0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Pengaruh Perputaran Terhadap Profitabilitas

penelitian

Diunggah oleh

D sm
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Pengaruh Perputaran Terhadap Profitabilitas

penelitian

Diunggah oleh

D sm
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik) Vol. 5 No.

3 ISSN 2615-2142

PENGARUH PERPUTARAN KAS, PERPUTARAN PIUTANG DAN


PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN
LIKUIDITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BADAN USAHA
MILIK DAERAH DAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH
KABUPATEN GRESIK

Ivan Rifanto Meidyawan


boss_ivan10@[Link]
Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik

Indra Prasetyo
Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRACT
This study aims to determine: accounts receivable turnover and inventory turnover on profitability with
liquidity as an intervening variable in Regional Owned Enterprises and Regional Public Service
Agencies of Gresik Regency. The data used is secondary data by means of documentation, both financial
reports and profiles of Regional Owned Enterprises and Regional Public Service Agencies in Gresik
Regency. Data processing using path analysis. The results showed that cash turnover had no effect on
liquidity. Accounts receivable turnover has an effect on liquidity. Inventory turnover has no effect on
liquidity. Cash turnover has an effect on profitability. Accounts receivable turnover has an effect on
profitability. Inventory turnover has an effect on profitability. Liquidity has no effect on profitability.
Cash turnover has no significant effect through liquidity. Accounts receivable turnover has no
significant effect through liquidity. Inventory turnover has no significant effect through liquidity.

Keywords: cash turnover, accounts receivable turnover, inventory turnover, liquidity, profitability

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perputaran piutang dan perputaran persediaan
terhadap profitabilitas dengan likuiditas sebagai variabel intervening pada Badan Usaha Milik
Daerah Dan Badan Layanan Umum Daerah Kabupaten Gresik. Data yang digunakan adalah
data sekunder dengan cara dokumentasi baik itu laporan keuangan dan profil dari Badan
Usaha Milik Daerah dan Badan Layanan Umum Daerah yang ada di Kabupaten Gresik.
Pengolahan data menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan perputaran kas
tidak berpengaruh terhadap likuiditas. Perputaran piutang berpengaruh terhadap likuiditas.
Perputaran persediaan tidak berpengaruh terhadap likuiditas. Perputaran kas berpengaruh
terhadap profitabilitas. Perputaran piutang berpengaruh terhadap profitabilitas. Perputaran
persediaan berpengaruh terhadap profitabilitas. Likuiditas tidak berpengaruh terhadap
profitabilitas. Perputaran kas tidak berpengaruh signifikan melalui likuiditas. Perputaran
piutang tidak berpengaruh signifikan melalui likuiditas. Perputaran persediaan tidak
berpengaruh signifikan melalui likuiditas.

Kata kunci : perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan, likuiditas,


profitabilitas
MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik) Ivan Rifanto M halaman 248-258

PENDAHULUAN volume penjualan oleh perusahaan maka


Perusahaan harus mempunyai semakin besar pula perusahaan akan
tujuan dan sasaran yang hendak dicapai. memperoleh keuntungan.
Salah satu tujuan dari perusahaan adalah Likuiditas merupakan kemampuan
untuk memperoleh laba yang maksimal. suatu perusahaan dalam memenuhi
Laba yang diperoleh perusahaan dapat kewajiban untuk membayar hutang hutang
menjadi ukuran yang digunakan untuk jangka pendeknya yang meliputi hutang
menilai berhasil atau tidaknya manajemen usaha, hutang pajak dan lain lain.
suatu perusahaan. Salah satu rasio yang Selain itu likuiditas juga
digunakan perusahaan untuk mengukur merupakan kemampuan perusahaan
laba adalah rasio profitabilitas. untuk melunasi huang hutang yang
Selain itu, profitabilitas segera harus dibayar dengan
mempunyai peran penting dalam menggunakan aset lancarnya. Ada
perusahaan sebagai cerminan masa depan beberapa alat ukur yang dapat digunakan
apakah perusahaan mempunyai prospek dalam mengukur tingkat likuiditas, yaitu :
yang baik di masa mendatang. Bagi Rasio Lancar (Current Ratio), Rasio Cepat
perusahaan profitabilitas sangatlah (Quick Ratio) dan Rasio Kas (Cash Ratio).
penting. Bagi pemimpin perusahaan, Untuk mengetahui seberapa besar
profitabilitas digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam membayar
seberapa besar kemajuan atau berhasilnya hutang jangka pendek, dalam penelitian ini
tidak perusahaan yang dipimpinnya. likuiditas diukur menggunakan Rasio
Sedangkan bagi karyawan perusahaan, Lancar (Current Ratio).
profitabilitas memiliki peran yakni apabila Rasio Lancar (Current Ratio) adalah
semakin tinggi keuntungan yang diperoleh kemampuan perusahaan secara
perusahaan tempat kerjanya, maka ada keseluruhan dalam membayar hutang
kesempatan baginya untuk dapat kenaikan jangka pendek/ hutang lancar dengan aset
gaji. yang tersedia di dalam perusahaan dalam
Ada beberapa alat ukur yang dapat hal ini adalah aset lancar.
digunakan dalam mengukur tingkat Keefektifan perusahaan dalam
profitabilitas, yaitu : Net Profit Margin mengelola modal kerjanya dapat dilihat
(NPM), Return on investment (ROI), dengan menghitung dan menganalisis
Return on Assets (ROA) dan Return on perputaran kas, perputaran piutang dan
Equity (ROE). Untuk mengetahui seberapa perputaran persediaannya. Perputaran kas
besar keuntungan perusahaan yang merupakan kemampuan kas untuk
didapat, dalam penelitian ini profitabilitas menghasilkan pendapatan sehingga dapat
diukur menggunakan Return On Assets dilihat berapa kali uang kas berputar
(ROA). Dengan mengetahui ROA, maka dalam satu periode.
dapat menilai apakah perusahaan telah Perputaran piutang adalah Rasio
efisien dalam menggunakan asetnya dalam yang digunakan untuk mengukur berapa
kegiatan operasionalnya untuk lama penagihan piutang selama satu
menghasilkan keuntungan. periode. Perputaran persediaan adalah
Profitabilitas yang tinggi dapat rasio aktifitas keuangan yang digunakan
diperoleh perusahaan dengan untuk mengukur berapa kali
memperhatikan faktor-faktor yang dapat perusahaan mampu menjual dan
mempengaruhi, diantaranya adalah menggantikan persediaannya dalam
perputaran kas, perputaran piutang dan satu periode tertentu.
perputaran persediaan. Semakin banyak
Variabel perputaran kas pada Biasa (Earning Per Share), Hasil
penelitian Asrini (2014) dengan judul Pengembalian Aset (Return On Asset),
Pengaruh Perputaran Piutang, Arus Kas Hasil Pengembalian Modal (Return On
dan Perputaran Persediaan terhadap Equity), Hasil Pengembalian Investasi
Profitabilitas melaui Likuiditas pada (Return On Investment), Margin Laba
Perusahaan Sub Sektor Food and Kotor (Gross Profit Margin), Operating
Beverages menunjukkan bahwa Profit Margin dan Net Profit Margin. Dari
perputaran kas tidak berpengaruh indikator tersebut penulis mengambil rasio
terhadap profitabilitas. Sedangkan profitabilitas dengan pendekatan Hasil
penelitian Sarjito Surya (2017) dengan Pengembalian Aset / Return On Aset
judul Pengaruh Perputaran Kas dan (ROA).
Perputaran Persediaan Terhadap Menurut Sudana (2016:22) Return
Profitabilitas menunjukkan hasil yang On Aset (ROA) adalah adalah kemampuan
berlawanan yaitu bahwa perputaran kas perusahaan dengan menggunakan seluruh
berpengaruh terhadap profitabilitas. aset yang dimiliki untuk menghasilkan
Variabel perputaran piutang pada laba setelah pajak. Menurut Brigham dan
penelitian Eka Astuti dengan judul Houston (2017;70) rumus ROA yaitu:
Pengaruh Perputaran Kas dan Perputaran
Persediaan terhadap Likuiditas pada 𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘
𝑅𝑂𝐴 = 𝑥 100 %
Perusahaan Makanan dan Minuman yang 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑎𝑠𝑒𝑡
terdaftar di Bursa Efek Indonesia
menunjukkan bahwa perputaran piutang Likuiditas
berpengaruh terhadap likuiditas. Likuiditas sering digunakan oleh
Sedangkan penelitian oleh Qahfi Siregar perusahaan maupun investor untuk
dengan judul Pengaruh Perputaran mengetahui tingkat kemampuan
Persediaan dan Perputaran Piutang perusahaan dalam memenuhi
terhadap Likuiditas pada Perusahaan kewajibannya. Kewajiban tersebut bersifat
Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek jangka pendek. Menurut Kasmir (2015;110)
Indonesia menunjukkan bahwa Likuiditas adalah rasio yang
perputaran piutang tidak berpengaruh menggambarkan kemampuan perusahaan
terhadap likuiditas. dalam memenuhi kewajiban jangka
pendek. Menurut Kasmir (2015;110) fungsi
TINJAUAN TEORETIS lain dari rasio likuiditas adalah untuk
Profitabilitas menunjukkan atau mengukur kemampuan
Profitabilitas mempunyai peran perusahaan dalam memenuhi
penting dalam perusahaan sebagai kewajibannya yang jatuh tempo baik
cerminan masa depan apakah perusahaan kewajiban kepada pihak luar perusahaan
mempunyai prospek yang baik di masa maupun di dalam perusahaan.
mendatang. Menurut Kasmir (2015:195) Menurut Munawir (2014;72)
Profitabilitas adalah rasio untuk menilai Indikator dari likuiditas perusahaan
kemampuan perusahaan untuk mencari adalah Rasio Lancar (Current Ratio), Rasio
keuntungan selama periode tertentu Cepat (Quick Ratio) dan Rasio Kas (Cash
(biasanya 1 tahun). Menurut Kasmir Ratio). Dari indikator tersebut penulis
(2015:196) bahwa rasio tersebut dapat mengambil rasio likuiditas dengan
memberikan ukuran tingkat efektivitas pendekatan Rasio Lancar (Current Ratio)
manajemen perusahaan yang dapat Menurut Kashmir (2015;134) Rasio
ditunjukkan dari laba yang diperoleh dari Lancar adalah rasio untuk mengukur
penjualan atau dari pendapatan investasi. kemampuan perusahaan dalam membayar
Indikator dari Profitabilitas adalah kewajiban jangka pendek atau utang yang
Margin Laba Penjualan (profit margin on segera jatuh tempo. Menurut Kasmir (2015;
sales), Pendapatan per Lembar Saham
136) rumus untuk menghitung rasio lancar piutang. Semakin cepat perputaran
adalah sebagai berikut : piutang berarti semakin cepat modal
𝐴𝑠𝑒𝑡 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 kembali. Tingkat perputaran piutang suatu
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 =
𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 perusahaan dapat menggambarkan tingkat
Perputaran Kas efisiensi modal perusahaan yang
Menurut Kashmir (2015:140) ditanamkan dalam piutang sehingga
perputaran kas adalah perbandingan semakin besar nilai perputaran piutang
jumlah kas rata rata, perputaran kas berarti semakin efisien modal yang
menunjukkan kemampuan kas dalam digunakan.
menghasilkan pendapatan sehingga dapat Menurut Bambang Riyanto dalam
dilihat berapa kali uang kas berputar Eka Kurniawan (2014: 19) menyatakan
dalam satu periode tertentu. Makin tinggi bahwa: indikator Perputaran piutang
tingkat perputaran kas, persediaan adalah Penjualan dan Rata Rata Piutang
muapun piutang maka akan (Piutang awal tahun dan piutang akhir
menunjukkan tingginya volume dari tahun dibagi 2). Dari indikator diatas
penjualan perusahaan. Sebaliknya, penulis mengambil indikator perputaran
tingkat perputaran kas yang rendah kas dengan rumus menurut Subramaryam
bisa mengindikasikan kalau kas (2015;45) rumusnya sebagai berikut:
perusahaan tidak efisien digunakan,
karena dianggap banyak kas yang tidak
diberdayakan atau terhenti dan tidak
diputar. Lebih lengkapnya, bisa kita
katakan kalau tingkat perputaran kas
menjadi indikasi kecepatan kembalinya Perputaran Persediaan
modal kerja yang tertanam di kas dan Menurut Kasmir (2015:180)
setara kas menjadi kas kembali melalui Perputaran persediaan adalah rasio
kinerja penjualan. aktifitas keuangan yang digunakan
Menurut Kashmir (2015: 141) untuk mengukur berapa kali
bahwa indikator perputaran kas adalah perusahaan mampu menjual dan
Penjualan dan rata rata kas (kas awal tahun menggantikan persediaannya dalam
dan kas akhir tahun dibagi 2). Dari satu periode tertentu. Perputaran
indikator diatas penulis mengambil persediaan merupakan salah satu
indikator perputaran kas dengan rumus indikator terbaik untuk melihat efsiensi
menurut Kashmir (2015:141) rumusnya perusahaan dalam mengubah
sebagai berikut : persediaan menjadi penjualan. Jika
perputaran persediaan memiliki nilai
𝑃𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑠 yang rendah berarti menunjukkan
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
= penjualan yang rendah dan terjadi
𝑘𝑎𝑠 𝑎𝑤𝑎𝑙 𝑡ℎ𝑛 + 𝑘𝑎𝑠 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 𝑡ℎ𝑛/2 kelebihan persediaan. Namun jika
Perputaran Piutang
perputaran persediaan memiliki nilai
Perputaran piutang menurut
yang tinggi berarti menunjukkan
Kasmir (2015:177) adalah Rasio yang
penjualan yang kuat. Menurut Kashmir
digunakan untuk mengukur berapa lama
dalam Eka Kurniawan (2014:20) indikator
penagihan piutang selama satu periode
variabel perputaran piutang ada 2 yaitu
berapa kali dana yang ditanam dalam
:Penjualan dan Rata Rata Persediaan
piutang ini berputar dalam satu periode.
(persediaan awal + persediaan akhir dibagi
Rasio perputaran piutang yang tinggi
2). Dari indikator diatas penulis
mencerminkan kualitas piutang yang
mengambil indikator perputaran
semakin baik. Tinggi rendahnya
persediaan dengan rumus menurut
perputaran piutang tergantung pada besar
kecilnya modal yang diinvestasikan dalam
Kashmir (2015:180) rumusnya sebagai pelayanan air minum kepada
berikut : masyarakat merupakan urusan
wajib yang menjadi tanggung
jawab Pemerintah
Kabupaten/Kota dan
kebijakan pelaksanaannya
METODE PENELITIAN dilaksanan oleh Perusahaan
Jenis penelitian ini adalah Daerah Air Minum (PDAM),
penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini sehingga Pemerintah
digunakan 5 variabel, yaitu 1 variabel Kabupaten atau Kota adalah
endogen terdiri dari Profitabilitas, 1 regulator dalam penyediaan
variabel intervening terdiri dari Likuiditas kebutuhan air minum kepada
dan 3 variabel eksogen terdiri dari masyarakat sedang PDAM
Perputaran Kas, Perputaran Piutang dan adalah selaku operator. PDAM
Perputaran Persediaan. Lokasi penelitian Giri Tirta terletak di Jalan Raya
ini ada di 2 Badan Usaha Milik Daerah Permata Perumahan Graha
(BUMD) yang ada di Kabupaten Gresik Bunder Asri nomor 7
yakni PDAM Giri Tirta dan Bank Gresik Kecamatan Kebomas
serta 1 Badan Layanan Umum Daerah Kabupaten Gresik. Dalam situs
(BLUD) yang ada di Kabupaten Gresik resmi PDAM Giri Tirta,
yakni Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Berdasarkan Peraturan Daerah
Sina. Dalam penelitian ini populasi adalah (Perda) Nomor 13 Tahun 1978
data laporan keuangan pada Badan Usaha Pemerintah Daerah Kabupaten
Milik Daerah (BUMD) yang terdiri dari Gresik telah menetapkan
yakni PDAM Giri Tirta dan Bank Gresik. bahwa Prusahaan Daerah Air
Sedangkan untuk Badan Layanan Umum Minum (PDAM) Giri Tirta
Daerah (BLUD) Kabupaten Gresik adalah merupakan lembaga yang
RSUD Ibnu Sina. bertangung jawab untuk
Sampel dalam penelitian ini adalah mengelola air bersih guna
laporan keuangan meliputi neraca memenuhi kebutuhan
semester I dan semester II dan laporan laba masyarakat, baik untuk
rugi 2 BUMD dan 1 BLUD Kabupaten kepentingan domestik maupun
Gresik selama 10 tahun yakni tahun 2009 - non domestik dengan
2018 yang berarti 30. Metode pengumpulan mengemban dua fungsi utama
data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Fungsi Ekonomi Yaitu
adalah dengan cara dokumentasi baik merupakan salah satu sumber
berupa dokumen primer yakni laporan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
keuangan selama tahun 2009 - 2018 dan dan sarana penegembangan
profil BUMD dan BLUD yang ada di dalam rangka pembangunan
Kabupaten Gresk maupun dokumen daerah di Kabupaten Gresik
sekunder yakni buku cetak maupun serta fungsi sosial Yaitu
internet. memberikan pelayanan air
minum yang memenuhi
HASIL DAN PEMBAHASAN standar kualitas, kuantitas dan
Hasil Penelitian kontinuitas kepada masyarakat
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan harga yang relatif
yang ada di Kabupaten Gresik ada 2 yaitu : terjangkau.
1. PDAM Giri Tirta 2. Bank Gresik
Dalam Undang-undang nomor Bank Gresik merupakan
32 Tahun 2004 tentang perusahaan milik pemerintah
Pemerintahan Daerah, Kabupaten Gresik yang
bergerak dibidang lembaga jemput) sesuai permintaan dan
keuangan (Perbankan) telah kebutuhan nasabah.
terdaftar dan diawasi oleh Sedangkan Badan Layanan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Umum Daerah (BLUD) yang ada di
dan simpanan dijamin oleh Kabupaten Gresik yang paling terkenal
Lembaga Penjamin Simpanan dan paling besar adalah RSUD Ibnu Sina.
(LPS). Dengan adanya OJK dan Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina
LPS yang turut serta dalam merupakan satu satunya rumah sakit yang
pengawasan dan menjamin mempunyai fungsi untuk melayani segala
simpanan nasabah, maka Bank kebutuhan kesehatan masyarakat Gresik.
Gresik dipercaya oleh RSUD Ibnu Sina mempunyai saran dan
masyrakat dalam menyimpan prasarana yang cukup lengkap untuk
harta benda mereka dalam menangani pasien pasiennya. RSUD Ibnu
bentuk tabungan maupun Sina terletak di Jalan dr. Wahidin
deposito serta menjadi tujuan Sudirohusodo nomor 243 Kecamatan
para pengusaha mikro untuk Kebomas Kabupaten Gresik. Untuk
megajukan kredit. Bank Gresik melengkapi sarana, prasarana dan fasilitas
terletak di Jalan Basuki Rahmat RSUD Ibnu Sina mendapatkan bantuan
nomor 18 Kelurahan Bedilan, dari APBD Kabupaten Gresik. Saat ini
Kecamatan Gresik Kabupaten RSUD Ibnu Sina memiliki fasilitas yang
[Link] unggulan Bank setara dengan Rumah Sakit terkemuka lain
Gresik yang tersedia adalah yang ada di Jawa Timur. RSUD Ibnu Sina
Tabungan Umum, Tabungan bisa menerima pasien melalui jalur umum
Pelajar /Pendidikan , yaitu melakukan pembayaran seperti biasa
Tabungan Haji dan Deposito dan jalur BPJS bagi masyarakat kurang
dengan tingkat suku bunga mampu. RSUD Ibnu Sina juga memiliki
yang sangat kompetitif . Setiap layanan IGD 24 jam dengan tujuan untuk
produk tersebut menyediakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
layanan pickup service (antar yang mendesak misalnya kecelakaan di
jalanan.

Pembahasan
Pengujian Deskriptif dan rata-rata sebesar 41,3400 dengan
standar deviasi sebesar 76,0501. Perputaran
Piutang (X2) mempunyai nilai minimum
sebesar -2,30 nilai maximum sebesar 16,75
dan rata-rata sebesar 3,5333 dengan
standar deviasi sebesar 5,6039. Perputaran
Persediaan (X3) mempunyai nilai
minimum sebesar -251,57 nilai maximum
sebesar 37,44 dan rata-rata sebesar -7,4823
dengan standar deviasi sebesar 61,4112.
Variabel intervening dalam penelitian ini
adalah Likuiditas (Y1) mempunyai
mempunyai nilai minimum sebesar 0,69
nilai maximum sebesar 6,77 rata-rata
Hasil analisis diatas menunjukkan
sebesar 2,3574 dengan standar deviasi
bahwa jumlah observasi (N) adalah
sebesar 1,5070. Profitabilitas (Y2)
sebanyak 30. Variabel eksogen Perputaran
mempunyai mempunyai nilai minimum
Kas (X1) mempunyai nilai minimum
sebesar -9,34 nilai maximum sebesar 87,79
sebesar -9,38 nilai maximum sebesar 327,11
rata-rata sebesar 8,0639 dengan standar Berdasarkan Uji Glejser -
deviasi sebesar 17,0149. Persamaan II menunjukkan nilai sig
Uji Asumsi Klasik Perputaran Kas (X1) (0,872),sig Perputaran
Uji Normalitas Piutang (X2) (0,919),sig Perputaran
Model regresi yang baik adalah Persediaan (X3) (0,483),sig Likuiditas (Y1)
distribusi data normal atau mendekati (0,889), lebih dari 0,05 sehingga dapat
normal. Jika pada uji non-parametrik disimpulkan bahwa variabel Perputaran
Kolmogorov-Smirnov (K-S) menunjukkan Kas (X1), Perputaran Piutang (X2),
nilai signifikansi di atas 0,05, maka data Perputaran Persediaan (X3), dan Likuiditas
residual terdeistribusi secara normal. (Y1) terbebas dari penyimpangan
Sedangkan jika hasil menunjukkan nilai heteroskedastisitas.
signifikansi di bawah 0,05, maka data Uji Multikolonieritas
residual terdistribusi tidak normal. Uji multikolinearitas bertujan
Nilai Uji statistik non-parametrik untuk menguji apakah dalam model ini
Kolmogorov-Smirnov (K-S) pada ditemukan adanya korelasi antar variabel
persamaan regresi I memiliki nilai eksogen atau tidak. Pengujian
signifiksansi 0,069. Hal ini berarti Nilai uji multikolinearitas dapat dilakukan dengan
statistik lebih besar dari 0,05. Hal ini dapat melihat nilai tolerance dan variance inflation
disimpulkan bahwa model-model regresi factor (VIF). Model regresi terdapat
dalam penelitian ini layak digunakan multikolineritas dapat diketahui jika nilai
karena memenuhi asumsi normalitas. tolerance ≥ 0,10 atau sama dengan nilai VIF
Nilai Uji statistik non-paametrik ≤ 10.
Kolmogorov-Smirnov (K-S) ada Tabel 1
persamaan regresi II memiliki nilai Hasil Uji Multikolinearitas – Persamaan
signifikansi 0,200 Hal ini berarti bahwa Regresi 1
model-model regresi memenuhi asumsi
normalitas. Berdasarkan kedua hasil uji
normalitas dapat disimpulkan bahwa
model-model regresi dalam penelitian ini
layak digunakan karena memenuhi asumsi
normalitas.
Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas menguji
apakah dalam model terjadi
ketidaksamaan variance dari residual satu
pengamatan ke pengamatan lain. Dasar Tabel 2
mengambilan keputusan pada uji glejser Hasil Uji Multikolinearitas – Persamaan
yaitu jika nilai signifikansi di atas 0,05, Regresi 2
maka model regresi tidak mengandung
heteroskedastisitas.
Berdasarkan Uji Glejser -
Persamaan I menunjukkan variabel
eksogen pada persamaan 1 nilai sig
Perputaran Kas (X1) (0,572), sig Perputaran
Piutang (X2) (0,619), sig Perputaran
Persediaan (X3) (0,618), lebih dari 0,05
sehingga dapat disimpulkan bahwa
variabel Perputaran Kas (X1), Perputaran
Berdasarkan hasil Uji multikolinearitas
Piutang (X2), Perputaran Persediaan (X3)
dapat disimpulkan bahwa hasil
terbebas dari penyimpangan
perhitungan nilai collinearity statstics
heteroskedastisitas.
menunjukkan tidak ada variabel eksogen
yang memiliki tolerance ≥ 0,10 dan hasil Berdasarkan hasil analisis yang
perhitungan nilai VIF ≤ 10. Jadi dapat tersaji pada tabel diatas maka didapatkan
disimpulkan bahwa tidak terdapat hasil penelitian :
multikolinearitas antar variabel dalam Y1= -0,069 p1X1 + 0,666 p2X2 + 0.011
model regresi. p3X3 + e
Uji Koefisien Determinasi (R2) 1) Pengaruh Perputaran Kas Terhadap
Koefisien determinasi (R2) Likuiditas
mengukur seberapa jauh kemampuan Berdasarkan Tabel diatas
model dalam menjelaska variasi variabel dapat disimpulkan bahwa nilai
eksogen. Berdasarkan perhitungan koefisien path Perputaran Kas (X1)
Koefisien Determinasi, menunjukkan terhadap Likuiditas (Y1) sebesar -
angka R square (r ) pada persamaan regresi
2 0,069 dengan nilai signifikansi 0,797
I adalah 0,369 sehingga dapat diketahui (0,797>0,05). Dengan demikain
angka koefisien determinasi sebesar 36,9%. hipotesis 1 dapat disimpulkan
Angka tersebut mempunyai maksud Perputaran Kas (X1) secara signifikan
bahwa pengaruh Perputaran Kas, berpengaruh negatif terhadap
Perputaran Piutang dan Perputaran Likuiditas (Y1). Artinya Perputaran
Persediaan secara simultan terhadap Kas tidak berpengaruh signifikan
Likuiditas adalah 36,9%, sedangkan terhadap Likuiditas pada Badan
sisanya sebesar 63,1% dipengaruhi oleh Usaha Milik Daerah dan Badan
faktor lain. Layanan Umum Daerah Kabupaten
Berdasarkan perhitungan Koefisien Gresik.
Determinasi,, menunjukkan angka R square 2) Pengaruh Perputaran Kas Terhadap
(r2) pada persamaan regresi II adalah 0,851 Likuiditas
sehingga dapat diketahui angka koefisien Berdasarkan Tabel diatas
determinasi sebesar 85,1%. Angka tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai
mempunyai maksud bahwa pengaruh koefisien path Perputaran Piutang (X2)
Perputaran Kas, Perputaran Piutang dan terhadap Likuiditas (Y1) sebesar 0,666
Perputaran Persediaan secara simultan dengan nilai signifikansi 0,010
terhadap Profitabilitas adalah 85,1%. (0,010<0,05). Dengan demikain
sedangkan sisanya sebesar 14,9% hipotesis 2 dapat disimpulkan
dipengaruhi oleh faktor lain. Perputaran Piutang (X2) secara
Uji Path Analysis dan Uji Sobbel signifikan berpengaruh positif
Bootstrapping terhadap Likuiditas (Y1). Artinya
Perputaran Piutang berpengaruh
Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran signifikan terhadap Likuiditas pada
Piutang dan Perputaran Persediaan Badan Usaha Milik Daerah dan Badan
terhadap Likuiditas Layanan Umum Daerah di
Untuk mengetahui Kabupaten Gresik.
pengaruh Perputaran Kas, Perputaran 3) Pengaruh Perputaran Kas Terhadap
Piutang dan Perputaran Persediaan Likuiditas
terhadap Likuiditas bisa dilihat pada tabel Berdasarkan Tabel diatas
dibawah ini dapat disimpulkan bahwa nilai
Tabel 3 koefisien path Perputaran Persediaan
Hasil Persamaan Regresi I (X3) terhadap Likuiditas (Y1) sebesar -
0.011 dengan nilai signifikansi 0,960
(0,960>0,05). Dengan demikian
hipotesis 3 dapat disimpulkan
Perputaran Persediaan (X3) secara
signifikan berpengaruh negatif
terhadap Likuiditas (Y1). Artinya 2) Pengaruh Perputaran Piutang
Perputaran Persediaan tidak Terhadap Profitabilitas
berpengaruh signifikan terhadap Berdasarkan Tabel diatas
Likuiditas pada Badan Usaha Milik dapat disimpulkan bahwa nilai
Daerah dan Badan Layanan Umum koefisien path Perputaran Piutang (X2)
Daerah di Kabupaten Gresik. terhadap Profitabilitas (Y2) sebesar
Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran 0.860 dengan nilai signifikansi 0,000
Piutang dan Perputaran Persediaan (0,000<0,05). Dengan demikian
terhadap Profitabilitas hipotesis 5 dapat disimpulkan
Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang (X2) berpengaruh
Perputaran Kas, Perputaran Piutang dan positif secara signifikan terhadap
Perputaran Persediaan terhadap Likuiditas Profitabilitas (Y2). Artinya Perputaran
bisa dilihat pada tabel dibawah ini Piutang berpengaruh signifikan
Tabel 4 terhadap Profitabilitas pada Badan
Hasil Persamaan Regresi II melalui Path Usaha Milik Daerah dan Badan
Analysis Layanan Umum Daerah di
Kabupaten Gresik.
3) Pengaruh Perputaran Persediaan
Terhadap Profitabilitas
Berdasarkan Tabel diatas
dapat disimpulkan bahwa nilai
koefisien path Perputaran
Persediaan (X3) terhadap
Profitabilitas (Y2) sebesar -0,265
dengan nilai signifikansi 0,004
(0,004<0,05). Dengan demikian
hipotesis 6 dapat disimpulkan
Perputaran Persediaan (X3)
berpengaruh positif secara
Berdasarkan hasil analisis yang tersaji pada signifikan terhadap Profitabilitas
tabel diatas maka didapatkan hasil (Y2). Artinya Perputaran
penelitian : Persediaan berpengaruh signifikan
Y2=0.513p4X1+0.860p5X2 terhadap Profitabilitas pada Badan
- 0.265p6X3 – 0.107 p7Y1 + e Usaha Milik Daerah dan Badan
1) Pengaruh Perputaran Kas Terhadap Layanan Umum Daerah di
Profitabilitas Kabupaten Gresik.
Berdasarkan Tabel diatas 4) Pengaruh Likuiditas Terhadap
dapat disimpulkan bahwa nilai Profitabilitas
koefisien path Perputaran Kas (X1) Berdasarkan Tabel 4.14
terhadap Profitabilitas (Y2) sebesar dapat disimpulkan bahwa nilai
0,513 dengan nilai signifikansi 0,000 koefisien path Likuiditas (Y1)
(0,000<0,05). Dengan demikian terhadap Profitabilitas (Y2) sebesar
hipotesis 4 dapat disimpulkan -0.107 dengan nilai signifikansi
Perputaran Kas (X1) berpengaruh 0,798 (0,798>0,05). Dengan
positif secara signifikan terhadap demikain hipotesis 7 dapat
Profitabilitas (Y2). Artinya Perputaran disimpulkan Likuiditas (Y1)
Kas berpengaruh signifikan terhadap berpengaruh negatif secara
Profitabilitas pada Badan Usaha Milik signifikan terhadap Profitabilitas
Daerah dan Badan Layanan Umum (Y2). Artinya Likuiditas tidak
Daerah di Kabupaten Gresik. berpengaruh signifikan terhadap
Profitabilitas pada Badan Usaha
Milik Daerah dan Badan Layanan adalah RSUD Ibnu Sina dan terendah
Umum Daerah di Kabupaten adalah PDAM Giri Tirta.
Gresik. Berdasarkan analisis dan pengujian
yang telah dilakukan dengan path analysis,
Uji Sobbel dan Bootstrapping maka dapat diambil kesimpulan tidak
Uji Sobbel test digunakan untuk terdapat pengaruh signifikan antara
menguji apakah pengaruh variabel variabel perputaran kas terhadap
intervening yang dihasilkan pada analisis likuiditas. Variabel perputaran perputaran
jalur signifikan atau [Link] sobbel piutang berpengaruh signifikan terhadap
dilakukan dengan cara menguji kekuatan likuiditas. Variabel perputaran persediaan
pengaruh tidak langsung X1, X2 dan X3 ke tidak berpengaruh signifikan terhadap
Y2 melalui Y1. Pengaruh Perputaran Kas likuiditas. Variabel perputaran kas
Terhadap Profitabilitas melalui berpengaruh signifikan terhadap
Likuiditas profitabilitas. Variabel perputaran piutang
Nilai |t hitung| (-3,6195) < nilai t berpengaruh signifikan terhadap
tabel (2,05553) sehingga dapat disimpulkan profitabilitas. Variabel perputaran
bahwa tidak ada pengaruh langsung dari persediaan berpengaruh signifikan
Perputaran Kas (X1) terhadap Profitabilitas terhadap profitabilitas. Variabel likuiditas
(Y2) melalui Likuiditas (Y1). tidak berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas.
Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Berdasarkan hasil analisis statistik
Profitabilitas melalui Likuiditas dengan cara Uji Sobbel dan Bootstrapping
Nilai |t hitung| (0,0036) < nilai t Perputaran kas tidak berpengaruh
tabel (2,0553) sehingga dapat disimpulkan signifikan terhadap profitabilitas melalui
bahwa tidak ada pengaruh langsung dari likuiditas. Perputaran piutang tidak
Perputaran Piutang (X2) terhadap berpengaruh signifikan terhadap
Profitabilitas (Y2) melalui Likuiditas (Y1). profitabilitas melalui likuiditas Perputaran
Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap persediaan tidak berpengaruh signifikan
Profitabilitas melalui Likuiditas terhadap profitabilitas melalui likuiditas.
Nilai t hitung (-0.1177) < nilai t tabel
(2,0553) sehingga dapat disimpulkan DAFTAR PUSTAKA
bahwa tidak ada pengaruh langsung dari Astuti Eka. 2014. Pengaruh Perputaran
Perputaran Persediaan (X3) terhadap Piutang dan Perputaran Kas terhadap
Profitabilitas (Y2) melalui likuiditas (Y1). Likuiditas pada PT Indonesian Capital
Market Electronic Library, Jurnal
SIMPULAN STIE La Tansa Mashiro, Surabaya,
Hasil statistik deskriptif 2014).
menyatakan bahwa perusahaan daerah Brigham dan Houston. 2017. Dasar Dasar
yang mengalami perputaran kas tertinggi Manajemen Keuangan, Salemba, Jakarta.
adalah RSUD Ibnu Sina dan terendah Kasmir, 2015, Analisa Laporan
adalah PDAM Giri Tirta. Lalu perusahaan Keuangan,Edisi kesatu, Raja Grafindo
daerah yang melakukan perputaran Persada, Jakarta.
piutang paling tinggi adalah RSUD Ibnu Manullang, M. dan Sinaga, D.. 2015.
Sina dan terendah adalah PDAM Giri Tirta. Pengantar Manajemen Keuangan, Andi,
Perusahaan daerah melakukan perputaran Yogyakarta.
persediaan paling tinggi adalah RSUD Mayasari Asrini. 2016. Pengaruh Perputaran
Ibnu Sina dan terendah adalah PDAM Giri Piutang, Arus Kas dan Perputaran
Tirta. Untuk likuiditas, tingkat likuiditas Persediaan Terhadap Profitabilitas
yang paling tinggi dan terendah adalah dengan Likuiditas sebagai Variabel
PDAM Giri Tirta. Dan, perusahaan daerah Intervening pada Perusahaan Food and
yang melakukan profitabilitas tertinggi Beverages yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia Periode 2012-
2016,JurnalUniversitas
Pandanaran, Semarang, 2016.
Siregar Qahfi. 2016. Pengaruh Perputaran
Persediaan dan Perputaran Piutang
Terhadap Likuiditas pada Perusahaan
Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Jurnal Universitas
Sumatra
Utara Medan, 2016.
Surya, Sarjito. 2017. Pengaruh Perputaran
Kas dan Perputaran Persediaan
Terhadap Profitabilitas,
Jurnal ISSN Jakarta, 2017.
Subramaryam, 2015, Analisa Laporan
Keuangan, Salemba, Jakarta.
[Link] diakses
tanggal 20 Januari 2020.
[Link] diakses
tanggal 20 Januari 2020
([Link]
ses tanggal 20 Januari 2020)

Anda mungkin juga menyukai