0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Mobilisasi Pasif untuk Penderita Kelemahan

Diunggah oleh

riaindriani2006
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Mobilisasi Pasif untuk Penderita Kelemahan

Diunggah oleh

riaindriani2006
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah Keperawatan: Gangguan pemenuhan ADL b.d menurunnya kekuatan


dan kemampuan motorik dan sensorik
Pokok Bahasan : Mobilisasi
Sub Pokok Bahasan : Mobilisasi Pasif
Sasaran : Klien dan Keluarga Tn. A
Waktu : 30 Menit
Pertemuan Ke : I (Satu)
Tanggal : 20 Oktober 2010
Tempat : ruang neurologi, kemuning lantai 5

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu memahami pentingnya
mobilisasi pasif bagi penderita yang mengalami kelemahan
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan selama 30 menit diharapkan sasaran dapat :
1. Menyebutkan pengertian mobilisasi
2. Menyebutkan manfaat mobilisasi
3. Menyebutkan hal – hal yang harus diperhatikan dalam mobilisasi
4. Mendemonstrasikan gerakan - gerakan mobilisasi
III. Pokok Materi
1. Pengertian mobilisasi
2. Manfaat mobilisasi
3. Hal – hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan mobilisasi
4. Gerakan – gerakan mobilisasi
IV. Kegiatan Belajar Mengajar
- Metode : diskusi dan demonstrasi
- Langkah – langkah kegiatan :
A. Kegiatan Pra Pembelajaran
1. Mempersiapkan materi, media dan tempat
2. Kontrak waktu
B. Membuka Pembelajaran
1. Memberi salam
2. Perkenalan
3. Menjelaskan pokok bahasan
4. Menjelaskan tujuan
5. Apersepsi
C. Kegiatan inti
1. Penyuluh menyampaikan materi
2. Sasaran menyimak materi
3. Sasaran mengajukan pertanyaan
4. Penyuluh menjawab pertanyaan
5. Penyuluh menyimpulkan jawaban
D. Penutup
1. Evaluasi
2. Penyuluh dan sasaran menyimpulkan materi
3. Memberi salam
V. Media Dan Sumber
 Media : Leaflet dan Flash Chart
 Sumber : Erb, Kozier,
Olivier. 1997. Fundamental Of Nursing, Consept, Process
and Practice, Fourth Edition, Addison Wesley, St Louis
VI. Evaluasi
 Prosedur : Post test
 Jenis tes : Pertanyaan secara lisan dan praktek
 Butir soal : 3 soal + 1 praktek / demonstrasi
1. Sebutkan pengertian mobilisasi
2. Sebutkan manfaat mobilisasi
3. Sebutkan hal – hal yang harus diperhatikan
dalam pelaksanaan mobilisasi
4. Demonstrasikan gerakan-gerakan mobilisasi

Vii. Materi Penyuluhan

MOBILISASI PASIF

A. Pengertian Mobilisasi
Mobilisasi adalah kemampuan seseorang untuk bergerak secara bebas,
teratur untuk memenuhi kebutuhan hidup sehat menuju kemandirian

Mobilisasi :

1. Aktif

Yaitu latihan pada tulang dan sendi yang dapat dilakukan sendiri tanpa
bantuan perawata atau keluarga

2. Pasif

Mobilisasi pasif adalah latihan yang diberikan pada klien yang mengalami
kelemahan otot lengan maupun otot kaki berupa latihan pada tulang dan
sendi dimana klien tidak dapat melakukannya sendiri, sehingga klien
memerlukan bantuan perawat atau keluarga. Mobilisasi Pasif ini sebaiknya
dilakukan sejak hari pertama klien tidak diperkenankan meninggalkan
tempat tidur atau klien yang jarang bergerak sehingga terjadi kekakuan
pada otot, maka dalam hal ini dilakukan mobilisasi pasif

B. Manfaat Mobilisasi
 Memelihara fleksibilitas dari tulang dan sendi
 Menjaga agar tidak terjadi kerapuhan tulang
 Meningkatkan kekuatan otot
C. Hal – Hal yang Harus Diperhatikan
Dalam Mobilisasi
 Perhatikan keadaan umum penderita, apakah merasa
kelelahan, pusing atau kecapaian
 Pastikan cincin dan perhiasan dilepas untuk menghindari
terjadinya pembengkakan dan luka
 Pastikan pakaian dalam keadaan longgar
 Jangan lakukan pada penderita patah tulang
 Jangan lakukan latihan fisik segera setelah penderita makan
 Gunakan gerakan badan yang benar untuk menghindari
ketegangan atau luka pada penderita
 Gunakan kekuatan dengan pegangan yang nyaman ketika
melakukan latihan
 Gerakan bagian tubuh dengan lancar, pelan dan berirama
 Hindari gerakan yang terlalu sulit
 Jika kejang pada saat latihan, hentikan
 Jika terjadi kekakuan tekan pada daerah yang kaku, teruskan
latihan dengan perlahan

D. Gerakan – gerakan Mobilisasi


1. Pergerakan bahu
 Pegang pergerakan tangan dan siku penderita, lalu angkat
selebar bahu, putar ke luar dan ke dalam
 Angkat tangan gerakan ke atas kepala dengan di bengkokan,
lalu kembali ke posisi awal
 Gerakan tangan dengan mendekatkan lengan kearah badan,
hingga menjangkau tangan yang lain
2. Pergerakan siku
 Buat sudut 90 0 pada siku lalu gerakan lengan keatas dan ke
bawah dengan membuat gerakan setengah lingkaran
 Gerakan lengan dengan menekuk siku sampai ke dekat dagu
3. Pergerakan tangan
 Pegang tangan pasien seperti bersalaman, lalu putar
pergelangan tangan
 Gerakan tangan sambil menekuk tangan ke bawah
 Gerakan tangan sambil menekuk tangan keatas

4. Pergerakan jari tangan


 Putar jari tangan satu persatu
 Pada ibu jari lakukan pergerakan menjauh dan mendekat dari
jari telunjuk, lalu dekatkan pada jari – jari yang lain.
5. Pergerakan kaki
 Pegang pergelangan kaki dan bawah lutut kaki lalu angkat
sampai 30 o lalu putar
 Gerakan lutut dengan menekuknya sampai 90 o
 Angkat kaki lalu dekatkan kekaki yang satu kemudian gerakan
menjauh
 Putar kaki ke dalm dan ke luar
 Lakukan penekanan pada telapak kaki keluar dan kedalam
 Jari kaki di tekuk – tekuk lalu di putar
6. Pergerakan Leher
 Pegang pipi pasien lalu gerakan kekiri dan kekanan
 Gerakan leher menekuk kedepan dan kebelakang
Lampiran 1

SATUAN ACARA PENYULUHAN


(SAP)

Oleh :
Yayang bayu tria arisandi
11102038
Tingkat III A

DEPARTEMEN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
PRODI KEPERAWATAN BANDUNG
JL. DR OTTEN NO. 32 BANDUNG
JL. PAJAJARAN NO. 56 BANDUNG
2005

Anda mungkin juga menyukai