki ke dalam wadah yang lebih permanen. Tuangkan ke dalam
kaleng oli yang baru saja Anda pakai adalah ide bagus. Gunakan corong plastik dan tuang oli
bekas ke dalamnya. Tandai kaleng tersebut dengan tulisan "oli bekas" agar Anda tidak salah
nantinya.
Cara lain bisa saja menggunakan botol susu bekas, botol cairan pembersih kaca, atau
botol plastik lain. Hati-hati, jangan lupa tandai botol tersebut dengan jelas.
Jangan simpan oli pada wadah yang mengandung bahan kimia seperti pemutih,
pestisida, cat atau cairan anti beku. Ini akan mempersulit proses daur ulang.

2
Pastikan saringan oli bekas Anda juga telah kering. Tuangkan saja sisa oli pada saringan oli
jadi satu dengan oli bekas. Saringan oli juga dapat di daur ulang.

3
Cari tempat penampungan di dekat Anda. Pada umumnya, bengkel tempat penggantian oli
bisa membantu Anda. Toko yang menjual lebih dari 1000 saringan oli per tahun harus mau
menerima filter bekas. [1] Banyak bengkel tempat ganti oli juga akan menyimpan pli bekas Anda,
mungkin dengan sedikit biaya.

4
Coba oli yang telah didaur ulang lain kali. Oli yang di daur ulang telah diolah kembali menjadi
setara dengan oli baru. Proses ini lebih mudah daripada menggunakan minyak bumi yang harus
ditambang, dan juga membantu mengurangi impor minyak. Dan mungkin saja harga oli daur
ulang ini lebih murah daripada oli "baru" .

Iklan

Tips
Ada baut pembuangan oli di pasaran yang dapat mempermudah penggantian oli dan tidak
membuat berantakan.
Untuk saringan oli yang susah dilepas, gunakan palu dan obeng besar sebagai "pahat"
untuk memutar saringan oli berlawanan degan arah jarum jam. Perhatikan, begitu Anda
buat lubang pada dinding saringan, jangan nyalakan mesin sampai saringan diganti.
Pertimbangkan untuk menggunakan penyerap oli yang ramah lingkungan. Hal ini akan
memastikan garasi Anda tetap bersih. Produk seperti penyerap kotoran anak kucing atau
produk berbasis tanah liat kurang cocok untuk hal ini. Anda bisa menemukan berbagai
bentuk penyerap oli yang ramah lingkungan, mudah dipakai dan dapat didaur ulang.
Untuk mencegah tangan Anda berlumuran oli pada saat membuka baut penutup, saat Anda
memutar bautnya, tetap tekan bautnya ke atas (seperti Anda mau memasang kembali).
Pada saat Anda merasa baut telah terlepas seluruhnya dari alurnya, tarik dengan cepat.
Mungkin hanya sedikit tetesan oli yang akan mengenai Anda. Bungkus pergelangan Anda
dengan lap saat membuka

Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
Oli sebanyak 4-6 liter. Pastikan olinya telah sesuai dengan standar API yang sesuai dengan mobil
Anda. Pada umumnya, mobil keluaran tahun 2004 keatas akan membutuhkan standar "SM"
yang lebih baik daripada oli untuk kendaraan lama.

Kunci sok. Untuk mobil Eropa atau Jepang, Anda mungkin membutuhkan kunci pas.

Saringan oli. Saringan dengan lapisan kasar akan lebih mudah untuk dipasang dan
dikencangkan.

Kunci khusus saringan oli (jika perlu). Ada beberapa ukuran kunci ini, tergantung diameter
saringan. Kunci yang mahal memiliki ukuran ganda yang lebih mudah dipakai.

Ruangan untuk Anda masuk ke bagian kolong mobil. Undakan atau penahan mobil / jack stand
adalah alat paling aman.

Baki untuk menampung oli bekas, corong dan botol besar yang kuat untuk memindahkannya.

Lap oli atau tisu.

Cara

Memeriksa dan Menambah Oli Power Steering

Cara

Mengganti Timing Belt

Cara

Menyedot Bensin

Cara

Mengemudikan Mobil Manual

Cara

Memeriksa Alternator

Cara

Mengganti Busi Mobil

Cara

Menemukan Alat Pelacak Tersembunyi di Mobil


Cara

Mengatasi Kunci Kontak yang Tidak Mau Berputar

Cara

Mengukur Konsumsi Bahan Bakar

Cara

Mengeluarkan CD Yang Tersangkut Di Pemutar CD Mobil

Cara

Menyetel Karburator

Cara

Menambal

Melakukan

Daftar kategori

Mobil dan Otomotif

Beranda

Tentang wiki

Para Pakar

Hubungi Kami

Peta situs

Syarat Peng

Anda mungkin juga menyukai