4 ROUTING SHEET & MPPC
ROUTING SHEET
Routing sheet ini digunakan untuk :
1. Menghitung jumlah mesin yang diperlukan
2. Menghitung jumlah part yang harus dipersiapkan dalam usaha memperoleh sejumlah produk
jadi yang diinginkan
Cara mengerjakan Routing sheet adalah :
1. Mengerjakan Routing sheet ini harus memperhatikan aliran bahannya pada peta proses operasi
(OPC)
2. Pertama tuliskan semua operasi dan pemeriksaan yang ada di OPC pada tabel Routing sheet.
3. Setelah itu mulailah menghitung dari akhir operasi (dari OPC) mundur ke belakang, yaitu
kebutuhan akhir dari produksi mundur sampai ke awal proses.
3. Hati-hati apabila ada cabang pada OPC.
4. Ingat : mengerjakan Routing sheet ini sambil melihat aliran pada OPC-nya!
5. Ingat : dalam menghitung Routing sheet, harap memperhatikan satuan yang digunakan!
Tabel Routing Sheet
No. Deskripsi Mesin Produk % Bahan Bahan Efisiensi Kebutuhan mesin
Operasi (alat) mesin/jam scrap diminta dipersiapkan mesin Teori Aktual
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. Kolom 1 : no operasi pada OPC
2. Kolom 2 : deskripsi dari proses operasi, ini ada pada OPC, misalnya memotong
3. Kolom 3 : mesin/alat yang digunakan pada proses operasi di kolom 2 dan ini ada pada OPC,
misalnya proses operasinya memotong, mesin/alat yang digunakan mesin potong
4. Kolom 4 : Produk mesin/jam ini adalah kapasitas mesin dalam mengerjakan operasinya atau
bisa juga lama pengerjaan satu produk di mesin tersebut, ini ada pada proses OPC.
5. Kolom 5 : % scrap ini dari OPC, % scrap dapat dihitung dari bahan yang terbuang pada
proses operasi tersebut atau % produk yang cacat pada proses operasi tersebut.
6. Kolom 6 : Produk akhir per jam ini diperuntukan proses operasi yang terakhir, untuk
selanjutkan ini merupakan ouput dari operasi tersebut
kolom 6
7. Kolom 7 : = Input
1 %scrap
kolom 7
8. Kolom 8 :
% efisiensi me sin
kolom 8
9. Kolom 9 :
kolom 4
10. Kolom 10 adalah pembulatan angka dari kolom 9. Untuk angka < 5 maka dibulatkan ke
bawah, untuk angka 5 maka dibulatkan ke atas.
MPPC (Multi Product Process Chart)
- Tabel MPPC dibuat setelah tabel Routing sheet.
- Pada tabel MPPC, kita dapat memperhitungkan jumlah mesin untuk proses operasi/mesin
yang sama digunakan.
- Hasil dari MPPC ini adalah total jumlah mesin yang diperlukan oleh suatu fasilitas dan
sebagai input dalam perhitungan luas lantai produksi.
- Nomor Komponen pada tabel MPPC ini kita lihat dari OPC
- Pada MPPC ini digambarkan setiap operasinya sesuai dengan urutan dari OPC-nya.
- Jumlah mesin teoritis didapatkan dari hasil penjumlahan peralatan yang sama-sama dipakai
pada baris yang sama, dimana jumlah mesinnya didapatkan dari kebutuhan mesin teoritis pada
routing sheet.
- Jumlah mesin aktual adalah pembulatan dari jumlah mesin teoritis.
- Ingat : mengerjakan MPPC ini sambil melihat aliran pada OPC-nya!
Tabel MPPC :
Deskripsi Nomor komponen Jumlah mesin
Peralatan 100 200 300 400 Teoritis Aktual
Receiving
Meja Pabrikasi
……….
Contoh 1
Suatu produk harus melalui dua jenis proses yang secara berurutan yaitu pemotongan dan
dilanjutkan proses milling. Target produksi sebesar 10 unit per hari dengan data proses produksi
pada tabel dibawah ini. Jam kerja setiap hari adalah 8 jam dan efisiensi pabrik 90%. Hitung
kebutuhan jumlah mesin.
Urutan Jenis Mesin Kapasitas Mesin Faktor scrap
1 Potong 1 unit/jam 5%
2 Milling 0,6 unit/jam 8,75%
Penyelesaian :
OPC Nomor komponen untuk MPPC
Tabel routing sheet
No. Deskripsi Mesin Produk % scrap Bahan Bahan Efisiensi Kebutuhan mesin
Operasi (alat) mesin/jam diminta dipersiapkan mesin Teori Aktual
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
O-1 Potong Potong 1 5% 10,96 11,54 12,82 1,60 2
O-2 Milling Milling 0,6 8,75% 10 10,96 12,18 2,54 3
Tabel MPPC
kebutuhan mesin teoritis dari routing sheet
Contoh 2
Sebuah produk dirakit dari dua jenis komponen yaitu A dan B. Komponen A diproses pada O-1
dan komponen B diproses pada O-2. Kedua komponen tersebut dirakit pada O-3. O-1
berkapasitas 30 unit/jam dengan faktor scrap 5%, sedangkan O-2 berkapasitas 150 unit/jam
dengan faktor scrap 2%. Kapasitas O-3 sebesar 20 unit/jam dengan faktor scrap 3%. Bill of
Material dari produk jadi adalah 1 unit A dan 2 unit B. Pabrik bekerja pada efisiensi 90%
dengan target produksi 100 unit/jam. Hitung kebutuhan bahan dan jumlah mesin disetiap operasi.
Penyelesaian :
OPC
Routing sheet
No Deskripsi Mesin (alat)Produk % Bahan Bahan Efisiensi Kebutuhan mesin
operasi mesin/jam scrap diminta dipersiapkan mesin Teori Aktual
O-1 Memotong Potong 30 unit/jam 5% 103,1 108,5 120,6 4,02 4
O-2 Memotong Potong 150 unit/jam 2% 206,2 210,4 233,8 1,56 2
O-3 Merakit Meja Rakit 20 unit/jam 3% 100 103,1 114,6 5,73 6
nomor komponen untuk perakitan
MPPC
Pada MPPC disini, untuk penggunaan mesin yang sama maka dimasukkan ke baris yang sama.
Misalnya pada O-1 dan O-2, kedua operasi ini sama-sama menggunakan mesin potong, maka
pada MPPC dimasukkan pada baris yang sama yaitu baris untuk mesin potong.
Contoh 3
Sebuah bengkel kerja memproduksi beberapa produk yaitu P1, P2 dan P3. Ketiga produk
tersebut melalui proses produksi yang berbeda-beda. Urutan proses pembuatan P1 adalah M1 –
M3, P2 adalah M3 – M1 – M2 dan P3 adalah M3 – M2. Jam kerja yang diterapkan bengkel kerja
tersebut per hari adalah 8 jam. Peramalan menunjukkan bahwa permintaan untuk P1 sebesar 50
unit/hari, P2 sebesar 40 unit/hari dan P3 sebesar 60 unit/hari. Kebijakan ukuran lot yang
diterapkan mengharuskan kegiatan persiapan per hari untuk P1 sebanyak 3 kali, P2 sebanyak 2
kali dan P3 sebanyak 3 kali. Efisiensi mesin M1 sebesar 90%, M2 sebesar 95% dan M3 sebesar
90%. Scrap yang terjadi untuk P1 pada M1 sebesar 5% dan pada M3 sebesar 5%. Untuk P2 besar
scrap pada M1 sebesar 5%, M2 sebesar 10% dan M3 sebesar 5%. Scrap pada P3 di M2 sebesar
10% dan pada M3 sebesar 5%. Bengkel kerja tersebut ingin memperkirakan kebutuhan setiap
jenis mesin dengan data waktu produksi sebagai berikut:
Produk M1 (menit) M2 (menit) M3 (menit)
Set up Run Set up Run Set up Run
P1 15 45 - - 10 50
P2 10 30 20 50 10 45
P3 - - 15 30 15 45
Penyelesaian :
OPC
Produk P1 Produk P2 Produk P3
Routing sheet
No Deskripsi Mesin (alat) Produk % Bahan Bahan Efisiensi Kebutuhan mesin
operasi mesin/jam scrap diminta dipersiapkan mesin Teori Aktual
Produk P1
O-1 - M1 45 menit 5% 52,7 55,5 2825 5,88 6
O-2 - M3 1 5% 50 52,7 2961,1 6,17 6
Produk P2
O-1 - M3 1 5% 46,8 49,3 2487,2 5,18 5
O-2 - M1 1 5% 44,4 46,8 1582,2 3,30 3
O-3 - M2 30 10% 40 44,4 2378,95 4,96 5
Produk P3
O-1 - M3 1 5% 66,7 70,2 3560 7,42 7
O-2 - M2 1 10% 60 66,7 2153,68 4,49 4
MPPC