0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Studi Kasus Media Pembelajaran Efektif

Diunggah oleh

Sri Budiningsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Studi Kasus Media Pembelajaran Efektif

Diunggah oleh

Sri Budiningsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Permaslahan yang pernah dihadapi


Saya adalah seorang guru di SD Negeri 1 Sumberagung, sebagai seoarang guru tentunya saya
pernah mengalami permasalahan dalam pembelajaran. Salah satunya Ketika saya mengajar
di kelas rendah, Dimana terterdapat perbedaan diantara peserta didik. Peserta didik tidak
focus saat pembelajaran, ada yang asik bermain sendiri, ada yang melamun, ada pasif
enggan berbicara, ada yang sulit memahami materi yang saya berikan, bahkan mereka
mengaku bosan saat Pelajaran berlangsung. Dengan masalah tersebut, tujuan pembelajaran
yang telah saya rancang tidak tercapai, terbukti dengan hasil asesmen yang jauh di bawah
KKM.

2. Bagaimana Upaya untuk menyelesaikannya


Setelah saya berdiskusi dengan kepala sekolah dan rekan sejawat, saya mendapat banyak
sekali masukan yang harus saya terapkan di kelas.
Diantaranya :
- Identifikasi kebutuhan peserta didik. Dengan mengidentifikasi kebutuhan peserta didik,
saya dapet mengetahui karakteristik peserta didik dan dapat belajar sesuai dengan
karakteristik kebutuhan peserta didik.
- Pendampingan individu. Disini saya melakukan pendampingan individu terdapa pesrta
didik yang mengalami keslutan memahami materi, dan terhadap peserta didik yang
hanya pasif dan enggan berbicara. Saya bisa menggunakan kalimat pemantik, misalnya
bertanya pengalaman menarik apa yang pernah dialami dan bagaiman perasaannya saat
itu. Agar anak bisa Menyusun cerita berdasarkan pengalamantersebut.
- Penggunaan media pembelajaran. Di sini saya menggunakan media pembelajaran
berupa gamabar, video yang saya tayangkan lewat proyektor, dan alat peraga sederhana
lainnya yang dapat menarik minat siswa dalam mengikuti Pelajaran.
- Penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdifernsiasi adalah
pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Pembelajaran
berdiferensiasi tersebut terdiri dari diferensiasi konten, proses dan produk, Dimana
dalam konsep berdiferensiasi ini memeuat audiovisual, visual dan kinestetik.
Dalam perenapan pembelajaran ini, saya mengajak peserta didik melihat tayangan video
yang telah saya tampilkan dilayar proyektor, kemudian saya membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi, Dimana setiap kelompok tersebut terdiri
dari beberapa karakteristik dan kemampuan peserta didik yang berbeda. Setalah peserta
didik melakukan diskusi, kemudian setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
didiepan kelas dan kelompok lain menanggapinya. Sehingga peserta didik aktif dan
berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

3. Hasil dari upaya


Upaya setelah saya melakukan penerapan diatas, sangatlah memuaskan. Hal ini dibuktikan
dengan peserta didik yang tadinya kesulitan memahami materi, sekarang mampu memahami
materi yang disampaikan dengan baik. Pesrta didik yang hanya pasif dan enggan berbicara,
sekarang mulai percaya diri berani memberikan ide- ide dan berani memberika pendapat,
serta peserta didik yang sudah mahir semakin semangat dan termotivasi. Sehingga
pembelajaran berlangsung dengan kondusif dan pencapaian asesmen sudah diatas KKM.

4. Pengalaman berharga yang dapat saya petik


Sebagai seorang guru,sangatlah penting dalam memahami karakteristik individu peserta
didik. Melakukan pendampingan terhadap peserta didik yang mengalami kesulitan
memahami materi, peserta didik yang pasif dan enggan berbicara, serta pentingnya
penggunaan media pembelajaran dan penerapan pembelajaran yang berdiferensiasi. Karena
pembelajaran tersebut disesuaikan dengan minat dan kebutuhan peserta didik.

Anda mungkin juga menyukai