0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan23 halaman

Rencana Kerja dan Evaluasi BUMDes 2023

Diunggah oleh

chall clovvn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan23 halaman

Rencana Kerja dan Evaluasi BUMDes 2023

Diunggah oleh

chall clovvn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

COVER

LEMBAR
PENGESAHAN
DAFTAR ISI
BAB I PROFIL BUM DESA
A. Visi Misi
B. Struktur organisasi dan daftar SDM
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
2) Penyertaan Modal Desa
3) Penyertaan Modal Masyarakat

BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA


A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
4. Kondisi Keuangan
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
2. Potensi
3. Peluang
4. Prospek Usaha

BAB III RENCANA KERJA


A. Sasaran Perusahaan
B. Strategi dan Kebijakan
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang

BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL


Berikut format Rancangan Rencana Program Kerja/ Rencana Program Kerja
secara terperinci:

BAB V RENCANA KERJA SAMA


A. Rencana Kerja Sama Usaha
B. Rencana Kerja Sama Nonusaha

BAB VI RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN


Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal
kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama
BAB I
PROFIL BUM DESA

A. Visi dan Misi


Visi
Menjadikan BUMDes Kayuh Baimbai menjadi perusahaan yang
berintegritas dan professional dalam pelayanan
Misi
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

B. Struktur organisasi dan daftar SDM

PENGAWAS
PENASEHAT DIREKTUR BUM DESA - AHMAD SANUSI
H. MUHAMMAD KURSANI MUHAMMAD SAIRAJI -SAM'UN GAZALI
- SALAHUDDIN

BENDAHARA SEKRETARIS
ROSANNA HERMAWAN FAISAL

KEPALA UNIT USAHA 1 KEPALA UNIT USAHA 2 KEPALA UNIT USAHA 3 KEPALA UNIT USAHA 4
MUHAMMAD FADIL MUHAMMAD IZZUDIN NOORLAILA -

Struktur Organisasi BUM Desa

Daftar SDM BUM Desa

No Nama Jabatan
1 H. Muhammad Kursani Penasihat
2 Ahmad Sanusi Pengawas
3 Sam’un Gazali Pengawas
4 Salahuddin Pengawas
5 Muhammad Sairaji Direktur
6 Hermawan Faisal Sekretaris
7 Rosanna Bendahara
8 Muhammad Fadil Manager Usaha Sewa Tenda
9 Muhammad Izzudin Manager Usaha Cuci Mobil
10 Noorlaila Manager Usaha Agen Brilink

C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
Penyertaan Modal awal dari desa mencapai 100 % dari modal,
dengan rincian sebagai berikut ;
1. Tahun 2019 Senilai Rp. 60.000.000,-
2. Tahun 2020 Senilai Rp. 25.000.000,-
3. Tahun 2021 Senilai Rp. 10.000.000,-

2) Penyertaan Modal Desa


(Diisi narasi terkait dengan Penyertaan Modal Desa)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

3) Penyertaan Modal Masyarakat


(Diisi narasi terkait dengan Penyertaan Modal Masyarakat)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia

Setiap usaha yang di Kelola oleh BUM Desa dijalankan oleh manager
usaha dan karyawan dibawahnya, dengan pengetahuan dan skill di
bidang usaha masing masing yang dijalankan.

2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa

Uraian Perkembangan Usaha Sewa Tenda


Usaha Jasa Usaha Sewa Tenda saat ini berada dalam posisi naik,
hal tersebut di karenakan sudah dikneal nya Bumdes Kayuh
Baimbai sebagai “Penyewaan Tenda”, namun kenaikan tersebut
tidak signifikan karena bergantung pada acara / Kegiatan yang di
laksanakan masyarakat dan adanya persaingan usaha, seiring
berjalan nya waktu usaha jasa sewa tenda berkembang, hal
tersebut di buktikan dengan meningkatnya PADes dari tahun ke
tahun dengan rincian ;
1. Tahun 2021 Rp. 1.600.00,-
2. Tahun 2022 Rp. 2.400.000,-
3. Tahun 2023 Rp. 2.600.000,-
Uraian Perkembangan Usaha Cuci Mobil
Pada awal pembangunan usaha cuci mobil, usaha tersebut
mendapatkan respon positif dari masyarakat karena tidak adanya
pencucian di daerah tersebut, termasuk camat Candi Laras Selatan
pada saat itu, namun karena kendala air yang kurang bersih dan
tempat usaha yang kurang proper untuk pencucian mobil, akhir nya
usaha tersebut dihentikan sementara untuk di lakukan rehab lantai
pencucian serta perbaikan kualitas air.
Uraian Perkembangan Usaha C
Usaha Brilink yang saat ini masih berjalan namun karena modal
yang digunakan untuk usaha ini sangat minin, usaha ini akhirnya
jalan di tempat.

3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha

Uraian mengenai kondisi kerja sama baik kerja sama usaha


maupun kerja sama non-usaha.
Unit usaha Brilink sebenarnya sudah bekerja sama dengan salah
satu toko di Pabaungan Hilir untuk menjalankan usaha
tersebut,namun tidak adanya penyertaan modal untuk usaha ini
maka pada akhirnya pihak toko hanya memberikan fee untuk
setiap transaksi yang dilakukan menggunakan rekening bumdes

4. Kondisi Keuangan

Kondisi Keuangan saat ini masih di bilang normal di karenakan


pada tahun 2023 jumlah PADes yang di dapatkan merupakan
jumlah tertinggi saat ini, namun seiring berjalan nya waktu setiap
asset usaha yang dimiliki perlu di lakukan peremajaan, baik aseet
berupa mesin maupun non-mesin, sebagai contoh ; Perlu adanya
perbaikan di beberapa struktur tenda, perlu penggantian terpal
tenda dan perlu adanya peremajaan mesin sprayer cuci mobil

B. Kondisi Eksternal

1. Tantangan Usaha

Strategi Menghadapi
Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan
1 Variasi usaha Adanya penambahan
modal terkait variasi
usaha sewa tenda,
seperti pembelian
kipas angin,
penambahan tenda,
penambahan kursi dan
2 Tempat usaha yang meja, dllpengecoran
Adanya
kurang proper lantai pencucian mobil
ang saat ini masih
berupa tanah merah
dan batuan
3 Tidak adanya modal Adanya penambahan
modal / dana abadi
untuk di gunakan
dalam transaksi Brilink

4 Persaingan usaha Banyak nya


persaingan usaha
menyebabkan
beberapa usaha hanya
jalan di tempat.
5 SDM Kondisi SDM saat ini
cukup memadai,
namun dengan naik
turun nya usaha,
terkadang sulit untuk
memberikan
pemahaman

6 Kurang nya unit yang Keterbatasan unit


. di sewakan tenda, meja, kusi yang
di sewakan terkadang
menjadi penghalang
karena kekurangan
unit yang disewakan

7 Tidak punya unit Dikarenakan tidak


angkut sendiri mempunyai unit
angkut sendiri/milik
desa akhirnya beban
transport menjadi
beban yang cukup
besar

2. Potensi

Strategi
No Potensi Kondisi Harapan
Memanfaatkan Potensi
1 Nama yang dikenal Nama baik terus di
kenal baik dan terus
memberikan
pelayanan yang prima
2 Lokasi yang strategis Adanya perbaikan
terhadap lokasi usaha
dimana letak usaha ini
berada di tepi jalan
poros Kalsel - teng

3. Peluang

Strategi
No Peluang Kondisi Harapan
Memanfaatkan
1 Kerjasama dengan Peluang
Instansi / Perusahaan
Swasta
2 Menjadi Unit sewa
tenda terbesar dan
terlengkap di
kecamatan CLS

3 Menjadi usaha cuci


mobil pertama dengan
hidrolik dan touchless
di kecamatan CLS

4
5

Saat ini Bumdes sudah beberapa kali menjalin Kerjasama dengan


instansi pemerintah dan swasta dalam hal jasa sewa tenda apabila
dengan danya penambahan unit dana penambahan variasi akan
memberikan nilai lebih terhadap konsumen, sedangkan untuk
carwash sebenarnya mempunyai peluang yang sangat besar
karena posisi yang strategis ditambah dengan apabila tenpat yang
proper dan peralatan yang mendukung seperti mesin hidrolik dll
akan menambah perkembangan usaha ini, dan untuk usaha Brilink,
apabila ada penyertaan modal maka usaha bisa di jalankan dimana
masyarakat yang bekerja di perusahaan swasta bisa mengambil
gaji di brilink BUMDesa.

4. Prospek Usaha

Strategi
Prospek Usaha Kondisi Harapan
Memanfaatkan
1 Prospek Usaha
2
3
4
5

(uraian mengenai prospek usaha, kondisi yang diharapkan dan


strategi pemanfaatan prospek usaha)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
BAB III
RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM Desa
Kayuh Baimbai sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki kredibilitas
tinggi dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan budaya
perusahaan yang kokoh. Disamping itu juga melakukan optimalisasi sumber
daya yang dimiliki agar BUM Desa memberikan kepuasan kepada semua
stakeholder.
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun 2023 sesuai sesuai dengan hasil
Musyawarah Desa Tanggal …. Bulan …. Tahun ….:

Total Aset : Rp. 95.000.000,-


Total Ekuitas : Rp. 95.000.000,-
Laba Bersih Tahun Berjalan : Rp. 6.435.000,-
Capital Expenditure : Rp. 1.500.000,-
Kontribusi terhadap PADes : Rp. 2.600.000,-

B. Strategi dan Kebijakan


Strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. Penambahan modal untuk penambahan asset usaha sewa tenda
b. Permohonan perbaikan lantai usaha cuci mobil
c. Penambahan modal usaha brilink sebagai dana modal awal

Kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. ……………………………………………………………………………………
b. ……………………………………………………………………………………
c. ……………………………………………………………………………………
d. ……………………………………………………………………………………
e. ……………………………………………………………………………………
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
No Program/Kegiatan Alokasi Anggaran (Rp.) Sumber Output Indikator Keberhasilan Waktu Pelaksanaan
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
RKAP tahun RKAP Terakhir
Uraian mendatang %
Jumlah % Jumlah %
1 2 3 4 5 6=2:4
Penjualan
Beban Pokok Penjualan
Laba Bruto

Beban Usaha
Beban Administrasi dan Umum
Beban Penjualan
Jumlah Beban Usaha
Laba (Rugi) Usaha

Pendapatan (Beban) Lain-lain :


Pendapatan (Beban) Lain-lain
Beban Bunga
Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum Pajak

Pendapatan/Beban Pajak Penghasilan


Tahun Berjalan
Tangguhan

Laba Setelah Pajak


Pendapatan Konprehensif Lain
Laba (Rugi) Konprehensif Setelah Pajak

c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang


RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2:3
A. Beban Langsung Order
1. Biaya Bahan
2. Biaya Subkontraktor
3. Baiaya Transport & Packing
4. Biaya Sewa Alat
5. Biaya Operasional Lainnya
Sub Total A
B. Beban Tetap Produksi
1. Biaya Gaji/ Upah Langsung
2. Biaya Pabrik Tidak Langsung
Sub Total B
Total :
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2-3
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas
Piutang Usaha
Piutang Pajak
Piutang Jangka Pendek Lainnya
Persediaan
Pembayaran Uang Muka
Jumlah Aset Lancar

Aset Tidak Lancar


Penyertaan
Aset Tetap
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain
Jumlah Aset Tidak Lancar
Jumlah Aset
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha
Utang Bank / Pihak ke III
Utang Bunga
Utang Pajak
Uang Muka Pemesanan
Beban yang Masih Harus dibayar
Utang Lain-lain
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas Jangka Panjang


Utang Jangka Panjang
Kewajiban Imbalan Kerja
Kewajiban Pajak Tangguhan
Jumlah Leabilitas Jangka Panjang
JUMLAH LEABILITAS
EKUITAS
Modal Dasar RP.
Saham yang belum ditempatkan dan disetor RP.
PMN yang belum ditentukan statusnya
Penyertaan modal pemerintah
Penyertaan modal ex PPA
Cadangan Likudasi
Modal Hibah
Kepentingan nonpengendali
Selisih revaluasi aset tetap
Saldo defisit
Jumlah Ekuitas
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2:3
SALDO AWAL KAS DAN SETARA KAS
A. AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan
1. Piutang (Progress Proyek)
2. Lainnya
3. Pendapatan Lain-lain
Sub total Penerimaan
Pengeluaran
1. Biaya langsung order
2. Gaji & Upah
3. Biaya Tetap & lainnya
4. Biaya bunga
5. Pajak
Sub total pengeluaran
Surplus (Defisit) operasional
B. AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan
1. Optimalisasi Aset Tetap
Pengeluaran
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tak Terwujud
Surplus (Defisit) Investasi
C. AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan
1. PMN - Equity
2. Pihak Ketiga/Perbankan
3. Lainnya
Sub total penerimaan
Pengeluaran
1. Utang pajak
2. Pemberhentian Karyawan
3. Utang PT Sugico
4. Utang Usaha Lama
5. Angsuran PT PPA
6. Pihak Ketiga/Perbankan
7. Beban Lain-lain
Sub total pengeluaran
Surplus (defisit) Pendanaan
Surplus (defisit) Perusahaan
SALDO AKHIR KAS & SETARA KAS

f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang


RENCANA INVESTASI TAHUN ……… KONSOLIDASIAN

RKAP Tahun RKAP


NO Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1 Tanah
2 Gedung dan Perlengkapannya
3 Mesin dan Peralatan
4 Kendaraan
5 Peralatan kantor

II Aset Tidak Terwujud


1 Software
2 Lisensi/ Sertifikat
3 Software Desain Enginering
4 Training

Total :
PROYEKSI SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ………… KONSOLIDASIAN

RKAP Tahun RKAP


NO Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1. Laba (Rugi) Setelah Pajak
2. Penyusutan & Amortisasi
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub Total Sumber Dana
II PENGGUNAAN DANA
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tidak Berwujud
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub total Penggunaan Dana
III Penambahan (Pengurangan) Modal Kerja

g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang


RKAP Tahun
Tertinggi RKAP Terakhir
URAIAN Mendatang
Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor
I. ASPEK KEUANGAN
a. Laba / Rugi
1. R O E (%)
2. R O I (%)
3. TMS / TA (%)
SUB TOTAL a
b. PERPUTARAN
4. PERPUTARAN TOTAL ASET (%)
5. RASIO LANCAR (%)
6. RASIO KAS (%)
7. PERIODE PENARIKAN (HARI)
8. PERPUTARAN PERSEDIAAN (HARI)
SUB TOTAL b
TOTAL (a+b)

II. ASPEK OPERASIONAL

1. PENINGKATAN PERMINTAAN (%)


2. PRESENTASE KAPASITAS PRODUKSI
(%)
3. PERTUMBUHAN PENDAPATAN &
JUMLAH PRODUK TERJUAL (%)
TOTAL II

III.
ASPEK ADMINISTRASI
[Link] PERHITUNGAN TAHUNAN
[Link] RKAP
[Link] PERIODIK
[Link] PKBL
- EFEKTIFITAS PENYALURAN
- TINGKAT KOLEKTIBILITAS
TOTAL III
TOTAL SKOR
TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN
BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
RKAP Tahun
RKAP Terakhir
Mendatang
NO INDIKATOR KPI SATUAN FORMULA BOBOT
TARGET (%) CAPAIAN NILAI
(NILAI)
A. KEUANGAN & PASAR 22.0 22.7
1 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 100 %
Pendapatan dan Penjualan th sebelumnya
%
Jumlah
Produk Terjual
2 Pertumbuhan aset Penjualan th berjalan x 100 %
%
Penjualan th sebelumnya
3 DST.
B. FOKUS PELANGGAN 22.0 18.6
4 Loyalitas Jumlah pelanggan yang sama dg thn sblmnya x 100%
% Jumlah pelanggan thn sblmnya
Pelanggan
5 Meningkatkan Pesanan Masuk th berjalan x 100%
%
Pesanan Pesanan Masuk th sebelumnya
6 DST.
C. FOKUS EFEKTIFITAS PRODUK DAN PROSES 18.0 12.0
7 Investasi Realisasi Program Investasi th berjalan x 100%
%
Rencana Program Investasi th berjalan
8 Tingkat Total Penjualan x 100%
Pemenuhan % Total Order Masuk
Pesanan
9 DST.
D. FOKUS TENAGA KERJA 15.0 6.0
10 Peningkatan Realisasi jml karyawan memperoleh sertifikasi x 100%
Kompetensi % Rencana jml karyawan memperoleh sertifikasi
Pegawai
11 Produktifitas Laba Kotor x 100 %
% Biaya Usaha (tidak termasuk beban bunga)
Usaha
12 DST.
E. KEPEMIMPINAN, TATA KELOLA & TANGGUNG JAWAB KEMASYARAKATAN 15.0 11.3
13 Penyampaian Jumlah Laporan yang disampaikan kepada
Laporan Elektronik % Kementerian BUMN Lengkap & Tepat waktu x 100%
Total Laporan yang disampaikan
(Portal BUMN)
14 Indeks GCG Hasil Penilaian Implemntasi GCG > Hasil Penilaian tahun
SKOR sebelumnya
15 DST.
F. AGEN PEMBANGUNAN 10.0 19.6
16 Tenaga Kerja Lokal Realisasi jml tenaga kerja lokal proyek di daerah x 100%
untuk Proyek di % Total tenaga kerja proyek di daerah
Daerah
17 TKDN Produk / KPI Total Pengadaan Barang Lokal x 100%
Outcome
% Total Pengadaan Barang Lokal dan Import
18 DST.
BAB V
RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha

RENCANA KERJA SAMA USAHA

Rencana kerja sama usaha sekurang-kurangnya menjelaskan


mengenai pihak-pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi, bentuk kerja sama, dan proyeksi
keuangan dan pembagian hasil usaha.

1. Pihak-Pihak

Pihak BUM Desa Pihak ….


1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Kewajiban
3. …. 3. ….
dst dst
1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Hak
3. …. 3. ….
dst dst

2. Sumber Daya yang Dikerjasamakan

Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam


kepemilikan/penguasaan Kerja Sama
Tanah Kas … … …
Desa seluas …
Bangunan … … …
seluas …
Mesin … … … …
sejumlah …
unit
dan … … …
seterusnya…

3. Besaran Investasi

No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang


Menanggung Biaya
Rp. ….
Rp. ….
Rp. ….
Total Rp. …

4. Bentuk Kerja Sama


 sewa-menyewa,
 kerja sama pemanfaatan,
 bangun guna serah,
 bangun serah guna,
 pengembangan layanan atau fitur usaha.

5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha

B. Rencana Kerja Sama Nonusaha

RENCANA KERJA SAMA NON-USAHA

Rencana kerja sama non-usaha sekurang-kurangnya menjelaskan


mengenai pihak pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi/kebutuhan biaya, dan bentuk kerja
sama

6. Pihak-Pihak

Pihak BUM Desa Pihak ….


4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Kewajiban
6. …. 6. ….
dst dst
4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Hak
6. …. 6. ….
dst dst

7. Sumber Daya yang Dikerjasamakan

Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam


kepemilikan/penguasaan Kerja Sama
Tanah Kas … … …
Desa seluas …
Bangunan … … …
seluas …
Mesin … … … …
sejumlah …
unit
dan … … …
seterusnya…

8. Kebutuhan Biaya

No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang


Menanggung Biaya
Rp. ….
Rp. ….
Rp. ….
Total Rp. …

9. Bentuk Kerja Sama

 transfer teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan kebudayaan;


 peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
 bentuk kerja sama lain.
BAB VI
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN

Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan


modal kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama. Rencana kegiatan dan
kebutuhan serta analisis keuangan disampaikan untuk menjadi bahan
pengambilan keputusan atau persetujuan oleh musyawarah
desa/musyawarah antar desa terhadap kelayakan penambahan modal BUM
Desa/BUM Desa Bersama. Rencana kegiatan dan kebutuhan sekurang-
kurangnya berisi hal-hal berikut:
1. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan
Menerangkan produk yang hendak dikembangkan secara
terperinci.
2. Kebutuhan dari Usaha/Barang/Jasa
Menjelaskan mengenai kebutuhan yang akan digunakan dalam
usaha berikut jumlah kebutuhan dan perkiraan harganya. Sebaiknya
memisahkan catatan kebutuhan peralatan pokok usaha dan kebutuhan
penunjang usaha, seperti ijin usaha, penyewaan aset, renovasi, dan
sebagainya.
3. Rencana Lokasi
Menjelaskan mengenai perencanaan lokasi usaha yang akan
dipilih berikut keunggulannya. Akan lebiih baik jika memberikan
alternatif pilihan lokasi beserta analisis keunggulannya.
4. Kebutuhan Tenaga Kerja
Menjelaskan perencanaan tenaga kerja yang dibutuhkan beserta
kriteria tenaga kerja yang diharapkan. Perlu pula diulas standar gaji
untuk tiap-tiap pekerja. Perencanaan ini berguna sebagai gambaran
perkiraan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan gaji
setiapn bulannya.
5. Analisis Persaingan Usaha
Pelaksana operasional perlu mengamati pesaing beserta
keunggulan dan kekurangannya. Kemudian, perlu diulas perencanaan
strategi agar BUM Desa memiliki keunggulan dibandingkan pesaing.
Analisis persaingan usaha ini juga disertai dengan rencana tindakan
dan perhitungan biaya dari pelaksanaan tindakan tersebut.
6. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran juga disertai perhitungan biaya pemasaran
yang dibutuhkan. Strategi pemasaran untuk usaha sebaiknya mengacu
pada:
 Strategi tempat (Place): meletakkan keunggulan pada lokasi usaha;
 Strategi harga (price): berfokus pada keunggulan harga;
 Strategi produk: mengutamakan keunggulan produk atau jasa;
 Strategi promosi: cara-cara promosi yang efektif untuk tiap-tiap
produk.
7. Perkiraan modal usaha
Menjelaskan perkiraan kebutuhan modal usaha, modal investasi
dan modal kerja secara terperinci.
8. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha
 Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
 Penentuan Harga Jual
 Perkiraan Laba Kotor
 Perkiraan Laba Bersih
9. Alokasi Laba Usaha
Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada
pemasukan, tetapi persentase alokasinya sama. Persentase alokasi
tidak selalu baku karena disesuaikan dengan kebutuhan pemilik usaha.
10. Perkiraan Return on Investment
Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas
investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan
yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam. Dengan kata
lain, ROI juga berarti uang yang diperoleh atau hilang pada suatu
investasi.
Dalam hal ini, investasi dapat mengacu pada modal, aset, serta
anggaran biaya investasi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ROI
bernilai negatif, maka investasi tersebut harus dipertimbangkan
kembali sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai positif adalah
yang memberikan keuntungan dalam bisnis Anda.
11. Kesimpulan tentang usaha
Berisi narasi tentang usaha dan target-target yang ingin dicapai
oleh setiap tahun.
FORMAT ANALISIS KEUANGAN

Komparasi Laporan Laba Rugi

Kenaikan (Penurunan)
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Penjualan [Link] [Link] 296.500.000 24,0%
Retur dan Potongan Penjualan 32.500.000 34.000.000 (1.500.000) -4,4%
Penjualan Bersih [Link] [Link] 298.000.000 24,8%
HPP [Link] 820.000.000 223.000.000 27,2%
Laba Kotor 455.000.000 380.000.000 75.000.000 19,74%
Beban Penjualan 191.000.000 147.000.000 44.000.000 29,93%
Beban Administrasi 104.000.000 97.400.000 6.600.000 6,78%
Total Beban Operasional 295.000.000 244.400.000 50.600.000 20,70%
Laba Operasi 160.000.000 135.600.000 24.400.000 17,99%

Persentase kenaikan dalam penjualan bersih disertai dengan persentase kenaikan yang lebih
besar dalam harga pokok penjualan. Kenaikan harga pokok penjualan ini berdampak pada
turunnya laba kotor sebagai persentase penjualan. Beban penjualan meningkat secara
signifikan, dan beban administrasi sedikit meningkat. Secara keseluruhan, beban operasi
meningkat ..., sedangkan laba kotor meningkat hanya ... %.
Kenaikan dalam laba operasi dan dalam laba bersih bersifat menguntungkan. Akan tetapi, studi
mengenai beban dan analisis serta perbandingan tambahan baru dilakukan sebelum mencapai
kesimpulan mengenai penyebabnya.

Komparasi Aset Lancar

Kenaikan (Penurunan)
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Aset
Total Aset [Link] [Link] (91.000.000) -7,4%

Kewajiban
Kewajiban Lancara 210.000.000 243.000.000 (33.000.000) -13,58%
kewajiban jangka panjang 100.000.000 200.000.000 (100.000.000) -50,00%
total kewajiban 310.000.000 443.000.000 (133.000.000) -30,02%

Ekuitas Pemegang Saham


Total ekuitas Pemegang Saham 829.500.000 787.500.000 42.000.000 5,33%
Komparasi Neraca

Tahun (n+1) Tahun (n)


Jumlah % Jumlah %
Aset
Aset Lancar 550.000.000 48,27% 533.000.000 47,95%
Investasi Jangka Panjang 95.000.000 8,34% 117.500.000 10,57%
Aset Tetap (Bersih) 444.500.000 39,01% 411.000.000 36,98%
Aset Tak Terwujud 50.000.000 4,39% 50.000.000 4,50%
Total Aset [Link] 100,00% [Link] 100,00%

Kewajiban
Kewajiban Lancar 210.000.000 18,43% 243.000.000 21,86%
Kewajiban Jangka Panjang 100.000.000 8,78% 200.000.000 17,99%
Total Kewajiban 310.000.000 27,20% 443.000.000 39,86%

Ekuitas Pemegang Saham


Total ekuitas pemegang saham 829.500.000 72,80% 668.500.000 60,14%

......., .......
Direktur BUM Desa ....

(Nama)

Menyetujui:
Penasihat, Pengawas,

(Nama) (Nama)
BERITA ACARA
MUSYAWARAH DESA PABAUNGAN HILIR
TENTANG
PENETAPAN RENCANA PROGRAM KERJA BUM DESA

Berkaitan dengan penetapan program kerja BUM Desa Pabaungan Hilir


di Desa Pabaungan Hilir Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten/Kota
Tapin Provinsi Kalimantan Selatan pada:
Hari dan Tanggal : (waktu pelaksaan harus setelah penetapan
Perdes/AD, jika pada hari yang sama maka jamnya
harus setelah penetapan Perde/AD)
Jam : 09.00 Wita
Tempat : Kantor Desa Pabaungan Hilir

Telah diadakan kegiatan Musyawarah Desa, yang telah dihadiri oleh


wakil-wakil kelompok, wakil dusun dan tokoh masyarakat, serta unsur lain
yang terkait di Desa sebagaimana tercantum dalam daftar hadir terlampir.
Pimpinan Musawarah : Kepala Desa Pabaungan Hilir
Notulen : Rosanna
Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi, selanjutnya seluruh
peserta Musyawarah Desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan
menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah yaitu Menetapkan Rencana
Program Kerja BUM Desa Pabaungan Hilir Tahun 2021
Keputusan diambil secara musyawarah mufakat.
Demikian berita acara ini dibuat dan disahkan dengan penuh
tanggungjawab agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Pabaungar Hilir, Tanggal, …, …., ……….
Ketua BPD Kepala Desa

(Norhairi) (H. M Kursani)

Wakil Masyarakat

(M. Nasar)

Anda mungkin juga menyukai