0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan23 halaman

RPP Fisika: Rangkaian Arus Searah

RPP Fisika

Diunggah oleh

sma kampus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan23 halaman

RPP Fisika: Rangkaian Arus Searah

RPP Fisika

Diunggah oleh

sma kampus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA SMA Swasta Kampus Telukdalam


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas /Semester : XII /Ganjil
Tahun Pelajaran : 2024/2025
Materi Pokok : Rangkaian Arus Searah
Alokasi Waktu : 16 JP ( 4 Pertemuan)

A. Kompetensi Inti
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
Memahami, menerapkan, menganalisis dan Mengolah, menalar, menyaji, dan
mengevaluasi pengetahuan faktual, mencipta dalam ranah konkret dan
konseptual, prosedural, dan metakognitif ranah abstrak terkait dengan
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengembangan dari yang
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan dipelajarinya di sekolah secara
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, mandiri serta bertindak secara efektif
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban dan kreatif, dan mampu menggunakan
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta metoda sesuai kaidah keilmuan
menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar (KD)
(IPK)
3.1 Menganalisis prinsip kerja peralatan listrik 3.1.1 Menjelaskan Arus listrik dan
searah (DC) dalam kehidupan sehari-hari pengukurannya
3.1.2 Mengidentifikasi arus dan
tegangan pada rangkaian seri
dan parallel
3.1.3 Menjelaskan prinsip kerja
peralatan listrik searah DC
dalam kehidupan sehari-hari.
3.1.4 Menjelaskan hukum ohm
3.1.5 Menjelaskan hukum I kirchoff
dan hukum II kirchoff
4.1Mempresentasikan hasil percobaan 4.1.1 Melakukan percobaan kerja
tentang prinsip kerja rangkaian listrik rangkaian listrik searah (DC)
searah (DC) 4.1.2 Mengukur arus dan tegangan
pada rangkaian tertutup

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning
dan pendekatan saintifik, peserta didik diharapkan mampu Memahami Arus Listrik dan
Pengukurannya, Menganalisis arus Dan Tegangan Pada Rangkaian Seri Dan Parallel,
Menganalisis prinsip kerja peralatan listrik searah DC dalam kehidupan sehari-hari,
Mengidentifikasi Hukum OHM, Mengidentifikasi Hukum I Kirchoff dan Hukum II
Kirchoff serta mampu Melakukan Percobaan Kerja Rangkaian Listrik Searah (DC) dan
Mempresentasikan Hasil Percobaan Tentang Prinsip Kerja Rangkaian Listrik Searah (DC)
dengan rasa rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap
jujur, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif (berpikir kritis)
dan proaktif (kreatif), serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan baik

D. Materi Pembelajaran
1. Fakta:
 Arus searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor
2. Konsep
 Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir pada suatu
penghantar tiap satuan waktu. Simbol kuat arus listrik adalah I.
 Beda Potensial adalah besarnya energy yang diperlukan untuk memindahkan
muatan dari suatu titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah.
3. Prinsip
 Hukum I Kirchhoff menyatakan bahwa jumlah arus yang masuk pada titik
percbangan sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan
tersebut
 Hukum II Kirhhoff menyatakan di dalam sebuah rangkaian tertutup, jumlah
aljabar gaya gerak listrik (E) dengan penurunan tegangan (I.R) sama dengan
[Link] sistematis
4. Prosedur
 Secara sistematis kuat arus listrik dituliskan dengan persamaan sebagai
berikut.
Ket : I = kuat arus listrik (A)
q = muatan listrik (C)
t = waktu (s)
 Besarnya beda potensial dapat dirumuskan sebagai berikut.
Ket : V = beda potensial (volt)
W = usaha (joule)
q = muatan listrik (coulomb)

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan)
3. Metode : ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), Ceramah, Diskusi,
Tanya Jawab, Penugasan

F. Media, Alat dan Bahan Pembelajaran


1. Media LCD projector
2. Laptop / Komputer
3. Bahan Tayang ( Slide Power Point)
4. Whiteboard
5. Spidol
6. Penggaris

G. Sumber Belajar
1. Teks Siswa,
2. Buku Pegangan Guru,
3. Modul/bahan ajar,
4. internet,
5. Sumber lain yang relevan

H. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pembelajaran
 Peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Raya. Untuk
meningkatkan rasa nasionalisme peserta didik.
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya,
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran
yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari.
 Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh- 15
sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan menit
dapat menjelaskan tentang:
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak
Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Orientasi peserta Mengamati
didik kepada masalah Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan
untuk memusatkan perhatian pada topik
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
dengan cara :
 Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh
materi/soal untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
yang berhubungan dengan
 Kuat arus listrik adalah banyaknya
muatan listrik yang mengalir pada suatu
penghantar tiap satuan waktu. Simbol
kuat arus listrik adalah I.

Secara sistematis kuat arus listrik


dituliskan dengan persamaan sebagai 105
berikut. menit
Ket : I = kuat arus listrik (A)
q = muatan listrik (C)
t = waktu (s)

Sebuah kawat penghantar mempunyai


penampang berbentuk lingkaran dengan
diameternya 2 mm, dialiri arus sebesar
2 A selama 2 menit. Hitunglah jumlah
muatan yang mengalir melewati, suatu
penampang tertentu dan besar rapat
arusnya ?
Penyelesaian :
Diketahui : I = 2 A
T = 2 menit
d = 2mm = 2.
 Beda Potensial adalah besarnya energy
yang diperlukan untuk memindahkan
muatan dari suatu titik berpotensial
tinggi ke titik berpotensial rendah.
Besarnya beda potensial dapat
dirumuskan sebagai berikut.
Ket : V = beda potensial ( volt )
W = usaha ( joule )
q = muatan listrik ( coulomb)
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum
kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan
dengan
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi
secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai :
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
untuk melatih kesungguhan, ketelitian,
mencari informasi.
Mengorganisasikan Menanya
peserta didik Guru memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya :
 Mengajukan pertanyaan tentang :
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
yang tidak dipahami dari apa yang diamati
atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk
pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
 Apa yang dimaksud dengan arus listrik
searah?
Membimbing Mengumpulkan informasi
penyelidikan individu Peserta didik mengumpulkan informasi yang
dan kelompok relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
diidentifikasi melalui kegiatan:
 Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer
perpustakaan sekolah untuk mencari dan
membaca artikel tentang
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui
diskusi kelompok atau kegiatan lain guna
menemukan solusimasalah terkait materi
pokok yaitu
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Aktivitas
 Peserta didik diminta untuk
menganalisis beberapa contoh arus
listrik searah dalam kehidupan sehari-
hari
 Mendiskusikan
 Peserta didik diminta untuk
mendiskusikan tentang arus listtrik
searah dalam kehidupan sehari-hari
 Saling tukar informasi tentang :
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik
dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat
dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode
ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan
belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan Mengkomunikasikan
menyajikan hasil Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
karya  Menyampaikan hasil diskusi berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
secara klasikal tentang :
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi yang dilakukan
dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil
pengamatan secara tertulis tentang
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Menjawab pertanyaan yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami,
atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa.
 Menyelesaikan uji kompetensi yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Menganalisa & Mengasosiasikan
mengevaluasi proses Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan
pemecahan masalah dan koreksi dari guru terkait pembelajaran
tentang: ……
 Mengolah informasi yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya maupun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal
mengenai
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai
kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan
menerapkan prosedur dan kemampuan
berpikir induktif serta deduktif dalam
membuktikan :
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
Kegiatan Penutup
Peserta didik :
 Membuat rangkuman/simpulan [Link] point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru
dilakukan.
 Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. 15
Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi menit
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 Mengagendakan pekerjaan rumah.
 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya,
 Pengertian Listrik Arus Searah
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Arus Listrik
 Kuat Arus LIstrik
 Potensial Listrik
 Hambatan Listrik
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran
yang akan dilakukan.
15
Motivasi
menit
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari.
 Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-
sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan
dapat menjelaskan tentang:
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak
Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
105
Orientasi peserta Mengamati
didik kepada masalah Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan menit
untuk memusatkan perhatian pada topik
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut
ini
 Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh
materi/soal untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
yang berhubungan dengan
 Dari percobaan lebih lanjut dengan
menggunakan penghantar yang
berhambatan R, ternyata diperoleh
huungan sebagai berikut.
Ket : V = beda potensial ( volt )
I = kuat arus ( ampere )
R = hambatan kawat penghantar ( Ω )
 Penghantar ( , luas penampang kawat
penghantar (A), dan penghantar jenis
penghantar ( ). Besarnya hambatan
sebanding dengan panjang kawat dan
berbanding terbalik dengan luas
penampang kawat, sehingga dapat
dituliskan dalam persamaan :
Ket : R = hambatan ( Ω )
= panjang kawat ( m )
= hambatan jenis kawat ( Ω.m )
A = luas penampang kawat ()
 Pengaruh suhu terhadap hambatan
konduktor dapat dituliskan dalam
persamaan berikut.
Ket : R = hambatan konduktor pada
suhu C (

= hambatan konduktor pada suhu ( Ω


)
α = koefisien suhu hambatan jenis (/)
= t – selisih suhu (
 hambatan seri adalah Dua hambatan
atau lebih yang disusun secara
berurutan hambatan seri

Tiga buah lampu masing-masing


hambatannya R1, R2, dan R3 disusun
seri dihubungkan dengan baterai yang
tegangannya V menyebabkan arus
listrik yang mengalir I. Tegangan
sebesar V dibagikan ke tiga hambatan
masing-masing V1, V2, dan V3,
sehingga berlaku:
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
V = V1 + V2 + V3
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum
kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan
dengan
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi
secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai :
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
untuk melatih kesungguhan, ketelitian,
mencari informasi.
Mengorganisasikan Menanya
peserta didik Guru memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mengidentifikasi sebanyak
mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan
gambar yang disajikan dan akan dijawab
melalui kegiatan belajar, contohnya :
 Mengajukan pertanyaan tentang :
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
yang tidak dipahami dari apa yang diamati
atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk
pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Jelaskan pengertian hokum OHM?
Membimbing Mengumpulkan informasi
penyelidikan individu Peserta didik mengumpulkan informasi yang
dan kelompok relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
diidentifikasi melalui kegiatan:
 Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer
perpustakaan sekolah untuk mencari dan
membaca artikel tentang
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui
diskusi kelompok atau kegiatan lain guna
menemukan solusimasalah terkait materi
pokok yaitu
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Aktivitas
 Peserta didik diminta untuk Mengukur
arus dan tegangan pada rangkaian
tertutup
 Saling tukar informasi tentang :
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik
dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat
dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode
ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan
belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan Mengkomunikasikan
menyajikan hasil Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
karya
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Menyampaikan hasil diskusi berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
secara klasikal tentang :
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi yang dilakukan
dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis
tentang
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Menjawab pertanyaan yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami,
atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa.
 Menyelesaikan uji kompetensi yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk
mengecek penguasaan siswa terhadap
materi pelajaran
Menganalisa & Mengasosiasikan
mengevaluasi proses Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan
pemecahan masalah dan koreksi dari guru terkait pembelajaran
tentang: ……
 Mengolah informasi yang sudah
dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun
hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal
mengenai
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Fungsi Pekerjaan Kantor
 Menambah keluasan dan kedalaman
sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai
sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan :
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
Kegiatan Penutup
Peserta didik :
 Membuat rangkuman/simpulan [Link] point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru
dilakukan.
 Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. 15
Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi menit
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 Mengagendakan pekerjaan rumah.
 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

3. Pertemuan Ke-3 ( 3 x 45 menit ) Waktu


Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk
15
memulai pembelajaran
menit
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya,
 Hukum Ohm
 Hambatan pada kawat penghantar
 Rangkaian hambatan listrik
 Hambatan seri
 Hambatan Paralel
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran
yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari.
 Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan
sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menjelaskan tentang:
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak
Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Orientasi peserta Mengamati
didik kepada masalah Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan
untuk memusatkan perhatian pada topik
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
dengan cara :
 Mengamati
105
lembar kerja, pemberian contoh-contoh
menit
materi/soal untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
yang berhubungan dengan
 Beberapa langkah untuk menganalisis
rangkaian tertutup dengan loop tungal
sesuai hukum II kirchhoff menggunakan
ketentuan – ketentuan sebagai berikut.
 Pilih rmasing rangkaian untuk
msing-masing lintasan tertutup
dengan arah [Link]
loop bebas,talpi jika memungkinkan
di usahakan searah dengan arah
arus listrik ,
 Jika lpada suatu cabang,arah loop
sama dengan arah arus,maka
penurunan tegangan (IR) betanda
positif,sedangkan bila arah loop
brlawanan arah dengan arah
arus,maka penurunan tegangan (I,
R) bertanda negative
 Bila saat mengikuti arah loop,
kutulp sumber tegangan yang lllebih
dahulu di jumpai adalah kutup
positif ,maka gaya gerak listrik
bertanda positif,sebalik nya bila
kutup [Link] penurunan
tegangan (I , R) bertanda negatif,
 Mengamati contoh soal dan
penyelesaian tentang Perhitungan
energy daya dan listrik

Dua buah lampu masing – masing 90


W/60 V dirangkai seri satu sama
lainnya dan dihubungkan dengan
sumber teganggan 40 volt. Berapakah
daya lampu tersebut?

Penyelesaian :
Diketahui : V = 40 Volt
90 W/ 60 V
 Membaca (dilakukan di rumah sebelum
kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan
dengan
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi
secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai :
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
untuk melatih kesungguhan, ketelitian,
mencari informasi.
Mengorganisasikan Menanya
peserta didik Guru memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya :
 Mengajukan pertanyaan tentang :
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
yang tidak dipahami dari apa yang diamati
atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk
pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
 Apa perbedaan hokum kirchoff I dan II?
Membimbing Mengumpulkan informasi
penyelidikan Peserta didik mengumpulkan informasi yang
individu dan relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
kelompok diidentifikasi melalui kegiatan:
 Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer
perpustakaan sekolah untuk mencari dan
membaca artikel tentang
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui
diskusi kelompok atau kegiatan lain guna
menemukan solusimasalah terkait materi
pokok yaitu
 Hukum Kirchhoff II

 Perhitungan Energi dan Daya Listrik


 Aktivitas
 Peserta didik diminta membuat analisis
hokum I kirchoff dan hokum II Kirchoff
 Saling tukar informasi tentang :
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik
dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat
dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode
ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan
belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan Mengkomunikasikan
menyajikan hasil Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
karya  Menyampaikan hasil diskusi berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
secara klasikal tentang :
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi yang dilakukan
dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil
pengamatan secara tertulis tentang
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Menjawab pertanyaan yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami,
atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa.
 Menyelesaikan uji kompetensi yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Menganalisa & Mengasosiasikan
mengevaluasi proses Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan
pemecahan masalah dan koreksi dari guru terkait pembelajaran
tentang: ……
 Mengolah informasi yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya maupun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal
mengenai
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
 Menambah keluasan dan kedalaman
sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai
sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif
dalam membuktikan :
 Hukum Kirchhoff II
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik
Kegiatan Penutup
Peserta didik :
 Membuat rangkuman/simpulan [Link] point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru
dilakukan.
 Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. 15
Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi menit
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 Mengagendakan pekerjaan rumah.
 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian
Pengetahuan: Tes Tertulis (Soal Pilihan Berganda)
Sikap Observasi Lembar Observasi

Instrumen Penilaian Pertemuan


a. Penilaian Sikap
Penilaian sikap terhadap siswa dilakukan selama pembelajaran berlangsung
melalui observasi. Contoh format jurnal penilaian sikap spiritual dan sosial
adalah sebagai berikut.
No Waktu Nama Kejadian/ Butir Pos/ Tindak
Perilaku Sikap Neg Lanjut
1. 27/07/ Mila Menggangg Toleransi - Ditanya alasan
2022 u teman beragama mengganggu
yang teman saat
sedang berdo’a, agar
berdo’a selanjutnya
tidak
mengganggu
teman saat
berdo’a
No Waktu Nama Kejadian/ Butir Pos/ Tindak
Perilaku Sikap Neg Lanjut
2. 27/07/2 Fikri Melapor Jujur + Diberi
02 pada guru apresiasi atas
bahwa dia kejujurannya.
memecahka Diingatkan
n peralatan agar lebih
lab tanpa berhati-hati.
sengaja
ketika
praktikum

b. Penilaian Pengetahuan
Sebagai uji kompetensi (penilaian pengetahuan) dilakukan dengan pemberian
tes tertulis yang mengacu pada materi yang telah dipelajari oleh siswa

Pengetahuan
 Tertulis Uraian
ISTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN
Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : listrik Searah

Tes Tertulis
No Soal Jawaban Skor
1 Diketahui suatu alat pemanas air besar daya listrik yang 10
memiliki besar daya 180 Watt, terserap ialah 90 Watt.
200 Volt. Apabila pemanas ini
terpasang dalam sumber tegangan
100 Volt, maka tentukan besar
daya listrik yang terserap?
2 Diketahui empat buah resistor Contoh soal listrik arus 15
dirangkai secara pararel. Apabila searah tersebut dapat
setiap resistor memiliki besar R1 diselesaikan dengan rumus
= 4 Ω, R2 = 7 Ω, R3 = R4 = 8 Ω. seperti di bawah ini:
Tentukan besar hambatan 1/Rp = 1/R1 + 1/R2 +
penggantinya? 1/R3 + 1/R3
1/Rp = 1/4 + 1/7 + 1/8 +
1/8
1/Rp = 14/56 + 8/56 +
7/56 + 7/56
1/Rp=36/56
Rp=56/36Ohm
Rp = 1,56 Ohm
1.200
3 Sumber tegangan arus sinosida 600. 20
𝜋
menghasilkan tegangan efektif
300√2. Harga tegangan
maksimum dan tegangna rata-rata
berturut-turut adalah... V.. V
4 Sebuah induktor memiliki Z = wL 25
induktansi diri 0,04 H = 2πfL
dihubungkan dengan sumber = ( 2π) (200 Hz) (0
𝜋
gegangan AFG dengan ,04 H)
tegangan maksimum 240 V = 16 Ω
Arus Maksimum
𝑣
dan berfrekuensi 200 𝐻𝑧. 𝐼 = 240 = 15 A
𝑚𝑧 16𝗇
𝜋
Besaran impedansi dan arus Arus Efektif = 7,5 √2 A
efektif yang mengalir melalui
induktor tersebut adalah... (Z =
wL)
1 1 1 1
5 Tiga kapasitor C1 = 20 µF, C2 = = + + 30
𝑐 𝑐1 𝑐2 𝑐3
24 µF dan C3 = 30µF 1 1 1 1
= + +
Disusun secara seri dan 𝑐1 20 µF 24 µF 30 µF
1 1
dihubungkan dengan sumber =
𝑐1 120 µF
tegangan sehingga memiliki 120 µF
𝐶= = 8 µF
impendansi total kapasitor 500 15
C = 8 x 10−6 F
Ω. Frekuensi tegangan arus
Frekuensi sudut
yang mengalir sebesar... Z= 1 = 1
wC 2 πfc
1
= 2π(810−6𝐹)(500𝗇)
125
= π
Hz

𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐩𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡


 𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 𝒙 𝟏𝟎𝟎
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒖𝒎

c. Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan dilakukan terhadap aktivitas praktikum siswa. Penilaian
dilakukan pada saat siswa melakukan pengamatan menentukan pengertian asam-
basa menurut Arrhenius

Penilaiannya dapat mengacu pada rubrik penilaian kerja berikut.

Kriteria Skor Indikator


Persiapan 3 Pemilihan alat dan bahan tepat
(skor maks = 3) 2 Pemilihan alat atau bahan tepat
1 Pemilihan alat dan bahan tidak tepat
0 Tidak menyiapkan alat dan/atau bahan
Pelaksanaan 2 Memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan
(skor maks = 7) 1 Memperhatikan keselamatan kerja atau kebersihan
0 Tidak memperhatikan keselamatan kerja dan
kebersihan
Hasil 3 Hasil pengamatan jelas dan tepat
(skor maks = 6) 2 Hasil pengamatan jelas atau tepat
1 Hasil pengamatan tidak jelas dan tidak tepat
0 Tidak menggambarkan hasil pengamatan

3 Simpulan tepat
2 Simpulan kurang tepat
1 Simpulan tidak tepat
0 Tidak membuat simpulan
Presentasi 4 Terampil mempresentasikan hasil pengamatan,
(skor maks = 4) penjelasan menarik, mampu mengajukan ide, dan
mampu menjawab pertanyaan dengan baik
3 Hanya 3 kriteria terpenuhi
2 Hanya 2 kriteria terpenuhi
1 Hanya 1 kriteria terpenuhi
0 Tidak ada kriteria yang terpenuhi
Contoh format pengisiannya adalah sebagai berikut.
Skor untuk Jumlah
No Nama Nilai
Persiapan Pelaksanaan Hasil Presentasi Skor
1. Fikri 3 2 5 2 12 80
2. ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan:
 Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria.
 Pada contoh di atas, skor maksimal = 3 + 2 + 5 + 2 = 12
 Jumlah skor perolehan
Nilai praktik x 100
Jumlah skor maksimal
 Pada penilaian ini dapat diberi pembobotan, misalnya persiapan 20%,
pelaksanaan dan hasil 60%, dan presentasi 20%

2. PembelajaranRemedial dan Pengayaan


a. Remedial
 Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM
maupun kepada peserta didik yang sudah melampui KKM. Remidial terdiri atas
dua bagian : remedial karena belum mencapai KKM dan remedial karena belum
mencapai Kompetensi Dasar

 Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai KKM
(Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik
yang belum mencapai KKM (Kriterian Ketuntasan Minimal), misalnya sebagai
berikut.
 Besaran – Besaran Listrik Arus Searah
 Rangkaian hambatan listrik
 Perhitungan Energi dan Daya Listrik

b. Pengayaan
 Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan
peserta didik.
 Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan
pengembangan lebih luas misalnya
 Element elektromania

Refleksi (wajib diisi oleh guru


 Catatan penting yang terjadi selama proses pembelajaran

 Hal yang harus dipertahankan

 Hal yang harus diperbaiki

Anda mungkin juga menyukai