0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan10 halaman

Penyuluhan Asma untuk Keluarga Klien

Diunggah oleh

achmadzidane26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan10 halaman

Penyuluhan Asma untuk Keluarga Klien

Diunggah oleh

achmadzidane26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

ASMA

Disusun Oleh :

Silvy Mazitha Rifqah 22144010047

Ana Tatkiratul Khoiriyah 22144010005

Rinar Akshelia Fitri 22144010052

Putri Dwi Asih 22144010038

Mohammad Nurul Faidzin 22144010030

Ahmad Rizki Zidane 22144010052

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN


UNIVERSITAS BONDOWOSO

TAHUN 2024
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : ASMA
Sasaran : Keluarga klien
Hari/Tgl : 28 September 2024
Pukul : 11.00 – 11.45
Waktu : 45 menit
Tempat : RS Bina Sehat Jember

I. Analisis Situasi
1.1 Peserta diskusi : Keluarga klien
1.2 Ruangan Diskusi : RS Bina Sehat Jember
1.3 Pemberi Materi : Mahasiswa DIII Keperawatan Universitas Bondowoso

II. Tujuan
2.1 Tujuan Umum :
Setelah mengikuti penyuluhan, diharapkan peserta memahami tentang Asma
2.2 Tujuan Khusus :
Setelah mengikuti penyuluhan, diharapkan 75% peserta dapat:
a. Menyebutkan pengertian dari Asma dengan bahasa sendiri
b. Menyebutkan penyebab Asma
c. Menjelaskan tanda-tanda dari Asma
d. Menjelaskan komplikasi dari Asma
e. Menyebutkan penatalaksanaan dari Asma

III. Materi
3.1 Pengertian Asma
3.2 penyebab Asma
3.3 Faktor resiko terjadinya Asma
3.4 Tanda dan Gejala Asma
3.5 Komplikasi Asma
3.6 Pencegahan Asma
IV. Metode dan Media
4.1 Metode : Ceramah dan demonstrasi
4.2 Media : Leaflet
V. Kegiatan Diskusi

No
Topik Waktu Kegiatan Diskusi Kegiatan Peserta
.
1. Pembukaan 2 menit  Memberikan leaflet  Menerima dan
 Membuka kegiatan membaca leaflet
diskusi dan  Menjawab
mengucapkan salam salam
2. Pelaksanaan 25  Menyampaikan Peserta memperhati-kan
menit sekilas tentang dan mendengarkan
materi yang akan
didiskusikan tentang
ASMA
 Menyampaikan
materi diskusi dan
membuat
kesimpulan dari
kegiatan diskusi

3. Evaluasi 15 Mengevaluasi hasil diskusi - Replay materi yang


menit telah disampaikan
4. Penutup 3 menit  Kesimpulan dari Mendengarkan
penyuluhan Mendengarkan
 Evaluasi Menjawab salam
 Mengucapkan salam
penutup ,mengakhiri
pertemuan serta
mengucapkan terima
kasih

VI. Kriteria Evaluasi


6.1 Evaluasi Struktur
a. Kesiapan materi
b. Kesiapan SAP
c. Kesiapan media : Poster
d. Peserta hadir di tempat diskusi
e. Penyelenggaraan diskusi dilaksanakan di RS Bina Sehat Jember

6.2 Evaluasi Proses


a. Fase dimulai sesuai waktu yang direncanakan
b. Peserta antusias terhadap materi diskusi yang ditandai dengan peserta
menyampaikan pendapatnya.
c. Suasana menyenangkan
d. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat diskusi sebelum diskusi
selesai
6.3 Evaluasi Hasil
a. Peserta dapat mengulangi materi yang telah diberikan
b. Peserta dapat memahami tentang Asma

VII. Daftar Pustaka


National Health Service – UK. Diakses pada 2021. Health A-Z. Asthma.
NIH. National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2021. Asthma.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases and Conditions. Asthma.
WebMD. Diakses pada 2021. Toxins in Dust Raise Risk of Asthma .
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Diakses pada 2021. Asma: pedoman
diagnosis & penatalaksanaan di Indonesia.
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1023/Menkes/SK/XI/2008 tentang
Pedoman Pengendalian Penyakit Asma. Diakses pada 2021
Mengetahui, Jember,29 September 2024

Pembimbing Mata Kuliah Penyuluh

Damon Wicaksi, SST, M. Kes Kelompok 5


NIDN.0718057505
MATERI PENYULUHAN

ASMA

1. Definisi
Asma adalah salah satu masalah paru-paru yang membuat pengidapnya
kesulitan bernapas akibat peradangan dan penyempitan pada saluran pernapasan.
Tak hanya kesulitan bernapas, asma juga menyebabkan gejala lain seperti mengi,
batuk-batuk, dan nyeri dada. Saluran pernapasan pada pengidap asma lebih
sensitif dibandingkan dengan orang lain tanpa asma. Ketika paru-paru teriritasi
akibat zat pemicu (asap rokok, debu, bulu binatang, dll.), maka otot-otot saluran
pernapasan pada pengidapnya menjadi kaku dan menyempit.
Asma adalah suatu gangguan pada saluran bronkhial dengan ciri
bronkospasme periodik (kontraksi spasme pada saluran nafas). Asma merupakan
penyakit kompleks yang dapat diakibatkan oleh faktor biokimia, endokrin, infeksi,
otonomik dan psikologi, apabila terjadi hipersensitifitas pada bronkus dapat
menyebabkan penyempitan pada saluran pernafasan karena benda asing di udara,
keadaan ini yang menimbulkan nafas berbunyi yang disebut wheezing (Musliha,
2019).
Kekambuhan asma dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti lingkungan,
makanan, udara dingin, dan emosi. Lingkungan yang dipenuhi asap rokok, asap
kendaraan dan debu merupakan awal timbulnya penyakit asma. Beberapa
makanan seperti junk food yang tinggi kadar MSG dan pengawetnya, minuman
dingin atau es, coklat dan kacang dapat menjadi penyebab kekambuhan asma.
Adanya perasaan tidak menyenangkan membuat beban pikiran dan tekanan
mental yang akhirnya berimbas pada saluran pernapasan seseorang. Asma akan
mudah kambuh pada orang yang tinggal didaerah pegunungan atau dengan cuaca
dingin (Alsagaff, 2020).
2. Penyebab Asma
1) Alergi dari debu rumah
2) Polusi udara
3) Obat obatan
4) Lingkungan kerja yang normal
5) Kegiatan jasmani yang berlebihan
6) Perubahan cuaca yang ekstrim
7) Ketegangan jiwa
8) Emosi
9) Infeksi saluran nafas
3. Faktor resiko terjadinya Asma
Bakteri yang berasal dari debu sering menjadi pemicu utama penyakit
asma. Bakteri tersebut bernama endotoxin yang umumnya berada pada perkakas
rumah, terutama di kamar tidur yang menimbulkan gejala asma. Faktor risiko lain
yang dapat memicu penyakit asma, antara lain:
1) Rokok
2) Bulu binatang
3) Udara dingin
4) Infeksi virus
5) Paparan zat kimia
6) Aktivitas fisik
7) Infeksi paru-paru dan saluran napas bagian atas
8) Pekerjaan tertentu seperti tukang las, kayu, atau pekerja pabrik tekstil
4. Tanda-Tanda Asma
Seseorang yang mengidap asma bisa mengalami beragam gejala, seperti:
1) Sesak dada
2) Batuk, terutama pada malam atau dini hari
3) Sesak napas
4) Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas
Pola gejala pada setiap pengidap asma pun bisa berbeda. Meski begitu,
pola gejala yang paling umum yaitu:
1) Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama.
2) Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek.
3) Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena
tertawa atau menangis.
4) Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari.
5 Komplikasi Asma
1. Serangan Asma Parah: Episode yang memerlukan perawatan medis segera.
2. Pneumonia: Infeksi paru-paru yang dapat terjadi karena saluran napas yang
teriritasi.
3. Pneumothorax: Kolapsnya paru-paru, yang bisa terjadi akibat tekanan
berlebih
4. Keterbatasan Aktivitas: Kesulitan berpartisipasi dalam aktivitas fisik.
5. Masalah Tidur: Gangguan tidur akibat sesak napas di malam hari.
6. Efek Samping Obat: Penggunaan obat asma dapat menimbulkan efek
samping, seperti peningkatan denyut jantung atau gangguan suasana hati.
6 Pencegahan Asma
1. Mengenali dan menghindari pemicu asma
2) Mengikuti anjuran rencana penanganan asma dari dokter
3) Melakukan langkah pengobatan yang tepat dengan mengenali penyebab
serangan asma
4) Menggunakan obat-obatan asma yang telah dianjurkan oleh dokter secara
teratur
5) Memonitor kondisi saluran napas
Perlu diperhatikan, penggunaan inhaler justru berisiko meningkatkan
reaksi asma. Oleh karena itu, penting untuk mendiskusikannya dengan dokter,
supaya rencana penanganan asma disesuaikan dengan kebutuhan. Vaksinasi flu
dan pneumonia juga disarankan untuk pengidap asma untuk mencegah
komplikasi berbahaya yang berkaitan dengan pernapasan.

Anda mungkin juga menyukai