0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan18 halaman

Lima Konsep Dasar Struktur Kalimat

Diunggah oleh

hnusaraya168
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan18 halaman

Lima Konsep Dasar Struktur Kalimat

Diunggah oleh

hnusaraya168
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Five Basic Concepts of Sentence Structure in English

1. 主语 (Subject):

 Subjek adalah elemen yang melakukan tindakan atau menjadi fokus dalam kalimat. Subjek
biasanya berupa kata benda (noun) atau frasa kata benda.
 Contoh:
o The dog barks. (Di sini, "The dog" adalah subjek yang melakukan tindakan.)
o My friends are coming over. (Di sini, "My friends" adalah subjek yang menjadi
fokus.)

2. 谓语 (Predicate):

 Predikat adalah bagian dari kalimat yang memberikan informasi tentang subjek, biasanya
berupa kata kerja.
 Contoh:
o The flowers bloom in spring. (Di sini, "bloom in spring" adalah predikat yang
menjelaskan tindakan subjek "The flowers.")
o He plays soccer on weekends. (Di sini, "plays soccer on weekends" adalah predikat.)

3. 宾语 (Object):

 Objek adalah bagian dari kalimat yang menerima tindakan dari kata kerja. Objek dapat
berupa kata benda (noun), frasa kata benda, atau klausa.
 Contoh:
o She wrote a letter. (Di sini, "a letter" adalah objek yang menerima tindakan dari
"wrote.")
o They are watching a movie. (Di sini, "a movie" adalah objek yang menjadi fokus.)

4. 表语 (Subject Complement):

 Pelengkap subjek adalah bagian dari kalimat yang memberikan informasi tambahan tentang
subjek dan biasanya mengikuti linking verb.
 Contoh:
o The sky is blue. (Di sini, "blue" adalah pelengkap subjek yang menjelaskan subjek
"The sky.")
o My brother is a talented musician. (Di sini, "a talented musician" adalah pelengkap
subjek yang memberikan informasi lebih lanjut tentang "My brother.")

5. 宾补 (Object Complement):

 Pelengkap objek adalah bagian dari kalimat yang memberikan informasi tambahan tentang
objek dan biasanya mengikuti objek.
 Contoh:
o They named their child Alex. (Di sini, "Alex" adalah pelengkap objek yang
memberikan informasi tambahan tentang objek "their child.")
o I found the book interesting. (Di sini, "interesting" adalah pelengkap objek yang
menjelaskan objek "the book.")

6. 副词 (Adverb):

 Adverb adalah kata yang menjelaskan atau memberikan informasi tambahan tentang kata
kerja, kata sifat, atau adverb lainnya. Adverb dapat menunjukkan cara, waktu, tempat, atau
tingkat.
 Contoh:
o She runs quickly. (Di sini, "quickly" adalah adverb yang menjelaskan bagaimana dia
berlari.)
o He will arrive soon. (Di sini, "soon" adalah adverb yang menunjukkan waktu
kedatangan.)
o They live nearby. (Di sini, "nearby" adalah adverb yang menunjukkan tempat.)

Contoh Kalimat Lengkap dengan Semua Elemen:

 The teacher (主语) explains (谓语) the lesson (宾语) clearly (副词).
 The cat (主语) is (谓语) happy (表语).
 We (主语) consider (谓语) her (宾语) a friend (宾补).
 The team (主语) won (谓语) the championship (宾语) easily (副词).
 The students (主语) are (谓语) excited (表语) about the trip (副词).

Penjelasan:

Diagram tersebut menggambarkan lima komponen dasar dalam sebuah kalimat, yang
sering dipelajari dalam tata bahasa. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing
komponen:

 Subject (Subjek): Bagian kalimat yang melakukan tindakan atau yang menjadi topik
pembicaraan. Contoh: I eat an apple. (Saya makan apel. "I" adalah subjek)
 Predicate (Predikat): Bagian kalimat yang menyatakan apa yang dilakukan oleh subjek.
Biasanya berupa kata kerja. Contoh: She sings a song. (Dia menyanyi sebuah lagu. "sings"
adalah predikat)
 Object (Objek): Penerima tindakan dari subjek. Contoh: He loves her. (Dia mencintainya.
"her" adalah objek)
 Complement (Pelengkap): Kata atau frasa yang memberikan informasi tambahan tentang
subjek atau objek. Contoh: She is beautiful. (Dia cantik. "beautiful" adalah pelengkap untuk
subjek "she")
 Adverbial (Keadaan): Kata atau frasa yang memberikan informasi tentang bagaimana, kapan,
di mana, atau mengapa suatu tindakan terjadi. Contoh: He runs very fast. (Dia berlari sangat
cepat. "very fast" adalah adverbial)

Five Basic Concepts of Sentence Structure in English

Subject (Subjek):

1. The doer of the action in the sentence.


2. Example: The cat is sleeping.

Predicate (Predikat):

1. The action or state of being expressed in the sentence.


2. Example: is sleeping.

Object (Objek):
1. The receiver of the action (only in transitive verbs).
2. Example: She reads a book (object: a book).

Complement (Pelengkap):

1. Provides additional information about the subject or object.


2. Example: He is a teacher (subject complement) / They elected him president (object
complement).

Modifiers (Modifikator):

1. Includes adverbials and prepositional phrases that add extra information about
how, when, where, or to what extent something happens.
2. Example: She runs quickly (adverbial) / The book is on the table (prepositional
phrase).

Functions of Prepositional Phrases


1.

Modifying Verbs

2.
 Example 1: "She danced on the stage."
 Function: Indicates where she danced.
 Example 2: "We will leave before noon."
 Function: Specifies when the action of leaving will occur.
 Example 3: "She walked to the store."
 Function: Describes the direction of her walk.
 Example 4: "They drove across the country."
 Function: Indicates the direction of their travel.
3.

Modifying Nouns

4.
 Example: "The book about history is fascinating."
 Function: Describes which book is being referred to.
 Example: "The keys are in the drawer."
 Function: Indicates the location of the keys.
5.

Modifying Adjectives

6.
 Example: "She is happy with her progress."
 Function: Provides context to her happiness.
 Example: "The movie was exciting for the audience."
 Function: Clarifies for whom the movie was exciting.

Summary of Modifying Functions


 Modifying Verbs: Prepositional phrases can indicate time, direction, or location related to actions
(e.g., "before noon," "on the stage," "to the store").
 Modifying Nouns: They can specify the location or identity of a noun (e.g., "in the drawer," "about
history").
 Modifying Adjectives: They provide context or detail to adjectives (e.g., "happy with her progress").
A prepositional phrase is a group of words that begins with a preposition and ends with a noun or
pronoun (the object of the preposition). Prepositional phrases provide additional information about
time, location, direction, cause, manner, or relationship.

Definition of a Prepositional Phrase


 Structure: A prepositional phrase typically begins with a preposition and ends with a noun or
pronoun.
 Example: "in the park," "under the table," "with her."

Functions of Prepositional Phrases

Prepositional phrases serve various functions in a sentence, providing additional information such as:

 Time: Indicates when something happens.


 Example: "We will meet after lunch."
 Location: Indicates where something is or happens.
 Example: "The cat is on the roof."
 Direction: Indicates the direction of an action.
 Example: "She walked toward the store."
 Cause: Indicates the reason for something.
 Example: "He was late because of traffic."
 Manner: Indicates how something is done.
 Example: "She spoke with enthusiasm."
 Relationship: Indicates a relationship between elements.
 Example: "The book about history is fascinating."

"Apa itu subjek?" Definisi: Komponen yang diletakkan sebelum kata kerja predikat
disebut sebagai subjek.

Dengan kata lain, subjek dalam sebuah kalimat adalah bagian yang biasanya muncul
sebelum kata kerja dan berfungsi untuk menyatakan siapa atau apa yang melakukan
tindakan dalam kalimat tersebut.

① I love you.
② To see is to believe.
③ The flower smells great.
④ Being able to love you is the happiest thing in
this world.

Apa itu predikat?


Definisi: Predikat adalah kata kerja, yang umumnya dibagi menjadi kata kerja
utama dan kata penghubung.

Dalam penjelasan ini:

 Predikat merujuk pada bagian dalam kalimat yang menggambarkan tindakan atau keadaan
subjek, biasanya berupa kata kerja.
 Kata kerja utama menunjukkan tindakan atau aktivitas tertentu, sedangkan kata
penghubung (seperti "adalah," "menjadi") digunakan untuk menghubungkan subjek dengan
penjelasan tambahan mengenai subjek tersebut.

Secara keseluruhan, predikat adalah komponen penting dalam kalimat yang


memberikan informasi tentang apa yang dilakukan subjek atau bagaimana
keadaannya.

① I love you.
② To see is to believe.
③ The flower smells great.
④ Being able to love you is the happiest thing in
this world.

Jenis-Jenis Kata Kerja dalam Bahasa


Inggris
Diagram di atas mengklasifikasikan kata kerja dalam bahasa Inggris menjadi beberapa
jenis. Berikut penjelasannya:

Kata Kerja (Verb)

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu tindakan, keadaan, atau proses.

Pengelompokan Kata Kerja

Kata Kerja Transitif (Transitive Verb):

1. Kata kerja yang membutuhkan objek (penerima tindakan).


2. Contoh: I read a book. (Saya membaca sebuah buku. "book" adalah objek)

Kata Kerja Intransitif (Intransitive Verb):

1. Kata kerja yang tidak membutuhkan objek.


2. Contoh: She sleeps. (Dia tidur.)

Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb):

1. Kata kerja yang digunakan bersama kata kerja utama untuk


membentuk kalimat tanya, negatif, atau kalimat dalam tense
tertentu.
2. Contoh: be (am, is, are), have, has, had, do, did, can, will, should
3. Kata kerja be digunakan untuk menyatakan keadaan atau
identitas. (Contoh: I am a student.)
4. Kata kerja have digunakan untuk menyatakan kepemilikan atau
peristiwa yang telah terjadi. (Contoh: I have a car.)
5. Kata kerja do digunakan untuk membentuk kalimat negatif atau
tanya dalam simple present dan simple past. (Contoh: Do you like
coffee?)

Kata kerja modal (can, may, must, should, would) digunakan untuk menyatakan
kemampuan, kemungkinan, kewajiban, saran, dll. (Contoh: I can swim.)

Ringkasan

Diagram tersebut membagi kata kerja dalam bahasa Inggris menjadi beberapa
kategori berdasarkan fungsinya dalam kalimat. Memahami jenis-jenis kata kerja ini
sangat penting untuk membangun kalimat yang benar dan efektif dalam bahasa
Inggris.

Contoh Kalimat dengan Berbagai Jenis Kata Kerja:

 Transitive Verb: She loves to eat apples. (Dia suka makan apel.)
 Intransitive Verb: The bird flies. (Burung itu terbang.)
 Auxiliary Verb: I am studying English. (Saya sedang belajar bahasa Inggris.)
 Modal Verb: You should study harder. (Kamu harus belajar lebih keras.)

· Auxiliary verbs membantu membentuk tenses, aspek, atau suara dari kata kerja
utama. Mereka biasanya berfungsi untuk membentuk kalimat negatif, pertanyaan, dan
variasi waktu.

Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu)

 Definisi: Kata kerja yang digunakan bersama dengan kata kerja utama untuk membentuk
tenses, aspek, atau suara dalam kalimat.
 Tenses fokus pada waktu (sekarang, lampau, atau depan) di
mana tindakan terjadi.
 Aspek fokus pada sifat atau cara tindakan terjadi dalam
waktu (apakah sedang berlangsung, telah selesai, dan
sebagainya).
 Progressive Aspect (Aspek Berkelanjutan),Perfect Aspect
(Aspek Sempurna),Perfect Progressive Aspect (Aspek
Sempurna Berkelanjutan)
 Contoh: be, have, do.
 Penggunaan:
o Untuk membentuk tenses:
 "She is reading." (menggunakan is sebagai auxiliary verb untuk present
continuous tense)
o Untuk membentuk kalimat negatif:

 "He does not like coffee." (menggunakan does sebagai auxiliary verb)

o Untuk membentuk pertanyaan:


 "Have you finished your homework?" (menggunakan have sebagai
auxiliary verb)

· Modal verbs menyatakan kemampuan, kemungkinan, izin, atau keharusan. Mereka


memberikan makna tambahan pada kalimat dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai
kata kerja utama.

Modal Verbs (Kata Kerja Modal)

 Definisi: Kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan, kemungkinan, izin,
atau keharusan.
 Contoh: can, could, may, might, must, shall, should, will, would.
 Penggunaan:
o Menunjukkan kemampuan:
 "She can swim." (menunjukkan kemampuan)
o Menunjukkan kemungkinan:

 "It may rain tomorrow." (menunjukkan kemungkinan)

o Memberikan izin:

 "You may leave early." (memberikan izin)

o Menyatakan keharusan:

 "You must finish your work." (menyatakan keharusan)

Menyatakan Kewajiban

Must: Menyatakan kewajiban yang kuat atau sesuatu yang harus dilakukan.

1. Contoh: "You must submit the report by Friday." (Anda harus menyerahkan
laporan tersebut sebelum hari Jumat.)

Have to: Menyatakan kewajiban, sering kali karena ada aturan atau situasi
tertentu.

1. Contoh: "I have to attend the meeting tomorrow." (Saya harus menghadiri rapat
besok.)

Should: Menyatakan kewajiban yang lebih lemah atau saran yang diharapkan
dilakukan.

1. Contoh: "You should see a doctor if you're feeling unwell." (Anda seharusnya pergi
ke dokter jika merasa tidak enak badan.)

Menyatakan Saran

Should: Digunakan untuk memberikan saran.


1. Contoh: "You should try the new restaurant." (Anda seharusnya mencoba restoran
baru itu.)

Ought to: Mirip dengan "should," digunakan untuk memberikan saran yang
kuat.

1. Contoh: "You ought to start studying for the exam." (Anda seharusnya mulai
belajar untuk ujian.)

Could: Digunakan untuk memberikan saran yang lebih lembut atau alternatif.

1. Contoh: "You could ask for help if you need it." (Anda bisa meminta bantuan jika
perlu.)

Ringkasan

 Must dan have to lebih menekankan pada kewajiban, sedangkan should dan ought to lebih
pada saran. Could memberikan opsi atau alternatif yang lebih santai.

Perfect Aspect (Aspek Sempurna) digunakan untuk mengekspresikan bahwa suatu


tindakan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu. Aspek ini mengindikasikan
hubungan antara waktu lalu dan waktu sekarang atau waktu lainnya. Berikut adalah
penjelasan mengenai penggunaan masing-masing bentuk perfect aspect:

1. Present Perfect

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan telah selesai pada waktu yang tidak
ditentukan sebelum sekarang, atau bahwa tindakan tersebut memiliki relevansi atau efek
pada saat ini.
 Struktur: have/has + past participle
 Contoh:
o "I have visited Paris." (Saya telah mengunjungi Paris.) – Tidak disebutkan kapan,
tetapi relevan sekarang.
o "She has finished her homework." (Dia telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.) –
Tindakan selesai, dan ini mungkin penting untuk situasi saat ini.

2. Past Perfect

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan telah selesai sebelum tindakan atau titik
waktu lainnya di masa lalu.
 Struktur: had + past participle
 Contoh:
o "I had already eaten when she arrived." (Saya sudah makan ketika dia tiba.) –
Tindakan "makan" selesai sebelum "tiba."
o "They had left before the meeting started." (Mereka telah pergi sebelum rapat
dimulai.) – Menunjukkan urutan waktu di masa lalu.

3. Future Perfect

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan akan telah selesai sebelum suatu titik
waktu tertentu di masa depan.
 Struktur: will have + past participle
 Contoh:
o "By the end of this year, I will have graduated." (Pada akhir tahun ini, saya akan
telah lulus.) – Tindakan "lulus" akan selesai pada waktu tertentu di masa depan.
o "She will have completed the project by next week." (Dia akan telah menyelesaikan
proyek tersebut sebelum minggu depan.) – Menekankan penyelesaian di masa
depan.

Ringkasan

 Perfect Aspect berfokus pada penyelesaian tindakan pada waktu tertentu, baik itu di masa
lalu, sekarang, atau masa depan. Ini membantu menunjukkan hubungan antara tindakan
yang telah selesai dengan waktu lain yang relevan.

Progressive Aspect (Aspek Berkelanjutan) digunakan untuk mengekspresikan


tindakan yang sedang berlangsung pada suatu waktu tertentu. Aspek ini menunjukkan
bahwa suatu tindakan tidak hanya terjadi, tetapi juga dalam proses saat kalimat
diucapkan. Berikut adalah penjelasan mengenai penggunaan masing-masing bentuk
progressive aspect:

1. Present Progressive

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan sedang berlangsung pada saat sekarang.
 Struktur: am/is/are + present participle (-ing)
 Contoh:
o "I am studying for my exams." (Saya sedang belajar untuk ujian saya.) –
Menunjukkan bahwa tindakan belajar sedang terjadi saat ini.
o "They are playing soccer." (Mereka sedang bermain sepak bola.) – Tindakan
bermain terjadi sekarang.

2. Past Progressive

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan sedang berlangsung pada waktu tertentu
di masa lalu.
 Struktur: was/were + present participle (-ing)
 Contoh:
o "I was watching TV when you called." (Saya sedang menonton TV ketika kamu
menelepon.) – Tindakan menonton terjadi ketika tindakan lain terjadi.
o "They were studying at 8 PM last night." (Mereka sedang belajar pada pukul 8
malam kemarin.) – Tindakan belajar sedang berlangsung pada waktu tertentu di
masa lalu.

3. Future Progressive

 Penggunaan: Menunjukkan bahwa suatu tindakan akan sedang berlangsung pada waktu
tertentu di masa depan.
 Struktur: will be + present participle (-ing)
 Contoh:
o "I will be traveling to Paris next week." (Saya akan sedang bepergian ke Paris minggu
depan.) – Tindakan bepergian akan terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
o "They will be working on the project all day." (Mereka akan sedang mengerjakan
proyek sepanjang hari.) – Menunjukkan bahwa tindakan mengerjakan akan
berlangsung pada hari tertentu di masa depan.
Ringkasan

 Progressive Aspect berfokus pada tindakan yang sedang berlangsung, baik itu di masa
sekarang, masa lalu, atau masa depan. Ini membantu menggambarkan aktivitas yang belum
selesai dan memberikan konteks temporal pada tindakan tersebut.

Penggunaan Perfect Progressive Aspect

Present Perfect Progressive

1. Menunjukkan bahwa suatu tindakan telah dimulai di masa lalu dan masih berlanjut
hingga sekarang, atau baru saja selesai dengan efek yang terlihat di masa kini.
2. Struktur: have/has been + present participle (-ing)
3. Contoh:
1. "I have been studying for three hours." (Saya telah belajar selama tiga jam
dan mungkin masih belajar sekarang.)
2. "She has been working here since 2015." (Dia telah bekerja di sini sejak
2015 dan masih bekerja di sini.)

Past Perfect Progressive

1. Menunjukkan bahwa suatu tindakan telah berlangsung sebelum tindakan lain


terjadi di masa lalu.
2. Struktur: had been + present participle (-ing)
3. Contoh:
1. "They had been waiting for an hour when the bus finally arrived." (Mereka
telah menunggu selama satu jam ketika bus akhirnya tiba.)
2. "He had been living in New York before moving to Los Angeles." (Dia telah
tinggal di New York sebelum pindah ke Los Angeles.)

Future Perfect Progressive

1. Menunjukkan bahwa suatu tindakan akan berlangsung hingga suatu titik waktu
tertentu di masa depan.
2. Struktur: will have been + present participle (-ing)
3. Contoh:
1. "By next year, I will have been working at this company for five years."
(Pada tahun depan, saya akan telah bekerja di perusahaan ini selama lima
tahun.)
2. "She will have been studying for her exams for weeks by the time they
start." (Dia akan telah belajar untuk ujian selama berminggu-minggu pada
saat ujian dimulai.)

Ringkasan

 Perfect Progressive Aspect memberikan informasi tentang durasi suatu tindakan yang telah
dimulai di masa lalu dan berlanjut hingga saat ini atau hingga titik waktu tertentu lainnya. Ini
sering digunakan untuk menekankan lama waktu suatu tindakan telah berlangsung dan efek
yang dihasilkan.
谓语动词:
1.实意动词
2.系动词: be 动词;和 be 功能一样的词
3.助动词:be, have, has, had, do,did
4.情态动词:can may must should would

① I love you.
② To see is to believe.
③ The flower smells great.
④ Being able to love you is the happiest thing in
this world.

Jenis Kata
Kerja Fungsi Utama Contoh Kalimat Penjelasan Tambahan
She reads a book every
day. (Dia membaca buku
setiap hari.)
The baby sleeps soundly.
(Bayi itu tidur nyenyak.)
They will travel to Europe
next year. (Mereka akan
bepergian ke Eropa tahun
depan.)
We have eaten dinner
already. (Kami sudah reads, sleeps, travel, have
实意动词 Menunjukkan makan malam.) eaten, ran semuanya
(Main tindakan, keadaan, He ran very fast. (Dia merupakan kata kerja utama
Verbs) atau proses berlari sangat cepat.) yang menunjukkan tindakan.
Linking verbs, atau
kata kerja
penghubung, adalah
kata She is beautiful. (Dia
kerja yang digunakan cantik.)
untuk It seems like a good idea.
menghubungkan (Sepertinya itu ide yang
subjek bagus.)
dengan informasi The soup tastes salty. (Sup
tambahan tentang itu rasanya asin.)
subjek. Mereka She became a doctor. (Dia
tidak menunjukkan menjadi dokter.) seems, tastes, became, looks,
tindakan, tetapi lebih The sky looks cloudy. feels menghubungkan subjek
系动词 kepada (Langit tampak mendung.) dengan kata sifat atau kata
(Linking keadaan atau He feels happy. (Dia benda yang menjelaskan
Verbs) identitas. merasa senang.) subjek.
助动词 Membantu kata kerja Have you ever been to have, is, will not, had, do
(Auxiliary utama dalam Paris? (Pernahkah kamu ke membantu membentuk
Verbs) membentuk Paris?) berbagai bentuk kalimat.
kalimat tanya, negatif, She is working on a new
atau kalimat dalam project. (Dia sedang
tense tertentu mengerjakan proyek baru.)
They will not go to the
party. (Mereka tidak akan
pergi ke pesta.)
I had finished my homework
before dinner. (Saya sudah
selesai mengerjakan
pekerjaan rumah sebelum
makan malam.)
Do you like coffee?
(Apakah kamu suka kopi?)
You should study harder.
(Kamu harus belajar lebih
keras.)
He can speak five
languages. (Dia bisa
berbicara lima bahasa.)
May I use your phone?
(Bolehkah saya
menggunakan teleponmu?)
Menunjukkan They must be home by
kemungkinan, now. (Mereka pasti sudah
kemampuan, di rumah sekarang.)
情态动词 kewajiban, I would like to go to the should, can, may, must, would
(Modal permintaan, atau beach. (Saya ingin pergi ke menunjukkan modalitas atau
Verbs) kesanggupan pantai.) sikap pembicara.

Tindakan (Actions)

 Physical actions:
o She runs very fast. (Dia berlari sangat cepat.)
o I read a book every day. (Saya membaca buku setiap hari.)
o They cook delicious food. (Mereka memasak makanan yang lezat.)
o We play football in the park. (Kami bermain sepak bola di taman.)
 Mental actions:

o I think about you. (Saya memikirkanmu.)


o She knows the answer. (Dia tahu jawabannya.)
o We understand this problem. (Kami memahami masalah ini.)
o They believe in you. (Mereka percaya padamu.)

Keadaan (States)

 Feelings:

o I feel happy. (Saya merasa senang.)


o He is angry about that. (Dia marah karena itu.)
o We are bored waiting. (Kami bosan menunggu.)

 Knowledge:

o I know how to do it. (Saya tahu caranya.)


o She doesn't understand this lesson. (Dia tidak mengerti pelajaran ini.)

 Possession:

o I have a car. (Saya memiliki sebuah mobil.)


o They have many friends. (Mereka mempunyai banyak teman.)

Proses (Processes)

 Changes:

o The weather changes quickly. (Cuaca berubah dengan cepat.)


o The plant grows well. (Tanaman itu tumbuh dengan subur.)
o The price of fuel increases. (Harga bahan bakar meningkat.)

 Continuous activities:

o I learn English every day. (Saya belajar bahasa Inggris setiap hari.)
o He works in an office. (Dia bekerja di kantor.)
o We are building a new house. (Kami sedang membangun rumah baru.)

Contoh kalimat yang menggabungkan berbagai


tindakan, keadaan, dan proses:

 After eating lunch, she walks in the park while reading a book. (Setelah makan siang, dia
berjalan-jalan di taman sambil membaca buku.)
 He feels very tired after running for an hour. (Dia merasa sangat lelah setelah berlari selama
satu jam.)
 We plan to go to Bali next month. (Kami berencana untuk pergi ke Bali bulan depan.)

宾语 (Bīnyǔ), atau objek, adalah bagian dari kalimat yang menerima aksi dari kata
kerja, biasanya diletakkan setelah 实意动词 (shíyì dòngcí), yaitu kata kerja inti yang
menunjukkan tindakan.

Penjelasan

 Definisi: Objek adalah unsur yang menerima atau terpengaruh oleh aksi dari subjek melalui
kata kerja. Dalam bahasa Inggris, objek biasanya adalah kata benda, frasa benda, atau kata
ganti yang mengikuti kata kerja.

Contoh:

1.

Kalimat: "She reads a book."

2.

o Subjek: She (Dia)


o Kata kerja: reads (membaca)
o Objek: a book (sebuah buku) — Ini adalah objek yang menerima aksi dari kata kerja
"reads."

3.
Kalimat: "He kicked the ball."

4.

o Subjek: He (Dia)
o Kata kerja: kicked (menendang)
o Objek: the ball (bola) — Ini adalah objek yang menerima aksi dari kata kerja
"kicked."

Dengan demikian, objek memberikan informasi tambahan mengenai apa yang terlibat
dalam aksi yang dilakukan oleh subjek.

1.

I love you.

2.
1. Subjek: I (Saya)
2. Kata kerja (Predikat): love (mencintai)
3. Objek: you (kamu)
4. Penjelasan: Ini adalah kalimat sederhana dengan subjek "I", kata kerja "love", dan
objek "you". "You" adalah objek langsung dari kata kerja "love", karena tindakan
mencintai dilakukan kepada "you".
3.

To see is to believe.

4.

1. Subjek: To see (Melihat)


2. Kata kerja (Predikat): is (adalah)
3. Pelengkap (Complement): to believe (percaya)
4. Penjelasan: Dalam kalimat ini, "To see" adalah subjek, dan "to believe" adalah
subject complement yang melengkapi makna subjek melalui linking verb "is". Tidak
ada objek, hanya subjek dan pelengkap yang menghubungkan dua konsep abstrak.

5.

The flower smells great.

6.

1. Subjek: The flower (Bunga)


2. Kata kerja (Predikat): smells (beraroma)
3. Pelengkap (Complement): great (harum)
4. Penjelasan: Ini adalah kalimat dengan subjek "The flower", kata kerja linking verb
"smells", dan subject complement "great". Tidak ada objek karena kalimat ini
menggunakan linking verb untuk menghubungkan subjek dengan pelengkap yang
menjelaskan kualitas subjek.
7.

Being able to love you is the happiest thing in this world.

8.

1. Subjek: Being able to love you (Bisa mencintaimu)


2. Kata kerja (Predikat): is (adalah)
3. Pelengkap (Complement): the happiest thing in this world (hal paling
membahagiakan di dunia ini)
4. Penjelasan: Subjek dalam kalimat ini adalah frasa "Being able to love you". Kata
kerja "is" menghubungkan subjek dengan pelengkap "the happiest thing in this
world", yang memberikan penjelasan lebih lanjut tentang subjek. Tidak ada objek
karena pelengkap digunakan untuk memperjelas makna subjek.

Gabungan dari keempat penjelasan ini menunjukkan bagaimana subjek, predikat,


objek, dan pelengkap bekerja bersama untuk membentuk kalimat. Kalimat dengan
pelengkap sering kali menggunakan linking verbs (seperti "is" atau "smells") dan
tidak memiliki objek langsung.

Penjelasan subjek dan pelengkap dalam kalimat "Being able to love you is the
happiest thing in this world":

1.

Subjek: "Being able to love you" adalah frasa verbal.

2.
1. "Being able" adalah bentuk present participle dari to be, diikuti oleh "to love"
(infinitive verb) dan "you" (objek dari kata kerja love).
2. Walaupun terdiri dari kata kerja (being able dan love), keseluruhan frasa ini
berfungsi sebagai subjek dalam kalimat. Ini disebut gerund phrase, karena kata
being adalah bentuk gerund yang berfungsi sebagai kata benda.
3.

Pelengkap: "the happiest thing in this world" adalah noun phrase (frasa
kata benda).

4.

1. Frasa ini terdiri dari "the happiest thing" (kata benda yang dideskripsikan oleh kata
sifat "happiest") dan "in this world" (frasa preposisi yang menambahkan informasi
lebih lanjut).
2. Frasa ini tidak mengandung kata kerja dan berfungsi sebagai pelengkap atau
complement yang menjelaskan subjek.

表语 (biǎo yǔ) atau dalam bahasa Inggris disebut complement


adalah bagian dari kalimat yang muncul setelah 系动词 (linking verb)
untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang subjek. Dengan
kata lain, 表语 menjelaskan atau melengkapi subjek dalam kalimat.
Complement adalah bagian dari kalimat yang melengkapi makna dari subjek atau
objek. Ada dua jenis utama complement dalam bahasa Inggris:

1. Subject complement – melengkapi atau menjelaskan subjek, dan biasanya muncul setelah
linking verb.
2. Object complement – melengkapi atau menjelaskan objek, dan biasanya muncul setelah kata
kerja yang mempengaruhi objek.

1. Subject Complement

Subject complement menjelaskan atau memberikan informasi lebih lanjut tentang


subjek. Biasanya muncul setelah linking verb seperti is, seem, become, look, feel, dll.

Contoh:

She is a doctor.

o "is" adalah linking verb, dan "a doctor" adalah subject complement yang
menjelaskan subjek "she".

The sky looks blue.


o "looks" adalah linking verb, dan "blue" adalah subject complement yang
menjelaskan subjek "the sky".

He became a teacher.

o "became" adalah linking verb, dan "a teacher" adalah subject complement yang
memberi tahu apa yang dia jadi.

2. Object Complement

Object complement melengkapi atau menjelaskan objek dan muncul setelah kata kerja
aksi yang mempengaruhi objek. Kata kerja seperti make, consider, call, name, sering
digunakan sebelum object complement.

Contoh:

They made him captain.


o "him" adalah objek, dan "captain" adalah object complement yang menjelaskan apa
yang "him" menjadi.

We consider the plan a success.

o "the plan" adalah objek, dan "a success" adalah object complement yang
menjelaskan keadaan objek.

They elected her president.

o "her" adalah objek, dan "president" adalah object complement yang memberikan
informasi lebih lanjut tentang "her".

Ringkasan:

 Subject complement menjelaskan subjek dan muncul setelah linking verb.


 Object complement menjelaskan objek dan muncul setelah kata kerja aksi yang
mempengaruhi objek.

Dengan contoh ini, terlihat jelas bahwa subject complement dan object complement
berfungsi untuk memberikan informasi tambahan mengenai elemen kunci dalam
kalimat (subjek atau objek).

主+谓
S+P
I arrived.
The rain stopped.
The sun shines.
The baby smiles.
The dog barks.

主+谓+宾
S+P+O
I love you.
They play football.
She eats an apple.
He drinks coffee.
We visit the museum.

主+谓+宾+宾 SPOO
My mum bought me a drink.
I give him a book.
He shows his friend the new book.
The teacher taught them math.
She sent me a letter.

主+谓+宾+宾补

Anda mungkin juga menyukai