0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan11 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia SD Kelas 3

contoh modul ajar

Diunggah oleh

Sarfia Sarifuddin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan11 halaman

Modul Ajar Bahasa Indonesia SD Kelas 3

contoh modul ajar

Diunggah oleh

Sarfia Sarifuddin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

2024 BAHASA INDONESIA SD KELAS 3

[Link] MODUL
Penyusun : Sarfia Sarifuddin, [Link]
Instansi : SLB Negeri Wonomulyo
Tahun Penyusunan : 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Fase / Kelas : B/3
Bab V : Bertukar atau Membayar
Tema : Literasi Keuangan
Hari/Tanggal : .....................................
Alokasi Waktu : 6 Minggu
B. KOMPETENSI AWAL
 Peserta didik dapat memahami tujuan dan pesan yang disampaikan penulis dalam tulisannya;
 Peserta didik dapat mencari dan menggunakan informasi dari beragam sumber;
 Peserta didik dapat memahami dan menggunakan tanda baca dalam penulisan angka atau
nilai uang; dan
 Peserta didik dapat memahami dan menulis teks prosedur

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


 Mandiri;
 Bernalar kritis;
 Kreatif

D. SARANA DAN PRASARANA

 Buku Siswa : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik


Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar, SD Kelas IV, Penulis: Eva Y. Nukman,
Cicilia Erni Setyowati
 Buku bacaan sesuai tema
 Tanah liat atau kotak/kaleng bekas atau bambu
 Kertas
 Alat tulis dan warna
 Alat warna
E. TARGET PESERTA DIDIK

 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu
mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan
memimpin

F. JUMLAH PESERTA DIDIK

 Minimum 1 Peserta didik, Maksimum 3 Peserta didik


G. MODEL PEMBELAJARAN

 Model pembelajaran tatap muka

KOMPONEN INTI
[Link] KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Konten Capaian Pembelajaran :


Membaca
 Mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada teks narasi
 Mengenal tujuan penulis dalam menyajikan data untuk mendukung ide pokok pada teks
yang sesuai jenjangnya
 Mencari informasi dalam teks lain (baik cetak maupun digital) menggunakan kata kunci
yang relevan dengan topik pada teks yang dibaca.
Mengamati
 Menemukan informasi yang disampaikan lewat infografik dengan mengidentifikasi
perbedaan dalam elemen visual (misalnya foto dan ilustrasi).
Menulis
 Mengenali dan memahami fungsi tanda baca titik dan koma, serta mengenali
maknanya. Membaca
 Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung dari sebuah teks yang terus
meningkat sesuai jenjangnya.

Alur Konten Capaian Pembelajaran :


Membaca
 Mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada
teks narasi
 Mengenal tujuan penulis dalam menyajikan data untuk mendukung ide pokok pada
teks yang sesuai jenjangnya
 Mencari informasi dalam teks lain (baik cetak maupun digital) menggunakan kata
kunci yang relevan dengan topik pada teks yang dibaca.
Mengamati
 Menemukan informasi yang disampaikan lewat infografik dengan
mengidentifikasi perbedaan dalam elemen visual (misalnya foto dan ilustrasi).
Menulis
 Mengenali dan memahami fungsi tanda baca titik dan koma, serta mengenali maknanya.
Membaca
 Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung dari sebuah teks yang terus
meningkat sesuai jenjangnya
Berdiskusi
 Berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menanggapi pernyataan teman diskusi,
menggunakan kata kunci yang relevan dan kalimat yang jelas sehingga dipahami oleh
teman diskusi.
Menulis
 Menulis teks prosedur sederhana.
Menulis
 Menuliskan kalimat dengan kombinasi subjek dan predikat, kata depan, dan kombinasi
kata benda dan kata sifat yang sesuai dengan konteks topik tertentu.
Tujuan Pembelajaran :

 Melalui kegiatan membaca cerita “Ditukar dengan Apa?” peserta didik


mampu mengidentifikasi permasalahan tokoh dengan baik.
 Dengan membaca “Ditukar dengan Apa?”, peserta didik dapat menyebutkan tujuan
penulis dengan tepat.
 Melalui kegiatan mencari informasi tentang sejarah uang dalam Kehidupan manusia, peserta
didik dapat mencari informasi dari berbagai sumber dengan benar.
 Melalui kegiatan mengamati infografik, peserta didik dapat menemukan, menyimpulkan
informasi, serta menceritakan kembali simpulannya dengan tepat.
 Melalui kegiatan latihan ini, peserta didik dapat menulis nilai uang dalam angka dan huruf
menggunakan tanda baca dengan tepat sesuai ketentuan Bahasa Indonesia.
 Melalui kegiatan menceritakan kembali isi teks, peserta didik dapat menyebutkan ide pokok
dan ide pendukung pada teks dengan benar.
 Melalui kegiatan mendiskusikan teks “Ayo Menabung”, peserta didik dapat berpartisipasi
aktif dalam diskusi dan menyampaikan pendapat dengan kalimat yang jelas.
 Melalui kegiatan menuliskan cara menabung di bank, peserta didik dapat menulis
teks prosedur dengan baik.
 Melalui kegiatan menulis pengalaman menabung, peserta didik dapat menulis kalimat
dengan baik sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

 Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami tujuan dan pesan yang disampaikan
penulis dalam tulisannya;
 Meningkatkan kemampuan siswa tentang mencari dan menggunakan informasi dari
beragam sumber;
 Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami dan menggunakan tanda baca dalam
penulisan angka atau nilai uang; dan
 Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami dan menulis teks prosedur

C. PERTANYAAN PEMATIK

 Apakah yang kalian lihat? Coba ceritakan, ya!


 Apakah kalian pernah melihat semua uang Indonesia seperti yang ada di atas meja?
 Tahukah kalian kegunaan benda berbentuk ayam atau rumah yang ada di dalam gambar?
 Menurut kalian, apakah gunanya uang?

D. PERSIAPAN BELAJAR

Guru bisa mengawali bab ini dengan membahas gambar pembuka Bab V dan mengajak peserta
didik berdiskusi tentang pengalamannya berurusan dengan uang.
Pertanyaan pemantik pada Buku Siswa bisa dikembangkan, misalnya dengan bertanya apakah
ada peserta didik yang pernah kehilangan uang, bagaimana perasaan mereka, dan apa yang
mereka lakukan sesudahnya.
Mereka juga bisa diajak berdiskusi merencanakan sesuatu yang akan dibeli atau yang akan
dilakukan seandainya punya uang banyak.
Berikan kebebasan kepada mereka untuk berimajinasi.
[Link] PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik dll), serta menyemangati peserta didik dengan
yel-yel, tepukan, atau kebiasaan lain yang menjadi ciri khas/kebiasaan/kesepakatan
kelas.
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang apa yang akan dilakukan selama
proses pembelajaran dan apa tujuan dari kegiatan pembelajaran.
3. Salah satu peserta didik memimpin doa sebelum memulai pelajaran serta
mengondisikan agar peserta didik bisa belajar dengan semangat dengan melakukan ice
breaking (pemanasan)
4. Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka berbincang sebentar. Guru
menanyakan kabar siswa, apakah ada peserta didik yang datang terlambat, dan
apa alasannya.
5. Guru menjelaskan bahwa peserta didik akan membaca teks “Ditukar dengan Apa”
sesuai arahamn guru..
KEGIATAN INTI
Membaca

1. Peserta didik membaca teks “Ditukar dengan Apa?” kemudian mendiskusikan masalah
yang dialami tokoh bersama teman.
Tip Pembelajaran
Guru bisa mengawali pembelajaran dengan membacakan nyaring teks “Ditukar dengan
Apa?” dengan intonasi yang sesuai dengan karakter hewan dalam cerita.
Minta peserta didik mengamati gambar dan menemukan ekspresi tokoh masing-masing,
adakah yang terlihat senang atau tidak senang.
Beri peluang kepada peserta didik untuk berpendapat dan menyimpulkan sendiri
sebelum guru memberi penjelasan tentang istilah “barter”.

Inspirasi Kegiatan Simulasi barter


Minta peserta didik bekerja berkelompok. Minta mereka mengeluarkan isi tasnya. Ajak
mereka melakukan simulasi barter di antara anggota kelompok atau kelompok lain.
Misalnya, dua penghapus ditukar dengan satu tempat pensil. Menciptakan alat tukar lain
Ajak peserta didik berimajinasi, seandainya hari ini tidak ada uang, alat tukar apa yang
hendak mereka ciptakan.

Kegiatan Perancah
Peserta didik yang kesulitan memahami konsep barter akan terbantu dengan kegiatan
simulasi barter. Selanjutnya, peserta didik bisa diberi waktu lebih lama untuk memahami
bacaan.
Kesalahan Umum
Menghindari simulasi atau permainan karena tak ingin kehabisan waktu.
Permainan sangat membantu pemahaman peserta didik, salah satunya untuk
memahami bacaan. Suasana gembira akan membuat peserta didik antusias mengikuti
pembelajaran. Hal ini berarti waktu yang digunakan untuk bermain (tentu
permainannya pun terencana) sangat bermanfaat bagi daya belajar peserta didik.
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik dll), serta menyemangati peserta didik dengan
yel-yel, tepukan, atau kebiasaan lain yang menjadi ciri khas/kebiasaan/kesepakatan
kelas.
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang apa yang akan dilakukan selama
proses pembelajaran dan apa tujuan dari kegiatan pembelajaran.
3. Salah satu peserta didik memimpin doa sebelum memulai pelajaran serta
mengondisikan agar peserta didik bisa belajar dengan semangat dengan melakukan ice
breaking (pemanasan)
4. Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka berbincang sebentar. Guru
menanyakan kabar siswa, apakah ada peserta didik yang datang terlambat, dan
apa alasannya.
5. Guru menjelaskan bahwa peserta didik akan membaca teks “Ditukar dengan Apa”
sesuai arahamn guru..

Kegiatan Inti
Membaca
1. Peserta didik membaca teks “Ditukar dengan Apa?” kemudian mendiskusikan
masalah yang dialami tokoh bersama teman.

Tip Pembelajaran
Inspirasi
• Guru bisa mengawali pembelajaran dengan membacakan nyaring teks “Ditukar
dengan Apa?” dengan intonasi yang sesuai dengan karakter hewan dalam cerita.
Kegiatan
• Minta peserta
Simulasi barterdidik mengamati gambar dan menemukan ekspresi tokoh
masing- masing,
• Minta peserta adakah
didik yang
bekerja terlihat senang
berkelompok. ataumereka
Minta tidak senang.
mengeluarkan isi tasnya.
• Beri
Ajakpeluang
mereka kepada peserta
melakukan didikbarter
simulasi untuk di
berpendapat dan menyimpulkan
antara anggota kelompok atau kelompok
sendiri sebelum guru memberi penjelasan tentang istilah “barter”.
lain. Misalnya, dua penghapus ditukar dengan satu tempat pensil. Menciptakan alat
tukar lain
• Ajak peserta didik berimajinasi, seandainya hari ini tidak ada uang, alat tukar apa
yang hendak mereka ciptakan.
Peserta didik yang kesulitan memahami konsep barter akan terbantu dengan kegiatan
simulasi barter. Selanjutnya, peserta didik bisa diberi waktu lebih lama untuk
memahami bacaan.

2. Peserta didik Umum


Kesalahan membaca teks “Ditukar dengan Apa?” dan menjawab pertanyaan
tentang tujuan penulis.
Menghindari simulasi atau permainan karena tak ingin kehabisan waktu.
Tip Pembelajaran
Permainan sangat membantu pemahaman peserta didik, salah satunya untuk
memahami bacaan.
• Jika peserta didikSuasana gembira akan
belum memahami membuat“apa
pertanyaan peserta didik
tujuan antusiasguru
penulis”, mengikuti
dapat
pembelajaran.
menjelaskan Hal ini berarti
bahwa mereka waktu yangmenyebutkan
diminta digunakan untuk bermain
manfaat (tentu
setelah membaca
permainannya pun
cerita tersebut. terencana) sangat bermanfaat bagi daya belajar peserta didik.
• Kegiatan ini dapat dilakukan secara lisan ataupun tertulis. Namun, untuk kelas
besar, sebaiknya tertulis agar guru lebih mudah memantau jawaban peserta didik.
• Jawaban peserta didik untuk pertanyaan-pertanyaan pada kegiatan ini mungkin
bervariasi. Tidak apa-apa jika peserta didik memberikan jawaban menggunakan
kalimat atau kata-kata berbeda. Sepanjang maksud yang ingin disampaikan
adalah sama, jawaban tersebut dapat diterima.

3. Peserta didik
Inspirasi membaca teks “Ditukar dengan Apa?”, mencari informasi dengan topik
Kegiatan
serupa pada sumber lain (buku atau internet), kemudian menuliskan rangkumannya.
Nilai uang di masa lampau
Tip Pembelajaran
• Minta peserta didik membandingkan nilai uang pada masa sekarang dengan nilai
uang
• Beripada masapeserta
panduan [Link]
Untuk itu, mengakses
untuk peserta didik perlu
buku mewawancarai
tentang orang tua atau
uang di perpustakaan
kakek- nenek. Tanyakan,
atau taman bacaan. misalnya, apa saja yang dapat dibeli dengan uang seribu
rupiah pada
• Dengan saat mereka masih
pendampingan orang seusia peserta
tua, peserta didik.
didik bisa diminta mencari informasi
• Minta peserta
melalui didikdengan
internet melaporkan temuannya.
kata kunci “uang”.
• Beri peserta didik pilihan kata kunci lain, misalnya “sejarah uang”, “manfaat
uang”, “uang pada masa lalu”.
• Laman Web yang dapat diakses antara lain
- Situs milik Bank Indonesia, bagian Edukasi
[Link] uang/[Link] dan
[Link] rupiah/[Link]
- Wikipedia tentang uang [Link]

Kesalahan Umum
Menirukan dan Melakukan
Melewatkan buku dan langsung menggunakan internet.
4. Peserta didik mampu
Memperkenalkan menyimpulkan
peserta didik padadialog darisumber
berbagai teks naratif dan memperagakannya
informasi sangat penting. Oleh
karena itu, walau internet lebih praktis, upayakan peserta didik memperoleh
Tip Pembelajaran
pengalaman
5. Guru merujuk
berkeliling
Inspirasi untuk informasi
memeriksa dari
jikaberbagai sumber,
ada peserta didiktermasuk dari narasumber yang
yang kesulitan.
• Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan perbedaan ragam bahasa
6. Guru
lisanmemandu
KegiatandanDrama peserta
bahasa didik
tertulis. berdiskusi
Ragam menjawab
bahasa lisan pertanyaan
lebih longgar yangselalu
dan tidak ada di Buku
Siswa, serta bahasa
mengikuti menambahkan
baku. pertanyaan-pertanyaan lain yang terkait. Peserta didik
• Tantang peserta didik untuk mengembangkan imajinasi mereka dan membuat
dipersilakan untuk menjawab atau bertanya.
• Tidak
dramaapa-apa
pendek jika peserta didik
berdasarkan ceritamenyelipkan kosakata
“Ditukar dengan daerah dalam dialognya.
Apa?”.
• Sebagai selingan, drama juga dapat dibuat dalam bahasa daerah.
Kegiatan Penutup
1. Guru mengulas kembali semua kegiatan yang sudah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik mengambil kesimpulan-kesimpulan dari apa yang sudah
dipelajari hari ini.

REFLEKSI PEMBELAJARAN
1. Memetakan Kemampuan Awal Peserta Didik
a. Pada akhir Bab V ini, guru telah memetakan peserta didik sesuai dengan kemampuan
masing-masing melalui asesmen formatif dalam
 mencari dan menggunakan informasi dari beragam sumber;
 memahami tujuan penulis dalam menyajikan data untuk mendukung ide pokok pada
teks;
 memahami dan menggunakan tanda baca dalam penulisan angka atau nilai uang; dan
 menulis teks prosedur.
Informasi ini menjadi pemetaan awal untuk merumuskan strategi pembelajaran pada bab
berikutnya.
B. Rumuskan kemampuan peserta didik dalam data pemetaan di bawah ini. Isilah nilai
peserta didik dari setiap kegiatan mencari informasi, membaca untuk memahami tujuan
penulis, menggunakan tanda baca yang tepat, dan menulis teks prosedur pada tabel
berikut. Nilai diperoleh dari kumpulan asesmen formatif pada bab ini.
ASSESMEN / PENILAIAN
Asesmen Formatif
Asesmen formatif hanya dilakukan pada beberapa kegiatan yang ditandai dengan
simbol seperti di samping ini. Contoh rubrik penilaian disediakan pada kegiatan
tersebut.
Asesmen ini merujuk kepada Alur Konten Capaian Pembelajaran yang
dicantumkan pada skema pembelajaran dan uraian pembelajaran. Kegiatan lain
dilakukan sebagai latihan, tidak diujikan.
KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Kegiatan Pengayaan :
 Untuk peserta didik yang mampu memperoleh informasi lebih cepat, berikan tantangan
untuk mencari informasi dengan cakupan lebih luas, misalnya uang khusus yang pernah
beredar di Indonesia dan menuliskan laporannya.
Kegiatan Perancah dan Pengayaan
 Untuk peserta didik yang masih mengalami kesulitan, guru dapat membuatkan soal dengan
bilangan atau nilai yang lebih kecil.
 Berikan soal yang lebih menantang
 berupa bilangan atau nilai uang yang lebih besar untuk peserta didik yang sudah dapat
mengerjakan asesmen dengan cepat dan benar.

Kegiatan Perancah:
 Peserta didik yang kesulitan memahami konsep barter akan terbantu dengan kegiatan
simulasi barter. Selanjutnya, peserta didik bisa diberi waktu lebih lama untuk
memahami bacaan.
Peserta didik yang malu-malu atau memiliki kendala bicara bisa melakukan wawancara dengan
membacakan daftar pertanyaan. Sebelumnya, peserta didik atau guru bisa menyiapkan daftar
pertanyaan yang dimaksud. Jika yang diwawancarai adalah peserta didik yang pemalu, daftar
pertanyaan bisa bersifat ya/tidak. Meski demikian, peserta didik tetap harus diberi semangat untuk
berani berbicara di depan teman-temannya.
LEMBAR KERJA SISWA
Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Saatnya berkreasi!
Untuk kegiatan ini, kalian mungkin perlu bantuan orang tua atau
orang dewasa lainnya.
Membuat Celengan
1. Buatlah celengan dari barang bekas seperti kaleng, botol plastik, kotak makanan, dari
bambu, atau dari tanah liat.
2. Hiaslah celengan kalian. Kalian bisa membuat gambar dan mewarnainya atau menghiasi
dengan tempelan kertas berwarna dan benda lain. Akan lebih baik jika kalian memanfaatkan
barang bekas yang ada di rumah.
3. Tuliskan di selembar kertas impian atau tujuan yang membuat kalian giat menabung.
Contoh:
• Aku ingin membeli gitar.
• Aku ingin membelikan ibuku hadiah ulang tahun.
Tuliskan kalimat itu dengan huruf tegak bersambung.
4. Tempelkan kertas tersebut di dekat celengan kalian sebagai penyemangat untuk menabung.
5. Presentasikan hasil karya kalian di kelas.

Nilai Paraf Orang Tua


Jurnal Membaca
Bacalah buku, majalah, koran, artikel di internet, atau sumber lain yang menceritakan tentang
uang atau penggunaan uang.

Buku berikut ini dapat kalian jadikan pilihan:

Mengetahui, Wonomulyo,
Kepala Sekolah Guru Kelas III

Nasaruddin,[Link] Sarfia Sarifuddin, [Link]


NIP.196503011986041002 NIPPPK.199311072022212006
MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA
2024 BAHASA INDONESIA
SD KELAS 3

Anda mungkin juga menyukai